To see the other types of publications on this topic, follow the link: Diameter Zona Hambat.

Journal articles on the topic 'Diameter Zona Hambat'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the top 50 journal articles for your research on the topic 'Diameter Zona Hambat.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Browse journal articles on a wide variety of disciplines and organise your bibliography correctly.

1

Saroinsong, Megawati S., Febby E. F. Kandou, Adelfia Papu, and Marina F. O. Singkoh. "Uji Daya Hambat Ekstrak Metanol Beberapa Jenis Porifera Terhadap Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus." Jurnal MIPA 3, no. 2 (2014): 129. http://dx.doi.org/10.35799/jm.3.2.2014.5989.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menguji daya hambat dari ekstrak metanol beberapa jenis porifera terhadap pertumbuhan bakteri E. coli dan S. aureus. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode Kirby-Bauer, yaitu dilakukan dengan mengukur zona hambat di sekeliling cakram kertas. Ekstrak Haliclona sp dapat menghambat pertumbuhan S. aureus pada konsentrasi ekstrak 30%, 60% dan 90% dengan hasil pengukuran diameter zona hambat 13.50 mm, 20.67 mm dan 27.33 mm; serta menghambat pertumbuhan E. coli dengan diameter zona hambat 10.08 mm, 12.83 mm dan 14.17 mm. Daya hambat ekstrak Agelas sp terhada
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Shobah, Afifah Nur. "EFEKTIVITAS ANTIFUNGI EKSTRAK ETANOL DAUN BARU CINA (Artemesia vulgaris L ) TERHADAP PERTUMBUHAN Candida albicans." Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal) 8, no. 1 (2023): 36–45. http://dx.doi.org/10.47219/ath.v8i1.174.

Full text
Abstract:
Pengobatan kandidiasis umumnya dilakukan dengan memberikan obat antifungi yang berasal dari golongan azole. Candida albicans merupakan khamir atau jamur tidak berfilamen yang bersifat patogen. Salah satu cara alternatif untuk menghambat antijamur yaitu melalui penggunaan obat tradisional. Tanaman daun baru cina bagian dari tanaman obat keluarga (toga), dan secara empiris oleh masyarakat untuk pengobatan keputihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui efektivitas konsentrasi dan metabolit sekunder dari ekstrak etanol daun baru cina (Artemisia vulgaris L). Metode penelitian ini dilakukan de
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Purba, Jhan Saberlan, and Hengki Frengki Manullang. "Aktivitas Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Salam (Syzgium polyanthum) Terhadap Bakteri Propionibacterium acne dan Staphylococcus aureus Tahun 2021." BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) 4, no. 2 (2021): 56–63. http://dx.doi.org/10.30743/best.v4i2.4259.

Full text
Abstract:
Daun salam (syzgium polyanthum) mengandung flavonoid, saponin dan tanin yang berperan sebagai senyawa antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas estrak daun salam terhadap bakteri penyebab jerawat. Metode penelitian yang dilakukan meliputi, penapisan fitokimia, pembuatan estrak daun salam, formulasi sediaan gel, evaluasi sediaan gel, dan pengujian aktivitas bakteri sediaan gel dengan metode cakram difusi. Bakteri yang digunakan adalah propionibacterium acne dan staphylococcus aureus. Sediaan sediaan gel estrak etanol daun salam terdiri dari 0,5%, 1%, dan 1,55. Ev
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Rahayu, Eka Sri, W. Wirasti, S. Slamet, and Dwi Bagus Pambudi. "Evaluasi Aktivitas Antibakteri Sediaan Plester Ekstrak Daun Petai Cina (Leucaena Leucocephala) Terhadap Bakteri Staphylococcus AureusAttc 25923 Pk/5." Prosiding Seminar Nasional Kesehatan 1 (December 2, 2021): 665–70. http://dx.doi.org/10.48144/prosiding.v1i.732.

Full text
Abstract:
AbstractChinese petai plants contain alkaloids that have antibacterial abilities including Staphylococcus aureusATTC 25923 PK/5 bacteria. Plaster is a dosage form whose active ingredients need to be developed from natural ingredients, especially Chinese petai leaves. The purpose of this study was to optimize the plaster of Chinese petai leaf extract and antibacterial Staphylococcus aureusATTC 25923 PK/5and to determine the antibacterial activity of the extract plaster with various doses. The test method for antibacterial is the well method. The data obtained is the diameter of the inhibitory p
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Wulandari, Ayu, Syaiful Bahri, and Mappiratu Mappiratu. "AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL SABUT KELAPA (Cocos nucifera Linn) PADA BERBAGAI TINGKAT KETUAAN." KOVALEN: Jurnal Riset Kimia 4, no. 3 (2019): 276–84. http://dx.doi.org/10.22487/kovalen.2018.v4.i3.11854.

Full text
Abstract:
Telah dilakukan penelitian tentang aktivitas antibakteri ekstrak etanol sabut kelapa (Cocos nucifera Linn) terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, bertujuan untuk menentukan konsentrasi etanol terbaik yang dapat menghasilkan ekstrak sabut kelapa muda, setengah tua, dan sabut kelapa tua dengan aktivitas antibakteri yang tinggi. Konsentrasi etanol yang diterapkan untuk mengekstrak sabut kelapa antara lain 75%, 80%, 85%, 90% dan 95% sedangkan Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan menerapkan metode sumur difusi dan parameter yang diamati adalah diameter zona hambat.
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Hepriana, Yemima, Kunti Nastiti, Darini Kurniawati, and Ali Rakhman Hakim. "Aktivitas Antibakteri Ekstrak dan Fraksi N-Hexan Daun Benalu (Dendrophthoe Pentandra (L.) Miq.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Bacillus subtilis dan Enterobacter aerogenes." Jurnal Surya Medika 10, no. 2 (2024): 110–16. http://dx.doi.org/10.33084/jsm.v10i2.7732.

Full text
Abstract:
Tanaman Benalu (Dendrophthoe pentandra (L.) Miq.) merupakan salah satu kelompok tanaman yang dapat tumbuh liar, melekat menjadi parasit pada tanaman lain. Tanaman ini juga dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan, antiinflamasi dan antibakteri. Mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak dan fraksi n-Hexan daun Benalu (Dendrophthoe pentandra (L.) Miq.) terhadap pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis dan Enterobacter aerogenes. Metode yang digunakan adalah True Experimental yang membagi ekstrak dan fraksi n-Hexan menjadi beberapa kelompok perlakuan yaitu konsentrasi ekstrak dan fraksi 25%, 50%, dan 1
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Siregar, Santa Gracia, and Ahmad Shafwan S. Pulungan. "Isolasi dan Identifikasi Jamur Endofit pada Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) dengan Potensi Antibakteri terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus." BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi 7, no. 1 (2025): 82–90. https://doi.org/10.31537/biocons.v7i1.2196.

