To see the other types of publications on this topic, follow the link: Indeks Standar Pencemaran Udara.

Journal articles on the topic 'Indeks Standar Pencemaran Udara'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the top 50 journal articles for your research on the topic 'Indeks Standar Pencemaran Udara.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Browse journal articles on a wide variety of disciplines and organise your bibliography correctly.

1

Mahendrasyah, Ihjal, Anita Diana, Rusdah, and Deni Mahdiana. "PENERAPAN ALGORITMA K-MEANS UNTUK KLASTERISASI INDEKS STANDAR PENCEMARAN UDARA." Teknologi 14, no. 2 (2024): 146–56. https://doi.org/10.26594/teknologi.v14i2.4088.

Full text
Abstract:
Lingkungan merupakan satu ruang utuh yang berisi semua benda, daya, keadaan, serta makhluk hidup di dalamnya, termasuk juga manusia dan perilakunya yang mempengaruhi alam. Penting untuk menjaga lingkungan agar tidak timbul pencemaran yang dapat menciptakan kondisi yang tidak sehat. Pengelompokkan pencemaran lingkungan dapat mempermudah pemerintah dalam pertimbangan wilayah mana saja yang memerlukan atensi lebih dalam penegakkan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Pengelompokan yang digunakan menggunakan algoritma K-Means Clustering yang dapat mengelompokkan data ke dalam kelompok ya
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Pradifan, Andika, Widayat Widayat, and Agus Suprihanto. "Pemantauan Kualitas Udara Kota Tegal (Studi Kasus : Kecamatan Tegal Selatan, Kecamatan Tegal Barat, Kecamatan Tegal Timur)." Jurnal Ilmu Lingkungan 19, no. 1 (2021): 73–82. http://dx.doi.org/10.14710/jil.19.1.73-82.

Full text
Abstract:
Pengelolaan kualitas udara dan pengendalian pencemaran udara harus dilakukan untuk menjaga kelestarian dan keberlangsungan kehidupan. Pengelolaan dan pengendalian pencemaran udara dapat dilaksanakan dengan melakukan pemantauan kualitas udara. Hasil dari pemantauan kualitas udara ambien selanjutnya digunakan untuk perhitungan IKU. Indeks Kualitas Udara/IKU merupakan salah satu instrumen yang dapat digunakan untuk melakukan penilaian kualitas udara secara sederhana dengan menggunakan beberapa parameter terpilih. Indeks Standar Pencemar Udara/ISPU, Parameter yang digunakan untuk menentukan ISPU y
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Oktavia, Bella Azka, Aldyansyah Tarigan, Clara Pratiwi, Fachrizky Catur Putra, Giatika Chrisnawati, and Yayan Hendrian. "Clustering Pencemaran Udara Yogyakarta Menggunakan Algoritma K-Means dan Orange Data Mining." RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business 4, no. 2 (2025): 3804–11. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.1116.

Full text
Abstract:
Pencemaran udara menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang perlu mendapatkan perhatian khusus, terutama di wilayah perkotaan seperti Daerah Istimewa Yogyakarta. Udara yang tercemar dapat berdampak buruk bagi kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengelompokkan kualitas udara di Yogyakarta berdasarkan parameter Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), yaitu PM10, PM2.5, SO₂, CO, O₃, NO₂, dan HC. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah K-Means Clustering, yang diterapkan untuk mengelompokkan data kualitas udara k
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Amrizal, Zakaria, Ida Munfarida, and Amrullah. "Pemetaan Particulate Matter 10 di Bundaran Taman Pelangi Kota Surabaya." Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan 7, no. 1 (2021): 44–51. http://dx.doi.org/10.29080/alard.v7i1.1278.

Full text
Abstract:
Masalah pencemaran udara merupakan persoalan tahunan yang terus terjadi di setiap kota. Kota Surabaya adalah salah satu kota dengan jumlah penduduk yang cukup padat sehingga berbanding lurus dengan jumlah kendaraan bermotor yang digunakan. Kendaraan bermotor serta kawasan perindustrian yang berada di Surabaya menyumbang emisi terbesar ke udara sehingga memiliki kualitas udara yang rendah kareana adanya pencemaran tersebut. Kualitas udara berkaitan erat dengan pencemaran, untuk mengetahui tingkat kadar pencemaran udara pengukuran kualitas udara mengacu pada indeks standar parameter pencemaran u
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Latief, Muhammad Abdul, and Yuli Karyanti. "Data Mining & Analytic Forecasting Indeks Standar Pencemar Udara Jakarta Menggunakan Metode Linear Regression (Studi Kasus: Dataset Indeks Standar Pencemar Udara Jakarta 2021)." Journal Of Social Research 1, no. 10 (2022): 1164–76. http://dx.doi.org/10.55324/josr.v1i10.248.

Full text
Abstract:
Pencemaran udara merupakan hal yang harus diperhatikan saat ini. Besarnya partikel dan gas yang beracun di udara sudah melewati batasan yang cukup besar diberbagai negara salah satunya Indonesia. Ibukota Indonesia yaitu Jakarta merupakan pusat perekonomian yang dimana berdasarkan data yang didapatkan polusi tingkat pencemaran udara tergolong melewati batas standar AQG (Air Quality Guide) yang ditetapkan WHO (World Health Organization). Berdasarkan data Jakarta memiliki rata-rata polusi yang dapat dikategorikan sedang, yang dimana rentang indeks berada pada nilai 51-100 (µg/m3) . Hal ini diukur
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Putra, Andika Eka, and Tedy Rismawan. "Klasifikasi Kualitas Udara Berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Menggunakan Metode Fuzzy Tsukamoto." Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi 11, no. 2 (2023): 190. http://dx.doi.org/10.26418/coding.v11i2.58704.

Full text
Abstract:
Berdasarkan data WHO (World Health Organization), 9 dari 10 orang menghirup udara dengan kualitas yang buruk. Kualitas udara yang buruk membunuh hampir 7 juta orang tiap tahunnya. Untuk kota Pontianak sendiri, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah menyediakan sejumlah media mulai dari media berbentuk fisik hingga ke media berbentuk digital yang dapat menampilkan informasi mengenai kualitas udara. Data yang digunakan pada media-media tersebut diolah langsung oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Maka dari itu untuk menyediakan alternatif dalam pengelolaan data kualitas udara bagi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

SYAIFULLOH, MOHAMMAD MA'ARIF. "PREDIKSI INDEKS STANDAR PENCEMARAN UDARA DI KOTA SURABAYA BERDASARKAN KONSENTRASI GAS KARBON MONOKSIDA." Jambura Journal of Probability and Statistics 2, no. 2 (2021): 86–95. http://dx.doi.org/10.34312/jjps.v2i2.11326.

