To see the other types of publications on this topic, follow the link: Lahan Terbangun.

Journal articles on the topic 'Lahan Terbangun'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the top 50 journal articles for your research on the topic 'Lahan Terbangun.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Browse journal articles on a wide variety of disciplines and organise your bibliography correctly.

1

Nurhidayati, Ely, and Trida Ridho Fariz. "Analisis Regresi Logistik Untuk Identifikasi Faktor Pendorong Pertumbuhan Lahan Terbangun Secara Spasial di Kota Pontianak." UNIPLAN: Journal of Urban and Regional Planning 1, no. 1 (2020): 40. http://dx.doi.org/10.26418/uniplan.v1i1.43043.

Full text
Abstract:
Perkembangan kota menjadi masalah yang sangat serius dalam penataan kota. Salah satunya yaitu perubahan lahan non terbangun menjadi lahan terbangun. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan lahan permukiman, jaringan, sarana dan prasarana. Kota Pontianak merupakan salah satu kota yang mengalami peningkatan lahan terbangun yang cukup signifikan, sehingga perlunya meneliti tentang faktor pendorong yang menyebabkan pertumbuhan lahan terbangun secara spasial. Tujuan penelitian ini yaitu menemukenali faktor-faktor pendorong pertumbuhan lahan terbangun di Kota Pontianak. Metodologi penelitian
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Bashit, Nurhadi, Yudo Prasetyo, and Abdi Sukmono. "KAJIAN PERKEMBANGAN LAHAN TERBANGUN KOTA PEKALONGAN MENGGUNAKAN METODE URBAN INDEX (UI)." Elipsoida : Jurnal Geodesi dan Geomatika 2, no. 02 (2019): 12–18. http://dx.doi.org/10.14710/elipsoida.2019.6440.

Full text
Abstract:
Indonesia merupakan negara berkembang yang mengalami peningkatan pembangunan di wilayah perkotaan sehingga dapat dilihat berdasarkan perubahan fisik perkotaan. Perkembangan pembangunan dapat menyebabkan perubahan penggunaan lahan dari lahan kosong menjadi lahan terbangun. Perubahan lahan terbangun merupakan hal yang umum terjadi di perkotaan karena pertumbuhan jumlah penduduk. Peningkatan lahan terbangun dan menurunnya lahan terbuka hijau dapat menyebabkan dampak perubahan fungsi lahan. Perubahan fungsi lahan memberikan dampak pada perubahan tatanan lingkungan berupa menurunnya kualitas lingku
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Surya, Kurniawan, Ode Nurhaida Wa, and Salihin Iradat. "Optimalisasi Transformasi Spektral Ui, Ndbi, Ndvi Dan Kombinasi Tranformasi Spektral Ui – Ndvi Dan Ndbi - Ndvi Guna Mendeteksi Kepadatan Lahan Terbangun Di Kota Magelang." JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) 1, no. 1 (2017): 13–22. https://doi.org/10.5281/zenodo.2658148.

Full text
Abstract:
Penggunaan citra dengan resolusi menengah guna memndeteksi kepadatan lahan terbangun pada saat ini belum dimanfaatkan secara optimal, karena sulitnya menbedakan lahan terbangun dan lahan terbuka/kosong.Penelitian ini bertujuan untuk nmengkaji kemampuan tranformasi spectral dan kombinasinya guna mendeteksi kepadatan lahan terbangun dan menkaji pola kepadatan lahan terbangun.             Untuk dapat mendeteksi kepadatan lahan terbangun dalam penelitian ini menggunakan transformasi spektral yang diperuntukan untuk transformasi kota dan transf
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Iradat, Salihin, Ode Nur Akbar La, and Jaya Golok. "Analisis Perubahan Tingkat Kepadatan Lahan Terbangun Kota Kendari Berdasarkan Indeks Lahan Terbangun." JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) 2, no. 2 (2019): 1–10. https://doi.org/10.5281/zenodo.2667849.

Full text
Abstract:
Kota Kendari memiliki kondisi topografi yang baik. Kota Kendari memiliki letak geografis yang strategis sebagai ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara, sehingga kota tersebut terus berkembang dari waktu ke waktu baik secara fisik maupun perkembangan penduduk (urbanisasi) dan aktifitas perekonomian kota yang berdampak semakin tingginya pertumbuhan lahan terbangun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat perubahan tingkat kepadatan lahan terbangun di wilayah penelitian dalam kurun waktu 2007, 2012, dan 2017. Informasi kepadatan lahan terbangun diperoleh melalui Transformasi <em>NDBI</em> dan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Mailendra, Mailendra. "PEMANFAATAN DATA PENGINDERAAN JAUH DAN TEKNOLOGI SIG UNTUK MENGIDENTIFIKASI BUILT UP AREA DAN KAITANNYA DENGAN RTRW DI KABUPATEN KENDAL." Seminar Nasional Geomatika 3 (February 15, 2019): 521. http://dx.doi.org/10.24895/sng.2018.3-0.1004.

Full text
Abstract:
Integrasi data penginderaan jauh dengan sistem informasi geografis telah banyak dikembangkan, dan salah satunya dalam melihat perkembangan lahan terbangun. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perkembangan lahan terbangun dan kesesuaiannya dengan Rencana Pola Ruang Kabupaten Kendal. Kemudian metode yang digunakan yaitu metode supervised classification dengan memanfaatkan data citra landsat 5 TM dan landsat 8 OLI yang selanjutnya dihitung luas dari masing lahan terbangun berdasarkan data temporal tahun 1990, tahun 2015 dan tahun 2017. Setelah diketahui luas lahan terbangun selanjutnya dio
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Yolanda, Vera Cerelia, Nanda Puji Rizkiyah, Siti Hasnaningtiyas, Salma Fatimah Az-Zahra, Abdul Jabbar, and Trida Ridho Fariz. "ANALISIS DAYA DUKUNG LAHAN TERBANGUN DI AREA PERI-URBAN KABUPATEN DEMAK." Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) 11, no. 2 (2023): 73–79. http://dx.doi.org/10.24929/ft.v11i2.2163.

