To see the other types of publications on this topic, follow the link: Kelembaban udara.

Journal articles on the topic 'Kelembaban udara'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the top 50 journal articles for your research on the topic 'Kelembaban udara.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Browse journal articles on a wide variety of disciplines and organise your bibliography correctly.

1

Friadi, Roby, and Junadhi Junadhi. "Sistem Kontrol Intensitas Cahaya, Suhu dan Kelembaban Udara Pada Greenhouse Berbasis Raspberry PI." Journal of Technopreneurship and Information System (JTIS) 2, no. 1 (2019): 30–37. http://dx.doi.org/10.36085/jtis.v2i1.217.

Full text
Abstract:
Abstrak - Intensitas cahaya, suhu dan kelembapan udara merupakan factor pendukung bagi pertumbuhan tanaman, suhu dan kelembaban di dalam ruangan greenhouse lebih tinggi dibanding diluar greenhouse karena udara yang masuk terhalang oleh dinding dan atap greenhouse, Intensitas cahaya yang berlebihan dapat menyebabkan suhu ruangan greenhouse meningkat yang dapat menyebabkan tanaman menjadi layu. Suhu dan kelembapan udara di dalam greenhouse sulit untuk di kontrol dengan pengontrolan manusia secara langsung dikarenakan greenhouse memerlukan perlakuan kusus untuk menjaga suhu dan kelembabannya..Unt
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Karel, Fhizyel Nazareta. "Smart Agriculture: Pengendalian Kelembapan dan Suhu Pada Penyiraman Otomatis Tanaman Berbasis IoT." JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi) 9, no. 2 (2022): 839–54. http://dx.doi.org/10.35957/jatisi.v9i2.1882.

Full text
Abstract:
Smart agriculture pada aplikasi monitoring penyiraman otomatis dibuat untuk perawatan tanaman untuk pengendalian terhadap suhu dan kelembaban, tanaman akan baik pada suhu dan kelembapn idela, penyiraman harus dilakukan untuk keberlangsungan hidup tanaman. Kurangnya pemeliharaan tanaman ketika pemilik tanaman berkendala untuk merawat tanaman, sehingga tanaman diperkebunan tidak terawat. Pada penelitian membuat rancangan sistem monitoring kelembapan udara, suhu dan kelembaban tanah berbasis IoT untuk penyiraman secara otomatis pada tanaman hias berdasarkan nilai suhu kelembaban udara disekitar d
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Suryantoro, Hery. "Prototipe Dehumidifier untuk Monitoring Kelembaban Laboratorium Biomedis Menggunakan Sensor DHT22 dan Peltier TEC1-12706 Berbasis Arduino." Indonesian Journal of Laboratory, no. 3 (November 5, 2023): 79. http://dx.doi.org/10.22146/ijl.v0i3.88033.

Full text
Abstract:
Laboratorium biomedis adalah tempat di mana penelitian kesehatan dilakukan. Sangat penting untuk melindungi perangkat biomedis yang disimpan di laboratorium terhadap pengaruh suhu dan kelembapan. Jika suhu terlalu dingin dan kelembapan terlalu tinggi, dapat merusak perangkat. Pakar kesehatan merekomendasikan kelembaban atau biasa disebut dengan Relative Humidity (RH) antara 45% - 65%, sebagai tingkat yang ideal. Bagaimana cara mengetahui tingkat kelembaban didalam ruangan laboratorium biomedis. Pada penelitian ini dibuat prototype dehumidifier menggunakan arduino uno, sensor DHT22 sebagai pend
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Fathoni, Raditya Naufal, Aris Triwiyatno, and Achmad Hidayatno. "PERANCANGAN PENGENDALI KONDISI RUANGAN DENGAN METODE KONTROL FUZZY." Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro 9, no. 1 (2020): 37–45. http://dx.doi.org/10.14710/transient.v9i1.37-45.

Full text
Abstract:
Pengkondisian udara adalah proses mengubah kondisi udara saat ini menjadi yang diinginkan dengan menggunakan pendingin udara. Namun, sebagian besar air conditioner (AC) yang digunakan saat ini masih tidak dapat mendukung parameter kelembaban udara. Perancangan ini bertujuan untuk menambah fitur kontrol sehingga AC menjadi responsif terhadap perubahan suhu ruangan dan mampu mengontrol kelembaban. Sistem kontrol menggunakan metode kontrol fuzzy untuk parameter suhu dan metode kontrol on-off untuk parameter kelembaban. Sistem kontrol mengambil masukan Set Point, dan masukan umpan balik dari senso
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Guntoro, Kasto Wijoyo Teguh. "SMR (Smart Medical Room) Berbasis IoT (Internet of Things) Pengendali Multi-variabel Suhu dan Kelembaban Udara Secara Manual dan Otomatis Ruang Medis." Indonesian Journal of Laboratory 1, no. 1 (2023): 33. http://dx.doi.org/10.22146/ijl.v1i1.81458.

Full text
Abstract:
Kualitas suhu dan kelembaban udara di lingkungan rumah sakit perlu adanya adaptasi teknologi yang mendukung kualitas udara ruangan. IoT (Internet of Things) dapat digunakan untuk memantau dan mengendalikan kualitas udara ruangan medis secara manual atau otomatis. IoT yang digunakan menggunakan protokol MQTT (Message Queuing Telemetry Transport). Sistem cerdas pengendali otomatis tersebut menggunakan FLC (Fuzzy Logic Control), FAC (Fuzzy Adaptive Control), dan Kontrol MIMO (Multi Input Multi Output) yang terintegrasi menjadi satu. SMR (Smart Medical Room) adalah sistem kendali cerdas berbasis I
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Dalengkade, Mario Nikolaus. "PROFIL 24 JAM KUAT PENERANGAN, SUHU UDARA, KELEMBABAN UDARA DI LUAR DAN DI DALAM HUTAN MANGROVE." BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan 14, no. 1 (2020): 047058. http://dx.doi.org/10.30598/barekengvol14iss1pp047058.

Full text
Abstract:

 Fungsi Fourier belakang ini sangat marak digunakan untuk mengkaji fenomena alam. Dalam penelitian ini penggunaan fungsi Fourier bertujuan untuk menganalisis variabel iklim mikro yakni kuat penerangan, suhu udara, dan kelembaban udara dimana menghasilkan profil harian (24 jam). Hasil penelitian menunjukan suhu udara dan kelembaban udara sangat dipengaruhi oleh kuat penerangan. Ini terbukti dari pengukuran siklus suhu udara pada pukul 03.00 sampai 13.00 mengalami kenaikan grafik untuk posisi 1, posisi 3, dan posisi 9. Sedangkan pengukuran siklus kelembaban udara mulai pukul 03.00 sampai 1
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Indah Purwaningrum, Solikhati, Heri Mulyanti, Elsa Agustiana, and Holikhah Risqi Dwi Anggraini. "Pengaruh Kondisi Meteorologi Terhadap Kualitas Udara Di Kawasan Penambangan Batu Kapur." Dampak 22, no. 1 (2025): 56–60. https://doi.org/10.25077/dampak.22.1.56-60.2025.