Full text
Abstract:
Kota Surabaya merupakan pusat kegiatan dari berbagai sektor di kawasan Jawa Timur salah satunya yaitu sektor industri sehingga banyaknya lapangan pekerjaan yang tercipta. Hal ini yang mendorong masyarakat luar Surabaya untuk mencari pekerjaan di Kota Surabaya. Karena lapangan pekerjaan di Kota Surabaya menyebar, menimbulkan mobilitas masyarakat dimana transportasi sangat dibutuhkan untuk melakukan mobilitas. Jumlah kendaraan di Kota Surabaya yang berbahan bakar bensin sebanyak 2.987.437 unit dan jumlah kendaraan berbahan bakar solar sebesar 179.331 unit. Hal ini dapat mempengaruhi kondisi kual
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Surbakti, Sriliani, Nusa Sebayang, Deviany Kartika, and Muhammad Khafid Fauzan. "Kajian Tingkat Pencemaran Udara No2, Co, dan So2 Terhadap Kemacetan Lalu Lintas di Kota Malang." Jurnal Inovasi Global 3, no. 4 (2025): 654–68. https://doi.org/10.58344/jig.v3i4.318.

Full text
Abstract:
Pencemaran udara yang disebabkan oleh emisi gas kendaraan bermotor menjadi masalah lingkungan utama di Kota Malang, terutama pada ruas-ruas jalan yang mengalami kemacetan parah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemacetan lalu lintas terhadap kualitas udara dengan mengukur konsentrasi polutan udara, yaitu NO2, CO, dan SO2, di beberapa ruas jalan utama seperti Jalan Gatot Subroto, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Trunojoyo, dan Jalan Untung Suropati. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pengukuran langsung selama 12 jam dari jam 06.00 hingga 18.
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

INFORMATIKA, COMPUTING, Saepul Anwar, Ari Yuliati, and Rd. Yovi Manova. "Rancang Bangun Alat Ukur Kualitas Udara (PM2.5, NO2, CO) Berbasis Iot Menggunakan Sim800l Dan Mikrokontroler Arduino Mega 2560 Di Kota Tasikmalaya." COMPUTING | Jurnal Informatika 9, no. 01 (2022): 36–43. http://dx.doi.org/10.55222/computing.v9i01.860.

Full text
Abstract:
Permasalahan polutan udara di area perkotaan tidak dapat diabaikan kembali dikarenakan sangat berdampak pada kehidupan manusia saat ini dan masa mendatang. Diperlukan media dan peranti yang dapat menyampaikan nilai kualitas udara dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pentingnya kualitas udara yang sehat. Dalam penelitian ini memaparkan rancang bangun alat ukur kualitas udara yang dapat menampilkan secara langsung pada Led Matrix P10 berbasis Arduino Mega 2560 dan terintegrasi dengan sensor PMS5003 untuk mengukur nilai PM2.5, sensor MICS6814 untuk mengukur konsentrasi NO2 dan CO,
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Purwanto, Devi Dwi, and Eric Sugiharto Honggara. "Klasifikasi Kategori Hasil Perhitungan Indeks Standar Pencemaran Udara dengan Gausian Naïve Bayes (Studi Kasus: ISPU DKI Jakarta 2020)." Journal of Intelligent System and Computation 4, no. 2 (2022): 102–8. http://dx.doi.org/10.52985/insyst.v4i2.259.

Full text
Abstract:
Pencemaran udara adalah masalah yang membahayakan manusia terutama untuk sistem pernafasan. Saat ini pencemaran udara selalu terjadi akibat beberapa hal seperti asap kendaraan, pembangkit listrik dan lainnya. Salah satu tempat di mana pencemaran udara terjadi adalah di kota besar di mana banyak orang berkumpul. Salah satu tempat yang menjadi perhatian adalah stasiun yang berada di daerah khusus ibukota jakarta. Stasiun adalah tempat di mana banyak orang berkumpul dan menunggu untuk melakukan perjalanan. Maka dari itu dinas lingkungan hidup DKI Jakarta membuka data pencemaran udara yang terjadi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
11

Anisa Ma'u Luthfi and Fatkhurokhman Fauzi. "Perbandingan Klasifikasi Random Forest, Support Vector Machines, dan LGBM Pada Klasifikasi Kualitas Udara di Jakarta." JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) 9, no. 2 (2024): 99–108. http://dx.doi.org/10.32528/justindo.v9i2.1912.

Full text
Abstract:
Udara bersih merupakan kebutuhan semua makhluk di bumi guna menunjang keberlangsungan hidup. Kualitas udara di Jakarta merupakan isu serius yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah dan publik. Ada beberapa faktor utama yang menyebabkan polusi udara di Jakarta. Pertama, industri yang semakin berkembang dengan cepat di wilayah metropolitan ini berkontribusi signifikan terhadap emisi gas buang yang mencemari udara. Selain itu, pertambahan jumlah kendaraan bermotor dan mobilitas tinggi juga menyebabkan peningkatan emisi gas buang yang mencemari udara. Kegiatan pembakaran sampah yang ti
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
12

Kartikasari, Diah. "ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LEVEL POLUSI UDARA DENGAN METODE REGRESI LOGISTIK BINER." MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika 8, no. 1 (2020): 55–59. http://dx.doi.org/10.26740/mathunesa.v8n1.p55-59.

Full text
Abstract:
Perkembangan teknologi khususnya pada bidang transportasi membuat pencemaran udara semakin meningkat. Salah satu zat polutan berbahaya di udara adalah O3. Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) dengan parameter O3 digunakan untuk mengukur kualitas udara berdasarkan banyaknya kadar O3 di udara. ISPU parameter O3 dapat menunjukkan dua kemungkinan level kualitas udara yaitu berbahaya atau tidak sehingga data kualitas udara yang dilihat dari level ISPU parameter O3 bersifat biner. Beberapa faktor meteorologi yang diduga berpengaruh antara lain kecepatan angin, temperatur, radiasi matahari, tekanan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
13

Sitorus, Michael, Depriansa Fitron, and Carolus Agung Segara Wisesa. "Data Mining Implementasi Algoritma K-Means Menggunakan Aplikasi Orange dalam Clustering Pencemaran Udara di DKI Jakarta Tahun 2021." Journal of Informatics and Advanced Computing (JIAC) 3, no. 2 (2022): 161–64. https://doi.org/10.35814/jiac.v3i2.4662.

