To see the other types of publications on this topic, follow the link: Anak Jalanan.

Journal articles on the topic 'Anak Jalanan'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the top 50 journal articles for your research on the topic 'Anak Jalanan.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Browse journal articles on a wide variety of disciplines and organise your bibliography correctly.

1

Pujilestari, Shanti, Chendi Liana, and Ekaterina Setyawati. "Peningkatan Pengetahuan Kelompok Anak Jalanan Stasiun Kereta Bekasi tentang Penjualan Cilok melalui Digital Marketing pada Era Covid-19." Abdi Masyarakat 5, no. 1 (2023): 2081. http://dx.doi.org/10.58258/abdi.v5i1.5129.

Full text
Abstract:
Anak jalanan merupakan kelompok minoritas yang banyak memiliki ketidakberdayaan. Anak jalanan di sekitar stasiun kereta Bekasi berhasil mendirikan usaha cilok pada era pandemi Covid-19. kelemahan usaha cilok anak jalanan diantaranya pada distribusi produk masih menggunakan gerobak yang jumlahnya terbatas, sehingga pada saat penjualan terdapat tenaga distribusi yang menganggur. Masalah utama adalah kurangnya pengetahuan tentang digital marketing. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan bagian distribusi cilok anak jalaan mengenai digital marketing. Kegiatan d
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Qotimah, Alda Nurul, and Lukman Hakim. "Implementasi Bimbingan Moralitas Yayasan Rumah Impian Indonesia dalam Meningkatkan Resiliensi Anak Jalanan di Yogyakarta." Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) 9, no. 2 (2025): 562–72. https://doi.org/10.35870/jtik.v9i2.3371.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi bimbingan moralitas yang dilakukan oleh Yayasan Rumah Impian Indonesia dalam meningkatkan resiliensi anak jalanan. Dream House memberdayakan anak jalanan untuk melakukan transformasi menjadi pribadi yang mandiri dan peduli bersama. Salah satu upaya untuk meningkatkan moralitas pada diri anak jalanan adalah dengan hadirnya Yayasan Rumah Impian Indonesia sebagai wadah edukasi khususnya di bidang moral anal jalanan. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, doku
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Mujazin, Khilda ziyadatul habibah. "PERUBAHAN PERILAKU SOSIAL ANAK JALANAN PASCA REHABILITASI DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH KAMPUNG ANAK NEGERI SURABAYA." Jurnal PUBLIQUE 2, no. 2 (2021): 122–36. http://dx.doi.org/10.15642/publique.2021.2.2.122-136.

Full text
Abstract:
Permasalahan sosial memang sering terjadi dan salah satunya anak jalanan, anak jalanan yang masih berkeliaran di jalanan, dari kehidupannya yang sering di jalanan menyebabkan perilaku sosialnya mengikuti kesehariannya dengan sendiri. Dengan adanya tempat penanganan untuk anak jalanan agar perubahan perilakunya berubah dengan baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak jalanan tersebut, banyak cara untuk mengatasi ahal tersebut namun saja anak jalanan masih berkeliaran di jalanan tanpa adanya pengawasan dari kedua orang tuannya, dengan terbentuknya lembaga tersebut membantu mengurangi dampak p
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Sakina, Aulia Widya, Yuli Setyowati, Oktarina Albizzia, and Anastasia Adiwirahayu. "MANIFESTASI PROGRAM KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK (PKSA) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK JALANAN DI RUMAH SINGGAH ANAK MANDIRI (RSAM) YOGYAKARTA." Jurnal Academia Praja 3, no. 01 (2020): 1–22. http://dx.doi.org/10.36859/jap.v3i01.156.

Full text
Abstract:
Fenomena anak jalanan merupakan salah satu permasalahan krusial yang menyertai proses pembangunan. Dinamika kehidupan anak jalanan yang identik dengan budaya kemiskinan, dianggap menyimpang dari fungsi sosial anak karena berbagai aktivitas yang dilakukan di jalanan. Selama 9 tahun terakhir, Kementerian Sosial telah mengimplementasikan kebijakan, strategi dan Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA) yang bertujuan untuk memberdayakan dan memenuhi kebutuhan anak yang hidup di jalanan, namun demikian upaya tersebut dipandang belum berjalan secara optimal. Gaung �Gerakan Sosial Menuju Indonesia Be
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Imawati, Sri, and Anggina Rolian Nasution. "PERAN SEKOLAH BINGKAI JALANAN DALAM PENDIDIKAN KEAKSARAAN PADA ANAK JALANAN USIA SEKOLAH DASAR DI STASIUN PASAR SENEN JAKARTA PUSAT." Jurnal Holistika 4, no. 2 (2020): 85. http://dx.doi.org/10.24853/holistika.4.2.85-90.

Full text
Abstract:
ABSTRAKPenulisan skripsi ini dilatar belakangi oleh belum meratanya pendidikan di Indonesia khususnya bagi anak jalanan yang berekonomi lemah yang bertempat pada Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat masih terdapat buta aksara kemudian Sekolah Bingkai Jalanan hadir ditengah-tengah masyarakat untuk menanggulangi buta aksara anak jalanan, sehingga peneliti tergerak untuk meneliti bagaimana proses pembelajaran di Sekolah Bingkai Jalanan serta Peran Sekolah Bingkai Jalanan dalam pendidikan keaksaraan anak jalanan usia sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus. Hasil penel
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Kesuma, Derry Angling. "PEKERJA ANAK, UPAYA IMPLEMENTASI KONVENSI HAK ANAK DI INDONESIA, FAKTOR PENYEBAB DAN METODE PENCEGAHANNYA." Jurnal Lex Librum 2, Nomor 1 (2015): 215–26. https://doi.org/10.5281/zenodo.1257425.

