To see the other types of publications on this topic, follow the link: Kosmetik.

Journal articles on the topic 'Kosmetik'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the top 50 journal articles for your research on the topic 'Kosmetik.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Browse journal articles on a wide variety of disciplines and organise your bibliography correctly.

1

Alam, Nur, and Henny Henny. "PENENTUAN KOSMETIK BERDASARKAN JENIS KULIT WAJAH (DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING DAN CERTAINTY FACTOR)." Simtek : jurnal sistem informasi dan teknik komputer 6, no. 1 (2021): 36–43. http://dx.doi.org/10.51876/simtek.v6i1.93.

Full text
Abstract:
Kosmetik merupakan kebutuhan yang penting peranannya dalam bidang kecantikan untuk keindahan tubuh manusia. Peraturan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) tentang Persyaratan Teknis Kosmetika Berdasarkan surat keputusan kepala badan pengawas obat dan makanan Republik Indonesia nomor hk.00.05.4.1745 tentang Kosmetik. Dengan harapan semua produk kosmetika tersebut bisa membuat penampilan menjadi menarik. Namun keinginan untuk berpenampilan menarik dengan kosmetik tidak diikuti dengan pengetahuan yang memadai tentang produk kosmetika akibatnya terkadang penggunaan kosmetika justru memberikan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Yoana Egalita Adliyah, Ismail Pamungkas, Heppy Dwi Khoirun Nisak, Moh Balya Zidan Rizqi Alif, and Nova Ramadhanti. "Efektivitas Sosialisasi Kosmetika Halal Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa Melalui Media Power Point di Ma Mambaul Ulum Pakis Malang." Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat 3, no. 2 (2023): 141–53. http://dx.doi.org/10.54471/khidmatuna.v3i2.2214.

Full text
Abstract:
Kosmetik merupakan produk yang sering digunakan oleh seluruh masyarakat baik perempuan maupun laki-laki. Pada zaman sekarang, banyak beredar produk kosmetik yang belum bisa diuji keamanannya. Oleh karena itu, diadakan sosialisasi kosmetika halal untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi MA Mambaul Ulum Pakis mengenai kosmetik, agar dapat memilih produk kosmetika dengan bijak. Selain itu, diukur pula keefektifan sosialisasi dalam meningkatkan pengetahuan siswa-siswi mengenai kosmetik. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini menggunakan media power point. Sedangkan metode yang digunakan dal
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Supriningrum, Risa, and Siti Jubaidah. "Penyuluhan Kosmetika Aman dan Identifikasi Merkuri dalam Kosmetika." Jurnal Abdimas Mahakam 3, no. 2 (2019): 136. http://dx.doi.org/10.24903/jam.v3i2.505.

Full text
Abstract:
Kosmetik merupakan hal penting dalam kehidupan manusia saat ini, karena kosmetik sudah merupakan kebutuhan dan gaya hidup bagi wanita maupun pria, disegala usia. Banyaknya produk kosmetik yang beredar di pasaran dan ditawarkan di berbagai media, mengharuskan masyarakat berhati-hati dalam menentukan produk kosmetik yang akan digunakan. Generasi milenial merupakan usia produktif banyak menggunakan kosmetika. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan informasi tentang kosmetika aman dan memberikan pelatihan cara mengidentifikasi merkuri dalam kosmetika .Metode yang digunakan pada pengabd
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Tsalasani Zulfaidah, Nanda, and Rengganis Ulvia. "Edukasi Bijak Menggunakan Kosmetika Dengan Mengenal Bahan Berbahaya Yang Dilarang Oleh BPOM." Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia 2, no. 1 (2025): 110–14. https://doi.org/10.63004/jpmwpc.v2i1.592.

Full text
Abstract:
Kosmetik adalah kebutuhan yang dipakai secara berulang oleh masyarakat dari usia remaja hingga dewasa untuk merawat diri, memperbaiki dan menunjang penampilan seseorang. Dewasa ini kosmetik berkembang menjadi suatu kebutuhan primer sehingga menyebabkan peluang trend kosmetika menjadi beberapa ancaman karena adanya penyalahgunaan yang dilakukan produsen dengan menambahkan bahan kimia yang dilarang dalam kosmetik untuk memperoleh hasil yang instan tanpa memikirkan efek sampingnya, sehingga perlu dilakukan edukasi agar masyarakat memahami bahan yang aman serta dampak akibat penggunaan kosmetik de
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Noviani Putri, Restia, and Sahruddin Sahruddin. "Perlindungan Konsumen Terhadap Peredaran Kosmetik Yang Tidak Mencantumkan BPOM." Private Law 2, no. 3 (2022): 721–29. http://dx.doi.org/10.29303/prlw.v2i3.1569.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap produk kosmetik yang tidak memiliki izin edar dan untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh BPOM dalam pengawasan terhadap produk kosmetik yang tidak memiliki izin edar. Penelitian ini dilakukan dengan metode normatif empiris. Dari penlitian ini ditemukan bahwa upaya yang dilakukan oleh BPOM terhadap pengawasan produk kosmetik yaitu dengan melakukan kegiatan berupa, pemeriksaan distribusi kosmetika, dan dengan melakukan sampling kosmetika yang beredar di masyarakat serta pengujian di laboratorium untuk mengetahui apakah kos
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Fadila, Ilmi, Prima Minerva, and Murni Astuti. "HUBUNGAN PENGETAHUAN KOSMETIKA DENGAN PEMILIHAN KOSMETIK PERAWATAN KULIT WAJAH SISWA KELAS XI JURUSAN TATA KECANTIKAN SMK NEGERI 7 PADANG." Jurnal Tata Rias dan Kecantikan 2, no. 1 (2022): 19. http://dx.doi.org/10.24036/.v2i1.29.

Full text
Abstract:
Pengetahuan tentang kosmetik diperlukan oleh seseorang terutama ahli kecantikan agar dapat melakukan pemilihan kosmetik yang tepat sehingga perawatan wajah yang dilakukan memberikan hasil yang benar. Siswa SMK N 7 Padang termasuk dalam kategori remaja. Remaja selalu cenderung memperhatikan penampilannya, salah satunya penampilan kulit wajah. Penelitian ini bertujuan untuk a) mendeskripsikan tingkat pengetahuan kosmetika, b) mendeskripsikan bagaimana pemilihan kosmetik perawatan kulit wajah, c) mendeskripsikan hubungan pengetahuan kosmetika dengan pemilihan kosmetik perawatan kulit wajah siswa
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Wati, Rahma, Anita ., Muawanah ., Andi Fatmawati, and Hasnah . "EDUKASI IBU-IBU TERKAIT BAHAYA MERKURI PADA KOSMETIK PEMUTIH DI BONTOALA TUA KECAMATAN BONTOALA KOTA MAKASSAR." Lontara Abdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 3, no. 1 (2022): 42–47. http://dx.doi.org/10.53861/lomas.v3i1.262.

