To see the other types of publications on this topic, follow the link: Lengkuas merah.

Journal articles on the topic 'Lengkuas merah'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the top 50 journal articles for your research on the topic 'Lengkuas merah.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Browse journal articles on a wide variety of disciplines and organise your bibliography correctly.

1

Handayani, Rezqi. "Uji Daya Hambat Ekstrak Metanol dan Fraksi Rimpang Lengkuas Merah (Alipinia purpuruta K Schoum) terhadap Bakteri Escherichia Coli." Jurnal Surya Medika 1, no. 2 (2016): 1–9. http://dx.doi.org/10.33084/jsm.v1i2.393.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas daya hambat ekstrak metanol dan fraksi rimpang lengkuas merah (Alipinia purpuruta K Schoum) terhadap pertumbuhan bakteri E.coli serta mengetahui perbandingan efektivitas daya hambat ekstrak metanol dan fraksi rimpang lengkuas merah (Alipinia purpuruta K Schoum) terhadap bakteri E.coli. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Farmakognosi dan Mikrobiologi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Kegiatan penelitian yang dilakukan adalah ekstraksi rimpang lengkuas merah, fraksinasi ekstrak etanol rimpang lengkuas merah
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Fransiska, Aria, Fadil Oenzil, and Havis Dharma Rafke. "PERBANDINGAN EFEKTIFITAS ANTIBAKTERI INFUSUM LENGKUAS PUTIH DAN MERAH TERHADAP STAPHYLOCOCCUS AUREUS." Cakradonya Dental Journal 9, no. 2 (2018): 101–6. http://dx.doi.org/10.24815/cdj.v9i2.9747.

Full text
Abstract:
Salah satu tanaman yang biasa dimanfaatkan masyarakat Indonesia sebagai bahan obat-obatan adalah tanaman lengkuas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbandingan efektifitas antibakteri infusum lengkuas putih dan merah terhadap Staphylococcus aureus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris. Analisis data menggunkan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata zona hambat yang dihasilkan oleh infusum lengkuas putih adalah sebesar 14,27 mm, sedangkan infusum lengkuas merah adalah sebesar 19,40 mm. Hasil uji Independent Sample t-test menunjukk
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Aji P, Ikhsan Gatot, and Mia Nurkanti. "Efektifitas Ekstrak Lengkuas Merah (Alpinia Purpurata K. Schum) Terhadap Cendawan (Botryodiplodia Thebromae)." Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 3, no. 2 (2022): 41. http://dx.doi.org/10.32493/jiptek.v3i2.25004.

Full text
Abstract:
Botryodiplodia theobromae merupakan permasalahan utama dalam pertanian jeruk, sehingga perlu dilakukan penanganan dengan memanfaatkan biofungisida yang aman bagi lingkungan pertanian. Penelitian ini mempunyai target/tujuan yaitu untuk mengetahui keeefektifan ekstrak lengkuas merah (Alpinia purpurata K. Schum) dalam menghambat pertumbuhan jamur Botryodiplodia theobromae pada tanaman jeruk. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan jenis metode yaitu desain penelitian RAL (Rangkaian Acak Lengkap) dengan melakukan 6 perlakuan dan 4 pengulangan. Hasil dari analisis data yang sudah dilaku
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Zamzam, Muhammad Yani, Didin Ahidin, and Della Nur Nadya. "UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK ETANOL RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) DAN RIMPANG LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata K.Schum.) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes." Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah 5, no. 2 (2024): 123–36. https://doi.org/10.37874/mh.v5i2.1684.

Full text
Abstract:
Rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) dan rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata K. Schum.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Bakteri ini bersifat oportunistik yang menginfeksi jaringan kulit hingga menimbulkan peradangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol rimpang temulawak, ekstrak etanol rimpang lengkuas merah, dan kombinasi ekstrak etanol rimpang temulawak dan ekstrak etanol rimpang lengkuas merah terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi sumura
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Fauzi, Ahmad Faris, and Lisa Utami. "Effect of pH on Biosorption Ion Cd(II) in Solutions using Lengkuas Merah (Alpinia Gralanga)." Indonesian Journal of Chemical Science and Technology (IJCST) 1, no. 1 (2018): 31. http://dx.doi.org/10.24114/ijcst.v1i1.10596.

Full text
Abstract:
The biosorption characteristic of Cd(II) ions from aqueous solution using Lengkuas Merah (Alpinia Gralanga) were investigated as a function of pH. The maximum biosorption capacity of a Lengkuas Merah (Alpinia Gralanga) for Cd(II) was found to be 18,37 mg/L and 91,85% at optimum pH was 10. At pH 2 to 10 the biosorption of Cd ions tends to increase. The result showed that the lengkuas merah can be evaluated as an alternative biosorbent to treatment waste water containing Cd(II). A Lengkuas Merah is low cost and has considerable high biosorption capacity.
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Asrina, Rina. "Formulasi dan Uji Mutu Fisik Pasta Dari Air Perasan Rimpang Lengkuas Merah (Alpinia purpurata K. Schum) Sebagai Penghambat Jamur Malassezia furfur Penyebab Panu." Jurnal Farmasi Sandi Karsa 6, no. 2 (2020): 51–55. http://dx.doi.org/10.36060/jfs.v6i2.69.

Full text
Abstract:
Rimpang lengkuas sangat familiar di masyarakat, ada rimpang yang merah dan ada yang putih. Namun menurut hasil penelitian, rimpang lengkuas yang lebih efektif untuk menghambat jamur Malassezia furfur penyebab panu yaitu rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata K. Schum). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membuat formula pasta dari air perasan rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata K. Schum) dengan mutu fisik yang baik. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen laboratorium yang dilakukan di Laboratorium Farmasetika Jurusan Farmasi Politeknik Sandi Karsa Makassar. Metode pene
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Rohmah, Martina Kurnia, Djelang Zainuddin Fickri, Wahyu Kasifa, and Khurin In Wahyuni. "Uji Aktivitas Fibrinolisis Ekstrak Alkaloid Total Rimpang Lengkuas Merah (Alpinia Purpurata (Vielli) K.Schum) Secara In Vitro." Journal of Pharmaceutical Care Anwar Medika 1, no. 2 (2019): 83–95. http://dx.doi.org/10.36932/jpcam.v1i2.12.