Full text
Abstract:
Faktor-faktor yang menyebabkan anak Indonesia terutama yang tinggal di kota Palembang terkategori  anak jalanan, pengemis dan gelandangan adalah disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut: a. anak jalanan, pengemis dan gelandangan mempunyai kondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan, mempunyai  cacat tubuh sehingga mcmpersulit mencari pekerjaan, dan mempermudah bagi mereka untuk mendapatkan  pekerjaan sebagai pengemis. karena rasa iba orang lain akan memperbanyak pendapatan mereka. Sedangkan  gambaran anak jalanan latar belakang pendidikanya rendah. kondisi ekonomi keluarga pas-p
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Mustangin, Mustangin, Muhammad Fauzan Akbar, and Wahyu Novita Sari. "Analisis Pelaksanaan Program Pendidikan Nonformal Bagi Anak Jalanan." International Journal of Community Service Learning 5, no. 3 (2021): 234. http://dx.doi.org/10.23887/ijcsl.v5i3.38821.

Full text
Abstract:
Pendidikan nonformal merupakan pendidikan berbasis kebutuhan dan disesuaikan dengan karakteristik anak jalanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pendidikan nonformal bagi anak jalanan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif untuk mendapatkan data lebih spesifik dan lebih mendalam mengenai pendidikan nonformal bagi anak jalanan. Teknik penelitian pada penelitian ini adalah menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumen dengan teknik analisis datanya adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil p
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Rahman, Fauzi. "MODEL PENANGANAN ANAK JALANAN DI KOTA PALANGKA RAYA." JURNAL SOCIOPOLITICO 2, no. 1 (2020): 61–69. http://dx.doi.org/10.54683/sociopolitico.v2i1.25.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk a) Ingin mengetahui peran Dinas Sosial Kota Palangka Raya dalam penanganan anak jalanan berbasis Keluarga diKota Palangka Raya. b) Ingin mendeskripsikan tentang: Profil (potret) anak jalanan dan keluarganya; Faktor-faktor penyebab munculnya anak jalanan; Peta permasalahan anak jalanan; Pandangan masyarakat tentang anak jalanan; dan Beberapa model alternatif yang mungkin dapat diterapkan dalam penanganan anak jalanan yang berbasis keluarga di Kota Palangka Raya.
 Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualit
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Putro, Wahyu Gito, and Fenita Purnama Sari Indah. "ANALISIS PERILAKU SEKSUAL PADA ANAK JALANAN." Journal of Public Health Innovation 2, no. 02 (2022): 143–50. http://dx.doi.org/10.34305/jphi.v2i2.475.

Full text
Abstract:
Anak-anak bebas dari masalah kesehatan, eksploitasi dan kekerasan, putus sekolah dan terlibat dalam aksi kejahatan. Jumlah anak jalanan yang didata dari 2,9 juta anak jalanan, terdapat 34.400 anak jalanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan perilaku seksual pada anak jalanan Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain cross sectional study. Sampel pada penelitian ini menemukan 55 anak jalanan di Kota Bogor. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling.hasil Berdasarkan penelitian dan pembahasan yang tel
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Karyati, Sri. "Model Perlindungan Hukum Bagi Anak Jalanan Terhadap Tindak Pidana Seksual Di Indonesia." Journal Kompilasi Hukum 5, no. 1 (2020): 83–100. http://dx.doi.org/10.29303/jkh.v5i1.37.

Full text
Abstract:
Penelitian ini merupakan penelitian normative yan menitikberatkan pada kajian perundan-undangan dan bertujuan untuk mengkaji bagaimana pengaturan perlindungan hukum bagi anak jalanan terhadap kejahatan seksual dan model perlindungan hukum bagi anak jalanan terhadap kejahatan seksual.Sebagai subjek hukum, anak-anak harus mendapatkan perlakuan dan perlindungan yang sama dengan orang dewasa. Perlindungan terhadap anak-anak jalanan merupakan amanat yang terkandung dalam Pasal 34 Ayat (1) UUD NRI tahun 1945. Jumlah anak jalanan makin meningkat dan hal ini diikuti oleh meningkatnya kejahatan yang di
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
11

Umam, Sholihatun Najidatil. "Anak Jalanan Perempuan: Kehidupan Sosial Pekerja Anak Jalanan Dalam Perspektif Gender di Kawasan Surabaya." Sociology of Islam 5, no. 2 (2022): 143–55. http://dx.doi.org/10.15642/jsi.2022.5.2.143-155.

Full text
Abstract:
Penelitian tentang kehidupan sosial pekerja anak jalanan di kawasan Surabaya ini mengambil fokus pada beberapa hal, yaitu: apa yang melatar belakangi anak perempuan di kawasan Surabaya bekerja sebagai anak jalanan?, Bagaimana pola interaksi anak jalanan perempuan dengan pekerja anak jalanan lainnya?, dan bagaimana resiko yang dihadapi oleh anak jalanan perempuan dalam lingkungan kerja mereka dilihat dari kacamata gender?
 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latar belakang yang menyebabkan anak anak khususnya anak perempuan sampai terjerumus pada lingkungan dan bekerja di jalanan teruta
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
12

Ismi Hasanah, Bi, and Latifah Amir. "PENGAWASAN DINAS SOSIAL DALAM PENANGGULANGAN ANAK JALANAN DI KOTA JAMBI." Mendapo: Journal of Administrative Law 1, no. 3 (2020): 132–48. http://dx.doi.org/10.22437/mendapo.v1i3.11063.

Full text
Abstract:
Direktorat Kesejahteran Anak, Keluarga dan Lanjut Usia, anak jalanan adalah anak yang sebagian besar waktunya dihabiskan untuk mencari nafkah atau berkeliaran di jalanan atau tempat-tempat umum lainnya, usia mereka berkisar dari 6 tahun sampai 18 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja bentuk pengawasan Dinas Sosial Dalam Penanggulangan Anak Jalanan di Kota Jambi dan untuk mengetahui bagaimana tindakan pemerintah dalam upaya penanggulangan anak jalanan yang bermasalah sosial di Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris dengan menggunakan spesifikasi pene
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
13

Eni Purwanti. "TINDAKAN SOSIAL ANAK JALANAN YANG BERDAMPAK PADA KETERTIBAN DI KAWASAN SIMPANG LIMA KOTA SEMARANG." NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 1, no. 1 (2022): 1–6. http://dx.doi.org/10.56444/nalar.v1i1.40.

