To see the other types of publications on this topic, follow the link: Mpashi.

Journal articles on the topic 'Mpashi'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the top 50 journal articles for your research on the topic 'Mpashi.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Browse journal articles on a wide variety of disciplines and organise your bibliography correctly.

1

Triana, Ani, and Liva Maita. "PENGARUH PEMBERIAN MPASI PABRIKAN DAN MPASI LOKAL TERHADAP STATUS GIZI BAYI." JURNAL MEDIA KESEHATAN 12, no. 1 (2019): 40–44. http://dx.doi.org/10.33088/jmk.v12i1.381.

Full text
Abstract:
Nutrition improvement programs aimed at increasing the amount and quality of MP-ASI have been carried out, including the provision of MP-ASI for infants and children aged 6-24 months from poor families. In general, there are two types of MP-ASI, which is the result of factory processing or what is known as the manufacturer's MP-ASI and which is processed at home or referred to as local MP-ASI. This study aims to determine the effect of manufacturing MPASI and local MPASI on the nutritional status of infants in the working area of ​​Sidomulyo Health Center. This research was conducted through a
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Magno, Francesca, Fabio Cassia, and Attilio Bruni. "Adoption and impact of marketing performance assessment systems among travel agencies." International Journal of Contemporary Hospitality Management 29, no. 4 (2017): 1133–47. http://dx.doi.org/10.1108/ijchm-07-2015-0328.

Full text
Abstract:
Purpose The purpose of this paper is to assess whether travel agencies that implement comprehensive marketing performance assessment systems (MPASs) enjoy superior overall performance. Drawing on the knowledge-based view, the authors propose and test a model demonstrating that the relationship between MPASs and overall performance is fully mediated by the depth of market-related knowledge absorbed by the travel agency. Design/methodology/approach A survey was administered to a sample of Italian travel agencies; 171 complete questionnaires were received. The suggested relationships were assesse
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Marlina, Paramitha Wirdani Ningsih, Raden Roro Dwi Agustine Maulianti, and Maria Meylan Yuliany Fernandez. "PENGEMBANGAN BISKUIT MPASI BERBAHAN DASAR BERBAGAI MACAM TEPUNG SEBAGAI PRODUK INOVASI MPASI." Media Gizi Mikro Indonesia 10, no. 1 (2019): 27–38. http://dx.doi.org/10.22435/mgmi.v10i1.587.

Full text
Abstract:
Latar Belakang. Masa balita merupakan periode emas pertumbuhan dan perkembangan manusia. Kebanyakan masalah gizi yang terjadi saat ini akibat tidak seimbangnya asupan makanan yang dikonsumsi oleh balita baik secara makro maupun mikro. Perlu dikembangkan biskuit Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) berbahan pangan lokal yang dapat memenuhi kebutuhan gizi mikro. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formulasi, menguji daya simpan, menganalisis kandungan zat gizi, dan menguji penerimaan konsumen dari biskuit yang dikembangkan, yaitu; berbasis campuran tepung terigu (TT), tepung
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

NURLAELA, Eka SITI, and Chanty Yunie HR. "STUDI KASUS PEMBERIAN MPASI DINI DI DESA CIKUNIR KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2019." JURNAL KESEHATAN BIDKESMAS RESPATI 2, no. 11 (2020): 16–28. http://dx.doi.org/10.48186/bidkes.v2i11.298.

Full text
Abstract:
Bayi harus diberikan ASI eksklusif baru dilanjutkan dengan MPASI. Pemberian MPASI setelah bayi berumur enam bulan akan memberikan perlindungan besar dari berbagai penyakit. Hal ini disebabkan sistem imun bayi di bawah enam bulan belum sempurna. Hasil laporan ASI ekslusif UPTD Singaparna di desa Cikunir pada tahun 2017 cakupan ASI ekslusif sebanyak 35 dari 87 bayi (40.2%) dan pada tahun 2018 yaitu sebanyak 46 dari 137 bayi (33.6%) sehingga pencapaian ASI eksklusif mengalami penurunan sebanyak 7%. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kasus pemberian MPASI dini di desa Cikunir kecamatan Sing
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Nurkomala, Siti, Nuryanto Nuryanto, and Binar Panunggal. "PRAKTIK PEMBERIAN MPASI (MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU) PADA ANAK STUNTING DAN TIDAK STUNTING USIA 6-24 BULAN." Journal of Nutrition College 7, no. 2 (2018): 45. http://dx.doi.org/10.14710/jnc.v7i2.20822.

Full text
Abstract:
Latar Belakang: Praktik pemberian MPASI berpengaruh terhadap pertumbuhan bayi dan anak. Pemberian MPASI yang tidak tepat dapat menyebabkan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pemberian MPASI pada anak stunting dan tidak stunting usia 6-24 bulan. Metode: Penelitian cross-sectional dilakukan di Kabupaten Cirebon. Subjek terdiri dari 42 subjek stunting dan 42 subjek tidak stunting yang diambil dengan metode consecutive sampling. Praktik pemberian MPASI meliputi waktu pemberian MPASI pertama, variasi bahan MPASI, frekuensi pemberian MPASI, dan asupan zat gizi, didapatkan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Kartika, Hani Hilda, Dida Akhmad Gurnida, and Aris Primadi. "Perbandingan Kadar Hemoglobin pada Bayi yang Diberikan Makanan Pendamping ASI Buatan Pabrik dengan Buatan Rumahan." Sari Pediatri 20, no. 5 (2019): 276. http://dx.doi.org/10.14238/sp20.5.2019.276-82.