Full text
Abstract:
Udara yang bersih merupakan kebutuhan yang tidak hanya perlu dipenuhi manusia, tetapi juga hewan dan tumbuhan. Kualitas udara menjadi penting untuk kehidupan kita agar bisa terhindar dari berbagai penyakit kesehatan. Maka dari itu, diterapkanlah ilmu dari data mining dengan metode k-means clustering dengan perangkat lunak Orange untuk bisa mengelompokkan kategori dari kualitas udara yang berada di DKI Jakarta yang meliputi kualitas udara baik, sedang, dan tidak sehat. Dengan menggunakan data yang diperoleh dari Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jak
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
14

Nababan, Adli A., Miftahul Jannah, Mia Aulina, and Dwiki Andrian. "PREDIKSI KUALITAS UDARA MENGGUNAKAN XGBOOST DENGAN SYNTHETIC MINORITY OVERSAMPLING TECHNIQUE (SMOTE) BERDASARKAN INDEKS STANDAR PENCEMARAN UDARA (ISPU)." JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) 7, no. 1 (2023): 214–19. http://dx.doi.org/10.59697/jtik.v7i1.66.

Full text
Abstract:
Polusi udara memperburuk situasi di daerah berpenduduk. Kota-kota besar di Indonesia juga menderita polusi udara. Kualitas udara telah berubah secara signifikan sebagai akibat dari peningkatan lalu lintas, konsumsi material kendaraan, pertumbuhan industri, pembakaran lahan, dan pengumpulan sampah. Diperlukan pengukuran dan klasifikasi kualitas udara yang akurat. Hasil klasifikasi yang akurat membantu dalam pembentukan peraturan negara. Untuk mencapai kriteria kualitas udara hidup, kami bermaksud mengelola pemantauan. Dengan menggunakan algoritma XGBoost dan metode synthetic minoritas oversampl
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
15

Shafira, Nabila Zalfa, M. Sayyid Imaduddin, Rindra Syaifullah, Garudo Puji Sandiyudho, and Rifdatun Nimah. "Inferensi Fuzzy Mamdani dan Decision Tree Untuk Deteksi Kualitas Udara Kota Jakarta." PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DATA 4, no. 1 (2024): 1060–69. https://doi.org/10.33005/senada.v4i1.419.

Full text
Abstract:
Kualitas udara merupakan faktor penting yang mempengaruhi kesehatan manusia dan lingkungan, terutama di kota besar seperti Jakarta yang memiliki tingkat pencemaran udara yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan algoritma Fuzzy Mamdani dan Decision Tree untuk deteksi kualitas udara di Jakarta berdasarkan data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) tahun 2018. Penelitian ini mengumpulkan data ISPU dari website Satu Data Indonesia, yang mencakup parameter seperti HC, CO, SO₂, NO₂, O₃, PM₁₀, dan PM₂,₅. Algoritma Fuzzy Mamdani dirancang dengan menggunakan dua variabel input, yaitu
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
16

Sabillah, Fajrin Rizqi, Caesar Dewangga Duta Nirmala, St Widyastuti Sasmita Putri, et al. "Perspektif Qur'an dan Teknologi dalam Penilaian Kualitas Udara." Jurnal Wilayah dan Kota 11, no. 01 (2025): 52–65. https://doi.org/10.34010/jwk.v11i01.14998.

Full text
Abstract:
Pencemaran udara akibat aktivitas pertambangan di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, telah menyebabkan peningkatan konsentrasi polutan berbahaya seperti SO₂, NO₂, dan CO, yang menurunkan kualitas udara hingga kategori "berbahaya" menurut analisis Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU). Masalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimana memecahkan perbedaan perspektif umat Islam dan sains terkait pencemaran udara di kawasan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas udara berdasarkan perspektif Al-Qur'an dan teknologi modern guna mengidentifikasi strategi mitigasi yang efekt
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
17

Mulyani, Andini Sri Mulyani, Tatan Sukwika, and Ninin Gusdini. "Analisis Kualitas Udara Ambien Sebelum dan Setelah Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Jagakarsa Jakarta Selatan." Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains 3, no. 2 (2022): 30–36. http://dx.doi.org/10.55448/ems.v3i2.67.

Full text
Abstract:
Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mengakibatkan penurunan aktivitas masyarakat di luar ruangan. Di lain sisi, berdampak pada penurunan kadar emisi di udara yang menggambarkan kondisi kualitas udara di Kecamatan Jagakarsa. Tujuan penelitian ini mengukur kondisi kualitas udara ambien dengan mengacu pada Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU). Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif-kuantitatif. Parameter ISPU yang diukur adalah PM10, CO, SO2, NO2, dan O3. Semua parameter diuji dengan paired t-test. Hasil pengukuran pada status kualitas udara ambien se
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
18

Ridho, Ihda Innar, and Galih Mahalisa. "ANALISIS KLASIFIKASI DATASET INDEKS STANDAR PENCEMARAN UDARA (ISPU) DI MASA PANDEMI MENGGUNAKAN ALGORITMA SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM)." Technologia : Jurnal Ilmiah 14, no. 1 (2023): 38. http://dx.doi.org/10.31602/tji.v14i1.8005.

Full text
Abstract:
Kualitas udara atau air quality merupakan kadar kandungan udara berdasarkan konsentrasi polutan di lokasi tertentu. Pada masa Pendemi terdapat adanya perubahan kualitas udara yang terjadi di indonesia. Penelitian ini akan melakukakn analisis klasifikasi tingkat kualitas udara berdasarkan dataset ISPU. Data mining dikelompokkan dalam dua kategori, yakni supervised dan unsupervised. Algoritma Support Vector Machine (SVM) adalah suatu metode yang menggunakan algoritma supervised, SVM digunakan untuk mencari hyperplane terbaik dengan memaksimalkan jarak antar kelas. Hyperplane adalah sebuah fungsi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
19

Putri, Istighfarin Djuana, and Affiati Oktaviarina. "Penerapan Vector Autoregressive Integrated Moving Average (VARIMA) Pada Prediksi Indeks Standar Pencemaran Udara." MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika 12, no. 2 (2024): 364–73. https://doi.org/10.26740/mathunesa.v12n2.p364-373.

