To see the other types of publications on this topic, follow the link: Nisbah kelamin.

Journal articles on the topic 'Nisbah kelamin'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the top 50 journal articles for your research on the topic 'Nisbah kelamin.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Browse journal articles on a wide variety of disciplines and organise your bibliography correctly.

1

Dimenta, Rivo Hasper, Rusdi Machrizal, and Khairul Khairul. "INFORMASI MORFOLOGI REPRODUKSI DAN NISBAH KELAMIN UDANG MANTIS Cloridopsis scorpio (Latreile, 1828) DI PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE BELAWAN." JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS 5, no. 2 (2019): 24–33. http://dx.doi.org/10.36987/jpbn.v5i2.1462.

Full text
Abstract:
Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui morfologi alat reproduksi dan nisbah kelamin jantan-betina pada udang mantis Cloridopsis scorpio telah dilakukan selama 3 bulan, sejak bulan Maret hingga Mei 2019 pada perairan ekosistem mangrove Belawan. Pengambilan sampel udang mantis Cloridopsis scorpio dilakukan menggunakan jaring ambai berbahan nilon polyfilament dengan peletakan posisi jaring melawan pergerakan arus air. Penentuan stasiun pengamatan ditetapkan dengan metode purposive random sampling sehingga diharapkan dapat memperoleh data yang mewakili lokasi. Data nisbah kelamin dianalisis me
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Widiastuti, Andriani. "Pendugaan Ukuran Pertama Kali Matang Gonad pada kerang darah (Anadara antiquata) di perairan Pulau Auki, Kepulauan Padaido, Biak, Papua." Jurnal Perikanan Kamasan : Smart, Fast, & Professional Services 2, no. 2 (2022): 121–30. http://dx.doi.org/10.58950/jpk.v2i2.50.

Full text
Abstract:
Penelitian dilakukan untuk menganalisis nisbah kelamin dan ukuran pertama kali matang gonad pada kerang darah A. antiquata di perairan Pulau Auki (01o 13’ 16,9” LS dan 136o 18’ 32,7” BT), Kepulauan Padaido, Biak, Papua. Sampel dikumpulkan setiap bulan selama sepuluh bulan (Juni 2009-Maret 2010), pada dua habitat yaitu substrat pasir dan padang lamun. Pada habitat pasir, nisbah kelamin kerang darah jantan dan betina adalah 1,00 : 1,92. Pada habitat lamun, nisbah kelamin kerang darah jantan dan betina adalah 1,00 : 1,67. Ukuran terkecil yang ditemukan matang gonad pada kerang jantan 40,00 mm, ke
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Sangadji, Madehusen, and Yenni Sofyan. "Biologi Reproduksi Ikan Momar Putih, Decapterus macrosoma, Bleeker 1851 di Perairan Selat Haruku Maluku Tengah." Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan 12, no. 1 (2019): 59. http://dx.doi.org/10.29239/j.agrikan.12.1.59-63.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan nisbah kelamin, kematangan gonad yang meliputi tingkat kematangan gonad, ukuran pertama kali matang gonad, dan indeks kematangan gonad ikan momar putih. Pengambilan contoh ikan dilakukan sebanyak lima kali dengan jarak waktu dua minggu sekali pada bulan Mei – Juli 2016. Contoh ikan diperoleh dari hasil tangkapan nelayan jaring mini purse seine yang didaratkan di Desa Oma. Analisis contoh dilakukan di Laboratorium Iktiologi ,Universitas Darussalam Ambon. Nisbah kelamin dianalisis dengan uji chi-square , sedangkan ukuran pertama kali matang gonad dihitun
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Khairul, Khairul, Bagus Andriansah, Rusdi Machrizal, and Rivo Hasper Dimenta. "Aspek Biologi Ikan Belida (Notopterus notopterus) Pada Perairan Rawa Sungai Barumun Sebagai Upaya Monitoring Perlindunga." Konservasi Hayati 16, no. 2 (2020): 53–58. http://dx.doi.org/10.33369/hayati.v16i2.11641.

Full text
Abstract:
Ikan Belida adalah salah satu ikan endemik di Sumatera yang sudah dilindungi. Kawasan perairan rawa Sungai Barumun diketahui sebagai habitat hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek biologi ikan belida di daerah rawa Sungai Barumun. Penelitian ini sebagai upaya observasi untuk mengetahui aspek biologi terkait pola pertumbuhan dan nisbah kelamin. Pola pertumbuhan dan nisbah kelamin dijadikan sebagai sebagai indikator untuk kondisi populasinya di alam. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif, stasiun pengamatan ditentukan dengan metode Purposive sampling. pola pertumbuha
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Hidayat, Thomas, Teguh Nugroho, and Umi Chodrijah. "Biologi Ikan Tongkol Komo (Euthynnus affinis) Di Laut Jawa." Tropical Fisheries Management Journal 2, no. 1 (2019): 30–36. http://dx.doi.org/10.29244/jppt.v2i1.25315.

Full text
Abstract:
Ikan tongkol komo (Euthynnus affinis) termasuk salah satu ikan pelagis ekonomis penting yang tertangkap di Laut Jawa. Data dan informasi tentang ikan tongkol komo di Laut Jawa masih terbatas, sehingga perlu dilakukan penelitian biologi ikan ini. Penelitian beberapa aspek biologi ikan tongkol komo dilakukan dari bulan Januari sampai Desember 2012. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa aspek biologi tongkol komo yang meliputi hubungan panjang dan berat, nisbah kelamin, tingkat kematangan gonad, ukuran rata-rata pertama kali tertangkap dan ukuran rata-rata pertama kali matang gonad d
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Kholid, M., Rukmiasih Rukmiasih, and R. Afnan. "Nisbah Jenis Kelamin Hasil Penetasan Telur Itik Cihateup dan Alabio." Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan 4, no. 2 (2016): 269–74. http://dx.doi.org/10.29244/jipthp.4.2.269-274.

Full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Hamid, Abdul, and Syamsul Kamri. "Segi Hayati dan Tingkat Eksploitasi Rajungan Hijau (Thalamita crenata) di Teluk Kendari." Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia 26, no. 3 (2021): 354–62. http://dx.doi.org/10.18343/jipi.26.3.354.

