To see the other types of publications on this topic, follow the link: Parameter oseanografi.

Journal articles on the topic 'Parameter oseanografi'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the top 50 journal articles for your research on the topic 'Parameter oseanografi.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Browse journal articles on a wide variety of disciplines and organise your bibliography correctly.

1

Jawadin, Muhammad Ramli, and La Ode Alirman Afu. "KARAKTERISTIK HIDRO-OSEANOGRAFI BUDIDAYA KERANG MUTIARA MABE (Pteria penguin) DI PERAIRAN PALABUSA SELAT BUTON KOTA BAU-BAU." Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) 5, no. 1 (2020): 15. http://dx.doi.org/10.33772/jsl.v5i1.10949.

Full text
Abstract:
Karakteristik hidro oseanografi merupakan salah satu faktor pembatas dalam usaha budidaya kerang mutiara mabe (Pteria penguin). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik hidro oseanografi pada lokasi budidaya kerang mutiara mabe di Kelurahan Palabusa Kota Baubau. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan September 2018-Oktober 2018 melalui pengukuran langsung di lapangan. Parameter kimia di analisis di Laboratorium. Data di analisis secara desktiptif untuk mengetahui karakteristik parameter hidro oseanografi terhadap aktivitas budidaya kerang mutiara mabe. Hasil analisis menunjuka
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Nugraha, Sufadlan, Nadia Zahrina W, Billy Yanfeto, and Rifqi Noval Agassi. "Variasi Sebaran Parameter Oseanografi di Sekitar Pulau Bawean pada Bulan Maret 2019." Jurnal Hidrografi Indonesia 6, no. 1 (2024): 41–49. http://dx.doi.org/10.62703/jhi.v6i1.50.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi dalam distribusi parameter oseanografi di sekitar Pulau Bawean pada bulan Maret 2019. Data parameter oseanografi seperti suhu, salinitas, densitas, konduktivitas, dan kecepatan suara diperoleh dari pengukuran Conductivity, Temperature, dan Depth (CTD). Melalui visualisasi data secara irisan horizontal di tiap kedalaman, dan irisan vertikal terhadap setiap stasiun pengamatan yang digambarkan menggunakan perangkat lunak Ocean Data View, hasil analisis menunjukkan bahwa parameter oseanografi di sekitar Pulau Bawean pada bulan Maret 2019, untuk p
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Supiyati, Setya Pagestu, and Alfan Sukmana Praja. "VARIABILITAS SPASIAL DAN TEMPORAL PARAMETER OSEANOGRAFI TERHADAP TANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN LAUT BENGKULU." Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis 11, no. 2 (2019): 461–73. http://dx.doi.org/10.29244/jitkt.v11i2.25729.

Full text
Abstract:
Perairan laut Bengkulu memiliki potensi perikanan cukup melimpah. Potensi tersebut dipengaruhi oleh beberapa parameter oseanografi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan variabilitas spasial dan temporal parameter oseanografi serta mengetahui hubungannya terhadap hasil tangkapan ikan selama lima tahun di perairan laut Bengkulu. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif berdasarkan visualisasi data kecepatan angin, suhu permukaan laut dan salinitas pada tahun 2011 – 2015. Analisis data dilakukan dengan menggunakan software GrADS, Panoply dan ArcGIS. Hasil penelitian menunjukan tangka
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Nasrawati, Ira, and Asmadin. "KEPADATAN SPONS PADA EKOSISTEM LAMUN KAITANNYA DENGAN PARAMETER OSEANOGRAFI DI PERAIRAN DESA KASWARI KABUPATEN WAKATOBI." Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) 5, no. 4 (2020): 357. http://dx.doi.org/10.33772/jsl.v5i4.15499.

Full text
Abstract:
Padang Lamun merupakan tempat hidup bagi beragam organisme, salah satunya adalah spons. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui keragaman jenis spons dan lamun di perairan Desa Kaswari Kabupaten Wakatobi serta hubungan kepadatan spons dan persentase tutupan lamun kaitannya dengan parameter oseanografi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-November 2020 dengan lokasi di perairan Desa Kaswari Kabupaten Wakatobi. Metode Penelitian ini menggunakan metode transek kuadran dengan ukuran 1x1 m. Pengamatan dilakukan di tiga stasiun penelitian yang diambil berdasarkan tipe substrat
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

A. Dollu, Efrin. "ANALISIS PENGARUH FAKTOR OSEANOGRAFI TERHADAP UPAYA PENANGKAPAN IKAN TUNA (Thunus spp) DI PERAIRAN KOKAR KABUPATEN ALOR." Maspari Journal - Marine Science Research 15, no. 2 (2023): 130–39. http://dx.doi.org/10.56064/maspari.v15i2.28.

