To see the other types of publications on this topic, follow the link: Analisis Kritis Pemikiran Liberal.

Journal articles on the topic 'Analisis Kritis Pemikiran Liberal'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the top 50 journal articles for your research on the topic 'Analisis Kritis Pemikiran Liberal.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Browse journal articles on a wide variety of disciplines and organise your bibliography correctly.

1

Anggraini, Reti Dwi, and Dedy Pradesa. "Gerakan Dakwah Islam Liberal di Indonesia: Analisis Kritis dalam Lanskap Kontemporer." INTELEKSIA: Jurnal Pengembangan Ilmu Dakwah 7, no. 1 (2025): 1–24. https://doi.org/10.55372/inteleksiajpid.v7i1.348.

Full text
Abstract:
Kehadiran gerakan dakwah Islam liberal di Indonesia yang digawangi kelompok Jaringan Islam Liberal (JIL) pada awal tahun 2000-an menuai pro dan kontra. JIL sebagai gerakan dakwah yang bercorak intelektual dalam perkembangan kontemporer sudah tidak lagi aktif secara organisasional. Namun dakwah Islam liberal tidak sama dengan berhenti begitu saja, karena sebagai sebuah pemikiran, Islam liberal dapat hadir dalam ragam bentuk gerakan baik yang terstruktur maupun sporadis. Ia terus didakwahkan dalam kanal-kanal baru yang bersifat lebih kontemporer. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan lebih j
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Jamhuri, Jamhuri, and Dhiyauddin Tanjung. "Pemikiran Jamaluddin Athiyah dan Moderasi Fikih: Menyikapi Tantangan Keagamaan di Era Modern di Indonesia." Wathan: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 2, no. 1 (2025): 154–67. https://doi.org/10.71153/wathan.v2i1.231.

Full text
Abstract:
Artikel ini mengkaji pemikiran Jamaluddin Athiyah (l.1928) dalam konteks fikih kaum liberal, dengan fokus pada hubungan antara ajaran agama, nilai-nilai liberal, dan tantangan kehidupan modern. Pembahasan utama mencakup kontekstualisasi ajaran Islam dalam menghadapi perubahan sosial, serta evolusi pemikiran keagamaan dalam Islam liberal sebagai respons terhadap dinamika zaman. Studi kritis terhadap pemikiran Athiyah bertujuan untuk menggali landasan teologis, metodologi analisis, dan dampak praktis dari pendekatan liberal dalam memahami agama. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahama
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Andini, Diong, Nirwan Syafrin, and M. Dahlan R. "Studi Kritis Pemikiran Tahar Haddad Tentang Kesetaraan Gender." Komunika: Journal of Communication Science and Islamic Dakwah 8, no. 2 (2024): 1–17. https://doi.org/10.32832/komunika.v8i2.14208.

Full text
Abstract:
Gerakan kesetaraan gender yang dimotori kaum feminis turut mewarnai abad modern. Persolan mengenai perbedaan antara laki-laki dan perempuan kian menjadi topik diskusi dari waktu ke waktu. Gerakan pembaharuan di negara-negara Muslim menghasilkan suatu pandangan baru dalam kehidupan masyarakat. Kehidupan perempuan saat itu pun turut mengalami perubahan yang sangat signifikan. Tahar Haddad seorang reformis asal Tunisia yang menghendaki adanya perubahan dalam struktur kehidupan masyarakat Tunisia kala itu, khususnya perlakuan masyarakat Tunisia terhadap perempuan. Sebagai seorang reformis Haddad m
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Mukhtar, Mukhtar. "Politisasi Agama Versus Sekularisasi Politik Perdebatan Perjumpaan Agama Dengan Negara." JISH: Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum 3, no. 1 (2021): 41–56. http://dx.doi.org/10.36915/jish.v3i1.15.

Full text
Abstract:
Studi ini menggambarkan perdebatan para pemikir Islam pada umumnya maupun cendekiawan Muslim di Indonesia pada khususnya tentang hubungan antara agama dan negara dengan permaslahan tentang bagaimana prinsip-prinsip Islam tentang agama dan negara, bagaimana sikap para pemikir Islam tentang wacana hubungan agama dan negara.
 Kajian ini bersifat deskriftif analisis-kritis dengan menggunakan pendekatan sosio-politik dan agama. Di samping juga digunakan pola pikir dialektik dalam mengulas setiap model pemikiran baik yang pro maupun yang kontra.
 Hasil temuan dalam kajian tentang hubungan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Ash-Shufi, Cep Gilang Fikri. "Metodologi Tafsir Gender: Telaah Kritis Pemikiran Husein Muhammad." Journal of Islamic and Occidental Studies 2, no. 1 (2024): 82–106. http://dx.doi.org/10.21111/jios.v2i1.42.

Full text
Abstract:
Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi sekaligus mengkritisi metodologi penafsiran yang digunakanusein Muhammad dalam menafsirkan ayat-ayat yang berhubungan dengan perempuan. Kajian ini merupakan kajian pustaka, yaitu melalui penelusuran terhadap karya-karya Husein. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa metodologi penafsiran Husein tidak bisa diterapkan kepada al-Qur’an. Ia tidak terlepas dari pengaruh paham sekular-liberal Barat, karena ia berpandangan bahwa al-Qur’an tidak dapat dilepaskan dari ruang sejarah masyarakat Arab abad ke 7. Asbabunnuzul serta periode makiyah dan madaniyah dari pe
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Perdana, Martin, and Muhammad Wahyudi. "Worldview Islam dan Humanisme: Sebuah Telaah." Indonesian Journal of Islamization Studies 2, no. 1 (2024): 78–94. https://doi.org/10.21111/injas.v2i1.11816.