Full text
Abstract:
Vector Autoregressive Integrated Moving Average (VARIMA) is a data forecasting approach multivariate time series which is used to determine the relationship between several variables at one time and variables in the previous period. One implementation of the VARIMA model is to predict the Air Pollution Standard Index (ISPU). The increasing number of factories and industrial activities is the main cause of air pollution in Gresik Regency. Therefore, this study aims to apply the model and predict ISPU concentrations using VARIMA. The data used in this research is daily data on concentrations of
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
20

Perdana, Diaz, and Ahmad Muklason. "Machine Learning untuk Peramalan Kualitas Indeks Standar Pencemar Udara DKI Jakarta dengan Metode Hibrid ARIMAX-LSTM." ILKOMNIKA: Journal of Computer Science and Applied Informatics 5, no. 3 (2023): 209–22. http://dx.doi.org/10.28926/ilkomnika.v5i3.588.

Full text
Abstract:
Polusi udara merupakan tantangan lingkungan global yang signifikan, menyebabkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat tidak terkecuali di Jakarta. Dengan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) sebagai parameter utama untuk memantau kualitas udara. Meskipun ISPU memberikan informasi saat ini, informasi yang diberikan untuk kualitas udara di masa mendatang masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih canggih, dan salah satu metode yang menjanjikan adalah menggunakan teknik machine learning (ML). Metode ML telah terbukti efektif dalam pemantauan dan peramalan kualitas u
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
21

Sumadikarta, Istiqomah, and Ratna Kurniasih. "SISTEM MONITORING PARTIKULAT (PM10) DAN KARBON MONOKSIDA (CO) BERBASIS ARDUINO UNO." PROSIDING 3 (July 15, 2023): 218–24. http://dx.doi.org/10.59134/prosidng.v3i.362.

Full text
Abstract:
Polusi udara ditimbulkan dari hasil pembakaran yang tidak sempurna, yang mana proses pembakaran tersebut menghasilkan gas-gas berbahaya diantaranya yang paling banyak kita sering temukan adalah gas CO (karbon monoksida) debu (PM10). Dampak yang ditimbulkan pencemaran udara ternyata sangat merugikan manusia berbagai jenis penyakit yang dapat ditimbulkan pada manusia dari pencemar udara di atas seperti; infeksi saluran pernafasan atas, paru-paru jadi rusak, hipertensi, jantung, kanker. Perlu dilakukan adanya alat yang dapat memantau kondisi kualitas udara yang meliputi gas karbon monoksida, dan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
22

I Gusti Ayu Nandia Lestari and I Komang Agus Ady Aryanto. "Peningkatan Akurasi Klasifikasi Kualitas Udara melalui Oversampling dengan Metode Support Vector Machine dan Random Forest." Jurnal Sistem dan Informatika (JSI) 18, no. 1 (2023): 1–9. http://dx.doi.org/10.30864/jsi.v18i1.596.

Full text
Abstract:
Kualitas udara merupakan faktor penting yang memengaruhi kesehatan manusia dan semua makhluk hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model klasifikasi kualitas udara menggunakan teknik oversampling SMOTE, serta metode Random Forest dan Support Vector Machine. Data yang digunakan adalah Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) DKI Jakarta selama tahun 2022. Hasil pengujian menunjukkan bahwa menggunakan Random Forest, akurasi model mencapai 98%, sedangkan dengan penerapan SMOTE, akurasi meningkat menjadi 99%. Pada pemodelan dengan Support Vector Machine, akurasi mencapai 91%, namun den
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
23

Muhamad Ridwan Ali Akbar, Edvin Priatna, Sutisna, and Imam Taufiqurohman. "Monitoring Kualitas Udara Menggunakan NodeMCU Esp8266 Berbasis Internet of Thing (IoT) di Ciamis." E-JOINT (Electronica and Electrical Journal Of Innovation Technology) 3, no. 2 (2022): 73–78. http://dx.doi.org/10.35970/e-joint.v3i2.1687.

Full text
Abstract:
Kabupaten Ciamis adalah tempat yang strategis untuk dilalui kendaraan, terutama untuk di kawasan Alun Alun Ciamis dikarenakan mobilitas kendaraan sangat tinggi sama halnya dengan kawasan Terminal Ciamis yang memiliki mobilitas yang tinggi. Akhirnya di kawasan Alun Alun Ciamis dan Terminal Ciamis dari aktivitas kendaraan yang tinggi menghasilkan CO dan 𝑁𝑂2 yang buruk bagi kesehatan masyarakat dikawasan tersebut. Oleh karena itu agar bisa mengurangi orang yang terdampak dari pencemaran kualitas udara dibutuhkan sebuah alat yang bisa mengukur kualitas udara. serta sebuah sistem monitoring yang be
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
24

Yusianti, Evi, M. Jahiding, and Wa Ode Sitti Ilmawati. "Analisis indeks pencemaran udara SO2, CO, NO2, dan PM10 di kawasan kota Kendari." Jurnal Aplikasi Fisika 20, no. 01 (2024): 35–43. http://dx.doi.org/10.62749/jaf.v20i01.p35-43.

Full text
Abstract:
Telah dilakukan Penelitian tentang Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang disebabkan oleh NO2, CO, SO2 dan PM10. Titik pantau dilakukan Traffic Light Pasar Sentral Wua-wua. Proses sampling uji menggunakan impinger, tujuan mengetahui kualitas udara di Traffic Light Pasar Sentral Wua-wua di kawasan Kota Kendari. Hasil pengujian Nilai ISPU 2019 setiap parameter uji menunjukan bahwa pada area traffic light Pasar Sentral Wua-wua pada parameter CO ialah 96,5. Berdasarkan nilai ISPU yang didapat masuk dalam kategori sedag, dalam rentang 51-100. Dampak kesehatan untuk mahluk hidup belum terlihat, t
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
25

Munggaran, Gilang Anugerah, Haryoto Kusnoputranto, and Januar Ariyanto. "Korelasi Polusi Udara dengan Insiden Pneumonia Balita di DKI Jakarta pada Tahun 2017-2020." Jurnal Promotif Preventif 7, no. 1 (2024): 123–35. http://dx.doi.org/10.47650/jpp.v7i1.1071.