Full text
Abstract:
Faktor osesanografi yang sangat penting untuk pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya ikan, terutama dalam usaha penangkapan. Setiap jenis ikan memiliki kemampuan adaptasi yang berbeda terhadap kondisi oseanografi untuk kelangsungan hidupnya begitu pula dengan kehidupan ikan Tuna membutuhkan parameter kondisi lingkungan yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan hubungan parameter oseanografi terhadap upaya penangkapan ikan pada armada penangkapan pancing tonda di perairan Kokar Kabupaten Alor. Data parameter oseanografi yang diukur adalah Suhu, KecepatanArus, Klorofil-a
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Siboro, Amanda T., Feby Angelin Garizi Siahaan, Sarnaen Simanjuntak, and Muhammad Zainuddin Zainuddin Lubis. "Rancang Bangun Penampung Sampah Laut Portable (PSP) dan Uji Solar Panel untuk Mengurangi Sampah Laut." JURNAL INTEGRASI 10, no. 2 (2018): 80–85. http://dx.doi.org/10.30871/ji.v10i2.840.

Full text
Abstract:
Sampah laut adalah sampah hasil pembuangan yang dihasilkan oleh manusia yang terbuang ke lingkungan pesisir dan laut. Keberagaman aktivitas manusia yang tersebar dimana saja dapat menjadi sumber sampah. Sumber ini dapat berlokasi di laut, sepanjang pesisir, maupun daerah pedalaman. Sampah - sampah ini berpindah dari satu tempat ke tempat lain dalam jarak yang jauh dan dapat memasuki habitat laut. Akumulasi dari sampah laut, tentunya dapat mempengaruhi habitat makhluk hidup, fungsi ekologikal organisme, dan juga dapat menimbulkan masalah kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguj
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Salim, Dafiuddin, Yuliyanto Yuliyanto, and Baharuddin Baharuddin. "KARAKTERISTIK PARAMETER OSEANOGRAFI FISIKA-KIMIA PERAIRAN PULAU KERUMPUTAN KABUPATEN KOTABARU KALIMANTAN SELATAN." JURNAL ENGGANO 2, no. 2 (2017): 218–28. http://dx.doi.org/10.31186/jenggano.2.2.218-228.

Full text
Abstract:
Kondisi dan dinamika perairan laut sangat dipengaruhi antara lain parameter oseanografi fisik dan kimia. Parameter oseanografi fisik dan kimia ini penting karena berpengaruh terhadap kondisi dan kualitas perairan Pulau Kerumputan Kabupaten Kotabaru. Seperti diketahui perairan Kabupaten Kotabaru dan pulau-pulau kecilnya sangat dinamis karena terletak antara Laut Jawa dan Selat Makassar. Perairan ini semakin strategis karena dimanfaatkan dalam berbagai bidang seperti pelayaran, perikanan tangkap, transportasi, pertambangan dan lain sebagainya. Adanya dinamika perairan dan pemanfaatan ruang laut
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Amri, Khairul, Atiah Al Mutoharoh, and Dwi Ernaningsih. "SEBARAN LARVA IKAN DAN KAITANNYA DENGAN KONDISI OSEANOGRAFI LAUT SULAWESI." Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia 21, no. 2 (2015): 103. http://dx.doi.org/10.15578/jppi.21.2.2015.103-114.

Full text
Abstract:
<p>Laut Sulawesi diketahui sebagai daerah penangkapan ikan yang potensial sekaligus diduga sebagai lokasi pemijahan. Berbagai jenis larva ikan pelagis maupun demersal ditemukan di perairan ini. Kelimpahan dan sebaran larva ikan di suatu perairan sangat dipengaruhi oleh kondisi oseanografi seperti temperatur, salinitas dan sejumlah parameter lainnya termasuk ketersediaan pakan. Untuk mengetahui pengaruh parameter oseanografi terhadap kelimpahan dan sebaran spasial larva ikan di Laut Sulawesi, telah dilakukan penelitian menggunakan kapal riset KR Baruna Jaya VII pada Oktober 2012. Paramete
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Nuryasin Firmansyah, Eko, Ibnu Sofian, Anastasia Rita Tisiana Dwi K, and Widodo S. Pranowo. "Pemanfaatan Data Satelit Altimetri fntuk Identifikasi Daerah Penangkapan Ikan Berdasarkan Area Upwelling (Studi Kasus di Perairan Selatan Bali-Jawa)." Jurnal Chart Datum 1, no. 2 (2015): 81–92. http://dx.doi.org/10.37875/chartdatum.v1i2.106.

Full text
Abstract:
Indonesia adalah Negara kepulauan yang mempunyai keanekaragaman hayati terbesar, salah satunya adalah potensi perikanan. Kondisi tersebut menimbulkan maraknya kegiatan penangkapan ikan dalam jumlah besar di wilayah perairan Indonesia, khususnya perairan Selatan Jawa-Bali. Meningkatnya jumlah ikan yang berada di perairan Selatan Jawa-Bali disebabkan oleh beberapa factor, salah satunya adalah kondisi perairan yang menyebabkan terjadinya upwelling yaitu arus eddies. Arus eddies dapat diidentifikasikan dengan memanfaatkan data dari satelit altimetri. Data tersebut berupa, data tinggi muka laut (SS
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Apriliani, Izza Mahdiana, Lantun Paradhita Dewanti, Pringgo KDNY Putra, and Irvan Nur Rokhim. "SEBARAN SPASIO-TEMPORAL SPL DAN KLOROFIL-a DI PERAIRAN WPP 713 (STUDI KASUS PERAIRAN KAB. SINJAI, KAB. BULELENG, KAB. KOTABARU, DAN KOTA MAKASSAR)." ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut 8, no. 3 (2024): 267–74. http://dx.doi.org/10.29244/core.8.3.267-274.

