To see the other types of publications on this topic, follow the link: Karya Seni.

Journal articles on the topic 'Karya Seni'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the top 50 journal articles for your research on the topic 'Karya Seni.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Browse journal articles on a wide variety of disciplines and organise your bibliography correctly.

1

Titi Andaryani, Eka. "PROSES TERJADINYA SUATU KARYA SENI." Imaji 14, no. 2 (2016): 157–63. http://dx.doi.org/10.21831/imaji.v14i2.12179.

Full text
Abstract:
Seni adalah keindahan yang tertuang di dalam sebuah karya. Karya seni muncul tidak dengan serat-merta. Artinya, ada beberapa tahapan atau proses yang melingkupi kemunculan suatu karaya seni. Peran manusia (seniman) sangat menentukan proses terjadinya karya seni. Proses karya seni ini dapat diibaratkat sama dengan proses kemunculannya seorang manusia di bumi ini. Tahapan-tahapan proses karya seni memberikan sejauh mana karya seni itu muncul sebagai realitas yang estetis. Tahapan-tahapan tersebut, antara lain: kehamilan, pertumbuhan, kemasakan, sketsa, dan pembentukan. Kelima tahapan proses terj
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Masyuni Sujayanthi, Ni Wayan. "Peranan Moral Dalam Mengapresiasi Hasil Karya Seni." Mudra Jurnal Seni Budaya 35, no. 2 (2020): 196–201. http://dx.doi.org/10.31091/mudra.v35i2.1053.

Full text
Abstract:
Hasil karya khususnya dalam bidang seni merupakan hasil buah pikir dari manusia dengan mengolah rasa, cipta, dan karsa yang diwujudkan dalam bentuk karya seni, baik seni tari, seni karawitan, seni pedalangan dan seni musik yang dapat dinikmati oleh masyarakat, namun dalam mengapresiasi hasil karya seni seseorang seringkali dilakukan dengan memperbanyak hasil karya seni tanpa ijin dari pencipta. Berdasarkan fenomena tersebut maka fokus pembahasan dalam penelitian ini adalah bagaimana pentingnya peranan moral dalam mengapresiasi hasil karya seni ? dengan tujuan mampu memotivasi para seniman untu
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Qoyyuumu, Sulistia, and Mudjiati. "ANCAMAN SAMPAH PLASTIK PADA BIOTA LAUT DALAM SENI RUPA MIX MEDIA." Qualia: Jurnal Ilmiah Edukasi Seni Rupa dan Budaya Visual 4, no. 2 (2024): 41–48. https://doi.org/10.21009/qualia.42.05.

Full text
Abstract:
Sampah plastik menimbulkan ancaman bagi ekosistem biota laut. Isu lingkungan seperti ikan paus yang ditemukan mati terdampar menelan enam kilogram sampah plastik dapat meledak mencemari lingkungan. Sampah plastik menjadi objek utama dalam penciptaan karya seni rupa mix media. Penciptaan karya ini didasari pada pengalaman pribadi pada saat menemukan serpihan plastik yang berada di dalam daging kerang darah. Karya ini berupa seni visual dua dimensi yang dikembangkan dengan perpaduan teknik mix media. Pendekatan interes seni bersifat pragmatis dengan menggunakan bentuk semi figuratif. Media yang
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Prasetya, Nova Agung, and Setyo Budi. "pergeseran fungsi seni grafis dari karya seni murni menjadi karya seni terapan." Texture:Art and Culture Journal 3, no. 2 (2021): 94–99. http://dx.doi.org/10.33153/texture.v3i2.3275.

Full text
Abstract:
abstractthe purpose of this research is to understand the changes that occur in graphic art. especially the shift in fuction from graphic art from the dysnatic era to the present era.the development of pure graphic artwork into applied work is based on the need of the widdercommunity that are processed and integrated together with fuctional product.reference from graphic art, especially for high print techniques than began with woodenboard, to gouge, as it expanded into the media of rubber, screen, hardoard, stone, andmetal. The research is more focused and processing graphic arts to become an
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Wahyudi, Ari, and Zulfi Hendri. "Lukisan surealis seni Angguk: sebuah penelitian berbasis penciptaan seni." Sungging 1, no. 2 (2022): 159–74. http://dx.doi.org/10.21831/sungging.v1i2.60125.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui karakteristik seni Angguk sebagai objek penciptaan karya seni lukis surealistik, (2) mengetahui proses kreatif pelukis Subandi sebagai sumber inspirasi penciptaan karya seni lukis surealistik, (3) menyusun konsep penciptaan karya seni lukis surealistik berdasarkan objek seni Angguk dan inspirasi proses kreatif pelukis pelukis Subandi, dan (4) melakukan visualisasi penciptaan karya seni lukis surealistik berdasarkan objek seni Angguk dan inspirasi proses kreatif pelukis Subandi. Penelitian ini merupakan penelitian Art Practice as Research. Objek pe
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Rahim, Muhamad Ali. "REPEARTITION: VISUALISASI PERULANGAN PADA KARYA SENI RUPA SEMI-TIGA DIMENSIONAL." Visualita Jurnal Online Desain Komunikasi Visual 10, no. 1 (2021): 18. http://dx.doi.org/10.34010/visualita.v10i1.4008.

Full text
Abstract:
Dilatarbelakangi proses apresiasi bahwasanya wujud karya seni rupa yang diciptakan dalam bentuk yang beragam dan bervariasi selalu menarik untuk disimak dan ditelisik. Fokusnya tidak melulu pada 'apa' yang direpresentasikan, tetapi juga pada 'bagaimana' menampilkannya. Dalam perkembangannya sejak seni rupa modern telah menunjukkan ragam tampilan yang makin sulit untuk dikategorisasikan. Sebab berbagai perkembangan teknik, medium, tetapi juga konsep filosofi dan gagasan karya memungkinkan terjadinya ruang penciptaan tanpa batas. Karya dengan tema REPEARTITION ini dirancang sebagai bentuk respon
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Vebrina, Dinda, Erlina Sari, Faddar wahyu Harahap, Helorena Valencia, and Trya Haraito. "Kreasi celengan dari bambu guna meningkatkan kesadaran menabung anak-anak di desa sigama ujung gading." Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat 1, no. 2 (2022): 131–36. https://doi.org/10.37081/adam.v1i2.869.

