To see the other types of publications on this topic, follow the link: Bugis language Indonesia Sulawesi Selatan.

Journal articles on the topic 'Bugis language Indonesia Sulawesi Selatan'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the top 50 journal articles for your research on the topic 'Bugis language Indonesia Sulawesi Selatan.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Browse journal articles on a wide variety of disciplines and organise your bibliography correctly.

1

Rijal, Andy Samsu. "Penggunaan Bahasa dalam Ranah Pariwisata; Studi di Kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Maros, Sulawesi Selatan." SASDAYA: Gadjah Mada Journal of Humanities 5, no. 1 (2022): 37. http://dx.doi.org/10.22146/sasdayajournal.73287.

Full text
Abstract:
The existence of tourism in the community provides an opportunity for the use of various language domains. The use of language by tour guides in National Park of Bantimurung Bulusaraung, Maros Regency, which is a Bugis-Makassar ethnic community, now used not only the regional language domain, Indonesian language, but also the Makassar Malay language (MML) domain and the foreign language (FL) domain. The use of this language is not only influenced by linguistic aspects but also influenced by non-linguistic aspects such as participant factors, speech situations, speech topics, the speaker's soci
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Akbar R, Muhammad, and Zulkarnain AS. "Karakteristik dan Keunikan Bola Kaju Sappu’ di Desa Malalin, Kabupaten Enrekang." TIMPALAJA : Architecture student Journals 2, no. 2 (2020): 90–99. http://dx.doi.org/10.24252/timpalaja.v2i2a2.

Full text
Abstract:
Abstrak_ Desain rumah tradisional bukanlah sekedar karakteristik pembeda atau ciri khas semata. Melainkan ada fungsi fungsi yang di sediakan olehnya serta ada pula kebutuhan akan kecocokan dengan tipe aktivitas masyarakat setempat itu sendiri. Beberapa suku bangsa Indonesia memiliki karakteristik dan keunikan rumah tradisional masing masing, dan salah satu rumah tradisional di Indonesia adalah rumah panggung kayu, atau dalam bahasa bugis dikenal dengan nama “ Bola Kaju Sappu’” .Penelitian ini didasari oleh kurangnya pengetahuan masyarakat tentang nilai nilai tradisi serta sejarah asal muasal k
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Adinda, Nur, Ida Kurnia Shofa, and Muhammad Ghifari. "TELAAH KITAB TAFASSERE BICARA UGINA SURAH ‘AMMA KARYA AGH. MUHAMMAD AS’AD SENGKANG." TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin 22, no. 2 (2023): 458–88. http://dx.doi.org/10.30631/tjd.v22i2.363.

Full text
Abstract:
This article examines one of the tafsir books compiled by AGH. Muhammad As'ad, one of the Indonesian clerics who is influential in South Sulawesi. The book of tafsir is entitled Tafasere Bicara Ugina Surah ‘Amma. This tafsir is among the first tafsir written using Lontarak script and in Bugis language, so this tafsir book provides a new nuance in the history of the study of al-Qur'an tafsir in South Sulawesi. The book of tafsir was translated into Indonesian by AGH. As'ad students, Sjamsoeddin Singkang. The book Tafasere Tafasere Bicara Ugina Surah ‘Amma is classified as a book that has little
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Evawani Nurdin, Aulia. "Analisis Perkembangan Motif Batik Sulawesi Selatan." Keraton: Journal of History Education and Culture 6, no. 1 (2024): 16–24. http://dx.doi.org/10.32585/keraton.v6i1.5421.

Full text
Abstract:
Sulawesi Selatan memiliki kekayaan budaya yang beragam. Beragam suku atau etnis hadir di Sulawesi Selatan yakni Suku Bugis-Makassar dan Tojara. Setiap suku memiliki tradisi, bahasa, adat istiadat dan seni yang terus berkembang sehingga mencerminkan kekayaan budaya Indonesia. Batik merupakan salah satu budaya di Indonesia dan telah menjadi warisan budaya dunia oleh Badan Internasional PBB, United Nations Education, Scientific, and Culture Organization (UNESCO). Batik Sulawesi Selatan menjadi satu diantara beragam batik di Indonesia yang menerapkan kearifan lokal sebagai motif batik. Beragam bat
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Rahmatiar, Yuniar, Suyono Sanjaya, Deny Guntara, and Suhaeri Suhaeri. "HUKUM ADAT SUKU BUGIS." Jurnal Dialektika Hukum 3, no. 1 (2021): 89–112. http://dx.doi.org/10.36859/jdh.v3i1.536.

Full text
Abstract:
Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk karena terdiri atas berbagai suku bangsa, adat istiadat, bahasa daerah, serta agama yang berbedabeda. Keanekaragaman terdapat di berbagai wilayah yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Indonesia adalah negara yang melahirkan beragam suku bangsa dan dari suku-suku itulah yang membuat adanya ciri khas atau keunikan dari setiap suku yang berada di Indonesia.
 Bugis adalah salah satu etnik besar di Sulawesi Selatan. Kebudayaan Bugis-Makassar adalah kebudayaan dari suku bangsa Bugis Makassar yang mendiami jazirah selatan pulau Sulawesi. Suku Bu
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Ilahi, Andi Agil Rehan, Gisela Nuwa, and Abdullah Muis Kasim. "Proses Penanaman Nilai-Nilai Budaya Sulawesi Selatan dalam Organisasi Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa Indonesia Sulawesi Selatan (IKAMI SULSEL) Kabupaten Sikka." ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin 2, no. 4 (2024): 257–65. http://dx.doi.org/10.55681/armada.v2i4.1266.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Proses Penanaman Nilai-Nilai Budaya Sulawesi Selatan Dalam Organisasi Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa Indonesia Sulawesi Selatan (IKAMI Sulsel) Kabupaten Sikka. Adat istiadat masyarakat Bugis, dan hubungan kekerabatan merupakan aspek utama, baik dinilai penting oleh anggotanya maupun fungsinya sebagai suatu struktur dasar dalam suatu tatanan masyarakat. Pengetahuan mendalam tentang prinsip-prinsip kekerabatan sangat penting bagi orang Bugis untuk membentuk tatanan sosial mereka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penanaman nilai-nilai budaya Etnik Bug
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Andini, Dewi, and Nur Rezky Anugrah. "KUARTET KARAKTER BERBASIS QR CODE BUDAYA LOKAL BUGIS MAKASSAR UNTUK MENGATASI KRISIS KARAKTER DI ERA NEW NORMAL." Jurnal PENA : Penelitian dan Penalaran 9, no. 1 (2022): 56–66. http://dx.doi.org/10.26618/jp.v9i1.8014.