Full text
Abstract:
Suhu permukaan laut dan klorofil-a menjadi parameter penting untuk mengetahui kondisi oseanografi di suatu perairan. Metode dalam pendeteksian sebaran spasio-temporal di suatu perairan salah satunya dengan memanfaatkan teknologi penginderaan jauh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran spasio-temporal di WPP 713. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengambilan data dengan metode penginderaan jauh untuk menganalisis parameter oseanografi yang digunakan. Data penelitian meliputi SPL dan klorofil-a yang diperoleh dari citra satelit Aqua-MODIS periode bulan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
11

Apriliansyah, Apriliansyah, Dewi Purnama, Yar Johan, and Person Pesona Renta. "ANALISIS PARAMETER OSEANOGRAFI DAN LINGKUNGAN EKOWISATA PANTAI DI PANTAI PANJANG KOTA BENGKULU." JURNAL ENGGANO 3, no. 2 (2018): 211–27. http://dx.doi.org/10.31186/jenggano.3.2.211-227.

Full text
Abstract:
Ekowisata pantai adalah kegiatan ekowisata yang dilakukan di daerah pantai pada umumnya memanfaatkan sumberdaya pantai dan permukaan air. Pantai Panjang Kota Bengkulu merupakan pantai yang terdapat di bagian barat Pulau Sumatera dan berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Pantai Panjang yang membentang sepanjang 7 km dengan luas 84,09 ha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis parameter oseanografi dan lingkungan ekowisata pantai di Pantai Panjang Kota Bengkulu. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode survei. Hasil penelitian ini diperoleh sebaran parameter oseanograf
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
12

Prasetya, Arif, and La Ode Abdul Fajar Hasidu. "Kesesuaian Lahan Budidaya Lobster (Panulirus spp.) Sistem Keramba Jaring Apung Menggunakan Pendekatan Sistem Informasi Geografis." Jurnal Airaha 10, no. 02 (2021): 222–32. http://dx.doi.org/10.15578/ja.v10i02.267.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memetakan beberapa parameter oseanografi yang sesuai untuk kegiatan budidaya lobster sistem keramba jaring apung dan menghasilkan rekomendasi berupa peta spasial kelayakan lahan budidaya lobster sistem keramba jaring apung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2021 di perairan Kabupaten Kolaka. Pengambilan data oseanografi dilakukan pada 58 stasiun, selanjutnya melakukan spasial analisis menggunakan program Arc GIS 10. Metode menggunakan analisis interpolasi dan klasifikasi spasial, kemudian melakukan overlay data pada seluruh parameter osea
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
13

Pratama, Gilar Budi, Tri Wiji Nurani, Mustaruddin Mustaruddin, and Yeni Herdiyeni. "PEMODELAN KESESUAIAN HABITAT IKAN PELAGIS BERBASIS KONDISI OSEANOGRAFI DI PERAIRAN PALABUHANRATU." BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap 14, no. 3 (2023): 161. http://dx.doi.org/10.15578/bawal.14.3.2022.161-171.

Full text
Abstract:
Palabuhanratu merupakan pusat kegiatan potensial perikanan tangkap di Kabupaten Sukabumi. Salah satu tangkapan ikan yang dominan didaratkan di lokasi ini adalah kelompok jenis ikan pelagis. Kelompok jenis ikan pelagis memiliki sifat bergerombol (schooling) dalam bermigrasi. Sebaran dan kelimpahannya dipengaruhi oleh beberapa parameter oseanografi seperti suhu permukaan laut, konsentrasi klorofil- a, salinitas, arus hingga kedalaman perairan. Keberhasilan upaya penangkapan ikan sangat tergantung pada ketepatan dalam memprediksi daerah penangkapan. Pendugaan daerah penangkapan ikan, dapat dilaku
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
14

Gaol, Jonson Lumban, and Bambang Sadhotomo. "KARAKTERISTIK DAN VARIABILITAS PARAMETER-PARAMETER OSEANOGRAFI LAUT JAWA HUBUNGANNYA DENGAN DISTRIBUSI HASIL TANGKAPAN IKAN." Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia 13, no. 3 (2017): 201. http://dx.doi.org/10.15578/jppi.13.3.2007.201-211.

Full text
Abstract:
Penelitian kondisi oseanografi Laut Jawa telah dilakukan sejak 90 tahun yang lewat, sehingga data yang tersedia sudah cukup banyak. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kembali data suhu dan salinitas yang diperoleh dari basis data world ocean data-2001 serta data deret waktu suhu permukaan laut dan konsentrasi klorofil-a hasil deteksi satelit dari basis data NASA. Analisis deret waktu dilakukan untuk melihat pengaruh musim dan iklim global terhadap lingkungan perairan dan sumber daya ikan di Laut Jawa. Hasil analisis menunjukkan bahwa variasi parameter-parameter oseanografi Laut Jawa dipeng
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
15

Lapong, Muhammad Imran, Rahmat Januar Noor, Fathuddin Fathuddin, and Toufik Alansar. "Analisis Kondisi Oseanografi dan Tutupan Karang di Pulau Barrang Lompo dan Pulau Barrang Caddi, Kota Makassar." Lutjanus 28, no. 2 (2024): 96–104. http://dx.doi.org/10.51978/jlpp.v28i2.726.

