To see the other types of publications on this topic, follow the link: Laju pendinginan.

Journal articles on the topic 'Laju pendinginan'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the top 50 journal articles for your research on the topic 'Laju pendinginan.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Browse journal articles on a wide variety of disciplines and organise your bibliography correctly.

1

Tambunan, Kaminton, Zainal Fanani, and Muji Prihajatno. "Analisis Laju Perpindahan Panas Sistem Pendingin Air Tawar pada Engine Generator Listrik." Jurnal Airaha 8, no. 02 (2019): 037–44. http://dx.doi.org/10.15578/ja.v8i02.103.

Full text
Abstract:
Mesin generator merupakan suatu pesawat penggerak yang menghasilkan daya untuk menjalankan pembangkit listrik. Pengendalian panas pada generator engine dengan sistem pendingin air tawar berfungsi untuk menjaga stabilitas temperatur kerja mesin. Kemampuan air pendingin untuk menyerap panas hasil pembakaran melalui analisis data perpindahan panas yang dilakukan berdasarkan pengukuran dan perhitungan untuk mengetahui secara optimal kerja generator engine. Metode penelitian eksperimental dilakukan dengan memperbesar drum air pendingin, memperlancar air pendingin, dan menambah jumlah air pendingin.
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Haikal, Haikal, Tota Pirdo Kasih, and Nugroho Tri Atmoko. "PENGARUH KONDUKTIVITAS PANAS DAN MEDIA PENDINGIN TERHADAP SUHU MAKSIMAL DAN LAJU PENDINGINAN PADA PROSES INDUCTION HEATING BAJA AISI 4140 DAN 4340." Teknika 10, no. 1 (2025): 1–8. https://doi.org/10.52561/teknika.v10i1.390.

Full text
Abstract:
Pemanas induksi merupakan proses pemanasan modern yang bebas kontaminasi, bebas emisi sehingga pemanas induksi sangat dikembangkan dalam teknologi heat treatment. Penelitian ini berfokus pada pengaruh konduktivitas material baja AISI terhadap laju pemanasan, suhu maksimal serta laju pendinginan yang terukur ketika material uji dipanasi menggunakan mesin pemanas induksi (induction heating). Dua buah material AISI yakni AISI 4140 dan AISI 4340 digunakan dalam penelitian ini. Material AISI 4140 memiliki nilai konduktivitas termal 42,6 W/m.K dan AISI 4340 memiliki nilai konduktivitas termal 44,5 W
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Suyitno, Budhi Muliawan, Muhammad Arifin Dwi Admoko, Reza Abdu Rahman, and Ismail. "Metode Pendinginan Cepat Proses Pendinginan pada Produk Hasil Proses Tempa." Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin 12, no. 3 (2022): 218–22. http://dx.doi.org/10.35814/teknobiz.v12i3.4254.

Full text
Abstract:
Perbaikan model pendinginan produk hasil proses tempa dilakukan dengan tujuan mempercepat proses dandori. Tindakan ini diambil berdasarkan prinsip Total Produktive Maintenance (TPM) dengan tujuan meningkatkan efektivitas produksi untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya yang tersedia. Proses pendingin cepat dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip perpindahan panas pada material hasil tempa dengan target utama waktu proses menjadi lebih cepat tanpa merusak struktur material. Uji eksperimental dilakukan pada kajian ini dengan tujuan menganalisis proses perpindahan panas pada alat pendingin
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Syafika, Nurul, Novita Novita, Munadiya Masrura, and Nur Fitri Amalia. "PENGARUH KONSENTRASI NITRIT DAN MOLYBDATE SEBAGAI CORROSION INHIBITOR TERHADAP KONSENTRASI BESI (Fe) PADA AIR PENDINGIN DI PT PERTA ARUN GAS." AMINA 4, no. 3 (2024): 128–33. http://dx.doi.org/10.22373/amina.v4i3.5536.

Full text
Abstract:
Penelitian ini tentang pengaruh konsentrasi nitrit dan molibdat sebagai inhibitor korosi terhadap konsentrasi besi (Fe) pada air pendingin di PTPerta Arun Gas. Penelitian dilakukan untuk mengetahui dampak penggunaan nitrit dan molibdat dalam mengendalikan laju korosi tanpa mengganggu kinerja sistem pendinginan. Metode penelitian melibatkan pengukuran konsentrasi besi dalam air pendingin dengan variasi konsentrasi nitrit dan molibdat. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara konsentrasi inhibitor korosi dengan konsentrasi besi dalam air pendingin. Kesimpulannya, penyesuaia
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Sailon and Rizal Samsul. "ANALISIS PERUBAHAN KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO HASIL PERLAKUAN PANAS PRODUK PANDAI BESI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PENDINGIN BATANG PISANG." AUSTENIT 6, no. 2 (2014): 45–62. https://doi.org/10.5281/zenodo.4546688.

Full text
Abstract:
Salah satu rangkaian proses pengerjaan logam yang dilakukan oleh pandai besi adalah proses pendinginan, dimana media pendingin yang biasa dilakukan oleh pandai besi selama ini adalah air. Dari hasil pengamatan di lapangan penulis menemukan ada seorang pandai besi yang melakukan pendinginan dengan media batang pisang. Tujuan penelitian ini adalah meneliti perubahan-perubahan sifat mekanik dari logam (terutama sifat kekerasannya) akibat perlakuan pendinginan dengan batang pisang pada berbagai variasi waktu. Pada penelitian ini variasi waktu pendinginan diambil 1, 3, 5, 10 dan 15 menit. Dari keli
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Wahyuni, Asri, Dwi Yuliaji, Putut Hery Setiawan, et al. "Analisis Aliran Sirkulasi Alami di Bagian Pendingin Berdasarkan Variasi Temperatur Air Pemanas pada Untai Rektangular TP FASSIP-04 Ver.2." Jurnal Rekayasa Mesin 19, no. 1 (2024): 23–36. https://doi.org/10.32497/jrm.v19i1.4706.

Full text
Abstract:
Sistem pendingin pasif berbasis mekanisme sirkulasi alami menjadi topik hangat dalam sistem keselamatan PLTN karena tidak membutuhkan pasokan listrik dan juga lebih ekonomis, maka perlu dilakukan penelitian untuk memperoleh karakteristik pendinginan pada bagian tangki pendingin perlu dipelajari mengingat proses pendinginan dilakukan dengan model tidak langsung. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk menganalisis aliran sirkulasi alami di bagian pendingin berdasarkan variasi temperatur air pemanas pada Untai Rektangular TP FASSIP-04 Ver.2. Penelitian dilakukan untuk memperoleh karakteris
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Nugroho, Ade Wahyu, Muhammad Idris, Indra Hermawan, and Iswandi Iswandi. "Pengaruh Variasi Fluida Pendingin Terhadap Laju Pendinginan Engine Yamaha Nmax." Jurnal Ilmiah Teknik Informatika & Elektro (JITEK) 1, no. 2 (2023): 84–91. http://dx.doi.org/10.31289/jitek.v1i2.1473.