Full text
Abstract:
Karakter merupakan pendukung utama dalam pembangunan bangsa, seperti kata Bung Karno yang menyatakan bahwa bangsa Indonesia harus dibangun dengan mendahulukan pembangunan karakter, jika tidak maka bangsa ini akan menjadi bangsa tuli. . Oleh karena itu, pendidikan karakter di era pandemi covid-19 ini seyogyanya membangun karakter generasi bangsa agar memiliki sikap positif, pola pikir esensial, komitmen dan kompetensi abilitas. Namun, ironisnya pendidikan di Indonesia di masa pandemi covid-19 sungguh masih jauh dari arah pembentukan karakter. Salah satu daerah di Indonesia yang saat ini mengala
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Surur, Abu Bakar. "ASPEK KEAGAMAAN DALAM KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT BUGIS DI DAERAH BONE SULAWESI SELATAN." Al-Qalam 4, no. 2 (2018): 46. http://dx.doi.org/10.31969/alq.v4i2.646.

Full text
Abstract:
<p>Pengungkapan nilai-nilai ketakwaan<br />yang hidup dalam sistem sosial masyarakat<br />Bugis, khususnya yang terwujud dalam<br />bentuk praktek atau tindakan, tidak terlepas<br />dari budaya bangsa Indonesia yang menempatkan<br />Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai<br />masalah yang sentral. Kesadaran akan<br />aspek keagarnaan yang tinggi menunjukkan<br />bahwa masyarakat Bugis, yang menipakan<br />bagian dari bangsa Indonesia, adalah<br />masyarakat religius.<br />Penelitian ini mengungkapkan aspek<br />keagarnaan d
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Fitriani, Andi Bini, and Mia Siscawati. "POSISI PEREMPUAN BUGIS DALAM TRADISI, RITUAL DAN NORMA BUDAYA SIRI." Dharmasmrti: Jurnal Ilmu Agama dan Kebudayaan 21, no. 2 (2021): 1–14. https://doi.org/10.32795/ds.v21i2.2126.

Full text
Abstract:
Sebagai salah satu kelompok etnik tertua di Indonesia yang berasal dari wilayah Sulawesi Selatan, suku Bugis dikatakan sebagai kelompok etnik yang sangat beradab; memiliki nilai-nilai budaya mendalam yang sangat dibanggakan karena telah berkembang pesat jauh sebelum kolonialisasi dan Islam masuk ke Indonesia. Namun, dibalik peradaban suku Bugis yang sangat dibanggakan ini, terkubur berbagai nilai filosofis mendasar dalam konsep siri’ yang memiliki potensi menimbulkan ketimpangan dan ketidakadilan gender. Artikel ini menggunakan penelitian-penelitian terdahulu untuk menelusuri bagaimana perem
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Nurdin, Aulia Evawani. "ANALISIS KARYA BATIK A. MATTAROPURA HUSAIN." JURNAL IMAJINASI 5, no. 1 (2021): 11. http://dx.doi.org/10.26858/i.v5i1.21378.

Full text
Abstract:
Batik merupakan salah satu unsur budaya bangsa Indonesia yang masih bertahan dan mengalami perkembangan yang sangat pesat dewasa ini. Selama ini batik telah menunjukkan eksistensinya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, dengan berbagai motif dan ragam batik yang tumbuh seiring dengan ciri khas setiap daerah yang mengembangkannya. Sulawesi Selatan memiliki keanekaragaman ragam hias yang dapat diterapkan menjadi karya batik. Batik di Sulawesi Selatan sudah cukup dikenal, namun masih sedikit yang dapat menerangkan proses pembuatannya sehingga perkembangan pembuatan batik di masyaraka
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
11

Bachrong, Faizal. "Kontribusi Pendidikan Keagamaan Migran Bugis Bagi Masyarakat Pasangkayu Sulawesi Barat." PUSAKA 8, no. 1 (2020): 39–54. http://dx.doi.org/10.31969/pusaka.v8i1.313.

Full text
Abstract:
Suku Bugis merupakan salah satu suku yang bermukim di Sulawesi Selatan, dan menjadi salah satu suku bangsa terbesar di Indonesia yang sudah terkenal sejak lama dengan kegigihan dalam bekerja keras dan senang untuk merantau. Tentu saja yang menjadi salah satu tujuan mereka untuk merantau adalah dengan memperbaiki taraf hidup dan memperluas jaringan ekonomi agar tepap bisa bertahan. Masyarakat Bugis yang melakukan migrasi kehampir seluruh Wilayah Indonesia bahkan ke manca negara dapat memberikan warna baru dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Masyarakat Bugis yang melakukan migrasi turut dalam
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
12

Nooviar, Muh Syilfa, Nur Syamsinar Munir, Sukarya Daud, and Ahmad Fadhil Satriady. "Integrasi Kearifan Lokal Suku Bugis Dalam Pendidikan: Membentuk Karakter dan Pengembangan Kepemimpinan Berkelanjutan di Sekolah." Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran 4, no. 3 (2024): 2029–40. https://doi.org/10.51574/jrip.v4i3.2143.