Full text
Abstract:
Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) merupakan tanaman yang sering digunakan oleh masyarakat karena dapat mengobati berbagai macam penyakit, di antaranya sebagai antikanker, mengobati gangguan pencernaan, antioksidan hingga berpotensi sebagai antibakteri. Daun sirih merah berpotensi sebagai antibakteri karena adanya kandungan senyawa metabolit sekunder aktif. Pemanfaatan jamur endofit termasuk salah satu mencegah kelangkaan. Jamur endofit mampu menghasilkan senyawa metabolit sekunder yang sama dengan tanaman inangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi jamur endofit pada da
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Suryatman, Agus, and Nurilmi Achmad. "Uji Daya Hambat Ekstrak Alga Coklat (Sargassum sp) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Vibrio harveyi Secara In-vitro." Lutjanus 27, no. 1 (2022): 6–12. http://dx.doi.org/10.51978/jlpp.v27i1.445.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak alga coklat sargassum sp terhadap pertumbuhan Vibrio harveyi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan bulan Mey 2014. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Politeknik Pertanian Negeri Pangkep. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rata-rata diameter zona hambat tertinggi di peroleh dari perlakuan 3 (dosis 10 mg) dengan rata-rata diameter 8 mm, kemudian perlakuan 2 (dosis 7,5 mg) dengan rata-rata diameter zona hambat 7,77 mm, dan dosis terendah pada perlakuan 1(dosis 5 mg) dengan rata-rata d
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Khusuma, Ari, Yuriska Safitri, Annisa Yuniarni, and Kurnia Rizki. "Uji Teknik Difusi Menggunakan Kertas Saring Media Tampung Antibiotik dengan Escherichia Coli Sebagai Bakteri Uji." Jurnal Kesehatan Prima 13, no. 2 (2019): 151. http://dx.doi.org/10.32807/jkp.v13i2.257.

Full text
Abstract:
Uji sensitivitas antibiotik merupakan tes yang digunakan untuk menguji kepekaan suatu bakteri terhadap suatu antibiotik. Uji sensitivitas bertujuan untuk mengetahui efektifitas dari suatu antibiotik (Wahyutomo, 2009). Uji sensitivitas dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu: difusi cakram diffusion test), pengenceran atau dilusi (dilusi test), antimicrobial gradient dan short automated instrumen system. Uji sensitivitas dengan metode difusi agar plate dapat dilakukan dengan cara Kirby Bauer dengan teknik disc diffusion (cakram disk) atau teknik sumuran. Rancangan penelitian ini adalah penel
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Iien, Huurun, Lalu Zulkifli, and Prapti Sedijani. "Aktivitas Antibakteri Ekstrak Metanol Daun Turi (Sesbania grandiflora L.) Terhadap Pertumbuhan Klebseilla pneumonia." Jurnal Biologi Tropis 20, no. 2 (2020): 219. http://dx.doi.org/10.29303/jbt.v20i2.1790.

Full text
Abstract:
Abstrak: Turi merupakan tanaman yang memiliki berbagai khasiat diantaranya sebagai anti bakteri. Turi mengandung golongan senyawa tanin, saponin dan terpenoid yang dapat digunakan sebagai bahan dasar obat-obatan modern. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas ekstrak daun turi terhadap pertumbuhan Klebseilla pneumoniae berdasarkan diameter zona hambat. Pengujian dilakukan dengan mengekstraksi daun Turi dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol. Uji daya hambat antibakteri dilakukan dengan metode difusi sumuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun turi memiliki
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
11

Toria Sangadji, Ira P. Ely, and Wasni Husain. "Uji aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Rimpang Lengkuas (Alphinia purpurata k. Schum) Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli Dengan Menggunakan Metode Difusi Sumuran." Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 1, no. 2 (2021): 01–10. http://dx.doi.org/10.55606/jrik.v1i2.602.

Full text
Abstract:
Rimpang lengkuas (Alphinia purpurata k.schum) adalah jenis tanaman anggota familia zingiberaceae. Alkaloid, flavonoid, fenol dan terpenoid merupakan kandungan senyawa aktif yang terdapat di dalam rimpang lengkuas (Alphinia purpurata k.schum). Senyawa fenol yang berfungsi sebagai antiseptik, antijamur, dan antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya daya hambat ekstrak rimpang lengkuas (Alphinia purpurata k. schum) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Metode ekstrak
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
12

Pohan, Dame J., Angela P. Kakerissa, and Evy S. Arodes. "Uji Efektivitas Ekstrak Biji Kakao (Theobroma Cacao L.) Sebagai Antibakteri Dalam Berbagai Konsentrasi pada Streptococcus Pyogenes." Majalah Kedokteran UKI 36, no. 1 (2021): 8–13. http://dx.doi.org/10.33541/mk.v36i1.2986.

Full text
Abstract:
ABSTRAK
 Biji kakao adalah buah yang dikenal sejak dahulu sebagai buah yang memiliki peran penting dalam bidang kesehatan, salah satunya sebagai antibakteri. Biji kakao mengandung senyawa flavonoid, tanin, dan alkaloid yang memiliki efek antimikroba. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas ekstrak biji kakao terhadap bakteri Streptococcus pyogenes, yaitu dengan cara mengukur zona hambat menggunakan metode difusi Kirby-Beuer dengan konsentrasi ekstrak biji kakao 20%, 40%, 60%, 80% dan 100%. Hasil penelitian menunjukan ekstrak biji kakao dapat efektif memberikan efek antibakteri
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
13

Wakhidatul Kiromah, Naelaz Zukhruf, and Wahyu Rahmatulloh. "Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Metanol dan Akuades Daun Ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) Terhadap Bakteri Streptococcus mutans." Acta Pharmaciae Indonesia : Acta Pharm Indo 8, no. 2 (2020): 89. http://dx.doi.org/10.20884/1.api.2020.8.2.3237.

