To see the other types of publications on this topic, follow the link: Komodifikasi.

Journal articles on the topic 'Komodifikasi'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the top 50 journal articles for your research on the topic 'Komodifikasi.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Browse journal articles on a wide variety of disciplines and organise your bibliography correctly.

1

Andini, Sri, Dede Syarif, and Rini Sulastri. "Meninjau Ulang Komodifikasi Agama: Peran Fungsional di Balik Komersialisasi Dakwah Islam Hanan Attaki." JISPO Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 14, no. 2 (2025): 253–76. https://doi.org/10.15575/jispo.v14i2.44513.

Full text
Abstract:
Abstrak Artikel ini membahas komodifikasi agama yang telah banyak dikaji oleh para peneliti dengan kesimpulan umum bahwa komodifikasi agama dipandang sebagai sesuatu yang negatif. Komodifikasi ini dianggap telah mengubah fungsi agama dari sesuatu yang sakral menjadi sekadar komoditas yang diperdagangkan demi keuntungan material. Namun, pandangan tersebut cenderung mengabaikan aspek lain dari komodifikasi agama yang justru memiliki fungsi bagi agama itu sendiri. Dengan mengkaji komodifikasi agama dalam ceramah keagamaan oleh Hanan Attaki, kami secara kritis mengevaluasi tesis negatif tersebut.
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Rianto, Puji, and Bagas Catur Pambudi. "Media Sosial dan Komodifikasi Sosial Anak Muda." KOMUNIKA 8, no. 2 (2021): 122–32. http://dx.doi.org/10.22236/komunika.v8i1.6705.

Full text
Abstract:
Penelitian ini mengkaji komodifikasi yang dilakukan oleh akun Instagram Nanti Kita Cerita tentang Hari ini (NKCTHI) yang didirikan oleh Marchella. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi kasus. Data dikumpulkan dari bahan-bahan di Instagram NKCTHI dan beragam sumber internet. Hasil studi ini menemukan bahwa NKCTHI telah melakukan dua bentuk komodifikasi, yakni komodifikasi konten dan khalayak. Komodifikasi konten dilakukan melalui cerita-cerita yang ditulis oleh pengguna secara sukarela. Sementara komodifikasi khalayak (pengguna), dilakukan dalam dua bentu
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Raka, Raka Raka. "Komodifikasi Tri Mandala Desa Wisata Ubud." Dharma Duta 17, no. 2 (2020): 14–33. http://dx.doi.org/10.33363/dd.v17i2.371.

Full text
Abstract:
Penelitian ini mengkaji isu komodfikasi tri Mandala desa wisata Ubud. Isu ini menarik, karena menghadapkan masyarakat desa wisata pada dua pilihan ekstrim, materialisme atau religious? Penelitian komodifikasi bapang barong, dan komodifikasi pelinggih sanggah, belum menghadapkan masyarakat pada dua pilihan ekstrim. Pertanyaan adalah: 1) Apakah komodifikasi tri mandala; 2) Bagaimana komodifikasi tri mandala terjadi?; 3) Apa makna komodifikasi bagi masyarakat? Penelitian ini bertujuan, mengetahui dinamika religious, degradasi moral masyarakat desa wisata. Ini penting, guna mendeskripsikan paradig
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Seran, Herman Elfridus, and Felisianus Efrem Jelahut. "Komodifikasi Konten dan Khalayak: Kajian Ekonomi Politik Media Pada Program Acara Indonesian Idol." KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science 5, no. 1 (2023): 12–20. http://dx.doi.org/10.36761/kagangakomunika.v5i1.2676.

Full text
Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan tentang komodifikasi penonton dan konten pada program Indonesian Idol yang tayang di RCTI. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis wacana kritis Teun Van Dijk. Analisis model Van Dijk tidak hanya menitikberatkan pada unsur teks, tetapi juga kognisi dan konteks sosial. Dalam hal ini analisis wacana kritis digunakan untuk mengetahui komodifikasi konten dan penonton pada program Indonesian Idol di RCTI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Indonesian Idol merupakan bagian dari proses komodifikasi konten dan penonton yang berorientas
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Suryoprakoso, Raden Aru, Sulfa Fitriani Lamunuhia, and Tri Febri Kurniawan. "Komodifikasi pada Akun Instagram @lambe_turah dalam Perspektif Ekonomi Politik di New Media." Jurnal Ilmiah Komunikasi (JIKOM) STIKOM IMA 15, no. 01 (2023): 10. http://dx.doi.org/10.38041/jikom1.v15i01.261.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komodifikasi konten, khalayak, dan pekerja pada akun Instagram @lambe_turah. Menggunakan teori komodifikasi Vincent Mosco, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi eksploitasi dan komodifikasi konten, khalayak, dan pekerja secara tidak langsung terhadap para pengikut (followers) akun Instagram @lambe_turah. Eksploitasi dan komodifikasi terjadi secara halus karena hampir semua pengikut akun @lambe_turah dengan sukarela akan ikut membantu penyebaran informasi pada komunitas-kom
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Suryoprakoso, Raden Aru, Sulfa Fitriani Lamunuhia, and Tri Febri Kurniawan. "Komodifikasi pada Akun Instagram @lambe_turah dalam Perspektif Ekonomi Politik di New Media." Jurnal Ilmiah Komunikasi (JIKOM) STIKOM IMA 15, no. 01 (2023): 10. https://doi.org/10.33221/jikom1.v15i01.261.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komodifikasi konten, khalayak, dan pekerja pada akun Instagram @lambe_turah. Menggunakan teori komodifikasi Vincent Mosco, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi eksploitasi dan komodifikasi konten, khalayak, dan pekerja secara tidak langsung terhadap para pengikut (followers) akun Instagram @lambe_turah. Eksploitasi dan komodifikasi terjadi secara halus karena hampir semua pengikut akun @lambe_turah dengan sukarela akan ikut membantu penyebaran informasi pada komunitas-kom
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Meriska Yosiana and Ratna Wulandari. "KOMODIFIKASI TUBUH PEREMPUAN PADA TARIAN JOGED BUMBUNG BALI DI YOUTUBE." Jurnal Ilmiah Multidisiplin 2, no. 04 (2023): 162–67. http://dx.doi.org/10.56127/jukim.v2i04.797.