Full text
Abstract:
Di Provinsi Sulawesi Selatan terdapat empat suku besar yaitu Toraja, Mandar, Makassar, dan Bugis , Salah satu kelompok etnis yang mengemban kearifan dan tradisi unik adalah Suku Bugis, suku ini banyak bermukim di wilayah Sulawesi Selatan dan sebagian besar Sulawesi Tenggara . Suku Bugis tidak hanya memperkaya kekayaan budaya Indonesia dengan seni, tradisi, dan budayanya, tetapi juga membawa kontribusi berharga dalam pembentukan karakter dan kepemimpinan yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai kearifan lokal Bugis dalam pem
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
13

Mursalim, Mursalim, Fuad Fansuri, Muhammad Zakir Bin Husain, and Abdul Muiz Amir. "The Vernacularization of Quran Interpretation in Bugis Land." Mashdar: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hadis 6, no. 1 (2024): 75–94. http://dx.doi.org/10.15548/mashdar.v6i1.7826.

Full text
Abstract:
The vernacularization of the Qur'an has become an important area of study for Indonesian scholars. However, translations or interpretations in the local languages of eastern Indonesia, especially South Sulawesi, have received limited attention. This research aims to fill this gap by examining the development of Qur'anic interpretation in the Bugis language in South Sulawesi. Employing a descriptive-analytic method and a social-historical approach, the study reveals that all authors of Bugis-language interpretations originate from the Madrasah Arabiyah Islamiyah (MAI), established by Anregurutt
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
14

Syarif, Syarif, Ananto Yudono, Afifah Harisah, and Moh Muhsen Sir. "RITUAL PROSES KONSTRUKSI RUMAH TRADISIONAL BUGIS DI SULAWESI SELATAN." Walasuji : Jurnal Sejarah dan Budaya 9, no. 1 (2018): 53–72. http://dx.doi.org/10.36869/wjsb.v9i1.21.

Full text
Abstract:
Negara Indonesia sebagai negara agraris melahirkan keberagaman dan keseragaman budaya yang bersumber dari peradaban masyarakatnya. Fenomena ini menarik karena setiap etnik memiliki karakteristik tersendiri, termasuk perumahan dan pemukimannya yang dibangun secara gotong-royong dengan menggunakan bahanbahan lokal setempat. Peneliti akan mengamati proses konstruksi rumah tradisional Bugis berbasis ritual. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan dan mengenali proses rekonstruksi dan tata ritual sewaktu membangun atau mendirikan rumah tradisional Bugis. Penelitian ini dilaksanakan secara eksp
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
15

Putri, Sulfiana Mansyur. "Greget Sere Api di Suku Bugis Sulawesi Selatan." Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni 3, no. 4 (2025): 948–53. https://doi.org/10.62379/jishs.v3i4.2662.

Full text
Abstract:
The Sere Api performance in Gattareng Village became the object of research because it has the complexity of realizing an aesthetic artistic expression that is combined with the field of cultural tourism. This provides an opportunity through the Sere Api performance which is expected to have an internal and external impact on individuals or groups within the specific scope of performing arts. This research aims to explain (1) the attraction or attraction of the Sere Api performance, (2) the role of artistic expression in providing an aesthetic experience, and (3) the prospects for the Sere Api
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
16

Riswandi, Riswandi. "Sipakalebbi sebagai Model Komunikasi Antarbudaya Etnis Bugis dan Etnis Konjo di Sulawesi Selatan, Indonesia." Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan 19, no. 2 (2024): 175–96. https://doi.org/10.37680/adabiya.v19i2.5650.

Full text
Abstract:
This study aims to describe how Sipakalebbi serves as an intercultural communication model in fostering cultural acculturation between the Bugis and Konjo ethnic communities. This research employs a qualitative approach, utilizing intercultural communication perspectives. Data collection methods include observation and in-depth interviews. The data processing and analysis techniques involve three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results reveal that the Bugis and Konjo ethnic communities build their relationships with a high level of Sipakalebbi attitude in
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
17

Juanda, Juanda, and Azis Azis. "Wacana Percakapan Mappitu Etnis Bugis Wajo Sulawesi Selatan, Indonesia Pendekatan Etnografi Komunikasi." JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) 3, no. 2 (2018): 71. http://dx.doi.org/10.26737/jp-bsi.v3i2.725.

Full text
Abstract:
<p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh tergerusnya budaya lokal. <em>Mappitu</em> sebagai proses mengundang tamu kehormatan tujuh hari sebelum acara pernikahan dilaksanakan sebagai salah satu rangkaian prosesi pernikahan pada suku Bugis. Tujuan penelitian ini menganalisis bentuk dan isi percakapan <em>mappitu</em> etnis Bugis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data diambil dari dialog lisan tuturan masyarakat Bugis di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi partisipan. Pengambil
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
18

Hadawiah, Hadawiah, Sulaeman Sulaeman, M. Ridwan, and Mohamad Rizki Norau. "Tradisi dan Kepercayaan: Eksplorasi Komunikasi Ritual dalam Merajut Kerukunan Komunitas Bugis Towani Tolotang Sulawesi Selatan, Indonesia." Jurnal Pekommas 9, no. 1 (2024): 177–87. http://dx.doi.org/10.56873/jpkm.v9i1.5558.