Full text
Abstract:
Streptococcus mutans merupakan bakteri yang dapat menyebabkan karies pada gigi. Tujuan penelitian ini adalah uji aktivitas antibakteri daun ganitri. Metode yang digunakan adalah difusi paper disk dengan konsentrasi ekstrak 10; 20; 30; 40; 50 dan 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol dengan konsentrasi 50% dan 70% memiliki daya hambat kuat dengan zona hambat 16.70 dan 17,68 mm. Sedangkan ekstrak akuades pada konsentrasi 30% dan 100% memiliki zona hambat sedang dengan diameter 11,04 dan 11,39 mm. Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan diameter zona hambat yang s
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
14

Kristy, Anastasia, Adhayani Lubis, Armon Rahimi, et al. "Efektivitas sabun antiseptik dalam menghambat pertumbuhan Escherichia coli dan Salmonella typhi." Jurnal Prima Medika Sains 3, no. 1 (2021): 34–40. http://dx.doi.org/10.34012/jpms.v3i1.1788.

Full text
Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji daya hambat sabun antiseptik dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Salmonella typhi. Sampel yang dipakai adalah sebanyak 4 sabun antiseptik (sabun A, B, C dan D) dengan masing-masing konsentrasi sebesar 10%, 20%, 30% dan 40%. Proses pengenceran sesuai dengan konsentrasinya dapat mengubah kemampuan sabun dalam menghambat pertumbuhan bakteri yang diuji dengan metode difusi. Hasil penelitian didapatkan bahwa keempat sampel sabun antiseptik memiliki efektivitas antibakteri terhadap Escherichia coli dan Salmonella typhi. Namun pada
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
15

Hanifa, Nur Lailatul, Ainun Najib, and Ani Qomariyah. "PERBANDINGAN EFEKTIVITAS EKSTRAK KULIT JERUK SIAM (CITRUS NOBILIS) DENGAN EKSTRAK KULIT JERUK PURUT (CITRUS HYSTRIX) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR MICROSPORUM CANIS." Jurnal Insan Cendekia 11, no. 2 (2024): 130–44. https://doi.org/10.35874/jic.v11i2.1381.

Full text
Abstract:
Pendahuluan: Ekstrak kulit jeruk siam (Citrus nobilis) dan ekstrak kulit jeruk purut (Citrus hystrix) mengandung beberapa senyawa metabolit seperti tanin, flavonoid dan saponin yang dapat menghambat pertumbuhan jamur. Tujuan: Untuk menguji ekstrak kulit jeruk siam (Citrus nobilis) dan ekstrak kulit jeruk purut (Citrus hystrix), serta serta untuk memperoleh konsentrasi ekstraksi terbaik sebagai senyawa penghambat pertumbuhan Microsporum canis. Metode: Studi eksperimental di laboratorium dengan desain acak lengkap, berbagai tingkat konsentrasi ekstrak (40%, 60%, 80%, 100%) digunakan sebagai vari
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
16

Wulandari, Wuri, and Triastuti Rahayu. "AKTIVITAS ANTIBAKTERI ISOLAT ACTINOMYCETES DARI SAMPEL PASIR GUNUNG MERAPI DENGAN LAMA FERMENTASI YANG BERBEDA TERHADAP BAKTERI Escherichia coli MULTIRESISTEN ANTIBIOTIK." Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi 1, no. 2 (2015): 53–59. http://dx.doi.org/10.23917/bioeksperimen.v1i2.878.

Full text
Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas antibakteri 10 isolat Actinomycetes dari sampel pasir Gunung Merapi menggunakan metode sumuran dan fermentasi terhadap bakteri E.coli multiresisten antibiotik dengan lama waktu fermentasi yang berbeda. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor perlakuan yaitu lama waktu fermentasi (L) dan jenis isolat Actinomycetes (S). Masing-masing perlakuan dengan 2 kali ulangan. Isolat Actinomycetes tersebut difermentasi dalam kultur cair yang mengandung 2% manitol, 2% pepton, dan 1% glukosa sela
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
17

Risdayanti, Risdayanti, Siska Nuryanti, and Herwin Herwin. "Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Patikan Kebo (Euphorbia hirta L)." Wal'afiat Hospital Journal 1, no. 2 (2020): 23–29. http://dx.doi.org/10.33096/whj.v1i2.39.

Full text
Abstract:
Daun patikan kebo (Euphorbia hirta L) merupakan salah satu tumbuhan tradisional yang memiliki aktivitas antibakteri. Patikan kebo memiliki kandungan senyawa antibakteri seperti flavonoid, alkaloid, tanin, terpenoid dan polifenol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun patikan kebo (Euphorbia hirta L). Penelitian pendahuluan dengan uji skrining menggunakan bakteri Propionibacterium acnes, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis. Metode uji aktivitas antibakteri yang digunakan dalam penelitian ini adalah difusi ag
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
18

Wahyukurnia, Pilar Tesalonika, Novena Adi Yuhara, and Sarah Puspita Atmaja. "Aktivitas Antibakteri Fraksi N-Heksan, Etil Asetat, N-Butanol Daun Jambu Mete (Annacardium occidentale) terhadap Bakteri Penyebab Ulkus Diabetik (Staphylococcus aureus dan Escherichia coli)." JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis's Health Journal) 10, no. 2 (2023): 114–23. http://dx.doi.org/10.33653/jkp.v10i2.1039.

Full text
Abstract:
Daun jambu mete (Anacardium occidentale L.) mengandung senyawa flavonoid, tanin dan saponin yang memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi minimum dan perbedaan zona hambat 5%, 10%, 20% ekstrak, fraksi n-heksan, etil asetat dan n-butanol daun jambu mete pada pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Eschericia coli. Metode fraksinasi yang digunakan adalah metode partisi. Ekstrak dan fraksi daun jambu mete dilakukan pengujian konsentrasi hambat minimum (KHM) dengan metode dilusi padat. Hasil KHM dilanjutkan dengan pengujian konsentrasi bunuh minim
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
19

Mega, Brunika, Ainun Najib, and Mamluatul Faizah. "EFEKTIVITAS EKSTRAK KULIT JERUK SIAM (CITRUS NOBILIS) DAN EKSTRAK KULIT JERUK PURUT (CITRUS HYSTRIX) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS." Jurnal Insan Cendekia 11, no. 2 (2024): 145–62. https://doi.org/10.35874/jic.v11i2.1382.