Full text
Abstract:
The discussion on women never ends, the complex issues for women as the second class of gender make this interesting. The purpose of this study is to find out the changes in used value into economic value through the commodification of the female body in the Joged Bumbung dance Bali on YouTube. The method used in this research is descriptive qualitative. In the Joged Bumbung Bali dance that is on the YouTube FANDY BALI Channel with the title Negaroa Top Bumbung Dance, there are three forms of commodification, namely commodification of content, commodification of audiences, and commodification
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Ichsan, Moh, Astri Irawan, and Yon Safira. "Analisis Komodifikasi Media Sosial Instagram terhadap Citra Partai Politik Menjelang Pemilihan Calon Presiden 2024." JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan 7, no. 1 (2023): 76–90. http://dx.doi.org/10.32487/jshp.v7i1.1621.

Full text
Abstract:
Media sosial Instagram sering digunakan oleh masyarakat. Kemunculan Instagram menimbulkan dinamika keterkaitan masyarakat dalam mengekspos informasi berdasarkan kepentingan pribadi atau golongan. Kehadiran Instagram seolah menjadi instrumen baru dalam dunia partai politik. Anies Baswedan, Puan Maharani, dan Prabowo Subianto merupakan pengguna aktif Instagram dengan kaun milik pribadinya yang memanfaatkan Instagram sebagai penyebaran informasi dan sosialisasi. Pemanfaatan Instagram ini menimbulkan ketertarikan untuk diteliti melalui kajian komodifikasi berdasarkan teori Vincent Mosco. Tujuan pe
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Parasian, Nehemia Anugrah, Jekmen Sinulingga, and Warisman Sinaga. "ANALISIS SEMIOTIKA PADA ULOS HARUNGGUAN MUARA." Kompetensi 17, no. 1 (2024): 39–54. http://dx.doi.org/10.36277/kompetensi.v17i1.215.

Full text
Abstract:
Ulos Harungguan Muara merupakan salah satu ulos etnik Batak Toba. Ulos yang berasal dari Muara ini memiliki motif yang tergabung dari motif ulos yang dimiliki oleh etnik Batak Toba dan komodifikasi dilakukan sebagai pengembangan dari ulos ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk simbol, mendeskripsikan fungsi yang terdapat pada UHM, mendeskripsikan makna yang terdapat pada UHM, mendeskripsikan komodifikasi yang terdapat pada UHM. Teori yang digunakan dalam menganalisis data merupakan teori semiotika yang dikemukakan oleh Charles Sanders Peirce dan teori komodifikasi yang dike
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Anggraeni, Ary, and Eka Wenats Wuryanta. "Industri Religi Pada Media Online." Communications 2, no. 2 (2020): 61–73. http://dx.doi.org/10.21009/communications.2.2.4.

Full text
Abstract:
Dunia pers memasuki era baru, hal ini ditandai dengan berkembangkan media online. Dengan sifatnya yang papperless media online lebih hemat dalam pengoperasiannya. Penelitian ini mengulas tentang fakta banyaknya berita-berita tentang ibadah umrah hampir setiap hari di berbagai media online, tanpa memberikan penjelasan tentang masalah yang hampir selalu menyertai pada saat pelaksanaan ibadah umrah. Dilihat dari sudut pandang ekonomi politik, pemberitaan umrah merupakan komoditas yang menguntungkan bagi pemilik media. Oleh karena itu, berita-berita tentang umrah terus dieksploitasi guna meningkat
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
11

Missa, Lila Efrianto, Mas’amah, and Emanuel S. Leuape. "MEDIA MASSA, PROPAGANDA POLITIK DAN KOMODIFIKASI." Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi 5, no. 1 (2025): 159–69. https://doi.org/10.59895/deliberatio.v5i1.543.

Full text
Abstract:
Media massa memiliki kekuatan besar dalam pembentukan opini publik melalui konten yang diproduksi. Dalam perkembangannya, praktek media massa berada di antara kepentingan elite tertentu atau pemilik media itu sendiri. Salah satu metode yang digunakan media massa dalam membentuk dan menyebarkan isu adalah melalui film. Film pada titik tertentu dapat menjadi pembentuk dan dinamisator intepretasi seseorang atas suatu kejadian tertentu. Penelitian ini berfokus pada praktik propaganda politik dan komodifikasi yang dilakukan pada film Dirty Vote. Tujuan dari penenelitian ini adalah untuk mengetahui
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
12

Ilhan, Ilhan, and Wa Ode Sitti Hapsah. "KOMODIFIKASI HODEA PADA ORANG KABAENA." KABANTI : Jurnal Kerabat Antropologi 5, no. 2 (2021): 103–11. http://dx.doi.org/10.33772/kabanti.v5i2.1275.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana terjadinya Komodifikasi mahar perkawinan pada masyarakat Kabaena Timur Kelurahan Lambale, pada tulisan ini pula mendeskripsikan adat perkawinan masyarakat Kabaena Timur Kelurahan Lambale yang telah mengalami Komodifikasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Komodifikasi yang di kemukakan oleh Irwan Abdullah. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif Kualitatif dengan melakukan beberapa tahapan yakni Observasi, wawancara, dokumentasi, dan pengamatan terlibat yang kemudian data yang diperoleh di anali
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
13

Danugroho, Agus. "Komodifikasi dan Penguatan Ketahanan Budaya: Studi Pada Tradisi Tumpeng Sewu di Desa Kemiren, Kabupaten Banyuwangi." Salus Cultura: Jurnal Pembangunan Manusia dan Kebudayaan 2, no. 2 (2022): 92–104. http://dx.doi.org/10.55480/saluscultura.v2i2.63.