Full text
Abstract:
Kecamatan Mranggen di Kabupaten Demak merupakan salah satu area peri-urban yang berbatasan langsung dengan Kota Semarang. Perkembangan lahan terbangun di Kecamatan Mranggen dapat mengakibatkan penurunan daya dukung lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengkaji daya dukung lahan terbangun di Kecamatan Mranggen yang merupakan area peri-urban di Kabupaten Demak. Data yang digunakan dalam adalah peta penutup lahan dari KLHK dan citra satelit WorldView-2 perekaman tahun 2021 yang diakses dari World Imagery Wayback. Pengolahan dan analisis meliputi pemetaan penutup lahan dan perhitungan daya dukung
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Pradana, Mohammad Raditia, Adi Wibowo, and Diah Megakesuman Muhidin Ekaputri. "Intensitas Perluasan Lahan Terbangun Pada Perubahan Tutupan Lahan Kota Depok Tahun 1999 – 2022: Dari Awal Terbentuknya Kota Depok Sampai Tahun 2022." Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) 8, no. 2 (2024): 127–38. http://dx.doi.org/10.22236/jgel.v8i2.13123.

Full text
Abstract:
Meningkatnya jumlah penduduk akan menyebabkan konversi suatu lahan menjadi lahan terbangun demi memenuhi kebutuhannya. Hal ini menyebabkan terjadi pergeseran sifat pedesaan menjadi sifat perkotaan di suatu wilayah. Kota Depok yang juga terkena efek Jakarta Metropolitan Region mengalami fenomena tersebut mulai dari terbentuknya sampai tahun 2022. Oleh karena itu, tujuan dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi perubahan tutupan lahan dan intensitas perluasannya dengan fokus lahan terbangun berbasis citra satelit Landsat 7 ETM + dan 8 OLI/TIRS dengan Google Earth Engine dari tahun 1999 dan 2
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Hendrawan, Marzuki, Muliadi, and Anjar Pranggawan Azhari. "Sebaran Lahan Terbangun Berdasarkan Normalized Difference Built-up Index Citra Landsat 8 di Kota Mataram." SainsTech Innovation Journal 3, no. 1 (2020): 35–40. http://dx.doi.org/10.37824/sij.v3i1.2020.191.

Full text
Abstract:
Pemetaan lahan terbangun penting dilakukan untuk dijadikan data dasar perencanaan tata ruang dan pengembangan kawasan. Lebih lanjut hal ini dapat dikateorikan upaya mitigasi bencana kawasan dengan kerentanan tinggi. Pemetaan lahan terbangun dilakukan dengan parameter Normalized Difference Built-up Index (NDBI) pada citra Landsat 8 OLI channel SWIR dan NIR. Hasil yang didapatkan pada Pulau Lombok, lahan terbangun tersebar secara merata di kawasan pesisir barat, utara, dan timur serta di bagian tengah ke selatan. Namun parameter NDBI belum dapat digunakan untuk membedakan lahan terbangun dengan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Nugroho, Rahman Hilmy, Erma Fitria Rini, and Murtanti Jani Rahayu. "Analisis perubahan penutup lahan Kabupaten Banyumas menggunakan Citra Satelit Landsat." Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif 18, no. 1 (2023): 51. http://dx.doi.org/10.20961/region.v18i1.53310.

Full text
Abstract:
&lt;p class="Abstract"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kabupaten Banyumas merupakan wilayah yang mengalami perkembangan penutup lahan yang pesat di wilayah Provinsi Jawa Tengah bagian barat. Kabupaten ini mengalami perubahan penutup lahan pada kurun waktu 2001-2021. Perubahan penutup lahan perlu dipantau menggunakan teknologi GIS dengan data citra satelit Landsat tahun 2001, 2011, dan 2021. Citra satelit diolah melalui proses koreksi atmosferik, cloud masking dan mozaik citra, serta metode supervised classification untuk menghasilkan peta penutup lahan. Hasil uji akurasi penutup lahan menggunakan con
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Andri, Andri Noor Ardiansyah. "PENGARUH PENINGKATAN LAHAN TERBANGUN TERHADAP PENURUNAN PERMUKAAN TANAH DI KOTA JAKARTA UTARA TAHUN 2012-2022." Jurnal Spatial Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi 23, no. 2 (2023): 58–67. http://dx.doi.org/10.21009/spatial.232.07.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peningkatan lahan terbangun terhadap penurunan permukaan tanah di Kota Jakarta Utara tahun 2014-2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengolahan penginderaan jauh dan sistem informasi geografi (SIG) dengan menggunakan data Citra Landsat 8 dan Sentinel 1 tahun 2014 dan tahun 2022, pengolahan dilakukan melalui platform Google Earth Engine. Pada variabel peningkatan lahan terbangun dilakukan analisis menggunakan metode kalsifikasi terbimbing (supervised classific
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
11

Rendra, Mrabawani Insan, Muhammad Rizal Fernandita Pamungka, and Aulia Rahmadina Putri. "Pertumbuhan Wilayah Kabupaten Bojonegoro Tahun 2014-2024." Technologia : Jurnal Ilmiah 15, no. 3 (2024): 619. http://dx.doi.org/10.31602/tji.v15i3.15789.

Full text
Abstract:
Tujuan Penelitian ini untuk meninjau pertumbuhan wilayah Kabupaten Bojonegoro selama satu dekade, yaitu tahun 2014 hingga 2024. Metode yang digunakan penginderaan jauh dengan teknik klasifikasi citra satelit untuk melihat tran pertumbuhan wilayah selama satu dekade di Kabupaten Bojoengro. Data yang digunakan yaitu citra landsat 8 OLI tahun 2014,2019 dan 2024 dengan menngkombinasi band 7,6,4 untuk mendeteksi pola tutupan lahan. Hasil analisis menunjukkan selama satu dekade dari tahun 2014 hingga tahun 2024 terjadi alih fungsi tutupan lahan menjadi lahan terbangun. Sehingga selama tahun 2014 hin
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
12

Almegi, Almegi, and Muhammad Eizlan. "Pengaruh Keberadaan Kampus terhadap Perkembangan Lahan Terbangun di Wilayah Pinggiran Kota Pekanbaru." Media Komunikasi Geografi 24, no. 1 (2023): 15–28. http://dx.doi.org/10.23887/mkg.v24i1.56869.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan lahan terbangun Kota Pekanbaru tahun 1990-2020, khususnya wilayah sekitar kampus Universitas Riau dan UIN Suska Riau. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui pengaruh keberadaan kampus terhadap pertumbuhan lahan terbangun pada wilayah sekitarnya. Pendekatan dalam penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan tahapan interpretasi citra landsat temporal, verifikasi lapangan, analisis keruangan dan uji statistik. Klasifikasi terbimbing digunakan dalam proses interpretasi, indeks kappa dengan 22 titik sampel digunakan untuk uji a
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
13

Putra, Muhamad Iqbal Januadi, and Fadhli Akbar. "ANALISIS PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN KOTA PELABUHANRATU DENGAN METODE WEIGHTED OF EVIDENCE (WOFE)." Seminar Nasional Geomatika 3 (February 15, 2019): 565. http://dx.doi.org/10.24895/sng.2018.3-0.1010.