Full text
Abstract:
Ketidakseimbangan hemostasis akan meningkatan agregasi trombosit, hiperkoagulasi, dan penurunan aktivitas fibrinolisis yang menyebabkan terbentuknya sumbatan (trombus) pada pembuluh darah. Adanya gangguan tersebut menyebabkan akan menimbulkan sejumlah penyakit seperti Ateroskelrosis, Infark miokard, Iskemia, Stroke dan Diabetes Tipe II. Terapi yang selama ini digunakan diantaranya Streptokinase dan Nattokinase yang memiliki efek samping berupa Perdarahan, sehingga diperlukan penelitian untuk mencari agen fibrinolisis dari bahan alam. Alkaloid merupakan salah satu senyawa yang memiliki aktivita
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Sariati, Woro Nur endang. "Pengaruh Ekstrak Rimpang Lengkuas Merah (Alpinia purpurata) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Aeromonas salmonicida." Sains Akuakultur Tropis : Indonesian Journal of Tropical Aquaculture 9, no. 1 (2025): 90–96. https://doi.org/10.14710/sat.v9i1.26309.

Full text
Abstract:
Penyakit Furunculosis adalah penyakit yang ditimbulkan dari infeksi bakteri Aeromonas salmonicida yang dapat mengakibatkan kematian masal pada ikan mas yang dibudidayakan. Lengkuas merah (Alpinia purpurata) menjadi salah satu tanaman yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat herbal. Zat aktif minyak atsiri, kuinon dan flavonoid yang terkandung pada rimpang lengkuas merah diketahui memiliki manfaat sebagai antimikroba. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan nilai konsentrasi dari ekstrak lengkuas merah yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Aeromonas salmonicida. Pada penel
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Marfu'ah, Nurul, Novia Anggreani Sulikhah, Mathla’il Fajri, and Anugerah Suciati. "Uji efektivitas kombinasi ekstrak rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata) dan minyak zaitun sebagai antijamur Pityrosporum ovale." Pharmasipha : Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy 8, no. 1 (2024): 93–104. http://dx.doi.org/10.21111/pharmasipha.v8i1.12317.

Full text
Abstract:
Indonesia memiliki iklim tropis dan kelembapan yang tinggi sehingga membuat potensi tumbuhnya ketombe yang disebabkan oleh jamur Pityrosporum ovale semakin tinggi. Lengkuas merah memiliki senyawa eugenol, sedangkan minyak zaitun memiliki senyawa fenolik yang berfungsi sebagai antifungi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas kombinasi ekstrak rimpang lengkuas merah dan minyak zaitun sebagai antijamur Pityrosporum ovale. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, proses esktraksi lengkuas merah menggunakan metode maserasi dengan pelarut n-heksan. Uji daya hambat pertumb
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Kholifatu, Rosyidah. "DUA SENYAWA TERPENOID ALKOHOL DARI RIMPANG LENGKUAS MERAH." Jurnal Ilmiah Berkala Sains dan Terapan Kimia 3, no. 1 (2009): 42–47. https://doi.org/10.5281/zenodo.580812.

Full text
Abstract:
Telah dilakukan isolasi senyawa dari fraksi aseton rimpang lengkuas merah. Sebanyak 6 Kg rimpang lengkuas segar dihaluskan dan dikeringkan sehingga diperoleh 900 g serbuk kasar lengkuas kering, selanjutnya dimaserasi dengan 3 L aseton selama 24 jam sebanyak 3 kali. Ekstrak aseton disaring dan dipekatkan sehingga diperoleh 31,6 g ekstrak kering. Ekstrak aseton yang diperoleh difraksinasi dengan kromatografi vakum cair (KVC) sebanyak 2 kali. KVC pertama sebanyak 15,0 g dan KVC kedua sebanyak 16,6 g, masing-masing tahap diperoleh 30 fraksi. Fraksi 17A dan 8B masing-masing dikristalisasi dengan pe
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
11

Kholifatu, Rosyidah. "DUA SENYAWA TERPENOID ALKOHOL DARI RIMPANG LENGKUAS MERAH." Jurnal Ilmiah Berkala Sains dan Terapan Kimia 3, no. 1 (2009): 42–47. https://doi.org/10.5281/zenodo.822521.

Full text
Abstract:
Telah dilakukan isolasi senyawa dari fraksi aseton rimpang lengkuas merah. Sebanyak 6 Kg rimpang lengkuas segar dihaluskan dan dikeringkan sehingga diperoleh 900 g serbuk kasar lengkuas kering, selanjutnya dimaserasi dengan 3 L aseton selama 24 jam sebanyak 3 kali. Ekstrak aseton disaring dan dipekatkan sehingga diperoleh 31,6 g ekstrak kering. Ekstrak aseton yang diperoleh difraksinasi dengan kromatografi vakum cair (KVC) sebanyak 2 kali. KVC pertama sebanyak 15,0 g dan KVC kedua sebanyak 16,6 g, masing-masing tahap diperoleh 30 fraksi. Fraksi 17A dan 8B masing-masing dikristalisasi dengan pe
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
12

Sitti Rahbiah Akram, Rahmita, and Hairudin. "Minyak Atsiri Lengkuas Merah Alpinia Purpurata sebagai Anti Bakteri." Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam 5, no. 2 (2023): 73–78. https://doi.org/10.31980/lsciences.v5i2.352.

Full text
Abstract:
Lengkuas Merah Alpinia purpurata K.Schum. merupakan salah satu tanaman obat yang sering dimanfaatkan. Salahsatu manfaatnya yaitu sebagai antimikroba yang terdapat pada ekstrak minyak atsiri lengkuas merah. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui efektivitas dari minyak atsiri lengkuas merah Alpinia purpurata K.Schum. sebagai antibakteri. Pengujian daya hambat dilakukan dengan metode difusi agar menggunakan empat konsentrasi (10%, 20%,40% dan 80% b/v), ciprofloxacin sebagai kontrol (+) dan Dimetill Sulfoksida (DMSO) sebagai kontrol (-) padamedium Muller Hinton Agar (MHA) yang diinkubasi selama
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
13

Hikmah, Febrial. "UJI HAMBAT AKTIVITAS BAKTERI Propionibacterium acnes TERHADAP EKSTRAK ETANOL RIMPANG LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata (K.) Schum)." E-Jurnal Medika Udayana 12, no. 1 (2023): 74. http://dx.doi.org/10.24843/mu.2023.v12.i01.p13.