Full text
Abstract:
Rajungan hijau (Thalamita crenata) merupakan salah satu spesies tangkapan sampingan (bycatch) utama perikanan rajungan, dan kajian tentang segi hayati dan tingkat eksploitasinya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi ukuran, nisbah kelamin, perkembangan gonad, musim pemijahan, dan tingkat eksploitasi spesies tersebut di Teluk Kendari. Sampel diambil setiap bulan pada lima lokasi pendaratan penangkapan rajungan. Tingkat eksploitasi rajungan hijau dianalisis dengan konversi kurva hasil tangkapan ke panjang dengan FISAT II. Data ditampilkan berdasarkan jenis kelamin dan periode sam
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Kembaren, Duranta D., Pratiwi Lestari, and Renny Ramadhani. "PARAMETER BIOLOGI LOBSTER PASIR (Panulirus homarus) DI PERAIRAN TABANAN, BALI." BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap 7, no. 1 (2015): 35. http://dx.doi.org/10.15578/bawal.7.1.2015.35-42.

Full text
Abstract:
Penelitian tentang aspek biologi lobster pasir (Panulirus homarus) di perairan Tabanan dilakukan pada periode Maret - Desember 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek biologi lobster pasir meliputi nisbah kelamin, sebaran panjang, kematangan kelamin, hubungan panjang berat dan faktor kondisi. Pengamatan dan pengukuran aspek biologi dilakukan di tempat pengumpul lobster dengan sistem sampling acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nisbah kelamin lobster pasir berada pada keadaan seimbang. Hasil tangkapan lobster didominasi oleh lobster berusia muda dengan panjang karapas antara
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Mustaqim, Mustaqim. "Penggunaan madu pada pakan terhadap perubahan nisbah kelamin ikan cupang (Betta sp)." Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan 4, no. 2 (2022): 106–12. http://dx.doi.org/10.51179/jipsbp.v4i2.1573.

Full text
Abstract:
Pada Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh madu lebah terhadap perubahan jenis kelami jantan ikan cupang (Betta sp). Manfaat penelitian ini yaitu untuk mengetahui dosis madu yang sesuai untuk perubahan jenis kelamin jantan dan serta tingkat kelangsungan hidup larva ikan cupang. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan tiga kali ulangan yaitu Perlakuan A : Kontrol ( Pakan Biasa), Perlakuan B : Dosis 5 ml madu yang dicampurkan ke dalam 100 gr pakan, Perlakuan C : Dosis 7 ml madu yang dicampurkan ke dalam 100 gr pakan, Perlakuan D : Dosis 9
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Wujdi, Arief, Bram Setyadji, and Budi Nugraha. "SEBARAN UKURAN PANJANG DAN NISBAH KELAMIN IKAN MADIDIHANG (Thunnus albacares) DI SAMUDERA HINDIA BAGIAN TIMUR." BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap 7, no. 3 (2015): 175. http://dx.doi.org/10.15578/bawal.7.3.2015.175-182.

Full text
Abstract:
Ikan madidihang atau tuna sirip kuning (Thunnus albacares) merupakan salah satu komoditas penting bagi industri perikanan di Indonesia dengan hasil tangkapan tertinggi dibandingkan jenis tuna lainnya. Sebagai dasar pengelolaan sumberdaya ikan yang berkelanjutan, diperlukan data dan informasi tentang komposisi ukuran layak tangkap yaitu membandingkan proporsi rata-rata ikan tertangkap (Lc) dan matang gonad (Lm), serta nisbah kelamin sebagai indikator pendugaan kemampuan memijah. Pengumpulan data dilakukanmelalui program observasi diatas kapal rawai tuna yang berbasis di Benoa, Pelabuhanratu dan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
11

Nopiri, Ria, and Roza Elvyra. "Biologi Reproduksi Ikan Selais Terang Bulan (Kryptopterus bicirrhis, Valenciennes 1840) Di Desa Mentulik Sungai Kampar Kiri, Provinsi Riau." Biospecies 11, no. 2 (2018): 98–107. http://dx.doi.org/10.22437/biospecies.v11i2.5725.

Full text
Abstract:
Penelitian Biologi Reproduksi ikan selais Terang Bulan (Kryptopterus bicirrhis) di Desa Mentulik Sungai Kampar Kiri dilaksanakan pada bulan Februari – Juli 2017. Adapun tujuan penelitian yaitu untuk mengkaji aspek reproduksi ikan K. bicirrhis meliputi nisbah kelamin, perkembangan gonad, fekunditas, musim pemijahan dan juga pola pemijahan. Ikan K. bicirrhis yang didapatkan berjumlah 40 ekor terdiri dari 30 ekor ikan jantan dan 10 ekor ikan betina, dengan nisbah kelamin 3 : 1. Rerata panjang dan berat total tubuh ikan jantan adalah 8,2-11,5 cm (2,47-5,31 g) dan ikan betina 8,4-11,5 cm (2,64-5,
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
12

Barades, Epro, Dwi Puji Hartono, Pindo Witoko та Rahmadi Aziz. "PENINGKATAN NISBAH IKAN NILA JANTAN MENGGUNAKAN 17α-METILTESTOSTERON MELALUI PAKAN". Jurnal Perikanan Unram 10, № 1 (2020): 50–54. http://dx.doi.org/10.29303/jp.v10i1.200.

Full text
Abstract:
Keberhasilan maskulinisasi pada ikan nila menunjukkan bahwa penggunaan hormon 17α-metiltestosteron (MT) lebih efektif dibandingkan suhu. Akan tetapi penggunaan hormon dengan cara pemberian melalui pakan belum menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan perendaman larva. Padahal secara aplikasi melalui pemberian pakan lebih mudah dilakukan. Oleh karena itu, pada penelitian kali ini akan dilakukan pemberian hormon melalui pakan dengan waktu percobaan pemberian pakan melebihi waktu kritis tertinggi, yaitu selama 30 dan 50 hari. D'Cotta et al. (2007) dan Ijiri et al. (2008) menyatakan ba
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
13

Wardani, Firdha Iresta. "HUBUNGAN PANJANG BERAT DAN NISBAH KELAMIN PADA IKAN HIU (Paragaleus tengi) HASIL TANGKAPAN DI PERAIRAN WILAYAH PENGELOLAAN PERIKANAN (WPP) 718, INDONESIA." Jurnal Harpodon Borneo 16, no. 1 (2023): 30–36. http://dx.doi.org/10.35334/harpodon.v16i1.3506.