Full text
Abstract:
Pelabuhanratu merupakan wilayah pesisir yang strategis untuk berkembang. Hal tersebut membuat pemerintah setempat menjadikan Pelabuhanratu sebagai Growth Center dari kabupaten Sukabumi. Berkaitan dengan hal itu, perubahan tutupan lahan terus terjadi dan dikhawatirkan tidak mendukung keberlanjutan lingkungan, terutama lahan terbangun. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis bagaimana perubahan tutupan lahan di Kota Pelabuhanratu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Weighted of Evidence (WofE) dengan beberapa faktor yang mendorong terjadinya perubahan tutupan lahan (driving
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
14

Danih Lesmana, Arya, Sucahyanto, and Ilham B. Mataburu. "Prediksi Perkembangan Lahan Terbangun Di Jabodetabek Hingga Tahun 2030 Menggunakan Artificial Neural Network Dan Cellular Automata." Jurnal Spatial Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi 22, no. 1 (2022): 67–78. http://dx.doi.org/10.21009/spatial.v22i1.24990.

Full text
Abstract:
Model hybrid yang banyak digunakan dalam studi prediksi spasial saat ini seperti markov chain, logistik linear dan lainnya, memiliki kelemahan dalam penentuan dan parameter yang sangat sensitif. Sehingga memerlukan banyak data, memakan waktu, dan tidak efisien. Karena itu diperlukan sebuah model yang baru yang dapat mengatasi lebih mudah, tidak memakan waktu dan lebih efisien. Dalam hal ini, peneliti mencoba model ANN untuk diterapkan dalam prediksi perkembangan lahan terbangun. Salah satu wilayah yang sudah sangat padat lahan terbangun adalah Jabodabek. Simulasi divalidasi menggunakan tutupan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
15

Danih Lesmana, Arya, Sucahyanto, and Ilham B. Mataburu. "Prediksi Perkembangan Lahan Terbangun di Jabodetabek Hingga Tahun 2030 menggunakan Artificial Neural Network dan Cellular Automata." Jurnal Spatial Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi 22, no. 1 (2022): 79–90. http://dx.doi.org/10.21009/spatial.221.010.

Full text
Abstract:
Model hybrid yang banyak digunakan dalam studi prediksi spasial saat ini seperti markov chain, logistik linear dan lainnya, memiliki kelemahan dalam penentuan dan parameter yang sangat sensitif. Sehingga memerlukan banyak data, memakan waktu, dan tidak efisien. Karena itu diperlukan sebuah model yang baru yang dapat mengatasi lebih mudah, tidak memakan waktu dan lebih efisien. Dalam hal ini, peneliti mencoba model ANN untuk diterapkan dalam prediksi perkembangan lahan terbangun. Salah satu wilayah yang sudah sangat padat lahan terbangun adalah Jabodabek. Simulasi divalidasi menggunakan tutupan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
16

Prabandari, Amanah Anggun. "MONITORING 10 TAHUN PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN DI SEKITAR BANDAR UDARA KOMODO MENGGUNAKAN CITRA GOOGLE EARTH." JURNAL GEOGRAFI 13, no. 1 (2024): 1–8. http://dx.doi.org/10.24036/geografi/vol13-iss1/3819.

Full text
Abstract:
Labuan Bajo merupakan satu dari lima Destinasi Super Prioritas (DSP). Salah satu program pengembangan DSP adlah pengembangan infrastruktur seperti bandara. Pengembangan infrastruktur dapat berdampak pada perubahan penggunaan lahan disekitarnya. Penelitian ini memanfaatkan Citra Google Earth untuk analisis spasial temporal perubahan tutupan lahan di sekitar Bandar Udara Komodo berdasarkan 3 tahun data yaitu Citra Google Earth tahun 2013, 2018 dan 2023. Klasifikasi tutupan lahan diperoleh berdasarkan interpretasi visual untuk membagi kelas tutupan lahan menjadi 4 kelas yaitu lahan terbangun, non
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
17

Ismail, Muhammad, Wikan Jaya Prihantarto, Bigharta Bekti Susetyo, and Widyastuti Widyastuti. "Pemetaan Estimasi Lahan Terbangun Menggunakan Teknologi Foto Udara Unmanned Aerial Vehicle (UAV) di Kelurahan Jawi-Jawi I, Kota Pariaman." Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat 24, no. 1 (2024): 22. http://dx.doi.org/10.24036/sb.05370.

Full text
Abstract:
Informasi geospasial memberikan dampak penting terhadap perencanaan wilayah. Salah satu objek dalam informasi geospasial yang dianggap sangat penting yakni aktivitas manusia yang terlihat dari pola penggunaan lahan. Penggunaan lahan umumnya terdiri atas penggunaan lahan dalam bentuk lahan terbangun dan lahan non-terbangun. Lahan terbangun tersebut yang seringkali bersifat dinamis akibat aktivitas manusia yang intensif. Akibatnya dapat menimbulkan permasalahan kebutuhan lahan masyarakat. Untuk itu diperlukan kegiatan pemutakhiran informasi geospasial berupa pemetaan menggunakan teknologi yang t
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
18

Munawir, M., Baba Barus, and Untung Sudadi. "ANALISIS SPASIAL DINAMIKA KONVERSI LAHAN DI KABUPATEN GOWA, SULAWESI SELATAN." TATALOKA 21, no. 2 (2019): 237. http://dx.doi.org/10.14710/tataloka.21.2.237-252.