Full text
Abstract:
Humanisme merupakan pemikiran kotemporer yang sedang trend diimpor oleh para pemikir liberal ke dalam dunia Islam. Paham yang muaranya berasal dari Barat ini bukannya tanpa masalah, justru paham ini hadir membawa banyak permasalahan. Permasalahan utamanya terletak dari bagaimana mereka mengkonsepsikan hubungan antara Tuhan, manusia dan alam. Mereka cenderung memandang manusia sebagai pusat dan ukuran segala sesuatu. Konsekuwensi dari hal tersebut ialah alieniasi Tuhan dari alam semesta, ketidakbutuhannya pada agama dan pengarus utamaan manusia atas segala sesuatu. Jika ditelaah lebih mendalam,
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Syakban, Ismail. "STUDI KRITIS KONSEP PENDIDIKAN BERBASIS PLURALISME DI MAARIF INSTITUTE." Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam 12, no. 1 (2019): 128. http://dx.doi.org/10.32832/tawazun.v12i1.1905.

Full text
Abstract:
<p class="15cKeywordsBInggris">This study focus on the problem of the pluralism concept based education by Maarif Institute in the Islamic perspective. The critical study will focus on three terms, namely: Foundations of Islamic Education, the Objectives of Islamic Education and its curriculum. The approach used in this study is the Descriptive Qualitative approach (Qualitative-Descriptive Research and Content Analitic-Kritic), which is include in a critical study by describing and analyzing the Maarif Institute’s thought related to the concept of pluralism based education. Materials and
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Shafie, Ahmad Bazli, and Muhammad Rashidi Wahab. "[The Liberal Approach to Islam and Its Contractions with The Sunni] Pendekatan Liberal terhadap Islam dan Percanggahannya dengan Manhaj Ahli Sunah Waljamaah." Jurnal Islam dan Masyarakat Kontemporari 23, no. 1 (2022): 172–84. http://dx.doi.org/10.37231/jimk.2022.23.1.659.

Full text
Abstract:
Modernism has a great influence on contemporary human civilization. Modernization not only brings about changes in advancement of science and technology, but also challenges the credibility of religious institutions and authorities through ideologies based on secular philosophy. In the Muslim context, the “renewal” or “reform” movement, known as Liberal Islam, has emerged to give a new interpretation of Islam, deconstructing the manhaj of Ahli Sunah Waljamaah and reconstructing a new methodology in accordance with liberalism framework. Through the method of document content analysis, this pape
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Isnaini, Muhamad, and Umaimah Wahid. "RESISTENSI ATAS DISKURSUS PLURALISME AGAMA DALAM TEKS MEDIA." Sosiohumaniora 14, no. 1 (2012): 77. http://dx.doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v14i1.5480.

Full text
Abstract:
Uji materi UU Pencegahan Penodaan Agama (UU No.1/PNPS/1965) telah berlangsung selama Januari-April 2010 lalu. Bermacam diskursus muncul selama uji materi tersebut. Uji materi juga tak luput dari pemberitaan media, termasuk media online. Bagaimana media online dengan ideologi Islam menyikapi diskursus pluralisme agama yang muncul selama uji materi adalah permasalahan utama penelitian ini. Tiga media online dipilih sebagai objek penelitian, yakni Eramuslim.com, Hidayatullah.com, dan Republika online. Penelitian menggunakan pendekatan analisis wacana kritis model Norman Fairclough. Hasil peneliti
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Putri, Selvia Parwati. "Perjuangan Tokoh Utama dalam Novel Belenggu Karya Armijn Pane: Kajian Feminisme Liberal." Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya 6, no. 2 (2022): 291. http://dx.doi.org/10.25157/literasi.v6i2.7898.

Full text
Abstract:
Penelitian ini membahas tentang perjuangan tokoh utama perempuan (Tini) dalam novel Belenggu karya Armijn Pane dalam memperjuangkan keadilan dan kesetaraan sebagai perempuan dalam carut marut dominasi laki-laki. Novel Belenggu menceritakan seorang tokoh perempuan bernama Tini yang merasa mempunyai kewajiban untuk memperjuangkan kesetaraan perempuan di tengah ketidakadilan yang ia rasakan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan teknik baca dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini m
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
11

Jatmiko, Yudi. "Alkitab Tidak Identik Dengan Firman Allah? Tinjauan Teologis Atas Konsepsi Karl Barth Tentang Alkitab." DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 7, no. 2 (2023): 660–75. http://dx.doi.org/10.30648/dun.v7i2.890.

Full text
Abstract:
Abstract. Responding to the spirit of Liberalism who overruled his age, Karl Barth exerted to “save” the Scripture from the mocking of liberal theologians. One of Barth’s positive influences is that the Scripture resumed to be respected as a media where God reveals himself. However, Barth unfortunately treated the Scripture as no more than testimonies about God. To Barth, the Bible is fallible because it is written by men. This is the focus of this study. This writing endeavors to articulate Barth’s concept of the Bible (also known as neo-orthodoxy) and provides critical analysis and arguments
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
12

Akhmat Taufik and Iqbal Kholidi. "STUDI ISLAM INTER MULTIDISIPLINER (Model-Model Pendekatan dalam Kajian Ilmu Hadis Kontemporer)." Al-Hasyimi - Jurnal Ilmu Hadis 1, no. 1 (2024): 23–30. https://doi.org/10.63398/jih.v1i1.3.

Full text
Abstract:
Kajian teks-teks keagamaan, saat ini tidak dapat berdiri sendiri, melainkan perlu melibatkan disipilin ilmu lain. Sebab problem sosial keagamaan semakin kompleks, sementara Islam yang bersumber dari ajaran al-Qur’an dan hadis harus juga berdialog dengan realitas dan perkembangan zaman. Oleh sebab itu, paradigma interkoneksi keilmuan menjadi sebuah keniscayaan sejarah, sehingga analisis dan kesimpulan yang diambil dari teks keagamaan tersebut bisa lebih dialektis dan komprehensif, serta akomodatif terhadap perkembangan masyarakat. kajian terhadap hadis baik yang herupa kritik terhadap otentisit
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
13

Khasanah, Faizatun. "AWARENESS ON ISLAMIC FEMINISM: Learning From Gus Dur and Husein Muhammad." Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam 19, no. 2 (2019): 175–94. http://dx.doi.org/10.21154/altahrir.v19i2.1743.