Full text
Abstract:
Keberadaan ekosistem karang sangat bergantung terhadap kondisi oseanografi suatu perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi hidrooseanografi dan tutupan karang di Pulau Barrang Lompo dan Pulau Barrang Caddi yang termasuk di wilayah Kota Makassar. Metode penelitian menggunakan penelitian survei dengan melakukan pengambilan data oseanografi secara insitu (kecerahan, arus, gelombang, suhu, salinitas, pH, oksigen terlarut) dan eksitu (TSS, Nitrat, Fosfat) sedangkan pengamatan kondisi tutupan karang diamati dengan metode Underwater Photo Transect. Analisis data oseanografi dilaku
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
16

Saputra, Candra. "PENGARUH OSEANOGRAFI TERHADAP IKAN HASIL TANGKAPAN PADA BAGAN TANCAP DI PERAIRAN MUNCAR BANYUWANGI." TECHNO-FISH 2, no. 2 (2018): 84–90. http://dx.doi.org/10.25139/tf.v2i2.1296.

Full text
Abstract:
Perairan Indonesia merupakan perairan dengan potensi perikanan yang sangat besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh parameter oseanografi terhadap ikan hasil tangkapan bagan tancap dan untuk mengetahui jumlah dan jenis hasil tangkapan ikan pada alat tangkap bagan tancap di perairan Muncar Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode menggunakan sampel tidak acak dengan tekhnik purposive sampling dalam pengambilan sample. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa parameter oseanografi berpengaruh secara signifikan terhadap ikan hasil tangkapan baga
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
17

Amri, Khairul, Asep Ma’mun, Asep Priatna, Ali Suman, Eko Prianto, and Muchlizar Muchlizar. "KELIMPAHAN DAN SEBARAN SPASIAL-TEMPORAL FITOPLANKTON DI ESTUARI SUNGAI SIAK KAITANNYA DENGAN PARAMETER OSEANOGRAFI." MAJALAH ILMIAH GLOBE 21, no. 2 (2019): 105. http://dx.doi.org/10.24895/mig.2019.21-2.976.

Full text
Abstract:
<p>Kelimpahan fitoplankton menunjukkan tingkat produktivitas perairan. Dalam upaya pemanfaatan sumberdaya hayati estuari Sungai Siak, diperlukan kajian kondisi komunitas dan kelimpahan fitoplankton serta hubungannya dengan kondisi oseanografi yang menggambarkan produktivitas perairannya. Untuk itu, telah dilakukan penelitian mengenai hubungan antara kelimpahan dan sebaran spasial-temporal fitoplankton dengan parameter oseanografi di estuari Sungai Siak. Penelitian ini dilakukan secara <em>in-situ</em> di 16 titik <em>sampling</em> pada April, Mei, Juni, Agustus, S
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
18

Tambaru, Rahmadi, Andi Iqbal Burhanuddin, Muhammad Anshar Amran, Arniati Massinai, Abdul Haris, and Chair Rani. "Keterkaitan Parameter Oseanografi dengan Fitoplankton di Perairan Pesisir Maros Sulawesi Selatan." JURNAL ENVIROTEK 14, no. 2 (2022): 197–200. http://dx.doi.org/10.33005/envirotek.v14i2.238.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan melakukan analisis keterkaitan parameter oseanografi dengan fitoplankton di perairan pesisir Maros, Sulawesi Selatan. Penelitian dilakukan pada dua zona yaitu zona pesisir, dan zona Sungai (S3). Untuk zona pesisir dibagi menjadi tiga bagian: zona pantai (A), zona pertengahan (B), dan zona laut lepas (C). Analisis Cluster dan PCA digunakan untuk mengevaluasi masing-masing parameter lingkungan, demikian pula keterkaitannya dengan fitoplankton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter penciri di zona A seperti kecerahan, nitrit dan amoniak masih mendukung aktivitas fi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
19

Tambaru, Rahmadi, Andi Iqbal Burhanuddin, Muhammad Anshar Amran, Arniati Massinai, Abdul Haris, and Chair Rani. "Keterkaitan Parameter Oseanografi dengan Fitoplankton di Perairan Pesisir Maros Sulawesi Selatan." JURNAL ENVIROTEK 14, no. 2 (2022): 197–200. http://dx.doi.org/10.33005/envirotek.v14i2.34.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan melakukan analisis keterkaitan parameter oseanografi dengan fitoplankton di perairan pesisir Maros, Sulawesi Selatan. Penelitian dilakukan pada dua zona yaitu zona pesisir, dan zona Sungai (S3). Untuk zona pesisir dibagi menjadi tiga bagian: zona pantai (A), zona pertengahan (B), dan zona laut lepas (C). Analisis Cluster dan PCA digunakan untuk mengevaluasi masing-masing parameter lingkungan, demikian pula keterkaitannya dengan fitoplankton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter penciri di zona A seperti kecerahan, nitrit dan amoniak masih mendukung aktivitas fi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
20

Arfiani Khoirunnisaa, Avly, and Nadia Zahrina Wulansari. "Analisis Sebaran Parameter CTD di Selatan Pulau Bawean pada Bulan Maret 2019 Menggunakan Ocean Data View." Jurnal Hidrografi Indonesia 6, no. 1 (2024): 45–54. http://dx.doi.org/10.62703/jhi.v6i1.53.