Full text
Abstract:
Intensitas pembangunan di Kota Makassar serta integrasi wilayah ke dalam KSN Mamminasata menyebabkan terjadinya proses transformasi fisik-spasial dan berakibat terhadap tingginya konversi lahan di Kabupaten Gowa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis konversi lahan, dan faktor penentunya di Kabupaten Gowa dalam lima titik tahun (1998, 2003, 2007, 2011 dan 2016), serta (2) Menganalisis dinamika konversi penggunaan lahan tersebut. Analisis yang digunakan meliputi (1) analisis penggunaan lahan dan analisis konversi lahan, (2) analisis faktor penentu konversi lahan, dan (3) analisis dina
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
19

Bab, Edison, Mujiati Mujiati, Dewi Ana Rusim, Harmonis Rante, and Thobby Wakarmamu. "PERKEMBANGAN FISIK KOTA DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA JAYAPURA." Jurnal MEDIAN Arsitektur dan Planologi 14, no. 01 (2024): 40–47. http://dx.doi.org/10.58839/jmap.v14i01.1364.

Full text
Abstract:
Kota Jayapura mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang signifikan, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur, industri, dan sektor-sektor lainnya. Pertumbuhan dan perkembangan ini telah menciptakan dinamika yang menarik dan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan fisik Kota Jayapura selama empat tahun terakhir dan kaitannya terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Jayapura. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif yaitu untuk memberikan gambaran yang jelas, ringkas, dan objektif tentang karakteristik data yang diamati atau
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
20

Bahrudin, Muhammad Luthfi, Satti Wagistina, Heni Masruroh, and Ike Sari Astuti. "Klasterisasi Spasial dan Penggunaan Lahan Wilayah Peri Urban Lowokwaru Kota Malang." Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial 3, no. 10 (2023): 1111–27. http://dx.doi.org/10.17977/um063v3i10p1111-1127.

Full text
Abstract:
The increase in population and limited number of urban land have encouraged land use changes towards the edge of the city /peri urban area due to the increasingly congested conditions of the city. The research aims to classify peri urban saptial cluster based on the proportion of built-up and non-built land and land use of peri urban areas in Lowokwaru, Malang City in 2015–2020. Land use change analysis of the Lowokwaru peri urban area using a quantitative approach. Data processing using ArcGIS with digitization techniques on built and non-built land use in 2015 and 2020. As a result of digiti
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
21

Latue, Philia Christi, and Heinrich Rakuasa. "Dinamika Spasial Wilayah Rawan Tsunami di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Provinsi Maluku." Jurnal Geosains dan Remote Sensing 3, no. 2 (2022): 77–87. http://dx.doi.org/10.23960/jgrs.2022.v3i2.98.

Full text
Abstract:
Berdasarkan kondisi geografis Kecamatan Nusaniwe yang merupakan kawasan rawan tsunami, dengan pertumbuhan penduduk yang semakin berkembang, hal ini dapat meningkatkan risiko tsunami sebagai bencana yang sulit diprediksi kedatangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika spasial wilayah rawan tsunami di Kecamatan Nusaniwe. Penelitian ini menggunakan data tutupan lahan multi temporal, data driving factor perkembangan lahan terbangun, data jarak dari garis pantai, jarak dari sungai, ketinggian lahan dan kemiringan lereng. Metode yang digunakan yaitu cellular automata-markov chain
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
22

Nur, Alfiani, Muh. Iradat Salihin Loade, Usman Ida, and Husna Khairisa Noor. "Analisis Geospasial Sedimentasi Teluk Kendari Akibat Perkembangan Lahan Terbangun." JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi Dan Teknologi) 3, no. 2 (2019): 79–86. https://doi.org/10.5281/zenodo.3607300.

Full text
Abstract:
<strong>Abstrak͟͟:</strong>Sedimentasi di Teluk Kendari dapat terjadi akibat semakin berkembangnya aktivitas manusia setiap tahunnya. Aktivitas manusia dapat meningkatkan kebutuhan penduduk akan lahanyang semakin terbatas, terutama kebutuhan terhadap lahan untuk pembangunan sarana dan prasarana (pemukiman dan jalan). Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menentukan areal sedimentasi di Teluk Kendari, (2) mengetahui lahan terbangun di Kota Kendari periode tahun 2009, 2014 dan 2018 dan, (3) menganalisis hubungan sedimentasi di Teluk Kendari terkait perkembangan lahan terbangun. Penentuan sedimenta
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
23

Eva Nuraeni, Edy Suryadi, and Dwi Rustam Kendarto. "Kajian Alih Fungsi Lahan Sawah menjadi Lahan Non Sawah dan Lahan Terbangun." Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian 5, no. 1 (2024): 1118–36. http://dx.doi.org/10.47687/snppvp.v5i1.1186.

Full text
Abstract:
Alih fungsi lahan sawah menjadi lahan non-sawah dan lahan terbangun di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru merupakan isu signifikan akibat pembangunan infrastruktur dan perumahan yang pesat. Sekitar 6% lahan pertanian di Kabupaten Banjar menyusut setiap tahunnya, dari 320.325 hektar pada 2019 menjadi 319.766 hektar pada 2020. Berdasarkan interpretasi peta 2021-2023, lahan sawah berubah menjadi lahan non-sawah di 143 lokasi, menjadi lahan terbangun di 201 lokasi, dan lahan lain menjadi sawah di 494 lokasi. Di Kota Banjarbaru, terdapat 31 lokasi alih fungsi lahan sawah di dua kecamatan, yaitu L
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
24

Sasmito, Bandi. "MODEL SPASIAL MONITORING PERKEMBANGAN KAWASAN TERBANGUN DENGAN EBBI DI KOTA SEMARANG." Elipsoida : Jurnal Geodesi dan Geomatika 2, no. 01 (2019): 36–41. http://dx.doi.org/10.14710/elipsoida.2019.5016.

Full text
Abstract:
Kawasan terbangun di Kota Semarang mengalami perkembangan pesat. Perencanaan dan pengawasan diperlukan agar tidak berdampak pada semakin sedikitnya tutupan lahan vegetasi. Pemetaan skala besar perlu dilakukan dengan cepat serta berdimensi waktu untuk seluruh kawasan. Pengindraan jauh adalah teknologi yang memungkinkan untuk membangun model spasial semacam ini. Pada penelitian ini digunakan algoritma Enhanced Built-Up and Bareness Index (EBBI) untuk melakukan monitoring perkembangan kawasan terbangun di Kota Semarang. Algoritma EBBI dipilih karena dapat membedakan antara lahan kosong dan kawasa
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
25

Pamungkas, Muhammad Rizal Fernandita, and Anindya Putri Tamara. "ANALISIS TRANSFORMASI SPASIAL DI WILAYAH URBAN FRINGE KOTA SURAKARTA." Indonesian Journal of Spatial Planning 4, no. 1 (2023): 87. http://dx.doi.org/10.26623/ijsp.v4i1.6729.