Full text
Abstract:
Salah satu kosmetik yang banyak digunakan oleh masyarakat umum khususnya wanita adalah pemutihan wajah. Beberapa produsen yang tidak bertanggung jawab menggunakan zat berbahaya seperti merkuri (Hg) digunakan sebagai bahan pemutih kulit. Hal ini dapat merusak organ dari waktu ke waktu dan juga sangat beracun. Merkuri bisa menjadi racun dalam jumlah kecil. Efek samping dimulai dengan perubahan warna kulit, penggelapan, alergi dan peradangan, dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan permanen pada otak dan ginjal serta menyebabkan kerusakan janin. Pada paparan jangka pendek untuk dosis tinggi dapa
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Yulia, Rahma, Salman Salman, Mutia Indriana, Kanne Dachi, and Fenny Hasanah. "SOSIALISASI CARA PENGGUNAAN KOSMETIK YANG BAIK DAN BENAR DI SMA NEGERI 17 MEDAN." Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin 2, no. 3 (2023): 35–39. http://dx.doi.org/10.56127/jammu.v2i3.1108.

Full text
Abstract:
kosmetika telah menjadi suatu produk farmasi yang diminati oleh baik wanita maupun pria. Remaja menjadi salah satu segmen pengguna kosmetika karena mereka menginginkan penampilan yang menarik dan memikat. Permintaan yang terus meningkat di pasar untuk produk kosmetika mendorong pertumbuhan industri kosmetika di Indonesia. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), produsen berusaha meningkatkan penjualan kosmetik dengan memasarkan produk melalui berbagai media iklan, sebagai sarana untuk menyampaikan informasi terkait keunggulan produk kepada masyarakat. Meskipun demikian, dampak negatif
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Neneng Rachmalia Izzatul Mukhlishah, Agriana Rosmalina Hidayati, Dedianto Hidajat, Candra Eka Puspitasari, Nisa Isneni Hanifa, and Faizul Bayani. "PENYULUHAN PENGGUNAAN KOSMETIK HERBAL YANG AMAN PADA KADER PKK DI DESA BENGKAUNG." Jurnal Pepadu 4, no. 4 (2023): 502–6. http://dx.doi.org/10.29303/pepadu.v4i4.3579.

Full text
Abstract:
Kosmetik herbal merupakan produk atau formulasi perawatan kulit yang mengandung bahan kimia aktif berupa ekstrak yang berasal dari alam seperti tanaman, daun, akar, buah dan bunga yang memiliki khasiat untuk kesehatan kulit. Memilih produk kosmetika herbal yang aman untuk kulit menjadi salah satu tantangan saat ini. Walaupun akses mendapatkan kosmetika sudah sangat mudah, tetapi masih banyak ditemui kosmetik yang beredar di pasaran yang tidak memiliki izin edar BPOM dan mengandung bahan-bahan berbahaya yang jika digunakan akan menimbulkan efek yang merugikan bagi kulit. Kegiatan pengabdian mas
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Arba, Muhammad, Wa Ode Sitti Zubaydah, Rifa'atul Mahmudah, et al. "SOSIALISASI DAN EDUKASI TENTANG KOSMETIK YANG AMAN PADA MASYARAKAT PESISIR DI DESA LEPPE, KECAMATAN SOROPIA, KABUPATEN KONAWE." Mosiraha: Jurnal Pengabdian Farmasi 1, no. 1 (2023): 31–36. http://dx.doi.org/10.33772/mosiraha.v1i1.3.

Full text
Abstract:
Kosmetika merupakan salah satu produk farmasi yang digunakan setiap hari oleh wanita dan pria mulai dari bayi sampai orang dewasa. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat desa pesisir mengenai pemilihan kosmetika yang aman. Metode yang digunakan adalah dengan pembagian leaflet dan pemberian materi melalui presentase dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Luaran kegiatan berupa warga desa Leppe mengetahui cara pemilihan kosmetik yang aman sesuai yang disyaratkan oleh BPOM. Kesimpulan masyarakat desa leppe masih minim tentang pemilihan kosmetik yang aman,
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
11

Hwan, Ahwan, and Uswatun Hasana. "PELATIHAN DAN PEMBUATAN SEDIAAN KOSMETIKA TANAMAN OBAT." JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA 1, no. 2 (2020): 39–45. http://dx.doi.org/10.47942/jpttg.v1i2.707.

Full text
Abstract:
Kosmetika banyak digunakan oleh masyarakat terutama wanita, sehingga menjadi kebutuhan yang pokok oleh wanita dalam mempercantik dan memperindah diri secara fisik dan jasmani. Karena banyaknya kosmetik yang beredar dipasaran merupakan bahan kimia yang mempunyai efek samping berbahaya manusia. Pelatihan pembuatan sediaan kosmetik dari tanaman obat tradisional untuk pegawai Pusat Saintifikasi dan Pelayanan Jamu (PSPJ) Kota Pekalongan untuk meningkatkan pengetahuan dan skill karyawan dalam pembuatan sediaan kosmetika terutama berbahan dasar tanaman obat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
12

Khofifah Indar and Bahruddin Bahruddin. "PERAN KOMUNIKASI PEMASARAN ONLINE DALAM MENINGKATKAN JUMLAH KONSUMEN PADA PV SHOP KOSMETIK DI KOTA PAREPARE." DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis 6, no. 1 (2025): 208–15. https://doi.org/10.31850/decision.v6i1.3549.

Full text
Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh besarnya penjualan yang didapat dari para konsumen melalui strategi komunikasi pemasaran online. PV Shop Kosmetik di Parepare. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan komunikasi pemasaran online dalam meningkatkan jumlah konsumen pada PV Shop Kosmetik, bagaimana hasil metode komunikasi yang digunakan PV Shop Kosmetik. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapurn Informan Urtama yang dijadikan narasurmberr anta
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
13

Uzia Beandrade, Maya, Wahyu Nuraini Hasmar, Melania Perwitasari, and Dede Dwi Nathalia. "PELATIHAN PEMBUATAN KOSMETIK DENGAN PEMANFAATAN BAHAN ALAM." Jurnal Mitra Masyarakat 1, no. 1 (2019): 20–23. http://dx.doi.org/10.47522/jmm.v1i1.4.

