Academic literature on the topic 'Indeks Standar Pencemaran Udara'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the lists of relevant articles, books, theses, conference reports, and other scholarly sources on the topic 'Indeks Standar Pencemaran Udara.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Journal articles on the topic "Indeks Standar Pencemaran Udara"

1

Mahendrasyah, Ihjal, Anita Diana, Rusdah, and Deni Mahdiana. "PENERAPAN ALGORITMA K-MEANS UNTUK KLASTERISASI INDEKS STANDAR PENCEMARAN UDARA." Teknologi 14, no. 2 (2024): 146–56. https://doi.org/10.26594/teknologi.v14i2.4088.

Full text
Abstract:
Lingkungan merupakan satu ruang utuh yang berisi semua benda, daya, keadaan, serta makhluk hidup di dalamnya, termasuk juga manusia dan perilakunya yang mempengaruhi alam. Penting untuk menjaga lingkungan agar tidak timbul pencemaran yang dapat menciptakan kondisi yang tidak sehat. Pengelompokkan pencemaran lingkungan dapat mempermudah pemerintah dalam pertimbangan wilayah mana saja yang memerlukan atensi lebih dalam penegakkan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Pengelompokan yang digunakan menggunakan algoritma K-Means Clustering yang dapat mengelompokkan data ke dalam kelompok ya
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Pradifan, Andika, Widayat Widayat, and Agus Suprihanto. "Pemantauan Kualitas Udara Kota Tegal (Studi Kasus : Kecamatan Tegal Selatan, Kecamatan Tegal Barat, Kecamatan Tegal Timur)." Jurnal Ilmu Lingkungan 19, no. 1 (2021): 73–82. http://dx.doi.org/10.14710/jil.19.1.73-82.

Full text
Abstract:
Pengelolaan kualitas udara dan pengendalian pencemaran udara harus dilakukan untuk menjaga kelestarian dan keberlangsungan kehidupan. Pengelolaan dan pengendalian pencemaran udara dapat dilaksanakan dengan melakukan pemantauan kualitas udara. Hasil dari pemantauan kualitas udara ambien selanjutnya digunakan untuk perhitungan IKU. Indeks Kualitas Udara/IKU merupakan salah satu instrumen yang dapat digunakan untuk melakukan penilaian kualitas udara secara sederhana dengan menggunakan beberapa parameter terpilih. Indeks Standar Pencemar Udara/ISPU, Parameter yang digunakan untuk menentukan ISPU y
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Oktavia, Bella Azka, Aldyansyah Tarigan, Clara Pratiwi, Fachrizky Catur Putra, Giatika Chrisnawati, and Yayan Hendrian. "Clustering Pencemaran Udara Yogyakarta Menggunakan Algoritma K-Means dan Orange Data Mining." RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business 4, no. 2 (2025): 3804–11. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.1116.

Full text
Abstract:
Pencemaran udara menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang perlu mendapatkan perhatian khusus, terutama di wilayah perkotaan seperti Daerah Istimewa Yogyakarta. Udara yang tercemar dapat berdampak buruk bagi kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengelompokkan kualitas udara di Yogyakarta berdasarkan parameter Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), yaitu PM10, PM2.5, SO₂, CO, O₃, NO₂, dan HC. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah K-Means Clustering, yang diterapkan untuk mengelompokkan data kualitas udara k
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Amrizal, Zakaria, Ida Munfarida, and Amrullah. "Pemetaan Particulate Matter 10 di Bundaran Taman Pelangi Kota Surabaya." Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan 7, no. 1 (2021): 44–51. http://dx.doi.org/10.29080/alard.v7i1.1278.

Full text
Abstract:
Masalah pencemaran udara merupakan persoalan tahunan yang terus terjadi di setiap kota. Kota Surabaya adalah salah satu kota dengan jumlah penduduk yang cukup padat sehingga berbanding lurus dengan jumlah kendaraan bermotor yang digunakan. Kendaraan bermotor serta kawasan perindustrian yang berada di Surabaya menyumbang emisi terbesar ke udara sehingga memiliki kualitas udara yang rendah kareana adanya pencemaran tersebut. Kualitas udara berkaitan erat dengan pencemaran, untuk mengetahui tingkat kadar pencemaran udara pengukuran kualitas udara mengacu pada indeks standar parameter pencemaran u
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Latief, Muhammad Abdul, and Yuli Karyanti. "Data Mining & Analytic Forecasting Indeks Standar Pencemar Udara Jakarta Menggunakan Metode Linear Regression (Studi Kasus: Dataset Indeks Standar Pencemar Udara Jakarta 2021)." Journal Of Social Research 1, no. 10 (2022): 1164–76. http://dx.doi.org/10.55324/josr.v1i10.248.

Full text
Abstract:
Pencemaran udara merupakan hal yang harus diperhatikan saat ini. Besarnya partikel dan gas yang beracun di udara sudah melewati batasan yang cukup besar diberbagai negara salah satunya Indonesia. Ibukota Indonesia yaitu Jakarta merupakan pusat perekonomian yang dimana berdasarkan data yang didapatkan polusi tingkat pencemaran udara tergolong melewati batas standar AQG (Air Quality Guide) yang ditetapkan WHO (World Health Organization). Berdasarkan data Jakarta memiliki rata-rata polusi yang dapat dikategorikan sedang, yang dimana rentang indeks berada pada nilai 51-100 (µg/m3) . Hal ini diukur
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Putra, Andika Eka, and Tedy Rismawan. "Klasifikasi Kualitas Udara Berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Menggunakan Metode Fuzzy Tsukamoto." Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi 11, no. 2 (2023): 190. http://dx.doi.org/10.26418/coding.v11i2.58704.