Full text
Abstract:
&lt;p&gt;&lt;em&gt;Perubahan guna lahan merupakan fenomena yang terjadi akibat dari perkembangan kota yang sangat cepat. Wilayah yang mengalami perubahan guna lahan akibat dari perkembangan kota yakni wilayah pinggiran kota (urban fringe). Kota Surakarta sebagai salah satu pusat aktivitas utama di Provinsi Jawa Tengah mengalami perkembangan kota yang signifikan. Terjadinya perubahan guna lahan di wilayah urban fringe Kota Surakarta memberikan dampak secara struktur keruangan perkotaan Surakarta yakni meningkatnya alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan terbangun. Penelitian ini bertujuan unt
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
26

Yufahri, Muhammad Ogan, and Retno WIdjajanti. "Kajian Lahan Terbangun pada Kawasan Rawan Bencana Longsor di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang." Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota) 11, no. 3 (2022): 224–37. http://dx.doi.org/10.14710/tpwk.2022.31334.

Full text
Abstract:
Kota Semarang merupakan salah satu wilayah di Indonesia dengan kondisi topografi yang bervariasi, dengan Kecamatan Tembalang merupakan kawasan perbukitan di wilayah selatan Kota Semarang yang memiliki kelerengan 0 sampai &gt;40%. Pada tahun 2018, telah terjadi bencana longsor sebanyak 13 kejadian pada 7 kelurahan di Kecamatan Tembalang yang berdampak pada rumah warga disekitarnya. Adapun lahan terbangun di Kecamatan Tembalang terus bertambah dan berkembang pesat tiap tahunnya. Kajian mengenai lahan terbangun pada kawasan arawan bencana longsor perlu dilakukan untuk menemukenali persebaran dan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
27

Fajriani, Vita, Sarif ., and Hairil Abdi. "Perubahan Tutupan Lahan Kawasan Terbangun Kota Makassar dengan Citra Satelit Sanitel-2 dari Tahun 2017-2021." Journal of Applied Civil and Environmental Engineering 2, no. 2 (2022): 87. http://dx.doi.org/10.31963/jacee.v2i2.3731.

Full text
Abstract:
Perkembangan Kota amakassar sebagai kota besar dan bagian utama dari kawasan Mamminasata berkorelasi dengan perkembangan aktifitas manusia yang membutuhkan lingkungan buatan. Kawasan terbangun/built area adalah bagian dari lingkungan buatan. Perubahan tutupan lahan dan fungsi lahan (Land Use and Land Cover/ LULC) dapat dilakukan dengan bantuan peta citra satelit. Sanitel-2 adalah jenis peta citra satelit 2 yang memiliki resolusi tinggi dan baik digunakan dalam menganalisa perubahan tutupan lahan dan fungsi lahan. Tulisan ini menjabarkan tentang perubahan tutupan lahan untuk kategori kawasan te
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
28

Masyhuri, Wirawan. "ANALISA PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP POTENSI BANJIR DI KECAMATANMEDAN DENAI." Tunas Geografi 7, no. 2 (2019): 127. http://dx.doi.org/10.24114/tgeo.v7i1.7192.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi pola perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Medan Denai pada tahun 2008 – 2013, (2) mengetahui pola perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Medan Denai yang menunjukkan potensi banjir. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Medan Denai Kota Medan tahun 2014. Populasi penelitian ini adalah penggunaan lahan di Kecamatan Medan Denai pada tahun 2008 dan 2013. Sampel penelitian ini ditentukan secara acak atau menggunakan teknik random sampling yakni berupa penggunaan lahan yang dominan di Kecamatan Medan Denai, yaitu permukiman/lahan terbangun, l
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
29

Rakuasa, Heinrich, and Mohammad Amin Lasaiba. "Analisis Spasial Temporal Perubahan Tutupan Lahan di Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku." GEOFORUM 1, no. 2 (2022): 27–34. http://dx.doi.org/10.30598/geoforumvol1iss2pp27-34.

Full text
Abstract:
Perkembangan lahan terbangun di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, hal ini dapat dilihat dari analisis perubahan tutupan lahan tahun 2012, 2017 dan 2022. Perkembangan dan perubahan tutupan lahan sangat penting untuk dipahami, agar pola perubahan tutupan lahan di masa depan dapat diprediksi dan dampak negatifnya dapat dicegah atau dikurangi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi perubahan tutupan lahan Kabupaten Maluku Barat tahun. Analisis perubahan tutupan lahan di Kabupaten. Maluku Barat Daya dilakukan dengan pengolahan citra Landsat 4-5 TM, L
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
30

Rakuasa, Heinrich, and Mohammad Amin Lasaiba. "Analisis Spasial Temporal Perubahan Tutupan Lahan di Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku." GEOFORUM 1, no. 2 (2022): 96–110. http://dx.doi.org/10.30598/geoforumvol1iss2pp96-110.

Full text
Abstract:
Perkembangan lahan terbangun di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, hal ini dapat dilihat dari analisis perubahan tutupan lahan tahun 2012, 2017 dan 2022. Perkembangan dan perubahan tutupan lahan sangat penting untuk dipahami, agar pola perubahan tutupan lahan di masa depan dapat diprediksi dan dampak negatifnya dapat dicegah atau dikurangi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi perubahan tutupan lahan Kabupaten Maluku Barat tahun. Analisis perubahan tutupan lahan di Kabupaten. Maluku Barat Daya dilakukan dengan pengolahan citra Landsat 4-5 TM, L
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
31

Latief, Ridwan, Roland A. Barkey, and Muh Iqbal Suhaeb. "Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Banjir di Kawasan Daerah Aliran Sungai Maros." Urban and Regional Studies Journal 3, no. 2 (2021): 52–59. http://dx.doi.org/10.35965/ursj.v3i2.669.

Full text
Abstract:
Kawasan perkotaan di Kabupaten Maros dilalui oleh Sungai Maros. Aliran Sungai Maros mengalir menuju Selat Makassar dan merupakan muara bagi sungai-sungai lain di bagian hulu. Sungai Maros yang melalui kawasan perkotaan memiliki daerah aliran sungai yang sangat rentan untuk dialihfungsikan. Pertumbuhan alih fungsi lahan non terbangun menjadi terbangun secara fakta marak terjadi pada kawasan daerah aliran sungai Maros. Kawasan daerah aliran sungai yang terbanguni berpotensi menyebabkan gangguan ekologis dan hidrologis yang berdampak pada terjadinya banjir karena berkurangnya lahan resapan air se
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
32

Fauzi, Achmad, Umar Mansyur, and Rudi Mahmud Zafrullah. "Strategi Pengendalian Pemanfaatan Ruang Wilayah Terbangun di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor." Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia 7, no. 10 (2023): 18589–604. http://dx.doi.org/10.36418/syntax-literate.v7i10.13356.