Full text
Abstract:
Indonesia merupakan Negara dengan tingkat penangkapan hiu terbesar di dunia, salah satu jenis ikan hiu yang ada di Indonesia adalah Paragaleus tengi. Hiu merupakan hasil tangkapan sampingan dari berbagai alat tangkap seperti jaring ingsang, pancing, pukat hela (trawl), pukat cincin, trammel net dan bubu. Permintaan akan ekspor hiu yang meningkat dapat mengakibatkan tingginya tingkat penangkapan akan hiu. Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran karateristik ikan hiu (Paragaleus tengi). Karateristik biologi yang dimaksud adalah hubungan panjang berat, distribusi panjang dan nisbah kelam
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
14

Ima, Tjameria La, Jesaya A. Pattikawa, and Friesland Tuapetel. "MANAJEMEN PERIKANAN TANGKAP IKAN LAYANG (DECAPTERUS MACROSOMA) DI PERAIRAN BANDA BERBASIS ASPEK BIOLOGI." Amanisal: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap 12, no. 1 (2023): 14–26. http://dx.doi.org/10.30598/amanisalv12i1p14-26.

Full text
Abstract:
Ikan layang cukup melimpah dan memberikan kontribusi bagi perkembangan ekonomi masyarakat Kepulauan Banda. Kelimpahan sumberdaya ikan layang, mendorong perusahaan membangun pendingin (cold storage) dan meningkatkan upaya penangkapan jaring bobo (mini purse seine), dengan melibatkan tenaga kerja lokal. Namun tingginya upaya pemanfaatan tersebut, belum diimbangi dengan pengelolaan secara berkelanjutan berdasarkan aspek biologi. Penelitian ini bertujuan mengetahui aspek biologi ikan layang yang meliputi: hubungan panjang-bobot, nisbah kelamin, faktor kondisi, tingkat kematangan gonad (TKG), indek
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
15

Rosalina, Dwi, and Depika Amelisa. "Konsentrasi Madu Pelawan yang Berbeda Terhadap Nisbah Kelamin Ikan Gapi (Poecilia reticulata)." Jurnal Airaha 9, no. 02 (2020): 202–8. http://dx.doi.org/10.15578/ja.v9i02.189.

Full text
Abstract:
Tujuan penelitian yaitu mengetahui pengaruh konsentrasi madu pelawan yang berbeda terhadap nisbah jantan Ikan Gapi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Pada penelitian ini ada empat perlakuan yang pertama konsentrasi tanpa madu pelawan (0 ml/liter) sebagai kontrol, perlakuan ke-2 (konsentrasi madu 55 ml/liter), perlakuan ke-3 (konsentrasi madu 60 ml/ liter), dan ke-4 (konsentrasi madu 65 ml/ liter). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Setiap perlakuan terdiri dari 3 induk Ikan Gapi sehingga jumlah keselu
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
16

Parawangsa, I. Nyoman Yoga, Prawira Atmaja Rintar Pandapotan Tampubolon, and Nyoman Dati Pertami. "ASPEK BIOLOGIS IKAN EKOR PEDANG (Xiphophorus hellerii HECKEL, 1848) DI CATUR DANAU BALI." BERITA BIOLOGI 20, no. 1 (2021): 69–79. http://dx.doi.org/10.14203/beritabiologi.v20i1.3864.

Full text
Abstract:
Ikan ekor pedang (Xiphophorus hellerii) merupakan jenis ikan asing yang mendiami catur danau Bali (Danau Tamblingan, Danau Buyan, Danau Bratan dan Danau Batur). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan nisbah kelamin, pola pertumbuhan dan kondisi ikan ekor pedang di catur danau Bali. Nisbah kelamin ikan ekor pedang di keempat danau berada dalam keadaan tidak seimbang. Proporsi ikan jantan di Danau Tamblingan, Danau Beratan dan Danau Batur lebih banyak daripada ikan betina dan kondisi sebaliknya ditemukan di Danau Buyan. Pola pertumbuhan ikan jantan di catur danau Bali adalah alometrik
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
17

Sunarni, Sunarni, Sisca Elviana, and Sajriawati Sajriawati. "Reproduksi Ikan Gulamah (Jhonius trachycephalus) yang Didaratkan Nelayan Lampu Satu Kabupaten Merauke." Jurnal Akuatiklestari 6, no. 2 (2023): 222–25. http://dx.doi.org/10.31629/akuatiklestari.v6i2.5585.

Full text
Abstract:
Salah satu upaya dalam pengelolaan ikan gulamah (Jhonius trachycephalus) yaitu dengan mengetahui aspek reproduksi ikan. Aspek reproduksi harus dilakukan karena sebagai dasar dalam pengelolaan ikan agar tetap lestari. Reproduksi ikan merupakan kemampuan suatu individu dalam menjaga kelangsungan hidup suatu ikan. Tujuan dilakukannya penelitian adalah agar mendapat pengetahuan tentang segala hal yang berhubungan dengan reproduksi ikan gulamah (Jhonius trachycephalus). Teknik pengambilan data ikan menggunakan metode survei. Analisis aspek reproduksi yang ingin diketahui antara lain nisbah kelamin,
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
18

Astriana, Baiq Hilda, Intan Ramdini Zakrah, and Sadikin Amir. "Komposisi Jenis Dan Aspek Biologi Sotong Yang Didaratkan Pada Pangkalan Pendaratan Ikan Tanjung Luar Kabupaten Lombok Timur." Jurnal Perikanan Unram 15, no. 1 (2025): 26–34. https://doi.org/10.29303/jp.v15i1.1051.

Full text
Abstract:
Sotong merupakan sumberdaya perikanan yang tergolong ke dalam kelas cephalopods. Potensi perikanan sotong di Indonesia cukup besar, mengingat Indonesia memiliki perairan laut yang luas dan beragam. Permintaan akan produk perikanan, termasuk sotong, baik di pasar domestik maupun internasional, terus meningkat. Meskipun potensi besar, pengelolaan yang berkelanjutan dan perlindungan terhadap ekosistem laut menjadi kunci untuk memastikan bahwa pemanfaatan sumber daya ini tidak merugikan lingkungan dan dapat berlanjut dalam jangka panjang. Perlunya dilakukan penelitian komposisi jenis dan aspek bio
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
19

Putri, Ni Made Sita Aditya, Nyoman Dati Pertami, and Gde Raka Angga Kartika. "Aspek Reproduksi Ikan Nyalian (Barbodes binotatus Valenciennes, 1842) di Danau Tamblingan." Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik 5, no. 3 (2021): 303. http://dx.doi.org/10.46252/jsai-fpik-unipa.2021.vol.5.no.3.159.