Full text
Abstract:
Radiator is a cooling system using fluid as a heat exchanger. How the radiator works by channeling the heat released by the motor engine is then absorbed by the radiator coolant fluid. The radiator device consists of a coolant inlet and engine outlet, a cooling fan mounted in front or behind the radiator, and coolant. Coolant in the radiator has a very important role in dissipating engine heat to the environment. In this study, I will analyze the different types of coolant variations, namely water, prestone antifreeze, Seiken, premix coolant DCK, and yamacoolant. on the cooling rate and radiat
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Daryus, Asyari, Jonathan Jayadi, and Nopryandi Nopryandi. "PENGARUH KECEPATAN MEDIA PENDINGIN AIR TERHADAP KEKERASAN BAJA KARBON AISI 1045." Jurnal Sains & Teknologi Fakultas Teknik Universitas Darma Persada 12, no. 1 (2022): 34–40. http://dx.doi.org/10.70746/jstunsada.v12i1.170.

Full text
Abstract:
Baja AISI 1045 merupakan jenis baja karbon menengah yang banyak digunakan di berbagai struktur dan komponen mesin. Untuk meningkatkan kualitas baja yang bertujuan untuk mengurangi kegagalan dalam operasinya, maka perlu dilakukan berbagai perlakuan yang salah satunya bertujuan untuk meningkatkan sifat mekaniknya. Salah satu sifat mekanik yang penting adalah kekerasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari kecepatan aliran media pendingin terhadap kekerasan baja AISI 1045. Proses peningkatan kekerasan pada baja dilakukan dengan variasi laju media pendingin. Metode yang
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Margono, Margono, Bambang Hari Priyambodo, and Kacuk Cikal Nugroho. "Pengaruh Laju Pendingin Pada Proses Heat Treatment Terhadap Kekerasan Dan Struktur Mikro Baja Karbon S45C." Creative Research in Engineering 1, no. 2 (2021): 60. http://dx.doi.org/10.30595/cerie.v1i2.10848.

Full text
Abstract:
Proses modifikasi sederhana untuk mengetahui kebijakan laju pendinginan terhadap struktur mikro dan sifat mekanik dari baja sedang. Baja karbon sedang dibentuk dan didirikan dalam tungku pada suhu 850C selama 30 menit dan waspada meggunakan laju pendinginan yang berbeda, yaitu: quenching, normalizing dan annealing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan baja karbon S45C menggunakan pendinginan pendinginan lebih tinggi dibandingkan normalisasi dan anneling. Nilai kekerasan yang diperoleh dari baja karbon S45C setelah dilakukan proses perlakuan panas dengan quenching, normalizing, dan anne
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Surawan, Tri, Rudy Yulianto, Nani Kurniawati, Aji Digdoyo, Angkit Sabekti, and Syahbuddin Syahbuddin. "PENGARUH LAJU PENDINGINAN TERHADAP PENYUSUTAN DAN DIMENSI PRODUK ISOLASI GASKET (INSULATION BUSHING) BAHAN PLASTIK POM PADA PROSES CETAKAN INJEKSI (INJECTION MOLDING)." Jurnal Teknologi 8, no. 1 (2020): 57–64. http://dx.doi.org/10.31479/jtek.v1i8.65.

Full text
Abstract:
Insulation Bushing adalah produk isolasi yang memungkinkan konduktor listrik untuk melewati penghalang pengatur tanah (ground) dengan aman seperti transformator atau pemutus sirkuit. Produk ini berguna untuk menahan gaya gesek pada as tertentu yang terkait dengan pasangan yang cocok. Masalah yang sering muncul adalah cacat produk akibat Penyusutan (depresiasi). Sehubungan dengan hal ini, pengaruh laju pendinginan terhadap penyusutan dan dimensi produk pada proses pencetakan injeksi bushing isolasi dengan bahan plastik POM dan bahan cetakan baja stainless melalui penelitian eksperimental. Pengu
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
11

Tupamahu, Cendy S. E., Rikhard Ufie, and Ajit Tuasikal. "KAJI TEORITIK KEBUTUHAN ES BAGI KEBUTUHAN PENDINGINAN IKAN CAKALANG SEGAR SESUAI MASSA, SUHU DAN LAMA WAKTU PENYIMPANAN." Journal Teknik Mesin, Elektro, Informatika, Kelautan dan Sains 3, no. 2 (2023): 44–52. http://dx.doi.org/10.30598/metiks.2023.3.2.44-52.

Full text
Abstract:
Salah satu cara menjaga kualitas ikan agar tetap segar, yakni melalui upaya pendinginan dengan menggunakan es. Untuk memahami lebih lanjut proses pendinginan ikan dengan es, masih perlu dilakukan kajian untuk mengetahui hubungan antara berbagai variabel pendinginan dalam skala yang lebih besar sesuai kebutuhan pendinginan dengan coolbox. Dalam penelitian ini dilakukan kajian teoritik terhadap proses pendinginan ikan dengan es dimaksud dengan berfokus pada pengaruh bertambahnya massa ikan pada berbagai variasi suhu akhir pendinginan dan waktu pendinginan variasi terhadap kalor total dan laju ka
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
12

Nurhakim, Ilham, Mustain Zamhari, Abraham Abimanyu Kristiyono Putro, and Safaruddin Safaruddin. "ANALISIS TERMAL PADA GRATE COOLER BERDASARKAN PARAMETER YANG MEMPENGARUHI." DE FACTO : Journal Of International Multidisciplinary Science 1, no. 02 (2023): 63–71. http://dx.doi.org/10.62668/defacto.v1i02.477.

Full text
Abstract:
Grate cooler adalah alat pendingin yang letaknya setelah rotary kiln.Udara pendingin cooler didapatkan dari hembusan dari 13 unit fan. Udara ini akanmendinginkan klinker yang keluar dari kiln dengan metode pendinginan secara cepat atau disebut juga metode quenching. Grate cooler merupakan pendingin yang paling modern. Pada awal perkembangan pemakaian grate cooler dimaksudkan untuk mendapatkan laju pendinginan yang cepat dengan tujuan mengurangi pengaruh kristal periclase, sehingga diperoleh kualitas klinker yang baik, perpindahan panas yang baik sangat mempengharui cooler jenis ini agar dapat
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
13

Nota, Nota Ali Sukarno, Abdul Azis, Siska Irma Budianti, and Carolus Borromeus Krishna Sampurno. "Pengaruh proses quenching dengan variasi media pendingin terhadap sifat mekanik dan struktur mikro baja AISI 1045." Perwira Journal of Science & Engineering 5, no. 1 (2025): 140–44. https://doi.org/10.54199/pjse.v5i1.493.