Full text
Abstract:
Particulate Matter 10 (PM10) adalah partikel kecil yang umumnya berdiameter kurang lebih 10 mikrometer. Kondisi meteorologi seperti arah angin, kecepatan angin, suhu dan kelembaban berpengaruh terhadap konsentrasi PM10 di udara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kondisi meteorologi terhdap konsentrasi PM10 di Kawasan Penambangan Batu Kapur. Penelitian ini menggunakan metode direct reading (real time sampling) dan analisis regresi linier berganda. Faktor meteorologi adalah suhu, kelembaban dan kecepatan angin. Pengambilan sampel dilakukan selama satu minggu. Hasil pe
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Maryadi, Maryadi. "Pengaruh Aktifitas Orang dan Jumlah Udara Segar Terhadap Beban Pendingin dan Kelembaban Udara Ruangan." Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia 6, no. 2 (2021): 1575. http://dx.doi.org/10.36418/syntax-literate.v6i2.5393.

Full text
Abstract:
Udara segar pada umumnya merupakan udara yang berada di luar ruangan suatu bangunan gedung seperti perkantoran, hotel, apartemen dan pusat perbelanjaan. Udara segar sangat dibutuhkan oleh makluk hidup termasuk manusia untuk proses pernafasan. Suatu ruangan akan terasa pengap dan cenderung udaranya lembab apabila ruangan tersebut tidak disuplai oleh udara segar. Aktifitas dan jumlah orang yang berada pada suatu ruangan akan mempengaruhi kebutuhan udara segar. Kapasitas beban pendingin dan kelembaban udara di dalam ruangan sangat dipengaruhi oleh aktifitas orang dan jumlah udara segar yang masuk
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Jesiani, Eka Mey, Apriansyah Apriansyah, and Riza Adriat. "Model Pendugaan Evaporasi dari Suhu Udara dan Kelembaban Udara Menggunakan Metode Regresi Linier Berganda di Kota Pontianak." PRISMA FISIKA 7, no. 1 (2019): 46. http://dx.doi.org/10.26418/pf.v7i1.32515.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh persamaan model pendugaan evaporasi berdasarkan data suhu udara dan kelembaban udara di Kota Pontianak tahun 2006 – 2017. Analisa korelasi dan pembentukan model evaporasi dengan metode regresi linier berganda menenggunakan data suhu udara dan kelembaban udara dari stasiun klimatologi Siantan dan data evaporasi yang diperoleh dari situs resmi ECMWF. Kemudian model ini diuji kesesuaiannya dengan menghitung nilai R2, r dan error absolutnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa korelasi antara suhu udara dan kelembaban udara dengan evaporasi di Kota Pont
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Binsasi, Yeremias, Burhanuddin Masy’ud, and Siti Badriyah Rushayati. "REPRODUCTIVE PATTERNS AND CAPTIVITY OF TIMOR DEER IN DIFFERENT MICRO CLIMATE CONDITIONS." Jurnal Penelitian Kehutanan BONITA 4, no. 2 (2022): 32. http://dx.doi.org/10.55285/bonita.v4i2.1643.

Full text
Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pola reproduksi rusa timor di penangkaran dengan kondisi iklim mikro yang berbeda. Data yang dikumpulkan meliputi aspek biofisik dan pola reproduksi dan manajemen peangkaran rusa timor. Metode yang digunakan yakni observasi, wawancara, dan studi dokumen. Data dianalisis secara kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musim kawin rusa timor di penangkaran Cibaliung Sumberdaya (CSD) terjadi ketika rata-rata suhu udara 27.0–28.0 ºC, kelembaban udara 77–85% dan curah hujan bulanan 185–671 mm, sedangkan musim melahirkan terjadi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
11

Khairunnisa, Fitria, and Harmadi Harmadi. "Rancang Bangun Alat Ukur Kelembaban Udara Berbasis Mikrokontroler ATMega328 dengan Sensor Serat Optik Evanescent Menggunakan Film Gelatin." Jurnal Fisika Unand 6, no. 3 (2017): 217–24. http://dx.doi.org/10.25077/jfu.6.3.217-224.2017.

Full text
Abstract:
Telah dirancang alat ukur kelembaban udara dengan sensor serat optik evanescent. Cladding serat optik dikupas dan diganti dengan film gelatin. Variasi panjang pengupasan cladding serat optik adalah 1 cm, 2 cm, dan 3 cm. Kelembaban udara diukur dengan mengukur kelembaban udara di dalam humidity chamber. Alat ukur dirancang menggunakan sistem sensor yang terdiri dari laser dioda sebagai sumber cahaya, serat optik, fotodioda sebagai fotodetektor, dan mikrokontroler sebagai pengolah sinyal. Kelembaban diukur berdasarkan tegangan keluaran fotodioda. Semakin tinggi kelembaban udara maka semakin ting
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
12

Sugiarto, Kharis, Supriatna Adhisuwignjo, and Denda Dewatama. "Penerapan Fuzzy Logic Control Untuk Sistem Pengaturan Kelembaban Udara Pada Greenhouse." Jurnal Bumigora Information Technology (BITe) 2, no. 2 (2020): 71–76. http://dx.doi.org/10.30812/bite.v2i2.915.