Full text
Abstract:
Komodifikasi budaya merupakan tindakan yang menjadikan unsur-unsur budaya menjadi komersial. Tradisi Tumpeng Sewu merupakan salah satu dari beberapa tradisi di Banyuwangi yang dikomodifikasi. Alih-alih menolak komodifikasi, pihak desa dan masyarakat secara perlahan menerima dan memanfaatkan dampak komodifikasi untuk mengenalkan dan peningkatan perekonomian desa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelestarian tradisi Tumpeng Sewu yang menerap
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
14

Darojatun, Rina, Zaenal Mukarom, and Muhibuddin Muhibuddin. "Komodifikasi Agama dalam Layanan Aqiqah di Akun Instagram @aqiqahnurulhayat." Wardah 23, no. 2 (2022): 172–200. http://dx.doi.org/10.19109/wardah.v23i2.14698.

Full text
Abstract:
Artikel ini fokus pada transformasi pesan agama menjadi produk jasa yang dapat dipasarkan melalui instagram, objek kajiannya adalah pesan-pesan yang mengandung komodifikasi layanan aqiqah, khalayak virtual yang berinterakasi di akun @aqiqahnurulhayat dan mitra layanan aqiqah yang bekerja menggiring khalayak untuk menggunakan jasa layanan aqiqah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dilakukan dengan metode etnografi virtual diawali dengan memasuki arena media social Instagram lalu capturing chatlog dan capturing screenshots dan menganalisis data dari entitas. Hasil penelitian ini men
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
15

Tabroni, Roni, Asep Saeful Muhtadi, and Zaenal Mukarom. "Komodifikasi Filantropi Keagamaan di Harian Umum Republika." Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama 6, no. 1 (2023): 73–84. http://dx.doi.org/10.15575/hanifiya.v6i1.25081.

Full text
Abstract:
Kajian ini mengangkat pemberitaan filantropi agama di HU. Republika pada pandemi Covid-19 tahun 2020-2021. Selama dua tahun Republika mengangkat kedermawanan masyarakat Indonesia untuk saling bantu di saat krisis. Berita tersebut dikemas dalam berbagai bentuk dan diletakkan di halaman-halaman yang cukup strategis. Tujuan kajian ini untuk mengungkap pemberitaan filantropi pada masa pandemi Covid-19 serta bagaimana Republika melakukan komodifikasi atas berita tersebut. Kajian ini menggunakan paradigma interpretif dan pendekatakn kualitatif. Sedangkan metode yang digunakan yaitu berupa metode kri
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
16

Pramadhani, Diovita Hernika, and Muhammad Rafi. "Komodifikasi Konten Pada Platform Digital Dalam Perspektif Komunikasi." Jurnal Ilmu Siber (JIS) 2, no. 2 (2023): 77–81. https://doi.org/10.71089/jis.v2i2.351.

Full text
Abstract:
Paradigma komunikasi kian mengalami kebaruan seiring dengan perkembangan teknologi. Paradigma komunikasi masa konvensional, dalam beberapa fenomena menjadi tidak relevan. Perubahan paradigma inilah yang kemudian melahirkan modifikasi dalam pengemasan sebuah pesan yang didistribusikan melalui berbagai platform digital, dimana masyarakat / users memegang penuh kendali atas akun pribadinya. Komodifikasi menjadi hal yang kerap ditemukan dalam fenomena viral di media sosial. Komodifikasi memang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari sebuah pesan yang diproduksi dan didistribusikan secara luas.
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
17

Hasaniy, Nur Rif’ah. "Fenomena “Kiamat Lokal” di Ponorogo (Menyingkap Tabir Komersial di Balik Simbol-Simbol Agama)." Muslim Heritage 5, no. 1 (2020): 46–60. http://dx.doi.org/10.21154/muslimheritage.v5i1.1958.

Full text
Abstract:
Tulisan ini membahas fenomena kiamat lokal di Ponorogo yang terjadi pada tahun 2019. Tulisan ini akan menjelaskan secara sosiologis dan fenomenologis tiga hal: pertama, apa itu komodifikasi agama, kedua, bagaimana fenomena komodifikasi agama menyebar di masyarakat, terutama fenomena “kiamat lokal” di Ponorogo, dan ketiga, akan dianalisis mengapa fenomena itu terjadi dengan menggunakan perspektif komodifikasi agama. Yang diharapkan dari tulisan ini adalah menyingkap tabir fenomena komodifikasi agama yang akhir-akhir ini semarak dan massif terjadi di masyarakat, termasuk fenomena kiamal lokal di
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
18

Nugroho, Martino Dwi, and Ken Kheisa Safirja Atar. "Perubahan Fungsi Interior Pada Bangunan Kuno di Yogyakarta - Tinjauan Tentang Hibriditas Dalam Pusaran Komodifikasi." Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior 13, no. 1 (2025): 54–73. https://doi.org/10.24821/lintas.v13i1.15119.