Full text
Abstract:
Penggunaan bahan alami sebagai bahan dasar pembuatan kosmetik lebih diminati karena dapat meminimalkan efek samping dibandingkan bahan kimia. Permasalahan yang dihadapi oleh siswa/siswi SMA adalah belum mengetahui kosmetik yang aman untuk digunakan sehari-hari serta belum mengetahui pembuatan kosmetik yang sederhana dengan memanfaatkan bahan alam yang telah ada di sekitar. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilakukan melalui penyuluhan kepada 106 peserta yang terdiri dari siswa dan guru SMA serta pelatihan pembuatan kosmetika kepada 71 siswa SMA yang dilaksanakan pada 21 Desember 2017 di Pr
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
14

HASIBUAN, SRI WAHYUNI. "KESADARAN KONSUMEN KOSMETIK HALAL TERHADAP PERAN SERTIFIKASI LABEL HALAL DI KOTA MEDAN." Al-Amwal 9, no. 2 (2021): 140–50. http://dx.doi.org/10.36341/al-amwal.v9i2.171.

Full text
Abstract:
Kosmetik halal merupakan suatu produk yang dimanfaatkan untuk menjaga penampilan dengan syarat bahan-bahan kosmetik tidak mengandung najis dan tidak berbahaya, serta diproduksi dengan baik. Sertifikasi label halal merupakan hak konsumen, dengan adanya kepastian kehalalan kosmetik konsumen dapat merasa aman dan tidak hawatir terhadap kosmetik yang digunakannya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran dan informasi tentang kesadaran wanita dewasa terhadap peran sertifikasi label halal. Penelitian ini merupakan studi cross-sectional terhadap 100 orang konsumen kosmetik berlabel halal d
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
15

Siregar, Padian Adi Salamat. "Penegakan Hukum terhadap Pengedar Kosmetik Illegal oleh Pihak Kepolisian." All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety 3, no. 3 (2023): 68–77. http://dx.doi.org/10.58939/afosj-las.v3i3.622.

Full text
Abstract:
Kehidupan modern masyarakat saat ini menuntut nilai-niai untuk tetap tampil cantik dan menarik. Hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar, tidak diherankan lagi banyak wanita rela menghabiskan uangnya untuk pergi ke salon, ke klinik-klinik kecantikan ataupun membeli kosmetik untuk memoles wajahnya agar terlihat cantik, putih dan mulus. Konsumen adalah setiap orang pemakai atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk. Pada kenyataanya masih banyak produsen yang tidak bertanggung jawab dengan menjual produk kosmetika yang tidak mem
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
16

Gabriella, Theresia, and Handar Bakhtiar. "Perlindungan Hukum Kepada Konsumen Terkait Peredaran Kosmetik Ilegal." Jurnal Panorama Hukum 8, no. 1 (2023): 17–23. http://dx.doi.org/10.21067/jph.v8i1.8521.

Full text
Abstract:
Penyebaran dan penjualan kosmetik ilegal menjadi masalah besar di berbagai negara. Kosmetik ilegal merupakan produk kecantikan yang gagal memenuhi persyaratan keselamatan otoritas kesehatan dan kualitas industri. Dalam konteks ini, pentingnya perlindungan hukum terhadap konsumen yang dapat menjaga kepentingan dan kesejahteraan konsumen tidak dapat dianggap sepele. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat peran dan mekanisme perlindungan hukum dalam menangani peredaran kosmetika ilegal, serta dampaknya terhadap konsumen. Kajian ini mengumpulkan data dan informasi dari berbagai sumber, an
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
17

Syamsuddin, Zuhrah, and Tia Haryati. "Tinjauan Kriminologis Pola Penjualan Kosmetik Illegal di Kota Bima." Fundamental: Jurnal Ilmiah Hukum 9, no. 1 (2020): 17–30. http://dx.doi.org/10.34304/fundamental.v1i1.17.

Full text
Abstract:
Penjualan kosmetik ilegal di Indonesia sangat berkembang pesat, lebih khususnya di Wilayah Kota Bima. Berbagai cara dilakukan para pelaku usaha untuk meraup banyak keuntungan, salah satunya dengan memproduksi dan memperdagangkan kosmetik ilegal. Produk kosmetik ilegal merupakan produk yang tidak memiliki izin edar dan tidak memenuhi syarat peredaran sediaan farmasi dan alat kesehatan dan/atau kosmetika berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 1998. Produk kosmetik illegal ini tentu dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Efek samping kosmetik menimbulk
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
18

Yustitia, Nur Tahany, and Candra Eka Puspitasari. "Hubungan Pengetahuan Dan Perilaku Penggunaan Kosmetika Pada Santri Di Pondok Khusus Putri X, Lombok Barat." Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi 14, no. 2 (2025): 158–64. https://doi.org/10.30591/pjif.v14i2.8660.

Full text
Abstract:
Kosmetik merupakan sediaan kimiawi yang dimanfaatkan untuk meningkatkan kepercayaan diri penggunanya karena dapat membantu merawat tubuh agar tetap pada kondisi baik yang digunakan pada bagian luar tubuh manusia. Saat ini, remaja sudah banyak yang menggunakan kosmetik untuk memperbaiki penampilan agar terlihat lebih menarik. Tingkat kesadaran santri di pesantren terkait penggunaaan kosmetika yang masih rendah sehingga menyebabkan tingginya ancaman yang berdampak pada ditemukannya kosmetika yang palsu, dan kurangnya pengetahuan terkait keamanan bahan yang digunakan, yang dapat terjadi karena ku
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
19

Suwarno, Suwarno. "PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN PEMBUATAN BODY SCRUB DAN PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI." DedikasiMU(Journal of Community Service) 2, no. 1 (2020): 231. http://dx.doi.org/10.30587/dedikasimu.v2i1.1209.

Full text
Abstract:
Produk kosmetika yang paling banyak digunakan oleh masyarakat khususnya bagi para wanita yaitu bedak, foundation pelembab, lipgloss, lipstik, eyeliner, pemerah pipi, pensil alis dan eye shadow. Kosmetik ini kebutuhan yang paling penting bagi para wanita apalagi para remaja pada zaman sekarang yang mana kosmetik tersebut digunakan setiap hari diseluruh bagian sehingga perlu adanya persyaratan yang aman dalam penggunaannya agar tidak merusak kulit. Sampai sekarang, masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa kosmetik tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya untuk kulit, karena mereka meng
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
20

Syafitri, Anggun, and Sofia Rahmi. "PEMANFAATAN DAUN BENALU DUKU (Dendrophtoe Pentandra (L.) Miq) DAN LENDIR SIPUT (Achatina fulica) SEBAGAI REPAIRING SKIN DALAM FORMULASI SEDIAAN SERUM di DESA CANDIREJO KECAMATAN DELI TUA, KABUPATEN DELI SERDANG." Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau 3, no. 3 (2023): 36–39. http://dx.doi.org/10.36656/jpmph.v3i3.1344.

