To see the other types of publications on this topic, follow the link: Anak Punk.

Journal articles on the topic 'Anak Punk'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the top 50 journal articles for your research on the topic 'Anak Punk.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Browse journal articles on a wide variety of disciplines and organise your bibliography correctly.

1

Karisma, Ersalya Firdha, and Rakhmaditya Dewi Noorrizki. "Agresivitas Anak Punk Ditinjau dari Lingkungannya." Flourishing Journal 2, no. 5 (2022): 361–67. http://dx.doi.org/10.17977/um070v2i52022p361-367.

Full text
Abstract:
Abstract
 The punk community is one that is frequently encountered on the streets. Punks, as members of this community, have distinct and uniform appearances, such as wearing all-black clothing and a variety of body decorations. The presence of these punk kids is frequently regarded as upsetting by the larger population. Punk kids' behavior almost seldom results in aggression. The majority of this community's members are teenagers. The researchers want to know what causes or encourages punk kids to act aggressively. The literature review method was used in this study by analyzing various
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Anggiprana, Mikael Rainer, and Suzy Azeharie. "Budaya Anak Punk di Yayasan Laskar Berani Hijrah (Studi Komunikasi Budaya Anak Punk di Depok)." Koneksi 4, no. 2 (2020): 258. http://dx.doi.org/10.24912/kn.v4i2.8119.

Full text
Abstract:
Punk community are a distinguished group with its own unique culture. One of the most striking uniqueness of this community is their appearances which causes discomfort to the public and thus isolates them. Laskar Berani Hijrah Foundation is an institution which seeks to foster this punk community. The method used is based on Islamic teachings and the Holy Quran and its verses in it as a basis for guidance. This action is affecting the culture that the distinguished punk community held in the way they are communicating. The writer conduct a research that related to the cultural communication o
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Susanto, Andri, Ahdan Ahdan, and Salim Hasan. "Perilaku Komunikasi Komunitas Anak Punk Dalam Berinteraksi Di Masyarakat Kelurahan Tamamaung Kota Makassar." RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI 4, no. 2 (2024): 1–7. https://doi.org/10.33096/respon.v4i2.225.

Full text
Abstract:
Penelitian ini berjudul perilaku komunikasi anak punk dalam berinteraksi di masyarakat Kelurahan Tamamaung Kota Makassar, studi Deskriptif tentang bagaimana perilaku komunikasi anak punk terhadap masyarakat dan dampak dari perilaku komunikasi anak punk terhadap Masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yaitu denan cara, pengumpulan sumber data, informan penelitian, Teknik pengumpulan data dan Teknik analisis data. Dari penemuan yang didapatkan selama penelitian pada umumnya masyarakat menilai positif dilihat dari cara berkomunikasi dengan Masyarakat dan jika dili
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Siti Nurul Hidayah and Bela Fariza. "KONSEP PENDIDIKAN DAN KEBEBASAN ANAK PUNK STREET." Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan 5, no. 1 (2020): 645–51. http://dx.doi.org/10.33752/ed-humanistics.v5i1.705.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep diri anak punk street dalam mengintrepretasikan antara pendidikan dan kebebasan. Fokus dalam penelitian ini adalah mengetahui konsep diri anak punk street. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan paradigma interpretatif. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Adapun teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa konsep diri anak punk street dalam segi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Saragih, Hendra Maujana, Nella Agustiani, and Dewi Lestari. "Respon Anak Punk Terhadap Stigma Sosial Masyarakat Melalui Komunitas Tasawuf Underground." Himmah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer 7, no. 2 (2023): 731–60. http://dx.doi.org/10.47313/jkik.v7i2.2970.

Full text
Abstract:
AbstrakRespon Anak Punk Stigma Sosial Masyarakat Melalui Komunitas Tasawuf Underground. Skripsi Program studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nasional, Jakarta. Penelitian ini didasarkan atas sebuah maraknya fenomena sosial dimana adanya keberadaan punk yang semakin berkembang di masyarakat. Pandangan negatif sudah melekat pada diri punk terutama punk yang berada di jalanan yang biasa disebut punk street. Bagi masyarakat luas punk dianggap sebagai perilaku yang menyimpang yang identik dengan sebuah hidup bebas, seks bebas, narkoba, minum-minuman beralkohol yang meng
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Hasanah, Hasanah, and Noor Bekti Negoro. "Pengaruh Bimbingan Agama Terhadap Motivasi Beribadah Mahdah Anak Punk di Yayasan Laskar Berani Hijrah Depok Jawa Barat." Jurnal Penyuluhan Agama (JPA) 8, no. 1 (2022): 49–56. http://dx.doi.org/10.15408/jpa.v8i1.24376.

Full text
Abstract:
Komunitas punk adalah sebuah fenomena sosial yang tengah mewabah di seluruh kota-kota besar di Indonesia salah satunya di Kota Depok Jawa Barat. Namun fenomena yang banyak menarik perhatian adalah adanya anak punk hijrah, anak punk yang tetap nge-punk tetapi tidak meninggalkan nilai-nilai agama dengan mengikuti pengajian serta belajar membaca al-Quran. Hal ini menjadi pembeda bagi anak-anak punk di Yayasan Laskar Berani Hijrah dengan anak punk lainya. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti Pengaruh Bimbingan Agama Terhadap Motivasi Beribadah Mahdah Anak Punk di Yayasan Laskar Berani
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Rohman, Arif. "Fenomena Anak Punk : Sisi Lain Mengenai Ruwetnya Permasalahan Anak Jalanan di Indonesia." Warta Demografi 39, no. 3 (2009): 52–55. https://doi.org/10.13140/2.1.2049.6169.

