Academic literature on the topic 'Daya Tarik Wisata'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the lists of relevant articles, books, theses, conference reports, and other scholarly sources on the topic 'Daya Tarik Wisata.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Journal articles on the topic "Daya Tarik Wisata"

1

Suwarti, Suwarti. "PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA DESA WISATA KAMPUNG KEJI SEBAGAI ATRAKSI WISATA GUNA MENINGKATKAN JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN DI KABUPATEN SEMARANG." Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah 11, no. 01 (2017): 39–46. http://dx.doi.org/10.47256/kepariwisataan.v11i01.113.

Full text
Abstract:
Dalam pengembangan Daya Tarik Wisata Desa Wisata Kampung Keji Sebagai Atraksi Wisata Guna Meningkatkan Jumlah Kunjungan Wisatawan Di Kabupaten Semarang. Berdasarkan hasil penelitian yang saya lakukan menemukan kritik dan saran dari kunjungan wisatawan cukub baik dalam rangka meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang di lakukan meliputi pengembangan komponen produk wisata meliputi : Atraksi, Aktivitas, Aksesbilitas, Amenitas adalah sebagai berikut : Berdasarkan Hasil dari analisis yang saya peroleh di Desa Wisata Kampung Keji menjadi pandangan untuk pengembangan Daya Tarik Wisata, dalam hal
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Suwarti, Suwarti, and Idah Kusuma Dewi. "PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA BUDAYA LEDEK (TAYUB) DESA REJOSARI KECAMATAN KERADENAN KABUPATEN GROBOGAN." NAWASENA : Jurnal Ilmiah Pariwisata 1, no. 1 (2022): 17–21. http://dx.doi.org/10.56910/nawasena.v1i1.2.

Full text
Abstract:
Pengembangan potensi Budaya Tayub sebagai daya tarik wisata Desa Rejosari Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan, yang memiliki keunikan tersendiri dan tidak semua dimiliki oleh daerah lain. Dalam penelitian ini mempunyai masalah Upaya pemerintah desa dan masyarakat mengenai Pengembangan daya taraik wisata budaya tayub (ledek) yang sudah menjadi tradisi sebagai daya tarik wisata desa rejosari, guna menunjang kunjungan wisata dan bertujuan Untuk mengembangkan seni budaya Tayub (ledek) di Kabuapten Grobogan. Strategi penelitian ini menggunakan observasi langsung, metode wawancara mendalam, dengan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Putra, Nyoman Danendra, Pradna Lagatama, Komang Aman Wijaya, and Ni Putu Rika Sukmadewi. "REVITALISASI PENGELOAAN DAYA TARIK WISATA SPIRITUAL PURA PONJOK BATU BERBASIS CHSE DI DESA PACUNG, KECAMATAN TEJAKULA, KABUPATEN BULELENG." Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu 13, no. 1 (2022): 67–80. http://dx.doi.org/10.36417/widyagenitri.v13i1.425.

Full text
Abstract:
Pengelolaan Pura Ponjok Batu sebagai daya tarik wisata sepiritual masih mengandalkan pengempon yang ada di areal Pura tersebut serta potensi wisata yang ada belum ditata secara optimal seperti sejarah pura, keberadaan mata airnya, informasi pasang surut air laut, toilet, ruang ganti, akses bagi penderita orang cacat serta fasilitas kesehatan bagi wisatawan. Dengan adanya kondisi pandemi Covid-19 maka dibutuhkan penerapan protokol kesehatan yang berbasis CHSE (Cleanliness, Healty, Safety and Environment Sustainability) di Pura Ponjok Batu.
 Rancangan penelitian yang digunakan pada peneliti
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Petu, Veronika. "Partisipasi masyarakat lokal dalam pengembangan daya tarik wisata kampung bena di desa tiwuriwu, kecamatan jerebu’u, kabupaten ngada ntt." Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis 1, no. 5 (2022): 1205–12. http://dx.doi.org/10.22334/paris.v1i5.84.

Full text
Abstract:
Partisipasi merupakan keikutsertaan, keterlibatan masyarakat lokal dalam suatu pengembangan. Dalam pengembangan daya tarik wisata partisipasi masyarakat sangat berperan penting, sehingga manfaat dari adanya daya tarik wisata dirasakan oleh masyarakat lokal. Pengembangan daya tarik wisata tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya partisipasi masyarakat lokal. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana bentuk partisipasi masyarakat lokal dalam mendukung pengembangan daya tarik wisata Kampung Bena, Bagaimana tingkat partisipasi masyarakat lokal dalam mendukung pengembangan daya tarik wisa
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Usu, Nur Fadhlyah, Anggraeni M. S. Lagalo, and Desrika Talib. "Peran Stakeholder Dalam Pengembangan Daya Tarik Wisata Embung Dumati Di Kabupaten Gorontalo." Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) 5, no. 1 (2022): 13. http://dx.doi.org/10.31314/tulip.5.1.13-19.2022.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Peran Stakeholder dalam Pengembangan Daya Tarik Wisata Embung Dumati di Kabupaten Gorontalo dan bagaimana meningkatkan Peran Stakeholder dalam Pengembangan Daya Tarik Wisata Embung Dumati. Daya Tarik Wisata Embung Dumati merupakan salah satu daya tarik wisata yang ada di Kabupaten Gorontalo. Dimana Daya Tarik Wisata Embung Dumati diresmikan pada awal tahun 2019, terletak di Desa Dumati Kecamatan Telaga biru Kabupaten Gorontalo. Daya Tarik wisata ini dikelola oleh badan usaha milik desa (Bumdes). Jenis peneltian yang digunakan dalam penelitian
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Dita Pramana, Kadek. "PENGARUH JUMLAH DAYA TARIK WISATA, JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN, DAN TINGKAT HUNIAN HOTEL TERHADAP PENDAPATAN SEKTOR PARIWISATA." E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana 11, no. 5 (2022): 1723. http://dx.doi.org/10.24843/eep.2022.v11.i05.p05.