Full text
Abstract:
Baja sangat memiliki peranan yang penting dalam dunia industri, sifat mekanik yang dimiliki material ini cukup mampu untuk berbagai penggunaan lapangan dalam berbagai aplikasi. Baja AISI 1045 dilakukan perlakuan panas dengan variasi media pendingin air mineral dan oli SAE 20W-50, waktu penahanan 45 menit. Bagaimana pengaruh perlakuan panas terhadap sifat mekanik dan struktur mikro pada baja AISI 1045 yang di quenching pada media air dan oli. Hasil dari nilai kekerasan rata-rata pada media air adalah 89,35 HRC dan 49,90 HRC pada media oli, dari sebelum perlakuan panas yaitu 12,32 HRC. Struktur
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
14

Rachman, Arfidian, Arfita Yuana Dewi, Asnal Effendi, and Lisa Nesti. "EVALUASI KINERJA SISTEM PENDINGIN KOMPRESI UAP VRF DENGAN SIKLUS INJEKSI." Jurnal Teknologi dan Vokasi 1, no. 1 (2023): 86–92. https://doi.org/10.21063/jtv.2023.1.1.86-92.

Full text
Abstract:
Akibat dari penurunan laju aliran massa pada bahagian hisap pada sistem pendinginan variable refrigerant flow (VRF), sistem aliran pendingin berkinerja buruk. Untuk meningkatkan efisiensi metode siklus injeksi uap digunakan. Dampak injeksi uap secara teoritis dieksplorasi dalam kajian ini pada berbagai tekanan menengah dan suhu lingkungan luar, dan temuan didukung oleh data eksperimen. Kapasitas pemanasan kompresor, daya input, koefisien kinerja (COP), dan efisiensi isentropik semuanya dipengaruhi oleh tekanan. Pada suhu sekitar yang rendah, peningkatan COP dengan injeksi uap sangat luar biasa
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
15

Rachman, Arfidian, Arfita Yuana Dewi, Asnal Effendi, and Lisa Nesti. "EVALUASI KINERJA SISTEM PENDINGIN KOMPRESI UAP VRF DENGAN SIKLUS INJEKSI." Jurnal Teknologi dan Vokasi 1, no. 1 (2023): 86–92. http://dx.doi.org/10.21063/jtv.2023.1.1.13.

Full text
Abstract:
Akibat dari penurunan laju aliran massa pada bahagian hisap pada sistem pendinginan variable refrigerant flow (VRF), sistem aliran pendingin berkinerja buruk. Untuk meningkatkan efisiensi metode siklus injeksi uap digunakan. Dampak injeksi uap secara teoritis dieksplorasi dalam kajian ini pada berbagai tekanan menengah dan suhu lingkungan luar, dan temuan didukung oleh data eksperimen. Kapasitas pemanasan kompresor, daya input, koefisien kinerja (COP), dan efisiensi isentropik semuanya dipengaruhi oleh tekanan. Pada suhu sekitar yang rendah, peningkatan COP dengan injeksi uap sangat luar biasa
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
16

Gunawan, Eddy. "PENGARUH TEMPERATUR PADA PROSES PERLAKUAN PANAS BAJA TAHAN KARAT MARTENSITIK AISI 431 TERHADAP LAJU KOROSI DAN STRUKTUR MIKRO." Teknika : Engineering and Sains Journal 1, no. 1 (2017): 55–66. https://doi.org/10.5281/zenodo.1116030.

Full text
Abstract:
Suatu permukaan logam yang berinteraksi langsung dengan lingkungan korosif dengan adanya keadaan ketidakseragaman akan terjadi perbedaan potensial efektif lokal, sehubunan dengan itu makan akan terjadi korosi pada daerah yang lebih anodic daripada permukaan lain disebabkan oleh perlakuan yang dilakukan pada material tersebut, misalnya adalah proses heat treatment. Dalam penelitian ini obyek yang diteliti adalah baja tahan karat martensitic stainless steel AISI dengan kadar krom 17%, kadar karbon 0,20%, kadar nikel 1,6%. Pada penelitian kali ini akan dilakukan suatu penelitian terhadap pengaruh
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
17

Midiani, Luh Putu Ike, I. Wayan Temaja, I. Putu Merta Adnyana, I. Kadek Dwiana, and I. Made Prasana Yoga. "Analisa kinerja cooling tower tipe counter flow induced draft." Journal of Applied Mechanical Engineering and Green Technology 2, no. 2 (2021): 72–77. http://dx.doi.org/10.31940/jametech.v2i2.2712.

Full text
Abstract:
Paper ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang kinerja menara pendingin. Menara pendingin yang diamati adalah menara pendingin tipe counterflow induced draft. Analisa dilakukan untuk mengetahui pengaruh temperatur lingkungan terhadap kinerja menara pendingin, kerugian energi dan alternatif perbaikan. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data operasional, pengolahan data dan selanjutnya menganalisa hasil pengolahan data. Parameter kinerja menara pendingin yang dicari meliputi range, approach, efektifitas, kapasitas pendinginan. Kerugian yang terjadi selama operasional menara pendingin
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
18

Reynaldi, Rifa, Mukhsinun Hadi Kusuma, Giarno Giarno, and Dyah Arum Wulandari. "STUDI PENGARUH LAJU ALIRAN UDARA PENDINGIN PADA CONDENSER TERHADAP DISTRIBUSI SUHU MODEL LOOP HEAT PIPE." SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir 25, no. 2 (2021): 54. http://dx.doi.org/10.17146/sigma.2021.25.2.6371.

Full text
Abstract:
Penggunaan sistem pendingin pasif perlu ditingkatkan dalam rangka meningkatkan keselamatan operasi instalasi nuklir. Salah satu teknologi sistem pendingin pasif yang berpotensi untuk digunakan adalah loop heat pipe (LHP). Tujuan studi eksperimen ini adalah mempelajari pengaruh besarnya laju aliran udara pendingin terhadap pembuangan kalor oleh model LHP, dan mempelajari fenomena perpindahan kalor yang terjadi di dalamnya. Dalam studi ini peneliti melakukan eksperimen dengan mengoperasikan model LHP pada berbagai variasi laju aliran pendinginan udara sebesar 0 m/s, 1 m/s, 1,5 m/s dan 2 m/s. Pem
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
19

Putra, Ryan Pratama, I. Nyoman Pasek Nugraha, and I. Gede Wiratmaja. "Analisis Pengaruh Variasi Beban Pendinginan Ruangan Terhadap Unjuk Kerja Prototype Mini Water Chiller." Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha 10, no. 2 (2022): 139–47. https://doi.org/10.23887/jptm.v10i2.43722.