Full text
Abstract:
Berbagai kegiatan berkembang di kabupaten ini, mulai dari rumah tinggal atau villa, kemudian resort, berbagai tempat wisata, hotel dan penginapan muncul. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi kecenderungan yang akan berkembang, perlu dikaji strategi pengendalian pemanfaatan ruang terbangun dalam upaya mengatur dan memperketat pembangunan, khususnya di daerah resapan air, secara lebih selektif, terutama dalam memberikan izin pembangunan. Tujuan penelitian ini adalah 1). Menganalisis perubahan penggunaan lahan pada tahun 2015 dan 2022. 2). Menganalisis intensitas pemanfaatan ruang terbangun di K
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
33

Muhakym, Alil. "Analisis Perkembangan Kawasan Terbangun Bagian Utara Kota Payakumbuh." JURNAL BUANA 2, no. 2 (2018): 618. http://dx.doi.org/10.24036/student.v2i2.116.

Full text
Abstract:
ABSTRAK&#x0D; Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan penggunaan lahan dan luas perubahan penggunaan lahan kawasan terbangun Bagian Utara Kota Payakumbuh pada tahun 2007 dan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan adalah Citra Quickbird tahun 2007 dan tahun 2016. Hasil penelitian ini menunjukkan untuk: (1) perubahan penggunaan lahan untuk kawasan terbangun Bagian Utara Kota Payakumbuh ini selalu meningkat dari tahun ke tahun yaitu terdapat kenaikan jumlah luas perubahan, (2) Perubahan luas lahan terbangun bagian utara Kota Payakumbuh selama kurun wa
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
34

Masnur, Bobby, Edi Rusdiyanto, and Abdillah Munawir. "ANALISIS STRATEGI KEBIJAKAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN KARENA PENINGKATAN LAHAN TERBANGUN DI KOTA PEKANBARU." RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan 11, no. 2 (2024): 124–30. http://dx.doi.org/10.29244/jkebijakan.v11i2.56508.

Full text
Abstract:
Peningkatan lahan terbangun di Kota Pekanbaru merupakan fenomena kompleks yang berdampak luas pada lingkungan perkotaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis rumusan strategi pengelolaan lingkungan yang sesuai sebagai respons terhadap tren ini. Dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), penelitian ini mengidentifikasi perubahan lahan antara tahun 2010 dan 2022. Data Kementerian ATR/BPN menunjukkan penurunan signifikan luas hutan atau belukar, sementara kawasan terbangun mengalami peningkatan, terutama di Kecamatan Tampan dan Tenayan Raya. Hasil analisis menunjukkan bahwa st
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
35

Solihin, Indra Permana Solihin, and Rachmad Kurniyanto. "Pemanfaatan Citra Landsat 8 Untuk Estimasi Luas Lahan Terbangun dan Tidak Terbangun pada Kota Bandung." Jurnal Indonesia Sosial Teknologi 2, no. 5 (2021): 816–27. http://dx.doi.org/10.36418/jist.v2i5.150.

Full text
Abstract:
Perkembangan ekonomi dan pertumbuhan penduduk dikota Bandung yang sangat pesat saat ini, dimungkinkan akan mengakibatkan ketidakseimbangan pada penggunaan lahan. Dari sisi lain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, diperlukan peran pemerintah untuk memperhatikan tata kota yang berkontinu agar kualitas hidup masyarakat tetap terjaga dan ada keseimbangan antara lingkungan alami dan buatan. Maka dibutuhkan sistem yang mampu memonitoring perkembangan penggunaan lahan dengan memanfaatkan analisis Sistem Informasi Geografis. Penelitian ini menggunakan transformasi NDBI (Normalized Difference Built-Up
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
36

Noeraga, Muhammad Arwanda Agam, Galing Yudana, and Paramita Rahayu. "Pengaruh Pertumbuhan Penduduk dan Penggunaan Lahan terhadap Kualitas Air." Desa-Kota 2, no. 1 (2020): 70. http://dx.doi.org/10.20961/desa-kota.v2i1.17058.70-85.

Full text
Abstract:
Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang, ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Provinsi (KSP) Jawa Barat dengan arahan prioritas pada bidang lingkungan hidup berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jawa Barat tahun 2009-2029. Selain itu, Jatinangor juga memiliki arahan prioritas pada bidang lingkungan dan sosial berdasarkan RTRW Kabupaten Sumedang tahun 2011-2031. Jatinangor mengalami peningkatan pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan guna lahan terbangun yang pesat, serta permasalahan lingkungan terkait air bersih yakni penurunan muka sumber air tanah, pencemaran air tanah, dan pe
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
37

Nabawi, Ilham, Liong Ju Tjung, and I. G. Oka Sindhu Pribadi. "STUDI PERKEMBANGAN LAHAN TERBANGUN SERTA KESESUAIAN." Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) 2, no. 2 (2020): 2815. http://dx.doi.org/10.24912/stupa.v2i2.8869.

Full text
Abstract:
Bogor Regency is an urban area located in West Java Province, with a total administrative area of 293,968 Ha. Bogor Regency included in the National Strategic Region (NSR) plan. Based on Presidential Regulation No. 56 of 2008 about JABODETABEKPUNJUR Space Arrangement, it is established that Bogor Regency has the primary function as water and land conservation area. The establishment of Bogor Regency as water and land conservation area was based on a rather high area topography. For example, the Ciawi Sub-district located on the southern part of Bogor Regency has an estimated topography of 1,50
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
38

Mardalena, Ayu, Supriatna Supriatna, and Muhammad Dimyati. "Pemodelan Spasial Lahan Terbangun Kota Jambi." Majalah Geografi Indonesia 39, no. 1 (2025): 9. https://doi.org/10.22146/mgi.98027.