Full text
Abstract:
Seperti diketahui Seni merupakan salah satu pemanfaatan budi dan akal untuk menghasilkan karya yang dapat menyentuh jiwa spiritual manusia. Seni budaya nusantara yang mengalami perkembangan sangat pesat saat ini sesuai dengan tuntutan zaman. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang kemudian membuat manusia semakin menunjukkan keterampilan dan kreativitasnya dalam mengembangkan warisan seni budaya nusantara baik yang bercorak tradisional dengan mempertahankan pakem daerah setempat maupun corak modern dengan berbagai variasi untuk memenuhi tuntutan pasar. Karya-karya seni kriya termasuk
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Wan Abdullah, Wan Hilmi, Hamdi Ishak, and Sabri Mohamad. "Karya-Karya Seni Tarannum dalam Bahasa Arab." International Journal of Islamic Thought 16, no. 1 (2019): 122–33. http://dx.doi.org/10.24035/ijit.16.2019.011.

Full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Iksan, Nur. "SUBJEKTIVITAS KOLEKTIF : KRISIS EKSISTENSI DALAM KARYA SENI." Studi Budaya Nusantara 3, no. 1 (2019): 54–65. http://dx.doi.org/10.21776/ub.sbn.2019.003.01.04.

Full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Heryadi, Dindin, and Ismael Setiawan. "Pembinaan Seni Pertunjukan dan Seni Rupa di Desa Rambeanak." Jurnal Pengabdian Seni 2, no. 2 (2021): 111–18. http://dx.doi.org/10.24821/jps.v2i2.5924.

Full text
Abstract:
Terdapat lima kelompok di Desa Rambeanak, yaitu kelompok kesenian Satrio Gedruk Walijo, kelompok Hadroh, kelompok Srodut Sanggar Bina Muda, Alkaloid Farm, dan Karang Taruna. Sayangnya, belum ada pelatih di tiap kelompok yang mengakibatkan kurang efektifnya kegiatan yang dilaksanakan di tiap kelompok. Pembinaan seni ini dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah dan praktik. Kegiatan P3 Wilsen di Desa Rambeanak menghasilkan karya-karya baru baik tari, karawitan, serta batik dan kaos ciri khas Rambeanak. Diharapkan dengan karya-karya tari, karawitan, batik, dan sablon ini bisa dijadikan mate
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
11

Simamora, Theodorus Delpiero, David Christian Bong, and Tasya Natalia Akay. "Literasi Seni Dalam Paradigma Pengajaran Seni." Jurnal Dieksis ID 4, no. 1 (2024): 1–11. http://dx.doi.org/10.54065/dieksis.4.1.2024.402.

Full text
Abstract:
Tujuan penelitian ini membahas beberapa aspek pengembangan profesional seniman dalam konteks perubahan yang terjadi dalam sistem pendidikan tinggi domestik modern. Penulis melakukan penelitian yang bertujuan untuk mempelajari fenomena kepribadian seniman dan ciri-ciri terkait pencarian siswa terhadap lintasan pendidikannya sendiri. Metode dalam penelitian ini merupakan Tinjauan pustaka terhadap karya-karya yang menggambarkan kehidupan dan karya seniman, esai tentang sejarah seni telah dilakukan. Hasil penelitian, terungkap kriteria penilaian tingkat literasi seni siswa sebelum dan sesudah lulu
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
12

Prasetya, Nova Agung, Setyo Budi, and Desy Nurcahyanti. "Kritik Seni Ekspresivistik pada Karya Dekoratif Widayat." Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain 24, no. 1 (2021): 1–8. http://dx.doi.org/10.24821/ars.v24i1.4674.

Full text
Abstract:
Maestro Widayat merupakan pelukis beraliran kubisme dekoratif magis. Karya-karyanya yang oriental klasik membawa perpaduan antara seni Indonesia dan Asia Timur. Penulis menilai visualisasi karya Widayat unik dan tidak dimiliki oleh seniman lain, baik dari segi bentuk, tema, dan isi dalam karya. Kritik ekspresivistik pada karya Widayat untuk mengurai pesan dan perasaan yang ingin dikomunikasikan dalam karya tersebut. Umumya menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis judul, tema, isi dan visulisasi bentuk. Penelitian dilakukan dengan pengamatan yang memanfaatkan media da
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
13

Sobur, Alex. "Karya Seni sebagai Media." Mediator: Jurnal Komunikasi 8, no. 2 (2007): 211–20. http://dx.doi.org/10.29313/mediator.v8i2.1245.

Full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
14

Nengsih, Virda Okta, and Irwan Irwan. "BENALU DALAM SENI GRAFIS." Serupa The Journal of Art Education 12, no. 2 (2023): 168. http://dx.doi.org/10.24036/stjae.v12i2.121821.

Full text
Abstract:
Penciptaan karya akhir ini bertujuan untuk memvisualisasikan bagaimana bentuk dari benalu yang menyerupai sifat-sifat manusia kedalam bentuk karya seni grafis (linoleum cut). Menampilkan berbagai macam sifat-sifat seperti benalu tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Teknik yang digunakan adalah teknik relief print (linoleun cut). Relief print dengan menggunakan karet lino sebagai klise dan proses karya yang digunakan dalam penciptaan karya seni grafis ini melalui beberapa tahapan: (1) persiapan, (2) Elaborasi, (3) Sintesis, (4) Realisasi konsep, (5) Penyelesaian. Hasil dari visualisasi Benalu
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
15

Rahim, Muhamad Ali, and Chandra Ghaisani Amiarsa. "PLANA MEMORA : DEKONTEKSTUALISASI WUJUD KARYA SENI RUPA." VISUALITA 8, no. 2 (2020): 75–88. http://dx.doi.org/10.33375/vslt.v8i2.2726.