Full text
Abstract:
Dinamika penggunaan produk kosmetik sesuai dengan perkembangan zaman banyak yang tidak sehat dan berkualitas buruk. Saat ini trending gaya hidup “back to nature” sedang tinggi, yang mana kepercayaan masyarakat ke bahan-bahan aktif yang komposiss nya bahan alami relatif lebih aman dari pada bahan kimia sintetik. Karenanya pemahaman dan pengetahuan orang-orang tentang penggunaan bahan yang berkaitan dengan kesehatan kulit dan kosmetik harus diperkuat dalam bentuk program berbasis masyarakat. kosmetik yang banyak digunakan untuk perawatan kulit adalah repairing skin. Salah satu bahan alami yang b
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
21

Diniyah, Ngafiatut, Farida Hanum, and Sasiana Gilar Apriantika. "Transformasi Nilai Maskulinitas Laki-Laki Pengguna Kosmetik." Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi 12, no. 1 (2023): 61–72. http://dx.doi.org/10.21831/dimensia.v12i1.58087.

Full text
Abstract:
Penelitian mengkaji alasan laki-laki menggunakan kosmetik dan transformasi nilai maskulinitasnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan laki-laki menggunakan kosmetik yaitu untuk mengatasi masalah wajah dan kulit, menjaga penampilan, merawat diri, sumber konsep merawat diri pada laki-laki, dan tuntutan pekerjaan. Penggunaan kosmetik pada laki-laki menunjukkan terjadinya transformasi nilai maskulinitas di masyarakat. Laki-laki yang peduli dengan kesehatan wajah dan kuli
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
22

Sitinjak, Feggy Yustika, Arif Budiman, Diah Lia Aulifa, and Santi Sinala. "Aplikasi Teknologi Mikroenkapsulasi dalam Meningkatkan Stabilitas dan Efektivitas Bahan Aktif pada Produk Kosmetik: Kajian Literatur." Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar 20, no. 1 (2025): 153–62. https://doi.org/10.32382/medkes.v20i1.1451.

Full text
Abstract:
Industri kosmetika berkembang pesat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perawatan kulit dan penampilan optimal. Produk kosmetika tidak hanya berfungsi untuk estetika, tetapi juga untuk melindungi kulit dari faktor eksternal seperti sinar UV, penuaan, dan polusi. Meskipun banyak penelitian yang membahas kelebihan mikroenkapsulasi, masih sedikit yang menganalisis penerapannya pada produk kosmetik jadi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai penerapan mikroenkapsulasi dalam meningkatkan stabilitas dan efektivi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
23

Hati, Melati Permata, Baiq Nurbaety, Yuli Fitriana, et al. "EDUKASI PEMILIHAN PRODUK KOSMETIK YANG AMAN DAN HALAL DI KALANGAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH MATARAM." Journal of Community Empowerment 2, no. 2 (2023): 70. http://dx.doi.org/10.31764/joce.v2i2.20332.

Full text
Abstract:
ABSTRAK Kosmetika merupakan salah satu produk farmasi yang digunakan oleh semua kalangan dan pengguna kosmetika terbanyak adalah generasi milenial. Permintaan pasar akan kosmetik terus meningkat, hal ini mendorong berkembangnya industri kosmetika di Indonesia. Sehingga jenis dan merk kosmetika yang beredar di pasar terus meningkat termasuk kosmetika ilegal yang mengandung bahan berbahaya yang dilarang penggunaannya dalam kosmetika. Generasi milenial akrab dengan dunia media sosial dan akun jual beli barang online merupakan salah satu konsumen kosmetika yang perlu mendapatkan edukasi tentang ca
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
24

Noena, Raymond Arief N., Nurul Hidayah Base, and Bayu Alfian. "UJI HEDONIK SEDIAAN KOSMETIK ARANG AKTIF BAMBU KUNING (Bambusa vulgaris var. Striata)." Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar 8, no. 1 (2024): 26–34. http://dx.doi.org/10.59060/jurkes.v8i1.316.

Full text
Abstract:
Telah dilakukan penelitian yaitu Uji hedonik sediaan sabun, lulur dan pasta gigi berbahan dasar charcoal atau arang aktif bambu kuning (Bambusa vulgaris var. Striata) dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap kosmetik herbal dengan pembanding sediaan herbal sejenis yang beredar di pasaran. Uji hedonik dilakukan terhadap warna aroma, rasa, tekstur dan kemasan dan melibatkan panelis sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesukaan panelis terhadap sediaan kosmetika berturut turut sebagai berikut : pasta gigi (4,22), sabun sebesar (4,03) dan lulur (3,8
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
25

Astuti, Ni Made Widi, Ni Nyoman Fitria Widianti, Anak Agung Gde Jaya Santika, Putu Ayu Rismayani, and I. Putu Priyasana. "Kajian Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Terkait Penjaminan Mutu Produk Kosmetika dan Tugas Pokok Fungsi Apoteker." MAHESA : Malahayati Health Student Journal 3, no. 3 (2023): 743–51. http://dx.doi.org/10.33024/mahesa.v3i3.9979.

Full text
Abstract:
ABSTRACT Problems regarding the distribution of cosmetics with hazardous ingredients and the lack of consumer knowledge in the selection of good and safe cosmetics have led to the need for regulations with an effective control system that is able to detect and screen cosmetic products in order to protect the safety, security, and health of consumers. This is closely related to the role of BPOM, especially Deputy II for the Supervision of Traditional Medicines, Health Supplements, and Cosmetics. This study aims to review various BPOM regulations related to the quality assurance of cosmetic prod
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
26

Savitri, Lisa, Fendy Prasetyawan, Syntia Tanu Juwita, Juan Vega Mahardhika, and Yosep Mosse. "EDUKASI PEMBUATAN MEDIA MIKROBIOLOGI HALAL PADA PEMERIKSAAN SEDIAAN KOSMETIK DI PT. TRISZIE LAB INDONESIA." Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti 5, no. 2 (2024): 287–97. http://dx.doi.org/10.38048/jailcb.v5i2.2480.