Full text
Abstract:
Propionibacterium acnes merupakan salah satu bakteri penyebab jerawat (acne vulgaris). Bakteri ini memiliki protein yang berperan dalam degradasi jaringan kulit sehingga menyebabkan peradangan. Rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata (K.) Schum) telah diteliti memiliki banyak manfaat antibakteri. Potensi antibakteri tersebut diduga dapat menghambat aktivitas Propionibacterium acnes penyebab jerawat. Belum ada penelitian yang menjelaskan bahwa ekstrak rimpang lengkuas merah dapat menghambat aktivitas Propionibacterium acnes. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan mengetahui uji hambat aktiv
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
14

Deniyati, Deniyati, Cindy Putri Priscillya, and Yusriani. "PENGARUH ASAM STEARAT PADA AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN KRIM EKSTRAK LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata K.) TERHADAP Staphylococcus aureus." Pharmacology And Pharmacy Scientific Journals 2, no. 2 (2023): 45–51. http://dx.doi.org/10.51577/papsjournals.v2i2.459.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami formulasi sediaan krim dan pengaruh konsentrasi basa asam stearat terhadap aktivitas antibakteri sediaan krim ekstrak lengkuas merah (Alpinia purpurata K.) terhadap Staphylococcus aureus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak lengkuas merah (Alpinia purpurata K.) dengan konsentrasi basa asam stearat 5%, 10% dan 15%, dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan krim yang memenuhi persyaratan uji mutu fisik. Krim ekstrak lengkuas merah mempunyai daya hambat bakteri pada interval 1 x 24 jam yang diperoleh dengan nilai rata-rata FI yaitu 7,9
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
15

Mulyaningsih, Sri, and Agustriyanata Vieri Ansharullah. "Potensi Ekstrak Lengkuas Merah (Alpinia purpurata K. Schum) sebagai Cairan Pencuci Buah." Jurnal Sains dan Kesehatan 4, SE-1 (2022): 48–54. http://dx.doi.org/10.25026/jsk.v4ise-1.1689.

Full text
Abstract:
Mencuci buah merupakan kebiasaan yang dilakukan sebelum mengkonsumsi buah. Pencucian buah dilakukan dengan air atau cairan lain untuk membersihkan kotoran atau bakteri yang menempel. Ekstrak lengkuas merah dilaporkan mempunyai aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti ekstrak etanol rimpang lengkuas merah dalam menginaktivasi jumlah bakteri total dan Escherichia coli serta mengetahui potensinya sebagai cairan pencuci pada buah. Analisis kandungan ekstrak dilakukan dengan menggunakan kromatografi gas spektroskopi massa. Ekstrak diperoleh dengan maserasi menggunakan etanol 9
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
16

Laksono, Fajar Budi, Enny Fachriyah, and Dewi Kusrini. "Isolasi dan Uji Antibakteri Senyawa Terpenoid Ekstrak N-Heksana Rimpang Lengkuas Merah (Alpinia purpurata)." Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi 17, no. 2 (2014): 37–42. http://dx.doi.org/10.14710/jksa.17.2.37-42.

Full text
Abstract:
Tanaman lengkuas merah (Alpinia purpurata) merupakan tanaman obat yang termasuk dalam famili Zingiberacea dan banyak digunakan sebagai tanaman obat untuk penyakit tenggorokan, rematik, dan sakit kepala. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi terpenoid dari rimpang lengkuas merah dan menganalisis hasil isolasinya menggunakan spektrofotometer FTIR dan GC-MS serta menguji aktivitas antibakteri senyawa terpenoid dengan menentukan konsentrasi hambat minimum dengan metode difusi cakram. Penelitian ini dimulai dengan cara maserasi serbuk rimpang lengkuas merah dengan pelarut etanol. Ekstrak etano
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
17

Yustica, Farah Khilma, Nur Intan Widiastuti, Nava Sapitri, and Dhina Fitriastuti. "Essential oils from Alpinia purpurata (Zingiberaceae): Chemical composition and Formulation of antiacne cream." INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH 4, no. 1 (2019): 14–21. http://dx.doi.org/10.20885/ijcr.vol4.iss1.art3.

Full text
Abstract:
Jerawat merupakan penyakit radang yang terjadi di kulit wajah, leher, dada dan punggung yang salah satunya disebabkan oleh bakteri. Salah satu bahan yang memiliki aktivitas antibakteri yaitu minyak lengkuas merah. Minyak atsiri diperoleh dengan cara distilasi uap-air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan kimia minyak atsiri lengkuas merah Alpinia purpurata (Zingiberaceae) dan formulasi krim dari minyak atsiri lengkuas merah sebagai krim anti jerawat. Sediaan krim dipilih karena merupakan sistem emulsi yang mudah dioleskan dengan tekstur yang lembut dan dapat digunakan pada bagia
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
18

Lasut, Misella R. C., Fatimawali Fatimawali, and Irma Antasionasti. "UJI DAYA HAMBAT NANOPARTIKEL EKSTRAK RIMPANG LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata K. Schum) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Klebsiella pneumoniae ISOLAT URIN PADA PENDERITA INFEKSI SALURAN KEMIH RESISTEN ANTIBIOTIK CIPROFLOXACIN." PHARMACON 8, no. 4 (2019): 870. http://dx.doi.org/10.35799/pha.8.2019.29364.

Full text
Abstract:
ABSTRACTNanoparticles can increase the solubility of compounds, reduce the treatment dose and increase absorption. Flavonoid and phenol compounds in red galangal can inhibit the growth of bacteria that have been resistant to antibiotics. The bioactivity of red galangal compounds is expected to increase when the size of nanoparticles increases antibacterial activity. This study aims to determine the inhibition of the content of Red Galangal nanoparticles (Alpinia purpurata K.Schum) using chitosan on the growth of Klebsiella pneumoniae bacterial urine isolates of UTI antibiotic-resistant Ciprofl
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
19

Utami, Marsah Rahmawati, and Lely Sulfiani Saula. "Aktivitas Antifeedant Minyak Atsiri Kemangi, Rimpang Lengkuas Dan Sirih Merah Terhadap Spodoptera litura." PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science 1, no. 1 (2020): 34–40. http://dx.doi.org/10.35706/pc.v1i1.4421.