Full text
Abstract:
Anak Indonesia merupakan aset yang sangat besar sebagai potensi sumber daya manusia yang tak ternilai harganya. Anak jalanan adalah anak yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk melakukan kegiatan hidup sehari-hari di jalanan. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji tindakan sosial anak jalanan yang berdampak pada ketertiban di Kawasan Lima kota Semarang. Teknik Pengumpulan Data dalam penelitian ini yaitu observasi, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi. Hasil penelitian ini: 1) Anak jalanan cenderung bersikap tidak peduli dengan lingkungan disekitarnya, 2) kebiasaan anak jalanan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
14

Warlia, Warlia. "PERENCANAAN GEDUNG REHABILITASI SOSIAL ANAK JALANAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR TROPIS DI SAMARINDA." Jurnal Totem : Architecture, Environment, Region and Local Wisdom 1, no. 1 (2020): 1. http://dx.doi.org/10.31293/ttm.v1i1.4486.

Full text
Abstract:
Perkembangan anak jalanan di berbagai daerah semakin meningkat salah satunya di Kota Samarinda. Pada tahun 2013 memiliki jumlah anak jalanan sebanyak 187 orang, kemudian ditahun 2015 jumlah anak jalanan semakin bertambah yaitu sebanyak 200 orang. Ada tiga faktor utama penyebab timbulnya anak jalanan yaitu kurangnya perhatian dari keluarga, pengaruh lingkungan teman, serta faktor kemiskinan menjadikan anak terpaksa menanggung beban ekonomi keluarga. Pada penelitian ini bertujuan untuk membuat gedung rehabilitasi dengan pendekatan arsitektur tropis melalui deskriptif dan rancangan design banguna
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
15

Fadiyah, Anisa Miftah. "HUBUNGAN PERAN COMMUNITY DEVELOPMENT WORKERS DENGAN TINGKAT KEBERDAYAAN ANAK JALANAN." Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] 5, no. 1 (2021): 161–72. http://dx.doi.org/10.29244/jskpm.v5i1.804.

Full text
Abstract:
Masalah kemiskinan sudah menjadi salah satu fenomena sosial di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tingginya angka kemiskinan di Indonesia berdampak pada masalah kesejahteraan sosial, salah satunya yaitu meningkatnya jumlah anak jalanan. Penanganan permasalahan anak jalanan sangat penting untuk dilakukan dan diperhatikan, selain untuk mendapatkan pelayanan kesejahteraan juga untuk menghindari dampak negatif dari tindakan marjinalisasi terhadap anak jalanan. Oleh karena itu, untuk melakukan upaya pemberdayaan anak jalanan diperlukan peran pendamping atau biasa disebut sebagai CD Workers. Tuju
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
16

Rempe, Octafani, Muh Yusril Ilyas, Ahmad Fajri Shafwan, Muhammad Syukur, and Ibrahim Arifin. "Meninjau Tantangan Dan Hambatan Dalam Pendidikan Anak Jalanan: Studi Kasus Pada Anak-Anak Jalanan Di Kota Makassar." Jurnal Pendidikan Indonesia 4, no. 05 (2023): 448–58. http://dx.doi.org/10.59141/japendi.v4i05.1761.

Full text
Abstract:
Anak jalanan merupakan kelompok rentan yang seringkali menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan. Salah satu tantangan yang paling signifikan adalah akses mereka ke pendidikan formal. Anak jalanan seringkali menghadapi hambatan dalam pendidikan formal, seperti kemiskinan, kurangnya kesempatan, stigma sosial, dan kurangnya motivasi. Pendidikan merupakan hak dasar setiap anak, termasuk anak jalanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Seperti yang dikemukakan Sugiyono dalam (Rukajat, 2018), pendekatan kualitatif ini memandang realitas sosial secara holistrik/utuh, k
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
17

Suci, Debi Trila. "Konsep diri anak jalanan." SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling 2, no. 2 (2017): 14. http://dx.doi.org/10.23916/08439011.

Full text
Abstract:
Sampai dewasa ini sebagian besar anak jalanan bekerja sebagai pengamen, menyemir sepatu, mengasong, menjadi calo, menjajakan koran atau majalah, mengelap mobil, mencuci kendaraan, menjadi pemulung, menjadi kuli angkut, menyewakan payung, menjadi penghubung atau penjual jasa alasannya karena kesulitan ekonomi untuk mencari uang tambahan dan juga untuk rekreasi. Pendidikan orangtua anak jalanan rata-rata hanya tamat sekolah dasar dan bekerja disektor marjinal seperti buruh dan pada bidang jasa seperti tukang ojek ataupun kuli angkut. Konsep diri anak jalanan menyangkut karakter pribadi ,penampil
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
18

Arib, Yusril, Rismayanti Rismayanti, and Nurbintang Hafid. "Profil Kehidupan Anak Jalanan Perempuan Case Study Anak Jalanan Perempuan." Journal of Education Sciences: Fondation & Application 1, no. 1 (2022): 52–64. https://doi.org/10.56959/jesfa.v1i1.10.

Full text
Abstract:
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana profil kehidupan anak jalanan perempuan di Kabupaten Gowa. Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui profil kehidupan anak jalan perempuan di Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian adalah Orang Tua dan Anak Jalanan yang berjumlah 4 keluarga. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan wawancara. Proses pengumpulan data penelitian dilaksanakan 4 tahap, yaitu: persiapan, klasifikasi data, mengumpulkan data dan menyimpulkan hasil. Selanjut
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
19

Syariatilah, Neng Syifa, Sri Mulyanti, Isa Insanuddin, and Irwan Supriyanto. "GAMBARAN STATUS KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK JALANAN DI KOTA BANDUNG." Jurnal Kesehatan Siliwangi 1, no. 1 (2021): 237–43. http://dx.doi.org/10.34011/jks.v1i1.563.