Full text
Abstract:
Teknologi canggih yang terus berkembang di era revolusi industri, mempermudah akses informasi melalui media sosial, majalah, dan koran, memungkinkan perluasan pengetahuan dan pemahaman agama Islam. Kehati-hatian dalam memilih produk, terutama dalam konteks agama Islam, menjadi penting, dan Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) memainkan peran kunci dalam menilai dan menetapkan kehalalan produk. Peraturan Pemerintah No 39 tahun 2021 dan Undang-undang No 33 Tahun 2014 menetapkan prosedur sertifikasi halal untuk berbagai produk, termasuk kosmetik.
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
27

Ramadhayanti, Ana. "PENGARUH LOGO KEMASAN PRODUK KOSMETIK SEBAGAI PENJELASAN KRITERIA PRODUK PEMAKAIAN DAN TINGKAT PENGETAHUN KEMASAN PRODUK TERHADAP REPURCHASE INTENTION (STUDI KASUS IBU-IBU / REMAJA CAKRAWALA II TJ PRIOK, KEC. KOJA JAKARTA UTARA)." Jurnal Manajemen Pemasaran 13, no. 1 (2019): 8–16. http://dx.doi.org/10.9744/pemasaran.13.1.8-16.

Full text
Abstract:
Semakin banyaknya produk kosmetik yang berkembang dimasyarakat secara tidak langsung membuat konsumen ingin mencoba produk tersebut. Sampai saat ini produk kosmetik yang berkembang dimasyarakat beberapa diantaranya tidak memiliki logo atau simbol pada produk kemasan. Namun meskipun terdapat logo dikemasan terkadang ada beberapa konsumen yang tidak mengetahui arti dari logo atau symbol yang tertera dikemasan kosmestik tersebut. Padahal pencantuman simbol atau logo tersebut pada dasarnya sangat penting terutama untuk mengetahui kandungan yang terdapat pada produk, masa kadarluwarsa, kemasan prod
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
28

Muhammad Rezal, Albar Alaydrus, Megawaty Sangkota, Muhammad Umar A, Labandingi Latoki,. "PENGARUH FAKTOR PRIBADI DAN PSIKOLOGIS TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN MENGGUNAKAN PRODUK KOSMETIK NATASHA PADA KLINIK KECANTIKAN NATASHA SKIN CARE DI KOTA PALU." Jurnal Ekonomi Trend 9, no. 2 (2021): 30–46. http://dx.doi.org/10.31970/trend.v9i2.216.

Full text
Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah (1). Untuk menganalisis faktor pribadi dan faktor psikologis secara serempak berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen menggunakan produk kosmetik Natasha pada klinik kecantikan Natasha Skin Care di Kota Palu. (2). Untuk menganalisis faktor pribadi berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen menggunakan produk kosmetik Natasha pada klinik kecantikan Natasha Skin Care di Kota Palu. (3). Untuk menganalisis faktor psikologis berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen menggunakan produk kosmetik Natasha pada klinik kecantikan Natasha Skin C
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
29

Arpan, Susan Gracia, Sri Purwaningsih, Hasti Kusuma, Erita Lusianti, and Yustina Yustina. "Harmonisasi Metode Analisis Pengujian Cemaran 1,4-Dioksan dalam Kosmetik sebagai Upaya Memperkuat Pengawasan Pre-Market Melalui Jejaring Laboratorium Kosmetik di Indonesia." Eruditio : Indonesia Journal of Food and Drug Safety 4, no. 2 (2024): 88–104. http://dx.doi.org/10.54384/eruditio.v4i2.187.

Full text
Abstract:
Laboratorium mempunyai peranan yang sangat strategis dalam melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin mutu dan keamanan obat dan makanan, termasuk kosmetikyang beredar di masyarakat. Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPPOMN) sebagai laboratorium pusat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus mengembangkan metode analisis (MA) pengujian kosmetika yang handal, selektif, sensitif dan akurat seiring dengan perkembangan teknologi formulasi kosmetik. Namun, hingga saat ini laboratorium kosmetik, baik di Badan POM maupun laboratorium eksternal masih dihadapkan pada kete
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
30

Sunnah, Istianatus, Agitya Resti Erwiyani, and Sikni Retno Karminingtyas. "EDUKASI PENGGUNAAN KOSMETIKA AMAN DAN LEGAL DI KALANGAN SISWA SMA." Journal of Community Empowerment 4, no. 1 (2025): 43. https://doi.org/10.31764/jce.v4i1.31471.

Full text
Abstract:
ABSTRAK Persentase penggunaan kosmetika saat ini meningkat tajam. Distributor kosmetika semakin berlomba memberikan diskon sehingga berdampak pada pembelian kosmetika secara online serta penggunaan kosmetika ilegal dan palsu. Efek berbahaya dapat timbul akibat penggunaan kosmetik ilegal dan palsu. Oleh karena itu, sangatlah diperlukan persyaratan aman dan legal untuk penggunaan kosmetika. Tujuan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini untuk menganalisis tingkat pemahaman siswa terhadap pemilihan kosmetik yang aman, legal dan asli secara online. Metode yang digunakan yaitu pemberian edukas
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
31

Yugatama, Adi. "Analisis Kandungan Timbal dalam Beberapa Sediaan Kosmetik yang Beredar di Kota Surakarta." JPSCR : Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research 4, no. 1 (2019): 52. http://dx.doi.org/10.20961/jpscr.v4i1.28948.

Full text
Abstract:
Penggunaan sediaan kosmetik di Indonesia semakin meningkat. Beberapa sediaan kosmetika yang sering digunakan oleh masyarakat adalah <em>eye-liner pencil</em>, bedak, dan lipstik. Sediaan kosmetik dapat dikatakan aman apabila memenuhi jumlah maksimum kadar timbal yang sesuai dengan persyaratan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar logam timbal dalam sediaan kosmestik <em>eye-liner pencil</em>, bedak, dan lipstik yang beredar di Kota Surakarta. Pengambilan sampel dilakukan di berbagai tempat di kota Surakarta dengan metode <em>purposive sampling&
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
32

Masrah, Masrah, Rini Andarwati, Zulfa Ismaniar Fauzi, and Zulfikri Zulfikri. "Edukasi Pemilihan Dan Penggunaan Kosmetika Sunscreen Untuk Kulit Wajah Pada Siswi Di SMA Swasta Bina Siswa Kec. Percut Sei Tuan." Majalah Cendekia Mengabdi 2, no. 3 (2024): 164–68. http://dx.doi.org/10.63004/mcm.v2i3.432.