Full text
Abstract:
Latar belakang. Anemia merupakan masalah kesehatan global di dunia. Penyebab tertinggi anemia adalah defisiensi besi, umumnya terjadi setelah usia 6 bulan saat masa penyapihan. Dinegara berkembang, orangtua lebih sering memberikan MPASI buatan rumahan yang seringkali tidak dapat memenuhi kebutuhan zat mikronutrien dibandingkan MPASI berfortifikasi buatan pabrik karena alasan ekonomi.Tujuan. Mendapatkan gambaran perbedaan kadar Hemoglobin (Hb) bayi yang diberikan MPASI buatan pabrik dengan buatan rumahan.Metode. Penelitian analitik komparatif potong lintang dilaksanakan pada Mei-Juni 2018 di wi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Tristanti, Ika. "PENGETAHUAN IBU TENTANG MAKANAN PENDAMPING ASI BAGI BAYI UMUR 6-12 BULAN DITINJAU DARI KARAKTERISTIK IBU." Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan 9, no. 1 (2018): 66. http://dx.doi.org/10.26751/jikk.v9i1.405.

Full text
Abstract:
Pemberian makanan pendamping air susu ibu (MPASI) harus tepat dan benar baik dari segi bahan makanan, bentuk atau tekstur, rasa dan waktu pemberiannya. Bayi mulai diberikan MPASI sejak umur 6 bulan karena pada umur kurang dari 6 bulan bayi hanya diberikan ASI saja tanpa bahan makanan yang lain atau dikenal dengan istilah ASI eksklusif. Apabila pemberian MPASI salah maka menyebabkan terjadinya gangguan pencernaan bayi antara lain diare, alergi, gangguan ginjal dan gangguan tumbuh kembang bayi. Pengetahuan ibu tentang MPASI merupakan faktor utama dalam ketepatan pemberian MPASI. Penelitian ini m
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Prawitasari, Titis. "Kandungan Zat Besi pada Produk Makanan Bayi Siap Saji." Sari Pediatri 14, no. 4 (2016): 265. http://dx.doi.org/10.14238/sp14.4.2012.265-8.

Full text
Abstract:
Latar belakang. Setelah ASI eksklusif 6 bulan, bayi harus telah mendapatkan MPASI karena cadangan zatbesi dalam tubuh yang makin menipis dan asupan yang diperoleh dari ASI sudah tidak memadai lagi.Tujuan. Melakukan evaluasi kandungan zat besi yang tercantum dalam label produk MPASI siap saji yangada di pasaran.Metode. Dilakukan survei terhadap produk MPASI yang terdapat di swalayan di Jakarta Barat dan Timurselama bulan Mei 2011.Hasil. Dievaluasi 15 produk dari 5 produsen, berupa bubur, tim dan biskuit untuk golongan usia 6 bulan keatas, 8 bulan ke atas, dan 9 bulan ke atas. Semua mencantumkan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Prasetya, Eka Budhy, and Nurul Amri. "Sistem Informasi Untuk Menentukan Menu Makanan Pendamping Asi (Mpasi) Bayi Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (Akg) Menggunakan Metode Forward Chaining." RESISTOR (elektRonika kEndali telekomunikaSI tenaga liSTrik kOmputeR) 2, no. 1 (2019): 15. http://dx.doi.org/10.24853/resistor.2.1.15-22.

Full text
Abstract:
Makanan Pendamping ASI (MPASI) adalah tahapan bayi memulai makan setelah enam bulan hanya mengonsumsi ASI saja. Pemberian makan MPASI yang tidak tepat akan berakibat buruk di masa yang akan datang, bayi mengalami kekurangan zat besi, angka kecukupan gizi yang diterima tidak sesuai dengan usianya, dan mengakibatkan gizi buruk. Hal tersebut terjadi karena kurangnya informasi yang didapat orangtua tentang kebutuhan asupan MPASI. Untuk itu, penelitian ini mengusulkan dibangunnya sebuah sistem informasi menu MPASI dengan mempertimbangkan kebutuhan kalori harian bayi dengan menggunakan metode forwar
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Andriani, Rini, Bambang Supriyatno, and Damayanti Rusli Sjarif. "Gambaran Karakteristik Ibu, Pengetahuan, dan Praktik Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu pada Bayi di Kota Pontianak." Sari Pediatri 22, no. 5 (2021): 277. http://dx.doi.org/10.14238/sp22.5.2021.277-84.

Full text
Abstract:
Latar belakang. Stunting adalah masalah malnutrisi balita di Indonesia. Di Kalimantan Barat, prevalensinya 33,3% berdasarkan data Riskesdas 2018. Praktik pemberian MPASI yang tidak optimal berkontribusi besar pada angka itu.Tujuan. Sebagai langkah awal dalam pencegahan stunting dilakukan survei untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu, pengetahuan, dan praktik pemberian MPASI pada bayi di kota Pontianak.Metode. Studi potong lintang dilakukan pada bulan November- Desember 2018 di tiga Puskesmas Kecamatan Kota Pontianak. Pengambilan sampel dan data primer dilakukan dengan metode consecutive s
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
11

Samodra, Yoseph Leonardo. "PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU YANG TEPAT." Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana 4, no. 1 (2019): 1. http://dx.doi.org/10.21460/bikdw.v4i1.145.

Full text
Abstract:
UKK Nutrisi dan Penyakit Metabolik Ikatan Dokter Anak Indonesia pada tahun 2018 menerbitkan buklet berjudul Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). Dalam publikasi tersebut disampaikan bahwa MPASI diberikan ketika air susu ibu (ASI) saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Batasan waktu yang dipakai untuk memulai pemberian MPASI adalah ketika bayi berusia enam bula
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
12

Aprilina, Happy Dwi, and Rahmawati Rahmawati. "Hubungan faktor budaya dan tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian MPASI dini." Journal of Health Studies 2, no. 2 (2018): 43–50. http://dx.doi.org/10.31101/jhes.385.