Full text
Abstract:
Tulisan ini menyajikan anak punk yang keberadaannya semakin marak di jalanan serta usulan mengenai pola pendekatan dan penanganannya. Keberadaan komuniti ini di kota-kota besar, yang sering menghabiskan waktu di jalanan dengan mengamen di traffic light, gaya berpakaian dan aktifitas nongkrongnya, dirasakan mengganggu kenyamanan masyarakat karena kekhawatiran akan terjadinya tindak kriminalitas yang dilakukan oleh mereka. Anak-anak punk itu sendiri berpendapat bahwa apa yang menjadi gaya hidup mereka adalah suatu kewajaran hidup di daerah metropolis. Sejumlah pemerhati anak yakin bahwa anak-ana
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Kurniawan, Iqbal, and Dani Sartika. "Eksistensi, Aktivitas serta Tinjauan Sosio Psikologis Komunitas Punk Kota Jambi." JIGC (Journal of Islamic Guidance and Counseling) 2, no. 1 (2018): 1–21. http://dx.doi.org/10.30631/jigc.v2i1.12.

Full text
Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena anak punk yang semakin meningkat jumlahnya tiap tahun. Anak punk dianggap sebagai anak muda yang berpenampilan aneh, ngeri, mengganggu pemandangan, makhluk luar angkasa, anak salah gaul, pemakai narkoba, tak bermoral, sampah masyarakat, biang keonaran, dan perusuh di mata masyarakat dan pemerintah. Anak punk memilih hidup di jalan terkadang bukan hanya faktor kondisi kesulitan ekonomi namun juga karena mereka menikmati kondisi lingkungan di jalan serta kurangnya pengetahuan agama pendidikan.
 Pengumpulan data dalam penelitian ini diakukan deng
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Miftahuddin, Miftahuddin, Suhaimi Suhaimi, Darmawati Darmawati, Habibis Saleh, and M. Fahli Zatrahadi. "Memanusiakan Komunitas Anak Punk Melalui Pendampingan Dan Pemberdayaan di Kelurahan Labuh Baru Barat Kota Pekanbaru." Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat 21, no. 3 (2021): 206. http://dx.doi.org/10.24036/sb.01510.

Full text
Abstract:
Anak Punk di Pekanbaru muncul dari beberapa kelas sosial di masyarakat. mulai kelas bawah sampai yang hanya sebagai gaya, anak punk yang berada di Pekanbaruanak-anak jalanan yang hidup dipinggir jalan, tidur di trotoar, nongkrong di pom bensin. Kerjaan sehari-hari mereka biasanya mengamen, jualan koran, atau aktivitas lain yang bisa menghasilkan uang recehan disetiap persimpangan traffic light biasanya mereka terlihat di depan Mall SKA Pekanbaru Riau. Mereka (anak punk-red) yang di kelas sosial ini adalah orang yang sangat miskin hidupnya. Peserta kegiatan program pendampingan terdiri atas 10
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Satriyo, Teguh, Fayi Lutfiyani, and Mundriyah Mundriyah. "SISTEM INFORMASI PENGADUAN MASYARAKAT TERHADAP PENGEMIS, GELANDANGAN DAN ANAK PUNK PADA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA (SATPOL PP) KABUPATEN PEKALONGAN BERBASIS ANDROID." Jurnal Surya Informatika 12, no. 1 (2022): 57–65. http://dx.doi.org/10.48144/suryainformatika.v12i1.1478.

Full text
Abstract:
Pengaduan masyarakat merupakan keluhan masyarakat biasanya terjadi karena adanya suatu masalah pada lingkungan sekitar baik di bidang fasilitas umum dan layanan (lalu lintas, sekolah, kesehatan, jalan umum dan sebagainya), infastruktur, sosial dan lingkungan. Semua keluhan tersebut biasanya yang sering dilaporkan masyarakat kepada instansi terkait. Tidak adanya alur yang jelas untuk pengaduan masyarakat merupakan alasan lain yang membuat masyarakat bingung untuk menyampaikan semua keluhan. Perkembangan pengemis, gelandangan dan anak punk kurang terpantau oleh SATPOL PP Kabupaten Pekalongan kar
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
11

Stephen, Raymond, and Yusuf Slamet Handoko. "METODE PENGINJILAN TERHADAP ANAK PUNK DI KOMUNITAS CROSSLINE FAMILY." VISIO DEI: JURNAL TEOLOGI KRISTEN 4, no. 1 (2022): 1–19. http://dx.doi.org/10.35909/visiodei.v4i1.244.

Full text
Abstract:
Suatu misi penginjilan dapat berhasil apabila dilaksanakan secara kontekstual. Salah satu lembaga misi yang berhasil menjalankan penginjilan secara kontekstual adalah Crossline Family yang melaksanakan misi kepada anak punk. Penelitian ini bertujuan menggali metode penginjilan yang digunakan Crossline Family terhadap anak punk. Metode yang dipakai adalah kualitatif deskriptif. Informan adalah pemimpin dan anggota Crossline Family. Data diambil melalui teknik wawancara dan analisa sejarah perjalanan pelayanan Crossline Family yang telah didokumentasikan melalui video. Penelitian menemukan adany
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
12

A, Amalia Hening, Kamalludin Kamalludin, and Gunawan Ikhtiono. "Penerapan Jurnalisme Investigasi Terhadap Film Dokumenter “Punk Berani Hijrah”." Komunika: Journal of Communication Science and Islamic Dakwah 4, no. 1 (2020): 34. http://dx.doi.org/10.32832/komunika.v4i1.4894.