Full text
Abstract:
Abstract: Women has been an interesting research discourse due to various remaining practical problems. This is mainly triggered by embedded patriarchal culture within society. Ironically, men in general take advantage of this situation and make a justification on the basis of religious propositions. Therefore, this study becomes necessary by presenting the two influential male scholars promoting gender equality effort. The author tries to cooperate the two figures in a feminist frame. This study uses a critical analysis approach. The results of this study indicate that Gus Dur tends to adopt
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
14

Hidayatullah, Muhammad Fahmi, Muhamad Anwar Firdausi, Yusuf Hanafi, and Zawawi Ismail. "THE DIALECTICS OF RELIGIOUS AND CULTURAL LIBERALISM IN THE TRANSCULTURAL ERA." El-HARAKAH (TERAKREDITASI) 23, no. 2 (2021): 273–88. http://dx.doi.org/10.18860/eh.v23i2.13956.

Full text
Abstract:
Trans culture is a cross-cultural condition which can develop or survive within the life of a community. Religion and culture as the pillars for unity in the cross-cultural era can potentially develop into liberalism. This study aims to reveal the process of religious and cultural liberalism along with the solutions. It uses a qualitative-analysis method with hermeneutic approach based on the thoughts of the figures of Nahdlatul Ulama (NU) in East Java. To collect the data, the researchers conduct in-depth interviews and data analysis of the works and news on religious and cultural liberalism.
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
15

Labib Ulinnuha, Tejo Waskito, and Yulita Putri. "Analisis Pemikiran Pendidikan Kritis Perspektif Ibnu Thufail." Bustanul Ulum Journal of Islamic Education 2, no. 1 (2024): 83–98. http://dx.doi.org/10.62448/bujie.v2i1.54.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konstruksi pendidikan kritis yang terkandung dalam novel “Hayy Ibn Yaqzan” karya Ibnu Thufail dalam kaitannya dengan pendidikan tauhid. Novel “Hayy Ibn Yaqzan” berkaitan erat dengan pendidikan kritis karena memuat kisah perjalanan spiritual dan intelektual manusia dalam pencarian kebenaran. Latar belakang penelitian ini didasarkan atas kepentingan untuk membangun konsepsi nalar pendidikan kritis dan mengeksplorasi probabilitas lainnya yang terkandung dalam novel klasik tersebut. Sumber utama penelitian adalah novel "Hayy Ibn Yaqzan" dan literatur terkai
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
16

Wahib, Ahmad Bunyan. "Questioning Liberal Islam in Indonesia: Response and Critique to Jaringan Islam Liberal." Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies 44, no. 1 (2006): 23. http://dx.doi.org/10.14421/ajis.2006.441.23-51.

Full text
Abstract:
<p>Tulisan ini membahas tentang respons terhadap pemikiran yang dilontarkan oleh para pendukung Jaringan Islam Liberal (JIL), sebuah jaringan yang beranggotakan anak-anak muda yang menyebarkan gagasan-gagasan pemikiran liberal. JIL telah menjadi salah satu ikon pemikiran Islam liberal di Indonesia. Banyak di antara gagasan-gagasan pemikiran yang diusung oleh para anggotanya menjadi gagasan yang kontroversial. Sebuah artikel berjudul “Menyegarkan Kembali Pemahaman Islam” yang ditulis oleh Ulil Abshar-Abdalla dan dimuat dalam harian Kompas menjadi salah satu artikel yang paling kontroversi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
17

Sintia, Gladys, Siti Nur Alfath Ali, Sri Hartati Lombu, and M. Joharis. "Peran Literasi Kritis Dalam Meningkatkan Pemikiran Kritis Mahasiswa." Journal of Law, Education and Business 3, no. 1 (2025): 464–69. https://doi.org/10.57235/jleb.v3i1.5828.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran literasi kritis dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini menyelidiki peran literasi kritis dalam mengembangkan pemikiran kritis mahasiswa di era digital, dengan fokus pada kemampuan analisis informasi. Menggunakan pendekatan mixed methods, data dikumpulkan melalui kuesioner daring (Google Form) terhadap 135 mahasiswa multidisiplin dari beberapa kampus (UNIMED, USM-Indonesia, UNIAS, ITERA, UPR, dll.) dan wawancara mendalam dengan mahasiswa Pendidikan Kimia UNIMED. Temuan kuantitatif mengungkap bahwa: (1) 85 respon
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
18

Baluseda, David, and Ferdinan Pasaribu. "Analisis Kritis Teologi Feminis." SOTIRIA (Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama Kristen) 5, no. 1 (2022): 1–12. http://dx.doi.org/10.47166/sot.v5i1.46.

Full text
Abstract:
Penelitian ini membahas mengenai konsep teologi feminis tentang Allah. Adapun pendekatan yang Penulis pakai dalam penulisan karya ilmiah ini ialah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif-teologis, dimana pendekatan ini akan mendeskripsikan seputar isu-isu di dalam teologi feminisme yang akan dikupas lebih dalam guna memahami konsep pemikiran, dan tokoh-tokoh teolog feminisme, serta perspektif mereka dalam memandang Alkitab. Adapun tujuan penulisan karya ilmiah ini ialah memberikan sebuah penjelasan mengenai konsep teologi feminis.
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
19

Asiyah, Nur. "Analisis Kritis Pemikiran Pendidikan Progresif Abdurrahman Wahid." Journal of Islamic Studies and Humanities 6, no. 1 (2021): 32–43. http://dx.doi.org/10.21580/jish.v6i1.8147.