Full text
Abstract:
Masalah utama rendahnya pemberian ASI di Indonesia adalah faktor sosial budaya dan kurangnya pengetahuan ibu, keluarga dan masyarakat. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan faktor budaya dan tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian MPASI dini. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Sampel adalah 40 ibu yang terdiri dari 33 responden ibu yang sudah memberikan MPASI dini dan 7 ibu yang memberikan MPASI pada bayinya setelah usia 6 bulan. Hasil penelitian didapatkan p value = 0,000 (< α = 0,05). Kesimpulannya adalah terdapat hubungan antara faktor budaya dan tingkat pengetahuan de
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
13

Nurselvi, Nurselvi. "ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN MEMBELI PRODUK MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU (MP-ASI) INSTAN." Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi 1, no. 2 (2019): 138. http://dx.doi.org/10.32493/teknologi.v1i2.3086.

Full text
Abstract:
Pada umumnya pada usia 6 bulan bayi memerlukan makanan pendamping air susu ibu (MPASI) karena pada fase ini bayi memerlukan banyak energi untuk berkembang dan nutrisinya tidak hanya bisa didapat hanya dari ASI saja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi konsumen saat akan membeli MPASI instan. Faktor yang digunakan dalam penelitian ini adalah mutu yang melekat pada produk MPASI yaitu bentuk, tekstur, warna, aroma, rasa, kandungan nutrisi, bahan baku utama, bahan tambahan lain, kadaluarsa, harga, kemasan, hiegine produk dan keamanan produk.. Dari faktor t
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
14

Sari, Reni Mitra, Nur Alam Fajar, and Zulkarnai Zulkarnain. "Hubungan Karakteristik Responden, Daya Beli dan Asal Suku Bangsa dengan Pola Asuh dalam Pemberian Makanan Pendamping Air Susu (MPASI) pada Bayi Usia 0-12 Bulan di Kota Jambi." Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi 20, no. 2 (2020): 666. http://dx.doi.org/10.33087/jiubj.v20i2.1000.

Full text
Abstract:
This research aims to analyze the relationship characteristic of respondents, purchasing power and the origin of ethnic groups with the foster pattern in the feeding of milk escort food (MPASI) in infants aged 0-12 months in Jambi city. This research using methods is an observational research with a mixed method research method between qualitative and quantitative research. This research was conducted in several tribes in Jambi city, such as the people of Origin Jambi as the result of the research is characteristic of respondents who have a last education low of 38 people (39.6%), knowledge of
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
15

Fitriana, Eka Intan, Julius Anzar, HM Nazir HZ, and Theodorus Theodorus. "Dampak Usia Pertama Pemberian Makanan Pendamping Asi Terhadap Status Gizi Bayi Usia 8-12 Bulan di Kecamatan Seberang Ulu I Palembang." Sari Pediatri 15, no. 4 (2016): 249. http://dx.doi.org/10.14238/sp15.4.2013.249-53.

Full text
Abstract:
Latar belakang. Pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) dini sebelum usia enam bulan akan menyebabkan bayi rentan mengalami penyakit infeksi dan alergi, sehingga dapat mengakibatkan malnutrisi dan gangguan pertumbuhan.Tujuan. Menilai hubungan antara usia pertama pemberian MPASI terhadap status gizi bayi usia 8-12 bulan.Metode. Penelitian kasus-kontrol dilakukan pada bulan 1 Februari-30 April 2012 di Puskesmas dan Posyandu di Kecamatan Seberang Ulu I Palembang. Sampel didapatkan secara consecutive sampling, dan dikelompokkan sebagai kelompok kasus dengan gizi kurang dan kelompok kontrol dengan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
16

Hariyanti, Nunik, Mufid Salim, and Rifdah Zulfa Ghina Nabilah. "Level Literasi Digital Peserta Kelas Whatsapp Group Klinik MPASI." Jurnal Komunikasi 15, no. 2 (2021): 109–24. http://dx.doi.org/10.20885/komunikasi.vol15.iss2.art3.

Full text
Abstract:
This study aims to explain digital literacy of WhatsApp Group participants of MPASI (complementary feeding) Clinic. This study applied positivism paradigm with a quantitative-descriptive approach. The respondent were participants of WhatsApp MPASI clinic group. Participants fill out a questionnaire that has been compiled based on the digital competency instrument on Network of Digital Literacy Activists (JAPELIDI). The results showed the literacy of this group were at moderate level with 74% of respondents and the remaining 13% at high and low levels. Participants of the MPASI Clinic who also
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
17

Febria, Chyka, Masrul Masrul, and Eva Chundrayetti. "Hubungan Kadar Kalsium Dalam ASI, PASI Dan MPASI dari Asupan Bayi dengan Panjang Badan Bayi Usia 6-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang 2017." Jurnal Kesehatan Andalas 6, no. 3 (2018): 662. http://dx.doi.org/10.25077/jka.v6.i3.p662-667.2017.

Full text
Abstract:
Survei awal yang dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang, dari sepuluh bayi diukur panjang badannya didapatkan empat bayi yang mengalami stunting, sedangkan prevalensi pemberian ASI ekslusif di wilayah tersebut cukup tinggi yaitu 54,66%. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan kadar kalsium dalam ASI, PASI dan MPASI terhadap panjang badan bayi usia 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang 2017. Penelitian ini telah dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Waktu penelitian telah dimulai dari bulan januari 2017 sampai Agustus 2017. Desain
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
18

Febria, Chyka, Masrul Masrul, and Eva Chundrayetti. "Hubungan Kadar Kalsium Dalam ASI, PASI Dan MPASI dari Asupan Bayi dengan Panjang Badan Bayi Usia 6-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang 2017." Jurnal Kesehatan Andalas 6, no. 3 (2018): 662. http://dx.doi.org/10.25077/jka.v6i3.754.