Full text
Abstract:
<p class="15bIsiAbstractBInggris"><em>This research discusses Investigative Journalism with the topic of the documentary film Punk Berani Hijrah by the Laskar Berani Hijrah community in Depok City. The background of this problem is the emergence of knowledge that documentary films can be called journalistic products with the aim of making documentary films, namely conveying information to the public. There is a real correlation between investigative journalism and the documentary film itself, namely the similarity in its purpose to convey, show, show real truth or information. So,
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
13

Amran, Ali. "Fenomena Sosial Anak Punk di Kota Padangsidimpuan." Hikmah 17, no. 2 (2023): 323–56. http://dx.doi.org/10.24952/hik.v17i2.10698.

Full text
Abstract:
AbstractThe social phenomenon of the Padangsidimpuan City punk community is an important fact to discuss, related to the existence and social behavior of the punk community in everyday interactions. It is hoped that the results of the study can contribute to the development of science in particular, as well as society in general regarding the behavior of punk children's community life. The results of the study show that the social fact of the existence of a community of punk children in Padangsidimpuan City is a real thing and exists in society. They have distinctive clothing characteristics,
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
14

Rifki, M. Reza, Fadhila Tunnissa, Rini Agustina, Rita Muliyani, Aqil Albanna, and Ida Fitria. "Memaknai kebahagiaan: Analisis Kualitatif pada Komunitas Punker di Kota Banda Aceh." Indonesian Psychological Research 3, no. 1 (2021): 31–37. http://dx.doi.org/10.29080/ipr.v3i1.366.

Full text
Abstract:
Fenomena Punk beberapa tahun terakhir sudah mulai muncul ke permukaan khususnya di daerah Kota Banda Aceh. Walaupun Kota Banda Aceh kota yang bersyariat Islam namun pertumbuhan Punkers dari tahun ketahun semakin meningkat, baik dari warga pendatang maupun warga Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kesejahteraan subjektif dari anak Punk dengan fokus mengungkap makna kebahagiaan dan dilema hidup dalam komunitas Punk. Partisipan dalam penelitian ini adalah 6 orang anak Punk yang kemudian terlibat dalam wawancara mendalam dan FGD di Peunayong, Banda Aceh. Hasil analisa kualitatif p
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
15

Bahaduri, Taju, Tutut Chusniyah, and Nur Eva. "Religiusitas Sebagai Prediktor Perilaku Hedonik pada Anak Punk di Kota Malang." Flourishing Journal 1, no. 5 (2021): 332–37. http://dx.doi.org/10.17977/um070v1i52021p332-337.

Full text
Abstract:
The purpose of this study was to determine religiosity as a predictor of hedonic behavior on punk in the Malang City. This research is quantitative research using descriptive causality and regression analysis. The sampling technique in this study uses an accidental sampling technique with the number of research subjects amounting to 60 Punk in the Malang City. Data collection uses a scale of religiosity with reliability of 0.877 and scale of hedonic behavior with reliability of 0.860. The results of this study indicate that as many as 60 percent of Punk in Malang have low religiosity and 52 pe
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
16

Moch, Suberi; Defi Kumalasari; Tyas Farida S.; Koni'atul Koriyah. "ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEHIDUPAN ANAK PUNK." Gema Ekonomi 7, no. 2 (2018): 185–90. https://doi.org/10.5281/zenodo.3475682.

Full text
Abstract:
ABSTRACK The punk children in Bojonegoro know that researchers are looking for activities in order to make money to meet their own needs and enjoyment as punk children, for example, as street buskers at red lights. Based on that knowledge the researcher is interested to do research about the factors that influence the life of punk children. The method used in this research is qualitative method with case study approach. Data collection techniques used are unstructured interviews, while the data analysis techniques we use is to write the results of interviews, reading, and understand the result
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
17

Fitria, Yani Maisul, and Eka Vidya Putra. "Potret Sosial Komunitas Anak Punk di Kota Perawang, Provinsi Riau." Jurnal Perspektif 4, no. 1 (2021): 91. http://dx.doi.org/10.24036/perspektif.v4i1.406.

Full text
Abstract:
Latar belakang penelitian ini bermula dari ketertarikan peneliti ketika melihat banyaknya remaja yang bergabung kedalam komunitas Punk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang sosial munculnya komunitas Punk di Kota Perawang. Teori yang digunakan dalam menganalisis penelitian ini adalah teori pembentukan kelompok yaitu Domisili Theory, Similar Attitude Theory, Activity Interaction Theory dan Practicality Theory. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif tipe studi kasus. Teknik pemilihan informan adalah pusposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan ca
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
18

Hidayah, Siti Nurul, Sofia Salsabila, and Bela Farisa. "PRESENTASI DIRI ANAK PUNK STREET: ANALISIS DRAMATURGI KEHIDUPAN PUNK STREET." IJTIMAIYA: Journal of Social Science Teaching 4, no. 1 (2020): 27. http://dx.doi.org/10.21043/ji.v4i1.7195.

Full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
19

Sukma, Haziz Arya Raga. "FASHION SEBAGAI KRITIK SOSIAL (ANALISIS SEMIOTIKA PADA KOMUNITAS PUNK SURABAYA)." Sintesa 1, no. 2 (2023): 8–21. http://dx.doi.org/10.30996/sintesa.v1i2.8184.