Full text
Abstract:
Bangunan kuno di Yogyakarta telah mengalami perubahan fungsi dan kegunaan seiring waktu. Proses ini dapat menciptakan hibriditas dalam desain dan penggunaan bangunan tersebut. Identitas budaya Jawa yang kental di Yogyakarta menjadi dasar untuk memahami bagaimana hibriditas dapat membentuk atau mengubah identitas ini, dan sejauh mana identitas budaya tersebut terlibat dalam proses komodifikasi. Identitas sangat bekaitan dengan pelestarian. Pelestarian bangunan kuno seringkali berhadapan dengan tantangan pembangunan modern. Mengeksplorasi bagaimana hibriditas dan komodifikasi memengaruhi kebijak
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
19

Nursyahida, Arum Mei, and Amika Wardana. "Makna dan Nilai Spiritual Musik Hadrah pada Komunitas Hadrah El-Maqoshid." DIMENSIA: Jurnal Kajian Sosiologi 9, no. 1 (2020): 26–36. http://dx.doi.org/10.21831/dimensia.v9i1.38927.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna dan nilai spiritual yang terkandung dalam musik hadrah pada komunitas hadrah El-Maqoshid, serta melihat bagaimana komodifikasi hadrah merubah makna dan nilai spiritual pada komunitas hadrah El-Maqoshid. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, informan penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna dan nilai spiritual musik hadrah yang ada pada komunitas hadrah
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
20

Fais, Nor Lutfi. "Komodifikasi Al-Quran." MAGHZA: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir 6, no. 2 (2021): 172–88. http://dx.doi.org/10.24090/maghza.v6i2.4848.

Full text
Abstract:
Religion commodifications, including the issue of the Quran, are not a real breakthrough in socio-religious studies. Various studies have been carried out. However, the current studies are still limited to descriptions of the variety of commodification and problems that occur and have not reached yet the aspect of dismantling the social intrigues in them. For this reason, this study intends to read the commodification of the Quran as a social phenomenon and at the same time expose the hidden aspects in it. This study uses the social theory of The Consumer Society, initiated by Jean Baudrillard
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
21

Sari, Putri Widya. "Praktik Komodifikasi, Spasialiasi dan Strukturasi Perusahaan Media Grup Emtek." Jurnal Komunikasi 14, no. 1 (2023): 41–48. http://dx.doi.org/10.31294/jkom.v14i1.14556.

Full text
Abstract:
Grup Emtek melakukan investasi ke perusahaan digital media milik Raffi Ahmad yaitu RANS Entertainment merupakan suatu bentuk spasialisasi yang dilakukan perusahaan media berdasarkan pada kajian ekonomi politik Vincent Mosco. Kajian ekonomi politik pada organisasi media melihat bagaimana praktik produksi, distribusi dan konsumsi yang berhubungan didalamnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas praktik-praktik komodifikasi, spasialisasi dan strukturasi pada Grup Emtek sebagai salah satu perusahaan konglomerasi media di Indonesia dengan kepemilikan penyiaran saluran televisi yang semula ha
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
22

Fitriah Fitri, Lailatul. "KOMODIFIKASI MOTIFEM FILM ANIMASI CERITA RAKYAT NUSANTARA DAN RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN LITERASI DI SEKOLAH." LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah 13, no. 1 (2023): 169–79. http://dx.doi.org/10.23969/literasi.v13i1.6533.

Full text
Abstract:
Animasi cerita rakyat nusantara yang terdapat pada chanel youtube Si Riri, termasuk salah satu contoh komodifikasi yang dilakukan oleh para kreator. Motifem yang dapat dikatakan sebagai ruh cerita rakyah dikomodifikasi dan disesuaikan dengan penontonnya yaitu kalangan anak-anak. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk mengetahui komodifikasi motifem di film animasi cerita rakyat nusantara (Bawang Merah Bawang Putih dan Timun Emas) dan mengetahui relevansinya sebagai bahan literasi disekolah. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif. Data penelitian berupa tindakan tokoh dan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
23

Widiastuti, Tuti, Dinda Rakhma Fitriani, and Widiastiana Vista Wijaya. "ANALISIS SEMIOTIKA SOSIAL HALLYDAY PADA KOMODIFIKASI BUDAYA BETAWI DI IKLAN." Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi 7, no. 2 (2023): 215–28. http://dx.doi.org/10.35760/mkm.2023.v7i2.10120.

Full text
Abstract:
Proses komodifikasi terjadi selama fase produksi, ketika kapitalis membeli barang, tenaga kerja, dan peralatan untuk menciptakan nilai lebih yang dapat digunakan untuk akumulasi modal lebih lanjut. Modal adalah nilai yang dapat ditingkatkan melalui pertukaran dan produksi. Fokus penelitian ini pada analisis semiotika sosial Halliday terhadap iklan televisi sirup marjan versi tarian betawi dan sepatu roda. Terlihat adanya komodifikasi tarian Topeng Betawi yang merupakan bagian dari budaya Betawi yang terkenal di tengah masyarakat Indonesia. Sama halnya dengan asal muasal dan makna dari tari Top
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
24

Syaefudin, Mochamad, and Arif Budiwinarto. "KOMODIFIKASI ISI BERITA KECELAKAAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182 DI OKEZONE.COM (Analisis Wacana Kritis Van Djik)." JURNAL SIGNAL 9, no. 2 (2021): 169. http://dx.doi.org/10.33603/signal.v9i2.5380.

Full text
Abstract:
Bencana bukan hanya permasalahan sosial tetapi bencana telah menjadi komoditas yang seksi di media online indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk komodifikasi isi bencana yang ada pada pemberitaan kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 pada portal berita daring okezone.com. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis bentuk komodifikasi bencana yang dimuat dalam media daring tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pemberitaannya okezone.com memparaktikkan bentuk komodifikasi isi dalam menyoroti kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Okezon
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
25

Riyani, Ristia Nurul, Yuhastina Yuhastina, and Yosafat Hermawan Trinugraha. "Komodifikasi Privasi Pada Pasangan Homoseksual Melalui Kanal YouTube." Jurnal Publisitas 8, no. 2 (2022): 65–83. http://dx.doi.org/10.37858/publisitas.v8i2.123.

