Academic literature on the topic 'Dermatofitlar'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the lists of relevant articles, books, theses, conference reports, and other scholarly sources on the topic 'Dermatofitlar.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Journal articles on the topic "Dermatofitlar"

1

Maxmudov, Kamoliddin Xamidovich. "OYOQ ONIXOMIKOZINI DAVOLASHDA YANGI ANTIFUNGAL PREPARATLARNING SAMARADORLIGI." NEWS IN HEALTH CARE 2, no. 1 (2025): 41–45. https://doi.org/10.5281/zenodo.15035670.

Full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Anita, Anita, Ahyar Ahmad, Hasnah Natsir, et al. "PENDERITA DIABETES MELITUS DI KECAMATAN MAMAJANG KOTA MAKASSAR." Medika Kartika Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, Volume 5 No 4 (December 30, 2022): 388–400. http://dx.doi.org/10.35990/mk.v5n4.p388-400.

Full text
Abstract:
Diabetes Melitus merupakan kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia akibat kelainan sekresi insulin. Tingginya kadar glukosa pada kulit dapat berkontribusi terhadap manifestasi kulit sehingga rentan terinfeksi jamur, di antaranya jamur dermatofita. Dermatofita ini merupakan golongan jamur yang melekat dan tumbuh pada jaringan keratin seperti kulit dan kuku, sebagai sumber nutrisi untuk membentuk kolonisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi jamur dermatofita serta mengetahui morfologi dermatofita pada kuku dan kulit sela jari kaki penderita diabetes melitus di
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Indra Jati, Nur Octavia, Tiara Dini Harlita, and Sresta Azahra. "GAMBARAN DERMATOFITA PENYEBAB TINEA PEDIS PADA PEKERJA BANGUNAN DI KECAMATAN PALARAN KOTA SAMARINDA." Jurnal Kesehatan Tambusai 6, no. 1 (2025): 221–29. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i1.35547.

Full text
Abstract:
Jamur dermatofita dapat menyebabkan penyakit infeksi kulit pada manusia, disebut dermatofitosis. Salah satu penyakit dermatofitosis yaitu Tinea Pedis dan sering ditemukan pada sela jari kaki ditandai dengan timbulnya ruam yang membentuk lingkaran seperti cincin, kulit menjadi tebal. Penyebabnya adalah genus Trichophython, Microsporum dan Epidermophyton. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran dermatofita penyebab Tinea Pedis pada pekerja bangunan di Kecamatan Palaran Kota Samarinda. Jenis penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Sampel 55 kerokan sela jari kaki pekerja ban
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Husni, Hifzil, Ennesta Asri, and Rina Gustia. "Identifikasi Dermatofita Pada Sisir Tukang Pangkas Di Kelurahan Jati Kota Padang." Jurnal Kesehatan Andalas 7, no. 3 (2018): 331. http://dx.doi.org/10.25077/jka.v7.i3.p331-335.2018.

Full text
Abstract:
Tinea kapitis merupakan kelainan kulit pada daerah kepala berambut yang disebabkan oleh jamur dermatofita. Jamur dermatofita dapat ditularkan secara langsung dari manusia, hewan, tanah dan secara tidak langsung melalui benda seperti handuk, topi dan sisir yang digunakan bergantian. Alat pangkas dapat menjadi sumber penularan infeksi secara tidak langsung. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dermatofita pada sisir tukang pangkas di kelurahan Jati Padang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh sisir yang digunakan tukang pangk
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Husni, Hifzil, Ennesta Asri, and Rina Gustia. "Identifikasi Dermatofita Pada Sisir Tukang Pangkas Di Kelurahan Jati Kota Padang." Jurnal Kesehatan Andalas 7, no. 3 (2018): 331. http://dx.doi.org/10.25077/jka.v7i3.882.

Full text
Abstract:
Tinea kapitis merupakan kelainan kulit pada daerah kepala berambut yang disebabkan oleh jamur dermatofita. Jamur dermatofita dapat ditularkan secara langsung dari manusia, hewan, tanah dan secara tidak langsung melalui benda seperti handuk, topi dan sisir yang digunakan bergantian. Alat pangkas dapat menjadi sumber penularan infeksi secara tidak langsung. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dermatofita pada sisir tukang pangkas di kelurahan Jati Padang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh sisir yang digunakan tukang pangk
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Miladiarsi Miladiarsi, Indas Wari Rahman, Santi Santi, and Nurfardila Nurfardila. "Uji Diagnostik Jamur Dermatofita Pada Luka Kaki Penderita Diabetes Melitus dengan Metode PCR (Polymerase Chain Reaction)." Jurnal Biotek 11, no. 1 (2023): 112–22. https://doi.org/10.24252/jb.v11i1.31707.

Full text
Abstract:
Luka diabetik sering terjadi pada penderita diabetes melitus sebagai akibat dari adanya gangguan perfusi pada jaringan serta infeksi jamur, salah satunya dermatofita yang berlebihan sehingga menyebabkan kematian jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi jamur dermatofita pada luka kaki penderita diabetes melitus dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Jenis penelitian observasional laboratorik dengan desain cross sectional study, dan teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling dengan cara swab luka kaki pada pasien diabetes melitus. Metode penelitian mengguna
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Basarang, Mujahidah, Rahmawati Rahmawati, and Wahyono Wahyono. "DERMATOPHYTA PADA PAKAIAN BEKAS IMPOR YANG DIPERJUALBELIKAN DI KOTA MAKASSAR." Jurnal Medika 1, no. 1 (2016): 20–23. http://dx.doi.org/10.53861/jmed.v1i1.93.