Full text
Abstract:
Dari waktu ke waktu teknologi mesin pengkodisian udara sudah mengalami perkembangan yang pesat. Mulai dari sistem untuk skala kecil (direct exspansion) hingga untuk skala besar (water chiller). Adapun prototype mini water chiller telah dibuat sebelumnya oleh mahasiswa konsentrasi pendingin program studi pendidikan teknik mesin undiksha belum pernah diuji performansinya dengan pemberian beban pendinginan pada kabin/ruangannya. Sehingga perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengetahui bagaimana pengaruh variasi beban pendinginan yang mana dalam penelitian ini menggunakan variasi pembebanan t
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
20

Arief, Sobar. "Analisa Kerusakan dan Pengaruh Variasi Massa Refrigerant Terhadap Koefisien Prestasi (COP) Sistem Pengkondisian Udara AC Praktikum Lab Mesin." Mechonversio: Mechanical Engineering Journal 3, no. 1 (2020): 29. http://dx.doi.org/10.51804/mmej.v3i1.837.

Full text
Abstract:
Udara dipengaruhi oleh keadaan disekitar ruangan apabila dalam ruangan tersebut banyak orang maka udara disekitar lama-kelamaan akan terasa panas. Untuk menghindari udara ruangan yang panas maka dipergunakanlah alat atau sistem pendingin udara atau yang biasa kita sebut air conditioning (AC). Terdapat Mesin alat peraga AC Split di Lab Mesin dalam keadaan rusak, disayangkan jika tidak bisa digunakan,sehingga perlu dilakukan langkah trouble shooting dengan cek kondisi AC. Data kinerja yang di dapat dari penelitian saat diisi refrigerant dengan variasi massa 400 gram mampu menghasilkan laju alira
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
21

Rifqi ardiaztama putra hananto and Putri Sundari. "Perencanaan Penambahan Jalur Pendingin Pada Mesin Reaktor Multi Purpose Plant Untuk Menjaga Kestabilan Produk." Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer 5, no. 1 (2025): 55–62. https://doi.org/10.51903/juritek.v5i1.3951.

Full text
Abstract:
Pada sebuah departemen di PT. X terdapat reaktor batch berkapasitas 300 L yang berfungsi utama untuk mensintesis produk berbasis reaksi. Saat ini reaktor tersebut belum dilengkapi jalur pendingin aktif, sehingga kontrol suhu kurang optimal dan proses pendinginan pasca-reaksi berlangsung sangat lambat. Penelitian ini bertujuan merancang penambahan jalur koil pendingin dan menghitung kebutuhan kapasitas pendinginannya agar suhu produk dapat diturunkan dari 110 °C menjadi 60 °C secara cepat dan stabil, serta mengevaluasi kinerja termal sistem setelah modifikasi. Analisis beban panas dilakukan den
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
22

Ismy, Adi Saputra. "Hardening pada baja aisi C 1045." Jurnal POLIMESIN 3, no. 2 (2019): 217. http://dx.doi.org/10.30811/jpl.v3i2.1450.

Full text
Abstract:
Sifat mekanik suatu logam tidak hanya tergantung dari komposisi kimia; tetapi juga pada struktur mikro dan proses perlakuan akhir. Pengerasan (hardening) adalah salah satu bentuk perlakuan panas dimana pengerasan dilakukan dengan memanaskan baja di daerah austenit, kemudian didinginkan cepat. Untuk itu telah disiapkan 15 buah. material uji baja AISI CI045 dengan pengaruh perbedaan temperature austeniusasi 800,850, 900, 950, 1000° C dan media pendingin air, oli SAE 20/40 dan emulsi Satu bual: material yang tidak dikeraskan digunakan sebagai pembanding peningkaian kekerasan. Komposisi karbon pad
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
23

Mulyana, I. Gede Biyan, Hendra Wijaksana, and Ketut Astawa. "Performansi Sistem Pendingin Dengan Staggered Solid Dry Pad Pendingin Awal Udara Evaporator." Jurnal METTEK 5, no. 2 (2019): 66. http://dx.doi.org/10.24843/mettek.2019.v05.i02.p01.

Full text
Abstract:
Performansi sistem pendingin dengan penggunaan SDP yang tersusun staggered sebagai pendingin awal udara masuk evaporator dengan memvariasikan kecepatan laju aliran massa udara diharapkan dapat memperingan kerja pada kompressor. Metode pengujian dilakukan dengan cara menguji kinerja mesin dan performan sistem pendingin dengan SDP dan tanpa SDP. Variabel yang diukur saat pengujian adalah evaporator, SDP, COP, dan daya compressor. Dari hasil penelitian didapat bahwa Performansi sistem pendingin dengan penggunaan SDP yang tersusun staggered sebagai pendingin awal udara masuk evaporator dengan menv
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
24

Saputra, M. Rizky, and Rafil Arizona. "Pengaruh Variasi Pendingin Pada Permukaan Bawah Panel Surya Terhadap Daya Output Dan Efisiensi." Jurnal Energi Dan Manufaktur 15, no. 2 (2023): 112. http://dx.doi.org/10.24843/jem.2022.v15.i02.p07.

Full text
Abstract:
Performa panel surya bergantung kepada temperatur permukaan panel karena material semi-konduktor pada panel sangat sensitif terhadap perubahan temperatur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendinginan dibawah permukaan panel surya terhadap kinerja yang dihasilkan oleh panel surya dengan memvariasikan jenis pendinginnya. Jenis pendingin yang digunakan adalah blower dan kipas angin. Untuk mendapatkan perbandingan data,penulis menggunakan satu panel tanpa menggunakan pendingin. Total panel surya yang digunakan adalah 3 buah panel surya monocrystallin 180 WP. Alat yang digunakan p
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
25

Tresna, Agisnia, Bowo Yuli Prasetyo, and Luga Martin Simbolon. "Kaji Eksperimental Termoelektrik Sebagai Penghasil Air Dengan Variasi Kecepatan Udara." Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar 14, no. 1 (2023): 80–87. http://dx.doi.org/10.35313/irwns.v14i1.5366.