Full text
Abstract:
Kelembaban udara pada greenhouse khususnya selada keriting merupakan hal yang penting. Hal ini penting karena menanam selada keriting dengan kelembaban kurang dapat menyebabkan kematian. Dengan adanya masalah ini diperlukan sistem kontrol kelembaban udara. Aplikasi dari fuzzy logic controller diharapkan untuk memecahkan masalah regulasi kelembaban udara pada greenhouse. Sensor yang digunakan adalah sensor DHT11. Fuzzy logic yang diterapkan memiliki 25 aturan, yang diperoleh dari 5 fungsi keanggotaan error dan 5 fungsi keanggotaan deltaerror. Penelitian ini menggunakan sistem inferensi fuzzy de
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
13

Johan, Henny, Niko Utomo, and Rendy Wikrama Wardana. "Pengaruh Temperatur Udara, Kelembaban Udara, Kecepatan Udara dan Intensitas Cahaya terhadap Daya Listrik Panel Surya." EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika 7, no. 1 (2022): 55–61. http://dx.doi.org/10.59052/edufisika.v7i1.19963.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh temperatur, kelembaban, kecepatan udara dan intensitas cahaya matahari terhadap daya listrik yang dihasilkan oleh panel surya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, dengan melakukan pengambilan data secara langsung menggunakan dua buah panel surya yang dirangkaikan secara seri dan paralel dan dilakukan di dua tempat yang berbeda yaitu kawasan pesisir dan dataran tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur, kelembaban dan kecepatan udara dengan thitung yaitu -0,5765; 0.0063; dan 0.5608. Nilai thitung lebih kecil
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
14

Hartanto, Hartanto, Hasan Hasan, Taufik Muzakkir, Medi Yuwono Tharam, Mohd Ilyas, and Erick Radwitya. "Rancang Bangun Sistem Monitoring Tanaman Lidah Buaya Menggunakan ESP32 Berbasis IoT." Electrical Network Systems and Sources 3, no. 1 (2024): 23–31. https://doi.org/10.58466/entries.v3i1.1575.

Full text
Abstract:
Lidah buaya tumbuh pada suhu antara 16-33°C. Pertumbuhan juga sangat dipengaruhi oleh kelembaban. Apabila kelembaban lingkungan berada di luar batas, maka tanaman akan terganggu pertumbuhannya. Untuk tanaman lidah buaya, yang dibutuhkan sekitar 80%, tanah kelembapan ideal 40%-60% dan kadar pH ideal untuk tanaman lidah buaya adalah 4,5 – 7,0 pH optimum 5,5. Sistem monitoring tanaman lidah buaya menggunakan sensor DHT22, sensor pH tanah, dan sensor Soil Moisture yang terhubung dengan mikrokontroler ESP32. Sensor ini membaca suhu, kelembapan udara, kelembapan tanah, dan pH tanah. Berdasarkan nila
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
15

Dalengkade, Mario Nikolaus. "FLUKTUASI TEMPORAL KELEMBABAN UDARA DI DALAM DAN LUAR EKOSISTEM MANGROVE." BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan 14, no. 2 (2020): 159–66. http://dx.doi.org/10.30598/barekengvol14iss2pp159-166.

Full text
Abstract:
Pemodelan kelembaban udara pada ekosistem mangrove menggunakan fungsi Fourier memperlihatkan siklus fluktuasi temporal. Dimana siklus tersebut di pengaruhi oleh intensitas matahari. Luaran grafik pemodelan kelembaban udara menunjukan kesamaan untuk posisi 1 dan posisi 3. Berawal dari pukul 19.00 kelembaban udara sebesar 72% dan terus naik mencapai 85,5% tepat pukul 04.00. Kemudian menurun kembali sebesar 59,2% pada pukul 12.00. Berbeda dengan posisi 9 mulai pukul 19.00 nilai kelembaban udara yakni 71,5% dan terus naik mencapai 82,5% tepat pukul 04.00, serta menurun kembali mencapai 65% pada pu
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
16

Widodo, Amin. "Prototipe Agretech berbasis Internet of Things (IoT) untuk Peningkatan Efisiensi dan Produktifitas Pertanian Modern." Jurnal SISKOM-KB (Sistem Komputer dan Kecerdasan Buatan) 8, no. 3 (2025): 259–68. https://doi.org/10.47970/siskom-kb.v8i3.812.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan mengembangkan prototipe Agretech berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian modern. Sistem ini menggunakan sensor DHT11 untuk mengukur kelembaban tanah, suhu udara, dan kelembaban udara, yang dipantau melalui aplikasi Blynk secara real-time. Data dari 30 percobaan menunjukkan fluktuasi kelembaban tanah yang dipengaruhi suhu dan kelembaban udara. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pemantauan berbasis IoT dapat membantu mengurangi pemborosan air, meningkatkan efisiensi penggunaan air, dan berdampak positif terhadap produktiv
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
17

Assyifa, Keiza Nur, Diki Bima Prasetio, and Trixie Salawati. "Hubungan Perilaku Konsumsi Air Putih, Suhu, Dan Kelembaban Dengan Tingkat Dehidrasi Pada Pekerja Pembuatan Tempe." PROSIDING SEMINAR KESEHATAN MASYARAKAT 1, Oktober (2023): 107–13. http://dx.doi.org/10.26714/pskm.v1ioktober.248.

Full text
Abstract:
Latar belakang: Dehidrasi merupakan gangguan keseimbangan cairan yang banyak terjadi pada seseorang yang beraktivitas di lingkungan panas dalam waktu yang lama. Industri pembuatan tempe di Kelurahan Lamper Tengah Semarang menggunakan media perebusan tong berukuran besar yang menyebabkan suhu dan kelembaban udara menjadi tinggi. Sebanyak 2 pekerja industri mengalami dehidrasi. Pekerja sering mengonsumsi kopi dan teh daripada air putih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan perilaku konsumsi air putih, suhu udara, dan kelembaban udara dengan tingkat dehidrasi. Metode: Penelitian i
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
18

Rianti, Kurnia Paranita Kartika, and Yogi Prastyo. "ANALISIS PENGGUNAAN SENSOR SUHU DAN KELEMBABAN UNTUK MONITORING LINGKUNGAN GREENHOUSE BERBASIS ARDUINO." Antivirus : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika 16, no. 2 (2022): 200–210. http://dx.doi.org/10.35457/antivirus.v16i2.2512.

Full text
Abstract:
Greenhouse merupakan sebuah bangunan kontruksi yang berfungsi untuk memanipulasi kondisi lingkungan agar tercipta kondisi lingkungan yang dikehendaki. Hal ini berguna untuk mengoptimalkan pemeliharaan tanaman, pengkondisian lingkungan yang dilakukan pada greenhouse meliputi pengaturan suhu dan kelembaban udara, pengaturan suhu dan kelembaban tanah serta penyiraman yang baik. Permasalahan yang terjadi adalah kurang meratanya sebaran suhu dan kelembaban udara serta tanah di semua area greenhouse yang pada akhirnya akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman di area tersebut. Hal ini dapat diatasi deng
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
19

Ridwan, Taufik, and Ahmad Mawardi. "Rancang Bangun Otomasi Penyiram Tanaman Berbasis Arduino Uno dan Liquid Cristal Display." Jurnal Teknik Elektro 6, no. 1 (2022): 42. http://dx.doi.org/10.31000/jte.v6i1.7056.