Full text
Abstract:
Perairan Pulau Bawean merupakan bagian dari Laut Jawa laut di Indonesia yang mempunyai peranan penting bagi masyarakat maritim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran parameter oseanografi CTD di Selatan Pulau Bawean pada bulan Maret 2019 menggunakan ODV. Data CTD diperoleh dari Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut. Pengambilan sampel dilakukan pada 16 stasiun oseanografi dengan menggunakan Conductivity, Temperature, and Depth (CTD) untuk mengukur suhu, salinitas, konduktifitas, densitas dan kecepatan suara, selanjutnya analisis komparatif dilakukan pada tiga jalur berbeda ya
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
21

Kusuma, Anma Hari, Qadar Hasani, Aris Budiarto, et al. "HUBUNGAN HASIL TANGKAPAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus, Linnaeus 1758) DENGAN KONDISI HIDRO-OSEANOGRAFI DI PERAIRAN KABUPATEN TULANG BAWANG, PROVINSI LAMPUNG." Jurnal Perikanan Unram 14, no. 1 (2024): 365–79. http://dx.doi.org/10.29303/jp.v14i2.782.

Full text
Abstract:
Rajungan merupakan salah satu komoditi penting perikanan Indonesia setelah udang, tuna dan makro alga. yang tidak lepas dari kondisi parameter hidro-oseanografi perairan. Tujuan penelitian menganalisis hubungan hasil tangkapan rajungan dengan kondisi hidro-oseanografi. Penelitian ini dilakukan dari Juni-Desember 2022. Lokasi penelitian di perairan Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung. Hasil tangkapan rajungan dan jumlah kapal armada kapal tangkap tertinggi pada Musim Barat sedangkan terendah pada Musim Peralihan II. Pada Musim Barat kecepatan arus sebesar 0,45-0,7 m/s, gelombang berkisar
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
22

Suniada, Komang Iwan, and Eko Susilo. "KETERKAITAN KONDISI OSEANOGRAFI DENGAN PERIKANAN PELAGIS DI PERAIRAN SELAT BALI." Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia 23, no. 4 (2018): 275. http://dx.doi.org/10.15578/jppi.23.4.2017.275-286.

Full text
Abstract:
Perikanan pelagis di perairan Selat Bali telah diusahakan sejak lama. Data runtut tahun hasil tangkapan yang didaratkan cenderung berfluktuasi. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi spasial dan temporal karakteristik oseanografi, terkait dengan dengan dinamika perikanan pelagis di Selat Bali. Data parameter oseanografi meliputi suhu permukaan laut (SPL) dan klorofill-a (chl-a) yang diperoleh dari citra satelit penginderaan jauh Aqua/Terra MODIS, sedangkan data sumberdaya perikanan pelagis berupa hasil tangkapan/satuan upaya (Catch per Unit Effort, CPUE) ikan pelagis diperoleh dari Temp
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
23

Prayogo, Luhur Moekti, and Irvan Aris Kurniawan. "STUDI PARAMETER OSEANOGRAFI FISIKA DAN KIMIA DI PERAIRAN PULAU SULAWESI, INDONESIA." Jurnal Riset Kelautan Tropis (Journal of Tropical Marine Research) (J-Tropimar) 3, no. 1 (2021): 12. http://dx.doi.org/10.30649/jrkt.v3i1.52.

Full text
Abstract:
<p>Pulau Sulawesi merupakan salah satu pulau terbesar di Indonesia dan dikenal memiliki potensi di bidang kelautan, baik dari segi pariwisata hingga potensi perikanannya. Pulau ini dilintasi garis khatuliswa di seperempat bagian utara sehingga sebagian besar wilayahnya berada di belahan bumi selatan. Geografis pulau Sulawesi yang berbeda menyebabkan perbedaan karakteristik parameter oseanografi. Salinitas dan pasang surut air laut merupakan parameter oseanografi yang dapat mempengaruhi keberlangsungan hidup biota di suatu perairan. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan studi parame
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
24

Wasiludin, Ahmad, and Agus Romadhon. "ANALISIS PARAMETER OSEANOGRAFI BAGI PERUNTUKAN WISATA PANTAI PULAU GILI GENTING." Juvenil:Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan 2, no. 2 (2021): 125–36. http://dx.doi.org/10.21107/juvenil.v2i2.10652.

Full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
25

Putra, Kevin Anandika Dwi, Yusni Ikhwan Siregar, and Rifardi Rifardi. "Analisis Perubahan Garis Pantai di Pulau Pagang, Sumatera Barat." Ilmu Perairan (Aquatic Science) 13, no. 1 (2025): 96–104. https://doi.org/10.31258/jipas.13.1.96-104.