Full text
Abstract:
Air merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat diperlukan oleh makhluk hidup. Namun, ketersediaan air saat ini menjadi perhatian khusus. Proses kondensasi dapat dimanfaatkan menjadi sumber air baru, melalui penggabungan titik-titik embun. Penelitian ini akan mengkaji secara langsung pendinginan yang dihasilkan oleh termoelektrik, untuk menghasilkan air. Disamping performansi, kapasitas pendinginan dan laju pengembunan juga akan diamati. Pengujian dilakukan melalui pengaturan kecepatan udara, tegangan kerja dan jumlah modul termoelektrik dengan total 16 variasi, masing-masing variasi dil
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
26

Risanti, Doty Dewi. "ANALISIS MATEMATIS PENGELASAN GREY CAST IRON MENGGUNAKAN PROSES GTAW DENGAN DAN TANPA PREHEAT." Jurnal Technopreneur (JTech) 9, no. 1 (2021): 14–21. http://dx.doi.org/10.30869/jtech.v9i1.698.

Full text
Abstract:
Pemberian pemanasan awal pada proses pengelasan memberikan efek pengurangan tegangan, distorsi, retakan dan kekerasan pada daerah Heat Affected Zone (HAZ) dengan memperlambat laju pendinginan. Distribusi temperatur saat pengelasan didekati dengan menggunakan persamaan analitik Rosenthal pada logam grey cast iron. Grey cast iron termasuk sulit untuk dilas dan memerlukan perlakuan khusus. Pada penelitian ini, perhitungan distribusi temperatur dan laju pendinginan dibandingkan dengan struktur mikro dan kekerasan untuk grey cast iron yang dilas dengan menggunakan Gas Tungsten Arc Welding (GTAW). P
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
27

Nugraha, M. Alfi. "Perhitungan Laju Aliran Massa Air Pada Unit Cooling Tower di Area Utility A-1 PT.XYZ." Jurnal SIGMAT Teknik Mesin UNSIKA 3, no. 2 (2023): 71–77. http://dx.doi.org/10.35261/sigmat.v3i2.9930.

Full text
Abstract:
Unit utility mengelola dan menyediakan sarana untuk menunjang unit-unit lain dan berfungsi juga untuk mengawasi kelancaran proses produksi dari suatu pabrik terutama unit cooling tower atau pendinginan air. Pada Mechanical Cooling Tower terlihat bahwa pendinginan air dibantu oleh kipas / van yang terletak di atas tower. Jadi udara panas yang menguap dalam cooling tower akan dihisap oleh van / kipas dan dikeluarkan ke atas.Cooling tower memanfaatkan air dan udara pada proses perpindahan panas yang dibuang ke atmosfer. Kinerja cooling tower dievaluasi untuk mencari kinerja yang optimal dalam men
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
28

Sahupala, Peter, and Reinyelda D. Latuheru. "PERANCANGAN COLD STORAGE PADA PETI KEMAS UNTUK UDANG." MUSTEK ANIM HA 5, no. 2 (2016): 168–80. http://dx.doi.org/10.35724/mustek.v5i2.622.

Full text
Abstract:
Adapun tujuan dari penulisan ini adalah Menghitung beban pendinginan pada cold storage udang beku, Menghitung prestasi siklus kompresi uap meliputi laju aliran massa, daya kompresor, dan COP.Penelitian ini menggunakan metode rancangan teoritis. Perancangan cold storege untuk komuditi udang, dengan kapasitas satu container tersebut akan dihitung berapa besar pembebanan pendingin yang harus diberikan sehingga mendapatkan efisiensi cold storage yang maksimum. Data rancangan diperoleh dari hasil pengamatan dilapangan. Waktu penelitian telah dilaksanakan April 2015.Adapun hasil perhitungan menunju
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
29

Abd, Misswar, Teuku Zulfadli, Muhammad Yusuf, et al. "ANALISIS PERUBAHAN SUHU PADA SISTEM PENDINGIN RADIATOR MESIN TOYOTA COROLLA." Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi 10, no. 2 (2024): 486. https://doi.org/10.35308/jmkn.v10i2.10682.

Full text
Abstract:
Dalam penelitian ini menganalisis perubahan suhu dalam sistem pendingin radiator pada mesin Toyota Corolla untuk memahami efisiensi termal dan stabilitas suhu pada kondisi operasi yang berbeda. Sistem pendingin radiator merupakan komponen esensial yang menjaga temperatur mesin tetap optimal, terutama dalam kondisi kerja yang bervariasi. Metode pengukuran dilakukan dengan memonitor suhu air pendingin pada berbagai titik dan menganalisis pengaruhnya terhadap performa keseluruhan mesin. Hasil analisis menunjukkan bahwa perubahan suhu dalam radiator dipengaruhi oleh beban mesin dan laju aliran uda
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
30

Pratomo, Sri Bimo, and Hafid Abdullah. "Penelitian Pengaruh Anti Beku Ethylene Glycol Terhadap Sifat Korosif Pendingin Mesin Pada Logam-Logam Sistem Pendingin Otomotif." Metal Indonesia 26 (January 31, 2018): 18. http://dx.doi.org/10.32423/jmi.2004.v26.18-33.

Full text
Abstract:
Kororsi adalah proses alami yang terjadi pada material logam dan berinteraksi dengan lingkungan agresif, serta mengakibatkan degradasi kekuatan pada material logam. Proses korosi sangat sulit dihindari, akan tetapi untuk menghambat laju korosi yang terjadi adalah dengan cara melakukan pencegahan. Untuk contoh kasus, digunakan 6 jenis logam, yaitu (1) tembaga, (2) solder, (3) kuningan, (4) baja, (5) besi tuang dan (6) aluminium di dalam sistem pendingin mesin otomotif dalam medium yang mengandung ethylene glycol guna mengetahui penyebab terjadinya korosi. Penambahan ethylene glycol sebagai anti
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
31

MURSALIN, MURSALIN, PURWIYATNO HARIYADI, EKO HARI PURNOMO, NURI ANDARWULAN, and DEDI FARDIAZ. "FRAKSINASI KERING MINYAK KELAPA MENGGUNAKAN KRISTALISATOR SKALA 120 KG UNTUK MENGHASILKAN FRAKSI MINYAK KAYA TRIASILGLISER0L RANTAI MENENGAH." Jurnal Penelitian Tanaman Industri 19, no. 1 (2020): 41. http://dx.doi.org/10.21082/jlittri.v19n1.2013.41-50.

Full text
Abstract:
<p>ABSTRAK<br />Minyak kelapa merupakan sumber medium chain triglycerides<br />(MCT) utama. Melalui proses fraksinasi dapat dihasilkan fraksi minyak<br />dengan kandungan MCT tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari<br />pengaruh berbagai faktor perlakuan dingin terhadap kristalisasi dan<br />fraksinasi minyak kelapa, serta untuk menetapkan prosedur pendinginan<br />yang efektif dalam menghasilkan fraksi minyak dengan kandungan MCT<br />tinggi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium SEAFAST CENTER IPB<br />dari bulan Maret 2012 s
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
32

Karmin. "PENGENDALIAN PROSES PENGERASAN BAJA DENGAN METODA QUENCHING." AUSTENIT 1, no. 2 (2009): 17–25. https://doi.org/10.5281/zenodo.4542646.