Full text
Abstract:
Pendahuluan: Ekstrak kulit jeruk siam (Citrus nobilis) dan Ekstrak kulit jeruk siam (Citrus hystris) mengandung beberapa senyawa fitokimia seperti tannin, flavonoid, dan saponin memiliki kemampuan untuk menghambat perkembangan bakteri. Tujuan: Studi ini bertujuan menguji ekstrak kulit jeruk siam (Citrus nobilis) dan ekstrak kulit jeruk purut (Citrus hystrix) yang paling bagus menghambat pertumbuhan Staphylococus aureus. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen laboratorium yang menggunakan desain acak lengkap. Berbagai konsentrasi ekstrak sebesar 40%, 60%, 80%, dan 100% diguna
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
20

Basir, Nasrawati, Wahdaniar Wahdaniar, and Nurul Azmi. "Uji aktivitas sediaan sabun mandi cair ekstrak etanol daun sukun (Artocarpus altilis) terhadap bakteri Staphylococcus aureus." Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi 18, no. 1 (2024): 82–87. https://doi.org/10.24252/teknosains.v18i1.43677.

Full text
Abstract:
Staphylococcus aureus merupakan flora mikroba kulit yang dapat menyebabkan penyakit. Sabun mandi dapat mengurangi jumlah bakteri pada kulit dan merupakan surfaktan yang digunakan dengan air guna untuk membersihkan dan melindungi kulit. Selain dapat membersihkan kotoran, sabun juga dapat digunakan untuk menjaga kesehatan kulit dari bakteri. Penelitian ini merupakan eksperimental laboratorium yang bertujuan untuk melihat zona hambat bakteri Staphylococcus aureus. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah difusi sumuran untuk mengetahui diameter inhibisi atau zona hambat. Pengukuran diamet
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
21

Hendriyani, Irmatika, Safwan Safwan, Dzun Hariadi Ittiqo, Yuli Fitriana, and Abdul Rahman Wahid. "Uji Aktivitas Antibakteri Dan Antijamur Fraksi Aseton, Etil Asetat, Dan Air Pada Tanaman Apu-Apu (Pistia stratiotes)." Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian 5, no. 2 (2024): 114. http://dx.doi.org/10.31764/lf.v5i2.14591.

Full text
Abstract:
Tanaman apu apu (Pistia stratiotes L) biasa digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati demam, batuk rejan, flu, radang, serta penyakit kulit seperti bisul dan eksim. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menentukan perbandingan aktitivitas fraksi air, etil asetat dan n-heksan tanaman apu-apu terhadap bakteri Propionibacterium acnes, Eschericia coli dan jamur Candida albicans. Metode yang digunakan pada uji aktivitas antibakteri dan antijamur dengan tiga kali pengulangan menggunakan metode cakram kertas. Hasil penelitian menunjukan pada bakteri Propionibacterium acnes d
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
22

Budianto, Nugroho Eko Wirawan, and Nugrahadi Dwi Pasca Budiono. "Analisis Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Buah Rambusa (Passiflora foetida L.) Terhadap Zona Hambat Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli." Journal of Herbal, Clinical and Pharmaceutical Science (HERCLIPS) 5, no. 01 (2023): 48. http://dx.doi.org/10.30587/herclips.v5i01.6205.

Full text
Abstract:
Tumbuhan yang salah satunya berkhasiat di Indonesia adalah Rambusa (Passiflora foetida L.). Buah Rambusa terkandung beberapa zat kimia diantaranya flavonoid, alkaloid, triterpenoid dan steroid yang memberi efek sebagai antibakteri. Tanaman ini bagi masyarakat awam sebagai antibakteri jarang digunakan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas dan konsentrasi antibakteri yang efektif dari ekstrak buah rambusa terhadap pertumbuhan bakteri Escherechia coli. Metode penelitian ini merupakan penelitian Eksperimental yang menggunakan metode Only Post Test Control Group Design. Uji antibak
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
23

Oroh, Stery B., Febby E. F. Kandou, Johanis Pelealu, and Dingse Pandiangan. "UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK METANOL Selaginella delicatula DAN Diplazium dilatatum TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli." JURNAL ILMIAH SAINS 15, no. 1 (2015): 52. http://dx.doi.org/10.35799/jis.15.1.2015.8238.

Full text
Abstract:
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji daya hambat ekstrak metanol Selaginella delicatula dan Diplazium dilatatum terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Pengujian daya hambat ekstrak terhadap bakteri menggunakan metode Kirby-Bauer, yaitu metode difusi dengan cakram kertas. Ekstrak S. delicatula menghambat pertumbuhan S. aureus pada konsentrasi ekstrak 30%, 60% dan 90% dengan diameter zona hambat berturut-turut 0.00 mm, 6.70 mm dan 7.80 mm; serta menghambat pertumbuhan E. coli dengan diameter zona hambat berturut-turut 0.00 mm, 8.40 mm dan 13.00 mm. Eks
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
24

Hasanah, Uswatun. "ZONA HAMBAT ISOLAT JAMUR ENDOFIT DARI TUMBUHAN RARU (Cotylelobium melanoxylon) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR Aspergillus flavus dan Penicillium sp." JURNAL BIOSAINS 3, no. 1 (2017): 14. http://dx.doi.org/10.24114/jbio.v3i1.7350.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat jamur endofit dari tumbuhan raru (Cotylelobium melanoxylon) terhadap pertumbuhan jamur Aspergillus flavus dan Penicillium sp. Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan, dari bulan Maret sampai bulan Juni 2015. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Penelitian ini menggunakan kontrol positif Kandistatin (nistatin). Penelitian dilakukan dengan tahapan : membuat media PDA, meremajakan isolat jamur endofit, mempersiapkan jamur uji, dan mengukur zona hambat isolat jamur endofit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 26 isolat jamur endofit y
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
25

Maesyaroh, Dewi, Ega Bramaseta Imansyah, Hilda Febiana Nafratilova, Nimas Putri Anggarani, and Sunawan Sunawan. "Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Biji Ganitri (Elaeocarpus sphaericus Schum.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Penyebab Demam Typhoid secara In vitro”." BIOSITE |BIOLOGI Sains Terapan 3, no. 2 (2018): 65–70. http://dx.doi.org/10.22437/bs.v3i2.3095.