Full text
Abstract:
Garis pantai bersifat dinamik dan berubah menurut waktu. Penyebabnya merupakan faktor hidro-oseanografi (arus dan gelombang) yang mengakibatkan abrasi dan akresi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan garis pantai di Pulau Pagang, Provinsi Sumatera Barat dengan menggunakan DSAS (Digital Shoreline Analysis System) dan pengamatan parameter oseanografi lainnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei. Pengamatan oseanografi dilakukan di setiap stasiun pada bulan Januari 2024. Hasil analisis perubahan garis pantai pulau Pagang selama 30 tahun; 1993-2023 menga
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
26

Ekavia Vinca Mulativa, Viv Djanat Prasita, and Rudi Siap Bintoro. "Evaluasi Kesesuaian Penempatan Keramba Jaring Apung Pulau Gili Ketapang, Probolinggo." Jurnal Riset Kelautan Tropis (Journal Of Tropical Marine Research) (J-Tropimar) 5, no. 2 (2023): 98–108. http://dx.doi.org/10.30649/jrkt.v5i2.75.

Full text
Abstract:
Penelitian bertujuan untuk menganalisis atau mengevaluasi kesesuaian penempatan Keramba Jaring Apung di pulau Gili Ketapang menggunakan parameter Hidro- Oseanografi. Metode pengambilan sample pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling pada bulan desember 2022. Setelah mendapatkan data primer dan data sekunder kemudian dilakukan proses overlay untuk mengetahui kesesuaian lahan untuk KJA. Sedangkan metode yang digunakan untuk analisis hasil penelitian menggunakan metode scoring. Tipe pasang surut di pulau Gili Ketapang campuran harian ganda, nilai kecepatan arus paling besar 0,3-0
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
27

Amri, Khairul, Muchlizar Muchlizar, and Asep Ma'mun. "VARIASI BULANAN SALINITAS, PH, DAN OKSIGEN TERLARUT DI PERAIRAN ESTUARI BENGKALIS." MAJALAH ILMIAH GLOBE 20, no. 2 (2018): 58. http://dx.doi.org/10.24895/mig.2018.20-2.645.

Full text
Abstract:
Salinitas, pH, dan oksigen terlarut (dissolved oxygen/DO) merupakan paramater oseanografi kimia yang memiliki peranan penting di suatu perairan. Pola dan nilai sebaran ketiga parameter tersebut berbeda antara di perairan estuari dengan di laut lepas. Informasi mengenai kondisi paramater oseanografi kimia perairan estuari Bengkalis penting diketahui karena merupakan habitat terubuk bengkalis (Tenualosa macrura), ikan endemik yang terancam punah akibat degradasi lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui variasi bulanan parameter kimia oseanografi khususnya salinitas, pH, dan oksig
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
28

Hafiz, Muhammad, Supriyatno Widagdo, and Viv Djanat Prasita. "INTENSITAS UPWELLING SELAMA PERIODE EL NIÑO–SOUTHERN OSCILLATION (ENSO) DI PERAIRAN SELATAN JAWA." Jurnal Riset Kelautan Tropis (Journal Of Tropical Marine Research) (J-Tropimar) 6, no. 1 (2024): 1–10. http://dx.doi.org/10.30649/jrkt.v6i1.77.

Full text
Abstract:
Kondisi perairan Laut Jawa sangat dipengaruhi oleh perubahan parameter oseanografi permukaan dan atmosfer seperti El Niño-Southern Oscillation (ENSO). Anomali ini mempengaruhi sejumlah parameter oseanografi termasuk terjadinya upwelling yang semakin intensif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi dan parameter oseanografi terhadap fenomena upwelling pada periode ENSO dan tahun netral di perairan selatan Jawa. Data angin, arus, suhu, salinitas, klorofil-a didapat dari laman Copernicus selama 2016 hingga 2023. Analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskrips
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
29

Damayanti, Sania Pareka, Gilang Rusrita Aida, Achmad Kusyairi, Sartono Marpaung, and Kuncoro Teguh Setiawan. "PEMETAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis) DI WILAYAH PENGELOLAAN PERIKANAN 572 YANG DIDARATKAN PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA NIZAM ZACHMAN JAKARTA." Jurnal Perikanan Unram 14, no. 1 (2024): 317–29. http://dx.doi.org/10.29303/jp.v14i1.780.

Full text
Abstract:
Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia 572 (WPP-RI 572) merupakan perairan laut yang meliputi perairan Samudera Hindia sebelah Barat Sumatera dan Selat Sunda yang mempunyai potensi Sumber daya laut dominan untuk ditangkap yaitu ikan cakalang. (Katsuwonus pelamis). Penentuan daerah penangkapan ikan dapat diperkirakan dari kondisi wilayah perairan. Habitat suatu spesies biasanya digambarkan oleh parameter oseanografi. Suhu permukaan laut (SPL) dan Klorofil-a merupakan parameter oseanografi yang penting untuk mengetahui keberadaan ikan cakalang dan memudahkan analisis wilayah penangkapa
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
30

Agus, Firman, Liliek Soeprijadi, and Roberto Pasaribu. "Kajian Hidro-Oseanografi di Perairan Kabupaten Karawang." PELAGICUS 1, no. 1 (2020): 39. http://dx.doi.org/10.15578/plgc.v1i1.8653.