Full text
Abstract:
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antifeedant dari beberapa tanaman minyak atsiri diantaranya adalah sirih merah, kemanggi, dan lengkuas. Metode penelitian dilakukan secara eksperimen di Laboratorium dengan tahapan prosedur penelitian sebagai berikut : determinasi bahan uji, isolasi minyak atsiri dengan destilasi uap, uji aktivitas antifeedant. Hasil determinasi tanaman menyatakan bahwa tanaman yang diuji yaitu kemanggi merupakan jenis species Ocimun x africanum Lour, lengkuas dengan jenis species Alpinia galangga (L) Wild, dan sirih merah dengan species Piper cf. F
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
20

Estikomah, Solikah Ana, Anugerah Suciati, and Vita Kaunia. "Evaluasi Fisik Sediaan Kondisioner dengan Varian Ekstrak Rimpang Lengkuas Merah (Alpinia purpurata K. Schum.)." Pharmasipha : Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy 5, no. 2 (2021): 41–49. http://dx.doi.org/10.21111/pharmasipha.v5i2.6648.

Full text
Abstract:
Rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata K. Schum) jenis tumbuhan yang sering dimanfaatkan sebagai obat herbal. Rimpang lengkuas merah mengandung minyak atsiri terdiri dari metilsinamat, eugenol, senyawa flavonoid, alkaloid, steroid yang dapat berfungsi sebagai antijamur dan antibakteri, yang dapat berfungsi sebagai sediaan kondisioner. Sediaan kondisioner memiliki keunggulan lebih praktis dan merupakan salah satu sediaan semi padat yang digunakan untuk pemakaian luar dengan cara dioleskan pada bagian rambut setelah penggunaan shampo. Tujuan penelitian ini untuk mendapakan formulasi sediaan k
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
21

Yuliani, Nia, Amry Syawaalz, and Mawaddah Lisna. "EKSTRAKSI DAN IDENTIFIKASI PENDAHULUAN GOLONGAN SENYAWA FENOL DARI RIMPANG LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata (Vieill) K. Sch)." Jurnal Sains Natural 1, no. 2 (2017): 111. http://dx.doi.org/10.31938/jsn.v1i2.19.

Full text
Abstract:
Extraction and Identification of Phenol Compounds Group Introction galanga Rhizome RED (Alpinia purpurata (Vieill) K. Sch) Indonesia is a country rich in natural resources with a variety of crops are grown, one of which is a spice plant. Plant herb is a plant that is used in addition to the food manufacturing process is also used as potential drugs medicines, such that the red ginger (Alpinia purpurata (Vieill) K. Sch). Red ginger is a plant that has been known to have the potential to cure many diseases. Generally, people use the red ginger to treat diarrhea and skin diseases caused by fungi.
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
22

HARAHAP, SRIWINATY, and RASMITA ADELINA HARAHAP. "Effect of Biopesticide Application in Suppressing the Population of Onion Caterpillar Pests (Spodoptera exigua L) in Shallot Plants (Allium ascalonikum L)." JERAMI : Indonesian Journal of Crop Science 6, no. 1 (2023): 1–6. http://dx.doi.org/10.25077/jijcs.6.1.1-6.2023.

Full text
Abstract:
ABSTRAK
 Bawang merah merupakan salah satu komoditas sayuran unggulan yang sejak lama telah diusahakan oleh petani secara intensif Komoditas ini juga merupakan sumber pendapatan yang memberikan kontribusi cukup tinggi terhadap perkembangan ekonomi wilayah, karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi maka budidaya bawang merah telah menyebar di hampir semua provinsi di Indonesia. Jenis hama yang sering dijumpai pada tanaman bawang merah yaitu ulat bawang (Sexigua). Bawang merah merupakan inang utama bagi larva S.exigua. Kellilangan hasil akibat serangan hama ini dapat mencapai570/o karena te
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
23

Lely, Nilda, Fathia Nurhasana, and Masayu Azizah. "AKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK ATSIRI RIMPANG LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurataK. Schum) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB DIARE." Scientia : Jurnal Farmasi dan Kesehatan 7, no. 1 (2017): 42. http://dx.doi.org/10.36434/scientia.v7i1.104.

Full text
Abstract:
Telah dilakukan penelitian aktivitas antibakteri minyak atsiri rimpang lengkuas merahterhadap bakteri penyebab diare. Isolasi minyak atsiri menggunakan metode destilasi uap airdengan rendemen 0,229%. Komponen kimia minyak atsiri dianalisis dengan menggunakanKromatografi Gas Spektrometer Masa. Dari hasil analisis KG-MS terdeteksi 21 senyawa dalamminyak atsiri rimpang lengkuas merah dimana senyawa terbesarnya yaitu eucalyptol (46,73%),beta farnesene (11,53%), beta-pinen (9,04%), 4-allylphenyl acetat (7,86%), dan caryophyllene(3,85%) Pengujian aktivitas antibakteri minyak atsiri rimpang lengkuas
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
24

Rialita, Tita, Winiati Pudji Rahayu, Lilis Nuraida та Budi Nurtama. "AKTIVITAS ANTIMIKROBA MINYAK ESENSIAL JAHE MERAH (Zingiber officinale var. Rubrum) DAN LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata K. Schum) TERHADAP BAKTERI PATOGEN DAN PERUSAK PANGAN". Jurnal Agritech 35, № 01 (2015): 43. http://dx.doi.org/10.22146/agritech.9418.

Full text
Abstract:
The aims of this study was to determine the characteristics, composition and antimicrobial activity of essential oils of local Indonesian red ginger and red galangal against four pathogenic and food spoilage bacteria, which were B.cereus ATCC 10876, E. coli ATCC 25922, S. typhimuriumATCC 14028, and P. aeruginosa ATCC 27853. Analysis of physicochemical characteristics was carried outin accordance with ISO7355:1985. The chemical compositionwas analyzed using aGC-MS. The antimicrobial activity was determined by disc diffusion method and broth microdillution method was used for determine MIC and M
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
25

Untoro, Muhammad, Enny Fachriyah, and Dewi Kusrini. "Isolasi dan Identifikasi Senyawa Golongan Alkaloid dari Rimpang Lengkuas Merah (Alpinia purpurata)." Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi 19, no. 2 (2016): 58–62. http://dx.doi.org/10.14710/jksa.19.2.58-62.