Full text
Abstract:
Perkembangan teknologi saat ini mempermudah manusia termasuk dalam bidang pertanian, seperti untuk mengendalikan kelembaban tanah tanaman dan suhu udara oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah merancng bangun alat penyiram tanaman otomatis berdasarkan kelembaban tanah dan suhu udara, sehingga efisiensi waktu dan tenaga sebagai pertimbangan dalam bercocok tanam. Penelitian ini dilakukan dengan cara merakit komponen-komponen sistem yang meliputi sensor kelembaban tanah, sensor suhu udara, relay, LCD dan pompa air. Sensor Soil moisture (YL-69) sebagai pendeteksi tingkat kelembaban tanah dan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
20

Sintia, Wulantika, Dedy Hamdani, and Eko Risdianto. "Rancang Bangun Sistem Monitoring Kelembaban Tanah dan Suhu Udara Berbasis GSM SIM900A DAN ARDUINO UNO." Jurnal Kumparan Fisika 1, no. 2 (2018): 60–65. http://dx.doi.org/10.33369/jkf.1.2.60-65.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat alat monitoring kelembaban tanah dan suhu udara pada tanaman berbasis GSM SIM900A dan Arduino Uno, serta mengukur kelembaban tanah dan suhu udara pada tanaman berbasis GSM SIM900A dan Arduino Uno. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development. Adapun tahap pengembangan dalam penelitian ini meliputi perencanaan, produksi, dan evaluasi. Sistem monitoring kelembaban tanah dan suhu udara tersusun atas komponen-komponen elektronika, yaitu Arduino Uno sebagai pengendali sistem dari semua rangkaian, sensor DHT11 untuk mengukur suhu uda
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
21

Yohana, Eflita, and Yohanes Aditya Wisnu A. "PENGURANGAN KELEMBABAN UDARA MENGGUNAKAN LARUTAN CALSIUM CHLORIDE (CACL2) PADA WAKTU SIANG HARI DENGAN VARIASI SPRAYING NOZZLE." ROTASI 17, no. 1 (2015): 29. http://dx.doi.org/10.14710/rotasi.17.1.29-36.

Full text
Abstract:
Udara sangat penting dijaga kelembabannya agar nyaman dalam kehidupan manusia. Udara yang terlalu lembab dapat memicu tumbuhnya bakteri , korosi pada alat-alat logam, dan membahayakan kesehatan manusia. Udara terlalu kering juga menimbulkan ketidaknyamanan bagi kulit manusia.. Dehumidification merupakan proses untuk menurunan kelembaban udara yang terjadi di dehumidifier, dimana uap air diserap saat terjadi kontak dengan udara oleh liquid dessicant sebagai fluida kerja. Penelitian ini menguji pengaruh variasi nosel dan variasi konsentrasi terhadap kelembaban udara dengan menggunakan larutan Ca
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
22

Setiawan, Muhammad Akbar, and Sulistyasni Sulistyasni. "Sistem Pertanian Hidroponik Padi Cerdas Berbasis Internet of Things pada Lahan Perkotaan Guna Menambah Ketahanan Pangan Masyarakat." MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science 4, no. 1 (2024): 118–29. http://dx.doi.org/10.57152/malcom.v4i1.973.

Full text
Abstract:
Budidaya padi secara hidroponik dapat menjadi salah satu solusi ketahanan pangan perkotaan. Pemeliharaan tanaman hidroponik lebih mudah karena tempat budidayanya bersih, media tanam steril, terlindung dari terpaan hujan, serangan hama dan penyakit kecil, serta tanaman lebih sehat dan produktivitas tinggi. Padi termasuk genus Oryza L, tersebar di daerah tropis serta daerah subtropis. Padi adalah tanaman yang untuk pertumbuhannya, produktivitas padi ditentukan oleh kondisi PH tanah, ketinggian air, kelembapan udara, intensitas cahaya. Dalam sistem tanam hidroponik faktor suhu, kelembaban dan pem
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
23

Nurul Fitri, Aina, and Dodon Yendri. "Rancang Bangun Pelembab Udara Ruangan (Humidifier) berbasis Mikrokontroler." CHIPSET 4, no. 01 (2023): 61–70. http://dx.doi.org/10.25077/chipset.4.01.61-70.2023.

Full text
Abstract:
Kualitas udara ruangan menjadi sangat penting sebagai lingkungan mikro yang berkaitan dengan resiko dari pencemaran udara. Kelembaban udara merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas fisik udara ruangan. Kelembaban yang terlalu tinggi maupun rendah dapat menyebabkan suburnya pertumbuhan mikroorganisme. Kelembaban udara ruangan yang ideal berada pada rentang 40% - 60% Rh. Humidifier merupakan alat yang digunakan untuk pelembab ruangan yang bekerja dengan cara menyemprotkan uap air ke udara. Dirancanglah sebuah sistem humidifier yang hidup secara otomatis dimana dapat mendeteksi kele
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
24

Irawan, Tomi, and Harmadi Harmadi. "Rancang Bangun Alat Ukur Kelembaban Udara Berbasis Sensor Serat Optik Evanescent dengan Cladding Gelatin Tulang Sapi Menggunakan Transmisi Ethernet Shield." Jurnal Fisika Unand 7, no. 4 (2018): 359–66. http://dx.doi.org/10.25077/jfu.7.4.359-366.2018.

Full text
Abstract:
Telah dirancang bangun alat ukur kelembaban udara berbasis sensor serat optik evanescent dengan menggunakan cladding gelatin tulang sapi. Cladding gelatin tulang sapi dibuat dengan metode hidrolisis HCl dengan variasi perendaman 2 hari dan 4 hari. Variasi panjang pengupasan cladding serat optik adalah 1 cm, 2 cm, dan 3 cm. Pengukuran kelembaban udara dilakukan di dalam humidity chamber. Sistem sensor terdiri dari laser dioda sebagai sumber cahaya, serat optik cladding tulang sapi sebagai pengindra kelembaban, fotodioda sebagai fotodetektor, mikrokontroler sebagai pengolah sinyal dan ethernet s
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
25

Pratama, Putu Aditya, and Putu Satya Saputra. "Pengukuran Suhu Dan Kelembaban Ruangan Universitas Panji Sakti Berbasis Internet Of Things (IOT)." Jurnal Minfo Polgan 12, no. 1 (2023): 645–51. http://dx.doi.org/10.33395/jmp.v12i1.12478.