Full text
Abstract:
Dilatarbelakangi gagasan 'perayaan' memudarnya eksklusifitas seni menuju ke pola kontinuitas penciptaan, penelitian ini diiringi proses penciptaan dan menghasilkan karya seni rupa berjudul “Plana Memora” yang dirancang dalam rangka merespon fenomena pergeseran wacana estetika kontemporer. Tujuan konseptualnya adalah manifestasi letak spirit personalitas yang spesifik-otentik atas karya seni rupa pascamodernisme; dalam kesederhanaan visualisasi bisa jadi ditemukan unsur filosofi karya yang memerlukan upaya untuk memahami 'kedalamannya'. Tujuan praktisnya adalah tawaran pola teknik penciptaan ka
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
16

Yunita, Popy Sinta, and Jeong Ok-Jeon. "Karya Seni Rupa Mixed Media Tentang Persistence Melalui Inline Skating." Qualia: Jurnal Ilmiah Edukasi Seni Rupa dan Budaya Visual 3, no. 1 (2023): 57–62. http://dx.doi.org/10.21009/qualia.31.9.

Full text
Abstract:
Aktivitas Inline Skate merupakan olahraga yang kini populer kembali sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Penciptaan karya seni rupa ini berasal dari pengalaman pribadi terhadap aktivitas inline skate. Perupa memiliki ketertarikan terhadap olahraga sepatu roda terutama jenis aggressive inline skate, kemudian menjadikan olahraga ini menjadi sumber inspirasi penciptaan karya seni tugas akhir perupa. Berawal dari mengingat-ingat pengalaman menyenangkan saat masa kecil perupa menggunakan sepatu roda. Bagi perupa olahraga inline skate ini seperti terapi dan self-discovery untuk membuat mental perup
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
17

Yunita, Popy Sinta, and Jeong Ok-Jeon. "Karya Seni Rupa Mixed Media Tentang Persistence Melalui Inline Skating." Qualia: Jurnal Ilmiah Edukasi Seni Rupa dan Budaya Visual 3, no. 1 (2023): 57–62. http://dx.doi.org/10.21009/10.21009/qualia.31.9.

Full text
Abstract:
Aktivitas Inline Skate merupakan olahraga yang kini populer kembali sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Penciptaan karya seni rupa ini berasal dari pengalaman pribadi terhadap aktivitas inline skate. Perupa memiliki ketertarikan terhadap olahraga sepatu roda terutama jenis aggressive inline skate, kemudian menjadikan olahraga ini menjadi sumber inspirasi penciptaan karya seni tugas akhir perupa. Berawal dari mengingat-ingat pengalaman menyenangkan saat masa kecil perupa menggunakan sepatu roda. Bagi perupa olahraga inline skate ini seperti terapi dan self-discovery untuk membuat mental perup
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
18

B, Sukarman, and Agussalim Djirong. "CERAPAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SENI RUPA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR TERHADAP SENSASI RUANG PADA KARYA SENI LUKIS MODERN NONREPRESENTATIF." JURNAL IMAJINASI 3, no. 2 (2019): 47. http://dx.doi.org/10.26858/i.v3i2.13039.

Full text
Abstract:
Penelitian ini berjudul ” Cerapan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa Universitas Negeri Makassar terhadap Sensasi Ruang pada Karya Seni Lukis Modern Nonrepresentatif”. Penelitian ini Pemikiran dilatarbelakangi berkembangnya karya seni lukis modern nonrepresentatif yang jauh dari representasi keadaan alam, yang sering membuat publik kesulitan untuk menikmatinya, terutama oleh publik awam, meskipun karya-karya tersebut tergolong karya seni bermutu. Fenomena ini juga terjadi di kalangan mahasiswa meskipun mereka telah dibekali banyak pengetahuan tentang seni lukis modern serta banyak me
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
19

Ruhupatty, Chris. "Teori Seni sebagai Medium Pembebasan dalam Pendekatan Personalisasi." Dekonstruksi 11, no. 03 (2025): 110–17. https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v11i03.333.

Full text
Abstract:
Artikel ini mendiskusikan seni pada tataran teoretis dengan memberikan penekanan terhadap unsur epistemologinya. Teori yang menjadi perhatian secara khusus adalah teori seni berdasarkan pemikiran Immanuel Kant. Di dalam konteks ini, Kant menilai seni berdasarkan teori praktis yang dibatasi oleh regulasi atau konsep-konsep bawaan pada struktur pemahaman. Sehingga Kant menilai kualitas seni berdasarkan penilaian terhadap keindahan alami yang tidak hanya bersifat estetis tapi juga sublim. Dengan perkataan lain, meskipun seni dibangun berdasarkan hubungan dengan fakta sosial, tapi tetap memiliki p
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
20

Hidayati, Laili Nur, and Wisnu Adisukma. "PATAH HATI SEBAGAI SUMBER INSPIRASI PENCIPTAAN KARYA SENI GRAFIS." Sanggitarupa 1, no. 2 (2021): 24–29. http://dx.doi.org/10.33153/sanggitarupa.v1i2.4167.

Full text
Abstract:
Patah hati merupakan pokok pembahasan yang dilatarbelakangi pengalaman percintaan yang memuncul- kan kenangan menyedihkan membuat penulis ingin mengenal diri lebih dalam. Patah hati dipilih karena pernah diduakan dan dikhianati, sehingga pengalaman ini menjadi kenangan, pembelajaran dan muncul- nya terapi luka. Pengalaman tersebut menjadi landasan penciptaan karya seni grafis yang selanjutnya diekspresikan melaui karya seni grafis bergaya surealisme. Gaya suralisme dari Amy Sol menjadi pijakan untuk mewujudkan karya seni grafis yang diciptakan. Metode penciptaan dari Herman Von Helmholtz yang
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
21

Kristiyono, Jokhanan. "Perlawanan Hegemoni Budaya dan Mitos pada Karya Seni Rupa Digital Biennale Jatim." Biokultur 9, no. 2 (2020): 102. http://dx.doi.org/10.20473/bk.v9i2.22365.