Full text
Abstract:
Polusi udara di Jakarta meningkat setiap tahun bahkan berkontribusi besar terhadap kejadian pneumonia balita. Kasus pneumonia balita di Jakarta 2018 mencapai 42.305 dengan cakupan penemuan 95,53% kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui korelasi pencemaran udara ambien dengan kejadian pneumonia balita pada tahun 2017 sampai 2020 di Jakarta. Metode penelitian ini menggunakan analisis time-trend ecologic study. Data Indeks Standar Pencemaran Udara dikumpulkan dengan cara menghitung rata-rata bulanan dan data pneumonia berdasarkan data bulanan insidens pneumonia balita. Hasil uji korelasi, P
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
26

Musyary, Muhammad Daffa, and Imam Buchori. "Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau dalam Mengurangi Pencemaran Udara di Kawasan Metropolitan Surakarta untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs)." Jurnal Rekayasa Hijau 8, no. 2 (2024): 137–49. https://doi.org/10.26760/jrh.v8i2.137-149.

Full text
Abstract:
ABSTRAKRuang Terbuka Hijau (RTH) di Kawasan Metropolitan Surakarta berkurang dari 35% di tahun 1980-an menjadi kurang dari 10% di tahun 2021 yang berarti luasan RTH tersebut tidak memenuhi standar menurut UU no 26 tahun 2007. Hal tersebut berdampak pada kualitas lingkungan perkotaan salah satunya adalah pencemaran udara yang merupakan pilar lingkungan dari Sustainable Development Goals (SDGs). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis luasan RTH ideal dalam membantu mengurangi pencemaran udara di Kawasan Metropolitan Surakarta. Metode yang digunakan adalah analisis spasial menggunakan Normalize
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
27

Miranto, Afit. "Rancang Bangun Alat Pendeteksi Kualitas Udara Portable berbasis Internet of Things (IoT)." Jurnal Elektro dan Mesin Terapan 9, no. 2 (2023): 246–56. http://dx.doi.org/10.35143/elementer.v9i2.6170.

Full text
Abstract:
Pada kehidupan sehari-hari udara yang berada di atmosfir memiliki berbagai macam bentuk seperti gas, partikel udara dan sebagainya. Salah satunya yang sering dihirup oleh manusia adalah oksigen. Akan tetapi dari berbagai macam partikel udara bisa dapat memberikan dampak buruk bagi Kesehatan yaitu infeksi saluran pernafasan apabila menghirup atau terpapar dengan jangka waktu diambang batas wajar yang telah ditentukan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan sebuah alat untuk mengetahui tingkat kualitas udara dan statusnya serta titik lokasi yang berada tersebut berukuran kompak dan mudah u
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
28

Irawan, Angki, Adi Heru Sutomo, and Sukandarrumidi Sukandarrumidi. "Indeks standar pencemar udara dan faktor meteorologi pada kejadian ISPA." Berita Kedokteran Masyarakat 33, no. 5 (2017): 225. http://dx.doi.org/10.22146/bkm.12669.

Full text
Abstract:
Standard index of air pollutant, meteorology factor and acute respiratory infections occurrence in PekanbaruPurposeThis study aimed to define the correlation between standard index of air pollutants and meteorological factors with the acute respiratory infection in Pekanbaru.MethodsThis research was an ecology study by time trend analysis. The independent variables were Air Pollution Standard Index (PM10, SO2, CO, NO2, and O3), meteorological factors (solar radiation, temperature, humidity, wind speed), while the dependent variable was the number of acute respiratory infections.ResultsThere we
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
29

Irjayana, Rizky Caesar, Abdul Fadlil, and Rusydi Umar. "Pengaruh Seleksi Fitur Terhadap Klasifikasi Indeks Standar Pencemar Udara Menggunakan Naïve Bayes." Insect (Informatics and Security): Jurnal Teknik Informatika 11, no. 1 (2025): 67–78. https://doi.org/10.33506/insect.v11i1.4303.

Full text
Abstract:
(Indeks Standar Pencemar Udara) ISPU adalah data parameter yang digunakan untuk mengukur kualitas konsentrasi polutan yang terkadung pada udara, seperti PM10, PM2.5, SO2, CO, O3, NO2 dan HC. Data ini sangat penting dalam penyampaian informasi kualitas udara yang berdampak pada kesehatan masyarakat dan lingkungan. ISPU dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan berdasarkan pada titik-titik pemantauan tiap daerah. Dengan banyaknya data yang terkumpul disetiap lokasi dalam tiap harinya, maka dibutuuhkan pengolahan data kategori yang efektif dalam pengelompokan kualitas udara. Dal
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
30

Ratna Masni, Fenny, and Herniwanti Herniwanti. "ANALISIS KEJADIAN INDEKS STANDAR PENCEMAR UDARA (ISPU) SEBAGAI INFORMASI MUTU UDARA DI KOTA PEKANBARU." Jurnal Kesehatan dan Pengelolaan Lingkungan 6, no. 1 (2025): 01–11. https://doi.org/10.12928/jkpl.v6i1.12504.

Full text
Abstract:
Air quality problems that occur in the world today are always associated with the development of large cities and almost no large city in the world is free from symptoms of air pollution. The level of air quality is getting lower day by day due to high levels of air pollution. Pekanbaru City is one of the cities in Indonesia that is prone to air pollution. This research aims to analyze the incidence of the Air Pollution Standard Index (ISPU) as information on air quality in Pekanbaru City. The research method used was collecting primary and secondary data through informants. The research was c
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
31

Agista, Putri, Ninin Gusdini, and Maya Maharani. "ANALISIS KUALITAS UDARA DENGAN INDEKS STANDAR PENCEMAR UDARA (ISPU) DAN SEBARAN KADAR POLUTANNYA DI PROVINSI DKI JAKARTA." Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal 2, no. 2 (2020): 39–57. http://dx.doi.org/10.36441/seoi.v2i2.491.

Full text
Abstract:
Provinsi DKI Jakarta merupakan ibu kota Indonesia yang memiliki lima kota besar yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Sebagai kota yang sedang berkembang Provinsi DKI Jakarta turut menyumbangkan emisi udara yang menyebabkan menurunnya kualitas udara melalui kegiatan penduduk, kegiatan perindustrian dan transportasi. Oleh karena itu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memantau kadar pencemar udara primer yaitu NO2 (Nitrogen Dioksida), SO2 (Sulfur Dioksida), O3 (Ozon), CO (Karbon Monoksida) dan PM10 (Partikulat). Analisis dilakukan menggunakan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
32

Subagiyo, Heri, Retno Tri Wahyuni, Memen Akbar, and Fella Ulfa. "Rancang Bangun Sensor Node untuk Pemantauan Kualitas Udara." Jurnal Sains, Teknologi dan Industri 18, no. 1 (2021): 72. http://dx.doi.org/10.24014/sitekin.v18i1.11461.