Full text
Abstract:
Berdasarkan data WHO (World Health Organization), 9 dari 10 orang menghirup udara dengan kualitas yang buruk. Kualitas udara yang buruk membunuh hampir 7 juta orang tiap tahunnya. Untuk kota Pontianak sendiri, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah menyediakan sejumlah media mulai dari media berbentuk fisik hingga ke media berbentuk digital yang dapat menampilkan informasi mengenai kualitas udara. Data yang digunakan pada media-media tersebut diolah langsung oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Maka dari itu untuk menyediakan alternatif dalam pengelolaan data kualitas udara bagi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

SYAIFULLOH, MOHAMMAD MA'ARIF. "PREDIKSI INDEKS STANDAR PENCEMARAN UDARA DI KOTA SURABAYA BERDASARKAN KONSENTRASI GAS KARBON MONOKSIDA." Jambura Journal of Probability and Statistics 2, no. 2 (2021): 86–95. http://dx.doi.org/10.34312/jjps.v2i2.11326.

Full text
Abstract:
Kota Surabaya merupakan pusat kegiatan dari berbagai sektor di kawasan Jawa Timur salah satunya yaitu sektor industri sehingga banyaknya lapangan pekerjaan yang tercipta. Hal ini yang mendorong masyarakat luar Surabaya untuk mencari pekerjaan di Kota Surabaya. Karena lapangan pekerjaan di Kota Surabaya menyebar, menimbulkan mobilitas masyarakat dimana transportasi sangat dibutuhkan untuk melakukan mobilitas. Jumlah kendaraan di Kota Surabaya yang berbahan bakar bensin sebanyak 2.987.437 unit dan jumlah kendaraan berbahan bakar solar sebesar 179.331 unit. Hal ini dapat mempengaruhi kondisi kual
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Surbakti, Sriliani, Nusa Sebayang, Deviany Kartika, and Muhammad Khafid Fauzan. "Kajian Tingkat Pencemaran Udara No2, Co, dan So2 Terhadap Kemacetan Lalu Lintas di Kota Malang." Jurnal Inovasi Global 3, no. 4 (2025): 654–68. https://doi.org/10.58344/jig.v3i4.318.

Full text
Abstract:
Pencemaran udara yang disebabkan oleh emisi gas kendaraan bermotor menjadi masalah lingkungan utama di Kota Malang, terutama pada ruas-ruas jalan yang mengalami kemacetan parah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemacetan lalu lintas terhadap kualitas udara dengan mengukur konsentrasi polutan udara, yaitu NO2, CO, dan SO2, di beberapa ruas jalan utama seperti Jalan Gatot Subroto, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Trunojoyo, dan Jalan Untung Suropati. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pengukuran langsung selama 12 jam dari jam 06.00 hingga 18.
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

INFORMATIKA, COMPUTING, Saepul Anwar, Ari Yuliati, and Rd. Yovi Manova. "Rancang Bangun Alat Ukur Kualitas Udara (PM2.5, NO2, CO) Berbasis Iot Menggunakan Sim800l Dan Mikrokontroler Arduino Mega 2560 Di Kota Tasikmalaya." COMPUTING | Jurnal Informatika 9, no. 01 (2022): 36–43. http://dx.doi.org/10.55222/computing.v9i01.860.

Full text
Abstract:
Permasalahan polutan udara di area perkotaan tidak dapat diabaikan kembali dikarenakan sangat berdampak pada kehidupan manusia saat ini dan masa mendatang. Diperlukan media dan peranti yang dapat menyampaikan nilai kualitas udara dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pentingnya kualitas udara yang sehat. Dalam penelitian ini memaparkan rancang bangun alat ukur kualitas udara yang dapat menampilkan secara langsung pada Led Matrix P10 berbasis Arduino Mega 2560 dan terintegrasi dengan sensor PMS5003 untuk mengukur nilai PM2.5, sensor MICS6814 untuk mengukur konsentrasi NO2 dan CO,
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Purwanto, Devi Dwi, and Eric Sugiharto Honggara. "Klasifikasi Kategori Hasil Perhitungan Indeks Standar Pencemaran Udara dengan Gausian Naïve Bayes (Studi Kasus: ISPU DKI Jakarta 2020)." Journal of Intelligent System and Computation 4, no. 2 (2022): 102–8. http://dx.doi.org/10.52985/insyst.v4i2.259.

Full text
Abstract:
Pencemaran udara adalah masalah yang membahayakan manusia terutama untuk sistem pernafasan. Saat ini pencemaran udara selalu terjadi akibat beberapa hal seperti asap kendaraan, pembangkit listrik dan lainnya. Salah satu tempat di mana pencemaran udara terjadi adalah di kota besar di mana banyak orang berkumpul. Salah satu tempat yang menjadi perhatian adalah stasiun yang berada di daerah khusus ibukota jakarta. Stasiun adalah tempat di mana banyak orang berkumpul dan menunggu untuk melakukan perjalanan. Maka dari itu dinas lingkungan hidup DKI Jakarta membuka data pencemaran udara yang terjadi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
More sources

Books on the topic "Indeks Standar Pencemaran Udara"

1

Tugaswati, A. Tri. Standar pengukuran dan kriteria pencemaran udara: Laporan akhir. Pusat Penelitian Ekologi Kesehatan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 1997.

Find full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!