Full text
Abstract:
Penelitian ini menganalisis praktik seni melalui karya seni rupa digital yang dilakukan oleh seniman digital yang tergabung pada komunitas seni Biennale Jatim. Karya seni yang dianalisis ini untuk melihat secara mendalam dan eksploratif bagaimana ekspresi perlawanan dominasi dan hegemoni budaya, dominasi mitos yang melembaga pada masyarakat. Dengan pendekatan studi kualitatif melalui metode etnografi digital, peneliti melakukan eksplorasi secara medalam dengan observasi partisipasi proses penciptaan karya dan instalasi karya seni pada pameran Biennale Jatim 7. Dua karya seni yang dianalisis pa
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
22

Oktafiani, Misza, and Irwan Irwan. "OVERTHINKING DALAM KARYA SENI GRAFIS." Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran 8, no. 1 (2025): 2979–86. https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i1.43196.

Full text
Abstract:
Tujuan penciptaan karya akhir ini adalah untuk memvisualisasikan dampak overthinking pada remaja melalui simbol-simbol yang mengarah pada overthinking ke dalam sebuah karya seni grafis dengan teknik linoleum cut. Metode dan proses kerja yang digunakan untuk membuat karya seni grafis ini terdiri dari beberapa tahapan yang ditawarkan oleh Konsorsium Seni: 1) Persiapan, 2) Elaborasi, 3) Sintesis, 5) Penyelesaian, menjadi bentuk karya yang sudah dibingkai dan siap untuk diadakan sebuah pameran karya. Hasil dari visualisasi overthinking dalam karya seni grafis berupa penggambaran bagaimana dampak d
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
23

Wahyu, Ari Purno, and Kaffah Imanuddin M. R. Santosa. "IDENTIFIKASI KEASLIAN KARYA SENI RUPA DENGAN TEKNOLOGI IMAGE PROCESSING BERDASARKAN DETEKSI WARNA DAN TEKSTUR." Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan 8, no. 1 (2021): 165–69. http://dx.doi.org/10.33197/jitter.vol8.iss1.2021.739.

Full text
Abstract:
Sebuah karya merupakan hasil buah pikiran seseorang dalam menciptakan sebuah bentuk benda atau seni rupa, karya tersebut tidak hanya subuah benda dan bisa dalam bentuk ide kreatif dan edukasi yang berguna bagi kehidupan masyarakat, pada perkembangan dunia digital saat ini memiliki sebuah dampak-dampak positif dan negatif, sebagai contoh seseorang dapat dengan mudah mengambil karya seni rupa orang lain tanpa adanya credit atau pemberian izin dari kekayaan intelektual atau HAKI, tetapi hal ini tidak masalah jika bentuk seni rupa tersebut dibebaskan oleh pembuat seni rupa dan boleh untuk disebarl
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
24

Nugroho, Heri. "“Asat” Seni Video Instalasi." Citradirga - Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia 2, no. 01 (2020): 31–40. http://dx.doi.org/10.33479/cd.v2i01.285.

Full text
Abstract:
“Asat” adalah kata yang diambil dari bahasa Jawa yang berarti kering. “ASAT” digunakan sebagai judul pada seni video instalasi ini. Karya seni ini berdurasi 4 menit hingga 5 menit yang disajikan dengan teknik looping. Karya seni visual ini adalah sebuah instalasi sumur tradisional yang disatukan dengan video diproyeksikan menggunakan proyektor optik video ke dalam instalasi lubang sumur kemudian disajikan langsung kepada penonton. Sehingga setiap penonton yang menonton karya seni ini meluhat kedalam lubang sumur seperti pada sumur sesungguhnya. Konsep visual dari video yang diproyeksikan ke in
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
25

Zarkasi, Muchamad Sofwan, and Bening Tri Suwasono. "TEKNIK POUNDING PADA ECOPRINT SEBAGAI SUMBER ISNPIRASI DALAM PENCIPTAAN KARYA SENI GRAFIS ABSTRAKSI WAYANG." Acintya : Jurnal Penelitian Seni Budaya 14, no. 1 (2022): 53–65. http://dx.doi.org/10.33153/acy.v14i1.4327.

Full text
Abstract:
ABSTRAK Penelitian artistik yang mengambil judul Teknik Pounding Pada Ecoprint Sebagai Sumber Inspirasi Dalam Penciptaan Karya Seni Grafis Abstraksi Wayang, tahun 2021 oleh Much. Sofwan Zarkasi dan Bening Tri Suwasono ini, didasari adanya peluang yang ada terkait kreatifitas dan eksperimentasi pada penciptaan karya seni grafis. Teknik Pounding merupakan teknik yang ada pada Ecoprint, yang biasanya dilakukan pada penciptaan karya tekstil. Namun pada penelitian artistik ini proses Pounding pada Ecoprint ini akan dimanfaatkan pada penciptaan karya seni grafis dengan visualisasi berupa abstraksi f
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
26

Fadhil Maulana, Hasnawati, and Pangeran Paita Yunus. "Analisis Unsur Visual Karya Seni Lukis Realis Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa Angkatan 2023 di Universitas Negeri Makassar." Journal of Arts Education and Design 1, no. 02 (2024): 79–96. https://doi.org/10.62330/artsedes.v1i02.209.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan unsur visual pada karya seni lukis realis yang dihasilkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa angkatan 2023 di Universitas Negeri Makassar. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan pendekatan kritik seni Edmund Burke Feldman yang meliputi deskripsi, analisis formal, interpretasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan unsur visual, seperti titik, garis, bentuk, bidang, volume, gelap-teran
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
27

Butar-Butar, Khairunnisa. "ANALISIS KARYA ILMIAHPENGGUNAAN PENDEKATAN ESTETIKA PADA KAJIAN KARYA SENI RUPA (BIRANUL ANAS ZAMAN, SUATMADJI DAN ARFIAL ARSAD HAKIM)." JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA 19, no. 1 (2021): 18. http://dx.doi.org/10.24114/jkss.v19i1.28116.