Full text
Abstract:
Aspek reproduksi ikan nyalian (Barbodes binotatus Valenciennes, 1842) di Danau Tamblingan belum diketahui, sehingga upaya pengelolaan sumber daya ikan ini belum dapat dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek reproduksi ikan nyalian di Danau Tamblingan. Sampling dilakukan kurun waktu Januari-Juni 2019. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling di lima titik stasiun. Pengambilan sampel dilakukan satu kali pada setiap bulan. Alat tangkap yang digunakan adalah jaring insang yang memiliki ukuran mata jari
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
20

Anisa, Nur, Norman Arie Arie Prayogo, Siti Rukayah, and W. Lestari. "Biologi Reproduksi Ikan Gabus (Channa striata bloch, 1793) yang Tertangkap di Waduk PB. Soedirman, Kabupaten Banjarnegara)." MAIYAH 1, no. 1 (2022): 1. http://dx.doi.org/10.20884/1.maiyah.2022.1.1.6631.

Full text
Abstract:
Ikan gabus (Channa striata Bloch, 1793) sangat dikenal di Indonesia karena sering dikonsumsioleh masyarakat. Tingginya permintaan ikan gabus, menjadikan nelayan sering melakukanpenangkapan. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengelolaan berdasarkan informasi dari aspekbiologi, salah satunya mengenai reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspekreproduksi meliputi nisbah kelamin, tingkat kematangan gonad (TKG), indeks gonadosomatik(IGS), fekunditas, diameter telur dan ukuran pertama kali matang gonad ikan gabus di Waduk PBSoedirman, Banjarnegara. Penelitian dilakukan pada bulan Nove
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
21

Setiawan, Rafi, Heri Triyono, and Meuthia Aula Jabbar. "Aspek Biologi Siganidae di Perairan Maluku." Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan 13, no. 3 (2019): 287–300. http://dx.doi.org/10.33378/jppik.v13i3.129.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek biologi Siganidae meliputi hubungan panjang-berat, nisbah kelamin, tingkat kematangan gonad (TKG), ukuran pertama kali ikan tertangkap (Lc) dan ukuran pertama kali ikan matang gonad (Lm). Penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2019 di Perairan Maluku. Metode penelitian untuk pengambilan ikan contoh menggunakan metode sensus yaitu dengan melakukan pengamatan atau observasi di lapangan terhadap sampel ikan yang didapatkan keseluruhan, Analisis hubungan panjang berat menggunakan Model allometric linear, rasio kelamin dilakuk
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
22

Dharmadi, Dharmadi. "BEBERAPA JENIS CUCUT BOTOL (squalidae) YANG TERTANGKAP PANCING RAWAI DASAR DI PERAIRAN SAMUDERA HINDIA DAN ASPEK BIOLOGINYA." BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap 1, no. 2 (2017): 65. http://dx.doi.org/10.15578/bawal.1.2.2006.65-69.

Full text
Abstract:
Terdapat 9 jenis cucut botol yang tertangkap dengan pancing rawai dasar di perairan samudera Hindia yaitu Squalus sp 1; Squalus sp 1 b; Sgualus sp 2, Squalus sp 2b; Squalus sp 2c; Squalus sp 3: Squalus sp 3b; sgualus sp 4: dan squalus sp 4b; Nisbah kelamin cucut botol jantan dan betina 36.65 Sedangkan tingkat kematangan kelamin jantan cucut botol yang dijumpai dibedakan menjadi 3 kategori, yairu krasper yang belum bensi atau belum mengandung kapur (nol carsification), klasper yang telah berisr sebagian zat Kapur (full calsification).
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
23

Pralampita, Wiwiet An, Umi Chodriyah, and Johanes Widodo. "PANJANG, BOBOT, DAN NISBAH KELAMIN CUCUT LANJAM DARI GENUS CARCHARHINUS DAN CUCUT SELENDANG, Prionace glauca (FAMILI GARCHARHINIDAE) YANG DI DARATKAN DARI PERAIRAN SAMUDERA HINDIA SELATAN JAWA, BALI, DAN NUSA TENGGARA." Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia 9, no. 3 (2017): 35. http://dx.doi.org/10.15578/jppi.9.3.2003.35-47.

Full text
Abstract:
Genus Carcharhinus dan Pionace glauca dari famili Carcharhinidae merupakan jenis cucut yang dominan didaratkan di PPI Palabuhanratu, Cilacap, Kedonganan dan Tanjung Luar. Pengamatan dan analisis dilakukan terhadap beberapa aspek biologi yang meliputi ukuran (panjang dan bobot) badan, hubuhgan panjang dan bobot serta nisbah kelamin pada lima spesies dari genus Carcharhinus dan Pionaea glauca.
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
24

Rizkina, Nurnazmilaila, Diah Permata Wijayanti, and Sri Redjeki. "ASPEK BIOLOGI HIU LANYAM, Carcharhinus sorrah (Valenciennes, 1839), YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA NIZAM ZACHMAN (PPNSZ) JAKARTA." BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap 16, no. 2 (2024): 88. http://dx.doi.org/10.15578/bawal.16.2.2024.88-99.

Full text
Abstract:
Hiu Lanyam, Carcharhinus sorrah (Valenciennes, 1839) tersebar luas di wilayah perairan Indo-Pasifik, keberadaannya sering ditemukan di hampir seluruh perairan Indonesia. Status konservasi Hiu Lanyam menurut Daftar Merah IUCN dalam kondisi hampir terancam dan diduga populasinya telah menurun. Penangkapan Hiu Lanyam yang semakin tinggi dikuatirkan dapat mengganggu populasinya di alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek biologi Hiu Lanyam yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman(PPSNZ) Muara Baru, Jakarta. Aspek biologi yang dikaji adalah sebaran ukuran berdasark
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
25

Hasan, Uswatul. "KELAS UKURAN DAN NISBAH KELAMIN IKAN SEMBILANG (Plotosus canius) DI SUNGAI BELAWAN." JURNAL EDUSCIENCE 6, no. 1 (2019): 26–30. http://dx.doi.org/10.36987/jes.v6i1.986.