Full text
Abstract:
Pendahuluan: Salah satu hal yang dilakukan untuk menunjang penampilan khususnya wanita adalah dengan penggunaan kosmetik. Kosmetika adalah bahan atau sediaan yang dimaksudkan untuk digunakan pada bagian luar tubuh manusia seperti epidermis, rambut, kuku, bibir dan organ genital bagian luar, atau gigi dan membran mukosa mulut terutama untuk membersihkan, mewangikan, mengubah penampilan dan/atau memperbaiki bau badan atau melindungi atau memelihara tubuh pada kondisi baik. Salah satu kosmetik adalah sunscreen. Sunscreen merupakan suatu zat yang dapat melindungi kulit dari paparan radiasi sinar U
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
33

Maula, Eka Riza. "Kosmetik Antipolusi : Kosmetik Zaman Now." Farmasetika.com (Online) 2, no. 5 (2017): 9. http://dx.doi.org/10.24198/farmasetika.v2i5.16778.

Full text
Abstract:
Polusi di lingkungan mempunyai dampak negatif pada kesehatan manusia. Selain itu, juga menyebabkan dampak negatif terhadap kulit diantaranya, penuaan kulit, pigmentasi kulit, dan jerawat. Paparan polusi juga menjadi isu serius meliputi dermatitis atopik, psoriasis, dan bahkan kanker kulit. Adanya paparan polutan akibat kontaminasi lingkungan akan meningkatkan produksi reactive oxygen species (ROS), aktivasi Aryl hydrocarbon receptor (AhR), dan menginduksi respon inflamasi. Beberapa zat aktif dapat digunakan sebagai bahan antipolusi dan bekerja melalui beberapa cara diantaranya, Membersihkan ku
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
34

Marwa, Syavira, Raisya Hasina, and Anggit L. Sunarwidhi. "Studi Etnobotani Bahan Kosmetik Asli Masyarakat Desa Tanjung Luar Kabupaten Lombok Timur, Indonesia." Jurnal Sosial Sains 2, no. 1 (2022): 77–88. http://dx.doi.org/10.36418/sosains.v2i1.314.

Full text
Abstract:
Latar Belakang: Kosmetik telah menjadi kebutuhan, khususnya bagi kaum wanita. Hal ini terbukti dari pendapatan kosmetika Indonesia berjumlah Rp6,977 triliun pada tahun 2019. Kosmetik alami dapat menjadi solusi untuk mengurangi dampak buruk kosmetik sintetis. Pemanfaatan tumbuhan sebagai perawatan kecantikan di Indonesia telah dilakukan secara turun-temurun melalui tradisi lisan dan tidak terdokumentasi dengan baik, sehingga rentan terjadi kehilangan warisan leluhur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai perawatan kecantikan oleh masyarakat D
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
35

Marwa, Syavira, Raisya Hasina, and Anggit L. Sunarwidhi. "Studi Etnobotani Bahan Kosmetik Asli Masyarakat Desa Tanjung Luar Kabupaten Lombok Timur, Indonesia." Jurnal Sosial Sains 2, no. 1 (2022): 77–88. http://dx.doi.org/10.59188/jurnalsosains.v2i1.314.

Full text
Abstract:
Latar Belakang: Kosmetik telah menjadi kebutuhan, khususnya bagi kaum wanita. Hal ini terbukti dari pendapatan kosmetika Indonesia berjumlah Rp6,977 triliun pada tahun 2019. Kosmetik alami dapat menjadi solusi untuk mengurangi dampak buruk kosmetik sintetis. Pemanfaatan tumbuhan sebagai perawatan kecantikan di Indonesia telah dilakukan secara turun-temurun melalui tradisi lisan dan tidak terdokumentasi dengan baik, sehingga rentan terjadi kehilangan warisan leluhur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai perawatan kecantikan oleh masyarakat D
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
36

Rasyid, Andi Ulfah Magefirah, Dewi Isnaeni, Syafruddin Syafruddin, Zulkifli Zulkifli, and Sri Widyastuti. "Analisis Cemaran Logam Timbal (Pb) Pada Beberapa Merek Lip Gloss Yang Beredar Di Kota Palopo Secara Spektrofotometri Serapan Atom." JURNAL ILMIAH FARMASI SIMPLISIA 2, no. 2 (2022): 98–104. http://dx.doi.org/10.30867/jifs.v2i2.31.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak cemaran logam (Pb) pada kosmetik lip gloss dan untuk menganalisis serta menentukan kadar logam (Pb) pada kosmetik sediaan lip gloss yang beredar di kota Palopo secara Spektrofotometri Serapan Atom. Sampel penelitian adalah lip gloss yang dibeli dari beberapa toko kosmetik di kota Palopo sebanyak 3 merek yang berbeda. Jenis penelitian adalah observasi laboratorium dengan menggunakan instrumen Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) untuk menentukan kadar Timbal (Pb). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang diperoleh maka dapat disimp
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
37

Adjeng, Andi Nafisah Tendri, Yuni Aryani Koedoes, Nur Fitriana Muhammad Ali, Afna Nur Afni Palogan, and Ervina Damayanti. "Edukasi Bahan dan Penggunaan Kosmetik yang Aman di Desa Suka Banjar Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran." Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) 6, no. 1 (2023): 89–102. http://dx.doi.org/10.33024/jkpm.v6i1.8041.

Full text
Abstract:
ABSTRAK Kosmetik adalah produk kecantikan yang dimaksudkan untuk digunakan pada kulit, rambut, kuku, bibir, organ genital luar, gigi, dan mukosa mulut. Pengetahuan tentang pemilihan kosmetik yang tepat diperlukan karena banyaknya kalangan masyarakat yang melakukan kesalahan dalam menentukan jenis kosmetik yang akan digunakan, jenis bahan yang digunakan, dan aturan kosmetik. Salah satu langkah untuk meningkatkan kesadaran bahan dan penggunaan kosmetik yang aman adalah dengan memberikan edukasi dan pendampingan masyarakat melalui kegiatan tridharma universitas yaitu Pengabdian kepada Masyarakat
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
38

Sari, Erina Sintha, B. Rini Heryanti, and Dharu Triasih. "PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN TERHADAP PROBLEMATIKA KOSMETIK YANG TIDAK TERDAFTAR DALAM BPOM." Semarang Law Review (SLR) 1, no. 2 (2022): 121. http://dx.doi.org/10.26623/slr.v1i2.2763.