Full text
Abstract:
ABSTRACTArt aesthetics is the basic nature of a work of art. Children', as well as natural paintings by the painter Arfial Arsad Hakim. This study discusses the aesthetic assessment of several works of art that have previously been discussed in previous studies by exploring the problems and approaches used by previous researchers. The analysis of this scientific work aims to explore the content and similarities in extracting information in a work of art, such as tapestry and painting. Keywords: Approach, Aesthetics, Fine Arts, Analysis ABSTRAKEstetika seni merupakan sifat dasar dari suatu kary
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
28

Dewanto, Thomas Hanandry. "Mengungkap Pencapaian Manusia dalam Karya Seni Pertunjukan "Rhythm 0" Melalui Ilustrasi Berjudul “Adornment”." Nirmana 24, no. 2 (2024): 137–54. http://dx.doi.org/10.9744/nirmana.24.2.137-154.

Full text
Abstract:
Karya seni performa "Rhythm 0" oleh Marina Abramovic telah menjadi salah satu karya seni kontemporer yang paling kontroversial sepanjang sejarah seni. Meskipun karya ini menunjukkan aspek-aspek manusia yang universal, karya tersebut juga menghadirkan isu tentang pencapaian manusia. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ilustrasi yang menggambarkan karya seni performa "Rhythm 0" karya Marina Abramovic dengan menggunakan teknik ilustrasi cat air yang dipadukan dengan gold leaf. Ilustrasi tersebut akan mempertimbangkan penggunaan prinsip dasar seni sebagai pedoman dalam pembuatan ilustrasi, se
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
29

Amzy, Nurulfatmi. "Analisis Karya Seni Bertemakan Toilet dalam Pandangan Teori Estetika Sehari-Hari." Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya 3, no. 1 (2021): 82–89. http://dx.doi.org/10.30998/vh.v3i1.3264.

Full text
Abstract:
Ada banyak karya seni yang hadir di ruang publik, ternyata tidak semuanya memberikan rasa nyaman bagi penikmatnya. Ada juga karya seni yang mengundang perasaan jijik dan muak sebagian orang, sehingga dinilai sebagai karya seni yang kontroversial. Karya seni semacam itu dapat ditemui di Mr. Toilet House, sebuah museum dengan area terbuka yang dipenuhi instalasi seni bertema toilet. Meskipun dinilai menjijikkan oleh sebagian orang, tempat itu tetap ramai dikunjungi. Artikel ini akan membahas karya seni yang bertemakan toilet tersebut dengan pendekatan teori estetika sehari-sehari, di antaranya e
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
30

Donandi, Sujana, and Etty Susilowati. "ARTI PENTING PERJANJIAN TERTULIS ANTARA PEMILIK DAN PENGGUNA KARYA SENI FOTOGRAFI UNTUK KEPENTINGAN PROMOSI KOMERSIAL." LAW REFORM 11, no. 1 (2015): 43. http://dx.doi.org/10.14710/lr.v11i1.15753.

Full text
Abstract:
Hasil karya seni fotografi merupakan salah satu ciptaan yang sering digunakan pada promosi komersial. Perjanjian berbentuk tertulis pada penggunaan hasil karya seni fotografi untuk kepentingan promosi komersial sangat penting untuk memberikan perlindungan hukum dalam hubungan hukum antara pemilik dan pengguna hasil karya seni fotografi. Perlindungan hukum juga diperlukan dalam penggunaan hasil karya seni fotografi untuk kepentingan promosi komersial tanpa izin guna mengembalikan hak-hak yang seharusnya dinikmati oleh pemilik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui arti penting perjanjia
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
31

Friskasari, Sella. "Kerang sebagai Inspirasi Karya dalam Seni Keramik." Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain 26, no. 3 (2024): 125–30. http://dx.doi.org/10.24821/ars.v26i3.9952.

Full text
Abstract:
Penciptaan Seni Keramik ini mengambil konsep kerang yang divisualisasikan menjadi sebuah karya seni keramik. Kerang sebagai penyampaian makna perlindungan diri, dilihat dari bentuk cangkangnya yang berfungsi melindungi dari lingkungan dan predator luar. Adapun permasalahan yang akan diangkat :1) Apa yang dimaksud dengan kerang? 2) Mengapa kerang diangkat sebagai sumber ide dalam penciptaan karya seni keramik? 3) Bagaimana memvisualisasikan kerang ke dalam karya seni keramik? Pembuatan seni keramik ini melalui proses pencarian ide atau konsep. Proses eksplorasi ide, konsep dan bentuk, karya ini
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
32

Rikrik Kusmara, Andryanto. "Karya-Karya Seni Rupa Kontemporer Indonesia Berbasis Media Kertas: Bentuk Dan Wacana." Mudra Jurnal Seni Budaya 34, no. 2 (2019): 269–74. http://dx.doi.org/10.31091/mudra.v34i2.710.

Full text
Abstract:
Penelitian ini menelaah karya-karya 23 seniman kontemporer Indonesia dalam memanfaatkan media kertas. Karya-karya berbasis media kertas dalam medan seni rupa Indonesia sejak era tahun 2000-an menunjukkan perkembangan yang semakin kompleks di tengah apresiasinya yang masih dipandang lebih rendah dari pada seni lukis. Permasalahan utama pada penelitian ini adalah mengkaji faktor-faktor apa saja yang menjadi indikator perkembangan seni rupa berbasis media kertas dewasa ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan morfologi seni dengan mengurai unsur-unsur bentuk dan maknanya melalui struktur media
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
33

Parta, I. Wayan Seriyoga. "SENI INSTALASI NYOMAN ERAWAN EKSPLORASI MELINTAS BATAS MEDIA SENI RUPA." JSRW (Jurnal Senirupa Warna) 11, no. 2 (2023): 161–74. http://dx.doi.org/10.36806/jsrw.v11i2.189.