Full text
Abstract:
Survei awal yang dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang, dari sepuluh bayi diukur panjang badannya didapatkan empat bayi yang mengalami stunting, sedangkan prevalensi pemberian ASI ekslusif di wilayah tersebut cukup tinggi yaitu 54,66%. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan kadar kalsium dalam ASI, PASI dan MPASI terhadap panjang badan bayi usia 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang 2017. Penelitian ini telah dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Waktu penelitian telah dimulai dari bulan januari 2017 sampai Agustus 2017. Desain
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
19

Zogara, Asweros Umbu, Meirina Sulastri Loaloka, and Maria Goreti Pantaleon. "FAKTOR IBU DAN WAKTU PEMBERIAN MPASI BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI BALITA DI KABUPATEN KUPANG." Journal of Nutrition College 10, no. 1 (2021): 55–61. http://dx.doi.org/10.14710/jnc.v10i1.30246.

Full text
Abstract:
Latar belakang: Balita sangat rawan mengalami gangguan kesehatan akibat dari masalah gizi karena balita menjadi awal dari pertumbuhan dan perkembangan anak. Balita yang kekurangan gizi akan berisiko mengalami masalah kesehatan di masa mendatang. Penyebab masalah gizi pada balita antara lain, faktor orang tua karena balita masih sangat bergantung dengan orang tua, serta pemberian MPASI dini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor ibu dan waktu pemberian MPASI dengan status gizi balita di Kabupaten Kupang.Metode: Penelitian dilaksanakan di Desa Oefeto dan Rakn
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
20

Indah Nurdin, Siti Surya, Dwi Nur Octaviani Katili, and Zul Fikar Ahmad. "Faktor ibu, pola asuh anak, dan MPASI terhadap kejadian stunting di kabupaten Gorontalo." Jurnal Riset Kebidanan Indonesia 3, no. 2 (2019): 74–81. http://dx.doi.org/10.32536/jrki.v3i2.57.

Full text
Abstract:
Latar belakang: Stunting merupakan retardasi pertumbuhan linier kurang dari standar menurut usianya. Masalah stunting masih merupakan salah satu masalah terbesar di Kabupaten Gorontalo. Tujuan penelitian: Diketahuinya pengaruh faktor ibu, pola asuh, dan variasi MPASI terhadap kejadian stunting di Kabupaten Gorontalo. Metode: Desain penelitian menggunakan Case Control Study. Seluruh balita di Kabupaten Gorontalo menjadi Populasi studi. Sampel kasus merupakan balita yang menderita stunting, dan sampel kontrol adalah balita normal. Jumlah sampel sebanyak 118 balita. Sampel kasus dipilih dengan me
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
21

Nazli, Rabby, and Erlinda Erlinda. "PEMODELAN APLIKASI PENDUKUNG KEPUTUSAN MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU (MPASI) BERBASIS ANDROID." JURNAL TEKNOLOGI DAN OPEN SOURCE 3, no. 2 (2020): 272–83. http://dx.doi.org/10.36378/jtos.v3i2.900.

Full text
Abstract:
Complementary foods breast milk (MPASI) is a very important thing for growth and development in a baby, to achieve optimal growth and development process, balanced nutrition is needed, even nowadays babies are often stunted or have malnutrition. Good parents, of course, do not just provide complementary foods to their babies but will pay attention to whether or not the MPASI nutrition is given. By modeling an MPASI guide application, it can help parents determine the right nutrition to give to their babies and parents can make the right decisions and find out the nutritional status of their ba
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
22

Rauscher, Sara A., Todd D. Ringler, William C. Skamarock, and Arthur A. Mirin. "Exploring a Global Multiresolution Modeling Approach Using Aquaplanet Simulations*." Journal of Climate 26, no. 8 (2013): 2432–52. http://dx.doi.org/10.1175/jcli-d-12-00154.1.

Full text
Abstract:
Abstract Results from aquaplanet experiments performed using the Model for Prediction across Scales (MPAS) hydrostatic dynamical core implemented within the Department of Energy (DOE)–NCAR Community Atmosphere Model (CAM) are presented. MPAS is an unstructured-grid approach to climate system modeling that supports both quasi-uniform and variable-resolution meshing of the sphere based on conforming grids. Using quasi-uniform simulations at resolutions of 30, 60, 120, and 240 km, the authors evaluate the performance of CAM-MPAS via its kinetic energy spectra, general circulation, and precipitati
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
23

Maryanti, Sri, and Aisyah Aisyah. "Pentingnya Air Susu Ibu (Asi) Ekslusif Dan Menu Mpasi Yang Memenuhi Kriteria Gizi Seimbang." Al-Khidmat 1, no. 1 (2018): 25–34. http://dx.doi.org/10.15575/jak.v1i1.3321.