Full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
26

Soelistyowati, Dinar Tri, Agus Oman Sudrajat, and Harton Arfah. "Masculinization on tilapia (Oreochromis sp.) by natural hormone steroid agent from bee resin through artificial diet." Jurnal Akuakultur Indonesia 9, no. 2 (2013): 178. http://dx.doi.org/10.19027/jai.9.178-183.

Full text
Abstract:
<p>Masculinization on tilapia ( Oreochromis sp.) has been done with approach of natural hormone steroid agent from bee resin through artificial diet before sexual differentiation. This research aim to increase male sex ratio and production performance. Treatment of bee resin dose is 0.6; 1.2; 1.8; 2.4; 3.0 feed ml/kg compared to Control (0 ml/kg diet) were given during 28 days at larva age 7 day in aquarium, then transferred to the farm ground until age 12 weeks. Average of masculine phenotype percentage increased significantly (P<0,05) from 62.9±3.9% to 69.7±5.5% versus 50.0±9.0% (Co
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
27

Salvador, Mateus, and Lucio F. Gusmao. "METIL TESTOSTERON TERHADAP NISBAH KELAMIN IKAN NILA (Oreochromis niloticus, GIFT) DI PUSAT BALAI BENIH IKAN GLENO TIMOR LESTE." INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI 8, no. 1 (2025): 1–7. https://doi.org/10.33323/indigenous.v8i1.620.

Full text
Abstract:
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi peremdaman hormon metil testosteron terhadap nisbah kelamin ikan nila Oreochromis niloticus, GIFT). Penelitian dilaksanakan di Balai Benih ikan nila GIFT (Genetically Improvement Farmed Tilapia) Dusun Desa Talimoro, Timor Leste. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental/percobaan. Rancangan penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL). Hasil persentase jenis kelamin jantan yang terbentuk diantaranya, pada perlakuan P1 sebesar 88,3%, perlakuan P2 sebesar 95%, P3 sebesar 86,7%. Perl
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
28

Susiana, Azwin Apriandi, and Rochmady. "IDENTIFIKASI JENIS KELAMIN SIPUT GONGGONG Strombus sp. SECARA MORFOLOGI DI PERAIRAN MADUNG, TANJUNGPINANG, INDONESIA." Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis 11, no. 3 (2019): 555–67. http://dx.doi.org/10.29244/jitkt.v11i3.29053.

Full text
Abstract:
Identifikasi morfologi sebagai alternatif identifikasi jenis kelamin siput gonggong tanpa merusak cangkang dan viscera. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kelamin siput gonggong Strombus sp. secara morfologi. Sampel diperoleh dari nelayan pengumpul di pesisir Madung, Tanjungpinang, Indonesia. Sampel dikoleksi pada saat surut terendah, hasil koleksi disimpan dalam wadah ember. Siput gonggong jenis kelamin jantan dan betina dibedakan secara morfologi melalui pengamatan visual terhadap cangkang tanpa pembedaan organ bagian dalam cangkang. Organ reproduksi diketahui dengan cara meng
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
29

Mahdiana, Arif, Isdy Sulistyo, and T. Junaidi. "Potensi Lestari dan Beberapa Aspek Biologi Ikan Pari (Dasyatis sp.) sebagai Tinjauan Status Perikanan Tangkap di Laut Jawa." MAIYAH 1, no. 1 (2022): 58. http://dx.doi.org/10.20884/1.maiyah.2022.1.1.6649.

Full text
Abstract:
Ikan Pari merupakan komoditas ikan demersal di perairan Indonesia yang semakin menurun produksi tangkapannya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui potensi lestari dan beberapa aspek biologi ikan Pari dengan menggunakan indikator Maximum Sustainable Yield (MSY) sebagai status penangkapan di laut Jawa. Data hasil tangkapan dan upaya diambil dari data produksi tahun 2006-2015 dan data primer untuk mengetahui beberapa aspek biologinya diambil sempel di TPI pelabuhan Cirebon dan Tegal Data spesifikasi alat tangkap ikan Pari diperoleh dari wawancara nelayan. Data hasil tangkapan di analisis
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
30

Damayanti, Sri, Junardi Junardi, and Riyandi Riyandi. "Karakteristik Reproduksi Ikan Tembakul (Boleophthalmus boddarti) di Kong Khew Pak Kung, Kalimantan Barat." Jurnal Akuatiklestari 7, no. 1 (2023): 37–43. http://dx.doi.org/10.31629/akuatiklestari.v7i1.6100.

Full text
Abstract:
Ikan tembakul (Boleophthalmus boddarti) ialah ikan yang seringkali dijumpai pada wilayah mangrove, ikan yang mampu berjalan di darat, serta memijah pada lubang lumpur kawasan persembunyian. Ikan ini dimanfaatkan sebagai bahan pangan, obat tradisional maupun umpan untuk memancing, tetapi masih banyak dari sebagian masyarakat yang tidak mengetahui manfaatnya. Penurunan kualitas lingkungan di Kawasan Wisata Religi Kong Khew Pak Kung Kecamatan Sungai Pinyuh akibat penumpukan sampah diduga dapat menurunkan populasi ikan tembakul. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik reproduks
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
31

Adriyani, Alvita, Suradi Wijaya Saputra, and Aninditia Sabdaningsih. "Parameter Pertumbuhan Kepiting Bakau (Scylla paramamosain Estampador, 1950) di Perairan Pantai Utara Rembang, Jawa Tengah." Jurnal Pasir Laut 7, no. 2 (2023): 98–105. http://dx.doi.org/10.14710/jpl.2023.60833.