Full text
Abstract:
Ada dua pemaknaan ketika memperbincangkan pendidikan, pertama, pendidikan adalah memanusiakan manusia dan kedua, pendidikan adalah transfer budaya. Pendidikan Islam adalah pendidikan yang membebaskan manusia untuk mengembangkan potensi yang dimiliki sesuai dengan fitrahnya. Pendidikan Islam juga harus mampu menjembatani berbagai keragaman yang ada pada masyarakat Indonesia yaitu dengan pendidikan berbasis multikulturalisme. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosio kultural. Menurut Abdurrahman Wahid, pendidikan Islam harus mampu memadukan sesuatu yang tradisional dan modern dengan tid
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
20

Azis, Toriqul, and Ashlihah Ashlihah. "Analisis Pemikiran Ekonomi Islam Mazhab Alternatif Kritis Timur Kuran." Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah 5, no. 2 (2024): 209–21. http://dx.doi.org/10.52431/minhaj.v5i2.2705.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemikiran ekonomi islam kontemporer mazhab alternative kritis dan perbandingannya dengan pemikiran ekonomi islam mazhab iqtishaduna sebagai mazhab pertama pada ekonomi islam kontemporer. Peneilitan ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. . Sebuah metode penelitian yang menghasilkan data deskriptif, yang dapat berupa tulisan ataupun ucapan dan perilaku yang bisa di amati dan ditelaah dari orang - orang (subyek) itu sendiri. Penelitian ini bersifat kajian kepustakaan (library research). Peneliti mengumpulkan berbagai referensi berupa buku dan jurnal
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
21

Sari, Christina Kartika, Endang Dwiyani, Isnaeni Umi Machromah, Muhamad Toyib, and Dwi Nur Vita Sari. "Enhancing Students’ Critical Thinking by Integrating Contextual Problems Worksheets on Problem Based Learning." Journal of Education Action Research 6, no. 1 (2022): 109. http://dx.doi.org/10.23887/jear.v6i1.43392.

Full text
Abstract:
Berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan utama yang dibutuhkan dalam berkarir di era digital. Meskipun berpikir kritis telah dipelajari, pemikiran kritis siswa belum begitu ditekankan dalam matematika sekolah. Namun, penting untuk memberikan kehidupan siswa di masyarakat di masa depan, terutama ketika mereka menghadapi situasi yang tidak dikenal. Penelitian ini bertujuan untuk mendukung penalaran matematis siswa pada materi barisan dan deret dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah. Langkah-langkah pembelajaran mengintegrasikan masalah kontekstual pada lembar kerja di setiap e
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
22

Firmansyah, Ade Arif. "TELAAH TERHADAP MAZHAB HUKUM KRITIS: KEMUNCULAN, PEMIKIRAN DAN KRITIK." Jurnal Hukum Legalita 4, no. 2 (2022): 212–24. http://dx.doi.org/10.47637/legalita.v4i2.648.

Full text
Abstract:
The emergence of the Critical legal studies movement (CLS) in the map of legal thought which mainly developed in America is interesting to study further from its historical aspect, content of thought and criticism of the thoughts of critical legal school figures. This paper with all its limitations will try to elaborate further and provide an analysis of CLS. The results of the analysis show that: First, the critical school of law emerged as a thought movement that provided a new alternative to legal realism which was considered unsatisfactory and still traditional. In general, CLS thinking is
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
23

Syarifuddin, Syarifuddin. "The Relevansi Pemikiran Paulo Freire dengan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama." Jurnal Gantang 6, no. 1 (2021): 93–102. http://dx.doi.org/10.31629/jg.v6i1.3117.

Full text
Abstract:
Penelitian ini dilakukan untuk melihat dan mendeskripsikan pemikiran Paulo Freire dan kemampuan berpikir kritis matematis siswa sekolah menengah pertama (SMP) serta untuk melihat ada tidaknya relevansi atau hubungan antara keduanya. Penelitian ini menggunakan metode penelitin kualitatif dengan desain kepustakaan. Data dalam penelitian ini terdiri dari data primer (utama) yang diperoleh dari buku, pemikiran dan karya yang ditulis Paulo Freire dan data sekunder sebagai data pendukung dari data primer yang diperoleh dari jurnal, buku dan laporan hasil penelitian yang relevan. Analisis data yang d
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
24

Rahardhian, Adhitya. "Kajian Kemampuan Berpikir Kritis (Critical Thinking Skill) Dari Sudut Pandang Filsafat." Jurnal Filsafat Indonesia 5, no. 2 (2022): 87–94. http://dx.doi.org/10.23887/jfi.v5i2.42092.

Full text
Abstract:
Berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan berpikir tingkat tinggi yang dibutuhkan dalam pengembangan keterampilan abad ke-21 (21st Century Skill). Pendidikan sebagai salah satu usaha mencerdaskan kehidupan bangsa menempatkan kemampuan berpikir sebagai kompetensi penting. Tujuan dari sistem pendidikan adalah membentuk orang-orang terdidik yang mandiri dan dapat berpikir efektif serta kritis. Setiap individu membutuhkan keterampilan berpikir kritis agar berhasil memecahkan masalah dalam situasi sulit. Akar dari pemikiran kritis sama kunonya dengan dimulainya pemikiran-pemikiran filsafat.
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
25

Tampubolon, Yohanes Hasiholan. "Interaksi Intelektual dan Kehendak dalam Pandangan John Calvin." Verbum Christi: Jurnal Teologi Reformed Injili 12, no. 1 (2025): 37–53. https://doi.org/10.51688/vc12.1.2025.art3.

Full text
Abstract:
Artikel ini mengeksplorasi interaksi antara intelektual dan kehendak dalam pendidikan menurut pemikiran John Calvin, serta relevansinya dengan pendidikan kritis Paulo Freire. Calvin menekankan pentingnya keseimbangan antara intelektual dan kehendak dalam pencarian kebenaran. Penekanan tersebut sejalan dengan prinsip Freire yang mendorong siswa untuk berpikir kritis dan reflektif. Proses kontemplasi dalam pemikiran Calvin—yang memungkinkan individu merenungkan pengetahuan untuk memengaruhi kehendak—mencerminkan pendekatan reflektif yang diusung Freire dalam pendidikan kritis. Selain itu, keduan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
26

Syamsir, Syamsir. "PEDOMAN PEMUATAN NASKAH ARTIKEL PADA JURNAL “TINGKAP”." TINGKAP 11, no. 1 (2016): 92. http://dx.doi.org/10.24036/tingkap.v11i1.5157.