Full text
Abstract:
Air susu ibu (ASI) sebagai makanan alamiah merupakan makanan yang terbaik yang dapat diberikan oleh seorang ibu kepada anak yang baru dilahirkannya. ASI saja dapat mencukupi seluruh kebutuhan bayi sampai bayi berusia 6 bulan. Setelah enam bulan sampai dengan usia 12 bulan, ASI saja memenuhi kebutuhan bayi sebanyak 60-70% dan sisa kebutuhan bayi dapat tercukupi dengan makanan pendamping air susu ibu (MPASI) Tidak hanya ASI, Makanan Pendamping ASI (MPASI) juga perlu mendapat perhatian dalam pemenuhan gizi bagi tumbuh berkembangnya anak. Balita dengan masalah gizi kurang dapat menyebabkan timbuln
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
24

Damayanti, Luluk, Melati Putri Utami, Reynandar Wilda Muhammad, Umi Rahmawati, Wimpy Wimpy, and Enny Listiawati. "Training Preparing Mother’s Breastfeeding Realize, Understand and Upgrade Your Child’s Mpasi Needs to Posyandu Kader." Jurnal Peduli Masyarakat 2, no. 4 (2020): 217–26. http://dx.doi.org/10.37287/jpm.v2i4.278.

Full text
Abstract:
Inappropriate feeding to infants and children can lead to malnutrition, stunting and even death. The aim of this PKMD is to increase the knowledge of mothers in practicing breastfeeding and complementary foods to posyandu cadres in Cangkol village. The problem of stunting can be balanced by offering solid. MPASI must pay attention to the recommended Nutritional Adequacy Rate (RDA) based on the age group and the texture of the food according to the age development of children under five. MPASI is said to meet the requirements if it contains carbohydrates, proteins, fats and vitamin. The purpose
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
25

Zakiyyah, Muthmainnah, Mega Silvian Natalia, and Tutik Ekasari. "Pengaruh Emo Demo Terhadap Pemberian Menu MP ASI Pada BADUTA." Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan 7, no. 1 (2020): 42–47. http://dx.doi.org/10.35316/oksitosin.v7i1.536.

Full text
Abstract:
Emo Demo or Emotional Demonstration is an active activity based on behavior change in the target community groups (pregnant women and nursing mothers) developed by the Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN). ASI complementary food (MPASI) is a food transition from breast milk to family foods that contain nutrients, given to children aged 6-24 months to meet their nutritional needs other than breast milk. In 2018 the proportion of food consumption varies among children aged 6-23 months in East Java Province by 46.6%. This is still below the government's target of 52%. Based on a prelimin
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
26

Cameron, Elisabeth L. "Sala Mpasu Masks." African Arts 22, no. 1 (1988): 34. http://dx.doi.org/10.2307/3336688.

Full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
27

Sihwi, Sari Widya, Hestin Mulyasari, Ristu Saptono, and Budianti Wiboworini. "Sistem Rekomendasi Menu Harian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) Berdasarkan Kebutuhan Kalori Bayi dengan Metode TOPSIS." Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika 3, no. 2 (2016): 122. http://dx.doi.org/10.29244/jika.3.2.122-131.

Full text
Abstract:
Pada bayi usia enam sampai dengan dua puluh empat bulan, makanan pendamping ASI (MPASI) harus mulai diberikan. MPASI harus bersifat mencukupi untuk bayi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bagi pertumbuhan bayi dengan masih memperhatikan keberlangsungan pemberian ASI. Dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi, jumlah kalori merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Jika setiap kali ibu akan mempersiapkan makanan untuk bayinya harus mempertimbangkan pemenuhan kalori tersebut maka akan sangat tidak efisien waktu dan tenaga. Untuk itu, penelitian ini mengusulkan dibangunnya sebuah sistem rekomend
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
28

Nugraheni, Diah Eka. "PEKERJAAN IBU MEMPENGARUHI PEMBERIAN MPASI DINI BAYI 0 - 6 BULAN." JURNAL MEDIA KESEHATAN 9, no. 1 (2018): 42–44. http://dx.doi.org/10.33088/jmk.v9i1.291.

Full text
Abstract:
Early complementary feeding in Bengkulu is still highbased on data obtainedfrom Bengkulu Profile Provinsi in 2012 the total of babies who are exclusively breastfedbabies 417 803 (41%) of the 43 953, meaning there is 26.015 infants (51%) were gets anearlycomplementary feeding. The problem of this study is the high incidence of givingextra food for baby before the baby is 6 months old. The purpose ofthis research was todetermine the factor sassociated with Early complementary feeding in Sawah lebar KotaBengkulu. Types of research is descriptive analytic method with the cross sectional studydesig
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
29

Nugraheni, Diah Eka. "PEKERJAAN IBU MEMPENGARUHI PEMBERIAN MPASI DINI BAYI 0 - 6 BULAN." JURNAL MEDIA KESEHATAN 9, no. 1 (2018): 42–44. http://dx.doi.org/10.33088/jmk.v9i1.291.

Full text
Abstract:
Early complementary feeding in Bengkulu is still highbased on data obtainedfrom Bengkulu Profile Provinsi in 2012 the total of babies who are exclusively breastfedbabies 417 803 (41%) of the 43 953, meaning there is 26.015 infants (51%) were gets anearlycomplementary feeding. The problem of this study is the high incidence of givingextra food for baby before the baby is 6 months old. The purpose ofthis research was todetermine the factor sassociated with Early complementary feeding in Sawah lebar KotaBengkulu. Types of research is descriptive analytic method with the cross sectional studydesig
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
30

Maulidya, Hikmah, and Lailatul Muniroh. "Hubungan Perilaku Ibu Dalam Pemberian MP-ASI Dengan Kejadian Gerakan Tutup Mulut (GTM) Dan Status Gizi Pada Baduta." Media Gizi Kesmas 9, no. 1 (2020): 23. http://dx.doi.org/10.20473/mgk.v9i1.2020.23-28.