Full text
Abstract:
Kepiting bakau merupakan salah satu komoditas perikanan penting di Indonesia sejak awal tahun 1980-an. Kepiting bakau termasuk dalam famili Portunidae yang merupakan salah satu komoditas perikanan dibudidayakan. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui nisbah kelamin kepiting bakau, struktur ukuran panjang karapas kepiting bakau, hubungan panjang karapas dan berat kepiting bakau dan parameter pertumbuhan kepiting bakau. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2022 - Februari 2023 di Perairan Pantai Utara Rembang, Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
32

Achmad, Nurilmi, and Agus Suryahman. "Aspek Reproduksi Ikan Kurisi (Nemipterus japonicus) di Perairan Selat Sunda." FISHIANA Journal of Marine and Fisheries 2, no. 2 (2023): 1–10. http://dx.doi.org/10.61169/fishiana.v2i2.71.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan aspek biologi reproduksi ikan kurisi (Nemipterus japonicus) yang meliputi nisbah kelamin, tingkat kematangan gonad, indeks kematangan gonad dan ukuran pertama kali matang gonad. Penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai dengan September 2022 di Perairan Selat Sunda dengan lokasi pengumpulan data di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Dari 950 ekor ikan kurisi terdiri terdiri atas ikan jantan 434 ekor dan ikan betina 516 ekor dengan perbandingan nisbah kelamin 1:1,19. Ikan kurisi jantan yang matang gona
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
33

Kurniatama, Taufan, Sri Hastuti, and Fadjar Basuki. "Efek artemia (Artemia salina) yang direndam air kelapa (Cocos nucifera) sebagai pakan terhadap Keberhasilan maskulinisasi ikancupang (Betta splendens)." Sains Akuakultur Tropis : Indonesian Journal of Tropical Aquaculture 7, no. 1 (2023): 95–103. http://dx.doi.org/10.14710/sat.v7i1.13012.

Full text
Abstract:
Ikan cupang (Betta splendens) jantan memiliki harga jual yang tinggi daripada ikan cupang betina karena mempunyai warna yang lebih menarik, tubuh lebih ramping, sirip lebih panjang, dan lebih agresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman artemia (Artemia salina) menggunakan air kelapa (Cocos nucifera) terhadap keberhasilan maskulinisasi ikan cupang (Betta splendens) dan untuk mengetahui konsentrasi air kelapa (Cocos nucifera) terbaik sebagai media perendaman artemia (Artemia salina) terhadap keberhasilan pengarahan kelamin jantan pada ikan cupang (Betta splendens). Per
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
34

Zuryani, Helmi, Boby Muslimin, and Khusnul Khotimah. "Pembetinaan ikan betok, Anabas testudineus (Bloch, 1792) menggunakan larutan susu dan kedelai melalui perendaman larva." Jurnal Iktiologi Indonesia 17, no. 2 (2018): 123. http://dx.doi.org/10.32491/jii.v17i2.352.

Full text
Abstract:
The ability of climbing perch, Anabas testudineus (Bloch, 1792) to grow effectively can be done for a sex reversal using natural steroids active ingredient which are derived from cow’s milk through immersion of the fish larvae. This research aims to increase the ratio of the female sex, survival, and growth of the larvae of climbing perch. The research material is a juvenile of 7 days old which is gained from induce breeding methods. The research was conducted at a hatchery. Sex ratio was observed in biology laboratory and water quality was observed in chemical laboratory of the University of
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
35

Firmansyah, Mohamad Ayip, Mustahal Mustahal, Mas Bayu Syamsunarno, Ilham Septian, and Muh Herjayanto. "Tingkah Laku Pemijahan Oryzias woworae Ikan Padi Endemik Pulau Muna, Sulawesi Tenggara Berdasarkan Nisbah Kelamin Induk Berbeda." Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik 6, no. 2 (2022): 131–40. http://dx.doi.org/10.46252/jsai-fpik-unipa.2022.vol.6.no.2.191.

Full text
Abstract:
Ikan padi Oryzias woworae merupakan spesies ikan padi endemik dari perairan Pulau Muna, Sulawesi Tenggara. Potensi ekonomi ikan O. woworae sebagai ikan hias, belum didukung oleh ketersediaan informasi budidayanya. Salah satu aspek penting keberhasilan budidaya ikan adalah pengetahuan terhadap reproduksinya. Informasi tingkah laku pemijahan sangat penting diketahui. Penelitian ini bertujuan mengkaji tingkah laku pemijahan ikan padi (O. woworae) dan jumlah telur per jam dengan nisbah kelamin berbeda. Metode penelitian menggunakan rancangan percobaan perlakuan nisbah kelamin induk ikan betina (♀)
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
36

Chodrijah, Umi, and Ria Faizah. "BEBERAPA ASPEK BIOLOGI UDANG WINDU (Penaeus monodon (Fabricus, 1789) DI PERAIRAN TARAKAN, KALIMANTAN UTARA." BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap 10, no. 1 (2018): 49. http://dx.doi.org/10.15578/bawal.10.1.2018.49-55.

Full text
Abstract:
Udang windu merupakan salah satu komoditas ekonomis di Indonesia dan sudah dimanfaatkan serta dikembangkan cukup lama di perairan Tarakan sehingga perlu upaya pengelolaan dengan salah satu dasar kajian biologinya. Penelitian ini membahas beberapa aspek biologi udang windu, meliputi hubungan panjang-berat, nisbah kelamin, kematangan kelamin, serta ukuran rata-rata tertangkap dan matang kelamin. Penelitian dilakukan pada selama bulan Januari-November 2016. Hasil penelitian menunjukkan, dari 2208 ekor contoh udang windu yang dianalisa, ukuran yang tertangkap berkisar antara 21,9-63 mmCL serta hub
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
37

Manullang, Helentina Mariance, and Khairul Khairul. "KEPADATAN POPULASI DAN NISBAH KELAMIN IKAN BUTUH KELENG (Butis butis) DI SUNGAI BELAWAN." EKSAKTA : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA 5, no. 2 (2020): 91. http://dx.doi.org/10.31604/eksakta.v5i2.91-97.

Full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
38

Yolanda, Kiki, and A. Arifin Rivaie. "Pengaruh Konsumsi Metil Eugenol dan Protein Hidrolisat Terhadap Kebugaran Lalat Buah Bactrocera carambolae." Jurnal Hortikultura 24, no. 3 (2016): 249. http://dx.doi.org/10.21082/jhort.v24n3.2014.p247-257.

Full text
Abstract:
Informasi yang lebih lengkap tentang pemanfaatan zat pemikat metil eugenol (ME) dan protein hidrolisat (PH) pada <em>Bactrocera carambolae</em> secara bersamaan dibutuhkan untuk mengoptimalkan strategi pengendalian massal di lapangan. Telah dilakukan percobaan yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi kombinasi ME dan PH terhadap kebugaran lalat buah B. carambolae di Laboratorium Entomologi Dasar, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, dari bulan Oktober 2009 sampai Maret 2010. Perlakuan disusun menurut rancangan acak lengkap dengan lima ulangan. Hasil percobaan menun
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
39

Kanedi, Meuthia Maharani, Priyanto Rahardjo, and Mira Maulita. "ASPEK BIOLOGI RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DI PESISIR KABUPATEN LAMPUNG TIMUR, PROVINSI LAMPUNG." Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam 2, no. 1 (2020): 49. http://dx.doi.org/10.15578/bjsj.v2i1.8757.