Full text
Abstract:
Nyoman Erawan adalah seniman Bali berbakat yang tertarik untuk mengembangkan bahasa ekspresif non-representasional yang diramu dengan nilai tradisi dan budaya Bali. Selain media lukisan, ia juga mengeksplorasi media instalasi, video art dan performance art dalam karyanya. Kreativitas Nyoman Erawan bersinggungan dengan kosmologi agama Hindu Bali, sebagaimana proses kreatif masyarakat Bali selalu dikaitkan dengan tradisi keagamaan Bali yang telah menjadi alam bawah sadar kolektif masyarakat Bali. "Ruang untuk Erawan" tidak pernah terbatas pada dimensi medium karya, tetapi merupakan bagian integr
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
34

Anjani, Chika Destry, and Mudjiati. "Makna Sahabatku Dalam Karya Seni Lukis." Qualia: Jurnal Ilmiah Edukasi Seni Rupa dan Budaya Visual 1, no. 1 (2022): 35–41. http://dx.doi.org/10.21009/qualia.11.5.

Full text
Abstract:
Melukis makna suatu persahabatan merupakan kegiatan untuk mengekspresikan ide, imajinasi, dan emosi perupa yang akan memunculkan keindahan yang menggambarkan siapa sosok sahabat perupa. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan perupa dalam pembuatan karya dan dapat mengemukakan ide, gagasan tentang makna persahabatan dalam karya seni lukis. Mengembangkan unsur rupa pada karya seni lukis dan mengasah kemampuan dalam mengimajinasikan bentuk-bentuk karakter. Menjadikan karya perupa sebagai pengingat dalam suatu persahabatan. Penelitian yang dilakukan perupa menggunakan metodelogi narat
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
35

Syafutri, Ervina, and Nessya Fitryona. "Boneka dalam Seni Lukis Surealisme." Jurnal Pendidikan Tambusai 7, no. 2 (2023): 11666–76. http://dx.doi.org/10.31004/jptam.v7i2.8230.

Full text
Abstract:
Tujuan pembuatan karya akhir ini adalah untuk memvisualisasikan berbagai masalah kehidupan penulis melalui penggunaan boneka sebagai simbol. Harapannya, karya ini dapat meningkatkan kesadaran diri dan menginspirasi pembaca untuk memperbaiki diri. Proses penciptaan karya ini menggunakan lima tahap yakni: tahap persiapan (melakukan pengamatan dan eksplorasi), elaborasi (mencari dan mengumpulkan referensi), sintesis (penetapan ide atau gagasan pokok). Realisasi konsep (membuat karya) dan tahapan penyelesaian (berupa laporan dan pameran karya akhir). Ada banyak jenis boneka yang digunakan dalam ka
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
36

Candrayana, Ida Bagus, and Ni Putu Tisna Andayani. "POTRET MAESTRO SENI DI BALI PADA MEDIA DAUN." spectā : Journal of Photography, Arts, and Media 6, no. 2 (2023): 147–53. http://dx.doi.org/10.24821/specta.v6i2.8523.

Full text
Abstract:
Fotografi seni media daun yang menampilkan para maestro seni di Bali adalah sebuah proses karya cipta fotografi yang kental dengan seni budaya tradisi Bali yang mengabadikan sosok-sosok seniman dengan keahlian yang mumpuni di bidangnya masing-masing. Karya foto seni cetak media daun ini menampilkan lima sosok maestro seni di Bali diantaranya bidang seni tari, seni lukis dan seni karawitan dan seni pedalangan di Bali. Karya foto ini merupakan ide pencipta yang ingin mengabadikan eksistensi ‘Sang Maestro' di usia senjanya sekaligus sebagai bentuk apresiasi pencipta terhadap gagasan/ide/karya par
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
37

Wirakusumah, Teddy Kurnia. "PROMOSI KARYA SENI RUPA BERDASAR KATEGORI." Jurnal Manajemen Komunikasi 3, no. 1 (2019): 80. http://dx.doi.org/10.24198/jmk.v3i1.20659.

Full text
Abstract:
Jenis-jenis karya yang dihasilkan oleh perupa informan terkait bidang seni rupa ternyatasangat beragam. Masing-masing membutuhkan cara promosi yang berbeda. Penelitian dengan judul Promosi Karya Seni Rupa Berdasar Kategori bermaksud untuk memahami bagaimana perupa mempromosikan karyanya berdasarkan jenis karya yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Kualitatif dengan tradisi Fenomenologi. Subjek penelitian adalah Perupa di Kota Bandung yang dipilih secara purposif sebanyak 13 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam. Sejumlah pertanyaan yang di
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
38

Sugiarto, Eko, Julia Julia, Ratih Ayu Pratiwinindya, Nadia Sigi Prameswari, and Meina Febriani. "Galeri Virtual Sebagai Media Simulasi Apresiasi Seni Lukis Dalam Pembelajaran Seni Rupa." Jurnal Literasi Digital 3, no. 2 (2023): 96–102. http://dx.doi.org/10.54065/jld.3.2.2023.278.

Full text
Abstract:
Terbatasnya jumlah gedung galeri yang menampilkan karya seni menjadi penghambat dalam pembelajaran apresiasi seni. Di sisi lain, perkembangan media berbasis digital belum banyak dimanfaatkan sebagai media pembelajaran seni. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan mahasiswa seni dalam mempelajari seni lukis dengan menggunakan galeri virtual sebagai media pembelajaran berbasis teknologi digital. Rancangan penelitian ini menempuh langkah-langkah sebagai berikut: (1) merancang & menyiapkan galeri virtual; (2) memasukkan beberapa karya seni sebagai sumber belajar; (3) penerapan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
39

Kenyowati, Embun. "MANUSIA DAN KARYA MULTIKULTURAL DALAM SENI RUPA." JSRW (Jurnal Senirupa Warna) 11, no. 1 (2023): 93–106. http://dx.doi.org/10.36806/jsrw.v11i1.178.