Full text
Abstract:
Jurnal TINGKAP menerima dan memuat artikel dalam bentuk tulisan ilmiah populer, ringkasan hasil penelitian, theoretical review, pemikiran-pemikiran cerdas, atau pemikiran-pemikiran orisinal lainnya yang kritis dan segar. Artikel berisi pelbagai analisis mengenai fenomena sosial, budaya, ekonomi, politik kenegaraan, pemerintahan, kebijakan publik, pendidikan, demokrasi, isu multikulturalisme, dan isu-isu pembangunan lainnya yang termasuk lingkup ilmu-ilmu sosial, baik yang bersifat teoritis maupun praktis.
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
27

Raikhan, Raikhan. "Liberalisme dan Kesadaran Naif; Studi Kritis Pemikiran Pendidikan John Locke Dan John Dewey." Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam 4, no. 2 (2021): 101–12. http://dx.doi.org/10.58518/darajat.v4i2.812.

Full text
Abstract:
This paper aims to assess the thoughts of two liberal figures related to the strengths and weaknesses of thought in the context of modern education. In this paper , the author tries to explore deeper and more broadly related to Liberal ideology and paradigm through two cross - age figures , namely the modern era and the contemporary era . The method used in this research is library research. Although these two Liberal figures have different views; namely John Locke is referred to as the main character of empiricism in education and John Dewey is referred to as an instrumental figure in educati
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
28

Mohd Khalid, Halimi, Muhammad Rashidi Wahab, Shakila Ahmad, and Mutapahayuddin Abdul Khalim. "Analisis Epistemologi Islam Liberal Dalam Konteks Malaysia Menurut Ahli Sunnah Wal Jama‘Ah." Advances in Humanities and Contemporary Studies 5, no. 2 (2013): 227–38. http://dx.doi.org/10.30880/ahcs.2022.03.02.021.

Full text
Abstract:
Liberalisme adalah sebuah ideologi moden yang menjadi pegangan, falsafah hidup dan gerakan di Barat yang mengutamakan kebebasan mutlak sebagai matlamat utama kehidupan. Atas beberapa faktor, liberalisme dan lain-lain ideologi moden berkembang masuk ke dalam dunia Islam. Rentetan itu, kemunculan fahaman Islam Liberal menyebabkan umat Islam terpaksa berhadapan dengan ancaman pemikiran yang dahsyat sehingga boleh membawa kerosakan kepada akidah. Masalah ini turut berlaku di Malaysia apabila terdapat sebilangan umat Islam yang mula terpegaruh dengan fahaman Islam Liberal telah membawa pelbagai isu
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
29

Iqbal Hilman, Jaeni Dahlan, and Atep Suryaman. "Rekonstruksi Pemikiran Islam Imam Syafi'i: Interpretasi dan Implikasi Bagi Pendidikan Islam Kontemporer." An-nida: Jurnal Pendidikan Islam 12, no. 1 (2023): 59–70. http://dx.doi.org/10.30999/an-nida.v12i1.3450.

Full text
Abstract:
Islam menekankan kecerdasan (al-aql) dan pemikiran (al-fikr), mendorong pemikiran yang kreatif dan konstruktif bagi umat manusia. Penelitian ini mengeksplorasi kontribusi Imam Syafi'i dalam yurisprudensi Islam dan implikasinya terhadap pendidikan Islam kontemporer. Analisis konten kualitatif dilakukan dengan meninjau karya-karya utama Imam Syafi'i dan analisis ilmiah terkait untuk memahami prinsip-prinsipnya dan potensi penerapannya dalam pendidikan modern. Rekonstruksi pemikiran Imam Syafi'i mendukung kurikulum integratif yang menggabungkan pengetahuan agama dan modern, mendorong pemikiran an
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
30

Triwulandari, Syane, and Supardi U.S. "ANALISIS INTELIGENSI DAN BERPIKIR KRITIS." utile: Jurnal Kependidikan 8, no. 1 (2022): 50–61. http://dx.doi.org/10.37150/jut.v8i1.1618.

Full text
Abstract:
Salah satu faktor yang membedakan antara manusia dengan makhluk hidup lainnya adalah inteligensi. Inteligensi adalah kemampuan untuk belajar dari pengalaman dan beradaptasi dengan, membentuk, dan memilih lingkungan. Inteligensi sering dikaitkan dengan perilaku adaptif dimana seseorang menggunakan pengalaman untuk menanggapi situasi tertentu. Ada banyak dan beragam teori inteligensi. Teori inteligensi memiliki beberapa jenis. Teori yang paling terlihat adalah teori psikometri, yang mengkonseptualisasi inteligensi dalam bentuk semacam "peta" pikiran. Banyak yang menghubungkan antara inteligensi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
31

Fajri, Ahmad Syamsul, Didin Ardian, Adit Adit, and Lalu Rizqi Zulfahmi. "Evaluasi Penggunaan Aplikasi Berbasis Web dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa." UPGRADE : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi 2, no. 1 (2024): 33–40. https://doi.org/10.30812/upgrade.v2i1.4240.

Full text
Abstract:
Perkembangan teknologi informasi telah membawa dampak signifikan pada dunia pendidikan, salah satunya melalui penggunaan platform pembelajaran daring seperti Quizizz. Quizizz adalah aplikasi berbasis web yang memungkinkan guru menyampaikan kuis interaktif secara real-time kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan Quizizz dengan menggunakan model analisis SWOT (Strengths, Weaknesses,Opportunities, Threats) dalam upaya mengembangkan pemikiran kritis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik dan instrumen pengumpulan data meliputi wawa
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
32

Rahadian, Suarbudaya, and Fially Fallderama. "Sikap Kritis terhadap Kekuasaan dalam Tradisi Calvinist: Sebuah Kajian Historis-Teologis Tentang Kekritisan Gereja terhadap Pemerintah untuk Mewujudkan Regnum Christi." Societas Dei: Jurnal Agama dan Masyarakat 7, no. 2 (2020): 219–44. http://dx.doi.org/10.33550/sd.v7i2.173.