Full text
Abstract:
Gaya subkultur remaja ditunjukkan lewat atribut yang mereka pakai dimana hal tersebut merupakan penggambaran atas karakter khas mereka. Gaya berpakaian ala anak punk dengan cela disobek, kaos hitam serta jaket kulit serta kosmetika membuat kelompok ini terlihat berbeda dan mencolok diantara kelompok remaja lain. Sebagian menganggap sebelah mata dan takut melihat penampilan anak punk, Sebagian menganggap biasa saja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi teori pendukung interaksi simbolik. Hasil penelitian menunjukkan. Fashion punk digunakan sebagai kritik s
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
20

Firmansyah, Fitri Awan Arif, and Amelia Putri Nirmala. "PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KOMUNITAS ANAK PUNK DI KOTA PEKALONGAN." JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN 21 (December 30, 2021): 5. http://dx.doi.org/10.54911/litbang.v21i1.149.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap perilaku anak punk di Kota Pekalongan. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini diambil dari data primer atau data dasar yang diambil dan diperoleh dari penelitian lapangan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan populasi lima orang di Kota Pekalongan,
 
 sedangkan data sekunder merupakan data pelengkap yang diperoleh dari dokumentasi yang berkaitan dengan permasalahan dalam penelitian ini. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi masyaraka
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
21

Karim, Hamdi Abdul. "POTRET KEHIDUPAN KOMUNITAS PUNK (STUDI KASUS ANAK PUNK DI LAPANGAN SAMBER KOTA METRO)." Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam 3, no. 1 (2021): 95. http://dx.doi.org/10.32332/jbpi.v3i1.3269.

Full text
Abstract:
The research objective: The portrait of the life of the punk community (a case study of punk children in the samber field of Metro City) is to describe the family, socio-cultural and religious life of the punk community in the samber field of Metro city. This research is a qualitative study using a descriptive approach as the main frame of mind. In this study, observation, interviews and documentation as data collection methods. The informants of this research were punk kids who were in the samber field in Metro city. The results of the research, researchers found that there were characteristi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
22

Murdiati, Eni, M. Gusti Prasetyo Yusman, and Manah Rasmanah. "Persepsi Masyarakat Terhadap Keberadaan Anak Punk di Kota Palembang." Ghaidan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam dan Kemasyarakatan 3, no. 1 (2019): 21–27. http://dx.doi.org/10.19109/ghaidan.v3i1.4624.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap perilaku anak punk di Kelurahan Talang Putri Kecamatan Plaju Palembang. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field risearch) yang bersifat kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini diambil dari data primer atau data pokok yang diambil dan diperoleh dari penelitian lapangan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan populasi sebanyak lima orang masyarakat di Kelurahan Talang Putri Kecamatan Plaju Palembang, sedangkan data sekunder adalah data pelengkap yang diperoleh dari dokumentasi yang berhubungan dengan per
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
23

Nabila, Nur Hana Putri. "Dakwah dan Pemberdayaan: Strategi Pengembangan Masyarakat Islam Melalui Komunitas Tasawuf Underground terhadap Anak Punk dan Anak Jalanan." Indonesian Journal for Social Responsibility 3, no. 2 (2021): 83–94. http://dx.doi.org/10.36782/ijsr.v2i2.81.

Full text
Abstract:
Da'wah has a very large function and role in all aspects of human life. Da'wah in the development of Islamic society as a form of da'wah bilhal with processes and activities that lead to the welfare of the community. Da'wah seeks to raise awareness of bad behaviour and instill charity ma'ruf nahi munkar in society. One of the applications of da'wah in the development of Islamic society through an Underground Tasawuf community. In fact, there are not many preachers or religious experts who are capable of being present among punk and street children. In addition, preaching is not enough to only
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
24

Nabila, Nur Hana Putri. "PROBLEMATIKA STIGMA BURUK DAN INTOLERANSI ANAK "PUNK"." Jurnal Kommunity Online 3, no. 2 (2023): 165–76. http://dx.doi.org/10.15408/jko.v3i2.30992.

Full text
Abstract:
Religious moderation is one of the keys to creating tolerance and harmony. In a multicultural society like Indonesia, which has the largest Muslim population in the world, religious moderation is important. Religious moderation strives so that religious people are expected to treat others well, accept differences, and live together in peace and harmony. However, religious moderation in Islam is still lacking and there is a low sense of tolerance in society. One of them is that punk children are always underestimated when carrying out worship. Not only that. when they do good they are always su
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
25

Zahra Salsabila and Onggal Sihite. "Fotografi Human Interest Kehidupan Komunitas Anak Punk di Kelurahan Glugur Darat I Kecamatan Medan Timur." Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain 2, no. 4 (2025): 01–14. https://doi.org/10.62383/abstrak.v2i4.655.

Full text
Abstract:
This photographic work showcases the everyday expriences of the punk youth community in Glugur Dara I Subdistrict, East Medan District, by employing a human interest documentation approach. The photography’s subject and main focus was the punk community, drawn from the author’s daily life in Medan City, where street musicians frequently perform at traffic intersections. The writer became interested in a set of entertainers whose looks and traits were remarkably unique—they belong to the Glugur punk community. These punk youths generally work as street performers and showcase their preferred li
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
26

Amalia, Ratna, Kahfiati Kahdar, and Ifa Safira Mustikadara. "ANALISIS KAOS ANAK BERGAYA PUNK (STUDI KASUS KAOS ANAK PARENTAL ADVISORY)." Jurnal Sosioteknologi 15, no. 1 (2016): 17–31. http://dx.doi.org/10.5614/sostek.itbj.2016.15.1.2.