Full text
Abstract:
Telah dilakukan penelitian tentang Isolasi dan Identifikasi Senyawa Golongan Alkaloid dari Rimpang Lengkuas Merah (Alpinia purpurata). Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi senyawa golongan alkaloid dari ekstrak rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata). Penapisan fitokimia simplisia kering diketahui bahwa terdapat senyawa golongan alkaloid, flavonoid, saponin, dan steroid. Hasil karakterisasi dengan menggunakan Spektrofotometer UV-Vis menghasilkan panjang gelombang maksimal pada 338 nm. Analisis menggunakan FTIR terdapat gugus C-N, C=O amida, C=C aromatik, C-O eter,
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
26

Puasa, Novanda S., Fatimawali Fatimawali, and Weny Wiyono. "UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK RIMPANG LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata K. Schum) TERHADAP BAKTERI Klebsiella pneumonia ISOLAT URIN PADA PENDERITA INFEKSI SALURAN KEMIH." PHARMACON 8, no. 4 (2019): 982. http://dx.doi.org/10.35799/pha.8.2019.29379.

Full text
Abstract:
ABSTRACTRed galangal rhizome is a plant that has various properties including as an antibacterial and antifungal. Red galangal rhizome in addition to containing essential oils also contains flavonoid, phenol and terpenoid compounds. Red galangal is also used as a basic ingredient of modern medicine. The content of flavonoid compounds which are thought to inhibit the growth of bacteria. This study aims to determine the antibacterial activity of red galangal rhizome extract (Alpinia purpurata K.Schum) against the growth of Klebsiella pneumoniae bacteria of urine isolates in urinary tract infecti
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
27

DJUHARIAH, Y. S., and L. B. S. Kardono. "IDENTIFIKASI DAN PENENTUAN KADAR METIL SINAMAT DALAM MINYAK LENGKUAS (ALPINIA GALANGA LINN)." Jurnal Kesehatan Tambusai 5, no. 4 (2024): 13357–64. https://doi.org/10.31004/jkt.v5i4.39405.

Full text
Abstract:
Rimpang lengkuas (Alpinia galanga Linn.) mengandung minyak atsiri cukup banyak yaitu metil sinamat, feladren, kaempferol, dan kaempferitrin yang berkhasiat sebagai antiinflamasi Tujuan dari penelitian untuk mengidentifikasi dan menentukan kadar metil sinamat yang terkandung dalam minyak lengkuas. Penelitian dilakukan menggunakan metode Spektrofotometer Ultra Violet – Cahaya Tampak (UV-VIS) dengan pelarut metanol pada panjang gelombang 322,0 nm dan 288,0 nm., Spektrofotometer Infra-Merah pada panjang gelombang 4000 cm-1 sampai 650 cm-1 dengan tablet KBR, serta penentuan kadar dilakukan dengan m
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
28

Nst, Musyirna Rahmah, Emma Susanti, and Sumiati Rahman. "ISOLASI JAMUR PENYEBAB INFEKSI KULIT DAN UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK ETANOL BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) DAN LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata K.Schum)." Photon: Jurnal Sain dan Kesehatan 3, no. 2 (2013): 39–46. http://dx.doi.org/10.37859/jp.v3i2.159.

Full text
Abstract:
Telah dilakukan isolasi jamur penyebab penyakit panu, kurap dan bisul dengan teknik gores.Terdapat 5 isolat jamur diantaranya yaitu 1 isolat pada sampel panu, 2 isolat pada sampel kurap dan 2 isolat pada sampel bisul dengan ciri mempunyai hifa, spora dan spora yang berkelompok. Ke-5 isolat digunakan dalam pengujian aktivitas antijamur ekstrak etanol bawang putih (Allium sativum L.) dan lengkuas merah(Alpinia purpurata K.Schum) dengan variasi konsentrasi 1%, 2%, 4%, 8%, 16%, 32% dan 64%. Aktivitas antimikroba dikategorikan mempunyai aktivitas sedang dengan diameter hambat 10-19 (mm). Analisa AN
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
29

Wiarsih, Shelly, Dewi Kusrini, and Pratama Jujur Wibawa. "Isolasi, Fabrikasi dan Penentuan Ukuran Nanopartikel Steroid (StrNPs) Ekstrak Lengkuas Merah (Alpinia purpurata K. Schum) dengan Metoda Dynamic Light Scattering." Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi 20, no. 1 (2017): 48–52. http://dx.doi.org/10.14710/jksa.20.1.48-52.

Full text
Abstract:
Telah dilakukan penelitian mengenai steroid dari rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata K. Schum) dan pabrikasi nanopartikelnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh isolat steroid dari rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata K. Schum) dan memperoleh nanopartikel steroid dari hasil isolasi. Senyawa steroid diisolasi dari fraksi n-heksana dengan maserasi, ekstraksi, dan kromatografi kolom. Nanopartikel steroid difabrikasi dengan ultrasonikasi. Struktur molekul steroid diidentifikasi dengan gas chromatography-mass spectrometer (GC-MS). Ukuran nanopartikel steroid dikarakterisa
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
30

Hayati, Rita, Siti Hafsah, and Salwa Nirwana. "PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PENCELUPAN LILIN LEBAH TERHADAP MASA SIMPAN CABAI (Capsicum annum L.) DENGAN PENAMBAHAN LENGKUAS UNTUK KETAHANAN ANTRAKNOSA." Jurnal Pertanian 13, no. 2 (2022): 54–59. http://dx.doi.org/10.30997/jp.v13i2.6725.

Full text
Abstract:
cabai merah merupakan salahsatu tanaman yang banyak dibudidayakan di Indonesia karena nilai ekonomisnya yang tinggi. Namun produksi cabai di Indonesia belum dapat memenuhi kebutuhan. Rendahnya produktivitas cabai disebabkan oleh pertumbuhan mikcroorganisme pembusuk seiring dengan perubahan fisiologis produk selama pasca panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan lama pencelupan lilin lebah terhadap masa simpan cabai ( Capsicum annum L.) dengan penambahan lengkuas untuk ketahanan antraknosa. penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Hortikultura jurusan Agrotekn
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
31

Alamri, Firdaus, Fatimawali Fatimawali, and Imam Jayanto. "UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK HEKSANA RIMPANG LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata K. Schum) TERHADAP BAKTERI Klebsiella pneumoniae ISOLAT URIN PADA INFEKSI SALURAN KEMIH." PHARMACON 9, no. 1 (2020): 47. http://dx.doi.org/10.35799/pha.9.2020.27409.