Full text
Abstract:
Teologi politik Protestan meyakini bahwa pemerintah adalah wakil Allah di dunia yang memiliki legitimasi untuk menata berbagai segi kehidupan manusia. Dampak dari pemahaman ini menghasilkan pandangan di kalangan umat Protestan bahwa pemerintah mesti ditaati secara mutlak oleh gereja. Padahal pada sisi lain tradisi teologi Reformed meyakini teologi kejatuhan. Sebagaimana semua aspek kehidupan telah jatuh dalam dosa, pemerintah juga dapat jatuh ke dalam kelaliman. Maka selain sikap konformis, tradisi Calvinist juga memiliki sumber-sumber teologis untuk bersikap kritis terhadap kekuasaan. Tulisan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
33

Retnani, Siti Dana. "FEMINISME DALAM PERKEMBANGAN ALIRAN PEMIKIRAN DAN HUKUM DI INDONESIA." Jurnal Ilmu Hukum: ALETHEA 1, no. 1 (2017): 95–109. http://dx.doi.org/10.24246/alethea.vol1.no1.p95-109.

Full text
Abstract:
Feminisme merupakan aliran pemikiran yang berkembang hampir secara bersamaan diseantero dunia. Berbarengan dengan munculnya aliran kritis, feminisme menjadi salah satu genre pemikiran yang diasimilasikan dengan aliran pemikiran yang telah ada, misalnya dengan liberalisme melahirkan Feminisme Liberal, Feminisme dengan aliran pemikiran Marx, melahirkan Feminisme Marxis, Feminisme dengan aliran pemikiran pasca kolonialisme (postkolonial) melahirhan aliran pemikiran Feminime Postkolonial. Dengan demikian feminism sejatinya tidak berkembang secara linear. Di Indonesia, Feminisme berkembang bersama
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
34

Fionita, Sri Ayu, and Ria Wulandari. "Pembelajaran Batik Terintegrasi Etnosains dan Pemikiran Kritis Siswa di Sidoarjo." Jurnal Biologi 1, no. 4 (2024): 10. http://dx.doi.org/10.47134/biology.v1i4.2910.

Full text
Abstract:
berpikir kritis siswa dalam konteks pembuatan batik Sidoarjo. Menggunakan desain kuasi-eksperimental, dengan kelompok kontrol yang tidak ekuivalen, penelitian ini menggunakan uji-t sampel berpasangan untuk analisis. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan (p = 0,013) dalam kemampuan berpikir kritis di antara siswa yang terlibat dalam pembelajaran terintegrasi etno-sains dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini menggarisbawahi pengaruh integrasi etno-sains dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan potensi pengga
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
35

Hasrah, Mohd Tarmizi, and Munif Zarirruddin Fikri Nordin. "Analisis Wacana Idea Kepimpinan dalam Pemikiran Pembaharuan Za‘Ba." Pendeta Journal of Malay Language, Education and Literature 15, no. 2 (2024): 130–48. https://doi.org/10.37134/pendeta.vol15.2.10.2024.

Full text
Abstract:
Za‘ba diiktiraf sebagai pemikir kerana keupayaan intelektualnya mengenal pasti dan menganalisis pelbagai isu di samping mengemukakan jalan penyelesaian. Salah satu isu yang Za‘ba teliti ialah kepimpinan. Idea kepimpinan beliau tersirat di sebalik pelbagai karyanya dalam tiga tema berbeza, iaitu ekonomi, politik dan pendidikan, agama dan falsafah, serta bahasa. Makalah ini menjelaskan kelemahan bangsa Melayu, penyelesaian dan hubungannya dengan idea kepimpinan menurut pandangan Za‘ba, serta menghuraikan pembentukan idea kepimpinan dalam pemikiran pembaharuan beliau. Penjelasan tentangnya dilaku
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
36

Sabri, Muhammad. "Konstruksi Pemikiran Moderasi Beragama Perspektif Hermeneutika Hadis." Jurnal Ilmiah Al-Mu'ashirah 19, no. 2 (2022): 185. http://dx.doi.org/10.22373/jim.v19i2.14421.

Full text
Abstract:
The conflict of religion is fundamentally caused by understanding and perception. This paper aims to build objectivity of thinking in understanding hadith, so as not to fall into a radical and liberal understanding. With this, the researcher explores the hermeneutics of hadith as construction in religious moderation thinking. This study uses a descriptive qualitative approach. By taking reference sources from books, and scientific articles related to hadith hermeneutics using Google Sholar and other websites. The data analysis technique is reading, critically analyzing and drawing conclusions.
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
37

Ahmad, Maghfur. "EKOLOGI BERBASIS SYARIAH: ANALISIS WACANA KRITIS PEMIKIRAN MUDHOFIR ABDULLAH." JURNAL HUKUM ISLAM 13, no. 1 (2015): 57. http://dx.doi.org/10.28918/jhi.v13i1.496.

Full text
Abstract:
Abstract: This study aims at analyzing Mudhofir Abdullah's thought on environmental conservation as the final aim of sharia. Up to present, there have been five principles of sharia, al-maqasid al-syari’ah, which includes nurturing religion, souls, dignity, wealth and descendants. Environmental problems (al-bi’ah) have never been included in the analysis of al-maqasid al-syari’ah. Through literature study with critical discourse analysis approach, the results of this study indicate that: (1) Al-Quran as a source of knowledge, provides insights and discusses ecological and environmental issues,
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
38

Noi, Siskawati, and Astin Lukum. "INTEGRITAS PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI ERA DIGITAL." Jurnal Pendidikan Sang Surya 10, no. 2 (2024): 542–49. https://doi.org/10.56959/jpss.v10i2.318.