Full text
Abstract:
Anak Jalanan adalah anak yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalanan untuk bekerja, bermain atau beraktifitas lain. Anak jalanan tinggal di jalanan karena dicampakkan atau tercampak dari keluarga yang tidak mampu menanggung beban karena kemiskinan, sebagian besar waktunya dihabiskan dijalanan, sehingga untuk memperhatikan kesehatan gigi dan mulutnya sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status kesehatan gigi dan mulut pada anak jalanan di Kota Bandung. Jenis penelitian ini adalah penelitian deksriptif. Populasi penelitian adalah seluruh anak jalanan di Ke
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
20

Syariatilah, Neng Syifa, Sri Mulyanti, Isa Insanuddin, and Irwan Supriyanto. "GAMBARAN STATUS KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK JALANAN DI KOTA BANDUNG." Jurnal Kesehatan Siliwangi 1, no. 1 (2021): 237–43. http://dx.doi.org/10.34011/jks.v1i1.603.

Full text
Abstract:
Anak Jalanan adalah anak yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalanan untuk bekerja, bermain atau beraktifitas lain. Anak jalanan tinggal di jalanan karena dicampakkan atau tercampak dari keluarga yang tidak mampu menanggung beban karena kemiskinan, sebagian besar waktunya dihabiskan dijalanan, sehingga untuk memperhatikan kesehatan gigi dan mulutnya sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status kesehatan gigi dan mulut pada anak jalanan di Kota Bandung. Jenis penelitian ini adalah penelitian deksriptif. Populasi penelitian adalah seluruh anak jalanan di Ke
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
21

Yuliana, Yuyun, Isabella Isabella, and Doris Febriyanti. "Kinerja Dinas Sosial Dalam Melaksanakan Program Pembinaan Anak Jalanan di Kota Palembang." Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jambi 6, no. 2 (2022): 1–11. http://dx.doi.org/10.22437/jisipunja.v6i2.20234.

Full text
Abstract:
Kinerja dinas sosial dalam pelaksanaan program pembinaan anak jalanan di kota Palembang cukup baik karena adanya penurunan jumlah anak jalanan.Isu ini, yang cukup penting dari perspektif kesejahteraan sosial, muncul dalam kasus penitipan anak jalanan, di mana di sebagian besar wilayah jumlah anak jalanan semakin meningkat. Masyarakat dalam lingkungan kemiskinan lah sebagai penyebab utama munculnya anak jalanan. Perkembangan jumlah anak jalanan yang belakangan ini makin mencemaskan, hingga menjadi masalah sosial yang membutuhkan pemecahan segera. Hal tersebut disebabkan oleh situasi krisis ekon
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
22

Hartatik Febiana. "PEMBERDAYAAN ANAK JALANAN DI RUMAH SINGGAH YAYASAN EMAS INDONESIA." Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah 7, no. 1 (2024): 1–15. http://dx.doi.org/10.32832/oborpenmas.v7i1.15912.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pemberdayaan dan proses pelaksanaan program kewirausahaan sosial dalam pemberdayaan anak jalanan di rumah singgah Yayasan Emas Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang digunakan bersumber dari data primer dan data sekunder. Subjek penelitian terdiri dari 5 orang yaitu Dewan Pembina, Sekretaris, Manager Produksi, dan 2 anak jalanan yang dibina. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Teknik analisis data me
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
23

Arofat, Syiqqil. "Diskursus Peminggiran Anak Jalanan." EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial 3, no. 1 (2014): 23–33. http://dx.doi.org/10.15408/empati.v3i1.9760.

Full text
Abstract:
Diskursus pembangunan sering mengeksklusi kelompok yang dianggap mengganggu tatanan sosial; salah satunya adalah penanganan anak jalanan oleh pemerintah daerah di Kota Tangerang Selatan. Implementasi kebijakan yang dikembangkan oleh pemerintah daerah sering hanya bersifat instrumental, bahkan cenderung represif, serta tidak mengatasi akar persoalan anak jalanan. Hal itu merupakan konsekuensi dari konstruksi sosial, terutama melalui penetapan stigma-stigma negatif bagi anak jalanan, yang dikembangkan oleh para aktor pembangunan. Sehingga ketimpangan sosial pun bertahan tanpa adanya solusi kreat
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
24

Masnul Alim, Al Ghozi. "Implementasi Program Penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Anak Jalanan di Kota Bogor." Epistemik: Indonesian Journal of Social and Political Science 4, no. 1 (2023): 1–15. http://dx.doi.org/10.57266/epistemik.v4i1.106.

Full text
Abstract:

 Implementasi Program Penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) anak jalanan sebagai salah satu program yang diimplementasikan oleh pemerintah daerah salah satunya pemerintah daerah Kota Bogor melalui Dinas Sosial Kota Bogor. Adanya program Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial adalah untuk menangani penyakit sosial yang ada di Kota Bogor, salah satunya anak jalanan yang menjadi salah satu kategori penyandang masalah kesejahteraan sosial, melalui program PMKS ini pemerintah Kota Bogor bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Bogor khususnya anak jalana
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
25

Cahyadhi, Biru Bara Nirvana, Nira Zhafirah Puspitasari, Dewi Austine Britania, and Kalvin Edo Wahyudi. "Efektivitas Program Pelayanan Kesejahteraan Sosial Anak Jalanan di UPTD Kampung Anak Negeri Kota Surabaya." Jurnal Indonesia Sosial Teknologi 2, no. 5 (2021): 731–42. http://dx.doi.org/10.36418/jist.v2i5.153.

Full text
Abstract:
Fenomena anak jalanan di kota Surabaya merupakan masalah yang sampai saat ini belum terselesaikan. Salah satu kesulitan dalam penanggulangan anak jalanan di Kota Surabaya adalah karena kesalahan yang selalu berfluktuasi setiap tahunnya. Berbagai kebijakan telah diambil oleh Pemerintah Kota Surabaya untuk mengatasi masalah anak jalanan. Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Sosial Kota Surabaya mengambil langkah untuk mengatasi masalah anak jalanan dengan membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Desa Anak Negeri Wonorejo. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas program pelayana
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
26

Epiani, Melsi. "Anak Jalanan pada Masa Pandemi COVID-19 di Kota Palembang." Jurnal Empirika 7, no. 2 (2022): 88–103. http://dx.doi.org/10.47753/je.v7i2.127.