Full text
Abstract:
Salah satu upaya untuk meningkatkan kekerasan, ketahanan aus dan kekuatan baja dapat dilakukan dengan proses pengerasan termal, pada proses ini baja mengalami beberapa tahap proses yaitu: pemanasan awal, pemanasan lanjut, penahanan waktu pada suhu stabil, dan pendinginan. Kekerasan yang dapat dicapai tergantung pada kadar karbon dalam logam baja dan unsur lainya dalam baja, temperatur pemanasan, holding time dan laju pendinginan yang dilakukan saat proses laku panas. Perlu dipahami pada proses pengerasan baja, bahan yang diproses rentan akan kejadian yang tidak kita inginkan, seperti distorsi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
33

Titahelu, Nicolas. "Perpindahan Kalor Konveksi Natural Dari Silinder Horisontal Isothermal Set Dalam Saluran Vertikal." Journal Teknik Mesin, Elektro, Informatika, Kelautan dan Sains 1, no. 1 (2021): 30–38. http://dx.doi.org/10.30598/metiks.2021.1.1.30-38.

Full text
Abstract:
Abstrak Distribusi suhu dalam enclosure masih cukup tinggi yang mengindikasikan proses perpindahan kalor konveksi belum optimal. Hal ini dijumpai pada lemari pendingin pada bagian samping kiri dan kanan yang mana terdapat pipa kondensor. Pengaruh perubahan laju aliran massa fluida panas pada gap rasio tertentu terhadap perpindahan kalor konveksi natural dari silinder horizontal isothermal set dalam saluran vertikal telah diteliti. Model uji dimodifikasi dengan memberikan saluran udara masuk dan keluar agar bilangan Nusselt meningkat. Penelitian eksperimen dilakukan dengan variasi laju aliran m
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
34

Himawan, Andri, Samsudin Anis, and Hendrix Noviyanto Firmansyah. "Pengaruh Campuran Air-Nanopartikel CuO sebagai Coolant dan Laju Aliran terhadap Parameter Perpindahan Kalor pada Radiator." Jurnal Inovasi Mesin 3, no. 1 (2021): 35–41. http://dx.doi.org/10.15294/jim.v3i1.48802.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fraksi volume dan debit fluida terhadap parameter perpindahan kalor di dalam sistem pendingin radiator Honda Vario. Penelitian dilakukan dengan menggunakan sebuah alat uji yang melibatkan sebuah radiator sebagai pendingin utama. Temperatur fluida masuk dijaga konstan sesuai dengan temperatur kerja mesin. Pengukuran temperatur dilakukan pada variasi debit dan konsentrasi fluida menggunakan termometer digital. Variasi yang digunakan dalam penggunaan fraksi volume fluida yaitu sebesar 0%, 0,1%, 0,3%, dan 0,5 %. Sedangkan variasi debit fluida yang
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
35

Nisa', Sa'adatun, Bayu Rudiyanto, Mochammad Nuruddin, and Ahmad Fahriannur. "Pengaruh Flow Rate pada Sistem Pendinginan Panel Surya Monocrystalline 20 Wp." Jurnal Energi Baru dan Terbarukan 4, no. 3 (2023): 175–82. http://dx.doi.org/10.14710/jebt.2023.18127.

Full text
Abstract:
Indonesia merupakan negara astronomi yang memiliki 2 musin yaitu hujan dan panas sehingga sinar matahari terpancar sepanjang tahun. Pembangunan PLTS menjadi potensi EBT terbesar yaitu 3,295 GW. Panel surya bekerja optimal pada suhu 25°C sedangkan suhu di Indonesai sekitar <35°C maka dibutuhkan pendinginan untuk menjaga kestabilan suhu permuakan panel surya. berdasarkan 2 perlakuan yang telah diuji dengan 3 variasi flow yang berbeda didapatkan rata-rata daya keluaran panel surya tanpa pendinginan sebesar 5.56 Watt dan panel surya dengan pendinginan sebesar 5.55 Watt pada variasi flow 4 LPM.
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
36

Jasron, Jahirwan Ut, Aditya Putra Nara, and Jack C. A. Pah. "Pengaruh Aspek Rasio Pad Terhadap Efektivitas Pendingin Evaporatif Berbahan Serabut Kelapa." Jurnal Mesin Nusantara 8, no. 1 (2025): 137–48. https://doi.org/10.29407/jmn.v8i1.24741.

Full text
Abstract:
Krisis energi dan perubahan iklim meningkatkan konsumsi energi untuk pemanasan dan pendinginan ruang, dengan sektor ini menyumbang 33% dari konsumsi energi global. Pendinginan udara mencapai 60% dari permintaan listrik musim panas, sehingga konservasi energi penting. Sistem pendinginan evaporatif, dengan cooling pad berbasis serabut kelapa, menjadi solusi yang efektif. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh aspek rasio pad terhadap efektivitas pendingin evaporatif berbahan serat kelapa. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen pada ruang dengan dimensi 244 cm x 122
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
37

Ivana, Reza Taufiqi, Imron Musthofa, and Muhammad Rezki Fitri Putra. "ANALISA EFISIENSI LAJU PENDINGINAN REFRIGERAN R-32, R-134A, R410A, DAN LPG PADA SIMULATOR REFRIGERATOR." JTAM ROTARY 5, no. 2 (2023): 70. http://dx.doi.org/10.20527/jtam_rotary.v5i1.8416.

Full text
Abstract:
Efisiensi sistem refrigeran dengan fungsi sebagai fluida yang menyerap panas dalam sistem sehingga terjadi penurunan suhu melalui mekanisme evaporasi dan kondensasi. Percobaan ini dilakukan untuk mengetahui refrigeran yang mempunyai dampak laju pendinginan terbaik dengan tingkat temperatur yang berbeda sehingga dapat diamati laju pendinginan dari refrigeran R-134a, R-32, R-410a, dan LPG. Dalam prakteknya menggunakan simulator pendingin sebagai media pembelajaran dalam menerapkan prinsip kerja mesin refrigerasi. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan mengukur temperatur pada waktu 30 de
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
38

Yadi, Indra. "ANALISA MAMPU KERAS BAJA ST 60 DENGAN METODE ALAT JOMINY TEST." JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY 1, no. 1 (2018): 19. http://dx.doi.org/10.31289/jmemme.v1i1.1192.