Full text
Abstract:
Pemanasan global sangat mempengaruhi suhu udara pada permukaan bumi, hal ini sangat mempengaruhi perubahan suhu udara pada suatu ruangan. Selain itu efek dari pemanasan global mengakibatkan pada proses peningkatan suhu rata - rata atmosfer dengan memberikan dampak yang berbeda dari perubahan iklim tersebut. Untuk tinggal disuatu ruangan/gedung manusia, hewan maupun tumbuhan harus berada pada tempat dan kondisi yang nyaman dalam kehidupannya. oleh karena itu salah satu faktor kenyamanan pada suhu dan kelembaban yang optimal bergantung pada suhu dan kelembaban yang ada disekitarnya. Pengguna rua
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
26

Alfian Barik, Muhammad Zidni, Wahyu Hidayat, Andi Hasad, Muhammad Ilyas Sikki, and Aeri Sujatmiko. "Alat Penyiram dan Monitoring Tanaman Cabai Berbasis Internet of Things Menggunakan Wemos D1 R3 Dan Aplikasi Thingspeak." JREC (Journal of Electrical and Electronics) 8, no. 2 (2020): 83–90. http://dx.doi.org/10.33558/jrec.v8i2.2483.

Full text
Abstract:
Cabai merupakan salah satu komoditas sayuran dan banyak dibudidayakan oleh para petani di Indonesia, karena memiliki nilai jual yang cukup tinggi, serta memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan manusia. Selain itu, cabai merupakan tumbuhan yang mudah ditanam pada daerah dataran rendah dan juga pada daerah dataran tinggi. Agar tanaman cabai tumbuh dan menghasilkan cabai yang baik, maka perlu menjaga kelembaban tanah. Kelembaban tanah yang dibutuhkan cabai yaitu 60%-80%. Selain itu, untuk mengetahui kelembaban tanah tanpa bantuan alat akan sulit untuk diketahui. Maka dari itu dibutuhkan alat yan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
27

Rahmalia, Dinita, and Arif Rohmatullah. "Pengaruh Korelasi Data pada Peramalan Kelembaban Udara Menggunakan Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS)." Applied Technology and Computing Science Journal 2, no. 1 (2019): 10–24. http://dx.doi.org/10.33086/atcsj.v2i1.817.

Full text
Abstract:
Peramalan cuaca merupakan kegiatan yang penting untuk beberapa aktivitas. Dalam peramalan cuaca, terdapat beberapa komponen yang diamati seperti suhu udara, kelembaban udara, intensitas matahari, dan sebagainya. Berdasarkan penelitian sebelumnya, intensitas matahari dipengaruhi oleh salah satu komponen yaitu kelembaban udara sehingga pada penelitian ini akan dilakukan peramalan pada data kelembaban udara. Pada penelitian ini akan dilakukan peramalan pada data kelembaban udara meggunakan Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS). Dalam ANFIS terdapat beberapa parameter yang akan dioptimisas
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
28

Prasetyo, Sigit Dimas, Dedy Setiawan, and Rendy Syahputra. "Sistem Kendali Otomatis Monitoring Dan Controling Menggunakan Metode Fuzzy Berbasis NodeMCU." Jurnal Sistem Komputer Triguna Dharma (JURSIK TGD) 1, no. 4 (2022): 126. http://dx.doi.org/10.53513/jursik.v1i4.5567.

Full text
Abstract:
Udara merupakan suatu gas yang terdapat pada permukaan bumi. Udara adalah sumber daya alam yang sangat dibutuhkan bagi makhluk hidup. Akan tetapi ada banyak faktor yang menyebabkan terkontaminasinya udara bersih, salah satunya dikarenakan adanya area pertambangan batu bara yang menyebabkan udara menjadi tidak sehat bagi makhluk hidup.Oleh karena itu melihat dari permasalahan tersebut maka diperlukan sistem yang akan bekerja untuk filterisasi udara serta penurun kelembaban guna menghasilkan udara yang bersih dan sehat bagi makhluk hidup terutama pada manusia. Dengan mengkombinasikan internet of
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
29

Dhonny, Chusniati, and Widodo Widodo. "RANCANG BANGUN SISTEM PENYIRAMAN TANAMAN ANGGREK DENDROBIUM MENGGUNAKAN SENSOR SHT11 PADA FASE PEMBUNGAAN." WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA 15, no. 1 (2017): 51–60. http://dx.doi.org/10.36456/waktu.v15i1.440.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan merancang sistem penyiraman tanaman anggrek Dendrobium dengan memperhatikan kebutuhan suhu dan kelembaban udara terhadap waktu penyiraman serta pembuatan desain sistem yang dapat ditempatkan secara praktis. Penelitian ini menggunakan sensor SHT11 untuk mendeteksi suhu dan kelembaban udara didalam naungan(paranet) tanaman anggrek Dendrobium pada fase pembungaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dan percobaan dengan variabel suhu 28,30,32OC serta kelembaban udara 60,70,80RH%. Adapun objek yang digunakan dalam penelitian ini yai
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
30

Rangan, Andi Yusika, Amelia Yusnita, and Muhammad Awaludin. "Sistem Monitoring berbasis Internet of things pada Suhu dan Kelembaban Udara di Laboratorium Kimia XYZ." Jurnal E-Komtek (Elektro-Komputer-Teknik) 4, no. 2 (2020): 168–83. http://dx.doi.org/10.37339/e-komtek.v4i2.404.

Full text
Abstract:
Laboratorium kimia digunakan untuk eksprimen riset ilmiah menggunakan bahan atau zat kimia yang sensitif terhadap perubahan suhu dan kelembaban. Karenanya diperlukan pengecekan suhu dan kelembaban untuk menjaga reaksi kimia yang membahayakan. Penelitian bertujuan membangun sistem monitoring berbasis Internet of things pada suhu dan kelembaban udara di laboratorium kimia XYZ sehingga pemantauan suhu dan kelembaban udara bisa dilakukan secara realtime. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah prototype pada metode ini proses pengembangan sistem, penguna dan pengembang sistem berkomunikas
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
31

Rangan, Andi Yusika, Amelia Yusnita, and Muhammad Awaludin. "Sistem Monitoring berbasis Internet of things pada Suhu dan Kelembaban Udara di Laboratorium Kimia XYZ." Jurnal E-Komtek (Elektro-Komputer-Teknik) 4, no. 2 (2020): 168–83. http://dx.doi.org/10.37339/e-komtek.v4i2.404.

Full text
Abstract:
Laboratorium kimia digunakan untuk eksprimen riset ilmiah menggunakan bahan atau zat kimia yang sensitif terhadap perubahan suhu dan kelembaban. Karenanya diperlukan pengecekan suhu dan kelembaban untuk menjaga reaksi kimia yang membahayakan. Penelitian bertujuan membangun sistem monitoring berbasis Internet of things pada suhu dan kelembaban udara di laboratorium kimia XYZ sehingga pemantauan suhu dan kelembaban udara bisa dilakukan secara realtime. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah prototype pada metode ini proses pengembangan sistem, penguna dan pengembang sistem berkomunikas
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
32

Pramartaningthyas, Ellys Kumala, Siti Ma'shumah, and Ratna Sri Mahmudah. "Rancang Bangun Sistem Kontrol dan Monitoring Suhu dan Kelembaban Tanah pada Greenhouse berbasis Internet of Thing menggunakan Aplikasi Telegram." Qomaruna 1, no. 1 (2023): 67–77. http://dx.doi.org/10.62048/qjms.v1i1.16.

