Książki na temat „Anak Dalam (Indonesian people)”
Utwórz poprawne odniesienie w stylach APA, MLA, Chicago, Harvard i wielu innych
Sprawdź 50 najlepszych książek naukowych na temat „Anak Dalam (Indonesian people)”.
Przycisk „Dodaj do bibliografii” jest dostępny obok każdej pracy w bibliografii. Użyj go – a my automatycznie utworzymy odniesienie bibliograficzne do wybranej pracy w stylu cytowania, którego potrzebujesz: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver itp.
Możesz również pobrać pełny tekst publikacji naukowej w formacie „.pdf” i przeczytać adnotację do pracy online, jeśli odpowiednie parametry są dostępne w metadanych.
Przeglądaj książki z różnych dziedzin i twórz odpowiednie bibliografie.
Budisantoso, S. Sistem komunikasi antarbudaya dan pengetahuan masyarakat Suku Anak Dalam di Kabupaten Musi Rawas, Propinsi Sumatera Selatan. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Proyek Pengkajian dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya Pusat, 1994.
Znajdź pełny tekst źródłaK, Umi. Sastra Nusantara dalam drama anak-anak. Garoeda Buana Indah, 1992.
Znajdź pełny tekst źródłaSuarka, I. Nyoman. Nilai karakter bangsa dalam permainan tradisional anak-anak di Bali. Kerjasama Kementerian Kebudayaan dan Kepariwisataan RI, Pusat Kajian Bali, Universitas Udayana, [dengan] Udayana University Press, 2011.
Znajdź pełny tekst źródłaSaroengallo, Tino. Ayah anak, beda warna!: Anak Toraja kota menggugat. Tembi, 2008.
Znajdź pełny tekst źródłaSiahaan, Bisuk. Batak: Satu abad perjalanan anak bangsa. Kempala Foundation, 2011.
Znajdź pełny tekst źródłaUsman, A. Gazali. Urang Banjar dalam sejarah. Lambung Mangkurat University Press, 1989.
Znajdź pełny tekst źródłaSaksono, Ign Gatut. Tuhan dalam budaya Jawa: Ia mewujud dalam diriku, sekaligus Ia adalah Gustiku. Penerbit Kaliwangi bekerja sama dengan Penerbit Ampera Utama, 2014.
Znajdź pełny tekst źródłaTarigan, Sahrianta. Demokrasi dalam kemajemukan. SetiaBakti Books, 2014.
Znajdź pełny tekst źródłaZulkarnain, Aries. Kepemimpinan dalam adat dan rappang Tana Samawa. Ombak, 2011.
Znajdź pełny tekst źródłaIdrus Hakimy Dt Rajo Penghulu. Nilai-nilai dan norma-norma Pancasila dalam adat Minangkabau bersendi syarak. Balai Buku Indonesia, 1985.
Znajdź pełny tekst źródłaNitayadnya, I. Wayan. Perlindungan tradisi lisan etnik Kaili: Aset Nusantara sebagai pemerkukuh karakter anak bangsa. Edited by Kusuma, I Nyoman Weda, 1957- editor and Sitanggang, S. R. H. editor. De La Macca, 2014.
Znajdź pełny tekst źródłaYayasan Ilmu Pengetahuan & Kebudayaan Panunggalan. Lembaga Javanologi, ed. Aku sebagai salah satu pokok dalam ilmu jiwa. Yayasan Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Panunggalan, Lembaga Javanologi, 1985.
Znajdź pełny tekst źródłaSefa, E. D. Suku bangsa Sarmi di Papua: Dalam kajian antropologis. Yayasan Percetakan GKI Papua, 2005.
Znajdź pełny tekst źródłaBakhrum, Yunus, and Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa., eds. Jenis dan fungsi humor dalam masyarakat Aceh. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1997.
Znajdź pełny tekst źródłaLumbantobing, Andar. Makna wibawa jabatan dalam gereja Batak. BPK Gunung Mulia, 1992.
Znajdź pełny tekst źródłaAnwar, Zaiful. Upacara turun mandi anak secara tradisional Manangkabau di daerah Sumatera Barat. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Proyek Inventarisasi dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya Sumatera Barat, 1991.
Znajdź pełny tekst źródłaAminullah, Nadjamuddin. Nusantara: Tinjauan suku Bugis Makassar dalam kejatidirian Indonesia. Edited by Solthan Azikin 1953-, Nur Nadhira Seha 1969-, and Fudail Hasbullah 1968-. PISI, 2002.
Znajdź pełny tekst źródłaKleden, Marianus. Hak asasi manusia dalam masyarakat komunal: Kajian atas konsep HAM dalam teks-teks adat Lamaholot dan relevansinya terhadap HAM dalam UUD 1945. 2nd ed. Lamalera, 2009.
Znajdź pełny tekst źródłaBahar, Saafroedin. Masih ada harapan: Posisi sebuah etnik minoritas dalam hidup berbangsa dan bernegara. Yayasan Sepuluh Agustus, 2004.
Znajdź pełny tekst źródłaAzwar, Welhendri. Matrilokal dan status perempuan dalam tradisi bajapuik: Studi kasus tentang perempuan dalam tradisi bajapuik. Galang Press, 2001.
Znajdź pełny tekst źródłaWibowo, Agus Budi. Tueng bila dalam masyarakat Aceh. Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh, 2009.
Znajdź pełny tekst źródłaMade, Sanggra, and Atmaja Jiwa, eds. Kiwa-tengen dalam budaya Bali. Kayumas, 1993.