Full text
Abstract:
Abstrak
 Penelitian yang dilakukan di Laboratorium Biologi Universitas PGRI Banyuwangi ini, bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol biji ganitri (Elaeocarpus sphaericus Schum.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri penyebab demam typhoid secara in vitro dan untuk mengetahui Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) ekstrak etanol biji ganitri (Elaeocarpus sphaericus Schum.). Metode yang digunakan ialah metode sumuran dengan control positif tetrasiklin 1% dan control negative aquades steril. Serial konsentrasi ekstrak etanol biji ganitri (Elaeocarpus sphaericus Schum.) yang d
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
26

Deka, Muhammad Arfa D., Alfrida Monica Salasa, and Dwi Rachmawaty. "Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Wortel (Daucus Carota L.) Terhadap Klebsiella Pneumoniae Dan Pseudomonas Aeruginosa." Jurnal Farmasi Tinctura 4, no. 1 (2022): 7–17. http://dx.doi.org/10.35316/tinctura.v4i1.2313.

Full text
Abstract:
Limbah daun wortel (Daucus carota L.) mengandung metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antibakteri seperti tannin, steroid, dan saponin, namun selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun wortel terhadap Klebsiella pneumoniae dan Pseudomonas aeruginosa. Metode Ekstraksi maserasi digunakan dengan menggunakan Etanol 96% kemudian aktivitas antibakteri diuji dengan metode difusi agar. Konsentrasi ekstrak yaitu 2%, 4%, dan 8% b/v. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata diameter zona hambat untuk Klebsiella pne
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
27

Setiawan, Muh asman. "UJI EFEKTIVITAS REBUSAN KAYU SIWAK (Salvadora persica) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Streptococcus mutans." THERA-DENT (jurnal terapis gigi dan mulut) 5, no. 1 (2024): 31–40. http://dx.doi.org/10.62040/thera-dent.v5i1.22.

Full text
Abstract:
Latar belakang: Siwak (Salvadora persica) merupakan tanaman yang umum dijumpai di Timur Tengah dan banyak digunakan untuk membersihkan gigi dan mulut. Bagian yang digunakan pada siwak berupa batang, ranting, dan akar. Beberapa penelitian menunjukkan banyak manfaat klinis dari siwak. Siwak berperan membunuh bakteri penyebab karies gigi (Streptococcus mutans) dan penyebab terjadinya penyakit gingival (Lactobacilus acidophilus). Metode : jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan metode sumuran. Rancangan ini terdiri dari 3 perlakua
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
28

Pasodung, Aditya, Fitje Losung, Esther Angkouw, Rosita Lintang, Desy Mantiri, and Deiske Sumilat. "Uji aktivitas antibakteri spons Plakortis sp. yang dikoleksi dari perairan Bunaken." JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS 6, no. 1 (2018): 44. http://dx.doi.org/10.35800/jplt.6.1.2018.20192.

Full text
Abstract:
Spons merupakan hewan yang termasuk dalam filum Porifera dan salah satu hewan yang hidup pada ekosistem terumbu karang. Biota laut ini diketahui sebagai sumber senyawa-senyawa yang berpotensi dalam bidang farmasetika, diantaranya sebagai antibakteri. Sampel spons Plakortis sp. yang diperoleh dari perairan Pulau Bunaken diambil ekstrak kasarnya melalui proses evaporasi lalu difraksinasi dengan teknik reversed phase kromatografi kolom, menggunakan kombinasi pelarut dH2O: metanol menjadi 6 fraksi. aktivitas antibakteri dari sampel spons Plakortis sp. terhadap E. coli dan S. aureus dianalisis deng
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
29

Hanifa, Fidati, Ratna Purwaningrum, Festy Ladyani Mustofa, and Zulfian Zulfian. "Efektivitas Madu Murni dan Propolis Terhadap Bakteri Pencemar Susu Penyebab Foodborne Disease pada Produk Susu Kemasan." Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada 11, no. 1 (2020): 47–52. http://dx.doi.org/10.35816/jiskh.v11i1.217.

Full text
Abstract:
Latar Belakang: Susu merupakan bahan pangan yang bergizi, akan tetapi susu mudah tercemar bakteri. Apabila dikonsumsi, susu yang tercemar bakteri dapat menyebabkan foodborne disease. Salah satu tatalaksana dari foodborne disease adalah antibiotik, akan tetapi penggunaan antibiotik sintetis perlu fokus lebih agar tidak terjadi resistensi. Madu murni dan propolis merupakan zat alami yang dipercaya memiliki efek antibiotik. Tujuan : Oleh karena itu penelitian ini untuk mengetahui efektivitas madu murni dan propolis terhadap bakteri pencemar susu penyebab foodborne disease pada produk susu kemasan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
30

Alice Luhulima, Amelia Niwele, and Sartika Sari Kadimas. "Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol 70% Anggur Laut (Caulerpa Racemosa) Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Dengan Menggunakan Metode Difusi." Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2, no. 1 (2022): 170–79. http://dx.doi.org/10.55606/jrik.v2i1.1443.

Full text
Abstract:
Anggur laut (Caulerpa racemosa) merupakan salah satu jenis tumbuhan yang bermanfaat untuk pengobatan terapi, anggur laut (Caulerpa racemosa) mengandung senyawa kimia yang berfungsi sebagai antibakteri seperti alkaloid, flavanoid, tanin, saponin dan steroid. Antibakteri adalah zat yang menghambat dan membunuh. Bakteri Staphylococcus aureus merupakan bakteri gram positif yang menyebabkan infeksi bernanah pada kulit manusia. Penelitian ini merupakan penelitian experimental laboratorium. Penelitian menggunakan ekstrak kental etanol 70% anggur laut (Caulerpa racemosa), variasi konsentrasi ekstrak y
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
31

Arifa, Nissa, and Periadnadi Periadnadi. "Antimicrobial Activity Of Fresh Extract Sikaduduak (Melastoma malabathricum Linn.)." Metamorfosa: Journal of Biological Sciences 5, no. 2 (2018): 165. http://dx.doi.org/10.24843/metamorfosa.2018.v05.i02.p05.

Full text
Abstract:
Penelitian tentang “Aktifitas Antimikroba Ekstrak Segar Tumbuhan Sikaduduak (Melastoma malabathricum Linn.)” menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan pola Nested. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antimikroba ekstrak segar buah masak, daun dan bunga Sikaduduak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak segar daun memiliki daya hambat terbesar terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dengan rata-rata diameter zona hambat yaitu 17,33 mm dan 14,67 mm. Terhadap Candida albicans rata-rata diameter zona hambat terbesar (11,67 mm) terdapat pada buah masak.
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
32

Putri, Devanty, and Guntur Trimulyono. "Uji Daya Hambat Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus Secara In Vitro." LenteraBio : Berkala Ilmiah Biologi 12, no. 2 (2023): 172–78. http://dx.doi.org/10.26740/lenterabio.v12n2.p172-178.