Full text
Abstract:
Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pendidikan karakter berperan dalam meningkatan kualitas pendidikan di era digital. Metode yang digunakan adalah metode studi literatur dengan analisis data kualitatif deksriptif. Hasil analisis menunjukan bahwa pendidikan karakter dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di era digital yaitu dengan cara membantu siswa membangun moral dan etika yang kuat, mengembangkan keterampilan sosial dan profesional siswa, mendorong pemikiran kritis siswa, serta membantu siswa menavigasi etika di era digital. Kesimpulan dari penelitian i
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
39

Ahimsa-Putra, Heddy Shri. "KOENTJARANINGRAT DAN INTEGRASI NASIONAL INDONESIA: SEBUAH TELAAH KRITIS." Patra Widya: Seri Penerbitan Penelitian Sejarah dan Budaya. 20, no. 2 (2019): 115–30. http://dx.doi.org/10.52829/pw.v20i2.288.

Full text
Abstract:
Dalam artikel ini penulis membahas pemikiran Koentjaraningrat mengenai masalah integrasi nasional, mulai dari awal karir beliau sebagai ahli antropologi, hingga masa pensiunnya. Penulis mengidentifikasi tiga tahap perkembangan pemikiran Koentjara-ningrat mengenai integrasi nasional di Indonesia. Tahap pertama adalah tahun 1970an, yang merupakan masa awal perkembangan pemikiran beliau. Penggunaan konsep-konsep lebih untuk memenuhi keperluan deskripsi daripada analisis. Tahap kedua ada-lah tahun 1980an, ketika Koentjaraningrat mulai lebih analitis dalam memahami masa-lah integrasi nasional, dan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
40

Mubarok, Muhammad Fuad, Maimun Maimun, and Ahmad Sukandi. "Analisis Terhadap Pemikiran Husein Muhammad Tentang Konsep Poligami." El-Izdiwaj: Indonesian Journal of Civil and Islamic Family Law 3, no. 1 (2022): 75–93. http://dx.doi.org/10.24042/el-izdiwaj.v3i1.12757.

Full text
Abstract:
Abstrak : Poligami adalah persoalan lama yang selalu menarik untuk diperbincangkan di berbagai kalangan. Husein Muhammad dalam bukunya berpendapat bahwa poligami bukan praktik yang dilahirkan oleh Islam. Jauh sebelum Islam datang, tradisi poligami telah menjadi salah satu bentuk praktik peradaban patriarkis. Pernyataan Islam atas poligami dilakukan dalam rangka mengeliminasi praktik ini, selangkah demi selangkah, hingga kelak praktik tersebut tidak ada lagi. Dua cara dilakukan al-Qur’an untuk merespon praktik ini: mengurangi jumlahnya dan memberikan catatan-catatan penting secara kritis transf
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
41

Pratama, Ferdy, Muhid Muhid, and Andris Nurita. "ANALISIS KRITIS PERIWAYAT SYI’AH." TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin 23, no. 1 (2024): 192–217. http://dx.doi.org/10.30631/tjd.v23i1.458.

Full text
Abstract:
Artikel ini membahas mengenai ditemukannya periwayatan hadis dari kelompok Syi’ah yaitu Muh}ammad ibn Fud}ail, dimuat dalam literatur hadis yang otoritatif Sunni yaitu kitab S{ah}i>h} Muslim. Sebab perilaku bid’ah seperti Tasyayyu’, Syi’ah atau Ra>fid}ah adalah salah satu sebab yang dapat merusak ‘ada>lah (kredibilitas) seorang perawi hadis. Seorang pelaku bid’ah atau biasa dikenal dengan istilah mubtadi’ dikatakan berkeyakinan atau melakukan suatu perilaku yang berkategori menyimpang dan menyelishi ajaran Islam yang murni dari al-Qur’an dan hadis Nabi, meskipun perawi tersebut adalah
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
42

Jannah, Lukluk Sofiatil, Sri Hartati, Dian Febri Ovianti, Ismawanto Ismawanto, and Ika Kurnia Sofiani. "Critical Thinking on Islamic Education: An Innovative Approach for the Future." QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia 3, no. 2 (2024): 975–80. https://doi.org/10.57235/qistina.v3i2.2865.

Full text
Abstract:
Pendidikan merupakan fondasi penting bagi perkembangan individu dan masyarakat, namun pendekatan tradisional seringkali tidak mampu mengatasi tantangan-tantangan kompleks yang dihadapi oleh pendidikan modern. Artikel ini mengusulkan pemikiran kritis terhadap pendidikan dengan pendekatan inovatif untuk masa depan, dengan fokus pada identifikasi tantangan dalam pendidikan tradisional, eksplorasi potensi dan kelebihan pendekatan inovatif, serta analisis dampak dan peluang yang ditawarkan oleh pendidikan inovatif.Melalui pendekatan kritis, artikel ini menyoroti pentingnya evaluasi mendalam terhada
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
43

Ikbal, Asep, and Eli Karliani. "ANALISIS KRITIS PEMIKIRAN TOKOH POLITIK DUNIA DALAM MENGEMBANGKAN HIGH ORDER THINKING SKILL MAHASISWA." Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn 10, no. 2 (2023): 266–76. http://dx.doi.org/10.36706/jbti.v10i2.20679.

Full text
Abstract:
ABSTRAKRiset ini meneliti tentang optimalisasi peran media sosial youtube dalam mengembangkan High Order Thinking Skill (HOTS) mahahasiswa pada mata kuliah filsafat politik. Pengembangan cara berpikir tingkat tinggi dilakukan melalui kegiatan analisis kritis pemikiran tokoh politik dunia yang dituangkan ke dalam bentuk video serta dikanalisasi secara terstruktur. Mata kuliah filsafat politik yang mengandung substansi pemikiran-pemikiran politik dunia dari yang pada umumnya dianggap sulit diubah menjadi lebih menyenangkan melalui strategi satu mahasiswa satu tokoh. Indikator keberhasilan pengem
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
44

Tohis, Reza Adeputra. "Filsafat Ekonomi Aristoteles (Sebuah Kajian Ontologi Realisme Kritis)." Maqrizi: Journal of Economics and Islamic Economics 1, no. 2 (2021): 39–48. http://dx.doi.org/10.30984/maqrizi.v1i2.125.