Full text
Abstract:
<p><em>Mampu keras baja merupakan petunjuk penting untuk menentukan pola laku panas dan sifat bahan yang akan dilakukan dalam menghasilkan produk komponen. Salah satu cara untuk mengetahui hardenability baja, yaitu dengan menggunakan metode uji jominy. Penelitian ini, menggunakan metode uji jominy, dengan parameter temperature austenisasi, waktu penahanan, media pendingin, kemudian diverifikasikan dengan hasil prediksi menggunakan metodepersamaan numerik tidak linear. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh, bahwa makin tinggi temperatur austenisasi dan makin lama waktu penahanan, n
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
39

Ufie, Rikhard. "KAJI EKSPERIMENTAL PEMANFAATAN KALOR BUANGAN KONDENSOR UNTUK KEBUTUHAN PENGERINGAN." ALE Proceeding 1 (July 18, 2021): 102–7. http://dx.doi.org/10.30598/ale.1.2018.102-107.

Full text
Abstract:
Abstrak Kaji eksperimental pemanfaatan kalor buangan kondensor untuk kebutuhan pengeringan telah diteliti. Proses pendinginan dengan mesin refrigerasi siklus uap dimana kalor yang masuk ke sistem berasal dari beban pendinginan ditambah kalor hasil kerja kompresi dari kompresor biasanya dibuang ke lingkungan. Penelitian ini akan mengkaji kemungkinan pemanfaatan kalor yang dibuang ke lingkungan tersebut dengan cara pengembangan prototipe pendinginan dan pengeringan terpadu. Selain itu diharapkan akan diperoleh efek pendinginan bagi produk tertentu melalui kerja evaporator dan efek pengeringan me
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
40

Kosasih, Kosasih, Hafid Abdullah, and Teguh Stiyawan. "Pengaruh Suhu Pemanasan Awal Pada Pengelasan SMAW Terhadap Struktur Mikro dan Sifat Material Baja AISI 1045 H." Metal Indonesia 26 (January 31, 2018): 41. http://dx.doi.org/10.32423/jmi.2004.v26.41-53.

Full text
Abstract:
Peralatan yang terbuat dari baja karbon yang relatif tebal akan cenderung retak setelah dilas. Hal ini karena pendinginan yang cepat. Pemanasan awal sangat berpengaruh terhadap laju pendinginan, semakin besar temperatur pemanasan awal, maka laju pendinginan semakin lam bat, juga sebaliknya temperatur pemasanan awal semakin kecillaju pendinginan semakin cepat. Penelitian ini menyajikan pengaruh temperatur pemanasan awal terhadap struktur mikro dan sifat mekanik. Metode ini dengan memvariasikan temperatur pemanasan awal pada 200oC, 350oC, dan 500oC terhadap baja karbon AISI 1045 H yang dilas den
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
41

Maulana, Yahya, Yogi Sirodz Gaos, and Irvan Wiradinata. "ANALISIS KESEIMBANGAN TERMAL SISTEM PENDINGIN MESIN PEMBANGKIT LISTRIK ORC (ORGANIC RANKINE CYCLE) KAPASITAS 500 kW." AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin 5, no. 1 (2019): 24. http://dx.doi.org/10.32832/ame.v5i1.2354.

Full text
Abstract:
<p>Sistem pendingin <em>O</em><em>rganic </em><em>R</em><em>ankine </em><em>C</em><em>ycle</em> (ORC) merupakan komponen sistem pendingin yang sangat penting. Sistem ini terdiri dari kondensor, <em>dry cooler</em><em>,</em> dan pompa yang berfungsi untuk memaksimalkan efisiensi pada sistem ORC. Jenis kondensor yang digunakan yaitu jenis <em>one shell one pass tube</em> fluida yang juga digunakan pada sistem pendingin, n-pentane (sebagai fluida panas) dan air (sebagai fluida dingin)
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
42

Hariningsih, Hariningsih, Tri Daryanto, and Lutiyatmi Lutiyatmi. "Pengaruh Variasi Media Quenching dan Tempering terhadap Struktur Mikro dan Kekerasan Baja AISI 1045." Creative Research in Engineering 2, no. 2 (2022): 52. http://dx.doi.org/10.30595/cerie.v2i2.14317.

Full text
Abstract:
Baja AISI 1045 banyak digunakan di berbagai industri karena harganya yang lebih murah dan memiliki kemampuan yang tinggi untuk dikeraskan (hardenability) dengan perlakuan panas. Sifat material setelah perlakuan panas sangat dipengaruhi oleh laju pendingin. Oleh karena itu penelitian ini membahas studi eksperimental kekerasan dan struktur mikro baja karbon AISI 1045 setelah hardening-quenching dan tempering. Hardening dilakukan pada suhu 850°C selama 30 menit, kemudian dilanjutkan dengan pendinginan cepat (quenching) menggunakan air, oli isorapid dan oli SAE20W50. Tempering dilakukan dengan mem
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
43

Fernando, Yoga, Eddy Elfiano, Rafil Arizona, and Heri Suripto. "Studi Kinerja Panel Surya Tipe 180 Wp Berdasarkan Air Cooling System Dan Perpindahan Panas Pada Permukaan Panel." Aptek 14, no. 1 (2022): 1–5. http://dx.doi.org/10.30606/aptek.v14i1.892.

Full text
Abstract:

 
 
 
 Efesiensi dari solar cell menurun menjadi 0,5% setiap kenaikan 1 oC sebagai hasil dari energi panas, sehingga diperlukan pendinginan pada panel surya. Tujuan dari penelitian ini adalah dengan membuat sistem pendingin diatas permukaan panel dengan memvariasikan kecepatan angin dan mengetahui laju perpindahan panas serta pengaruhnya terhadap kinerja panel surya. Alat yang digunakan pada penelitian adalah anemometer, thermometer couple, clambmeter, pyranometer dan multimeter. Penelitian menggunakan 4 buah panel surya dengan spesifikasi yang sama yaitu 180 WP dan kipas
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
44

Firdaus, Royyan, Supardi Supardi, and Gatut Priyo Utomo. "Analisis Pengaruh Variasi Dimensi Panjang Pipa Kapiler Terhadap Karakteristik dan Coefficient of Performance Pada Kulkas R134A." MEKANIKA : Jurnal Teknik Mesin 10, no. 2 (2025): 135–44. https://doi.org/10.30996/jm.v10i2.12655.