Full text
Abstract:
Mastitis ialah penyakit yang seringkali dijumpai pada peternakan yang diakibatkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus. Senyawa aktif antibakteri yang terkandung di daun pepaya dapat digunakan untuk obat tradisional. Tujuan dari penelitian yang dilakukan guna mengetahui daya hambat konsentrasi ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Pembuatan ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) melalui metode maserasi dengan larutan etanol 96%. Uji daya hambat memakai metode difusi sumuran. Konsentrasi yang pakai saat uji daya hambat yakni 15%, 30%, 4
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
33

Halim, Helmi Arisa. "Skrining Fitokimia Dan Potensi Antibakteri Ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia Ten. Steenis) Terhadap Staphylococcus aureus Dan Escherichia coli." Jurnal Labora Medika 6, no. 2 (2022): 49. http://dx.doi.org/10.26714/jlabmed.6.2.2022.49-52.

Full text
Abstract:
Penyakit yang disebabkan oleh bakteri patogenik pada manusia merupakan salah satu masalah yang sering ditemui di kehidupan masyarakat. Penyakit diare disebabkan oleh bakteri. Ekstrak Daun Binahong memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder yang berperan sebagai antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan senyawa yang terkandung dalam ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia Ten. Steenis) dan Potensi Antibakteri Daun Binahong (Anredera cordifolia Ten. Steenis) terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli berdasarkan diameter zona hambat. Metode kerja yang digunak
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
34

Widya Aqshal, Muhammad Ezyra, Cut Sidrah Nadira, and Wizar Putri Mellaratna. "Analisis efektivitas Probiotik Oral Sebagai Antibakteri Terhadap Bakteri Stapylococcus epidermidis." Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan 6, no. 3 (2023): 544–53. https://doi.org/10.31850/makes.v6i3.2293.

Full text
Abstract:
Staphyloccus epidermidis merupakan salah satu bakteri yang menyebabkan acne vulgaris. Angka kejadian Acne vulgaris berkisar 85 % dan terjadi pada usia 14- 17 tahun pada wanita dan 16-19 tahun pada laki laki. Acne vulgaris umumnya lebih banyak terjadi pada laki - laki dibandingkan dengan wanita pada rentang usia 15-44 tahun yaitu 34 % pada laki - laki dan 27 % pada wanita. Tujuannya adalah mengetahui perbedaan efek probiotik dengan konsentrasi 18x108 CFU/ml,21x108 CFU/ml dan 30x108 CFU/ml terhadap diameter zona hambat pertumbuhan antibakteri Staphyloccus epidermidis. Metode menggunakan tiga kon
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
35

Salma Sayyidatunnisa, Kiki Mulkiya, and Livia Syafnir. "Pengujian Aktivitas Antibakteri Ekstrak dan Fraksi Daun Saga (Abrus precatorius L) terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis." Bandung Conference Series: Pharmacy 4, no. 2 (2024): 777–83. http://dx.doi.org/10.29313/bcsp.v4i2.14962.

Full text
Abstract:
Abstract. Saga (Abrus precatorius L) possess antibacterial effects. S.epidermidis is a normal flora present on the skin, respiratory tract, and digestive tract of humans. This study aims to evaluate the antibacterial activity of saga leaf extracts and fractions against S.epidermidis. Extraction was performed using the maceration method with 96% ethanol. Antibacterial activity was tested using the agar diffusion method at concentrations of 1%, 5%, 10%, and 15% for each sample of saga leaf extract and fractions. The results indicate that saga leaf extracts and fractions possess antibacterial act
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
36

Yunita, Erma, Dheanissa Galuh Permatasari, and Deni Lestari. "AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP Pseudomonas auroginosa." Jurnal Ilmiah Farmako Bahari 11, no. 2 (2020): 189. http://dx.doi.org/10.52434/jfb.v11i2.886.

Full text
Abstract:
Daun kelor merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat dibidang kesehatan. Beberapa diantaranya menyebutkan bahwa daun kelor memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun kelor (Moringa oleifera Lam) terhadap bakteri P. aeruginosa. Kelompok uji terdiri dari 5 kelompok perlakukan variasi konsentrasi ekstrak daun kelor 2%, 4%, 6%, 8% dan 10%, kelompok kontrol positif, dan kontrol negatif. Uji aktivitas antibakteri dilakukan secara metode difusi sumuran. Inkubasi dilakukan pada suhu 37˚C selama 24 jam. Pengamatan dilakukan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
37

Monica, Cahya, Irfan Zamzani, and Siti Nashihah. "AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 96% DAUN BANGKAL (Nauclea subdita) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus." Jurnal Insan Farmasi Indonesia 7, no. 2 (2024): 33–43. http://dx.doi.org/10.36387/jifi.v7i2.2129.

Full text
Abstract:
Tumbuhan Bangkal (Nauclea subdita) merupakan tumbuhan khas di bagian selatan Pulau Kalimantan. Dalam kehidupan sehari-hari, daun bangkal digunakan untuk mengobati bisul, luka, sakit gigi, demam dan diare. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengukur aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun bangkal terhadap Staphylococcus aureus dengan menggunakan metode Ultrasonic Assisted Extraction (UAE). Daun bangkal diekstraksi dengan ekstraksi bantuan UAE menggunakan pelarut etanol 96%. Aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram Kirby-Bauer. Pengujian zona hambat antib
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
38

D, Muhammad Arfa. "AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN WORTEL (Daucus carota L.) TERHADAP Klebsiella pneumoniae DAN Pseudomonas aeruginosa." Jurnal Labora Medika 7, no. 1 (2023): 20. http://dx.doi.org/10.26714/jlabmed.7.1.2023.20-24.