Full text
Abstract:
This research aims to explore the ritual communication experience in knitting the harmony of the Bugis Towani Tolotang community in Amparita Sidenreng Rappang, South Sulawesi, Indonesia. The Bugis Towani Tolotang community has various local traditions and beliefs regarding social care, kinship, diversity, togetherness and equality as solidarity identity which is realized in building harmonious relationships. Data was obtained qualitatively through several informal conversational interviews through ritual communication (Tallotte, 2018) based on ritual theory (Turner 1962, 1969), and phenomenolo
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
19

Ultsani, Fadillah Gerhana, Reza Aviva Prastika, Herlin Herlin, and Moch Andry W. W. Mamonto. "Menggali Nilai Siri' Na Pacce sebagai Tinjauan Sosiologis Pembentukan Perda Anti Korupsi." PLENO JURE 8, no. 2 (2019): 37–46. http://dx.doi.org/10.37541/plenojure.v8i2.133.

Full text
Abstract:
Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 mengatur tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Indonesia, tetapi, keberadaan undang-undang tidak menjadi penghalang bagi seseorang melakukan praktik korupsi. Berdasarkan survei Internasional Transparency tahun 2017 indeks presepsi korupsi, Indonesia berada pada peringkat 96 pada skor 37 yang membuat Indonesia berada dalam kondisi darurat korupsi dan salah satu penyebab korupsi adalah budaya. Di Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan terdapat budaya Siri’ Na Pacce yang menjadi pandangan hidup dan bertingkah laku bagi masyarakat Bugis-Makassar. Penelitian
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
20

Erniati, Erniati. "PEMERTAHANAN BAHASA BUGIS DI KOTA AMBON [Bugis Language Defence in the city of Ambon]." TOTOBUANG 6, no. 2 (2019): 215. http://dx.doi.org/10.26499/ttbng.v6i2.93.

Full text
Abstract:
This study examines the maintenance of Bugis language in the Wara neighborhood, Ambon City. As a language brought by immigrants from South Sulawesi, the Bugis language is a minority language that is in the midst of the majority language, namely Ambonese Malay. According to experts that the existence of minority languages in an area will melt into the majority language but in fact the Bugis language remains used in daily communication among ethnic groups. The research problem is how is the defense of Bugis language in Ambon and what factors support this achievement. The purpose of this study wa
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
21

Syuhada, Siti, Apdelmi Apdelmi, and Abd Rahman. "ADAT PERKAWINAN SUKU BUGIS DI KOTA JAMBI: STUDI TENTANG PERUBAHAN SOSIAL." Titian: Jurnal Ilmu Humaniora 3, no. 1 (2019): 124–33. http://dx.doi.org/10.22437/titian.v3i1.7023.

Full text
Abstract:
Masyarakat Bugis menganggap bahwa upacara perkawinan merupakan sesuatu hal yang sangat sakral, artinya mengandung nilai-nilai yang suci. Terdapat bagian-bagian tertentu pada rangkaian upacara tersebut yang bersifat tradisional. Dalam perkembangannya, masyarakat Bugis tidak hanya berdomisili di daerah Sulawesi saja akan tetapi telah menyebar ke berbagai wilayah Indonesia, salah satunya adalah di kota Jambi. Orang-orang Bugis membentuk komunitas tersendiri, dengan berbagai adat dan tradisi termasuk memelihara adat perkawinan yang masih berlaku sampai sekarang
 Dalam acara perkawinan pada ma
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
22

Ramadaningsih, Fauzia, Mangatur Sinaga, and Auzar Auzar. "Sapaan Bahasa Selayar Sulawesi Selatan." JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 6, no. 9 (2023): 6455–62. http://dx.doi.org/10.54371/jiip.v6i9.2052.

Full text
Abstract:
Sapaan merupakan ungkapan yang digunakan untuk menyapa seseorang berdasarkan konteks tertentu. Sapaan sering digunakan dalam komunikasi sehari-hari kepada pesapa dengan penggunaan yang tepat. Penggunaan sapaan yang tidak tepat dalam berkomunikasi dapat menimbulkan kesalahpahaman dan bahkan dianggap tidak santun atau harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk sebutan kekerabatan dan sebutan julukan serta sapaan kekerabatan dan sapaan nonkekerabatan. Pada sapaan kekerabatan dan nonkekerabatan ditemukan juga kesamaan kata sapaan dalam menyapa namun berbeda makna dan konteks. Keun
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
23

Rismayani, Rismayani, Madyana Patasik, Novita Sambo Layuk, Suryadi Saputra, and Ahmad Muhajir. "Aplikasi Tracking Rekreasi dan Aktivitas Menggunakan Model View ViewModel di Provinsi Sulawesi Selatan." CSRID (Computer Science Research and Its Development Journal) 14, no. 2 (2022): 176. http://dx.doi.org/10.22303/csrid.14.2.2022.176-187.

Full text
Abstract:
<em>Sulawesi Selatan adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di pesisir barat daya Pulau Sulawesi. Daerah ini dihuni oleh banyak suku, antara lain suku Makassar, Bugis, Toraja dan Mandar. Kawasan yang hampir seluruhnya dikelilingi laut ini menawarkan berbagai aktivitas rekreasi dan objek wisata menarik yang bisa dikunjungi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum adanya sistem pengelolaan informasi di Sulawesi Selatan untuk informasi di berbagai daerah di Provinsi Sulawesi Selatan dan bagaimana mengimplementasikan konsep model View ViewModel (MVVM) dalam merancang sistem
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
24

Arisnawati, Nurlina, Rahmatiah, and Andi Indah Yulianti. "BIPA Learning Design Based On Buginese Culture." ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review 1, no. 4 (2022): 459–70. http://dx.doi.org/10.51574/ijrer.v1i4.447.