Full text
Abstract:
Latar Belakang: Gerakan Tutup Mulut atau lebih dikenal dengan istilah GTM yaitu kesulitan makan atau menolak makan yang sering kali dialami anak pada tahun pertama. Usia 6 – 9 bulan merupakan masa kritis dalam memperkenalkan makanan padat secara bertahap. Perilaku ibu dalam pemberian makanan pendampain ASI (MPASI) pada anak akan mempengaruhi ibu untuk memilih dan menyiapkan makanan anak untuk mendapatkan status gizi yang baik.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan perilaku ibu dalam pemberian MPASI dengan kejadian GTM dan status gizi pada baduta di wilayah kerja Puskesmas
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
31

Widyaningtyas, Prasita Ayu. "PERBEDAAN PENGETAHUAN TENTANG MAKANAN PENDAMPING ASI PADA IBU DENGAN BALITA GIZI KURANG USIA 6-24 BULAN SEBELUM DAN SESUDAH MENDAPATKAN PENYULUHAN DI DESA MUDUNG KECAMATAN KEPOHBARU BOJONEGORO." Preventia : The Indonesian Journal of Public Health 4, no. 1 (2019): 51. http://dx.doi.org/10.17977/um044v4i1p51-55.

Full text
Abstract:
Abstract: Baby growth can be hampered if only given breast milk without getting breast milk supplementary food (MPASI) after the age of 6 months, because nutrients are not fulfilled for growth and development. However, if MPASI is given early it can cause negative problems in infants such as allergies and digestive disorders. One of the causes of malnutrition is due to the lack of knowledge of mothers about giving complementary feeding to infants. So that the mother provides complementary feeding at an earlier age and the type of food that is not suitable for the baby's age. This study aims to
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
32

Lestiarini, Santi, and Yuly Sulistyorini. "Perilaku Ibu pada Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) di Kelurahan Pegirian." Jurnal PROMKES 8, no. 1 (2020): 1. http://dx.doi.org/10.20473/jpk.v8.i1.2020.1-11.

Full text
Abstract:
Background: The target of exclusive breastfeeding has not been achieved because complementary feeding (MPASI) has been given earlier. Infants aged 0-6 months should only get breastfed without any complementary food. Objective: This paper aimed to analyze factors related to maternal behavior towards complementary feeding (MPASI) in Pegirian Village. Method: This study was observational and cross-sectional, involving all mothers and caregivers of under-five-year-old children in Pegirian Village. The sample size was 35 mothers and caregivers of toddlers in Neighborhood Association No. 06 Communit
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
33

Saptyaningtiyas, Nugraheni, and Aryu Candra Kusumastuti. "HUBUNGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU MENYUSUI DENGAN STATUS GIZI BAYI USIA 7-12 BULAN." Journal of Nutrition College 2, no. 4 (2013): 713–19. http://dx.doi.org/10.14710/jnc.v2i4.3835.

Full text
Abstract:
Latar Belakang : Anemia merupakan masalah utama pada wanita hamil dan menyusui. Hal tersebut berkaitan dengan defisiensi asupan mikronutrien seperti zat besi, asam folat dan vitamin B12. Anemia pada ibu dapat berhubungan dengan pola asuh ibu, kualitas dan kuantitas ASI yang akan berpengaruh pada status gizi bayi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kejadian anemia pada ibu menyusui dengan status gizi bayi usia 7-12 bulan.Metode : Desain penelitian cross-sectional dengan subjek 51 ibu menyusui yang dipilih secara purposive sampling. Kadar hemoglobin ibu diukur menggunaka
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
34

Rohmayanti, Rohmayanti, Margono Margono, Herma Fanani Agusta, et al. "Pembentukan Kelompok Pendukung Asi (Kp-Asi) Tingkatkan Cakupan Asi Dan Mpasi." Celebes Abdimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2, no. 1 (2020): 7–15. http://dx.doi.org/10.37541/celebesabdimas.v2i1.358.

Full text
Abstract:
The purpose of community service (PPMT) is to form a breastfeeding support group (KP-ASI) consisting of health cadres and supported by the head of village and midwives of health center so as to improve the coverage of exclusive and a food making skills for escort or MP-ASI, in addition to this activity, aims to hone the skills of students in the Community service program. Implementation method with participatory community empowerment through Apraissal Participatory Rural model is approach in the process of empowerment and improvement of community participation, activities conducted in the form
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
35

Meilati, Linda. "PEMBERDAYAAN PENANGGULANGAN RISIKO PENDEK GEMUK PADA ANAK USIA 12-23 BULAN." Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo 1, no. 1 (2019): 11. http://dx.doi.org/10.32807/jpms.v1i1.370.

Full text
Abstract:
Indonesia mempunyai beban ganda atau double burden yaitu selain menghadapi masalah gizi kurang dandefisiensi gizi mikro lainnya Indonesia juga mulai menghadapi masalah kegemukan. Prevalensi balita pendekgemuk di Indonesia sebesar 6,8% pada tahun 2013. Berdasarkan hal ini perlu dikaji faktor risiko pendek gemukpada anak usia 12-23 bulan di Indonesia. Disain penelitian adalah cross sectional, dengan besar sampel 378308anak usia 12-23 bulan. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah anak pendek gemuk dan variabel bebasadalah ASI eksklusif, pemberian MPASI, pelayanan kunjungan neonatal, pelayan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
36

., Rosnah, Kristiani ., and Endang Pamungkasiwi Pamungkasiwi. "Faktor pada perilaku Ibu dalam pemberian MPASI anak 6–24 bulan di Puskesmas Perumnas, Kendari." Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) 1, no. 1 (2016): 51. http://dx.doi.org/10.21927/ijnd.2013.1(1).51-57.