Full text
Abstract:
Ekspresi, persepsi dan interpretasi visual dalam seni rupa pada dasarnya dimulai dengan perbedaan visual antar manusia dan antar budaya sejak awal. Penghargaan terhadap perbedaan visual adalah cikal bakal bagi karya-karya multikultural, yang berasal dari berbagai budaya. Dari berbagai karya yang telah diakui menyiratkan adanya budaya yang bercampur pada pelakunya. Inilah yang dapat asumsikan dalam karya-karya multikultural. Tulisan ini tidak bermaksud mengklasifikasi atau mengevaluasi pelukis/perupa atau karya-karya yang berciri multikultural, melainkan memberi gambaran bahwa sejauh yang dimak
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
40

Joko Aswoyo and Albertus Rusputranto P.A. "SANG NOTO: PENCIPTAAN KARYA INTERMEDIA DENGAN SUMBER IDE PUISI-PUISI NOTO SOEROTO DALAM KUMPULAN PUISI WAYANG-LIEDEREN." PROSIDING: SENI, TEKNOLOGI, DAN MASYARAKAT 3 (February 18, 2021): 105–10. http://dx.doi.org/10.33153/semhas.v3i0.141.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sebuah pertunjukan interdisiplin seni dengan judul “Sang Noto”. Proses penciptaan Sang Noto menggunakan metode penciptaan seni intermedia. Dalam karya ini media-media yang berbeda didialogkan dan dikolaborasikan sehingga menghasilkan satu bangunan karya seni. “Sang Noto” bertolak dari puisi-puisi karya Noto Soeroto, Wayang-liederen, yang kemudian ditafsir dan diekspresikan dalam bentuk karya seni intermedia.
 Kata kunci: Sang Noto, seni intermedia, wayang-liederan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
41

Bakhri, Saiful. "KONSERVASI DI INDONESIA." Jurnal Konservasi Cagar Budaya 15, no. 1 (2021): 26–34. http://dx.doi.org/10.33374/jurnalkonservasicagarbudaya.v15i1.253.

Full text
Abstract:
Indonesia, sebagai negara dengan ekonomi yang berkembang cukup pesat, menyaksikan berkembangnya iklim pasar karya seni dan pengelolaan pusaka/cagar budaya. Fakta ini memunculkan pertanyaan di manakah posisi konservasi karya seni dan pusaka/cagar budaya sebagai sebuah disiplin ilmu, profesi, dan praktik profesional dalam mendukung pelestariannya di Indonesia. Untuk mendalami hal ini, diperlukan pembahasan terhadap definisi konservasi yang berlaku dan/atau dipahami di Indonesia serta mengeksplorasi kebutuhan konservasi yang secara khusus dibutuhkan oleh Indonesia. Didasarkan pada penelitian kual
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
42

Nanda, Risyah, and Heri Soeprayogi. "EKSPERIMEN PEMBUATAN KARYA PATUNG MENGGUNAKAN ADONAN TEPUNG MAIZENA DI KELAS IX SMP SWASTA BUDI DHARMA TEBING TINGGI TAHUN AJARAN 2015/2016." Gorga : Jurnal Seni Rupa 6, no. 1 (2017): 6. http://dx.doi.org/10.24114/gr.v6i1.11020.

Full text
Abstract:
ABSTRAKRisyah Nanda, 2103151026. Eksperimen Pembuatan Karya Patung Berbahan Adonan Tepung Maizena diKelas IX SMP Swasta Budi Dharma Tebing Tinggi Tahun Ajaran 2015/2016. Jurusan Seni Rupa, Fakultas Bahasa Dan Seni UNIMED2016. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui keefektifan penggunaan bahan utama tepung maizena dalam pembuatan karya patung, (2) Untuk mengetahui proses pembuatan patung, (3) Untuk mengetahui perbedaan hasil karya seni patung antara menggunakan bahan utama tepung maizena dengan menggunakan bahan utama tanah liat. Penelitian ini dilakukan dilakukan di SMP Budi Dharma Teb
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
43

Maulana, Fadhil, Pangeran Paita Yunus, Faizal Erlangga Makawi, Rezki Padillah, and Muh Farrel Febrian. "KRITIK SENI KARYA AFFANDI KOESOEMA BERJUDUL THREE EXPRESSIONS." Journal of Arts Education and Design 1, no. 1 (2024): 1–8. https://doi.org/10.62330/artsedes.v1i1.48.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan karya seni lukis maestro Indonesia, Affandi Koesoemo dalam lukisan berjudul Three Expressions. Penelitian ini menggunakan metode kritik seni Feldman untuk menganalisis nilai-nilai dalam karya seni, khususnya karya Affandi. Penelitian mengenai karya Affandi mengungkap tiga faktor utama yang menyumbang pada nilai dan kepopuleran karyanya. Pertama, latar belakang dan pengalaman pribadi Affandi, termasuk karakter, pendidikan, dan kontribusinya dalam dunia seni, membentuk dasar nilai-nilai karyanya. Kedua, ekspresi emosional dalam pembuatan lukisan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
44

Windy Carena, Sesilia, and Ratri Wulandari. "EFEK PENCAHAYAAN BUATAN TERHADAP TAMPILAN KARYA DI ROEMAH SENI SARASVATI." Idealog: Ide dan Dialog Desain Indonesia 1, no. 2 (2017): 164. http://dx.doi.org/10.25124/idealog.v1i2.850.