Full text
Abstract:
Learning and studying a language are essentially learning and examining its culture because language activities are also considered an activity to convey cultural messages to the community. Learning BIPA is a significant and prospective field in introducing a language and its culture. This research aims to develop the contextual BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) teaching materials based on the local culture: Bugis culture. The fundamental concept of this research is research and development (R&D). This teaching material is based on the local culture of South Sulawesi, especially r
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
25

Hatta, Asta Juliarman, and Iwan Sudrajat. "The role of sanro bola in construction of Bugis traditional house in Soppeng District." ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 5, no. 1 (2020): 57–66. http://dx.doi.org/10.30822/arteks.v5i1.119.

Full text
Abstract:
Persebaran suku dan budaya yang begitu beragam menjadikan Indonesia menjadi negara yang kaya akan budaya. Bentuk rumah tradisional yang beragam merupakan simbol dan cerminan budaya pada setiap suku yang ada di Indonesia. Bentuk dan nilai arsitektur rumah tradisional Bugis di Sulawesi Selatan yang masih bertahan karena peran penting masyarakat suku Bugis merupakan contoh nilai budaya membangun rumah yang masih terjaga. Keterlibatan salah satu tokoh masyarakat seperti peran sanro bola dalam tradisi membangun rumah Bugis sangatlah penting karena ilmu dan pengalaman yang diterima diturunkan oleh n
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
26

Tangko, Abdul Malik. "PRESENT STATUS PRODUKSI DAN BUDIDAYA TERIPANG DI SULAWESI SELATAN." Media Akuakultur 4, no. 1 (2009): 32. http://dx.doi.org/10.15578/ma.4.1.2009.32-39.

Full text
Abstract:
Di Sulawesi Selatan teripang diperdagangkan dan diekspor ke Cina sejak abad ke-17 dan pada tahun 1824 berhasil mengekspor teripang sebanyak 300 ton dengan nilai 350.000 gulden atau setara 7.500.000 US Dollar. Kegiatan perburuan teripang oleh pelaut Bugis-Makassar di Australia Utara berlangsung sejak pada abad ke-17 dan berakhir pada tahun 1910. Setelah itu, wilayah operasi penangkapannya hanya meliputi perairan Sulawesi Selatan dan sekitarnya. Pada tahun 2004 volume ekspor teripang Sulawesi Selatan mencapai 1.052,5 ton dengan nilai 94.450.650 US Dollar kemudian mengalami penurunan menjadi 734,
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
27

Syarif, Erman. "Kearifan Konservasi Sumberdaya Laut Nelayan Tradisional Bajoe Sulawesi Selatan, Indonesia." Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) 3, no. 2 (2021): 113. http://dx.doi.org/10.29300/ijsse.v3i2.4826.

Full text
Abstract:
Marine resources in Indonesia are experiencing degradation. Conservation based on local wisdom is a very valuable asset in conserving marine resources in Indonesia. This research aims to identify: (1) what are the characteristics of traditional fishermen in Bajoe Village, and (2) what are the forms of local wisdom in marine resource conservation. This type of research is qualitative. The research location is in Bajoe Village, Tanete Riattang Timur District, Bone Regency, South Sulawesi Province, Indonesia. Sources of data are informants (Ponggawa Fishermen, Ponggawa Nelayan Bugis and Sawi-sawi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
28

Talaohu, Ahmad Rifani. "The Phonetics System in Buginese Language." KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) 3, no. 01 (2019): 23–44. http://dx.doi.org/10.33479/klausa.v3i01.146.

Full text
Abstract:
Buginese language or Bahasa Bugis is the language of people who inhabited in the Celebes (Sulawesi) island, eastern part of Indonesia, which is exactly in South Sulawesi province. Buginese has affiliation with Austronesian language family that spreads into the several parts of the province, such as Bone, Pinrang, Soppeng, Parepare, Sidrap, Barru, Sinjai and Sengkang. Buginese has roughly 3.6 million native speakers which is the largest among any other three ethnic groups in South Sulawesi; Makassar, Mandar, and Toraja. This paper aims to examine the phonetics system of this largest active lang
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
29

Ahmad, Abdul Kadir. "Islam Kultural di Sulawesi Selatan: Keselarasan Islam Dan Budaya." PUSAKA 7, no. 2 (2019): 127–40. http://dx.doi.org/10.31969/pusaka.v7i2.258.

Full text
Abstract:
Kata Kajian tentang Islam kultural di Sulsel belum pernah dilakukan secara mendalam, padahal kajian semacam ini sangat penting sebagai bagian dari upaya pengarusutamaan Islam moderat di Indonesia. Kajian ini bertujuan (i) menjelaskan hubungan Islam dan budaya lokal dan melihat realitasnya dalam praktik kehidupan masyarakat Sulsel; (ii) menjelaskan peran sentral ulama dalam diseminasi dan inkulturasi Islam kultural. Tulisan ini merupakan kajian kepustakaan yang lebih banyak bertumpu pada hasil penelitian penulis sendiri selama ini. Analisis kajian ditekankan pada analisis isi dengan menggali ke
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
30

Rasmin, Muhammad Zaitun. "Pendidikan Islam dalam Perspektif Ulama Bugis K.H. Lanre Said." Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam 7, no. 1 (2018): 61. http://dx.doi.org/10.32832/tadibuna.v7i1.1361.

Full text
Abstract:
<p>Sebagai sebuah usaha untuk melestarikan ajaran pemahaman dan ideologi, pendidikan Islam akan terus eksis selama umat Islam masih menjalankan kewajiban beragama. Dengan pendidikan ajaran agama tetap terjaga, para ulama sebagai agen pendidikan terus muncul tiap saat. Di Indonesia, perkembangan pendidikan Islam cukup pesat, baik sebelum maupun setelah kemerdekaan. Ulama Indonesia yang telah menimba ilmu di luar maupun dalam negeri berlomba mendirikan lembaga pendidikan dengan konsep yang mereka rumuskan. Hasilnya, lahirlah berbagai lembaga pendidikan Islam yang kelak melahirkan tokoh-tok
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
31

Abdillah, Abdillah, and Zahra Ahmadi. "Tata Kelola Berkelanjutan: Studi Tentang Idealitas Model Tata Kelola Daerah Sulawesi Selatan, Indonesia." Kybernology : Journal of Government Studies 2, no. 1 (2022): 44–69. http://dx.doi.org/10.26618/kjgs.v2i1.8433.