Full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
27

Martono, Martono, Maulana Adhi Setyo Nugroho, and Yeni Tutu Rohimah. "ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA ANAK PUNK." Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan 11, no. 02 (2023): 142–52. http://dx.doi.org/10.52236/ih.v11i2.320.

Full text
Abstract:
Abstrak
 
 Pendahuluan: Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang mampu meningkatkan kesehatan. Remaja punk rentan terkena gangguan kesehatan karena mereka sering terpapar polusi dan terkontaminasi lingkungan yang kurang bersih.
 Tujuan: Studi ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku hidup bersih dan sehat pada remaja punk di Soloraya.
 Metode: Studi ini menerapkan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectio
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
28

Fajri, Namira. "Perlawanan Positif Komunitas Punk Endank Soekamti." Pamator Journal 13, no. 1 (2020): 57–63. http://dx.doi.org/10.21107/pamator.v13i1.6951.

Full text
Abstract:
Stereotip buruk masih kerapkali membayangi kelompok punk Indonesia. Padahal, kelompok punk Indonesia tidak sepenuhnya menyadur sikap perlawanan dan antikemapanan dari negara asalnya, Inggris. Oleh karena itu, penelitian mengenai karakteristik punk di Indonesia perlu dilakukan agar tidak terjadi generalisasi pada kelompok tersebut. Tujuan penelitian ini adalah meninjau spesifikasi karakter punk yang berkembang di Indonesia saat ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pada penelitian ini, studi kasus yang digunakan adalah grup musik Endank Soekamti sebagai salah satu grup musik pop-pu
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
29

Siregar, Sarinah, Vella Zanita, and Ayu Mustika Handayani. "GAMBARAN KEJADIAN HEPATITIS B PADA KOMUNITAS ANAK PUNK DI TERMINAL BARU RIMBO BUJANG KABUPATEN TEBO." MIDWIFERY HEALTH JOURNAL 4, no. 2 (2019): 1. http://dx.doi.org/10.52524/jurnalkebidananjambi.v4i2.72.

Full text
Abstract:
Hepatitis B merupakan penyakit infeksi pada hepar yang disebabkan “Virus Hepatitis B” (VHB). Di seluruh dunia terdapat 300 juta pengidap VHB yang merupakan sumber infeksi. Bergantung pada kejadian infeksi primer VHB, angka pengidap bervariasi 0,3% (di Amerika Serikat, Eropa Barat) sampai 20% (di Asia Tenggara, Afrika Subsahara, dan Oceania). Di Indonesia data VHB, angka seroprevalensi darah donor di beberapa kota besar, bervariasi antara 2,4-9,1%, rata-rata 5,2%. Anak punk memiliki hubungan yang sangat erat dengan infeksi hepatitis B karena dari cara gaya pergaulan dan perilaku anak punk banya
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
30

Syaputra, Dedy, and Sartika Lia Apriana. "Anak Punk Jalanan di Jambi dalam Perspektif Hukum Pidana." Wajah Hukum 4, no. 2 (2020): 467. http://dx.doi.org/10.33087/wjh.v4i2.236.

Full text
Abstract:
This phenomenon of street children in Jambi clearly proves a fact that the rights of children are not fulfilled by parents, society, or country. On the other hand, the variety and types of unofficial professions and occupational sectors in the city make city life more diverse from the angle of the types of jobs available. This is one of the factors that makes each individual including the children who attend school even interested in making a living, and the more unique case is in cities, the type of pecerajan for the age of adolescence is also widely available. This is why street children are
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
31

Apil, Israpil. "PUNK MAKASSAR: SUBKULTUR YANG KREATIF." Al-Qalam 20, no. 3 (2014): 75. http://dx.doi.org/10.31969/alq.v20i3.344.

Full text
Abstract:
<p>Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran terkait pola hidup Komunitas Punk di Kota<br />Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif jenis studi kasus dengan terlebih<br />dahulu melakukan observasi untuk selanjutnya dilakukan wawancara mendalam sebagai pedoman<br />penelusuran data. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive, yaitu informan yang<br />dianggap mengetahui tentang apa yang sedang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa Komunitas<br />Punk di Kota Makassar timbul sebagai gerakan perlawanan a
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
32

Muhammad Alghifary Hardyali and Septiawan Santana K. "Peran Komunitas Hardcore Punk dalam Tour Band Critical Issues." Bandung Conference Series: Journalism 3, no. 2 (2023): 159–65. http://dx.doi.org/10.29313/bcsj.v3i2.8738.

Full text
Abstract:
Hardcore punk merupakan sebuah sub-culture yang lahir dari budaya punk dan berkembang melalui media musik. Hardcore Punk muncul pada tahun 1980an di Amerika Utara dan saat ini digemari oleh banyak anak muda. Jenis musiknya sendiri dapat ditandai dengan beat yang cepat, penggunaan kunci gitar minor yang cepat berganti dan teriakan cempreng bernada amarah. Di Indonesia sendiri, masuknya genre hardcore punk tidak lepas dari perkembangan kultur punk yang masuk ke Indonesia. Awalnya musik punk hadir di kelas menengah atas di Jakarta yang mampu membawa koleksi rilisan fisik dari luar negeri ke tanah
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
33

Mika, Laswan, Achmad Syarifudin, and Hidayat. "Strategi Komunikasi Dakwah Jamaah Tabligh Masjid Jami’ Al Burhan Terhadap Anak Punk di Palembang." Pubmedia Social Sciences and Humanities 1, no. 4 (2024): 17. http://dx.doi.org/10.47134/pssh.v1i4.186.