Full text
Abstract:
<p>Pada era perdagangan bebas sekarang banyak kosmetik yang beredar di pasaran dengan berbagai jenis merek. Keinginan seorang wanita selalu tampil cantik banyak dimanfaatkan oleh pelaku usaha yang tidak bertanggung jawab dengan memproduksi atau memperdagangkan kosmetik yang tidak memenuhi persyaratan BPOM untuk dapat diedarkan kepada masyarakat. banyaknya konsumen yang tidak mengetahui akan bahan berbahaya kosmetik memberikan peluang besar terhadap pengusaha-pengusaha nakal dalam memproduksi kosmetik ilegal, konsumen mengalami kerugian akibat kosmetik yang digunakan mengandung bahan berb
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
39

Apriani, Meni, Yuseva Yuseva, Dedison Dedison, Heli Kusmiran, and M. Agung Firdaus. "UPAYA PEMERINTAH DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PEREDARAN KOSMETIKA PALSU." Lexstricta : Jurnal Ilmu Hukum 2, no. 1 (2023): 1–10. http://dx.doi.org/10.46839/lexstricta.v2i1.21.

Full text
Abstract:
AbstrakPemalsuan kosmetika tidak hanya sekedar pemalsuan merek, tetapi juga merupakan tindakan yang membahayakan jiwa manusia apabila isi dari Kosmetika tersebut tidak sesuai atau tidak jelas. Bagaimana tanggung jawab pemerintah terhadap peredaran dan dipakainya kosmetik illegal. Apa upaya hukum yang dapat dilakukan masyarakat terhadap beredarnya produk kosmetik illegal. Metode penelitian menggunakan metode yuridis empiris, karena penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara lengkap aspek-aspek hukum dan suatu keadaan yang terjadi dilapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tanggung J
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
40

Antara, I. Putu Satria, Fitria Megawati, and Ni Luh Kade Arman Anita Dewi. "Review Artikel: Trend Pemilihan Sediaan Kosmetik Herbal pada Kulit Wajah." Usadha 2, no. 1 (2022): 43–50. http://dx.doi.org/10.36733/usadha.v2i1.5661.

Full text
Abstract:
Kosmetika adalah bahan atau sediaan yang dimaksudkan untuk digunakan pada bagian luar tubuh manusia (epidermis, rambut, kuku, bibir dan organ genital bagian luar) atau gigi dan membran mukosa mulut. Artikel ini bertujuan untuk melihat potensi dari kosmetik herbal yang digunakan pada kulit wajah. Hal yang menjadi nilai penting dalam artikel review ini adalah bagaimana trend dari bentuk produk yang digemari oleh masyarakat. Jenis metode penelitian yang digunakan pada review artikel ini yaitu menggunakan studi artikel review, dengan cara mengumpulkan data yang berasal dari artikel dalam bentuk ju
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
41

Elisya, Yetri, Junaedi Junaedi, Surahman Surahman, and Nanda Puspita. "PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER PKK DASAWISMA KELURAHAN JOHAR BARU TENTANG BAHAN KOSMETIKA YANG AMAN MELALUI VIDEO & BOOKLET." JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) 8, no. 1 (2024): 1013. http://dx.doi.org/10.31764/jmm.v8i1.20357.

Full text
Abstract:
Abstrak: Permintaan pasar akan kosmetik menjadi terus meningkat akan mendorong perkembangan industri kosmetika di Indonesia. Namun, maraknya bermacam jenis kosmetika tanpa ijin edar membawa resiko bagi penggunanya. Sejumlah studi menyebutkan bahwa beberapa sediaan produk kosmetika menunjukkan adanya kandungan pewarna berbahaya rhodamine B. Di samping itu, pemeriksaan pada lotion pemutih juga menunjukkan adanya kandungan logam berat merkuri di atas ambang batas persyaratan dari BPOM. Oleh karena itu, pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan kegiatan penyuluhan pada 23 orangbagi ibu-ibu
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
42

Diantara, I. Komang Triana, Ida Ayu Putu Widiati, and Ni Made Sukaryati Karma. "Penerapan Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana yang Mengedarkan Kosmetika Tanpa Izin Edar (Study Kasus Pengadilan Negeri Gianyar Nomor Pekara 132/Pid.Sus/2018 PN Gin)." Jurnal Analogi Hukum 2, no. 2 (2020): 264–69. http://dx.doi.org/10.22225/ah.2.2.1931.264-269.

Full text
Abstract:
Sanksi pidana terhadap tindak pidana mengedarkan sediaan farmasi kosmetika tanpa izin edar, penelitian ini bertujuan karena semakin maraknya peredaran kosmetika yang tidak mempunyai izin edar namun tetap banyak diminati dan digunakan oleh masyarakat. Penelitian ini memiliki dua rumusan masalah yang akan dibahas yaitu, pertama bagaimanakah pengaturan mengedarkan kosmetika di pasaran yang tidak memiliki izin edar? Dan yang kedua bagaimanakah sanksi pidana terhadap para pelaku yang mengedarkan kosmetika yang tidak memiliki izin edar? Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif. Berdasarkan d
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
43

Hidayati, Agriana Rosmalina, Anggit Listyacahyani Sunarwidhi, Nisa Isneni Hanifa, Neneng Rachmalia Izzatul Mukhlishah, and Mahacita Andanalusia. "ALIH INFORMASI TITIK KRITIS HALAL PADA SEDIAAN KOSMETIKA HERBAL." SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan 6, no. 4 (2022): 2147. http://dx.doi.org/10.31764/jpmb.v6i4.11741.

Full text
Abstract:
ABSTRAKSaat ini produk halal telah mampu menjadi primadona yang digunakan beberapa negara untuk meningkatkan devisa, tidak terkecuali di Indonesia. Kosmetika sebagai produk dalam memelihara kecantikan semakin berkembang seiring dengan perkembangan bioteknologi. LPPOM MUI mengungkapkan ada dua titik kritis yang perlu diperhatikan dalam kehalalan produk kosmetik yaitu bahan yang digunakan dan tembus air. Kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk webinar dan workshop mengenai titik kritis halal pada sediaan kosmetika herbal dilakukan untuk membantu mahasiswa memperoleh informasi dan keterampila
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
44

Fatmawati, Annisa, Sri Suprapti, Ade Puspitasari, Wahyu Yuliana Solikah, and Adhi Gunawan. "PENYULUHAN KOSMETIKA HERBAL UNTUK WAJAH DAN PEMBUATAN MASKER BUBUK ORGANIK DI KRAPYAK WETAN." Masyarakat: Jurnal Pengabdian 1, no. 2 (2024): 225–32. https://doi.org/10.58740/m-jp.v1i2.310.