Full text
Abstract:
ABSTRACT<br /><br />Background: The problem of growth among underfi ves in Indonesia is related to the number of infants that are given<br />complementary feeding since the age of one month. It infl uenced the prevalence of undernourishment 3.25% and<br />malnutritionat District of Kadia become higher. Those nutrition problem can be affected by inability to provide foods as<br />needed by members of the family, knowledge and behavior of the family in food selection, cook and distribute the food<br />in the family. Another problem is lack of mothers' attention
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
37

Schofield, P. N., M. Gruenberger, and J. P. Sundberg. "Pathbase and the MPATH Ontology." Veterinary Pathology 47, no. 6 (2010): 1016–20. http://dx.doi.org/10.1177/0300985810374845.

Full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
38

Najahah, Imtihanatun, Kadek Tresna Adhi, and Gede Ngurah Indraguna Pinatih. "Faktor risiko balita stunting usia 12-36 bulan di Puskesmas Dasan Agung, Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat." Public Health and Preventive Medicine Archive 1, no. 2 (2013): 103. http://dx.doi.org/10.15562/phpma.v1i2.171.

Full text
Abstract:
Abstrak: Prevalensi stunting di Kota Mataram, Provinsi NTB sebesar 37,17%. Salah satu puskesmas yang ada di Kota Mataram adalah Puskesmas Dasan Agung memiliki prevalensi balita stunting sebesar 27,28%, sehingga perlu dikaji faktor risiko balita stunting usia 12-36 bulan di Puskesmas Dasan Agung. Disain penelitian adalah cross sectional, dengan besar sampel 158 balita. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah balita stunting dan variabel bebas adalah status sosial ekonomi, tinggi badan ibu, usia pertama ibu menikah, tingkat pendidikan ibu, kunjungan ANC, berat badan lahir, ASI eksklusif, pe
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
39

Kumala, Desi, and Siti Santy Sianipar. "Pengaruh Pemberian Makanan Bayi Dan Anak (PMBA) Sesuai Tahapan Pada Balita Usia 0 – 24 Bulan Dalam Upaya Penurunan Resiko Stunting Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan Di Posyandu Wilayah Keja Puskesmas Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah." DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN 10, no. 2 (2019): 571–84. http://dx.doi.org/10.33859/dksm.v10i2.499.

Full text
Abstract:
Latar Belakang: Masalah gizi di Indonesia yang menjadi perhatian utama saat ini adalah gizi kurang pada anak balita yang tergolong dalam periode emas 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Program 1000 HPK dapat dilihat dari peningkatan status gizi pada bayi dan balita dan penurunan angka stunting. Angka stunting di Indonesia masih relatif tinggi, faktor resiko penyebab stunting di Indonesia kekurangan asupan gizi terutama pada bayi dan balita. Akibatnya menyebabkan meningkatnya resiko kematian, gangguan pertumbuhan fisik dan perkembangan mental (Profil Kesehatan Indonesia, 2016). Seiring munculny
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
40

Zogara, Asweros Umbu, Hamam Hadi, and Tony Arjuna. "Riwayat pemberian ASI eksklusif dan MPASI dini sebagai prediktor terjadinya stunting pada baduta di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur." Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) 2, no. 1 (2016): 41. http://dx.doi.org/10.21927/ijnd.2014.2(1).41-50.

Full text
Abstract:
<p>ABSTRACT</p><p>Background: Stunting is a chronic nutrition problem that reflects failure in growth accumulated before and after birth. Many factors affect the incidence of stunting, among others are exclusive breastfeeding and early introduction of complementary food. The result of a survey carried out by FAO, WFP, and UNICEF in 2010 showed the prevalence of stunting in children under five years old at Timor Tengah Selatan District was 61%.</p><p>Objectives: To find out whether history of exclusive breastfeeding and early introduction of complementary food were
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
41

Aprilia, Veriani, and Febrina Suci Hati. "Formulasi bubur bayi MPASI yang diperkaya hidrolisat protein ikan lele dumbo (Clarias gariepinus)." Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) 4, no. 2 (2016): 88. http://dx.doi.org/10.21927/ijnd.2016.4(2).88-96.

Full text
Abstract:
<p><strong>ABSTRACT</strong></p><p><em><strong>Background</strong>: Malnutrition become the problem in Indonesia. Complementary feeding has the role in solving it. Most of commercial complementary feeding are enriched by vegetable protein, whereas animal protein has more complete amino acid and better digestibility. Unfortunately, consuming animal protein</em><br /><em>often raises concern because of its allergenicity. Catfish (Clarias gariepinus) can be used as a source of high animal protein in the diet that may solve the nutr
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
42

Ridhawati, Eka, and Leonita Julianti. "Pemilihan Makanan Pendamping ASI Pada Batita Dengan Menerapkan Metode TOPSIS." SIMADA (Jurnal Sistem Informasi & Manajemen Basis Data) 1, no. 1 (2018): 31. http://dx.doi.org/10.30873/simada.v1i1.1112.

Full text
Abstract:
Infants aged six to twenty-four months, starting with complementary feeding of milk (MPASI). MPASI should be sufficient for infants, to meet the nutritional needs of infant growth, with attention to the fulfillment of nutritional needs, nutrition is one factor that must be considered. A mother will prepare food for her baby, taking into account the fulfillment of nutrition, so it will be very efficient in terms of time and energy. Therefore, this study proposes the construction of a system to recommend complementary foods of breast milk. By considering the baby's nutritional needs for optimal
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
43

Rosita, Amanda Dewi. "Hubungan Pemberian MP-ASI dan Tingkat Pendidikan terhadap Kejadian Stunting pada Balita: Literature Review." Jurnal Penelitian Perawat Profesional 3, no. 2 (2021): 407–12. http://dx.doi.org/10.37287/jppp.v3i2.450.