Znajdź pełny tekst źródłaA, Hasymy, ed. Muhammadiyah dalam perspektif cendekiawan Aceh. Gua Hira', 1995.
Znajdź pełny tekst źródłaRosidi, Ajip. Kearifan lokal dalam perspektif budaya Sunda. Kiblat, 2011.
Znajdź pełny tekst źródłaRusvan, Fajar. Bang Saidal, konsistensi anak zaman. JC Institute, 2007.
Znajdź pełny tekst źródłaKhafia, Azis. Dari Betawi untuk Indonesia: Peristiwa & tokoh Betawi dalam lintasan sejarah Indonesia. Forum Bersama Untuk Satu, 2009.
Znajdź pełny tekst źródłaKhafia, Azis. Dari Betawi untuk Indonesia: Peristiwa & tokoh Betawi dalam lintasan sejarah Indonesia. Forum Bersama Untuk Satu, 2009.
Znajdź pełny tekst źródłaFahmid, Imam Mujahidin. Identitas dalam kekuasaan: Hibriditas kuasa, uang, dan makna dalam pembentukan elite Bugis & Makassar. Ininnawa-ISPEI, 2012.
Znajdź pełny tekst źródłaRato, Dominikus. Hukum dalam perspektif konstruksi sosial: Kasus Ngadha, Flores, NTT. Universitas Jember, Fakultas Hukum, 2009.
Znajdź pełny tekst źródłaMandoyokusumo. Sesaji dalam tradisi Jawa. Yayasan Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Panunggalan, Lembaga Javanologi, 1985.
Znajdź pełny tekst źródłaNurcahyani, Lisyawati. Kearifan tradisional suku Dayak dalam pelestarian alam: Studi kasus di beberapa daerah di Kalimantan Barat. Lembaga Pengembangan Sosial Ekonomi Rakyat, 2003.
Znajdź pełny tekst źródłaPermana, R. Cecep Eka. Kearifan lokal masyarakat Baduy dalam mitigasi bencana. Wedatama Widya Sastra, 2010.
Znajdź pełny tekst źródłaZubir, Zaiyardam. Adat, Islam, dan gender: Pergulatan dalam merumuskan identitas diri. Lembaga Penelitian, Universitas Andalas, 2010.
Znajdź pełny tekst źródłaAbdurahman. Nilai-nilai budaya dalam kaba Minangkabau: Suatu interpretasi semiotik. UNP Press, 2011.
Znajdź pełny tekst źródłaSanggenafa, Naffi. Pembinaan budaya dalam lingkungan keluarga orang Waropen di Daerah Irian Jaya. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Bagian Proyek Pengkajian dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya Irian Jaya, 1994.
Znajdź pełny tekst źródłaLion, Eddy. Perkawinan dalam perspektif teori dan perubahan sosial. Penerbit Kanisius, 2013.
Znajdź pełny tekst źródłaHafid, Abd. Ammatoa dalam kelembagaan komunitas adat Kajang. Kerja sama Balai Pelestarian Nilai Budaya Makassar dengan penerbit De La Macca, 2013.
Znajdź pełny tekst źródłaYaki, Shahab Yasmine, ed. Betawi dalam perspektif kontemporer: Perkembangan, potensi, dan tantangannya. Lembaga Kebudayaan Betawi, 1997.
Znajdź pełny tekst źródłaAli, Fachry. Refleksi paham "kekuasaan Jawa" dalam Indonesia modern. Gramedi, 1986.
Znajdź pełny tekst źródłaMuhammad, Sikki, and Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa., eds. Nilai dan manfaat pappaseng dalam sastra Bugis. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1998.
Znajdź pełny tekst źródłaSukirman H. Dj. M. P. W. Himpunan pergerakan Perang Dipanegara: Melalui peran tiga serangkai dalam sambutan para walak Minahasa di tempat pengasingan Jaton. Timpani Pub., 2008.
Znajdź pełny tekst źródłaAhmadi, Asmoro. Bunuh diri dalam perspektif Islam dan budaya Jawa: Laporan penelitian. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, IAIN Walisongo, 2013.
Znajdź pełny tekst źródłaSunda, Pusat Studi, ed. Islam dalam kesenian Sunda dan kajian lainnya mengenai budaya Sunda. Pusat Studi Sunda, 2005.
Znajdź pełny tekst źródłaSuganda, Dadang. Politik jati diri urang Sunda dalam memperkuat pembangunan karakter bangsa. Kerjasama Pusat Kajian Lintas Budaya, Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran dengan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, 2011.
Znajdź pełny tekst źródłaRatnawati, Anhar, Suradi Hp, Istiasih, and Indonesia. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan., eds. Nilai-nilai luhur budaya spiritual bangsa dalam ungkapan bahasa Jawa dan Batak: Penyusun, Ratnawati ... [et al.] ; penyunting, Soeradi Hp., Dra. Istiasih. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1993.
Znajdź pełny tekst źródłaMahyuddin, H. Suardi. Dinamika sistem hukum adat Minangkabau dalam yurisprudensi Mahkamah Agung. Candi Cipta Paramuda, 2009.
Znajdź pełny tekst źródłaMahyuddin, H. Suardi. Dinamika sistem hukum adat Minangkabau dalam yurisprudensi Mahkamah Agung. Candi Cipta Paramuda, 2009.
Znajdź pełny tekst źródłaSudarma, I. Putu. Esensi uang kepeng dalam ritual Hindu. Penerbit Pāramita, 2008.
Znajdź pełny tekst źródła