Full text
Abstract:
Masyarakat di Dusun Krapyak Wetan RT 05 belum pernah mendapatkan penyuluhan tentang kosmetika herbal. Kecantikan wajah merupakan fitrah alami yang diberikan kepada setiap wanita. Penampilan dari wajah dapat dijaga dengan membersihkan dan merias dengan kosmetika. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu-ibu PKK RT.05 Dusun Krapyak Wetan, Kecamatan Sewon, Bantul, DIY, dalam memilih kosmetik herbal yang aman dan ramah lingkungan. Metode kegiatan ini dengan penyampaian materi edukasi dan workshop pembuatan masker bubuk organik berbahan dasar daun kelor (Moringa ol
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
45

Elsner, Peter Ulrich. "Nebenwirkungen von Kosmetika: Wie Dermatologen Patienten unterstützen können, ihre Rechte wahrzunehmen." Aktuelle Dermatologie 49, no. 04 (2023): 158–63. http://dx.doi.org/10.1055/a-1989-1405.

Full text
Abstract:
ZusammenfassungKosmetische Mittel sind nach Art. 2 der EU-Kosmetik-Verordnung „Stoffe oder Gemische, die dazu bestimmt sind, äußerlich am Körper des Menschen oder in seiner Mundhöhle angewendet zu werden mit dem Zweck, Haut, Haare, Nägel, Lippen, die äußeren Intimregionen oder die Zähne und die Mundschleimhäute zu reinigen, zu schützen, in gutem Zustand zu erhalten, zu parfümieren, deren Aussehen zu verändern oder den Körpergeruch zu beeinflussen“. Sie dürfen die menschliche Gesundheit nicht schädigen, wenn sie unter „normalen oder vernünftigerweise vorhersehbaren Bedingungen“ angewandt werden
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
46

Hikmah, Aulia Mutiara. "ANALISIS KUALITATIF KOSMETIK DAN TINGKAT KESADARAN MAHASISWA DALAM PEMILIHAN PRODUK KOSMETIK." Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia 6, no. 1 (2023): 13. http://dx.doi.org/10.31602/dl.v6i1.10284.

Full text
Abstract:
Bahan Kosmetik yang beredar di pasaran bisa mengandung zat berbahaya. Diperlukan pemeriksaan bahan kosmetik agar terhindar dari paparan kosmetik berbahaya dan kesadaran dalam melakukan pemilihan produk kosmetik yang digunakan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis kualitatif zat berbahaya yang biasa dimasukkan ke dalam bahan campuran kosmetik dan menganalisis tingkat kesadaran mahasiswa dalam melakukan pemilihan kosmetik yang baik bagi dirinya. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik berupa pembagian kuisioner dan analisis laboratorium dari kosmetik mahasiswa STIK KESOSI. Ha
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
47

Taurhesia, Shelly, Yunahara Farida, Chaidir, Siti Umrah, and Ratna Djamil. "EDUKASI MASYARAKAT MENGENAI PELAPORAN EFEK SAMPING KOSMETIKA." Abdi Implementasi Pancasila: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2, no. 2 (2022): 52–57. http://dx.doi.org/10.35814/abdi.v2i2.4257.

Full text
Abstract:
Kesadaran masyarakat untuk melaporkan efek samping kosmetik masih sangat rendah, padahal kosmetika digunakan setiap hari oleh berbagai lapisan masyarakat mulai dari bayi hingga lanjut usia, baik laki-laki dan perempuan. Ditambah inovasi kosmetik termasuk penggunaan bahan-bahan baru, relatif lebih cepat dibanding sediaan farmasi lainnya. BPOM sudah mengeluarkan Peraturan BPOM No. 26/2019 tentang Mekanisme Monitoring Efek samping Kosmetik (MESKOS), bahkan membentuk agent of change Pelaporan Efek Samping Kosmetik untuk meningkatkan efektivitas pelaporan.
 Tujuan: Pengabdian kepada Masyarakat
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
48

Shella, Tasya Permata, Devi Ratnasari, Theresia Natalie Cahyani, Muhammad Adit Adzkia, Diva Valentin, and Ailla Az-Zahraa. "Systematic Review: Optimalisasi Stabilitas Retinol Pada Sediaan Kosmetika." Jurnal Ilmiah Farmako Bahari 16, no. 1 (2025): 57–67. https://doi.org/10.52434/jifb.v16i1.41811.

Full text
Abstract:
Retinol adalah bentuk aktif dan turunan generasi pertama dari vitamin A yang yang memiliki banyak manfaat untuk perawatan kulit, seperti memperbaiki tekstur kulit, merangsang pembentukan kolagen, dan mengatasi masalah penuaan serta jerawat yang membuat retinol banyak dibuat dalam sediaan kosmetika. Namun, stabilitas retinol dalam sediaan kosmetik memiliki banyak tantangan karena rentan mengalami degradasi akibat paparan faktor eksternal yang dapat memicu efek toksisitas retinol. Sehingga, review ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat meningkatkan stabilitas retinol dalam
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
49

Septianingrum, Yopi, Ulya Safrina, Nanda Puspita, and Surahman Surahman. "Gambaran Tingkat Pengetahuan tentang Period After Opening (PAO) dan Perilaku Penyimpanan Kosmetika Perawatan pada Remaja di Kota Tangerang." Jurnal Sains dan Kesehatan 5, no. 1 (2023): 6–13. http://dx.doi.org/10.25026/jsk.v5i1.1478.

Full text
Abstract:
Period After Opening (PAO) adalah batas waktu penggunaan kosmetik setelah kemasan kosmetik dibuka, dimana produk masih aman digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran tingkat pengetahuan tentang Period After Opening (PAO) dan perilaku penyimpanan kosmetika pada remaja di RW 02 Kelurahan Gondrong Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu cluster random sampling dan diikuti oleh 91 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Anali
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
50

Suranto, Gita Ayu Rizkiani, and AMA Suyanto. "ANALISIS PREFERENSI MASYARAKAT DALAM MEMILIH KOSMETIK KOREA DI INDONESIA." Jurnal Mitra Manajemen 4, no. 10 (2020): 1523–33. http://dx.doi.org/10.52160/ejmm.v4i10.479.

Full text
Abstract:
Tujuan dari penelitian ini untuk mencari preferensi masyarakat dalam memilih kosmetik Korea di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan pengumpulan data dengan kuesioner. Jumlah sampel dari penelitian ini yaitu 388 orang. Item kuesioner berjumlah 16 pertanyaan dan menggunakan alat ukur skala likert. Teknik analisis dalam penelitian ini adalah analisis konjoin. Hasil penelitian menunjukan nilai kegunaan tertinggi adalah pada tingkat bentuk kemasan kosmetik yang besar mempunyai nilai utilitas 0.091, atribut yang memiliki nilai kepentingan tertinggi adalah atribut bentuk kemas
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!