Full text
Abstract:
Tulisan ini membahas praktik komodifikasi yang dilakukan oleh para pasangan homoseksual melalui YouTube dengan menjadikan hal-hal privasi sebagai komoditas. Penelitian menggunakan metode etnografi virtual untuk mengamati proses komodifikasi privasi yang dilakukan oleh para pasangan homoseksual serta tanggapan yang diberikan oleh netizen. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi video dan kolom komentar pada tiga kanal YouTube, yaitu: Lucas and Kibo, Rose and Rosie Vlogs, dan KaroJerman RagilFred. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat komodifikasi konten dan khalayak yang dilakukan ol
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
26

Luh Eka Puja Aryanti and Gusti Ayu Sri Wahyuni. "Analisis Pengaruh Komodifikasi Budaya terhadap Nilai-Nilai Tradisional Budaya Songkran di Thailand." Arus Jurnal Sosial dan Humaniora 4, no. 3 (2024): 1858–63. https://doi.org/10.57250/ajsh.v4i3.787.

Full text
Abstract:
Songkran merupakan sebuah tradisi perayaan tahun baru tradisional Thailand yang cukup populer. Perayaan Songkran melibatkan berbagai ritual dan penggunaan air sebagai simbol pembersihan untuk menyambut tahun baru. Eksistensi Songkran telah membuat kebudayaan ini rentan mengalami modifikasi budaya untuk dimanfaatkan dalam memenuhi tujuan ekonomi dan pariwisata. Penelitian ini hendak menelusuri bentuk dan dampak dari komodifikasi budaya Songkran di Thailand. Dengan menggunakan teori interaksionisme simbolik dan konsep komodifikasi budaya untuk mengetahui terjadinya komodifikasi budaya Songkran a
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
27

Hadi Prakoso, Jatayu. "MEDIA SEBAGAI ALAT UNTUK KOMUNIKASI PERSPEKTIF EKONOMI POLITIK VINCENT MOSCOW DIKOMODIFIKASI OLEH MEDIA." Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial 7, no. 2 (2022): 144. http://dx.doi.org/10.58487/akrabjuara.v7i2.1829.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan menganalisis sumber berita/informasi dari media baru, khususnya informasi dunia entertainment dalam penyampaian infornasi, media online sangat fasih dalam menggunakan prinsip fluid dan dinamis dalam pergantian informasinya. Kemudian prinsip tabloidisasi juga digunakan dalam pemberitaan, agar terkesan bombastis. Melalui kacamata ekonomi politik media, Vincent Moskow, bahwa terdapat tiga fase, yakni komodifikasi, spasia-lisasi, dan strukturasi dalam media massa yang digunakan oleh pemiliknya untuk mendapatkan keuntungan. Tiga aspek komodifikasi-isi media-khalayak pekerja
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
28

Tjaturrini, Dyah, and Nunung Supriadi. "KOMODIFIKASI KESENIAN TRADISIONAL CALENGSAI DAN PERKEMBANGAN BUDAYA CINA." Jurnal Cakrawala Mandarin 5, no. 2 (2022): 170. http://dx.doi.org/10.36279/apsmi.v5i2.139.

Full text
Abstract:
Komodifikasi adalah proses terjadinya perubahan barang atau layanan yang sebelumnya mengikuti aturan sosial non-pasar menjadi suatu subjek yang mengikuti aturan pasar. Kesenian tradisional yang semula sebagai subjek pengetahuan, kebijakan, dan kearifan lokal masyarakat pendukungnya, kemudian berubah menjadi objek berupa benda yang harus diperjualbelikan melalui proses produksi budaya. Dari sinilah lahir komodifikasi budaya berupa transaksi jual beli benda budaya berupa kesenian tradisional. Perkembangan suatu budaya dipengaruhi oleh kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi serta keinginan dari mas
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
29

Labas, Yessi Nurita, and Daisy Indira Yasmine. "Komodifikasi di Era Masyarakat Jejaring: Studi Kasus YouTube Indonesia." Jurnal Pemikiran Sosiologi 4, no. 2 (2017): 104. http://dx.doi.org/10.22146/jps.v4i2.28584.

Full text
Abstract:
Penelitian berusaha mengungkap proses komodifikasi yang terjadi di era masyarakat jejaring dengan berfokus kepada kasus kreator YouTube Indonesia. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif untuk menjelaskan kasus komodifikasi ide di YouTube Indonesia menggunakan teknik observasi dan wawancara mendalam. Perkembangan fungsi YouTube yang tidak hanya sebagai wadah ekspresi diri namun juga menjadi media pemasaran korporasi mempertegas bahwa telah terjadi proses komodifikasi pada proses kreatif kreator yang memanfaatkan kreatifitas, ruang ekspresi diri, dan interaksi antara penonton dan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
30

Messianik, Arvian. "Komodifikasi Budaya Populer di Generasi Z." Jurnal Dinamika Sosial Budaya 25, no. 1 (2023): 220. http://dx.doi.org/10.26623/jdsb.v25i1.4387.

Full text
Abstract:
<p>Penggunaan sosial media menyebabkan beberapa dampak, salah satunya adalah komodifikasi budaya populer terutama kepada mereka yang sering menggunakan sosial media. penelitian ini dilakukan guna mengetahui seberapa jauh komodifikasi budaya populer di generasi z khususnya anak muda di Sidoarjo. Penelitian ini bersifat kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan mendeskriptifkan postingan insagram. Subjek penelitian merupakan akun instagram dari beberapa kedai kopi di Sidoarjo. Teknik analisis berupa mengembangkan dan menafsirkan data yang diperoleh dari peristiwa peristiwa s
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
31

Pradesa, Dedy, and Yunda Presti Ardilla. "KOMODIFIKASI DAN EFEK EKSTERNALITAS PROGRAM DAKWAHTAINMENT ISLAM ITU INDAH." INTELEKSIA - Jurnal Pengembangan Ilmu Dakwah 2, no. 1 (2020): 81–106. http://dx.doi.org/10.55372/inteleksiajpid.v2i1.85.