Full text
Abstract:
ABSTRACT Galangal rhizome traditionally used to treat diseases. Red galangal rhizome contains flavonoid compounds, which are thought to be able to inhibit the growth of bacteria. Urinary tract infections are infections that occur due to the proliferation of microorganisms in the urinary tract. This study aims to determine the antibacterial activity of non-polar extracts of red galangal (Alpinia purpurata K.Schum) against the growth of Klebsiella pneumoniae bacterial urine isolates in urinary tract infections. Extraction was carried out by maceration method using n-hexane solvent. The antibacte
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
32

Utami, Marsah Rahmawati, and Yusi Ardiyanti. "ANALISIS AKTIVITAS TOKSISITAS BEBERAPA MINYAK ATSIRI DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST." Journal of Holistic and Health Sciences 3, no. 1 (2019): 14–20. http://dx.doi.org/10.51873/jhhs.v3i1.34.

Full text
Abstract:
Latar Belakang: Minyak atsiri biasa digunakan sebagai bahan baku minyak wangi, obat-obatan dan kosmetik. Dalam bidang farmasi, minyak atsiri digunakan sebagai antibakteri, anti nyeri dan anti infeksi. Efek farmakologis ini berhubungan dengan metabolit sekunder yang terkandung dalam minyak atsiri tersebut. Efektifitas komponen-komponen aktif metabolit sekunder sebagai obat dapat ditentukan dengan analisis toksisitas sebagai uji pendahuluan. Analisis toksisitas yang biasa digunakan yaitu dengan Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Uji ini menggambarkan tingkat ketoksikan ekstrak terhadap larva Ar
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
33

Kamoda, Harunai, Shelly Lelyana, and Vinna Kurniawati Sugiaman. "Kadar hambat minimum dan kadar bunuh minimum ekstrak etanol lengkuas merah (Alpinia galanga L.) terhadap pertumbuhan Candida albicansThe minimum inhibitory concentration and a minimum lethal dose of red galangal (Alpinia galanga L.) ethanolic extract on the growth of Candida albicans." Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran 32, no. 1 (2020): 1. http://dx.doi.org/10.24198/jkg.v32i1.25422.

Full text
Abstract:
Pendahuluan: Kandidiasis rongga mulut merupakan infeksi yang disebabkan oleh jamur patogen Candida albicans, dengan prevalensi cukup tinggi yaitu 20% - 75%. Obat antijamur yang umum digunakan untuk pengobatan kandidiasis rongga mulut adalah nistatin, akan tetapi nistatin memiliki efek samping dan harganya relatif mahal. Sebagai alternatif lain digunakan tanaman obat seperti lengkuas merah (Alpinia galanga L) yang diduga memiliki aktivitas antijamur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar hambat minimum (KHM) dan kadar bunuh minimum (KBM) ekstrak etanol lengkuas merah terhadap pert
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
34

Abubakar, Poetry Melinda, Fatimawali Fatimawali, and Paulina Yamlean. "UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK RIMPANG LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata K.Schum) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Klebsiella pneumoniae ISOLAT SPUTUM PADA PENDERITA PNEUMONIA RESISTEN ANTIBIOTIK SEFTRIAKSON." PHARMACON 8, no. 1 (2019): 11. http://dx.doi.org/10.35799/pha.8.2019.29228.

Full text
Abstract:
ABSTRACT Red galangal rhizome is a plant that has various properties including antifungal and antibacterial. Red galangal rhizomes contain a class of flavonoids, phenols and terpenoids, which can be, used as basic ingredients of modern medicines. Flavonoids and phenols are also known to inhibit microbes. Flavonoids can inhibit microbes that have been resistant to antibiotics. This study aims to determine the antibacterial activity of red galangal rhizome extract (Alpinia purpurata K.Schum) and test its inhibitory effect on the growth of Klebsiella pneumoniae bacteria in sputum isolates in pati
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
35

Aseptianova, Aseptianova, Tutik Fitri Wijayanti, and Nita Nurina. "EFEKTIFITAS PEMANFAATAN TANAMAN SEBAGAI INSEKTISIDA ELEKTRIK UNTUK MENGENDALIKAN NYAMUK PENULAR PENYAKIT DBD." Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi 3, no. 2 (2017): 10. http://dx.doi.org/10.23917/bioeksperimen.v3i2.5178.

Full text
Abstract:
Penggunaan obat anti nyamuk berbahan dasar kimia marak dilakukan seiring meningkatnya populasi nyamuk demam berdarah (DBD). Pencegahan nyamuk dengan memanfaatkan bahan alami menjadi salah satu alternatif yang tidak hanya menguntungkan bagi manusia tapi juga lingkungan sekitar. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas daun mint, lengkuas, Sambiloto, babadotan, daun alpukat, daun salam, pucuk merah, dan daun zodia sebagai obat anti nyamuk elektrik terhadap nyamuk Aedes aegypti. Prosedur penelitian dilakukan menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 8 variabel bebas (8 t
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
36

Juariah, Siti, Eli Yusrita, and Nurliuta Nurliuta. "Uji Efektivitas Infusa Rimpang Lengkuas Merah (Alpinia Purpurata K. Schum) Terhadap Kematian Larva Aedes Aegypti." Borneo Journal of Medical Laboratory Technology 6, no. 2 (2024): 570–75. http://dx.doi.org/10.33084/bjmlt.v6i2.6719.

Full text
Abstract:
Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang berperan sebagai vektor utama penyakit demam berdarah dengue (DBD), Dengue Hemorhagic Fever (DHF), filariasis, demam kuning (yellow fever), chikungunya dan demam Zika yang disebabkan oleh virus Zika. Banyak upaya yang telah dilakukan untuk menanggulangi penyakit DBD, diantaranya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) lewat 3M (Menguras,Menutup, dan Mengubur), melakukan fogging dan pemberian abate, serta memelihara ikan pemakan jentik, pemberantasan jentik/larva nyamuk A. Aegypti dengan pemberian larvasida sintetik dan penggunaan insektisida kimiawi. Penggun
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
37

Rondang Tambun, Harry P. Limbong, Christika Pinem, and Ester Manurung. "PENGARUH UKURAN PARTIKEL, WAKTU DAN SUHU PADA EKSTRAKSI FENOL DARI LENGKUAS MERAH." Jurnal Teknik Kimia USU 5, no. 4 (2017): 53–56. http://dx.doi.org/10.32734/jtk.v5i4.1555.