Full text
Abstract:
Kualitas pertumbuhan tanaman sangat dipengaruhi oleh adanya faktor lingkungan anatara lain suhu, kelembaban udara kelembaban tanah, intensitas cahaya dan kualitas udara. Untuk itu diperlukan pendekatan argoteknologi untuk menjaga paparan faktor lingkungan sesuai dengan kebutuhan proses pertumbuhan tanaman yaitu dengan teknologi greenhouse. Dalam upaya mempermudah pemantauan dan pengendalian pada system pertanian greenhouse secara realtime dan jarak jauh pada penelitian ini dilakukan proses perancangan sistem kontrol dan monitoring suhu dan kelembaban pada greenhouse berbasis internet of things
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
33

Firdaus, Hendra, and Endang Rustensi. "REKAYASA PENGENDALIAN TEMPERATUR DAN KELEMBABAN PADA BUDIDAYA JAMUR TIRAM BERBASIS ARDUINO DAN MONITORING LABVIEW." Jurnal Media Teknologi 10, no. 01 (2023): 40–48. http://dx.doi.org/10.25157/jmt.v10i01.3321.

Full text
Abstract:
Pada proses budidaya jamur tiram, terdapat beberapa elemen penting yang harus dikendalikan, diantaranya adalah temperatur dan kelembaban. Pada penelitian tugas akhir ini, bertujuan untuk menjaga kestabilan temperatur dan kelembaban udara sesuai dengan pertumbuhan jamur tiram yang diharapkan bisa memaksimalkan pertumbuhan jamur tiram. Temperatur dan kelembaban didalam kumbung jamur tiram akan dibaca oleh sensor DHT11 dan LM35. Hasil pembacaan kemudian ditampilkan dalam software LabVIEW. Monitoring temperatur ini akan berjalan real time sehingga setiap perubahan temperatur atau kelambaban udara
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
34

Goldramijaya, Wily, Ni Nyoman Sulastri, I. Made Anom Sutrisna Wijaya, and I. Putu Gede Budisanjaya. "Rancang Bangun Sistem Kontrol Kelembaban Udara Greenhouse Menggunakan PWM (Pulse Width Modulation)." Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian) 11, no. 1 (2022): 168. http://dx.doi.org/10.24843/jbeta.2023.v11.i01.p17.

Full text
Abstract:
Abstrak
 Sistem kontrol banyak diterapkan pada bidang pertanian seperti penggunaan mikrokontroler dalam mengontrol dan memantau kondisi kelembaban udara dalam greenhouse. Ketepatan pengkondisian kelembaban udara merupakan hal penting bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman seperti microgreen. Kelembaban media tanam secara tidak langsung mempengaruhi kelembaban udara melalui penguapan, sehingga diperlukan sistem yang dapat mengontrol dan memantau kelembaban udara sekaligus kelembaban media tanam. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem kontrol kelembaban udara mengg
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
35

Saiful Rahman and Reva Ragam Santika. "Prototype Penyiram Tanaman Bayam Otomatis untuk Menjaga Kelembaban Tanah Berbasis NodeMCU ESP8266." Jurnal Ticom: Technology of Information and Communication 11, no. 1 (2022): 26–32. http://dx.doi.org/10.70309/ticom.v11i1.67.

Full text
Abstract:
Kegagalan dalam masa panen tentunya bukan hal yang diinginkan oleh para pembudidaya, salah satu faktor yang menyebabkan gagal panen ialah kekurangan air. Maka dibuatlah alat penyiram tanaman otomatis berbasis ESP8266 agar tanaman mendapatkan perhatian khusus, salah satunya yaitu mendapat asupan air yang cukup. Alat penyiram tanaman otomatis berbasis ESP8266 ini dibuat dengan metode prototype dan diuji dengan metode BlackBox menggunakan sensor kelembaban tanah dan sensor suhu, sensor kelembaban tanah dapat membaca kelembaban dengan nilai antara 0-1024 dan sensor suhu dapat membaca 0-100℃. Diman
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
36

Ari Bintari, Dinny, Haris Yuana, and Sabitul Kirom. "RANCANG BANGUN PURWARUPA SISTEM SPRAYER OTOMATIS PADA GREENHOUSE KELOMPOK TANI DUSUN SUMBERJO BERBASIS INTERNET OF THING (IOT)." JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) 7, no. 3 (2023): 1612–18. http://dx.doi.org/10.36040/jati.v7i3.7196.

Full text
Abstract:
Perkembangan teknologi yang semakin maju dengan cepat telah membawa dampak signifikan pada berbagai aspek kehidupan manusia. Salah satu contohnya adalah dalam penelitian ini, di mana sebuah alat sistem sprayer otomatis berbasis Internet of Things (IoT) dirancang untuk memanfaatkan kemajuan teknologi tersebut. Alat ini menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pengendali sistem, sensor DHT11 untuk mengambil data suhu dan kelembaban udara, serta komponen lain seperti relay, blower, dan pompa sprayer. Dengan aplikasi blynk, anggota kelompok tani dapat dengan mudah mengontrol dan memantau kondisi s
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
37

Noorhadi, Noorhadi. "Kajian Macam dan Tebal Musa Organik terhadap Iklim Mikro pada Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L. Merr.) di Tanah Alfisol." Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture 17, no. 1 (2018): 1. http://dx.doi.org/10.20961/carakatani.v17i1.20102.

Full text
Abstract:
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam mulsa organik dan tebal mulsa terhadap iklim mikro pada tanah alfisol dengan indikator tanaman kacang tanah (<em>Arachis hypogaea</em> L. <em>Merr.</em>), dilaksanakan di Jumantono Karanganyar, dengan tinggi tempat 180 m di atas permukaan laut, pada bulan Februari-April 2002. Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial dengan rancangan dasar kelompok lengkap (RAKL) yang terdiri atas 2 faktor dan 4 ulangan. Faktor I adalah perlakuan macam mulsa organik (M), terdiri dari 2 taraf yaitu pemberian mulsa org
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
38

Samosir, Perak. "Analysis of Average Temperature and Humidity On Smart Indoor Garden Design Arduino Uno Microcontroller Based." Jurnal IPTEK 6, no. 2 (2022): 1–9. http://dx.doi.org/10.31543/jii.v6i2.214.