Full text
Abstract:
Tulisan ini mengeksplorasi gejala komodifikasi dan efek eksternalitas dalam tayangan program dakwahtainment Islam Itu Indah Trans TV. Program tersebut memiliki rating tinggi dan mampu bertahan hingga tahun kesepuluh. Tayangan dakwahtainment di televisi komersil tentu tidak terlepas dari proses komodifikasi dan efek eksternalitas. Pijakan teori yang digunakan adalah teori komodifikasi menurut Vincent Mosco yang dilengkapi Idi Subandy Ibrahim dan Bachruddin Ali Akhmad, serta teori efek eksternalitas siaran televisi menurut Edward S. Herman. Metodologi studi adalah kualitatif dengan pendekatan an
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
32

Nurhasanah, Feby Sopyanti, Ratu Arti Wulan Sari, and Rizkita Kurnia Sari. "The Commodification of Sundanese Cultural Content on the Indonesian-Korean Kimbab Family Youtube." Jurnal Studi Jurnalistik 4, no. 2 (2022): 35–46. http://dx.doi.org/10.15408/jsj.v4i2.28965.

Full text
Abstract:
Youtube hadir sebagai platform online yang berfungsi bukan hanya sebagai penyebar informasi dan hiburan namun juga sebagai tempat memperoleh keuntungan. Youtuber menjadi profesi yang menggiurkan dan berbagai konten dengan ide baru muncul setiap harinya. Salah satunya Kimbab Family, Keluarga Indonesia-Korea yang membuat konten tentang aktivitas sehari-hari dengan sentuhan budaya Korea. Menariknya, mereka juga sering membuat konten budaya Sunda. Konten ini paling banyak ditonton oleh pengguna youtube. Artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis konten tiga vlog Kimbab Family betema
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
33

Oktalisa, Nurul Eka, Belli Nasution, and Muchid. "Pemberitaan Politik Dinasti Presiden Jokowi Pada Pemilihan Presiden 2024 Di Media Online Tempo.Co Dan Tvonenews.Com (Analisis Framing Robert Mathew Entman)." Medium 13, no. 1 (2025): 125–44. https://doi.org/10.25299/medium.v13i1.22323.

Full text
Abstract:
Penelitian ini didasari isu politik dinasti yang muncul saat Presiden Joko Widodo memimpin, dengan Gibran Rakabuming Raka, putra Jokowi, terpilih sebagai Wali Kota Solo 2020, memicu spekulasi politik dinasti dan kemungkinan pencalonan sebagai Wakil Presiden 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dua media daring tempo.co dan tvonenews.com dalam membingkai berita sebelum menyajikannya kepada publik dan menemukan komodifikasi dalam pemberitaan politik dinasti Jokowi pada Pemilihan Presiden 2024. Metode penelitian kualitatif dengan teknik analisis data menggunakan model framing Robert
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
34

Nurfikria, Ikrima, and Megawati Asrul Tawulo. "KOMODIFIKASI KONFLIK DALAM TAYANGAN TELEVISI." Jurnal Riset Komunikasi 1, no. 1 (2018): 46–56. http://dx.doi.org/10.24329/jurkom.v1i1.13.

Full text
Abstract:
Tulisan ini menganalisis proses komodifikasi konflik yang terjadi pada tayangan televisi di Indonesia. Komodifikasi konflik dalam tayangan televisi menjadi objek yang akan dianalisis menggunakan perspektif ekonomi politik media. Berdasarkan hasil analisis, terlihat jelas bahwa program acara Pagi-Pagi Pasti Happy melakukan komodifikasi konflik dalam tayangannya. Artinya, konflik secara sengaja dijadikan komoditas untuk menarik perhatian audiens. Hal apapun dapat diubah menjadi komoditas yang layak tonton alias mengalami komodifikasi dan dikomersialisasikan. Salah satunya adalah komoditi konflik
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
35

Trifita, Amjad, and Fat’hiyah Khasanah Ar’rahmah. "Komodifikasi Agama Halal Tourism dalam Perspektif Dakwah." Journal of Islamic Communication Studies 1, no. 1 (2023): 118–36. https://doi.org/10.15642/jicos.2023.1.1.118-136.

Full text
Abstract:
Halal tourism merupakan sebuah konsep pariwisata halal yang menjadi trend saat ini. Konsep wisata halal merupakan pariwisata yang menerapkan standar Islam dalam prakteknya. Tujuan tulisan ini adalah untuk mengatahui komodifikasi agama halal tourism dalam tinjauan dakwah. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Meskipun menimbulkan pro kontra dalam realitasnya, komodifikasi agama dalam halal tourism dapat dipandang secara positif karena komodifikasi dalam wisata halal tidak menurunkan nilai atau merusak agama. Wisata halal yang mengamalkan prinsip-prinsip Islam
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
36

Rusdianto, Ujang, and Udi Rusadi. "EROSI NILAI EDUKASI MELALUI KOMODIFIKASI KONTEN PADA KANAL PENDIDIKAN YOUTUBE." AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional 6, no. 3 (2024): 130–39. https://doi.org/10.54783/jin.v6i3.1180.

Full text
Abstract:
Komodifikasi konten edukasi di YouTube Indonesia semakin berfokus pada keuntungan komersial, sehingga mengaburkan tujuan edukatif dan merugikan kreator konten serta audiens. Artikel ini menganalisis erosi nilai-nilai edukasi melalui komodifikasi konten pada kanal pendidikan YouTube. Teori ekonomi politik kritis dan konsep kapitalisme platform digunakan sebagai dasar untuk mengevaluasi ketimpangan kekuasaan antara platform, kreator, dan audiens. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi literatur untuk mengkaji bagaimana komodifikasi konten dan audien pada kanal Youtube edukasi di I
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
37

Muzayanah, Agustriany, and Puspita Nursiti Kumala. "Strategi Dakwah Bil Hal melalui Fashion Pakaian Muslimah di Kalangan Milenial: Studi Kasus Brand Namira Boetique." Komsospol 4, no. 1 (2024): 19–27. http://dx.doi.org/10.47637/komsospol.v4i1.1211.

