Libros sobre el tema "Marriage customs and rites, Ngaju (Indonesian people)"
Crea una cita precisa en los estilos APA, MLA, Chicago, Harvard y otros
Consulte los 50 mejores mejores libros para su investigación sobre el tema "Marriage customs and rites, Ngaju (Indonesian people)".
Junto a cada fuente en la lista de referencias hay un botón "Agregar a la bibliografía". Pulsa este botón, y generaremos automáticamente la referencia bibliográfica para la obra elegida en el estilo de cita que necesites: APA, MLA, Harvard, Vancouver, Chicago, etc.
También puede descargar el texto completo de la publicación académica en formato pdf y leer en línea su resumen siempre que esté disponible en los metadatos.
Explore libros sobre una amplia variedad de disciplinas y organice su bibliografía correctamente.
Lion, Eddy. Perkawinan dalam perspektif teori dan perubahan sosial. Penerbit Kanisius, 2013.
Buscar texto completoKuhnt-Saptodewo, Sri. Zum Seelengeleit bei den Ngaju am Kahayan: Auswertung eines Sakraltextes zur Manarung-Zeremonie beim Totenfest. Akademischer Verlag, 1993.
Buscar texto completoBagus, I. Gusti Ngurah. Tata cara adat perkawinan dan ngaben Bangsawan di Bali. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah, 1986.
Buscar texto completoBratawijaya, Thomas Wiyasa. Upacara perkawinan adat Jawa. Pustaka Sinar Harapan, 2006.
Buscar texto completoPasaribu, Bien. Upacara perkawinan adat Batak dengan pemberian marga: Perkawinan antarsuku berdasarkan adat Batak Toba, Pakpak Dairi, Simalungun, Karo, dan Mandailing. Papas Sinar Sinanti, 2009.
Buscar texto completoPasaribu, Bien. Upacara perkawinan adat Batak dengan pemberian marga: Perkawinan antarsuku berdasarkan adat Batak Toba, Pakpak Dairi, Simalungun, Karo, dan Mandailing. Papas Sinar Sinanti, 2009.
Buscar texto completoCh. Sutan Tinggibarani Perkasa Alam. Mangampar ruji, mangkobar boru: Pelajaran adat Tapanuli Selatan : musyawarah perhitungan mas kawin menurut adat Tapanuli Selatan. Mitra, 2011.
Buscar texto completoBratawijaya, Thomas Wiyasa. Upacara perkawinan adat Jawa. Penerbit Sinar Harapan, 1985.
Buscar texto completoPasaribu, Bien. Upacara perkawinan adat Batak dengan pemberian marga: Perkawinan antarsuku berdasarkan adat Batak Toba, Pakpak Dairi, Simalungun, Karo, dan Mandailing. Papas Sinar Sinanti, 2009.
Buscar texto completoBratawijaya, Thomas Wiyasa. Upacara perkawinan adat Jawa. 3rd ed. Pustaka Sinar Harapan, 1995.
Buscar texto completoBratawijaya, Thomas Wiyasa. Saweran Upacara perkawinan adat Sunda. Pustaka Sinar Harapan, 1990.
Buscar texto completoTatiek, Kartikasari, and Proyek Inventarisasi dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya (Indonesia), eds. Upacara tradisional sorong-serah dan nyondol dalam adat perkawinan Sasak di Lombok. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Proyek Inventarisasi dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya, 1991.
Buscar texto completoAzwar, Welhendri. Matrilokal dan status perempuan dalam tradisi bajapuik: Studi kasus tentang perempuan dalam tradisi bajapuik. Galang Press, 2001.
Buscar texto completoSulkhad, Kaharuddin. Merarik pada masyarakat Sasak: Sejarah, proses, dan pandangan Islam. Penerbit Ombak, 2013.
Buscar texto completoPasaribu, Bien. Upacara perkawinan adat Batak dengan pemberian marga: Perkawinan antarsuku berdasarkan adat Batak Toba, Pakpak Dairi, Simalungun, Karo, dan Mandailing. Papas Sinar Sinanti, 2009.
Buscar texto completoMuchsis Muchtar St. Bandaro Putiah. Pelaksanaan upacara perkawinan menurut adat nagari di Minangkabau. Edited by Fasli Gusnawirta. Yayasan Citra Pendidikan Indonesia, 2004.