Full text
Abstract:
Salah satu inovasi dalam teknologi pertanian yang terus berkembang adalah konsep urban farming atau pertanian perkotaan. Konsep ini sangat sesuai untuk diimplementasikan saat ini mengingat semakin terbatasnya lahan untuk kegiatan bercocok tanam di perkotaan. Selain itu konsep ini juga memungkinkan kegiatan bercocok tanam dilakukan di dalam ruangan (indoor farming). Penelitian tentang sistem yang mendukung konsep ini terus dikembangkan sampai kepada penggunaan perangkat pintar berbasis mikrokontroler arduino uno, sehingga terciptalah sistem smart indoor garden. Penelitian tentang rancang bangun
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
39

Yunianto, Bambang. "PENGARUH DEBIT AIR SEMBURAN TERHADAP EFEKTIVITAS DIRRECT EVAPORATIVE COOLING POSISI HORISONTAL." ROTASI 19, no. 1 (2017): 12. http://dx.doi.org/10.14710/rotasi.19.1.12-17.

Full text
Abstract:
Pendinginan evaporasi kontak langsung adalah pedinginan udara dengan cara mengkontakkan langsung antara udara dan air, sehingga terjadi proses penguapan air kedalam arus udara. Proses penguapan air terjadi dikarenakan pengambilan panas dari udara, sehingga terjadilah pendinginan dan peningkatan kelembaan udara. Sistem pendingin ini banyak dioperasikan pada daerah yang bersuhu tinggi (hingga 45 0C) dan kelembaban rendah (hingga RH 35 %), seperti di Negara Timur Tengah. Di negara tersebut pengoperasian system pendingin evaporasi ini jauh lebih hemat dari pada system pendingin kompresi uap yang b
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
40

Nanda, Adi Prasetia, Jeprianto Jeprianto, and M. Islam Mahdi. "SISTEM OTOMATIS PENYIRAMAN TANAMAN BERBASIS SENSOR KELEMBAPAN TANAH UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN." Technologia : Jurnal Ilmiah 15, no. 4 (2024): 764. http://dx.doi.org/10.31602/tji.v15i4.16300.

Full text
Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan efisiensi penggunaan udara pada sistem irigasi tanaman dengan menerapkan solusi otomasi dengan sensor kelembaban tanah berbasis Internet of Things (IoT). Dengan menggunakan teknologi sensor yang dapat memantau tingkat kelembaban tanah secara real time, sistem dapat mengoptimalkan frekuensi dan jumlah penyiraman tanaman sesuai kebutuhan sebenarnya. Sistem ini menyediakan udara bagi tanaman pada waktu yang tepat, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan, kesehatan, dan hasil tanaman. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan produkt
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
41

Ramadhan, Achmad Wahyu, Anisah Nabilah Ghasani, Kimberly Maserati Siagian, et al. "Hubungan Kondisi Udara Terhadap Produktivitas dan Produksi Kacang Tanah Indonesia Berdasarkan Korelasi Kanonik." Journal of Mathematics Education and Science 7, no. 2 (2024): 137–45. http://dx.doi.org/10.32665/james.v7i2.2650.

Full text
Abstract:
Sektor pertanian di Indonesia, yang didominasi oleh tanaman kacang tanah sebagai sumber pangan kaya protein dan lemat, menghadapo tantangan produktivitas akibat ketidaksesuaian lahan dan juga kondisi udara, seperti suhu dan kelembaban yang tidak optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara suhu dan kelembaban udara dengan produktivitas dan produksi kacang tanah di 34 provinsi di Indonesia untuk memahami dampaknya terhadap hasil pertanian dan ketahanan pangan di Indonesia. Pada penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah analisis korelasi kanonik. Pene
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
42

Irawan, Yuda, Rometdo Muzawi, and Agus Alamsyah. "Sistem Real Time Monitoring Pendeteksi Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Riau." INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science 5, no. 2 (2022): 10–17. http://dx.doi.org/10.31539/intecoms.v5i2.4567.

Full text
Abstract:
Kebakaran hutan dan lahan di Riau merupakan bencana alam yang berulang setiap musim kemarau. Kondisi tanah di wilayah Riau merupakan jenis tanah gambut dengan luas total kurang lebih 4,04 juta hektar atau 56,1% dari luas lahan gambut di Sumatera, sehingga sangat rentan terhadap kebakaran. Salah satu solusi dalam penelitian ini adalah merancang sistem kebakaran dengan penerapan teknologi Internet of Things (IoT) untuk mengetahui lebih cepat tanda-tanda kebakaran hutan dan lahan. Dalam mendistribusikan data ke server, pengusul memanfaatkan cloud computing sebagai penyimpanan dan pendistribusian
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
43

Alvin Zuhair, Evi Nafiatus Sholihah, Abdulah Fahmi, Yussi Anggraini, and Bagiyo Herwono. "PERANCANGAN SISTEM MONITORING SUHU DAN KELEMBABAN PADA SISTEM AEROPONIK BERBASIS INTERNET OF THINGS." JURNAL REKAYASA ENERGI 1, no. 1 (2022): 30–35. http://dx.doi.org/10.31884/jre.v1i1.7.

Full text
Abstract:
Saat ini, metode pertanian sudah berkembang pesat dikarenakan berkurangnya lahan pertanian yang sempit salah satunya adalah Aeroponik. Aeroponik sebagai modifikasi dari hidroponik mulai banyak digunakan, yaitu bertanam dengan cara membiarkan akar tanaman menggantung di udara. Pada penelitian ini telah dirancang sebuah sistem kontrol monitoring suhu dan kelembaban tanaman aeroponik dengan menggunakan modul sensor DHT22 terintegrasi dengan internet of things (IoT) untuk memantau kondisi tanaman dari jarak jauh. Dari hasil pengujian, sistem dapat mengendalikan nilai suhu dan kelembaban udara dala
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
44

Anisum, Anisum, Nursigit Bintoro, and Sunarto Goenadi. "ANALISIS DISTRIBUSI SUHU DAN KELEMBABAN UDARA DALAM RUMAH JAMUR (KUMBUNG) MENGGUNAKAN COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS (CFD)." Jurnal Agritech 36, no. 01 (2016): 64. http://dx.doi.org/10.22146/agritech.10686.