Full text
Abstract:
Tren fashion muslimah membuka peluang bisnis dan dakwah untuk mengajak perempuan muslimah menutup aurat. Desainer muslimah modern menghadirkan ragam model dan padu padan menarik, sehingga diterima semua kalangan. Hal ini memotivasi muslimah untuk mengikuti syariat Islam dalam berpakaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pengembangan dakwah bil hal melalui fashion yang dilakukan oleh Namira Boetique di kalangan milenial dan untuk mengetahui respon konsumen pakaian muslim Namira Boetique terhadap dakwah bil hal melalui fashion yang dilakukan oleh Namira Boetique. Meto
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
38

Yusuf, Muhammad, and A. Zahid Zahid. "Hidden Localization (Case Study of Function Modification of the Former Gedangsewu Localization in Pare Subdistrict, Kediri District)." CONSEN: Indonesian Journal of Community Services and Engagement 3, no. 2 (2023): 123–33. https://doi.org/10.57152/consen.v3i2.998.

Full text
Abstract:
Bisnis prostitusi saat ini masih banyak beroperasional di seluruh Indonesia terkhususnya di Kediri, tidak dapat dipungkiri dewasa ini bisnis prostitusi mengalami komodifikasi yang sering dijumpai di tempat lokalisasi. Penelitian ini mengkaji lokalisasi terselubung Gedangsewu di Pare Kabupaten Kediri, sebagai pisau analisis penelitian ini menggunakan teori komodifikasi dalam perspektif Karl Marx untuk mengetahui bentuk nilai tukar komoditi berbasis ide, sex, jasa yang ada di eks lokalisasi. Tujuan penelitian ini guna untuk mengkaji ulang lokalisasi terselubung di Gedangsewu dalam kajian sosiolo
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
39

Mutho'in, Mutho'in. "KOMODIFIKASI POLITIK KHUTBAH JUM’AT." JURNAL PENELITIAN 12, no. 2 (2015): 282. http://dx.doi.org/10.28918/jupe.v12i2.654.

Full text
Abstract:
This Research discuse about how khutbah jum’at marginalize presidential candidate. By Critical linguistics approach introduced by Roger Fowler, the political nuances are not so obvious in khutbah, because the spirit of welcoming the fasting month is able to reduce the political heat. Nevertheless, there are two khubah jum’at that have potentially to marginalize presidential candidate, the first khutbah convey four criterias of Islamic leader but only focuses on amanah and the second khutbah invite to vote a leader who can be a prayer leader (imam shalat), even though presidential candidate att
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
40

Risdayah, Enok. "Nur Hidayahan: Komodifikasi Dakwah." Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah) 20, no. 2 (2020): 166–82. http://dx.doi.org/10.15575/anida.v20i2.10597.

Full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
41

Aswandi. "Realitas Komodifikasi Waktu Senggang." Ad-Dariyah: Jurnal Dialektika, Sosial dan Budaya 2, no. 2 (2021): 79–94. http://dx.doi.org/10.55623/ad.v2i2.84.

Full text
Abstract:
Leasure time is something we understand as free time after doing our very tiring activities or routines. At this time is a time off from a job bound by binding regulations and demands to be obeyed, in short the conditions that make us deprived of existence as free human beings, on the grounds of optimistic performance. However, in modern society, some researchers who have given meaning to the behavior of modern society see that free time that we have understood for a long time has been reduced, or has become a scheme for a paradigm form that makes profit the sole motive for carrying out the pr
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
42

Saudi, Yusron. "Media dan Komodifikasi Dakwah." Al-I'lam: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam 2, no. 1 (2018): 37. http://dx.doi.org/10.31764/jail.v2i1.537.

Full text
Abstract:
Abstrak: Islam pada dasarnya, bukanlah agama yang hanya tertuang dalam simbol tekstual dalam al-Quran dan Hadist semata. Islam sejatinya adalah agama yang tidak bisa menafikan gejala historis, sosial, budaya, politik, dan seterusnya. Dengan jumlah penganut yang tidak sedikit, serta tersebar diberbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, Islam pun menjelma menjadi semacam ''gejala pasar''. Sebagai konsekuensi dari ''gejala pasar'', maka Islam pun mengalami proses komodifikasi. Dakwah sebagai bagian dari ajaran agama, juga tidak bisa mengelak dari komodifikasi, terutama semenjak lahirnya berbagai
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
43

Pribadi, Farid. "KOMODIFIKASI DERITA KORBAN BENCANA." Journal of Society & Media 2, no. 2 (2018): 146. http://dx.doi.org/10.26740/jsm.v2n2.p146-153.

Full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
44

Raisa Qisthy Hermawan Putri and Santi Indra Astuti. "Komodifikasi Kecantikan Warna Kulit." Bandung Conference Series: Public Relations 3, no. 2 (2023): 863–70. http://dx.doi.org/10.29313/bcspr.v3i2.9358.

Full text
Abstract:
Abstract. Advertising is one of the means of conveying information/messages. In its dissemination, advertisements do various ways to be attractive to the audience, many advertisements raise feminism in order to attract audience interest in the products being marketed. One of the advertisements that can be studied regarding this issue is Citra's 2022 edition of ‘Ragam Cantik Indonesia Citra’. In contrast to the existing beauty standards in Indonesia, in some scenes in the advertisement, it shows the depiction of women who have diversity in the interpretation of a woman's beauty. This is in line
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
45

Darwis, Vandrowis. "KOMODIFIKASI TATA PAMER DALAM UPAYA PREVENTIF." Jurnal Konservasi Cagar Budaya 15, no. 1 (2021): 69–85. http://dx.doi.org/10.33374/jurnalkonservasicagarbudaya.v15i1.257.