Full text
Abstract:
Sensor Node untuk pemantauan kualitas udara merupakan perangkat pengukuran parameter kondisi kualitas udara pada suatu titik lokasi tertentu. Parameter yang diukur berdasarkan ISPU (Indeks Standar Pencemaran Udara) meliputi gas karbon monoksida (CO), nitrogen dioksida (NO2), sulfur dioksida (SO2), ozon (O3), dan partikel debu (PM10). Komponen yang digunakan pada sensor node yaitu mikrokontroler Arduino Uno, sensor MQ-7, sensor MQ-131, sensor MQ-135, sensor MQ-136, sensor GP2Y1010AU0F dan WiFi module. Sistem ini dikendalikan oleh mikrokontroler yang berfungsi untuk mengelola data hasil pengukur
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
33

Fahim, Kistosil, Syifa' Amanatus Sholichah, Lukman Hanafi, Sentot Didik Surjanto, Iis Herisman, and Wahyu Fistia Doctorina. "Prediksi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kota Surabaya Menggunakan Rantai Markov Waktu Diskrit." Jurnal Ilmiah Soulmath : Jurnal Edukasi Pendidikan Matematika 12, no. 2 (2024): 121–34. http://dx.doi.org/10.25139/smj.v12i2.8684.

Full text
Abstract:
Abstract The Air Pollution Standard Index (API) is a numerical measure that indicates air quality conditions at a specific location. Poor air quality can significantly impact health. APIs monitored and reported through the Air Quality Monitoring Station (AQMS) display API numbers and categories such as good, moderate, unhealthy, very unhealthy, and hazardous. Since API values can change over time, long-term air quality predictions are essential for implementing preventive measures. In this research, we use a Discrete-Time Markov Chain (DTMC) to observe state transitions based on the API in Sur
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
34

Pratiwi, Rahmadita, Rina Widyasari, and Muhammad Fathonni. "ANALISIS REGRESI LOGISTIK MULTINOMIAL DALAM ESTIMASI PARAMETER KRITIS INDEKS STANDAR PENCEMAR UDARA." Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika 5, no. 1 (2024): 499–513. http://dx.doi.org/10.46306/lb.v5i1.588.

Full text
Abstract:
The Air Pollutant Standard Index contains parameters monitored daily, one of which is the critical parameter with the highest pollutant rating among other parameters. The air critical parameters used as dependent variables consist of four categories, namely Carbon Monoxide (????????), Particulate Matter (????????10), Sulfur Dioxide (????????2), and Ozone (????3). In this research, Carbon Monoxide (????????) used as the comparison category and results obtained are variables that affect the Particulate Matter (????????10) category is the air temperature variable with category 0. In the Sulfur Di
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
35

Fitriana, Liza, and Frinanta Ananda. "Aplikasi Pendeteksi Asap Berbasis Arduino Uno pada Platform Android." Jurnal Teknologi dan Ilmu Komputer Prima (JUTIKOMP) 1, no. 1 (2018): 38–42. http://dx.doi.org/10.34012/jutikomp.v1i1.314.

Full text
Abstract:
Asap merupakan efek samping dari hasil pembakaran yang tidak sempurna dari suatu bahan bakar. Selain memberikan dampak yang merugikan, asap juga dapat diperlukan untuk hal-hal yang bermanfaat seperti: pembasmian hama, aroma therapy, dan lain-lain. Kehadiran asap dapat suatu ruangan, selain yang disengaja untuk memberikan manfaat, dapat mengindikasikan terjadinya kebakaran. Umumnya jika terjadi kebakaran dalam suatu gedung, korban yang meninggal akibat menghirup asap yang terlalu lama akan lebih banyak dibandingkan dengan korban yang terbakar. Untuk itu diperlukan suatu perangkat yang dapat men
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
36

Karyadi, Yadi. "Prediksi Kualitas Udara Dengan Metoda LSTM, Bidirectional LSTM, dan GRU." JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi) 9, no. 1 (2022): 671–84. http://dx.doi.org/10.35957/jatisi.v9i1.1588.

Full text
Abstract:
Kualitas udara menjadi salah satu masalah utama di kota besar. Salah satu cara pengendalian kualitas udara adalah dengan cara memprediksi beberapa parameter utama dengan menggunakan algoritma deep learning. Penelitian ini menggunakan metoda deep learning yang merupakan bagian dari Recurrent Neural network yaitu Long Short Term Memory, Bidirectional Long Short Term Memory, dan Gated Recurrent Unit yang diterapkan pada permasalahan memprediksi data time series kualitas udara dengan parameter suhu, kelembaban, particular matter PM10, dan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU). Dari hasil pengujian
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
37

Rachmat, Musabbih Najil Hakim, and Tri Cahyanto. "Analisis Historis Polusi Udara di Jawa Barat terhadap Pentingnya Konservasi Tumbuhan." BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi 6, no. 1 (2024): 637–47. http://dx.doi.org/10.31537/biocons.v6i1.1763.

Full text
Abstract:
Polusi udara yang menjadi suatu permasalahan linear dengan perkembangan zaman dan bertambahnya populasi manusia menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam hal pengurangan dan penyelesaiannya karena berakibat terhadap lingkungan, iklim dan makhluk hidup yang terdapat di dalamnya, khususnya pada daerah perkotaan seperti di Jawa Barat, permasalahan polusi udara yang menyebabkan hilangnya berbagai tumbuhan yang seharusnya berperan besar dalam penyelesaian permasalahan tersebut. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkatan polusi udara pada beberapa daerah di Jawa Barat dan keterkaitannya terhada
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
38

Oktaviani, Anisa, and Hustinawati. "PREDIKSI RATA-RATA ZAT BERBAHAYA DI DKI JAKARTA BERDASARKAN INDEKS STANDAR PENCEMAR UDARA MENGGUNAKAN METODE LONG SHORT-TERM MEMORY." Jurnal Ilmiah Informatika Komputer 26, no. 1 (2021): 41–55. http://dx.doi.org/10.35760/ik.2021.v26i1.3702.