Full text
Abstract:
Limbah Daun Wortel (Daucus carota L.) mengandung metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antibakteri seperti tannin, steroid, dan saponin, namun selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak Etanol Daun Wortel terhadap Klebsiella pneumoniae dan Pseudomonas aeruginosa. Metode Ekstraksi maserasi digunakan dengan menggunakan Etanol 96% kemudian aktivitas antibakteri diuji dengan metode difusi agar. Konsentrasi ekstrak yaitu 2%, 4%, dan 8% b/v. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata diameter zona hambat untuk Klebsiella pne
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
39

Dewi, Earlyna Sinthia. "POTENSI EKSTRAK ETANOL BUAH TOMAT (Lycopersicum Esculentum) SEBAGAI PENGHAMBAT BAKTERI PENYEBAB PNEUMONIA." Jurnal Agrotek Ummat 7, no. 1 (2020): 26. http://dx.doi.org/10.31764/agrotek.v7i1.1902.

Full text
Abstract:
Pneumonia merupakan infeksi pada paru-paru yang salah satunya disebabkan oleh bakteri. Pengobatan dengan antibiotik sudah mulai mengalami resistensi, sehingga tomat dapat dijadikan sebagai alternatif pengobatan karena memiliki efek sebagai antibakteri dari kandungan senyawa flavonoid, saponin, tanin dan alkaloidnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adanya aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol tomat terhadap pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumoniae. Ekstrak tomat dibagi menjadi 5 seri konsentrasi (3%, 6.25%, 12.5%, 25%, dan 50%). Pengujian daya hambat Klebsiella pneumoniae menggunak
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
40

Jhon Rouberd Yomilena, Muhammad Yusuf, and Andi Meinar Dwi Rantisari. "Uji Aktivitas Antibakteri Fraksinasi Kombinasi Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata L) dan Tapak Dara (Catharantus roseus) Terhadap Streptococcus mutans." INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL 2, no. 1 (2023): 44–55. http://dx.doi.org/10.56314/inhealth.v2i1.108.

Full text
Abstract:
Tanaman kirinyuh dan tapak dara merupakan tanaman yang mengandung senyawa kimia yang berfungsi sebagai antibakteri, sehingga dapat digunakan untuk menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans penyebab karies gigi. Karies gigi merupakan penyakit infeksi yang dapat menyebabkan kerusakan pada gigi, Karies disebabkan oleh asam yang dihasilkan dari mikroorganisme pada karbohidrat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri pada fraksinasi kombinasi daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) dan tapak dara (Catharanthus roseus) dengan mengetahui zona hambat yang diperoleh den
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
41

Risman Tunny, Anatje J. Pattipeilohy, and Nursaripa A. Rahayaan. "Skrining Fitokimia Dan Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Pohon Pulai (Alstonia Scholaris L. R. BR) Asal Desa Tulehu Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia Coli Dengan Metode Difusi Sumuran." Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia 2, no. 1 (2022): 138–44. http://dx.doi.org/10.55606/jikki.v2i1.1153.

Full text
Abstract:
Salah satu tanaman dapat digunakan sebagai obat tradisional adalah tanaman pohon pulai atau (Alstonia scholaris L. R. Br) tanaman ini digunakan sebagai obat antidiabetes mellitus, antikanker, antimikroba, dan antioksidan. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan bahwa ekstrak kulit pohon pulai (Alstonia scholaris L. R. Br) memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan metode difusi sumuran. Penelitian ini menggunakan konsentrasi 70%, 80%,
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
42

Maharani, Retno Citra, and Siti Fatimah. "Kajian Suhu dan Waktu Perendaman pada Biogel Berbahan Dasar Daun Mangkokan." Bioma : Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi 7, no. 1 (2022): 30–42. http://dx.doi.org/10.32528/bioma.v7i1.2904.

Full text
Abstract:
Hand sanitizer digunakan sebagai bahan antiseptik yang praktis dan mengandung alkohol yang dapat membuat kulit menjadi iritasi. Penggunaan daun mangkokan sebagai bahan formula gel dan mengandung antibakteri flavonoid saponin. Tujuan untuk mengetahui zona hambat pada biogel ekstrak daun mangkokan. Penelitian ini perlakuan variasi suhu yaitu 30℃, 40℃, 50℃, 60℃, dan 70℃ menggunakan variasi waktu perendaman yaitu 0, 2, 4, 6, 8 hari. Dilakukan uji organoleptik, pH, daya sebar, daya lekat, zona hambat bakteri. Hasil menunjukkan bahwa uji homogenitas telah memenuhi persyaratan. pH hasil formulasi eks
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
43

Tiara, Anastasia, Sister Sianturi, and Maria Elvina Tresia Butar-Butar. "Uji aktivitas antibakteri daun lakump (Cayratia trifolia L.) terhadap bakteri Staphylococcus haemolyticus ATCC 29970 secara in-vitro." Pharmasipha : Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy 8, no. 1 (2024): 58–71. http://dx.doi.org/10.21111/pharmasipha.v8i1.10623.

Full text
Abstract:
Staphylococcus haemolyticus merupakan salah satu bakteri yang memiliki tingkat resistensi yang cukup tinggi terhadap beberapa jenis antibiotik. Hal ini menjadi alasan untuk mencari senyawa antimikroba baru dari sumber alami. Tumbuhan yang berpotensi sebagai senyawa antibakteri adalah tumbuhan lakump (Cayratia trifolia L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun lakump terhadap bakteri S. haemolyticus menggunakan metode difusi sumuran. Metode ekstraksi yang digunakan pada penelitian ini adalah maserasi. Pengamatan dilakukan terhadap diameter zona ham
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
44

Lestari, Gina, and Reschi Dwi Fitri. "UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK BUAH NANAS (Ananas comosus. L) TERHADAP BAKTERI ESCHERICHIA COLI." Jurnal Ilmiah Pharmacy 6, no. 1 (2019): 58–66. http://dx.doi.org/10.52161/jiphar.v6i1.9.

Full text
Abstract:
Nanas memiliki kandungan klor, iodium, fenol dan enzim bromealin sehingga mempunyai efek menekan pertumbuhan bakteri Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat buah nanas terhadap bakteri Escherichia coli. Metode yang digunakan pada uji ini adalah difusi cakram untuk mengetahui diameter zona hambat ekstrak buah nanas terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Konsentrasi yang digunakan yaitu konsentrasi 10 µg/ml, 50 µg/ml, 100 µg/ml, 500 µg/ml dan 1000 µg/ml, dengan perbandingan kontrol positif menggunakan cefixim 0,06%, kontrol negatif menggunakan DMSO 10%. Hasil analisa uji da
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
45

Zuraida, Zuraida, Estu Lestari, and Adrian Feby Fadillah. "Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Pandan Wangi (Pandanus amarylliafolius Roxb) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Pseudomonas aeruginosa ATCC 27853." Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan 7, no. 2 (2021): 165–76. http://dx.doi.org/10.37012/anakes.v7i2.689.