Full text
Abstract:
Pantai Karawang merupakan salah satu wilayah yang memiliki kesuburan perairan dan potensi sumber daya ikan yang cukup baik. Kondisi hidro-oseanografi yang meliputi arus laut, gelombang laut, dan pasang surut sampai saat ini belum dipublikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati kondisi hidro-oseanografi wilayah tersebut. Pengamatan kondisi hidro-oseanografi dilaksanakan pada bulan September 2017 di 3 kecamatan. Secara umum perairan kabupaten Karawang mempunyai kedalaman berkisar antara 0-20 meter. Pada bagian pinggir pantai mempunyai kedalaman antara 0-5 meter. Peta batimetri perairan kab
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
31

Panalaran, Satriyo, and Rifky Jati Pamungkas. "Analisis Kesesuaian Wisata di Pulau Pahawang, Kabupaten Pesawaran berdasarkan Parameter Oseanografi." Jurnal Kelautan Tropis 27, no. 2 (2024): 269–76. http://dx.doi.org/10.14710/jkt.v27i2.22438.

Full text
Abstract:
Lampung Province has marine tourism potential, one of which is Pahawang Island. Pahawang Island has attractions in the form of beautiful beach with white sand, mangrove vegetation and underwater tourism for snorkeling and underwater photography. This purpose of this research to analyze the suitability of each physical oceanographic parameter and calculate the Tourism Suitability Index value for marine tourism activities. Determination of the Tourism Suitability Index is carried out by analyzing physical oceanographic data which includes: wave height, current speed, depth and slope data of the
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
32

Suharda, Suharda, Nursyahran Nursyahran, and Mesalina Tri Hidayani. "Analisis Tingkat Pencemaran Industri Tambak Udang Intensif di Perairan Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba." Lutjanus 28, no. 2 (2024): 80–88. http://dx.doi.org/10.51978/jlpp.v28i2.706.

Full text
Abstract:
Parameter oseanografi merupakan tolak ukur yang menjadi penentu kualitas perairan untuk keberlangsungan organisme perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas perairan dan menganalisis tingkat pencemaran industri tambak udang di perairan Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini tergolong survei kuantitatif dengan metode purposive sampling melakukan pengukuran parameter oseanografi pada tiga stasiun yaitu pada stasiun I di aliran air sungai, stasiun II di outlet dan stasiun III di dekat budidaya rumput laut. Sampel air dianalisis secara insitu dan eksitu. Hasil
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
33

Trenggono, Mukti, and Teguh Agustiadi. "Observasi Parameter Meteo-Oseanografi dalam Musim Peralihan I di Selat Lirang." Akuatika Indonesia 3, no. 1 (2019): 60. http://dx.doi.org/10.24198/jaki.v3i1.23393.

Full text
Abstract:
Data pengamatan laut sulit didapat namun diperlukan untuk memahami karakteristik perairan dan pengaruhnya terhadap lingkungan pesisir termasuk didalamnya terhadap aktifitas manusia. Secara khusus, data meteo-oseanografi sangat penting untuk studi interaksi udara laut, karakteristik hidrodinamika pantai, studi monsun, dan keselamatan maritim. Data angin, gelombang, arus dan pasang surut diukur pada tanggal 15-19 April 2016 di perairan Selat Lirang Kabupaten Maluku Barat Daya, dengan tujuan untuk menginformasikan kondisi nyata perairan ini. Metode survei diterapkan dalam melakukan pengukuran par
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
34

Prasetya, Kukuh Adhy, Muhammad Zainuri, and Dwi Haryo Ismunarti. "Pemetaan Wilayah Tangkapan Ikan Menggunakan Parameter Oseanografi di Perairan Kabupaten Batang." Indonesian Journal of Oceanography 5, no. 1 (2023): 28–35. http://dx.doi.org/10.14710/ijoce.v5i1.15557.

Full text
Abstract:
Perairan pada wilayah Kabupaten Batang dengan panjang garis pantai 12 mil merupakan salah satu sumber penghidupan bagi penduduk yang bermata pencaharian nelayan. Klorofil a menjadi salah satu parameter oseanografi yang penting dalam penentuan wilayah penangkapan ikan. Klorofil merupakan pigmen dari fitoplankton, yang nilainya menunjukkan tingkat kesuburan perairan. Konsentrasi klorofil a yang tinggi menjadi faktor penentu wilayah penangkapan ikan. Suatu wilayah perairan yang dapat digunakan untuk daerah penangkapan ikan adalah daerah yang dicirikan dengan tingginya kandungan klorofil-a. Faktor
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
35

Ranawudd, Uray Iffat, Apriansyah Apriansyah, and Ikha Safitri. "Penentuan Indeks Kesehatan Laut Berdasarkan Parameter Oseanografi di Perairan Kabupaten Sambas." Jurnal Ilmu Lingkungan 23, no. 2 (2025): 487–90. https://doi.org/10.14710/jil.23.2.487-490.