Full text
Abstract:
Penelitian ini mengkaji tentang keberadaan anak jalanan pada masa pandemi Covid-19 yang semakin bertambah, dimana hal ini ditandai dengan terjadinya penambahan jumlah anak jalanan yang kebanyakan masih sekolah, penambahan lokasi penyebaran, dan penambahan variasi pekerjaan anak jalanan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan potret anak jalanan pada masa pandemi Covid-19 di Kota Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi serta menggunakan alat analisis ber
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
27

Aziz, Gama Victory Al, Linawati Ningsih, Dimas Adji Pangestu, and Nazahah Ulin Nuha. "PARTICIPATORY ACTION RESEARCH : PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK JALANAN MELALUI PENGUATAN RELIGIUS." DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement 1, no. 1 (2022): 77–86. http://dx.doi.org/10.46773/djce.v1i1.292.

Full text
Abstract:
ABSTRAKLatar belakang pada penelitian ini berawal dari sebuah permasalahan yang terjadi terhadap anak yang beraktivitas di jalanan, anak jalanan adalah anak yang menghabiskan waktunya untuk mencari nafkah atau hidup di jalanan maupun tempat-tempat umum. Pelaksanaan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan teknik dalam pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, interview, dan analisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk karakter religius pada anak jalanan dalam membiasakan mereka membaca Al-Qur’an.
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
28

NurSekti, Marita, and Niswatul Imsiyah. "STRATEGI PENDEKATAN KOMUNITAS SAVE STREET CHILD SEBAGAI UPAYA KEBUTUHAN BELAJAR ANAK JALANAN DI KOTA SURABAYA." Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah 4, no. 2 (2020): 20. http://dx.doi.org/10.19184/jlc.v4i2.21289.

Full text
Abstract:
Strategi pendekatan yang dilakukan komunitas merupakan sebuah upaya dalam memenuhi kebutuhan belajar anak jalanan di Kota Surabaya. Hal tersebut menjadi acuan dalam mendekati anak - anak jalanan dengan strategi pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan belajar anak – anak jalanan. Rumusan dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi pendekatan komunitas save street child sebagai upaya kebutuhan belajar anak jalanan di Kota Surabaya. Subjek penelitian ini adalah pengelola komunitas save street child, anak jalanan dan masyarakat sekitar Taman Bungkul. Hasil penelitian mendeskripsikan strategi pe
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
29

Maharani, Aulya, Suroso Suroso, and Niken Pratitis. "Art Therapy Untuk Mengurangi Perilaku Agresivitas pada Anak Jalanan." Journal of Psychological Science and Profession 8, no. 2 (2024): 177–87. http://dx.doi.org/10.24198/jpsp.v8i2.53791.

Full text
Abstract:
Anak jalanan adalah anak tunawisma yang hidup di jalanan. Menurut UNICEF, anak jalanan didefinisikan berusia di bawah 18 tahun, tinggal di lahan kosong yang tidak memadai, dan biasanya kurang diawasi. Kehidupan anak jalanan penuh dengan berbagai permasalahan, seperti insiden kekerasan, eksploitasi, dan pelecehan seksual kini kerap menjadi sorotan. Secara psikologis, lingkungan tersebut tidak mendukung bagi perkembangan emosi dan mental anak jalanan. Anak jalanan sering dikaitkan oleh masyarakat dengan perilaku agresivitas yang muncul sebagai respons terhadap ancaman kelangsungan hidup. Tujuan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
30

Hamid, Abdul, Abdul Mahfud, M. Jadid Khadavi, and Ulil Hidayah. "PEMBINAAN ANAK JALANAN DALAM MEMBACA AL QURAN MELALUI PENGAJARAN METODE UMMI DI PROBOLINGGO." DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement 1, no. 1 (2022): 1–12. http://dx.doi.org/10.46773/djce.v1i1.288.

Full text
Abstract:
Studi pembinaan dapat disebut juga Participatory Action Research(PAR) dilakukan berlandaskan dari kasus yang dijalani seorang anak jalanan. Beberapa permasalahan dari anak-anak jalanan secara sosial mereka terpinggirkan dan tereleminasi dari keluarga. Pada rata-rata pembelajaran seseorang anak jalanan amat relatif kecil untuk dilakukan. Termasuk pula susahnya perekonomian, dan pemahaman agama yang tengah kurang baik. Fokus studi ini guna membina kemampuan membaca serta mengajipada seorang anak jalanan. Tujuan berkenaan pembinaan yang dilaksanakan yakni supaya anak jalanan mempunyai keahlian me
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
31

Refa, Refa Arta Sari. "Implementasi Kebijakan Program Pembinaan Anak Jalanan di Kota Serang." NIAGARA Scientific Journal 16, no. 1 (2024): 98–106. http://dx.doi.org/10.55651/niagara.v16i1.141.

Full text
Abstract:
Dari latar belakang masalah, peneliti memfokuskan penelitian ini pada bagaimana Implementasi Kebijakan Program Pembinaa Anak Jalanan di Kota Serang. Belum optimalnya dalam pelaksanaan program pembinaan anak jalanan karna masih banyak nya aktivitas anak jalanan khususnya di Kota Serang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi Kebijakan Program Pembinaan Anak Jalanan di Kota Serang. Penelitian ini menggunakan teori Van Horn and Van Metter bahwa keberhasilan implementasi dipengaruhi oleh impelementasi suatu kebijakan dipengaruhi oleh karakteristik agen pelaksana yang
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
32

Ratri Kartikasasmi, Zahroh Shaluhiyah, and Bagoes Widjanarko. "Analisis Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Anak Jalanan : Literature Review." Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) 6, no. 5 (2023): 878–84. http://dx.doi.org/10.56338/mppki.v6i5.3437.

Full text
Abstract:
Latar Belakang: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada anak jalanan dapat dilihat dari rumah singgah, pendidikan, hubungan dengan keluarga, pola makan, lingkungan dan pengetahuan tentang PHBS. Sedangkan sebagian besar anak jalanan tidak mempunyai tempat singgah, tidak mempunyai keluarga, kurangnya penggunaan air bersih dan makan makanan yang tidak bergizi sehingga dapat membuat kurangnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada anak jalanan.
 Tujuan: literature review tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada anak jalanan.
 Metode: Metode penelitian ini menggunakan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
33

Muchlis, Mohammad, Mardjanis Said, and Bambang Madiyono. "Uji Fungsi Paru pada Anak Jalanan di Wilayah Jakarta Pusat." Sari Pediatri 7, no. 3 (2016): 169. http://dx.doi.org/10.14238/sp7.3.2005.169-76.