Full text
Abstract:
Pseudomonas aeruginosa mnerupakan salah satu bakteri penyebab infeksi nosocomial dan pneumonia. Bakteri ini diketahui bersifat resisten terhadap antibiotik seperti penisillin, sefalosporin, monobaktam, karbapenem, aminaglikosida, dan fluorokuinolon. Dengan adanya kasus resistensi perlu adanya bahan alternatife lain sebagai agen antibakteri, salah satu bahan alam yaitu daun pandan wangi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya hambat ekstrak daun pandan wangi terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa. Penelitian ini menggunakan metode difusi sumuran. DMSO 10% merupakan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
46

Abubakar, Poetry Melinda, Fatimawali Fatimawali, and Paulina Yamlean. "UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK RIMPANG LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata K.Schum) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Klebsiella pneumoniae ISOLAT SPUTUM PADA PENDERITA PNEUMONIA RESISTEN ANTIBIOTIK SEFTRIAKSON." PHARMACON 8, no. 1 (2019): 11. http://dx.doi.org/10.35799/pha.8.2019.29228.

Full text
Abstract:
ABSTRACT Red galangal rhizome is a plant that has various properties including antifungal and antibacterial. Red galangal rhizomes contain a class of flavonoids, phenols and terpenoids, which can be, used as basic ingredients of modern medicines. Flavonoids and phenols are also known to inhibit microbes. Flavonoids can inhibit microbes that have been resistant to antibiotics. This study aims to determine the antibacterial activity of red galangal rhizome extract (Alpinia purpurata K.Schum) and test its inhibitory effect on the growth of Klebsiella pneumoniae bacteria in sputum isolates in pati
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
47

Fanani Hakim, Rachmi, Fakhrurrazi Fakhrurrazi, and Masnaini Masnaini. "PERBANDINGAN DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN DAN BUAH JAMBU BIJI (Psidium guajava) TERHADAP AKTIVITAS BAKTERI Enterococcus faecalis." Medika Kartika Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, Volume 3 No 2 (April 30, 2020): 126–38. http://dx.doi.org/10.35990/mk.v3n2.p126-138.

Full text
Abstract:
Enterococcus faecalis adalah bakteri gram positif yang bersifat fakultatif anaerob. Enterococcus faecalis memiliki kemampuan untuk hidup dalam berbagai lingkungan dan mampu bertahan sebagai mikroorganisme dalam saluran akar menyebabkan bakteri ini menjadi patogen sehingga sering disebut sebagai bakteri penyebab terjadinya kegagalan perawatan saluran akar. Jambu biji (Psidium guajava) pada buah dan daun memiliki kandungan flavonoid, tanin, minyak atsiri dan saponin berfungsi sebagai penghambat berbagai jenis bakteri, diantaranya. Peneltian ini bertujuan membandingkan pengaruh ekstrak daun dan b
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
48

Rabima, Rabima, and Riris Arisma Sunyaluri. "Uji Aktivitas Fraksi Etil Asetat Daun Daruju (Acanthus Ilicifolius L) terhadap Bakteri Propionibacterium Acnes dan Staphylococcus Epidermidis." Jurnal Health Sains 2, no. 10 (2021): 1357–64. http://dx.doi.org/10.46799/jhs.v2i10.309.

Full text
Abstract:
Daun daruju (Acanthus Ilicifolius L) merupakan sejenis tanaman yang banyak tumbuh dan dikembangkan di Indonesia. Pada daun daruju (Acanthus Ilicifolius L) ditemukan keberadaan banyak kandungan senyawa metabolit sekunder. Senyawa metabolit sekunder bersifat non polar, semipolar dan polar sehingga untuk memaksimalkan pengekstrakan senyawa metabolit sekunder dilakukan dengan cara fraksinasi. Proses fraksinasi dalam penelitian ini menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat dan metanol, sedangkan bakteri uji yang digunakan adalah bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis. Penguj
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
49

Dzulasfi, Yusriyani, and Riska Yuliastuti. K. "UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL DAUN MIANA MERAH (Coleus benth) TERHADAP Staphylococcus aureus." Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar 7, no. 1 (2023): 10–16. http://dx.doi.org/10.59060/jurkes.v7i1.238.

Full text
Abstract:
Telah dilakukan penelitian uji daya hambat ekstrak etanol daun miana merah (Coleus benth) terhadap Staphylococcus aureus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji daya hambat ekstrak etanol daun miana merah terhadap Staphylococcus aureus. Sediaan esktrak daun miana yang telah dibuat kemudian dilakukan pengujian uji hambat ekstrak etanol terhadap Staphylococcus aureus menggunakan metode sumuran. Hasil yang diperoleh menghasilkan zona hambat disekitar sumuran dengan diameter yang berbeda-beda pada setiap sampel. Diameter zona hambatan rata-rata yang diperoleh dari masing-masing setiap sampe
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
50

Hasbi, Nurmi, Metta Octora, Lina Permatasari, Rosyunita Rosyunita, Neneng Rachmalia Izzatul Mukhlisah, and Rima Cahyati Kusumadewi. "AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI AIR HERBA PEGAGAN (Centella asiatica) METODE SOXHLETASI TERHADAP ISOLAT KLINIS Pseudomonas aeruginosa." Prosiding SAINTEK 6 (January 30, 2024): 132–38. http://dx.doi.org/10.29303/saintek.v6i1.928.

Full text
Abstract:
Pegagan (Centela asiatica L.) merupakan tanaman herba yang berpotensi sebagai antibakteri berbahan alami. Pemilihan pelarut yang tepat dapat memengaruhi kandungan fitokimia yang dapat diekstrak dari bahan uji. Penelitian terhadap aktivitas antibakteri dari pegagan telah banyak dilaporkan terutama menggunakan pelarut etanol, methanol dan kloroform, sedangkan pelarut air masih sedikit yang melaporkan. Pseudomonas aeruginosa merupakan bakteri gram negatif yang sering menginfeksi manusia. Bakteri ini dilaporkan menjadi resisten terhadap beberapa antibiotik. Oleh sebab itu perlu dilakukan penelitia
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!