Full text
Abstract:
Abstrak Salah satu potensi perikanan laut adalah rajungan (Portunus pelagicus). Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan komoditas yang penting karena mempunyai nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar baik di dalam maupun luar negeri masih tinggi. Tujuan dilaksanakan praktik integrasi ini adalah untuk Menganalisis beberapa aspek biologi untuk mengetahui pola pertumbuhan sebagai acuan kajian stok rajungan di Pesisir Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung dan Mengetahui aspek perikanan di Pesisir Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah met
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
40

Huda, Anisa Arifatul, Anhar Solichin, Aninditia Sabdaningsih, and Suradi Wijaya Saputra. "KEMATANGAN GONAD DAN RASIO POTENSI PEMIJAHAN IKAN KIPER (Scatophagus argus) YANG DIDARATKAN DI TPI TANGGUL MALANG, KENDAL." Jurnal Pasir Laut 6, no. 1 (2022): 1–11. http://dx.doi.org/10.14710/jpl.2022.44359.

Full text
Abstract:
Ikan Kiper (Scatophagus argus) merupakan salah satu ikan demersal yang bernilai ekonomis. Sedikitnya informasi mengenai kematangan gonad dan rasio potensi pemijahan ikan Kiper belum didapatkan, karena merupakan hasil tangkapan sampingan yang hasil tangakapannya tidak banyak. Penelitian ini bertujuan mengkaji kematangan gonad dan rasio potensi pemijahan yang mencakup beberapa informasi berupa nisbah kelamin, struktur ukuran, LC50%, TKG, IKG, Lm50%, parameter pertumbuhan, laju mortalitas dan rasio potensi memijah. Penelitian ini dilakukan pada bulan April, Mei dan Agustus 2021 dengan pengambilan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
41

Sangadji, Madehusen, Anita Padang, Jahra Wasahua, and Dinisha Karepesina. "Nisbah Kelamin dan Ukuran Pertama Kali Matang Gonad Ikan Layang Putih (Decapterus Macrosoma Bleeker,1851) yang Tertangkap di Perairan Latuhalat." Jurnal Agrohut 14, no. 2 (2023): 74–84. http://dx.doi.org/10.51135/agh.v14i2.263.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biologi reproduksi ikan layang putih (Decapterus macrosoma Bleeker, 1851) meliputi Nisbah Kelamin, Tingkat Kematangan Gonad (TKG) dan Ukuran Pertama Kali Matang Gonad. Penelitian dilakukan pada bulan Mei-Juni 2022 di perairan Latuhalat dengan pengambilan sampel sebanyak 2 kali dalam sebulan dan dilanjutkan di Laboratorium Iktiologi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Darussalam Ambon. Jumlah sampel selama penelitian sebanyak 264 ekor terdiri atas 127 jantan dan 137 betina. Hasil analisa mendapatkan nisbah kelamin ikan jantan dan betina ada
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
42

Ziana, Silvia Mei, Anhar Solichin, and Wiwiet Teguh Taufani. "Aspek Reproduksi Ikan Sembilang (Plotosus canius) Betina yang Didaratkan di Pengepul Wilayah Tambak Lorok Semarang." Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES) 11, no. 1 (2022): 17–25. https://doi.org/10.14710/marj.v11i1.28391.

Full text
Abstract:
Ikan Sembilang merupakan ikan ekonomis penting yang banyak ditangkap oleh nelayan di Tambak Lorok Semarang. Informasi mengenai ikan Sembilang masih sedikit sehingga diperlukan adanya penelitian lebih lanjut mengenai aspek reproduksi untuk mempertahankan kelimpahan stoknya di alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek reproduksi ikan Sembilang betina diantaranya meliputi struktur ukuran, nisbah kelamin, TKG, IKG, ukuran pertama kali matang gonad (Lm), fekunditas, dan diameter telur. Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan pengambilan sampel acak. Penelitian ini dilaksanakan pad
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
43

Rutiyaningsih, Ayu, Suradi Wijaya Saputra, and Djuwito. "BEBERAPA ASPEK BIOLOGI UDANG JERBUNG (Penaeus merguiensis) DI PERAIRAN PANTAI CILACAP JAWA TENGAH." Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES) 2, no. 3 (2013): 47–55. http://dx.doi.org/10.14710/marj.v2i3.4181.

Full text
Abstract:
Eksploitasi udang P. merguiensis dengan alat tangkap jaring arad diduga terus meningkat ditandai dengan meningkatnya produksi dalam tiga tahun terakhir. Penangkapan yang berlebihan dapat mengancam kelestariannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji aspek-aspek biologi seperti komposisi hasil tangkapan, distribusi hasil tangkapan, struktur ukuran, ukuran pertama tertangkap (L50%), panjang infinity (L∞), nisbah kelamin, tingkat kematangan gonad (TKG), sifat pertumbuhan, dan faktor kondisi. Selain itu, membuat konsep pengelolaan sumberdaya perikanan udang P. merguiensis. Metode yang d
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
44

Susanto, Agus, Putri Artha Leider, Yani Maharani, Lilian Rizkie, Ichsan Nurul Bari, and Syifa Nabilah Subakti-Putri. "Siklus hidup dan kesintasan ulat grayak Spodoptera frugiperda Smith (Lepidoptera: Noctuidae) dari beberapa daerah di Jawa Barat." Jurnal Entomologi Indonesia 21, no. 2 (2024): 167–75. http://dx.doi.org/10.5994/jei.21.2.167.

Full text
Abstract:
Spodoptera frugiperda Smith adalah hama utama pada tanaman jagung. Informasi tentang siklus hidup dan sintasan hama ini penting untuk pengendalian yang tepat dan efektif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui siklus hidup dan kesintasan S. frugiperda di beberapa daerah di Jawa Barat. Penelitian dilaksanakan dari bulan Juni–Agustus 2020. Sampel diambil dari beberapa daerah yang terbagi dalam 3 kategori, yaitu dataran tinggi Kecamatan Lembang (1.100 m dpl), dataran menengah Kecamatan Jatinangor (858 m dpl), dan dataran rendah Kecamatan Tarikolot (103 m dpl). Pengambilan sampel menggunakan me
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
45

Hermanto, Dedy Tri, Sulistiono Sulistiono, and Etty Riani. "Studi Beberapa Aspek Reproduksi Rajungan (Portunus pelagicus) di Perairan Mayangan, Kabupaten Subang, Jawa Barat." Biospecies 12, no. 1 (2019): 1–10. https://doi.org/10.22437/biospecies.v12i1.6381.