Full text
Abstract:
Stunting menggambarkan keadaan gizi kurang yang kronis dan memerlukan waktu lama bagi anak untuk pulih kembali dengan penatalaksanaan segera sehingga status gizi balita menjadi indikator gizi, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Mengenali faktor predesposisi penting untuk mencegah terjadinya stunting. MPASI penting untuk diberikan dalam menopang kecukupan gizi balita sejak usia 6 bulan sementara tingkat pendidikan ibu berperan penting dalam cara asuh ibu dan pengetahuan mengenai kebutuhan asupan nutrisi yang diperlukan oleh balita. Metode yang digunakan adalah studi literature dengan telaa
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
44

Martins Shimojo, Santos Duarte, Santos Duarte Lana, et al. "Association of Platelet-Rich Plasma and Auto-Crosslinked Hyaluronic Acid Microparticles: Approach for Orthopedic Application." Polymers 11, no. 10 (2019): 1568. http://dx.doi.org/10.3390/polym11101568.

Full text
Abstract:
Platelet-rich plasma (PRP) associated with high molecular weight hyaluronic acid (HA) has been clinically used for tissue regeneration in orthopedics. Despite the recognized beneficial clinical outcomes (e.g., early pain control, improvement of patients’ functional limitation and longer-term effectiveness compared to PRP and HA alone in mild and moderate osteoarthritis treatments), its use is still challenging and controversial due to lack of standardization of association practical protocols. Moreover, most studies neglect the matrix structure, that generates the ultimate properties of the as
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
45

Hilborn, Ray. "Are MPAs effective?" ICES Journal of Marine Science 75, no. 3 (2017): 1160–62. http://dx.doi.org/10.1093/icesjms/fsx068.

Full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
46

Si, Xiaoli, Jie Ruan, Lingfei Li, et al. "Modified Prehospital Acute Stroke Severity (mPASS) Scale to Predict Emergent Large Arterial Occlusion." BioMed Research International 2021 (July 19, 2021): 1–6. http://dx.doi.org/10.1155/2021/5568696.

Full text
Abstract:
Introduction. To date, identifying emergent large vessel occlusion (ELVO) patients in the prehospital stage is important but still challenging. In this present study, we aimed to design a modified prehospital acute stroke severity (mPASS) scale to identify ELVO patients and compared the scale to the PASS scale which has been published. Methods. We retrospectively evaluated a consecutive cohort of acute ischemic stroke (AIS) in our stroke unit who visited the emergercy department. These patients underwent CT angiography (CTA), MR angiography (MRA), or digital subtraction angiography (DSA) at ad
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
47

Vutukury, S., and J. J. Garcia-Luna-Aceves. "MPATH: a loop-free multipath routing algorithm." Microprocessors and Microsystems 24, no. 6 (2000): 319–27. http://dx.doi.org/10.1016/s0141-9331(00)00086-7.

Full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
48

Anggraeni, Erizvina Marisa, Dewi Marhaeni Diah Herawati, Viramitha Kusnandi Rusmil, and Tisnasari Hafsah. "Perbedaan status gizi bayi usia 6-9 bulan yang diberi MPASI buatan pabrik dan rumah." Jurnal Gizi Klinik Indonesia 16, no. 3 (2020): 106. http://dx.doi.org/10.22146/ijcn.43358.

Full text
Abstract:
The differences of nutritional status of 6-9 months old infant given factory-made and homemade complementary foodsBackground: The nutritional status of 6-9 months old babies depend on the amount of nutrition acquired from breastmilk and complementary food. The incorrect feeding of complementary food may contribute to poor nutritional status. Objective: This study aims to illustrate the nutritional status of factory-made and homemade complementary food, and analyze the difference in the nutritional status of infants given factory-made and homemade complementary food.Methods: This is an analytic
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
49

Habjanič, Nina, Vesna Lužar-Stiffler, Mojca Kerec-Kos, and Darja Grabnar Peklar. "Efficacy of Calcipotriol-Betamethasone Ointment in Patients with Mild to Moderate Plaque Psoriasis: Subgroup Analyses." Dermatology 235, no. 6 (2019): 501–8. http://dx.doi.org/10.1159/000502516.

Full text
Abstract:
Background: Several factors have been shown to affect psoriasis pathogenesis, clinical presentation and treatment response. Objectives: The aim of this study was to investigate the potential relationship between patients’ baseline characteristics and the efficacy of calcipotriol-betamethasone ointment in patients with mild to moderate plaque psoriasis and to evaluate whether the efficacy is consistent across subgroups. Method: Using data from the therapeutic equivalence study on patients with plaque psoriasis, post hoc analyses were performed to evaluate the impact of baseline demographic and
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
50

Ghusoon Jawad Shabaa. "Cloud point extraction for separation, preconcentration and determination zinc (ii) in different pharmaceutical samples." International Journal of Research in Pharmaceutical Sciences 10, no. 4 (2019): 3006–12. http://dx.doi.org/10.26452/ijrps.v10i4.1587.

Full text
Abstract:
Joining solvent extraction with cloud point extraction methods obtained a susceptible method for separation, pre-concentration, extraction and categorization of Zn (II), after forming an ion-pair association complex between Zn+2 and 4-(3-methyl phenyl azo)-4,5- diphenyl imidazole (MPADPI) with wavelength for maximum absorbance λmax.=496 Nm. This study shows optimum conditions for the formation and exaction ion-pair association complex under pH=9 and 0.5 mL Tritonx-100, 1×10-4 M (MPADPI) and heating at 80 Co for 20 minutes so that this study involved the effect of electrolyte and interferences
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!