Full text
Abstract:
Abstrak. Kota Jambi memiliki kepadatan penduduk tertinggi di Provinsi Jambi, yang mendorong perubahan penggunaan lahan akibat ketidakseimbangan antara pertumbuhan populasi dan ketersediaan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika penutup lahan terbangun dari tahun 2013 hingga 2023 dan mensintesis prediksi penutup lahan terbangun tahun 2033 terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Penelitian ini menggunakan metode klasifikasi terbimbing dengan algoritma Random Forest (RF) pada citra satelit Landsat 8 untuk menganalisis perubahan dari tahun 2013, 2016, 2019, hingga 2023 yan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
39

Matondang, Muhammad Farouq Ghazali, Meilinda Suriani Harefa, Muhammad Ridha Syafii Damanik, Mulhady Putra, and Syukri Hidayat. "PEMETAAN PREDIKSI PERKEMBANGAN LAHAN TERBANGUN KOTA MEDAN DENGAN MODEL CELLULAR AUTOMATA." Jurnal Sains Riset 13, no. 3 (2023): 907–12. http://dx.doi.org/10.47647/jsr.v13i3.2075.

Full text
Abstract:
Peningkatan akan kebutuhan lahan akan mendiring terjadinya perubahan penggunaan lahan. Kota Medan merupakan salah satu kota terbesar dengan perkembangan kota yang pesat di Indonesia. Hal tersebut terjadi akibat dari peningkatan populasi dan mobilitas penduduk yang semakin tinggi di Kota Medan. Karena beberapa faktor tersebut, maka terjadi pertumbuhan pembangunan serta perubahan penggunaan lahan yang membawa perubahan pada fisik wilayah. Oleh sebab itu penelitian ini dilaksanakan dalam memodelkan perkembangan kawasan terbangun di Kota Medan. Metode yang digunakan dalam menentukan pola arah peru
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
40

Rofii, Imam. "MODEL PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI WILAYAH PERI URBAN KOTA MALANG." Indonesian Journal of Spatial Planning 2, no. 1 (2021): 28. http://dx.doi.org/10.26623/ijsp.v2i1.3153.

Full text
Abstract:
&lt;p&gt;&lt;em&gt;Perkembangan fisik kota terkadang melewati batas-batas administrasi kota itu sendiri. Ukuran kota yang mengalami sprawl terus membesar hingga pada suatu saat seolah-olah menyatu dengan kota-kota di sekitarnya sehingga menjadikan dua atau lebih kawasan yang secara administrasi berbeda (terpisah) jadi satu kesatuan kenampakan kekotaan (kota metropolitan) dengan bentuk dan fungsi-fungsi bangunan yang berkarakteristik kota. Kota Malang telah berkembang menjadi pusat aktifitas sehingga meningkatkan kebutuhan akan lahan. keterbatasan lahan di dalam Kota Malang menyebabkankan terja
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
41

Driptufany, Dwi Marsiska. "Pemetaan Sebaran Lahan Terbangun di Kawasan Sempadan Pantai Kota Padang Menggunakan Citra Resolusi Tinggi." EL-JUGHRAFIYAH 2, no. 2 (2022): 87. http://dx.doi.org/10.24014/jej.v2i2.18738.

Full text
Abstract:
Kota Padang memiliki destinasi wisata pantai yang potensial. Hal ini berdampak pada banyaknya aktivitas pembangunan permukiman di kawasan pesisir terutama di kawasan sempadan pantai. Setiap pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang mempunyai sempadan pantai wajib untuk menetapkan batas wilayah sempadan pantainya. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran lahan terbangun di kawasan sempadan pantai Kota Padang menggunakan citra resolusi tinggi dan foto udara. Penelitian ini menggunakan analisis spasial dengan pemanfaatan data penginderaan jauh dan foto udara. Metode analisis yang diguna
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
42

Umar, Ramli, Muhammad Rais Abidin, Rahmi Nur, et al. "Penentuan Prioritas Ruang Terbuka Hijau Menggunakan Metode Weighted Overlay." Jurnal Geosains dan Remote Sensing 3, no. 2 (2022): 88–94. http://dx.doi.org/10.23960/jgrs.2022.v3i2.97.

Full text
Abstract:
Seiring laju perkembangan kawasan terbangun di perkotaan berakibat pada peningkatan perubahan lahan. Salah satu dampak perubahan lahan menjadi area terbangun adalah berkurangnya kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berimplikasi terhadap meningkatnya suhu dan penurunan indeks kenyamanan kota. Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan areal yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Parameter dalam menentukan prioritas RTH menggunakan variabel indeks kenyamanan, indeks vegetasi dan tingkat kepadatan penduduk kemudian dilakukan analisis weighted overla
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
43

Ridwan, Vita Fajriani. "Analisis Perubahan Kawasan Terbangun Kota Parepare dengan Citra Satelit Sentinel-2 (2017-2021)." Journal of Applied Civil and Environmental Engineering 3, no. 2 (2023): 19–24. http://dx.doi.org/10.31963/jacee.v3i2.4489.

Full text
Abstract:
Kota Parepare mengalami pertumbuhan pesat dan perubahan dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan tutupan lahan dan fungsi lahan (land use land cover) kawasan terbangun (built area ) di Kota Parepare antara 2017 hingga 2021 menggunakan citra satelit Sentinel-2. Sanitel-2 adalah jenis peta citra yang memiliki resolusi tinggi dan sesuai untuk menganalisa perubahan fungsi dan tutupan lahan. Penelitian ini menggunakan analisis intersect di ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan adanya kenaikan luas lahan kawasan terbangun (built area) dari tahun 2017 ke tahun 202
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
44

Safitri, Ramadani, Mutya Vonnisa, and Marzuki Marzuki. "Analisis Dampak Perubahan Tutupan Lahan di Kalimantan Terhadap Temperatur Permukaan." Jurnal Fisika Unand 11, no. 2 (2022): 173–79. http://dx.doi.org/10.25077/jfu.11.2.173-179.2022.

Full text
Abstract:
Penelitian ini membahas tentang perubahan tutupan lahan di Kalimantan terhadap temperatur permukaan. Identifikasi perubahan tutupan lahan dilakukan dengan metode analisa data satelit landsat pada setiap kelas tutupan lahan yang bertujun untuk melihat kenaikan suhu permukaan. Klasifikasi tutupan lahan dan suhu permukaan didapatkan dari data landsat 5 dan 8 yang diolah dengan menggunakan ENVI 5.3 dan Arcgis 10.6 1. Klasifikasi tutupan lahan dibagi atas 3 kelas secara garis besar yaitu lahan terbangun, badan air, dan lahan non terbangun. Penelitian ini menemukan bahwa suhu permukaan pada setiap k
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
45

Sillia, Iskandar, and Nany Yuliastuti. "PERKEMBANGAN PEMANFAATAN LAHAN DI KAWASAN SEKITAR BANDAR UDARA AHMAD YANI SEMARANG." JURNAL GEOGRAFI 12, no. 02 (2020): 174. http://dx.doi.org/10.24114/jg.v12i02.17879.