Full text
Abstract:
Dermatophyta adalah golongan jamur yang dapat menyerang jaringan yang mengandung keratin (zat tanduk) sehingga dapat berkolonisasi ke dalam jaringan berkeratin, meliputi stratum korneum, rambut, kuku dan jaringan tanduk hewan menyebabkan penyakit dermatofitosis. Timbulnya penyakit dari pakaian bekas impor ini bisa berawal dari kontak langsung dengan kulit atau ditransmisikan oleh tangan manusia yang kemudian terjadi infeksi. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dermatofita pada pakaian bekas impor yang diperjualbelikan di kota Makassar. Sampel dikumpulkan dari beberapa pasar tradisi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Fonna, Tischa Rahayu, and Jihan Haura. "Gambaran Klinis pada penderita Tinea Unguium, Penyuluhan di Puskesmas Syamtalira Bayu, Aceh Utara." Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan 1, no. 1 (2023): 6. http://dx.doi.org/10.29103/auxilium.v1i1.12610.

Full text
Abstract:
Onikomikosis merupakan infeksi jamur pada kuku yang disebabkan oleh jamur dermatofita, ragi, atau kapang. Sedangkan tinea unguium istilah untuk infeksi kuku akibat dermatofita. Secara umum, 80-90% penyebab kasus onikomikosis adalah dermatofita Trichophyton rubrum dan Trichophyton mentagrophytes. Di Indonesia, penyebab yang banyak dilaporkan adalah Candida spp., T. Rubrum dan T. Mentagrophytes. Insiden dari onikomikosis meningkat pada populasi geriatri, pada pasien imunokompromais seperti diabetes, peripheral arterial disease, kondisi imunosupresi seperti kondisi HIV dan agen imunosupresan. Oni
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Saviestya, Kaorie Bunga, and Dhelya Widasmara. "Tinea Unguium Yang Disebabkan Microsporum sp. : Sebuah Kasus Jarang." Jurnal Klinik dan Riset Kesehatan 3, no. 2 (2024): 137–43. http://dx.doi.org/10.11594/jk-risk.03.2.7.

Full text
Abstract:
Onikomikosis merupakan suatu infeksi jamur pada kuku yang dapat disebabkan oleh dermatofita, non-dermatofita, dan yeast, sedangkan tinea unguium merupakan suatu infeksi oleh golongan dermatofita pada kuku. Onikomikosis diketahui terjadi pada 2-18,5% populasi di seluruh dunia dimana 4-20 kali lebih sering terdapat pada kuku jari kaki dibandingkan kuku jari tangan. Pada pasien sistemik lupus eritematosus dilaporkan 25% mengalami adanya perubahan kuku dimana abnormalitas yang paling sering ditemukan adalah onikolisis. Berikut dilaporkan pasien wanita berusia 27 tahun dengan keluhan kuku jari kaki
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Fahmi, Norma Farizah, Dwi Aprilia Anggraini, and Yogi Khoirul Abror. "POLA INFEKSI JAMUR KUKU (ONIKOMIKOSIS) JARI TANGAN DAN KAKI PADA PEKERJA TEMPAT PENITIPAN HEWAN PADA MEDIA POTATO DEXTROSE AGAR (PDA)." Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal 12, no. 2 (2021): 107–23. http://dx.doi.org/10.34305/jikbh.v12i2.324.

Full text
Abstract:
Onikomikosis merupakan infeksi pada lempeng kuku yang dapat disebabkan oleh jamur dermatofita (Tinea unguium), non dermatofita atau yeast. Onikomikosis adalah kelainan kuku yang disebabkan oleh jamur dermatofita dan non-dermatofita. Infeksi onikomikosis menyebabkan kerusakan pada kuku yang menyebabkan lempeng kuku menebal, rapuh dan mudah hancur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui identifikasi jamur kuku tangan dan kaki pada pekerja penitipan hewan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Pengambilan sampel penelitian dilakukan di empat tempat penitipan hewan yang
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
More sources

Dissertations / Theses on the topic "Dermatofitlar"

1

Naktinskaitė, Lina. "Dermatofito microsporum canis jautrumas dezinfekcinėms medžiagoms." Master's thesis, Lithuanian Academic Libraries Network (LABT), 2014. http://vddb.library.lt/obj/LT-eLABa-0001:E.02~2014~D_20140305_140350-34848.

Full text
Abstract:
Lietuvoje registruotų dezinfekcinių priemonių: baliklio, TH4+, Safe 4, Ecocid S, formalino, buvo atliktas tyrimas, nustatyti Microsporum canis jautrumą, dezinfektantui. Patogeninio mikromiceto M. canis kolonijos išskirtos iš dermatofitija sergančių kačių.<br>Experiment was done to determine Microsporum canis sensitivity for disinfectant, using detergents which are registered in Lithuania: bleach , TH4 + , Safe 4 , S ecocide , formalin. Micromycetes pathogenic M. canis colonies isolated from cats which infected by dermatophytosis.
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!