Full text
Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh tingkat hunian hotel, jumlah kunjungan wisatwan dan jumlah daya tarik wisata secara simultan dan parsial terhadap pendapatan sektor pariwisata di Kawasan Sarbagita. Lokasi penelitian ini dilakukan di Kawasan Sarbagita dan menggunakan data sekunder yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Badung, Gianyar, Tabanan dan Kota Denpasar. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan data panel sejumlah 40 data pengamatan yang diperoleh dari 4 kawasan Sarbagita dengan 10 tahun penelitian. Data diuj
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Firawan, I. Gusti Ngurah Fredi, and Ida Bagus Suryawan. "POTENSI DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN NUNGNUNG SEBAGAI DAYA TARIK WISATA ALAM." JURNAL DESTINASI PARIWISATA 4, no. 2 (2016): 92. http://dx.doi.org/10.24843/jdepar.2016.v04.i02.p15.

Full text
Abstract:
Nungnung Waterfal is located in Pelaga Village, Petang District, Badung Regency. Nungnung Waterfal have several potentials that can be developed into a natural taourist attraction. It is the researchers wanted to know the potential of what is owned by NungnungWaterfall that can be developed into a tourist attraction. Types of data and data sources used are the data Qualitative, Quantitatif, primary data and secondary data. Collection data by Observasi, interviews, library, and using purpose sampling method, data analytic method using qualitative descriptive that applies the facts found in the
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Nani, Sri Mariyati R., Anggraeni Lagalo, and Desrika Talib. "PENGEMBANGAN SUNGAI BOTU KAPALI SEBAGAI DAYA TARIK WISATA ALAM DI KABUPATEN GORONTALO." Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) 7, no. 2 (2024): 122. https://doi.org/10.31314/tulip.7.2.122-134.2024.

Full text
Abstract:
Sungai Botu Kapali adalah daya tarik wisata di Kabupaten Gorontalo yang baru diresmikan. Daya tarik wisata sungai Botu Kapali ini berlokasi di Desa Bihe, Kecamatan Asparaga, Kabupaten Gorontalo. Daya tarik wisata sungai Botu Kapali menawarkan pemandangan alam yang masih asri. Wisatawan dapat menikmati aktivitas river tubing sepanjang 500 meter di sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan daya tarik wisata sungai Botu Kapali sebagai daya tarik wisata alam di Kabupaten Gorontalo. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik analisis SWOT
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Putra, Rifki Rahmanda. "POTENSI WISATA DAN DAYA TARIK WISATA DI DESA WISATA KERTAYASA, KECAMATAN CIJULANG, KABUPATEN PANGANDARAN." Dharmakarya 12, no. 3 (2023): 431. http://dx.doi.org/10.24198/dharmakarya.v12i3.41304.

Full text
Abstract:
Pemetaan potensi wisata dan daya tarik wisata di desa wisata seyogiyanya perlu dilakukan sebagai aksesibilitas non fisik atau informasi kepada wisatawan yang berkunjung. Desa Wisata Kertayasa saat ini sudah memiliki pemetaan potensi-potensi daerahnya secara general dan belum memiliki peta sebaran potensi dan daya tarik wisata secara tematik. Maka dari itu tujuan penelitian ini yaitu adalah menginventarisasi dan memetakan potensi wsiata dan daya tarik wisata eksisting. Jenis penelitian ini menggunakan participatory action research di mana penelitian ini menekankan kepada kolaborasi aktor dan pe
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Hanafi, Achmad, and Hasim As’ari. "Strategi Pengembangan Daya Tarik Wisata Danau Meduyan di Kabupaten Indragiri Hulu." MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur 1, no. 2 (2023): 253–69. http://dx.doi.org/10.57235/motekar.v1i2.1115.

Full text
Abstract:
Daya tarik wisata danau meduyan di Kabupaten Indragiri Hulu di kembangkan oleh pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu dengan strategi perintinsan pengembangan daya tarik wisata unggulan alam, pembangunan daya tarik wisata unggulan alam, pemantapan daya tarik wisata unggulan, dan revitalisasi daya tarik wisata unggulan. Namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa wisata danau meduyan masih belum menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan yang berkunjung. Tidak terlepas pengembangan dari Danau Meduyan di Kabupaten Indragiri Hulu, bahwa pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu ingin mengembangkan pariwisata
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
More sources

Books on the topic "Daya Tarik Wisata"

1

Jawa Timur (Indonesia). Dinas Pariwisata. Direktori obyek & daya tarik wisata Jawa Timur. Dinas Pariwisata, Provinsi Jawa Timur, 2003.