Full text
Abstract:
Perkembangan pemanfaatan lahan terbangun yang semakin pesat dapat menimbulkan dampak bagi tata ruang, terutama dengan adanya alih fungsi lahan. Kondisi ini juga terjadi pada kawasan sekitar bandar udara Ahmad Yani Semarang, mengingat dengan adanya pengembangan bandar udara tersebut menyebabkan pergeseran pemanfaatan lahan pada kawasan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana keberadaan pengembangan bandar udara Ahmad Yani Semarang memberikan dampak terhadap pemanfaatan lahan di kawasan sekitar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menem
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
46

Hidayat, Husnul, Erika Azzahra, and Filsa Bioresita. "Analisa Perubahan Tutupan Lahan Akibat Letusan Gunung Semeru Tahun 2021 dengan Algoritma Random Forest (Studi Kasus: Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang)." GEOID 19, no. 2 (2024): 236–45. http://dx.doi.org/10.12962/geoid.v19i2.1179.

Full text
Abstract:
Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada 4 Desember 2021 dengan dampak yang diakibatkan cukup besar. Dengan adanya letusan tersebut, terlihat perubahan tutupan lahan yang cukup signifikan pada kawasan di sekitar Gunung Semeru, salah satunya yaitu Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan pada wilayah yang terdampak letusan dari Gunung Semeru dengan menggunakan teknologi penginderaan jauh. Pemantauan perubahan tutupan lahan menggunakan teknologi penginderaan jauh dengan data multi-temporal (2020 dan 2022) Sentinel-2 Level 2A
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
47

Latue, Philia Christi. "Analisis Spasial Temporal Perubahan Tutupan Lahan di Pulau Ternate Provinsi Maluku Utara Citra Satelit Resolusi Tinggi." Buana Jurnal Geografi, Ekologi dan Kebencanaan 1, no. 1 (2023): 31–38. http://dx.doi.org/10.56211/buana.v1i1.339.

Full text
Abstract:
Pertambahan jumlah penduduk yang semakin meningkat, tentunya berpengaruh terhadap kebutuhan dan ketersedian lahan di Pulau Ternate. Dengan menggunakan citra satelit resolusi tinggi dapat mengidentifikasi dan menganalsis perubahan tutupan lahan di Pulau Ternate dengan detail. Penelitian ini menggunakan data Worldview -2 tahun 2013 dan 2023 untuk analisisi tutupan lahan tahun 2013 dan 2023 dengan mengacu pada standar klasifikasi tutupan lahan berdasarkan SNI-2010 yang dilakukan dengan interpertasi dan digitasi yang dilakukakn secara visiual di software Arc GIS 10.8. Hasil penelitian menunjukan b
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
48

Prayitno, Gunawan, Abdul Wahid Hasyim, and Hyang Iman K Gusti. "Model pertumbuhan kota (urban growth) di Kabupaten Manggarai Timur sebagai administrasi wilayah baru (startup)." Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif 15, no. 2 (2020): 225. http://dx.doi.org/10.20961/region.v15i2.38063.

Full text
Abstract:
&lt;em&gt;&lt;span&gt;Kabupaten Manggarai Timur merupakan hasil pemekaran wilayah dari administrasi Kabupaten Manggarai tepatnya pada tanggal 17 Juli 2017. Sebagai wilayah kabupaten baru (startup), Kabupaten Manggarai Timur masih dalam proses pengembangan dan pembangunan wilayah. Seiring berjalannya waktu, jumlah penduduk di Kabupaten Manggarai Timur semakin meningkat akibat beberapa faktor dan berdampak pada bertambahnya jumlah kebutuhan lahan. Kebutuhan lahan tersebut diwujudkan dengan bertambahnya luas lahan terbangun dibeberapa kawasan dengan berbagai fungsi seperti perumahan, fasilitas um
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
49

Arinka Fitri, Vindy, and Indah Prasasti. "Analisis Perubahan Tutupan Lahan Sebelum Dan Setelah Gempa Bumi Tahun 2018 Di Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat." Jurnal Teknologi 14, no. 1 (2021): 39–47. http://dx.doi.org/10.34151/jurtek.v14i1.3544.

Full text
Abstract:
Gempa bumi telah mengguncang wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat pada tanggal 29 Juli 2018 dan kembali terjadi tepatnya tanggal 5 Agustus dan 19 Agustus 2018. Akibat yang timbul oleh peristiwa ini diantaranya kerusakan infrastuktur pada bangunan, luka-luka hingga memakan korban jiwa. Salah satu dampak terparah berada di Kecamatan Sambelia. Pada penelitian ini dilakukan pemetaan tutupan lahan Kecamatan Sambelia pada tahun 2017, 2018, dan 2019. Analisis dilakukan berupa perbandingan ketiga peta agar diketahui perubahan tutupan lahan. Data yang digunakan adalah citra satelit Landsat 8 dan dilakuk
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
50

Adnan, Adnan, Fitra Saleh, and Iradat Salihin. "Prediksi Perubahan Lahan Terbangun Dengan OBIA LCM Pada Citra Terfusi di Kota Kendari." JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) 5, no. 2 (2021): 170. http://dx.doi.org/10.33772/jagat.v5i2.21621.

Full text
Abstract:
Abstrak: Penggunaan lahan disetiap tahunnya akan mengalami perubahan. Perkembangan tersebut bisa jadi tidak terkendali, sehingga perencanaan prediksi perubahan lahan penting untuk dikaji. Dalam memprediksi dapat dilakukan dengan menggunakan citra, khususnya citra Landsat. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) distribusi penggunaan lahan terbangun di Kota Kendari pada tahun 2014 dan 2019 dengan metode OBIA pada citra terfusi; (2) melihat arah perubahan penggunaan lahan terbangun di Kota Kendari pada tahun 2024 dan 2029 dengan metode Land Change Modeler (LCM). Metode yang digunakan dalam penelitia
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!