Full text
Abstract:
This research is entitled "Communication Strategy for the Da'wah of the Tablighi Jamaah Jami' Al Burhan Mosque towards Aunk Children in Palembang." The aim of this research is to find out the strategies used by the Tablighi Jamaah in preaching to punk children in Palembang. In this research the author used a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques in this research are observation, interviews and documentation. The data analysis techniques in this research are data reduction, data presentation and drawing conclusions. The theory used is according to Asmuni Syu
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
34

Rokib, Mohammad, and Syamsul Sodiq. "Muslims with Tattoos: The Punk Muslim Community in Indonesia." Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies 55, no. 1 (2017): 47–70. http://dx.doi.org/10.14421/ajis.2017.551.47-70.

Full text
Abstract:
Tattooing is becoming increasingly popular in the predominantly Muslim country of Indonesia. While mainstream society continues to perceive the tattooing practice negatively, many individual Muslims attach positive personal meaning to tattooing. This paper provides some of the academic insights into contemporary perceptions of tattooing among Indonesian Muslims. It focuses on the existence of ‘Punk Muslims’ community whose tattoos form an important part of their cultural identity and on responses to their tattooing practices from the wider society. Data were collected by means of individual in
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
35

Lailiyah Mas’udah, Ellyda Retpitasari, Lukman Hakim, Mia Widia S, Maudy Fatimatuzzahro, and Afifatur Rohimah. "Edukasi Pelestarian Lingkungan Melalui Implementasi Gaya Komunikasi Punk di SDN Branggahan, Ngadiluwih, Kediri." Journal of Indonesian Society Empowerment 2, no. 2 (2024): 58–65. https://doi.org/10.61105/jise.v2i2.108.

Full text
Abstract:
Tingkat sekolah dasar menjadi jenjang para anak untuk memulai pencarian ilmu untuk menuju jenjang yang lebih tinggi, penting sekali nilai-nilai dasar dalam kehidupan sehari-hari seperti edukasi pelestarian lingkungan diimplementasikan bagi siswa sekolah dasar. Tujuan dalam kegiatan pengabdian memberikan edukasi pelestarian lingkungan melalui implementasi gaya komunikasi punk di SDN Branggahan Ngadiluwih Kediri. Pengabdian ini menggunakan metode Participatory Action Research. Metode PAR dalam program edukasi pelestarian lingkungan ini ini berfokus pada pendidikan dasar siswa terhadap lingkungan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
36

Susilo, Joko. "KOMPLEKSITAS KEHIDUPAN (ANAK) PEREMPUAN PEKERJA SEKS: ANALISIS GEGURITAN ASIH PUNK ROCK KARYA WIJI THUKUL." Lakon : Jurnal Kajian Sastra dan Budaya 3, no. 1 (2016): 1. http://dx.doi.org/10.20473/lakon.v3i1.1924.

Full text
Abstract:
During new order regime in Indonesia, it was acclaimed that there were onlythree poets whose poetries raised the issue of regime oppression. One ofthem was Wiji Thukul who then suddenly disappeared and left no traces buthis poetries. Asih Punk Rock is one of his poetries that he wrote in Javanese.It tells a story about life of a female sex worker named Asih. By applyingMichael Riffaterre method in analyzing poetry, I discover that Wiji Thukulwere trying to raise the issue of sexual violence against women/girls anddiscrimination against female sex workers, an issue that was considered lessimpor
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
37

Muttaqin, Dafiq Nur, Unik Hanifah Salsabila, and Alfathera Bima Praditya. "Pentingnya Pendidik dalam Penerapan Teknologi Menghadapi Era Society 5.0 yang Berimplementasi Akhlaq pada Anak Marjinal." ALSYS 2, no. 2 (2022): 351–67. http://dx.doi.org/10.58578/alsys.v2i2.333.

Full text
Abstract:
Writing this article aims to provide an explanation regarding the background of the importance of education in the application of technology to face the era of Societ 5.0 which implements morals in marginalized children. The role of technology on the morals of marginalized communities where the subjects are marginalized children who have various backgrounds. Marginal children are some of the children who are teenagers to adults where they live freely without any strict assistance from their parents, it is not surprising that we often see many punk children on the edge of the highway. Punk chil
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
38

Arnolia, T. Rizkia, Mohammad Kanzunnudin, and Lintang Kironoratri. "Struktur dan Nilai Karakter Film Animasi Anak “Diva the Series” Karya Kastari Animation." Indonesian Values and Character Education Journal 4, no. 1 (2021): 20. http://dx.doi.org/10.23887/ivcej.v4i1.31999.

Full text
Abstract:
Banyak orang yang mulai melupakan nilai-nilai budaya bangsanya, perilaku dan gaya hidup yang tidak berpedoman pada adat ketimuran, dan semakin lunturnya budi pekerti dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dan nilai karakter yang terdapat dalam film animasi Diva The Series karya Kastari Animation. Jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini merupakan analisis struktur yang dikemukakan oleh Stanton. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
39

Mahendra Dinata, I. Putu, I. Made Saryana, and Cokorda Istri Puspawati Nindhia. "PENGGUNAAN LENSA FISH EYE PADA PEMOTRETAN STREET FASHION FOTOGRAFI." Retina Jurnal Fotografi 3, no. 1 (2023): 88–96. http://dx.doi.org/10.59997/rjf.v3i1.2046.