Full text
Abstract:
Fenomena komodifikasi tidak dapat dihindari dalam sektor pariwisata dan budaya termasuk museum. Sebagai institusi budaya, museum terus mengalami perubahan dalam pengelolaan koleksi. Penelitian ini mencoba melakukan proses komodifikasi tata pamer di Museum Adityawarman di Kota Padang khususnya penyajian koleksi di dalam vitrin (showcase) dan lingkungan mikro. Kondisi suhu dan kelembaban di Kota Padang selalu mengalami perubahan dan tentunya menggangu proses pelestarian koleksi di ruang pamer. Upaya preventif tentu dilakukan tanpa menggurangi estetika dan kemampuan vitrin dalam pendukung penyaji
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
46

Syahputra, Muhammad Ridwan. "PRAKTIK EKONOMI POLITIK MEDIA PADA ACARA PERNIKAHAN ATTA HALILINTAR DAN AUREL HERMANSYAH." Sintesa 1, no. 2 (2023): 31–35. http://dx.doi.org/10.30996/sintesa.v1i2.8182.

Full text
Abstract:
Platform digital YouTube yang digandrungi masyarakat terutama anak muda. Dimanfaatkan oleh pemilik kanala untuk memproduksi video sesuai dengan keinginan mereka kemudian mengunggahnya. Bahkan tak sedikit yang melakukan live streaming salah satunya yakni Youtuber terkenal Indonesia, Atta Halilintar. Kanal youtube yang aktif membagikan keseharian dirinya seperti saat bermain game, a day in my life dan kini ia melakukan live streaming saat dirinya menikah dengan aurel Hermansyah yang juga seorang selebriti. Tujuan utama dari artikel melihat komodifikasi politik serta ekonomi media yang berhubunga
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
47

Padori, Agus. "Komodifikasi Rumah Gadang dalam Destinasi Saribu Rumah Gadang." JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 6, no. 12 (2023): 10468–78. http://dx.doi.org/10.54371/jiip.v6i12.3072.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk komodifikasi Rumah Gadang dalam destinasi wisata Saribu Rumah Gadang di Kabupaten Solok Selatan dan menganalisis bentuk komodifikasi, faktor pendorong dan komodifikasi Rumah Gadang. Penelitian ini menggunakan metode kualiatatif. Penggunaan metode kualitatif bertujuan untuk menjelaskan suatu fenomena yang belum dipublikasikan dan memberikan sebuah rincian yang di ungkap oleh metode kualitatif. Dalam industri pariwisata yang ada disaribu rumah gadang, rumah gadang menjadi komoditas yang ditawarkan kepada para pengunjung, menghadirkan rumah ga
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
48

Putra, Gilang Permana, Umaimah Wahid, and Hafied Cangara. "Komodifikasi Konten Mistis Pada Program Televisi Kisah Viral dalam Menghadapi Invasi Media Sosial." Jurnal Ilmiah Komunikasi (JIKOM) STIKOM IMA 15, no. 02 (2023): 55. https://doi.org/10.33221/jikom1.v15i02.263.

Full text
Abstract:
Fenomena mistis di media sosial belakangan ini semakin berkembang pesat. Konten-konten mistis ramai dipertontonkan di media sosial seperti youtube, instagram, tiktok, dll. Menyadari hal itu, beberapa stasiun televisi memanfaatkan popularitas konten horror sebagai bagian dari pertunjukan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana programming GTV melakukan komodifikasi konten mistis dan khalayak pada program Kisah Viral dilihat dari perspektif teori ekonomi politik media. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber penelitian ini berasal da
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
49

Noviana, Lola, Nurhadi Nurhadi, and Riadi Syafutra Siregar. "Komodifikasi Alun-alun Karanganyar oleh Pedagang Kaki Lima Malam Hari." Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial 10, no. 1 (2024): 50–61. http://dx.doi.org/10.23887/jiis.v10i1.77641.

Full text
Abstract:
Alun-alun Karanganyar merupakan salah satu ruang publik yang memiliki urgensi tersendiri bagi masyarakat setempat. Namun, dengan banyaknya pedagang kaki lima di alun-alun Karanganyar ketika malam hari memberikan perubahan yang signifikan akibat adanya praktik komodifikasi yang dilaksanakan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengeksplorasi dan mengetahui bentuk fenomena komodifikasi alun-alun Karanganyar ketika malam hari. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode fenomenologi dan pelaksanaan wawancara mendalam terhadap pedagang kaki lima di lokasi tersebut. Triang
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
50

Annafis, Lulu Al, Ahmad Nawawi, and Favi Aditya Ikhsan. "Iklan Madu HNI di Instagram dalam Pasar Komodifikasi Islam." Syams: Jurnal Kajian Keislaman 3, no. 1 (2022): 75–90. http://dx.doi.org/10.23971/js.v3i1.4628.

Full text
Abstract:
Komodifikasi agama di Indonesia kini marak terjadi. Agama kerap dilibatkan dalam setiap lini kehidupan, termasuk dalam bidang ekonomi. Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia memiliki potensi pasar muslim yang menjanjikan. Dalam proses pemasaran produk, tidak jarang para produsen menggunakan isu agama guna menarik perhatian konsumen. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk melihat bagaimana relasi antara agama dan marketing di Indonesia. Penelitian ini akan mengkaji tentang komodifikasi agama yang dilakukan oleh perusahaan Halal Network International (HNI). HNI adalah
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!