Full text
Abstract:
To overcome the conceptual ambiguity of Good Governance, based on the reinterpretation of the discourse 'from government to governance', this study uses analysis from Lange et al. (2013) on sustainable governance that focuses on political processes, institutional structures, and policies in the government of South Sulawesi as an industrial area of Eastern Indonesia. This study uses a qualitative-exploratory research method with a case study approach, using interactive analysis techniques through data collection, data reduction, data verification, data presentation, and conclusions to obtain th
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
32

., Hamka. "KARAKTERISTIK LANSEKAP BUDAYA DI DUSUN KAJUARA, KABUPATEN BONE SULAWESI SELATAN." LANGKAU BETANG: JURNAL ARSITEKTUR 4, no. 1 (2017): 1. http://dx.doi.org/10.26418/lantang.v4i1.20390.

Full text
Abstract:
Lansekap merupakan kondisi bentang alam dengan karakteristik unsur dan elemen tertentu pada suatu wilayah. Lansekap pada suatu permukiman merupakan hasil interaksi antara manusia dengan alam dan budaya yang menjadi latar belakang ciri identitas suatu lansekap. Khususnya pada lansekap budaya dengan latar belakang sosial masyarakat yang berbeda-beda di tiap daerah di Indonesia. Peranan kondisi geografis dan budaya pada suatu kelompok masyarakat atau suku menarik dikaji kaitannya dalam hal lansekap budaya pada lingkungan permukiman. Kajian ini akan membahas karakteristik lansekap budaya permukima
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
33

Tandean, Jeanifer. "Pemahaman Tentang Pembagian Aturan Warna Pada Baju Tradisional Suku Bugis." Folio 2, no. 1 (2021): 17–23. https://doi.org/10.37715/folio.v2i1.1877.

Full text
Abstract:
Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pembagian serta aturan warna pada baju tradisional suku Bugis. Karya ilmiah ini menggunakan metode kualitatif. Latar belakang penulisan ini ialah, Indonesia memiliki beragam suku. Dengan adanya keragaman ini, tentu menciptakan keunikan pada setiap suku yang ada, pada baju, adat maupun bahasanya. Pada penulisan ini saya ingin menjelaskan tentang keragaman baju yang ada, khususnya pada suku Bugis – Makassar. Suku Bugis terkenal dengan baju tradisional yang bernama Baju Bodo. Baju Bodo ini dianggap sebagai pakaian tradisional asal Sul
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
34

Ibrahim, Adrian, Armin Sukri Kanna, and Fajar Gumelar. "TINJAUAN TEOLOGIS TUDANG SIPULUNG DALAM TRADISI BUGIS-MAKASSAR DAN IMPLIKASINYA TERHADAP HUBUNGAN ISLAM-KRISTEN DI SULAWESI SELATAN." Melo: Jurnal Studi Agama-agama 4, no. 1 (2024): 20–33. http://dx.doi.org/10.34307/mjsaa.v4i1.158.

Full text
Abstract:
Dalam konteks Indonesia, konflik yang dilatarbelakangi masalah agama umumnya terjadi antara Islam dan Kristen. Stereotipe terhadap satu sama lain, menjadi pemantik utama ketegangan dan konflik agama. Konflik yang berlatarbelakang agama ini menunjukkan betapa buruknya kehidupan masyarakat, baik dalam hal memahami agama dan budayanya sendiri maupun dalam hal memahami agama dan budaya orang lain. Agama yang seharusnya membawa masyarakat pada kehidupan yang adil dan damai, justru menimbulkan perpecahan bahkan pertumpahan darah. Demi sebuah peradaban dan kehidupan beragama yang lebih baik, khususny
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
35

Surur, Abubakar. "LEKTUR AGAMA DALAM AKSARA LONTARA BERBAHASA BUGIS." Al-Qalam 7, no. 2 (2018): 24. http://dx.doi.org/10.31969/alq.v7i2.609.

Full text
Abstract:
<p>Propinsi Sulawesi Selatan didiami<br />empat suku yang merupakan penduduk<br />asli, masing-masing memiliki bahasa<br />tersendiri sebagai bahasa induk, yaitu<br />suku Bugis, Makassar, Mandar dan Suku<br />Toraja.<br />Bahasa Bugis tersebar luas, bukan<br />hanya di Sulawesi Selatan, tetapi menyebat<br />sampai ke seluruh pelosok tanah air.<br />Suku Bugis yang suka merantau sampai<br />keluar negeri dengan menggunakan<br />perahu khas yang disebut "pinisi",<br />banyak yang mendiami negara-negara<br />teta
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
36

Taqwa, Taqwa, and Muhammad Irfan Hasanuddin. "Anregurutta H.M. As’ad dan Genealogi Studi Islam Asia Tenggara di Tanah Bugis Abad 20." Palita: Journal of Social Religion Research 5, no. 2 (2020): 149–64. http://dx.doi.org/10.24256/pal.v5i2.1606.

Full text
Abstract:
Abstract[English]: This paper describes the mediation of religion as seen in the important role of the As'adiyah pesantren. This paper used descriptive research method (descriptive research) obtained from the results of qualitative data processing through library data collection (library research), with an interdisciplinary approach method. The analysis was using a critical analytical method with descriptive aspects, namely content analysis using deductive, inductive and comparative analysis techniques on a number of theories, especially in producing scholarship and cadre of scholars in Southe
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
37

Fadhil, Andi Raihan, Venna Sinthary, and Laode Rijai. "Studi Etnofarmasi Tumbuhan Berkhasiat Obat Di Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan." Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia 10, no. 1 (2024): 80–103. https://doi.org/10.35311/jmpi.v10i1.502.