Full text
Abstract:
Latar belakang. Anak jalanan merupakan kelompok anak dengan risiko tinggi terhadapancaman maupun gangguan kesehatan. Kebiasaan beraktivitas sehari-hari membuat anakjalanan sering terpapar dengan polutan udara di jalan dan juga kebiasaan hidup yang tidaksehat seperti merokok membuat anak jalanan berisiko mengalami penurunan fungsi paru.Tujuan penelitian. Untuk mendapatkan gambaran nilai faal paru anak jalanan sebagaikelompok yang berisiko tinggi akibat pencemaran udara dan faktor-faktor yangmempengaruhinya.Metoda. Desain cross sectional terhadap kelompok anak jalanan di wilayah Jakarta Pusatyan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
34

Khairunnisa, Iin, Endang Supriatna, Dessri Randini Fitri, and Widiyanti Bahrudin. "Pendampingan Pendidikan Membaca bagi Anak Jalanan yang Rentan Putus Sekolah di Kota Sukabumi." Smart Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2, no. 1 (2025): 138–44. https://doi.org/10.70427/smartdedication.v2i1.162.

Full text
Abstract:
Permasalahan anak jalanan masih menjadi persoalan serius di Indonesia, salah satunya di Kota Sukabumi. Berdasarkan data terakhir dari Dataset terkait topik Sosial dihasilkan oleh DINSOS tahun 2022, anak terlantar yang ada di Kota Sukabumi sebanyak 207 orang. Pendidikan adalah salah satu hal yang sulit didapatkan oleh anak jalanan, ada banyak tantangan yang dihadapi oleh anak jalanan dalam mendapatkan pendidikan. antara lain kemiskinan atau ekonomi keluarga yang sulit. Pengabdian ini dilakukan melalui upaya pendampingan pendidikan bagi anak jalanan di Lapang Merdeka Sukabumi yang beralamat di J
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
35

Indari, ST Fatimah, and Dalilah. "Strategi Pendidikan Anak Jalanan Oleh Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT) di Kota Malang." Jurnal Bina Ilmu Cendekia 4, no. 2 (2024): 37–43. http://dx.doi.org/10.46838/jbic.v4i2.472.

Full text
Abstract:
Permasalahan anak jalanan sebagai permasalahan yang tak ada ujung pangkalnya, bagaikan lingkaran setan yang tak habis-habisnya. Dalam penangannya diperlukan adanya penelitian terhadap program pemberdayaan anak jalanan yang dilakukan JKJT dalam rangka pengentasan anak jalanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi JKJT dalam rangka meningkatkan pengentasan anak jalanan. Program pembinaan yang diberikan oleh JKJT kepada anak jalan tidak hanya dibidang pendidikan. Rendahnya tingkat pendidikan anak dan remaja jalan tidak luput dari perhatian Agustinus Tedja selaku pendiri JKJT. Se
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
36

Siti Dzilla Rahmadya and Hj Wahyuni Retnowulandari. "USAHA KESEJAHTERAAN ANAK JALANAN SELAMA PANDEMI COVID-19 OLEH SAHABAT ANAK GROGOL." Reformasi Hukum Trisakti 5, no. 3 (2023): 601–10. http://dx.doi.org/10.25105/refor.v5i3.16433.

Full text
Abstract:
Jumlah anak jalanan yang sangat tinggi saat ini, yang tersebar di lima wilayah Kotamadya Daerah Khusus Ibukota Jakarta membawa anak-anak tersebut ke dalam berbagai risiko yang mereka hadapi, sangat diperlukan berbagai pihak untuk terlibat dalam membantu mempertahankan haknya. Dalam penelitian yang dilakukan ini memfokuskan pada usaha kesejahteraan anak terhadap anak jalanan selama masa pandemi Covid-19 dengan memiliki dua pokok masalah yaitu (1) Apakah usaha kesejahteraan yang diselenggarakan Sahabat Anak Grogol dalam memenuhi kesejahteraan anak jalanan telah sesuai dengan peraturan perundang-
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
37

Purnamawati, Evi. "IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KOTA PALEMBANG NOMOR 12 TAHUN 2013 TENTANG ANAK JALANAN, PENGEMIS DAN GELANDANGAN." SOL JUSTICIA 4, no. 1 (2021): 45–51. http://dx.doi.org/10.54816/sj.v4i1.334.

Full text
Abstract:
Pemerintah nampaknya harus bekerja rebih keras, mengingat dalam UUD 1945 pasal 34 yang berbunyi “fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh Negara”. Artinya sesungguhnya mereka yang hidup terlantar (termasuk anak jalanan, gelandangan dan pengemis) juga harus menjadi perhatian negara. Ironisnya pemerintah seolah angkat tangan dalam menangani anak jalanan. Yang akan dikaji Bagaimana Implementasi Peraturan Daerah Kota Palembang Nomor 12 Tahun 2013 tentang Pembinaan Anak Jalanan, Gelandangan dan Pengemis Kota Palembangn dan Apa saja faktor penduduk dan penghambat pembinaan Anak Jalanan, Gelan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
38

Rasyid, Abdul. "Dukungan Sosial Terhadap Anak Jalanan di Kota Padang Sumatera Barat." SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling 3, no. 1 (2018): 10. http://dx.doi.org/10.23916/08427011.