Full text
Abstract:
Penelitian ini difokuskan pada pemikiran Aristoteles mengenai ekonomi yang diletakan dalam bingkai filsafat. Sehingganya ini adalah penelitian filsafat, jelasnya filsafat ekonomi Aristoteles. Dikatakan demikian karena aspek utama yang hendak diungkap dalam pemikiran Aristoteles adalah syarat-syarat keberadaan ekonomi yang merupakan problem ontologis dalam filsafat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi historis-faktual mengenai tokoh. Serta menggunakan Ontologi realisme kritis sebagai pendekatan analisis. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa syarat keberadaan ekono
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
45

Ratnawati, Oktaviana Ainun, Muhammad Rizaldi, Muhammad Hamdani, Pancarita Pancarita, and Emy Artuti. "Penggunaan ChatGPT Terhadap Berpikir Kritis Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Masalah Geometri Analitik Ruang." EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika 7, no. 2 (2024): 105–18. https://doi.org/10.46918/equals.v7i2.2427.

Full text
Abstract:
Kemajuan AI dalam pendidikan membawa perubahan dan tantangan, serta menuntut kemampuan berpikir kritis untuk menghindari kesalahan informasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan penggunaan ChatGPT terhadap berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah geometri analitik ruang. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek terdiri dari 2 dari 24 mahasiswa yang dipilih untuk dideskripsikan. Pengumpulan data menggunakan instrumen masalah untuk mengeksplor berpikir kritis mahasiswa. Analisis data terdiri 4 tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian, hing
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
46

Titus, Titus. "Tinjauan Kritis Terhadap Ajaran Fredrich Schleiermacher Dalam Hubungannya Doktrin Dasar Kristen." Journal Kerusso 6, no. 1 (2021): 35–46. http://dx.doi.org/10.33856/kerusso.v6i1.187.

Full text
Abstract:
God created man with many uniqueness from all other types of creation, one of which is the ability to think and reason about something. The purpose of this uniqueness is for humans to become divine partners in protecting and caring for the earth and what is in it. But unfortunately that uniqueness is tainted by because man's own disobedience to God's prohibition in the Garden of Eden.Even so, the human ability to think and reason is not lost. Humans are given the opportunity to work to work on this damaged earth even with pain. This ability to think continues to develop in great works and has
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
47

Faiziyah, Nuqthy, and Alma Destyan Putra. "Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Ditinjau dari Kemampuan Awal." Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika 8, no. 1 (2024): 725–35. http://dx.doi.org/10.31004/cendekia.v8i1.2381.

Full text
Abstract:
Dengan menjawab soal sistem persamaan linear tiga variabel (SPLTV) kaitannya dengan kemampuan awal siswa, tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kemampuan berpikir kritis siswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-2 SMA Muhammadiyah 1 Surakarta. Wawancara, instrumen tes berpikir kritis, dan nilai Penilaian Akhir Semester (PAS) digunakan sebagai metode pengumpulan data. Penelitian ini mengidentifikasi interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi sebagai empat indikator berpikir kritis. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Ada dua tahapan untuk teknik pengumpulan data: waw
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
48

Pardosi, Fakhrurrozi. "KAJIAN HADIS DALAM PERSPEKTIF LIBERAL." WARAQAT : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman 1, no. 2 (2020): 17. http://dx.doi.org/10.51590/waraqat.v1i2.32.

Full text
Abstract:
Liberal tidak terpaku terhadap teks-teks Agama baik dari Alquran maupun Hadis, tetapi lebih terikat dengan subtansi yang terkandung dalam teksteks tersebut. Pokok-pokok pemikiran liberal antara lain ialah: mengakuipluralitas Agama, bahwa nilai islami itu bisa terdapat pada semua tempat, di semua agama, dan semua suku bangsa. Oleh karena semua agama memiliki tujuan yang sama, subtansi yang sama, nilai-nilai universal yang sama, maka sebagai implikasinya pembedaan antara muslim dengan non-muslim harus dihapuskan. Menurut Liberal, Muhammad tidak lebih dari sekedar tokoh historis yang harus dikaji
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
49

Fadila, Fadila, Agus Mulyana, and Erlina Winarti. "Relevansi Pemikiran Ibnu Khaldun dalam Pembelajaran Sejarah: Systematic Literature Review." Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru 10, no. 1 (2024): 498–504. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i1.1593.

Full text
Abstract:
Penelitian ini berjudul “Relevansi Pemikiran Ibnu Khaldun dalam Pembelajaran Sejarah” adapun latar belakang mengambil judul tersebut ialah Ibnu Khaldun merupakan tokoh ilmuan besar dari peradaban islam yang memiliki pemikiran yang besar terutama dalam sejarah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa saja relevansi pemikiran Ibnu Khaldun dalam pembelajaran sejarah. Metode penelitian yang gunakan penulis sebuah systematic literature review yang bertujuan untuk meninjau secara keseluruhan dan kritis mengenai relevansi pemikiran Ibnu Khaldun dalam pendidikan. Penelitian ini dilakukan terhadap a
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
50

Wijanarko, Robertus. "Mengkonstruksi Makna Hidup." Seri Filsafat Teologi 34, no. 33 (2024): 1–15. https://doi.org/10.35312/serifilsafat.v34i33.249.

Full text
Abstract:
Studi ini hendak mengeksplorasi pandangan Filsafat Eksistensialisme, baik pandangan Teistik maupun non-Teistik tentang hakekat hidup dan makna hidup manusia. Pemikiran Arthur Schopenhauer, Soren Kierkegaard, dan Martin Heidegger akan ditelaah. Mengingat pemikiran tentang makna hidup tidak terpisahkan dari refleksi ontologis tentang hakekat akan yang ada, maka gagasan fundamental akan hakekat realitas yang ada akan diketengahkan pada bagian pertama. Untuk mencapai maksud tersebut penuli menggunakan pendekatan analisis literer sebagai metodologi dalam menggali pemikiran para Filosof, dan memakai
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!