Full text
Abstract:
Masyarakat Indonesia telah lama memanfaatkan tumbuhan sebagai alternatif dalam mengobati berbagai penyakit. Di Duampanua, sebuah wilayah di Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan, alamnya sangat melimpah. Mayoritas penduduknya adalah suku Bugis yang mengandalkan tumbuhan lokal sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan yang digunakan oleh masyarakat di Kecamatan Duampanua, beserta proses persiapannya dan penggunaannya dalam pengobatan penyakit. Penelitian ini melibatkan survei tumbuhan etnofarmasi ya
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
38

Maslan, Maslan, Yana Setiono, and Faizal Alfazri. "Pengembangan Smart Application Translation Aneka Bahasa Sulawesi Berbasis Android." Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi 2, no. 1 (2016): 55–64. http://dx.doi.org/10.25077/teknosi.v2i1.2016.55-64.

Full text
Abstract:
The Indonesian people have diverse tribes. Similarly, the regional language that is widespread in Indonesia, each of the tribes in Indonesia have different languages included in South Sulawesi. The number of local and foreign travelers to visit tourist attractions in the city, so that will indirectly communicate with the locals at the time of tourist visits. This research aims to develop smart applications translators Indonesian to Sulawesi region based on Android. This application can translate the three regional languages, namely the language Konjo, makasar and Bugis. The method used is rese
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
39

Laente, Hendra. "MAKNA DAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL ARSITEKTUR RUMAH TRADISIONAL BUGIS (BOLA)." Imaji 17, no. 1 (2019): 51–56. http://dx.doi.org/10.21831/imaji.v17i1.25733.

Full text
Abstract:
Suku Bugis merupakan kelompok etnik dengan wilayah asal Sulawesi Selatan. Kebudayaan dan kesenian yang ada di dalam Suku Bugis memiliki ciri dan karakter yang dapat membedakannya dengan suku-suku lain yang ada di Indonesia. Salah satu ciri khas suku Bugis, yaitu rumah adat tradisionalnya. Rumah adat tradisional suku bugis memilki makna dan nilai-niali kearifan lokal. Ada tiga bagian rumah yang memiliki nilai filosofis yang dipercaya oleh Suku Bugis. Rakkeang (bagian atas rumah) merupakan bagian tertinggi sebuah rumah. Suku Bugis menganggap rakkeang merupakan bagian suci. Bagian rumah selanjutn
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
40

Hatta, Asta Juliarman, and Iwan Sudradjat. "Peran sanro bola dalam tradisi membangun rumah tradisional Bugis di Kabupaten Soppeng." ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 5, no. 1 (2020): 57–66. https://doi.org/10.30822/arteks.v5i1.119.

Full text
Abstract:
<strong><em>The role of sanro bola in construction of Bugis traditional house in Soppeng District</em></strong> <em>The diversity of race and culture makes Indonesia a country with abundance of culture. Traditional houses which have diverse form are symbol and reflection of culture in every tribe in Indonesia. The shape and architectural value of traditional Bugis houses in Sulawesi Selatan which still remains thanks to the efforts of Bugis tribe community is an example of house-building culture which still exists today.</em> <em>The involvement of cultural leader such as Sanro bola in traditi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
41

Alam, Syamsu, Mega Teguh Budiarto, and Tatag Yuli Eko Siswono. "EFIKASI DIRI SISWA LAKI-LAKI SMP ETNIK BUGIS DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA." Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika 7, no. 1 (2022): 1–16. http://dx.doi.org/10.30605/pedagogy.v7i1.1796.

Full text
Abstract:
Self efficacy merupakan keyakinan seseorang mengenai kemampuannya untuk berhasil mencapai harapan tertentu dalam penyelesaian tugas dan tujuan. Siswa yang memiliki efikasi diri tinggi akan mampu mencapai tujuan tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi efikasi diri siswa laki-laki etnik Bugis dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini menggunakan masalah aljabar yang berbentuk kontekstual dari budaya etnik bugis. Data diperoleh dari 25 siswa kelas VII SMP Negeri 1 Mare, Kabupaten Bone, Sulawesi-Selatan, Indonesia, dipilih 1 siswa untuk diwawancarai berdasarkan etn
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
42

Ayu, Rahmatia. "Misengi Élo’na Lopié: Menelaah Pesan Kutika dalam Budaya Bahari Bugis." Manuskripta 12, no. 2 (2022): 197. http://dx.doi.org/10.33656/manuskripta.v12i2.206.

Full text
Abstract:
The Kutika Manuscripts in the Bugis language found in the Kalimantan Islands are a track record of the knowledge and existence of the Buginese in the area. This text can be associated with the culture of massompe' or migrating among the people of South Sulawesi. This study opens a space for discussion about the concept of maritime culture of the Bugis tribe based on the Kutika script. This article uses philological studies for textual analysis on the manuscript of Kutika Ugi 'Sakke Rupa (KUSR) which comes from the collection of the Mulawarman Museum in East Kalimantan. This study analyzes how
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
43

Saupia, Renhard. "KESALINGMENGERTIAN RUMPUN BAHASA MASSENREMPULU." Linguistik Indonesia 42, no. 1 (2024): 141–55. http://dx.doi.org/10.26499/li.v42i1.553.