Full text
Abstract:
Fotografi fashion adalah subgenre dari fotografi komersial yang fokus untuk mengambil foto pakaian dan item fashion lainnya. Mayoritas hasil foto digunakan untuk tujuan komersial atau periklanan seperti untuk ditempatkan di billboard atau di majalah. Fashion fotografi merupakan sebuah karya seni yang dibantu oleh cahaya lensa kamera yang dikhususkan untuk memotret model dengan dibantu pencahayaan yang glamour, selain difokuskan pada model, fashion photography juga memotret sebuah item fashion seperti baju, tas, sepatu,dan aksesoris. Fashion sendiri merupakan suatu ekspresi manusia dalam berbus
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
40

Nugraha, Ade Indra, Arif Maulana Yusuf, and Darmansyah Darmansyah. "Perancangan sistem informasi pengaduan masyarakat terhadap pengemis, gelandangan, dan anak funk dengan metode RAD berbasis website pada satpol PP kabupaten Karawang." Prosiding Seminar Nasional Inovasi dan Adopsi Teknologi (INOTEK) 4, no. 1 (2024): 20–29. http://dx.doi.org/10.35969/inotek.v4i1.383.

Full text
Abstract:
Perkembangan teknologi informasi yang pesat saat ini sangat memengaruhi berbagai sektor, termasuk dalam hubungan sosial masyarakat, di mana teknologi digunakan untuk meningkatkan efisiensi penyampaian informasi dari lembaga kepada masyarakat. Dalam konteks Kabupaten Karawang, permasalahan sosial seperti pengemis, gelandangan, dan anak punk masih belum terselesaikan secara efektif karena sistem pendataan yang masih manual dan kurangnya partisipasi masyarakat. Untuk mengatasi hal ini, penelitian menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) yang menekankan pada proses pengembangan singk
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
41

Rochman, Abdul, Siti Fatimah, and Muslihudin Muslihudin. "Konsep Pendidikan Akhlak untuk Komunitas Anak Punk Menurut Pandangan Para Kiyai Cirebon dan Praktisi Pendidikan di Yayasan Wangsakerta Cirebon." Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam 2, no. 1 (2021): 36. http://dx.doi.org/10.47453/permata.v2i1.199.

Full text
Abstract:
Nature school education is an effort to change the behavior and attitudes carried out by various parties or elements of society which aims to increase knowledge, skills and public awareness about natural values ​​and issues of natural problems which in turn can move the community to take an active role in conservation and safety efforts. Environment for the benefit of present and future generations. Nature education can facilitate the achievement of high-level skills such as critical thinking, creative thinking, integrative thinking and problem solving. The concept that is offered from the nat
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
42

Lailatul Izzah. "KESADARAN BERAGAMA PADA REMAJA." Nathiqiyyah 5, no. 1 (2022): 34–47. http://dx.doi.org/10.46781/nathiqiyyah.v5i1.382.

Full text
Abstract:
Sekarang ini, banyak sekali berita di televisi maupun di media massa yang memberitakan tentang berbagai kenakalan remaja. Beberapa kasus diantaranya yaitu: pancabulan anak di bawah umur, tawuran antar sekolah menengah atas, pencurian, semakin maraknya komunitas anak punk dan masih banyak lagi kasus-kasus yang lain. Berdasarkan hasil pengamatan, sebagian besar dari kenakalan itu dilakukan oleh remaja laki-laki, tetapi remaja perempuan juga turut serta di dalamnya. Permasalahan inilah yang perlu dikhawatirkan. Bahkan dengan jelas Islam melarang umatnya untuk melakukan hal tersebut. Perlu adanya
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
43

Syafikarani, Aisyi. "KAJIAN KOMUNIKASI DIBALIK MAKNA CAMPAIGN A MILD “NANTI JUGA LO PAHAM”." Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain 21, no. 2 (2018): 87–104. http://dx.doi.org/10.24821/ars.v21i2.2878.

Full text
Abstract:
Gerilya adalah sebuah kata yang tepat dalam merepresentasikan periklanan pada zaman sekarang. Iklan telah mengepung dari berbagai sisi kehidupan mulai dari iklan konvensional hingga digital. Hal ini dikarenakan iklan memiliki kekuatan yang besar dalam mempersuasi konsumen, iklan sebagai sarana pemberi informasi yang akan menempatkan produk dalam pikiran konsumen. Namun dalam jangka panjang akan muncul permasalahan saat sebuah iklan dengan produk yang sama ditampilkan secara bersamaan. Sebuah iklan harus memiliki konsep atau big idea dan ketertarikan tersendiri agar konsumen langsung memilihnya
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
44

Fajri, Muhammad Faris Al. "“Nilai-nilai Bawah Tanah:” Tinjauan Antropologis Tentang Anarkisme Dalam Paradigma Cultural Studies di Kalangan Anak Muda Kota Makassar." Emik 7, no. 1 (2024): 1–16. http://dx.doi.org/10.46918/emik.v7i1.2257.