Full text
Abstract:
One effort to optimize the temperature and humidity in the mushroom house during the dry season using evaporative cooler. This research was conducted two treatment variation which were assessed about distribution of temperature and humidity of air inside a mushroom house using Computational Fluid Dynamics (CFD) is the condition of building using natural ventilation and condition of building with water used evaporative cooler. Computational Fluid Dynamics (CFD) analysis was able to model the distributions of temperature and humidity, and air movement pattern inside of a mushroom house. The vali
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
45

Damayanti, Risna, Rahmat Safe’i, Agus Setiawan, and Slamet Budi Yuwono. "ANALISIS TINGKAT KENYAMANAN BERDASARKAN TEMPERATURE HUMIDITY INDEX (THI) DI HUTAN KOTA TERMINAL 16C, HUTAN KOTA TESARIGAGA DAN HUTAN KOTA ISLAMIC CENTER KOTA METRO LAMPUNG." Jurnal Hutan Tropis 11, no. 3 (2023): 364. http://dx.doi.org/10.20527/jht.v11i3.17631.

Full text
Abstract:
Hutan kota merupakan salah satu komponen Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang terdiri dari vegetasi pohon dan dapat mempengaruhi kelembaban dan suhu udara. Kemampuan ini dapat memperlambat angin untuk membuat lingkungan lebih nyaman. Kenyamanan termal adalah suatu keadaan dimana suhu dan kelembaban lingkungan cukup bagi manusia untuk dapat melakukan aktivitasnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Temperature Humidity Index (THI) untuk mengukur tingkat kenyamanan berdasarkan suhu dan kelembaban lingkungan. Suhu udara dan kelembaban relatif di daerah tersebut merupakan dua faktor iklim yang diguna
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
46

Dodi, Yudo Setyawan Nurfiana Lia Rosmalia Melia Gripin Setiawati. "Analisis Perbandingan dan Karakterisasi Sensor Kelembaban Tanah Jenis Kapasitif dengan Jenis Resistif pada Objek Penginderaan yang Sama." TEKNIKA 18, no. 1 (2024): 47–54. https://doi.org/10.5281/zenodo.10563066.

Full text
Abstract:
Tanaman pangan jenis hortikultura baik sayur dan buah-buahan sangat memerlukan kelembaban tanah yang tepat dalam proses pertumbuhannya. Pada sistem pertanian cerdas proses penyiraman media tanam yang dilakukan secara otomatis berdasarkan data sensor kelembaban tanah sehingga diperlukan data kelembaban tanah yang tepat. Setidaknya ada dua jenis sensor kelembaban tanah yakni sensor kelembaban tanah jenis kapasitif dan jenis resistif yang sering digunakan para peneliti dalam pertanian cerdas namun belum ada yang membandingkan keduanya sehingga diperoleh karakteristik jelas dari keduanya perihal k
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
47

Wardana, M. W., and Ergantara R. I. "Analisis Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Pekerja." JURNAL REKAYASA INDUSTRI (JRI) 2, no. 1 (2020): 15–22. http://dx.doi.org/10.37631/jri.v2i1.127.

Full text
Abstract:
Banyak hal yang mempengaruhi produktivitas diantaranya adalah pengaruh suhu udara dan kelembaban udara lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja terhadap produktivitas pekerja. Sampel dalam penelitian ini adalah pekerja genteng pada bagian produksi (pengepresan) genteng dan finishin pada pabrik genteng yang ada di Kabupaten Pringsewu pada 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Pringsewu, Kecamatan Ambarawa, Kecamatan Gadingrejo dan Kecamatan Sukoharjo, data sampel akan dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test menggunakan software SPSS. Berdasarkan hasil
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
48

Budisanjaya, I. Putu Gede, and I. Nyoman Sucipta. "Rancang Bangun Pengendali Suhu, Kelembaban Udara dan Cahaya dalam Greenhouse Berbasis Arduino dan Android." Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno 3, no. 2 (2019): 325. http://dx.doi.org/10.24843/jitpa.2018.v03.i02.p03.

Full text
Abstract:
Budidaya tanaman dalam greenhouse, menghasilkan tanaman dengan dimensi fisik yang lebih baik daripada tanaman yang dibudidayakan diluar greenhous, karena dengan membudayakan tanaman dalam greenhouse kita dapat mengendalikan kondisi atau variabel yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman, adapun kondisi yang perlu dikendalikan dalam greenhouse antara lain adalah suhu, kelembaban udara dan intensitas sinar dalam greenhouse. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat pengendali suhu, kelembaban dan intensitas sinar dalam greenhouse dengan menggunakan Arduino Mega 2560 sebagai pemroses, sensor DHT22
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
49

Raharnata, Virgilius Galih Widyo. "Rancang Bangun Pemantauan Pencemaran Udara Menggunakan Autonomous Waypoint Quadcopter." Jurnal Teknologi Elektro 12, no. 2 (2021): 94. http://dx.doi.org/10.22441/jte.2021.v12i2.008.

Full text
Abstract:
Pencemaran udara yang meningkat sekarang ini mengakibatkan beberapa permasalahan kesehatan bagi masyarakat luas. Bertambahnya jumlah kendaraan bermotor, industri tidak ramah lingkungan dan juga penggunaan energi pembangkit listrik yang tak terbaharukan menjadi penyebab utama permasalahan ini. Karbon dioksida menjadi salah satu komponen dalam pencemaran udara yang apabila terpapar manusia dalam kadar yang tinggi dapat mengakibatkan kehilangan kesadaran hingga akibat paling buruknya adalah kematian. Salah satu faktor yang memperburuk pencemaran udara adalah kelembaban udara. Kelembaban udara ber
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
50

Darmawan, Budi, Suthami Ariessaputra, Paniran Paniran, Syafaruddin Ch, and Cahyo Mustiko Okta Muvianto. "Rancang Bangun Monitoring Dan Kontrol Suhu, Kelembaban, Dan Kadar Co2 Pada Ruangan Budidaya Jamur King Oyster (Pleurotus Eryngii) Berbasis Arduino Mega." Prosiding SAINTEK 6 (January 30, 2024): 44–50. http://dx.doi.org/10.29303/saintek.v6i1.917.

Full text
Abstract:
Parameter penting yang harus diperhatikan dalam budidaya jamur king oyster (Pleurotus Eryngii) adalah suhu udara, kelembaban udara, konsentrasi CO2, dan intensitas cahaya. Untuk dapat tumbuh dengan baik, jamur king oyster memerlukan suhu udara 13-17⁰C. Suhu udara di indonesia rata rata 27⁰C sehingga sangat sulit untuk menumbuhkan jamur king oyster di indonesia tanpa pngontrollan kondisi lingkungan. Maka pada penelitian ini akan dibuat sebuah sistem pengontrollan serta monitoring suhu, kelembaban, dan kadar CO2 di ruangan budidaya jamur king oyster berbasis arduino mega. Sensor DHT11 dan MG-811
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!