Full text
Abstract:
Rajungan merupakan salah satu sumberdaya perikanan yang bernilai ekonomis penting. Penelitian beberapa aspek reproduksi rajungan (Portunus pelagicus) di perairan Mayangan, Subang, Jawa Barat telah dilakukan selama sebelas bulan (Februari-Desember 2003). Rajungan yang diteliti (n=556 ekor ; 251 ekor jantan dan 305 ekor betina) merupakan hasil tangkapan nelayan dengan menggunakan jaring rajungan dan bubu ukuran 25x70 cm. Aspek yang diteliti mencakup nisbah kelamin, tingkat kematangan gonad (TKG), indeks kematangan gonad (IKG), fekunditas dan diameter telur. Berdasarkan pengamatan (pada kisaran l
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
46

Nella Tri Agustini. "Pola Pertumbuhan Kerang Lokan Geloina Erosa, Solander 1786 di Muara Jenggalu Kota Bengkulu." JURNAL ENGGANO 9, no. 2 (2024): 226–32. https://doi.org/10.31186/jenggano.9.2.226-232.

Full text
Abstract:
Kerang lokan Geloina erosa merupakan salah satu kelompok Bivalvia yang hidup dan berkembang di Ekosistem Mangrove. Kerang ini telah dimanfaatkan oleh penduduk sekitar sebagai biota konsumsi dan memiliki kandungan gizi yang tinggi. Salah satu daerah penghasil kerang lokan di Kota Bengkulu adalah Muara Jenggalu, terletak di Jalan Jenggalu Kelurahan Lingkar Barat Kota Bengkulu. Permintaan masyarakat yang cenderung meningkat setiap tahun menyebabkan meningkatnya eksploitasi terhadap kerang lokan. Pemanfaatan kerang lokan dieksploitasi secara langsung di ekosistemnya yaitu ekosistem mangrove. Penga
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
47

Larasati, Rakhma Fitria, Eko Setyobudi, and Suadi Suadi. "HUBUNGAN PANJANG-BERAT DAN NISBAH KELAMIN LOBSTER BATU (Panulirus penicillatus) DI PANTAI SELATAN YOGYAKARTA." PELAGICUS 2, no. 2 (2021): 83. http://dx.doi.org/10.15578/plgc.v2i2.9809.

Full text
Abstract:
ABSTRAK Lobster (Panulirus spp.) adalah komoditas perikanan penting dan ekonomis tinggi. Spesies yang paling sering dan dominan tertangkap adalah lobster batu. Meningkatnya permintaan lobster menjadikan nelayan melakukan kegiatan penangkapan secara terus menerus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan panjang-berat dan rasio jenis kelamin (sex ratio) lobster batu (Panulirus penicillatus). Penelitian dilakukan pada Februari 2017 sampai dengan Agustus 2017 di pantai selatan Yogyakarta. Kajian stok lobster dilakukan melalui survei yang meliputi metode deskriptif, observasi dan wawan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
48

Bhagawati, Dian, Tri Nurani, and Muh Nadjmi Abulias. "Jenis, performa, dan nisbah kelamin ikan hiu yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudra Cilacap." Jurnal Iktiologi Indonesia 17, no. 2 (2018): 185. http://dx.doi.org/10.32491/jii.v17i2.358.

Full text
Abstract:
Shark fisheries in Indonesia are still relying on the natural catch. Several shark species are important fisheries commo-dities and are highly collected. Although there are several rules to control catch, usage, and conservation status, in practice, fishermen are less submissive. This study was conducted to obtain information about species diversity, per-formance, and sex ratio of sharks which were found in Cilacap Port in October to November 2015. The method used was purposive random sampling technique. Samples were taken four times with two weeks interval for each observation. The parameters
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
49

Kusuma, Eka, Agus Oman Sudrajat, Harton Arfah, and Alimuddin Alimuddin. "KEBERHASILAN MASKULINISASI DAN KINERJA REPRODUKSI IKAN GAPI, Poecilia reticulata DIBERI EKSTRAK SERBUK SARI PINUS MELALUI PAKAN." Jurnal Riset Akuakultur 16, no. 3 (2022): 177. http://dx.doi.org/10.15578/jra.16.3.2021.177-183.

Full text
Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas suplementasi ekstrak serbuk sari pinus melalui pakan terhadap maskulinisasi dan kinerja reproduksi ikan gapi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas lima perlakuan dengan tiga ulangan, yaitu meliputi suplementasi 10 mg ekstrak serbuk sari pinus per kg pakan (SSP10), 50 mg kg-1 pakan (SSP50), 250 mg kg-1 pakan (SSP250), 1 mg 17b-metiltestosteron per kg pakan sebagai kontrol positif (MT atau kontrol-2), dan perlakuan tanpa suplementasi ekstrak serbuk sari pinus (kontrol-1). Ikan uji yang digunakan adal
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
50

Adi, Faiz Prasetya, Niniek Widyorini, and Anhar Solichin. "Aspek Reproduksi Ikan Nila (Oreochromis niloticus) dan Ikan Tawes (Barbonymus gonionotus) di Perairan Waduk Jatibarang Kabupaten Semarang." Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES) 10, no. 2 (2023): 93–103. https://doi.org/10.14710/marj.v10i2.31648.

Full text
Abstract:
Waduk Jatibarang merupakan waduk yang berada di Semarang, Waduk Jatibarang terletak di kecamatan Gunung Pati yang meliputi Kelurahan Jatirejo dan Kandri, serta kecamatan Mijen yang meliputi Kelurahan Jatibarang dan Kedungpane. Ikan Nila dan Ikan Tawes merupakan ikan ekonomis penting yang memiliki harga cukup tinggi. Informasi mengenai Ikan Nila dan Ikan Tawes di Waduk Jatibarang masih terbatas sehingga diperlukan adanya penelitian lebih lanjut mengenai aspek biologi untuk mempertahankan kelimpahan stoknya di alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek biologi Ikan Nila dan Ikan Tawes
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!