Full text
Abstract:
Makalah ini bertujuan untuk mengukur kesalingmengertian antara bahasa-bahasa Massenrempulu: Duri, Enrekang, Maiwa, dan Malimpung. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan pencerahan, apakah kelompok bahasa Massenrempulu merupakan satu bahasa tunggal, bagian dari Toraja-Sa’dan atau Bugis. Penelitian ini menggunakan Recorded Text Test (RTT) yang diperkenalkan oleh Casad (1974), Picture Pointing Task (PicTask) oleh Gooskens &amp; Schneider (2016), serta lexicostatistics of 35-word lists dari Grimes &amp; Grimes (1987) dan SIL Indonesia (1986). Temuan dari penelitian ini sebagai beri
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
44

Fatma, Fatma, Muhammad Saleh Ridwan, and Muhammad Shuhufi. "Cultural Values as Approach to Forming an Attitude of Religious Tolerance: Legal Politics of the Right to Religious Freedom." Journal of Law, Politic and Humanities 3, no. 4 (2023): 412–24. http://dx.doi.org/10.38035/jlph.v3i4.258.

Full text
Abstract:
Religious intolerance has entered an emergency phase both globally and nationally. Overcoming religious intolerance as an effort to fulfill the right to freedom of religion continues to seek the right formulation with various alternative approaches that are easily accepted by society. This article aims to provide a basic understanding of the formation of official state policies through a cultural values approach that includes values of religious tolerance in Indonesia, especially cultural values of the Bugis and Toraja tribes groups in South Sulawesi Province, Indonesia. The method used is nor
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
45

Wongso Adi Saputra. "Multilingualism In Indonesia: An Introduction To Makassarese Language." EDULEC : EDUCATION, LANGUAGE AND CULTURE JOURNAL 2, no. 2 (2022): 161–69. http://dx.doi.org/10.56314/edulec.v2i2.55.

Full text
Abstract:
Indonesia is a country which has more than 652 local languages besides Bahasa Indonesia (BI) as a national language which is used as an Intranational Lingua Franca (ILF). Hence, it is very common for Indonesian people to be multilingual humans. Some of the local languages used in Indonesia are; Java, Sunda, Bugis, Makassarese, and etc. Makassarese is one of local language that is used in some area in South Sulawesi island including Makassar city. This research is a corpus analysis data research. The data taken are from researcher experiences and the publish and unpublish document in Makassares
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
46

Ismoyo, Petsy Jessy. "Implementasi Dekolonisasi Budaya dalam Pembangunan Perdamaian." Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat 5, no. 1 (2024): 85–98. https://doi.org/10.24246/jms.v5i12024p85-98.

Full text
Abstract:
Artikel Pengabdian kepada Masyarakat ini memaparkan implementasi dekolonisasi sebagai strategi budaya untuk promosi toleransi dan inklusivitas bagi kelompok gender marginal di Indonesia. Keragaman gender tidak hanya terbatas pada paradigma gender esensialis yang betumpu pada identitas gender yang bersifat biner. Beberapa faktor sosial, budaya, dan politik justru melahirkan berbagai identitas gender yang menubuh pada kepercayaan dan budaya lokal. Salah satunya pada komunitas Bissu pada suku Bugis di Sulawesi Selatan. Dengan menggunakan perspektif indigenous queer dalam pembangunan perdamaian, a
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
47

Tabain, Marija, and Anthony Jukes. "Makasar." Journal of the International Phonetic Association 46, no. 1 (2016): 99–111. http://dx.doi.org/10.1017/s002510031500033x.

Full text
Abstract:
Makasar is an Austronesian language belonging to the South Sulawesi subgroup within the large Western-Malayo Polynesian family. It is spoken by about two million people in the province of South Sulawesi in Indonesia, and is the second largest language on the island of Sulawesi (behind Bugis, with about three million speakers). The phonology is notable for the large number of geminate and pre-glottalised consonant sequences, while the morphology is characterised by highly productive affixation and pervasive encliticisation of pronominal and aspectual elements. The language has a literary tradit
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
48

Armin, Indahwaty Sidin, Indrianti Sudirman, and Harun Achmad. "Exploration of Patients Value as in Accordance with Bugis Philosophy in Public Hospital at the Sulawesi Selatan, Indonesia." Indian Journal of Public Health Research & Development 10, no. 7 (2019): 781. http://dx.doi.org/10.5958/0976-5506.2019.01670.x.

Full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
49

Arfin Muhammad Salim, Muhammad, and Ahmad Puad Mat Som. "Shaping Tourist Destinations Through Language and Visual Elements on Tourism Websites: A Tourism Discourse Perspective." International Journal of Engineering & Technology 7, no. 4.34 (2018): 364. http://dx.doi.org/10.14419/ijet.v7i4.34.26874.

Full text
Abstract:
Official tourism website has become an essential aspect in shaping tourist destinations. Tourism websites are an essential tool in shaping the norms and values of the destinations which travelers have to visit — however, only very few research which focused on the integration of the language element and visual element in shaping tourist destination images. Thus, this study aims to investigate how effective is the use of language and visual elements in shaping the tourist destination on the tourism websites of Sulawesi Selatan, Indonesia. This research employed a discourse approach to analyze b
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
50

Arfin Muhammad Salim, Muhammad, Ahmad Puad Mat Som, and . "Shaping Tourist Destinations Through Language and Visual Elements on Tourism Websites: A Tourism Discourse Perspective." International Journal of Engineering & Technology 7, no. 4.34 (2018): 467. http://dx.doi.org/10.14419/ijet.v7i4.34.27387.

Full text
Abstract:
Official tourism website has become an essential aspect in shaping tourist destinations. Tourism websites are an essential tool in shaping the norms and values of the destinations which travelers have to visit — however, only very few research which focused on the integration of the language element and visual element in shaping tourist destination images. Thus, this study aims to investigate how effective is the use of language and visual elements in shaping the tourist destination on the tourism websites of Sulawesi Selatan, Indonesia. This research employed a discourse approach to analyze b
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!