Full text
Abstract:
ABSTRAK Kinerja sistem pendingin pada kulkas sangat dipengaruhi oleh dimensi pipa kapiler, komponen penting yang mengatur aliran refrigeran dari tekanan tinggi ke tekanan rendah. Variasi dimensi pipa kapiler dapat memengaruhi koefisien performansi (Coefficient of Performance/COP) dan efisiensi energi, namun pengaruh spesifiknya belum sepenuhnya dipahami, terutama pada kulkas yang menggunakan refrigeran R134A. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan mengenai bagaimana variasi panjang pipa kapiler (50 cm, 100 cm, 150 cm) pada diameter (0,26 mm, 0,28 mm, 0,31 mm) memengaruhi karakter
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
45

Hanaldi, Kus. "ANALISA KETAHANAN AUS BESI COR EN-JN2019 DENGAN METODE FACTORIAL DESIGN TERHADAP UNSUR PADUAN DAN LAJU PENDINGINAN." Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik 6, no. 1 (2016): 11. http://dx.doi.org/10.37209/jtbbt.v6i1.64.

Full text
Abstract:
Salah satu material yang dapat digunakan pada kondisi lingkungan abrasif adalah white cast irons atau abrasion-resistant cast iron. EN-JN2019 adalah salah satu jenis besi cor yang dapat digunakan pada kondisi ini. Pada besi cor ini terkandung unsur karbon, silikon, mangan, dan chromium. Analisa ketahanan aus material ini telah dilakukan dengan menggunakan factorial design terhadap dua kombinasi kandungan chromium (1% dan 2%), dua kombinasi kandungan silikon (1% dan 1,5%) dan dua kombinasi ketebalan sampel (5mm dan 30mm). Ketebalan sampel merupakan representasi dari laju pendinginan. Kajian ter
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
46

Moreno, Zavi Indasyach, Ronald Akbar, Almira Citra Amelia, et al. "Analisis rugi kalor selama proses pemanasan pada semi-spherical plenum stainless steel 316 berdasarkan perubahan setting suhu pemanasan." Jurnal Teknik Mesin Indonesia 18, no. 2 (2023): 31–39. http://dx.doi.org/10.36289/jtmi.v18i2.498.

Full text
Abstract:
Lelehan teras reaktor dalam bentuk semi-spherical telah melepas kalor selama peristiwa kecelakaan parah di reaktor nuklir, di mana karakteristik pelepas kalor perlu untuk dipelajari. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena distribusi suhu dan besar laju rugi kalor pada semi-spherical plenum stainless steel 316 dengan melakukan variasi setting suhu. Dalam kajian ini digunakan plenum bergeometri semi-spherical yang disimulasikan sebagai debris reaktor nuklir dengan metode eksperimen. Eksperimen dilakukan dengan 4 variasi setting suhu yaitu 50oC, 100oC, 150oC, dan 200oC. Alat ukur yang dig
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
47

Wiratmaja, I. Gede, Kadek Rihendra Dantes, and Edy Agus Juny Artha. "Peningkatan Laju Pendinginan Ruangan Dengan Media Pendingin Kombinasi Udara Dan Air Disisi Kondensor Pada Mesin Pendingin Tipe Split Air Conditioning." Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha 9, no. 1 (2021): 50–58. http://dx.doi.org/10.23887/jptm.v9i1.33220.

Full text
Abstract:
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang bertujuan untuk mendapatkan data- data performansi mesin pendingin antara AC Split dengan kondensor berpendingin udara dan dengan kondensor berpendingin kombinasi udara dan air sehingga dari perbandingan data ini dapat memberikan gambaran mengenai pengaruh penggunaan media pendingin air terhadap peningkatan performansi mesin pendingin. Secara khusus tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari variasi media pendingin disisi kondensor AC Split yang pada akhirnya mengarah kepada usaha untuk menjaga performansi mesin pendi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
48

Setiyono, Joko, Nailul ’Atifah, and Ihat Solihat. "RANCANG BANGUN DESTILATOR AIR LAUT SKALA RUMAH TANGGA UNTUK DAERAH PESISIR." Jurnal Teknik Mesin Cakram 1, no. 2 (2019): 11. http://dx.doi.org/10.32493/jtc.v1i2.2242.

Full text
Abstract:
Abstrak: Dalam penelitian ini dilakukan perancangan destilator air laut skala rumah tangga. Destilator yang dirancang terdiri dari yaitu evaporator dan kondenser. Sumber panas untuk evaporator adalah panas dari hasil pembakaran gas LPG. Uap air yang dihasilkan dari evaporator tersebut kemudian dialirkan menuju bagian kondenser melalui bagian dalam pipa tembaga yang berbentuk spiral. Sedangkan di bagian luar pipa kondenser, dialirkan air pendingin dengan bantuan pompa kecil berdaya 12 Watt dengan debit air sebesar 0,169 L/s. Akibat proses pendinginan ini, uap air mengalami kondensasi, yaitu pro
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
49

Takwim, R. N. Akhsanu, Kris Witono, and Pondi Udianto. "LAJU PENDINGINAN PENGELASAN BAJA CARBON SEDANG PADA TEMPERATUR LINGKUNGAN BERBEDA." INFO-TEKNIK 21, no. 1 (2020): 63. http://dx.doi.org/10.20527/infotek.v21i1.8964.

Full text
Abstract:
The quality of welding results is influenced by the shape of the microstructure of the welding material especially in the HAZ region. The shape of the welding microstructure is largely determined by the cooling rate of the weld material. The cooling rate of the weld is greatly influenced by the heat input from the arc and the ambient temperature. This study aimed to determine the effect of different environmental temperatures on the cooling rate of welding results. Welding of GMAW fillets on medium carbon steel plates S50C, with variations in welding currents 90 A, 100A and 110A and carried ou
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
50

Wiratmaja, I. Gede, Gede Widayana, and Edi Elisa. "Analisis Pengaruh Variasi Jarak Katup Ekspansi Dengan Kondensor Terhadap Laju Pendinginan Ruangan Dan COP Mesin Pengkondisian Udara Tipe Split Air Conditioning." Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha 10, no. 1 (2022): 75–85. http://dx.doi.org/10.23887/jptm.v10i1.45806.

Full text
Abstract:
Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen yang bertujuan untuk memperoleh data - data unjuk kerja mesin pengkondisian udara tipe AC Split berupa laju pendinginan ruangan dan COP (Coefficient Of Performance) pada setiap variasi jarak katup ekspansi dengan kondensor, untuk memberikan gambaran mengenai besarnya pengaruh variasi jarak katup ekspansi dengan kondensor terhadap performansi mesin pengkondisian udara. Hal ini dilakukan dalam usaha untuk menjaga kinerja dari mesin serta memperpanjang usia pemakaian (lifetime). Penelitian ini dilakukan di laboratorium Teknik Pendingin, Program
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!