Full text
Abstract:
Galeri seni adalah ruangan atau gedung tempat memamerkan karya seni. Galeri merupakan tempat untuk kegiatan pameran yang bersifat hiburan, rekreasi dan media apresiasi dari berbagai seniman, baik lokal maupun asing.
 Penelitian ini dilakukan di Roemah Seni Sarasvati, Bandung, Jawa Barat, sebuah galeri yang berlokasi di Jl. Jendral Sudirman 137, Bandung, penelitian ini lebih mengacu kepada efek pencahayaan buatan terhadap tampilan karya di Roemah Seni Sarasvati. Roemah Seni Sarasvati merupakan proyek utama Sarasvati Arts Management yang dibangun dengan tujuan untuk memperkenalkan keragaman
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
45

Liliweri, Yohanes K. N., Silvania S. E. Mandaru, and Lukas L. Daga. "Strategi Perancangan Komunikasi Visual Promosi Karya Seni Ukir Kayu Motif Khas Timor." Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi 9, no. 1 (2020): 1564–80. http://dx.doi.org/10.35508/jikom.v9i1.2385.

Full text
Abstract:
ABSTRAK
 Seni ukir kayu motif khas Timor merupakan salah satu produk budaya asli Timor yang patut dilestarikan. Modernisasi menggerus hampir semua nilai dan aspek kehidupan, sehingga wawasan ketertarikan intens terhadap seni ukir dengan motif khas Timor sangatlah terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman pelestarian seni ukir kayu motif khas Timor di Kecamatan Oebobo Kota Kupang dan 2) menyusun strategi perancangan komunikasi visual guna mendorong promosi seni ukir kayu motif khas Timor. Analisis data dilakukan dengan menggunaka
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
46

Marlina, Henny, and Reza Fitri Arianti. "KARYA ARSITEKTUR EKSPRESIONISME DUNIA." Rumoh: Journal of Architecture 8, no. 15 (2021): 37–41. http://dx.doi.org/10.37598/rumoh.v8i15.42.

Full text
Abstract:
Sebagai bagian dari kebudayaan manusia, arsitektur berkaitan dengan segi kehidupan, yang dapat ditinjau dari empat sisi yaitu seni, teknik, ruang dan sejarah. Dari sisi seni, arsitektur mencakup seni bangunan yang diimplementasikan dalam bentuk dan dekorasi. Dari sisi teknik, arsitektur diartikan sebagai sistem yang digunakan untuk merancang kontruksi dan struktur serta nilai estetika suatu bangunan. Ditinjau dari sisi ruang, arsitektur mencakup upaya pemenuhan ruang. Sedangkan dalam tinjauan sejarah dan geografi, arsitektur mencakup peninggalan sejarah dalam suatu batasan waktu dan tempat. Pe
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
47

Akbar, Syahid, Ayu Sridevina Fasha, and Intan Khairani. "Perlindungan Hukum Terhadap Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) Atas Karya Seni Digital di Indonesia." Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains 4, no. 01 (2025): 199–204. https://doi.org/10.58812/jhhws.v4i01.1976.

Full text
Abstract:
Perlindungan hukum terhadap Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) atas karya seni digital di Indonesia menjadi isu yang semakin penting di era digital saat ini. Karya seni digital, yang semakin banyak diciptakan dan dipublikasikan melalui berbagai platform digital, menghadapi ancaman pelanggaran hak cipta yang signifikan. Pencurian dan penyalahgunaan karya seni digital, seperti yang dialami oleh seniman digital Ahmad Nusyirwan, menggambarkan betapa rapuhnya perlindungan terhadap hak cipta di ruang digital. Jurnal ini bertujuan untuk menganalisis sistem perlindungan hukum HaKI di Indonesia terhadap k
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
48

Damajanti, Irma. "Konservasi Preventif Karya Seni Lukis bagi Mahasiswa Seni." ITB Journal of Visual Art and Design 1, no. 3 (2007): 391–400. http://dx.doi.org/10.5614/itbj.vad.2007.1.3.5.

Full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
49

Kumalasari, Endang Ayu, Rohmah Nur Anisa, Dessy Fitria Berlianti, and Nur Fajrie. "Kemampuan Motorik Halus Dalam Karya Seni Mozaik Pada Anak Di Desa Honggosoco." Jurnal Pendidikan dan Penciptaan Seni 3, no. 2 (2023): 89–100. http://dx.doi.org/10.34007/jipsi.v3i2.399.

Full text
Abstract:
Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak serta untuk menunjang kreatifitas dengan penerapan karya seni mozaik. Dalam hal ini tentunya peneliti memfokuskan dari hasil akhir dari kegiatan penelitian ini yang berupa karya seni mozaik dalam upaya meningkatkan kemampuan dalam motorik halus pada anak. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian kualitatif dengan jens kualitatif deskriptif naratif. Pelaksanaan penelitian ini yakni dengan melakukan pengamatan secara langsung pada anak dilingkup Desa Honggosoco, tepatnya Dukuh Baderejo. Dalam penelitian in
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
50

Tarsinih, Eny, and Putri Pebriatun. "GAYA BAHASA DALAM NOVEL AROMA KARSA KARYA DEE LESTARI SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA DAN MODEL PEMBELAJARANNYA DI SMA." Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya 4, no. 2 (2020): 97. http://dx.doi.org/10.25157/literasi.v4i2.3937.

Full text
Abstract:
Sastra merupakan suatu bentuk karya manusia yang menghasilkan sebuah karya seni yang kreatif, untuk mengungkapkan pikiran-pikiran pengarang, dan sebagai alat pengantarnya adalah bahasa. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan bahwa ada kaitannya antara karya sastra dengan gaya bahasa serta bahan pembelajaran tidak bervariatif dan cenderung membosankan.Rumusan masalah penelitian ini dirumuskan sebagai berikut. (1) Bagaimana unsur intrinsik yang terdapat dalam novel Aroma Karsa karya Dee Lestari, (2) Bagaimana penggunaan gaya bahasa yang terdapat dalam novel Aroma Karsa karya D
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!