Full text
Abstract:
The anarchist punk subculture started with a spirit of resistance, but unfortunately the popular culture that absorbed this subculture has caused it to lose its resistance essence. Despite its spirit, the subculture has been integrated into the very system it previously resisted. This article focuses on the ways in which young people in Makassar City consume "underground values" and their anarchic forms of expression in adopting these values through creativity, especially in the form of music. This research uses Critical Ethnography as a cultural research approach that uses a critical paradigm
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
45

Djawa, Alex, and Labu Djuli. "MAKIAN DALAM BAHASA (DIALEK) MELAYU KUPANG." Jurnal Lazuardi 7, no. 1 (2024): 75–89. http://dx.doi.org/10.53441/jl.vol7.iss1.104.

Full text
Abstract:
Makian biasanya dilakukan oleh orang terdekat, seperti orang tua kepada anak, anak kepada orang tua, antara anak dengan anak, atau antara teman dengan teman. Makian terjadi karena jengkel, benci dan marah. Makian yang sering digunakan dalam bahasa Melayu Kupang ada yang berbentuk kata, frase, dan klausa. Makian yang berbentuk kata seperti: tolo, puki, anjing, babi. Bentuk kata ulang, seperti: anjing-anjing, babi-babi, kode-kode. Berbentuk kata majemuk, seperti: puki mai, cuki mai, lele hanak. Berbentuk frase, seperti: dasar lonte, dasar pancuri, dasar tartau diri. Karakter yang berbeda dengan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
46

Wati, Susi Erna, Siti Aizah, Elizabeth Herawati, Ifa Nilta Nafisah, Rherizqi Andansari, and Ika Ampril Christine. "Mencuci Tangan Yang Benar Di SDN Gempolan I dan II Gurah Kediri “PAK PUNG SACIPUTRI”." Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara 1, no. 2 (2017): 90–95. https://doi.org/10.29407/ja.v1i2.11737.

Full text
Abstract:
Berdasarkan hasil observasi SDN Gempolan sudan memiliki fasilitas untuk mencuci tangan, akan tetapi sebagian besar siswa tidak mengetahui prosedur mencuci tangan dengan benar. Pendataan yang kami lakukan jumlah anak usia sekolah 45 orang, anak usia sekolah tidak melakukan cuci tangan setelah bermain. Anak usia sekolah banyak yang tidak melakukan cuci tangan dengan baik dan benar terlebih dahulu dan setelah bermain tidak mencuci tangan. Anak usia sekolah juga banyak yang terlihat jajan sembarangan. Berdasarkan fenomena diatas maka kami tertarik untuk memberikan penyuluhan tentang cara pencegaha
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
47

Suparno, Suparno. "PETERNAK SAPI MADURA NON IB MEMILIKI PERSEPSI DAN SIKAP TERHADAP PROGRAM IB KASUS: DI KECAMATAN WARU KABUPATEN PAMEKASAN." Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan 10, no. 10 (2013): 5. https://doi.org/10.53712/maduranch.v10i10.232.

Full text
Abstract:
Inseminasi Buatan (IB) kurang mendapatkan sambutan dari peternak yaitu sebesar 4,23 persen dari 12.345 orang peternak di seluruh Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan, sebesar 522 peternak sapi Madura non IB. Tujuan penelitian adalah; (1) mendeskripsikan alasan peternak tidak mengikuti program IB, (2) mendeskripsikan persepsi peternak sapi Madura non IB terhadap program IB, (3) mengidentifikasikan atribut anak sapi non IB yang menjadi pilihan, (4) menganalisis sikap kepercayaan peternak sapi Madura non IB terhadap hasil anak sapi non IB dan IB. Metode penelitian menggunakan metode survai melalui
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
48

Carey, C., O. Dunin-Borkowski, F. Leon-Velarde, D. Espinoza, and C. Monge. "Gas exchange and blood gases of Puna teal (Anas versicolor puna) embryos in the Peruvian Andes." Journal of Comparative Physiology B 163, no. 8 (1994): 649–56. http://dx.doi.org/10.1007/bf00369515.

Full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
49

PANSARE, PRATIK P., HEMANT V. GHATE, and MICK WEBB. "Redescription of the thread-legged assassin bug Ploiaria anak (Hemiptera: Heteroptera: Reduviidae: Emesinae) from India, with notes on its biology." Zootaxa 4388, no. 4 (2018): 557. http://dx.doi.org/10.11646/zootaxa.4388.4.7.

Full text
Abstract:
The thread-legged assassin bug species Ploiaria anak Distant, 1909 (Hemiptera: Heteroptera: Reduviidae: Emesinae) from India is redescribed based on recently collected material from Pune District, India. Notes on the biology of the species and a key to species of the genus from India are provided. A lectotype is designated for P. anak. Both P. nuda and P. nude appear in the original description of the Ploiaria species described by Ravichandran & Livingstone (1989); nuda is selected as the correct original spelling. As this name is a junior homonym of P. nuda Miller, 1950, it is replaced by
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
50

Masripah, Masripah, Cepi Safruddin Abd Jabar, and Hana Qonita. "Analisis Pengaruh Edukasi Literasi Keuangan terhadap Anak Usia Dini." Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 7, no. 5 (2023): 6165–76. http://dx.doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5273.

Full text
Abstract:
Nilai budi pekerti yang dapat pada edukasi literasi keuangan ialah bagaimana mengelola keuangan, bagaimana menginvestasikan dana, bagaimana meningkatkan budaya menabung dan berbagi serta melatih untuk mengontrol emosi agar berperilaku implusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran pengaruh serta strategi edukasi literasi keuangan pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan study literature dengan sumber yang relevan berjumlah : 9 penelitian dan 9 website. Hasil penelitian yang dapat disimpulkan bahwasanya strategi pelaksanaan literasi keuangan dinaunggi pemerintah s
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!