Find full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Pujaastawa, I. B. G. Pengelolaan daya tarik wisata Alas Kedaton : studi tentang alternatif model pengelolaan daya tarik wisata berbasis komunitas adat. Pusat Penelitian Kebudayaan & Kepariwisataan, Universitas Udayana, 2010.

Find full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Bali (Indonesia : Province). Dinas Pariwisata. and Perhimpunan Obyek Wisata Indonesia "Putri" Tingkat I Bali., eds. Informasi obyek dan daya tarik wisata di Bali. Pemerintah Daerah Tingkat I Bali, Dinas Pariwisata bekerjasama dengan Perhimpunan Obyek Wisata Indonesia "Putri" Tingkat I Bali, 1996.

Find full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Harsono. Penelitian faktor daya tarik wisata di Jawa Tengah. CV. Mutiara Swastika, 2010.

Find full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Pariwisata, Papua (Indonesia) Dinas, ed. Provinsi Papua dewasa ini: Data objek dan daya tarik wisata unggulan. Dinas Pariwisata, Propinsi Papua, 2003.

Find full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Darsoprayitno, Soewarno. Ekologi pariwisata: Tata laksana pengelolaan obyek dan daya tarik wisata. Angkasa, 2002.

Find full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Ardiwidjaja, Robi. Pengembangan wisata kesehatan: Satu telaahan awal daya tarik kesehatan tradisional. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kepariwisataan, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, 2007.

Find full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Pariwisata, Papua (Indonesia) Dinas, ed. Indonesia: Provinsi Papua : buku obyek & daya tarik wisata Papua tahun 2002. Dinas Pariwisata, Provinsi Papua, 2002.

Find full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Saraswati, Ufi. Laporan penelitian pesona klenteng kuno sebagai daya tarik wisata budaya kota Semarang: Laporan penelitian. Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang, 2004.

Find full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Sutarsih, Andarini Siti, ed. Studi penyusunan penataan ruang obyek dan daya tarik wisata Pantai Pasir Putih, Propinsi Jawa Timur: Laporan akhir. Departemen Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi, Direktorat Jenderal Pariwisata, Proyek Pengembangan Pariwisata Jawa Timur, 1998.

Find full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
More sources

Book chapters on the topic "Daya Tarik Wisata"

1

Soegiyono. "ASEAN Open Sky di Indonesia dan Kaitannya dengan Kedaulatan Udara Indonesia." In Kajian Kebijakan dan Hukum Kedirgantaraan. Mitra Wacana Media, 2015. http://dx.doi.org/10.30536/9786023181339.11.

Full text
Abstract:
Ruang udara terbuka ASEAN merupakan bentuk kebijakan untuk membuka wilayah udara antara sesama anggota negara ASEAN. Kebijakan ruang udara terbuka ASEAN adalah bagian dari tujuan pembentukan Masyarakat Ekonomi ASEAN dalam upaya untuk meningkatkan perekonomian di kawasan ASEAN untuk meningkatkan daya saing di fora internasional sehingga perekonomian dapat tumbuh merata, juga meningkatkan kehidupan masyarakat, dan hal utama adalah untuk mengurangi kemiskinan. Ruang udara terbuka ASEAN menawarkan akses ke pasar yang besar, keuntungan besar, meningkatkan daya tarik wisata, serta frekuensi penerban
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles

Conference papers on the topic "Daya Tarik Wisata"

1

Ginting, Nurlisa, and Erni Triska. "Pengembangan Daya Tarik Wisata berbasis Ekowisata di Aek Nauli Indonesia." In Temu Ilmiah IPLBI 2019. Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia, 2019. http://dx.doi.org/10.32315/ti.8.b091.

Full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Atidhira, Dhanendra Pandya, and Dini Rosmalia. "Penataan Kawasan Pendukung Wisata Budaya Keraton Kasepuhan Cirebon." In Temu Ilmiah IPLBI 2021. Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia, 2021. http://dx.doi.org/10.32315/ti.9.d001.

Full text
Abstract:
Keraton Kasepuhan merupakan salah satu Keraton di Kota Cirebon yang bersejarah dan kaya akan nilai kebudayaan. Salah satu kekayaan budaya yang masih ada, yaitu Keraton Kasepuhan sebagai bentuk hasil akulturasi budaya sejak abad ke 16 hingga saat ini di wilayah Cirebon. Dengan demikian, keraton ini menjadi salah satu obyek wisata yang banyak diminati wisatawan yang berkunjung ke Kota Cirebon. Namun, menariknya Keraton Kasepuhan tidak diimbangin dengan kondisi pemukiman sekitarnya yang masih belum tertata sebagai bagian dari mendukung wisata keraton, khususnya sebagai Kawasan wisata budaya yang
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!