Full text
Abstract:
Indonesia menempati peringkat ke-6 dari 98 negara paling berpolusi di dunia pada tahun 2019. Di tahun tersebut, rata-rata AQI (Air Quality Index) sebesar 141 dan rata-rata konsentrasi PM2.5 sebesar 51.71 μg/m3 yang lima kali lipat diatas rekomendasi World Health Organization (WHO). Salah satu kota penyumbang polusi udara yaitu Jakarta. Berdasarkan data ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara) yang diambil dari SPKU (Stasiun Pemantau Kualitas Udara) Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta melampirkan pada tahun 2019, Jakarta memiliki kualitas udara sangat tidak sehat. Oleh karena itu perlu adanya model
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
39

Kurniawan, Deni, Erwan Eko Prastiyo, and Muhammad Fa'iz Alfatih. "RANCANGAN PURWARUPA PENDETEKSI GAS KARBON MONOKSIDA (CO) PADA PESAWAT TANPA AWAK SECARA NIRKABEL BERBASIS MIKROKONTROLER." Teknika STTKD: Jurnal Teknik, Elektronik, Engine 8, no. 2 (2022): 224–29. http://dx.doi.org/10.56521/teknika.v8i2.626.

Full text
Abstract:
Udara adalah gabungan dari seluruh komponen yang meliputi energi, ions, zat organik, gas dan segala partikel baik padat, gas, maupun cair yang terdistribusi acak dan bebas mengikuti volume bentuk ruang. Salah satu zat lainnya yang terkandung di udara adalah gas karbon monoksida (CO) yang sebagian besar berasal dari pembakaran bahan fosil dengan udara berupa gas buangan. Gas ini memiliki dampak buruk jika terhisap ke dalam paru-paru dan ikut peredaran darah. Hal ini dapat menghalangi masuknya oksigen yang dibutuhkan tubuh karena gas karbon monoksida (CO) bersifat racun. Pada penelitian sebelumn
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
40

Masita, Rani, and Afdal Afdal. "Identifikasi Pencemaran Air Sungai Batang Lembang di Kota Solok Berdasarkan Tinjauan Fisika dan Kimia." Jurnal Fisika Unand 12, no. 2 (2023): 178–84. http://dx.doi.org/10.25077/jfu.12.2.178-184.2023.

Full text
Abstract:
Telah dilakukan identifikasi pencemaran air Sungai Batang Lembang di Kota Solok berdasarkan parameter fisika dan kimia. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak enam titik di sepanjang aliran sungai di Kota Solok. Identifikasi dilakukan berdasarkan parameter temperatur, konduktivitas listrik, pH, Total Dissolved Solid (TDS), kandungan logam berat (Hg dan Pb), dan kandungan fosfat. Analisis tingkat pencemaran menggunakan metode Indeks Pencemaran air (IP). Berdasarkan nilai IP, air sungai Batang Lembang di Kota Solok dikategorikan tercemar ringan dengan nilai IP rata-rata sebesar 1,124. Hasil pengu
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
41

Amalia, Anisafitri, and Femmy Marshita B. "Pengaruh Faktor Meteorologis Terhadap Perubahan Konsentrasi PM10 Periode Sebelum dan Saat PSBB di Kota Surabaya dan Sekitarnya." Buletin GAW Bariri 2, no. 1 (2021): 24–36. http://dx.doi.org/10.31172/bgb.v2i1.42.

Full text
Abstract:
Implementasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Surabaya dan sekitarnya saat pandemi COVID-19 menyebabkan pembatasan berbagai aktivitas masyarakat dan moda transportasi yang sedikit berdampak pada kualitas udara khususnya emisi polutan PM10 ke atmosfer. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perubahan konsentrasi PM10 pada periode sebelum dan saat PSBB diterapkan, yaitu 27 Maret - 27 April 2020 dan 28 Mei – 28 Mei 2020 berturut-turut. Data konsentrasi PM10 dalam waktu jam-jaman serta data curah hujan, arah dan kecepatan angin harian pada periode tersebut digunakan dalam penelitian
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
42

Wijaya, Putri Ines. "Analisis Pencemaran Udara Akibat Kepadatan Jalan Lalu Lintas di Kota Padang (Studi Kasus: Karbon Monoksida di Jalan Prof.Dr.Hamka, Jalan Khatib Sulaiman, dan Jalan Rasuna Said)." JURNAL BUANA 2, no. 2 (2018): 569. http://dx.doi.org/10.24036/student.v2i2.110.

Full text
Abstract:
ANALISIS PENCEMARAN UDARA AKIBAT KEPADATAN
 JALAN LALU LINTAS DI KOTA PADANG
 (Studi Kasus: Karbon Monoksida di Jalan Prof Dr Hamka, Jalan Khatib Sulaiman, dan Jalan Rasuna Said) 
 
 
 Putri Ines Wijaya1 , Triyatno2, Febriandi3
 Program Studi Geografi
 Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
 Email : putriines.wijaya@yahoo.com
 
 ABSTRAK
 
 Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kepadatan kendaraan bermotor Jalan Prof. Dr. Hamka, Jalan Khatib Sulaiman, dan Jalan Rasuna Said, Kota Padang, (2) mengetahui volume karbon mo
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
43

Limbong, Rahmat, Adrian Abdul Aziz Luthfi, Sundari Yufitri, Agus Firdaus Chandra, and Maher Bin Ghazali. "KESALEHAN EKOLOGIS MASYARAKAT MUSLIM PEKANBARU: STUDI TERHADAP HADIS DALAM UPAYA MEMINIMALISIR KERUSAKAN LINGKUNGAN." Harmoni 22, no. 1 (2023): 70–92. http://dx.doi.org/10.32488/harmoni.v1i22.617.

Full text
Abstract:
Pekanbaru dikenal sebagai salah satu kota yang memiliki beberapa masalah di bidang lingkungan, contohnya sampah dan kebakaran lahan. Bahkan dalam data ISPU (Indeks Standar Pencemaran Udara) pada tanggal 19 Oktober 2015 kualitas udara di kota Pekanbaru masuk kategori sangat berbahaya yaitu mencapai angka 799 µgram/m dan data penyakit di kota Pekanbaru sendiri akibat kabut asap pada tahun 2015 termasuk yang tertinggi dengan jumlah penderita ISPA sebanyak 3.254 orang dengan persentase 86,6% dibanding penyakit lainnya. Di sisi lain, masyarakat Pekanbaru mulai mengalami perkembangan dari sisi relig
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
44

Annisa, Poetri Noer, Bowo Yuli Prasetyo, and Luga Martin Simbolon. "Evaluasi Kenyamanan Termal dan Kualitas Udara Dalam Ruang di Pujasera Politeknik Negeri Bandung." Jurnal Rekayasa Hijau 9, no. 1 (2025): 22–31. https://doi.org/10.26760/jrh.v9i1.22-31.