Full text
Abstract:
Galangal is one of spices containing phenol. This study aims to product phenol in a liquid phase from galangal. The variations performed in this study involve the time of extraction (3 hours, 6 hours, 9 hours), temperature (30 oC, 45 oC, 60 oC) and particle size of raw material (70 mesh, 100 mesh, 140 mesh). One of the analysis in this study is the yield of phenol. The highest phenol in this study is about 4,5%. This result is obtained using 140 mesh of tray at 60°C of temperature and 9 hours of extraction time.
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
38

JANNAH, AL BAASIQOT SHOFFIA NUR, KURNIA RAMADANTI, and KUROTUL UYUN. "Identifikasi Ciri Morfologi pada Lengkuas (Alpinia galanga) dan Bangle (Zingiber purpureum) di Desa Mesjid Priyayi, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten." Tropical Bioscience: Journal of Biological Science 2, no. 1 (2022): 27–34. http://dx.doi.org/10.32678/tropicalbiosci.v2i1.6240.

Full text
Abstract:
Zingiberaceae merupakan tumbuhan Liliopsida yang tergolong dalam ordo Zingiberales. Lengkuas (Alpinia galanga) merupakan salah satu anggota famili Zingiberaceae yang dimanfaatkan sebagai bumbu masakan, bahan minuman, sayuran, dan obat tradisional, sedangkan bangle (Zingiber purpureum) merupakan spesies dari famili Zingiberaceae yang banyak digunakan sebagai obat tradisional di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan antara tanaman lengkuas (A. galanga) dan bangle (Z. purpureum) yang terdapat di Desa Mesjid Priyayi, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, Indonesia.
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
39

Tarihoran, Alex Sandro, Ade Adriadi, Juni Harlin Anggraini, and Citra Amelia Purba. "EFEKTIVITAS EDIBLE COATING DARI PATI SINGKONG TERHADAP SUSUT BOBOT DAN DAYA SIMPAN BUAH DUKU (LANSIUM DOMESTICUM)." Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi 10, no. 1 (2023): 74–81. http://dx.doi.org/10.31849/bl.v10i1.12567.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edible coating dari pati singkong terhadap susut bobot dan daya simpan buah duku (Lansium domesticum). Sampel penelitian ini adalah buah duku (Lansium domesticum). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan model rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial, yang terdiri dari 4 taraf dengan 3 kali ulangan. Berdasarkan hasil uji ANNOVA pada susut bobot yang telah dilakukan didapatkan hasil pemberian perlakuan edible coating dari pati singkong dengan kombi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
40

Setiati, Yati, and Yeni Yulianti. "Pengaruh Penambahan Lengkuas Pada Pembuatan Dendeng Patin Lumat Terhadap Daya Terima Dan Kandungan Serat." Jurnal Sains Boga 2, no. 1 (2020): 18–31. http://dx.doi.org/10.21009/jsb.002.1.04.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh penambahan lengkuas pada pembuatan dendeng patin lumat terhadap daya terima konsumen dan kandungan serat ditinjau dari uji organoleptik pada aspek warna, aroma, rasa dan tekstur. Proses penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pengolahan dan Laboratorium Analisa Bahan Makanan, Program Studi Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji Friedman, untuk mengetahui kelompok mana yang terbaik diantaranya, maka perlu digunakan uji Tucke
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
41

Hapsari, Martina, Windy Rizkiprilisa, and Agnes Sari. "Pengaruh lama fermentasi terhadap aktivitas antioksidan minuman fermentasi kombucha lengkuas merah (Alpinia purpurata)." AGROMIX 12, no. 2 (2021): 84–87. http://dx.doi.org/10.35891/agx.v12i2.2647.

Full text
Abstract:
Fermentation is one way to increase bioactive compounds in various food products. Kombucha is a beverage product from traditional fermentation which involves fermenting sugar dissolved in tea with symbiotic culture of bacteria and yeast (SCOBY). Kombucha is usually made from a tea solution and not many use spices to make kombucha. In this study, red galangal kombucha will be made. The method used was Completely Randomized Design (CRD) with a variation of fermentation time (0, 2, 4, 6, 8 10) days. Parameters to be analyzed are pH, total phenol, and antioxidant activity. The results obtained are
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
42

Juariah, Siti. "UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK RIMPANG LENGKUAS MERAH (Alpinia Purpurata K. Schum) TERHADAP Candida albicans." Meditory : The Journal of Medical Laboratory 11, no. 1 (2023): 83–89. http://dx.doi.org/10.33992/meditory.v11i1.2303.

Full text
Abstract:
Infectious diseases are diseases caused by the entry and breeding of microorganisms, namely bacteria, viruses, fungi, prions and protozoa into the body, causing organ damage. Candidiasis is a disease caused by the fungus Candida albicans, commonly found in the skin, mucous membranes and digestive tract. Infection control usually uses antibiotics, but continuous use can lead to resistance to microbes, the use of alternative materials is needed. Red galangal is one type of spice that has been widely used as a phytopharmaceutical product or a product that utilizes vegetable resources as a source
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
43

Sukardi, Hendrix Yulis Setyawan, Maimunah Hindun Pulungan, and Ita Triesna Ariy. "Ekstraksi minyak atsiri rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata, K.Schum.) metode destilasi uap dan air." Teknologi Pangan : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian 13, no. 1 (2021): 19–28. http://dx.doi.org/10.35891/tp.v13i1.2741.

Full text
Abstract:
Galangal is one of Indonesia's spice plants and the rhizome contains chemical components, such as essential oils so that it can be used for various purposes, including medicinal, antimicrobial, cosmetic,abd antifungal. The essential oil content of red galangal rhizome is 0.3-1% depending on the quality of the rhizome. The process of extracting essential oils can be done by steam-water distillation. This study aims to determine the effect of temperature and drying time as a preliminary treatment before distillation. The study was designed using a Randomized Block Design with 2 factors: the firs
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
44

Safutri, Wina, Riza Dwiningrum, Mida Pratiwi, and Iga Mawarni. "Uji Aktivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Jahe Dan Ekstrak Lengkuas Merah Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus." Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi 24, no. 2 (2024): 28. http://dx.doi.org/10.36465/jkbth.v24i2.1394.