Buscar texto completoSudarto. Makna filosofi bobot, bibit, bebet sebagai kriteria untuk menentukan jodoh perkawinan menurut adat Jawa: Laporan penelitian individu. Pusat Penelitian, IAIN Walisongo, 2010.
Buscar texto completoPringgawidagda, Suwarna. Tata upacara dan wicara: Pengantin gaya Yogyakarta. Penerbit Kanisius, 2006.
Buscar texto completoWindia, Wayan P. Perkawinan pada gelahang di Bali. Udayana University Press, 2009.
Buscar texto completoSefriyono. Tanggapan organisasi keagamaan Islam dan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) serta bundo kanduang Kota Padang terhadap rancangan undang-undang (RUU) nikah siri: Sebuah analisis sosial budaya. Puslit Press, 2010.
Buscar texto completoTinggibarani, Perkasa Alam Ch Sutan. Pabagas-boru: Pelajaran adat Tap. Selatan. [s.n.], 1986.
Buscar texto completoL. S. Diapari gelar Patuan Naga Humala Parlindungan. Adat-istiadat perkawinan dalam masyarakat Batak, Tapanuli Selatan. L.S. Diapari, 1990.
Buscar texto completoNasution, Pandapotan. Uraian singkat tentang adat Mandailing serta tata cara perkawinannya. Widya Press, 1994.
Buscar texto completoDanang, Sutawijaya. Upacara penganten: Tatacara Kejawen. 2nd ed. Aneka Ilmu, 2001.
Buscar texto completoAny, Anjar. Upacara adat perkawinan lengkap: Komplit dengan sajen, uba rampe, contoh surat, contoh pola panitia ... Pabelan, 1986.
Buscar texto completoUtomo, Sutrisno Sastro. Upacara daur hidup adat Jawa: Memuat uraian mengenai upacara adat dalam siklus hidup masyarakat Jawa. Effhar, 2005.
Buscar texto completoRosyid, Moh. Nihilisasi peran negara: Potret perkawinan Samin. Idea Press, 2009.
Buscar texto completoBudianto, Irmayanti M. Simbolisme perkawinan Jawa. Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia, 2007.
Buscar texto completoPriyo, Ieneke F. Dhenok: The Semarangan wedding, arts & culture. AmarizCommunication, 2009.
Buscar texto completoDaulima, Farha. Tata cara adat perkawinan pada masyarakat adat suku Gorontalo. Forum Suara perempuan, LSM Mbu'i Bungale, 2006.
Buscar texto completoPriyo, Ieneke F. Dhenok: The Semarangan wedding, arts & culture. AmarizCommunication, 2009.
Buscar texto completoBangun, Tridah. Adat dan upcara perkawinan masyarakat Batak Karo. Kesaint Blanc, 1987.
Buscar texto completoRiefki, Tienuk. Tata rias pengantin Yogyakarta tradisional & modifikasi. Gramedia Pustaka Utama, 2012.
Buscar texto completoAtmaja, Jiwa. Bias gender: Perkawinan terlarang pada masyarakat Bali. Kerjasama CV. Bali Media Adhikarsa [dan] Udayana University Press, 2008.
Buscar texto completoBoersema, J. A. Perjumpaan Injil dan budaya dalam kawin-mawin: Kajian antropologis-etis "harga kawin" : pem-belis-an di Sumba Timur. Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 2015.
Buscar texto completoWibowo, H. J. Sistem pengetahuan tradisional masyarakat Jawa: Studi tentang simbolisme dan pengetahuan flora fauna. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional, 1991.
Buscar texto completoMcKinnon, Susan. From a shattered sun: Hierarchy, gender, and alliance in the Tanimbar Islands. University of Wisconsin Press, 1991.
Buscar texto completoBoersema, J. A. Huwelijksbetalingen: Een antropologisch-ethisch onderzoek naar de bruidsprijs op Oost-Sumba. Uitgeverij Boekencentrum, 1997.
Buscar texto completoPrior, John Mansford. Church and marriage in an Indonesian village: A study of customary and church marriage among the Ata Lio of central Flores, Indonesia, as a paradigm of the ecclesial interrelationship between village and institutional Catholicism. University of Birmingham, 1987.
Buscar texto completoPerkawinan Adat Batak di Kota Besar. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Proyek Penelitian, Pengkajian dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya, 1993.
Buscar texto completoGender relations in an Indonesian society: Bugis practices of sexuality and marriage. Brill, 2016.
Buscar texto completo