Full text
Abstract:
<p class="Abstrak">Anak jalanan adalah salah satu masalah sosial yang kompleks dan bertalian dengan masalah sosial lain, terutama kemiskinan. Menangani anak jalanan tidaklah sederhana oleh sebab itu penanganannyapun tidak bisa disederhanakan. Adapun langkah-langkah kebijakan yang diambil pemerintah dalam menanggulangi serta menekan meningkatnya anak jalanan, melalui Satpol PP yang aktif melakukan razia anak jalanan. Salah satu upaya yang dapat membantu permasalahan anak jalanan khususnya anak jalanan yang ada di Padang Sumatera Barat adalah dengan memberikan dukungan sosial yang mana duk
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
39

Anandar, Rivanlee, Budhi Wibhawa, and Hery Wibowo. "EVALUASI PROSES PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN TERHADAP ANAK JALANAN BINAAN DI RUMAH SINGGAH." Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat 3, no. 3 (2016): 317. http://dx.doi.org/10.24198/jppm.v3i3.13772.

Full text
Abstract:
Perkembangan pesat anak-anak jalanan di berbagai sudut jalan, selain memprihatinkan dari segi kemanusiaan, di saat yang sama juga melahirkan permasalahan sosial baru yang cukup meresahkan. Kendati disadari bahwa tidak semua anak jalanan melakukan tindakan-tindakan yang sampai mengganggu ketertiban umum, namun tidak dapat dipungkiri bahwa ada sebagian di antara mereka yang merusak citra anak jalanan secara keseluruhan dengan tindakan mereka yang mengarah pada perilaku kriminal, seperti kegiatan premanisme kecil-kecilan. Melihat kerasnya kehidupan yang dihadapi oleh anak-anak dari keluarga prase
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
40

Andayani, Lina, Peliman Ndibau, and Nirwana Try Kumala Putri. "Peran Dinas Sosial Dalam Pembinaan Anak Jalanan: Studi kasus di Kabupaten Jayapura Provinsi Papua." DINAMIS 21, no. 1 (2024): 9–17. https://doi.org/10.58839/jd.v21i1.1460.

Full text
Abstract:
Mengetahui peran yang dijalankan oleh Dinas Sosial dalam mendukung anak jalanan di Kabupaten Jayapura merupakan hal yang sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai program-program yang diimplementasikan oleh Dinas Sosial guna meningkatkan kualitas hidup anak jalanan, yang sering kali memunculkan kekhawatiran masyarakat karena dampak negatifnya. Salah satu tugas utama Dinas Sosial adalah mengelola urusan rumah tangga daerah serta memberikan bantuan dalam bidang pembinaan kesejahteraan sosial, rehabilitasi sosial, dan pembinaan tenaga kerja. Dalam upaya membina an
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
41

Caninsti, Riselligia, and Tiara Saradarsih. "Peran Kontrol Diri terhadap Agresivitas Anak Jalanan Usia 10-12 Tahun." Journal Psikogenesis 12, no. 1 (2024): 19–30. http://dx.doi.org/10.24854/jps.v12i1.4006.

Full text
Abstract:
Berdasarkan data dari Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta tahun 2020, di Wilayah Ibukota Jakarta tercatat sekitar 221 anak jalanan. Kondisi anak jalanan cenderung ke arah yang negatif. Anak jalanan familiar dengan tindak kekerasan, kriminalitas, pemalakan, pencurian dan pelecehan. Hal ini menunjukkan tingkat pengendalian diri yang rendah pada anak jalanan. Pengendalian diri yang rendah dapat dipengaruhi oleh lingkungan jalanan yang keras. Anak jalanan diharuskan untuk menafkahi dan membela diri dalam kehidupan jalanan yang membuat mereka sulit untuk melakukan kontrol pada diri sendiri. Penelitia
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
42

Alfian, Muh, Rahman Syamsuddin, and Muhammad Ikram Nur Fuady. "Penerapan Regulasi tentang Pekerja Sosial terhadap Lembaga Pekerja Sosial di Kota Makassar." Alauddin Law Development Journal 5, no. 1 (2023): 157–66. http://dx.doi.org/10.24252/aldev.v5i1.21313.

Full text
Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis rencana kerja Kementerian Sosial dalam melaksanakan perlindungan dan pembinaan anak jalanan di Kota Makassar, dan menganalisis faktor penghambat rencana kerja Kementerian Sosial. Pertanyaan penelitian ini adalah apakah implementasi rencana pembinaan dan perlindungan anak jalanan yang dilaksanakan oleh Kementerian Sosial telah memenuhi harapan/hasil, dan faktor-faktor yang menghambat Kementerian Sosial dalam melindungi dan membesarkan anak jalanan di Makassar. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sistem perlindungan dan pengasuhan ba
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
43

Maemunah, Maemunah. "Perlindungan Hukum Anak Jalanan Dalam Konsep Ham Pasca Reformasi." Jatiswara 34, no. 2 (2019): 193. http://dx.doi.org/10.29303/jatiswara.v34i2.206.

Full text
Abstract:
Setiap anak secara kodrati memiliki harkat, martabat dan hak-hak sebagai manusia yang harus dijunjung tinggi oleh siapapun, namun pelanggaran HAM terhadap anak masih terjadi berupa anak diterlantarkan, anak diperkerjakan, anak meminta-minta dijalan, kekerasan fisik anak dan anak diperdagangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan perlindungan hukum anak jalanan dalam konsep HAM menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 pasca reformasi. Metode penelitian menggunakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan perundang-undangan. Bahan kajian hukum meng
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
44

Maemunah, Maemunah. "Perlindungan Hukum Anak Jalanan Dalam Konsep Ham Pasca Reformasi." JATISWARA 34, no. 2 (2019): 193–211. http://dx.doi.org/10.29303/jtsw.v34i2.206.

Full text
Abstract:
Setiap anak secara kodrati memiliki harkat, martabat dan hak-hak sebagai manusia yang harus dijunjung tinggi oleh siapapun, namun pelanggaran HAM terhadap anak masih terjadi berupa anak diterlantarkan, anak diperkerjakan, anak meminta-minta dijalan, kekerasan fisik anak dan anak diperdagangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan perlindungan hukum anak jalanan dalam konsep HAM menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 pasca reformasi. Metode penelitian menggunakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan perundang-undangan. Bahan kajian hukum meng
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
45

Istiyaningsih, Rumiyatun, and Dwi Prastiyo Hadi. "STRATEGI PEMBERDAYAAN KEUANGAN ANAK JALANAN DI KOTA SEMARANG." EQUILIBRIA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi 2, no. 2 (2018): 79. http://dx.doi.org/10.26877/ep.v2i2.2555.