Full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
45

Pratiwi, Tiwi, Risa Kota Putra, and Yusi Helmiawati. "PEMBUATAN SEDIAAN PARAM ANTIPANU RIMPANG LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata K.Schum) DARI BERAS (Oriza sativa L) SEBAGAI BAHAN PENGISI." Journal of Holistic and Health Sciences 2, no. 1 (2018): 19–23. http://dx.doi.org/10.51873/jhhs.v2i1.20.

Full text
Abstract:
Latar Belakang: Lengkuas merah (Alpinia purpurata K.Schum) merupakan salah satu tumbuhan yang sudah dimanfaatkan khasiatnya secara turun-temurun oleh masyarakat di Desa Tanggulun Barat RT.23/RW.06 Kecamatan Kalijati Kabupaten Subang, sebagai suatu swamedikasi penyakit panu. Namun, semakin berkembangnya teknologi di bidang pengobatan sebagian besar masyarakat cenderung memilih obat sintetis daripada obat herbal, khususnya masyarakat di perkotaan.
 Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan param antipanu rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata K.Schum) dari beras (
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
46

Cahyono, Bambang, Christiana Suci Prihatini, Meiny Suzery, and Damar Nurwahyu Bima. "Penentuan Aktivitas Antioksidan Senyawa Kuersetin dan Ekstrak Lengkuas Menggunakan HPLC dan UV-Vis." ALCHEMY 8, no. 2 (2021): 24–32. http://dx.doi.org/10.18860/al.v8i2.10594.

Full text
Abstract:
The radical scavenging activity of 1,1-diphenyl-2-picrylhidrazyl (DPPH) is generally carried out using a spectrophotometric method. In this study, the value of the antioxidant activity was compared to the HPLC method. Samples used were pure quercetin and extracts of red galangal (Alpinia purpurata) and white galangal (Alpinia galanga). Analysis of antioxidant activity using a UV/Vis spectrophotometer was carried out at a wavelength of 515 nm. Analysis by HPLC method was carried out using an inverse phase with a UV/Vis detector at 515 nm. The results showed that the radical scavenging activity
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
47

Saubari, Yanti, Kunti Nastiti, and Mambang Mambang. "Uji Farmakognostik dan Identidikasi Senyawa Pada Beberapa Tingkatan Fraksi Ekstrak Etanol Daun Lengkuas (Alpinia Galanga)." Journal Pharmaceutical Care and Sciences 1, no. 1 (2020): 102–10. http://dx.doi.org/10.33859/jpcs.v1i1.27.

Full text
Abstract:
ABSTRAK
 
 Latar Belakang: Daun Lengkuas (Alpinia Galanga) merupakan tumbuhan yang banyak tumbuh di Indonesia. Tumbuhan ini digunakan sebagai pembersih luka sehabis melahirkan, air mandi bagi penderita rematik, dan sebagai stimulasia.
 Tujuan: Mengetahui tentang hasil Uji Farmakognostik dan Identifikasi Senyawa Pada Beberapa Fraksi Ektrak Etanol Daun Lengkuas (Alpinia Galanga)
 Metode: proses ekstraksinya menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70% dilakukan selama 3 x 24 jam, di uapkan dengan rotary vacuum evaporatour sampai ekstrak kental kemudian difraksinasi d
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
48

Mustika, Rahayu. "FORMULASI DAN EVALUASI FISIK SALEP EKSTRAK ETANOL LENGKUAS MERAH (Alpinia Purpurata K Schum) TAHUN 2022." Journal of Pharmacy Tiara Bunda 1, no. 1 (2023): 45–49. https://doi.org/10.62619/jptb.v1i1.52.

Full text
Abstract:
Malassezia furfur fungal infections on the skin can be caused by high temperatures and humidity, poor sanitation and hygiene. The risk of this disease if not treated is the presence of pigmentation spots that itch when sweating. Traditional treatment can be done using galangal rhizomes. This research aims to determine whether galangal rhizome extract is effective as an antifungal when formulated in a gel preparation. Extraction was carried out by maceration with 96% ethanol solvent. Phytochemical screening carried out includes tests for alkaloids, flavonoids, terpenoids/steroids, tannins, sapo
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
49

Johan, Vonny Setiaries, Dewi Fortuna Ayu, and Hijratun Amini. "Aplikasi edible coating pati sagu meranti ekstrak lengkuas merah sebagai antioksidasi pada apel Malang kupas." Agrointek : Jurnal Teknologi Industri Pertanian 19, no. 2 (2025): 345–55. https://doi.org/10.21107/agrointek.v19i2.26174.

Full text
Abstract:
Red galangal is a type of rhizome that is known to have many benefits. This study aims to get the best concentration of red galangal extract in an edible coating of meranti sago starch as an antioxidant in peeled Malang apples. The research was conducted as an experimental method, using different concentrations of red galangal extract, which are 0%, 1%, 3%, 5%, and 7% in the edible coating formulation, which was applied to peeled Malang apples and stored for eight days at 5°C. The parameter observed in the edible coating was antioxidant activity. The parameters observed in peeled Malang apples
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
50

Khasanah, Septiatun, Mukhammad Asy'ari та Purbowatiningrum Ria Sardjono. "Skrining In Silico Potensi Essential oil Lengkuas Merah sebagai Agen Antibakteri melalui Mekanisme Inhibisi Enzim β-ketoacyl-ACP Synthase III (FabH)". Greensphere: Journal of Environmental Chemistry 4, № 1 (2024): 14–19. http://dx.doi.org/10.14710/gjec.2024.23167.

Full text
Abstract:
Enzim FabH (Fatty Acid β-Ketoacyl ACP Synthase III) berperan penting dalam kehidupan bakteri yaitu sebagai biokatalis dalam biosintesis asam lemak. Inhibisi enzim FabH menyebabkan terhambatnya biosintesis asam lemak sehingga tidak terbentuk lipid bilayer membran sel, dan akhirnya menyebabkan kematian sel bakteri. Pada penelitian in silico dan in vitro enzim FabH sering menjadi protein target dari senyawa antibakteri. Beberapa senyawa Essential Oil (EO) dalam lengkuas merah (Alpinia purpurata K. Schum) terbukti memiliki aktivitas antibakteri, tapi mekanisme antibakterinya belum diketahui. Pada
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!