Full text
Abstract:
AbstrakKenyamanan termal dan kualitas udara dalam ruang merupakan faktor penting yang memberikan dampak bagi produktivitas penghuni, tidak terlepas bagi bangunan Pujasera. Penelitan ini bertujuan untuk mengevaluasi kenyamanan termal dan kualitas udara di Pujasera berdasarkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dan standar ASHRAE 55. Parameter kualitas udara yang dikaji meliputi karbon monoksida (CO), PM₂.₅, dan PM₁₀, sedangkan untuk kenyamanan termal, parameter yang digunakan antara lain Predicted Mean Vote (PMV) dan Predicted Percentage of Dissastisfied (PPD). Penelitian menggunakan pendekat
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
45

Ratnasari, Putri Nur, and Dyah Nurwidyaningrum. "KUALITAS DAN KENYAMANAN UDARA PADA GEDUNG PERKANTORAN BERTINGKAT RENDAH DENGAN STUDI KASUS GEDUNG PERKANTORAN PT. X DI JAKARTA." Construction and Material Journal 2, no. 2 (2020): 123–29. http://dx.doi.org/10.32722/cmj.v2i2.3093.

Full text
Abstract:
AbstractGreen Building Council Indonesia (GBCI) publishes an assessment device called Greenship to be used as a benchmark in planning to maintain green buildings. PT. Medtek one of the low-rise office buildings in Jakarta that is an area with moderate air pollution level based on air Pollution Standard Index (ISPU) which has no effect on human or animal health but influential on sensitive plants and aesthetic values. This research aimed to know the criteria points obtained by PT. Medtek, influence of air quality, and building conditions in the user of the building. Measurements of indoor air h
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
46

Rivangga, Satya, Rosita Yanuarti, and Agung Nilogiri. "Implementasi Cloud Computing Pada Prediksi Tingkat Kualitas Udara Berbasis Internet Of Things." JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) 9, no. 2 (2024): 77–86. http://dx.doi.org/10.32528/justindo.v9i2.1574.

Full text
Abstract:
Jumlah unit kendaraan bermotor di Kabupaten Jember selalu terjadi peningkatan selama tahun 2018 hingga 2020 yang dapat membuat kualitas udara memburuk sehingga dapat mengganggu kesehatan masyarakat saat beraktivitas pada ruang publik terbuka. Permasalahan yang terjadi adalah Kabupaten Jember masih belum memiliki alat pemantau kualitas udara di tempat-tempat tersebut sehingga masyarakat tidak tahu kualitas udara saat di tempat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membuat perangkat Internet of Things (IoT) yang dapat mengukur polutan udara (CO, PM10, PM2.5) lalu menampilkan kualitas udara be
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
47

Kiswandono, Agung Abadi, Kharisma Citra Aprilia, Anisa Rahmawati, Rusyda Maulida Khairati, and Rinawati Rinawati. "Analysis of Nitrogen Dioxide as Air Pollutant in Office, Industrial, Residential, and Transportation Areas in Lampung Province." JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia) 10, no. 1 (2025): 1. https://doi.org/10.20961/jkpk.v10i1.92581.

Full text
Abstract:
<p>Monitoring air quality can be undertaken in industrial areas, residential areas, offices, and transportation hubs to maintain public health and sustainable environmental practices in Lampung Province. The province suffers unique challenges, including a mix of emission sources (industrial activities, vehicular traffic, and domestic operations). Industrial zones have high levels of nitrogen dioxide (NO₂) due to manufacturing, transportation hubs have increased NO₂ due to vehicle emissions, and residential regions provide background pollution from household pollutants. Such complex spire
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
48

M. Puja Alif Budiman and Doni Winarso. "Penerapan Algoritma K-Medoids Clustering untuk Pengelompokan Bulan Rawan Bencana Kabut Asap di Kota Pekanbaru." JURNAL FASILKOM 14, no. 1 (2024): 1–8. http://dx.doi.org/10.37859/jf.v14i1.6858.

Full text
Abstract:
Setiap tahun, Kabut Asap menjadi ancaman yang sering kali melanda Kota Pekanbaru. Sumber utama polutan Kabut Asap adalah Particulate Matter (PM10) yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan. Meskipun Kabut Asap membawa dampak serius bagi kesehatan, kesadaran masyarakat tentang bulan-bulan rawan Kabut Asap di Kota Pekanbaru masih rendah. Ini menyebabkan ketidakwaspadaan yang berujung pada peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) saat terjadi Kabut Asap. Oleh karena itu, studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi bulan-bulan rawan Kabut Asap di Kota Pekanbaru dengan menggunakan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
49

Masri, Rina Marina, Santun R. P. Sitorus, Kooswardhono Mudikdjo, Lilik Budi Prasetyo, and Hartrisari Hardjomidjojo. "Kajian Perubahan Tingkat Pelayanan Jalan dan Kualitas Udara Di Zona Tidak Sesuai untuk Perumahan." Jurnal Permukiman 3, no. 2 (2008): 115. http://dx.doi.org/10.31815/jp.2008.3.115-128.

Full text
Abstract:
Dampak perkembangan Kawasan Bandung Utara di zona tidak sesuai untuk perumahan meningkatkan pertumbuhan jumlah penduduk dan perekonomian masyarakat, menurunkan kualitas lingkungan yang ditandai dengan menurunnya tingkat pelayanan jalan dan kualitas udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pola perubahan volume lalulintas dan tingkat pelayanan jalan; mengetahui hubungan pola perubahan volume lalulintas dan pencemaran udara terhadap indeks kualitas lingkungan; dan mengusulkan pilihan kebijakan dalam pengelolaan lalu lintas. Pengumpulan data primer diperoleh dari pengamatan fisik kimia
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
50

Firza Waliyyani Rimanda. "Lichen Sebagai Bioindikator Kualitas Udara di Wonosalam dan Krian." Environmental Pollution Journal 4, no. 3 (2025): 1075–84. https://doi.org/10.58954/epj.v4i3.225.

Full text
Abstract:
Pencemaran udara menjadi masalah serius di Indonesia akibat peningkatan aktivitas industri, transportasi, dan urbanisasi. Kualitas udara mempengaruhi keanekaragaman lichen yang dapat digunakan sebagai bioindikator lingkungan. . Tujuan penelitian adalah mengetahui tingkat pencemaran udara dengan menggunakan bioindikator lichen. Pengambilan sampel dilakukan secara eksploratif dengan teknik transek sejauh 50 meter di dua lokasi: Sumber Gintungan dan Sentra Industri Tahu Tropodo. Setiap lokasi memiliki 4 stasiun, dengan 5 pohon berdiameter batang >10 cm dan ketinggian 150-200 cm dari tanah diam
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!