Full text
Abstract:
Tujuan Penelitian adalah mencari model pemberdayaan keuangan anak jalanan merupakan usaha untuk membuat anak jalanan menjadi berdaya melalui upaya pembelajaran sehingga mereka mampu untuk mengelola dan bertanggung jawab atas keuangan dari anak jalanan. Anak jalanan bertahan hidup dengan melakukan aktivitas di sektor informal, seperti mengamen, menjual koran, menjadi pemulung barang-barang bekas. Kondisi yang memprihatinkan, anak seharusnya menikmati masa anak-anak dengan bermain dengan teman sebaya dan memperoleh pendidikan formal, tetapi anak harus turun ke jalan untuk memenuhi kebutuhan hidu
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
46

Utami, Fadila Ayu, Hery Wibowo, and Soni Akhmad Nulhaqim. "PELAYANAN SOSIAL PADA ANAK JALANAN (STUDI KASUS PELAYANAN DI RUMAH SINGGAH DUKUH SEMAR, KOTA CIREBON)." Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial 5, no. 1 (2022): 83. http://dx.doi.org/10.24198/focus.v5i1.39484.

Full text
Abstract:
Anak jalanan menjadi permasalahan sosial tiap tahun di Indonesia, dengan jumlah peningkatan kasusnya yang tidak sedikit. Anak yang putus sekolah dan memilih berkegiatan ekonomi di jalanan, dengan umur yang belum sepantasnya turut menjadi perhatian pemerintah dan lembaga-lembaga sosial dalam melakukan penanganan masalah tersebut. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah dalam mengatasi hal tersebut, salah satunya pembentukan rumah singgah bagi anak jalanan dengan mengimplementasikan pelayanan-pelayanan sosial atas dasar kebutuhan permasalahan yang dirasakan sang anak. Pelayanan sosial adalah u
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
47

Suryati, Suryati, Aris Setyawan, Dian Nur Adkhana Sari, and Faqih Purnomosidi. "Pengaruh Video Animasi Pencegahan Kekerasan Seksual terhadap Sikap Anak Jalanan." Jurnal Penelitian Perawat Profesional 6, no. 2 (2023): 839–46. http://dx.doi.org/10.37287/jppp.v6i2.1868.

Full text
Abstract:
Kehidupan anak jalanan di lingkungan masyarakat tidak jauh dari berbagai macam kekerasan. Anak jalanan merupakan anak yang paling rentan terhadap kekerasan seksual, terutama anak jalanan dengan jenis kelamin perempuan dan berusia dibawah 18 tahun. Kekerasan seksual seringkali ditemui pada anak jalanan perempuan, baik ketika sedang mencari rezeki di jalanan, maupun di dalam komunitasnya sendiri atau sesama anak jalanan. Dampak kekerasan seksual tidak hanya merusak fisik melainkan merusak psikologis. Dalam penelitian ini upaya pencegahan terjadinya kekerasan seksual yang dilakukan yaitu dengan p
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
48

Pratama, Yudhistira Anugerah, Gina Indah Permata Nastia, and Louisiani Mansoni Isnajati. "Model strategi penguatan keberfungsian sosial anak jalanan: studi di Kelurahan Cikutra Kota Bandung." Jurnal Kesejahteraan dan Pelayanan Sosial 6, no. 1 (2025): 1–24. https://doi.org/10.52423/jkps.v6i1.107.

Full text
Abstract:
Isu keberadaan anak jalanan masih menjadi perhatian serius yang penting, terutama di wilayah perkotaan termasuk Kota Bandung. Anak-anak ini tidak memiliki tempat tinggal tetap dan seringkali tinggal di jalanan atau area terbuka yang penuh bahaya. Jumlah mereka dari tahun ke tahun cenderung meningkat yang menimbulkan kerawanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rancang bangun model pemberdayaan anak jalanan di Kelurahan Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, dengan fokus pada penguatan keberfungsian sosial mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif k
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
49

Nugroho, Wahyu Cahyo, and William Cahyawan. "Upaya mencegah anak bekerja di jalan: Aplikasi kualitatif Teori Motivasi Proteksi." Jurnal Psikologi Ulayat 5, no. 2 (2020): 187–211. http://dx.doi.org/10.24854/jpu79.

Full text
Abstract:
Penelitian ini berusaha mengeksplorasi penilaian ibu dari anak jalanan dengan menggunakan Teori Motivasi Proteksi. Studi terhadap orang tua anak jalanan belum banyak ditemukan, padahal keberadaan anak di jalanan salah satunya dikarenakan faktor orang tua. Penelitian berupaya mencari tahu penilaian ibu tentang ancaman yang dihadapi anak dan penilaian terhadap respons untuk mencegah anak bekerja di jalanan. Partisipan penelitian ialah tiga orang ibu dari anak jalanan di Jakarta Timur. Data disajikan secara deskriptif disertai dengan kutipan hasil wawancara. Partisipan menilai terdapat beberapa b
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
50

Dzikril, Achmad Dzikril Ridhotulloh. "Peran Rumah Singgah Dalam Meningkatkan Self-Esteem Anak Jalanan : Literature Review." Equilibrium: Jurnal Pendidikan 10, no. 2 (2022): 185–91. http://dx.doi.org/10.26618/equilibrium.v10i2.7235.

Full text
Abstract:
Kehadiran anak jalanan merupakan hal yang lumrah di kota besar namun bukanlah pilihan yang diinginkan, hal tersebut harus mereka terima karena sejumlah alasan. Mereka terdiri dari usia 7 sampai 18 tahun dengan menghabiskan sebagian waktunya di jalan untuk mencari nafkah. Sehingga citra anak jalanan dipandang rendah oleh masyarakat, hal tersebut memunculkan permasalahan baru berupa hak yang tidak mereka dapatkan seperti pendidikan. Padahal negara sudah menjamin bahwa setiap anak berhak atas pendidikan agar menjadi generasi penerus bangsa yang unggul. Ketidak terpenuhinya hak membuat anak jalana
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!