Full text
Abstract:
Perairan Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat merupakan salah satu wilayah yang dikelilingi oleh Laut Cina Selatan dan aliran sungai yang memasukinya contohnya Sungai Sambas Besar dan Sungai Sambas Kecil menjadikannya sangat strategis dalam konteks perikanan dan kelautan. Dinamika perairan yang kompleks, termasuk interaksi antara air laut dan air sungai, serta berbagai aktivitas manusia di sekitarnya, seperti pencemaran dan penangkapan ikan secara berlebihan, memiliki potensi besar untuk mempengaruhi kondisi keseluruhan perairan di Kabupaten Sambas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untu
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
36

Hartomo, La Ode Ibnu, Asmadin, and A. Ginong Pratikino. "ANALISIS POTENSI DAERAH RAWAN ABRASI PANTAI BERDASARKAN PARAMETER FISIKA OSEANOGRAFI DI PESISIR UTARA DAN TIMUR LAUT PULAU WAWONII, SULAWESI TENGGARA." Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) 7, no. 1 (2022): 13. http://dx.doi.org/10.33772/jsl.v7i1.24336.

Full text
Abstract:
Berdasarkan data risiko bencana Kabupaten Konawe Kepulauan pada kawasan rawan abrasi terdapat tiga dari tujuh kecamatan di pulau seluas 650 Km2 telah mengalami abrasi yang membuat garis pantai semakin menjauh ke darat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik pantai, kondisi parameter Fisika Oseanografi serta mengetahui potensi daerah rawan abrasi pantai di pesisir Utara dan Timur Laut Pulau Wawonii. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Agustus 2020 bertempat di perairan pesisir pantai Wawonii Utara dan Timur Laut Konawe Kepulauan dengan 4 titik stasiun. Metode penelitian
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
37

Zain, Muhammad Abdul. "PARAMETER OSEANOGRAFI UNTUK KESESUAIAN WISATA SNORKELING DI PULAU GILI DAN PULAU NOKO, KEPULAUAN BAWEAN." Jurnal Riset Kelautan Tropis (Journal of Tropical Marine Research) (J-Tropimar) 1, no. 2 (2020): 32. http://dx.doi.org/10.30649/jrkt.v1i2.29.

Full text
Abstract:
<p>Pulau Gili dan Pulau Noko adalah pulau kecil yang terletak di sebelah timur Kepulauan Bawean, Kabupaten Gresik. Perairan Pulau Gili dan Pulau Noko mempunyai potensi terumbu karang yang bagus untuk wisata snorkeling. Potensi tersebut belum dikelola dan dikembangkan secara optimal. Hal ini disebabkan karena kurang perhatian pemerintah. Dalam upaya kelola dan pengembangan dengan mempertahankan prinsip-prinsip kelestarian lingkungan, diperlukan pengetahuan yang baik tentang sumber daya alam, kondisi lingkungan, keadaan sosial ekonomi masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah menganali
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
38

Rawin, Arwin, and Muhammad Ardiansyah. "PENGARUH FAKTOR-FAKTOR OSEANOGRAFI TERHADAP HASIL TANGKAPAN SERO DI PULAU KARAMPUANG KAB. MAMUJU SULAWESI BARAT." Jurnal Perikanan Unram 14, no. 3 (2024): 1599–608. http://dx.doi.org/10.29303/jp.v14i3.922.

Full text
Abstract:
Sero adalah jenis alat tangkap yang pengoperasiannya dilakukan di sekitar perairan pantai, bersifat menetap, yang mempunyai peran sebagai perangkap ikan yang memiliki wilayah teritori sekitar pantai atau ikan yang melakukan migrasi ke arah pantai. Kondisi oseanografi suatu perairan dapat dijadikan indikator daerah penangkapan untuk jenis ikan tertentu. Penelitian ini memiliki untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor oseanografi (suhu, salinitas, arus, serta pasang surut) terhadap hasil tangkapan sero di Pulau Karampuang Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni-Ju
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
39

Wahid, Abdul, Widodo S. Pranowo, Arta Adhi Surya, Nawanto Budi Sukoco, Dian Adrianto, and Johar Setyadi. "Tekanan Bawah Laut (Pressure) Untuk Web Database Fusi Oseanografi." Jurnal Hidropilar 7, no. 1 (2021): 1–10. http://dx.doi.org/10.37875/hidropilar.v7i1.193.

Full text
Abstract:
Permasalahan kondisi laut sangatlah dinamis. Namun dinamika ini umumnya memiliki pola bulanan dan tahunan. Sehingga tugas akhir ini akan menghitung dan menampilkan karakteristik bulanan dan tahunan dari variabel Pressure. Data eksperimen yang digunakan bersumber dari World Ocean Atlas (WOA) 2013 parameter temperature, salinity dan kedalaman, yang kemudian digunakan untuk komputasi perhitungan menghasilkan variabel Pressure. Data WOA 2013 adalah data klimatologis dari 1955-
 2012 (57 tahun), dengan asumsi mewakili kondisi laut normal tanpa dipengaruhi oleh ENSO dan IOD. Namun sangat dipeng
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
40

Tubalawony, Simon, Eva Susan Ratuluhain, Frederika S. Pello, Augastio B. Syauta, and Marlin C. Wattimena. "Karakteristik Oseanografi Massa Air Perairan Pulau Tujuh." Journal of Coastal and Deep Sea 2, no. 1 (2024): 44–58. http://dx.doi.org/10.30598/jcds.v2i1.13477.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan sebagai studi awal untuk mengkaji karaktersitik oseanograsi massa air perairan Pulau Tujuh. Pengamatan diakukan secara in situ tanggal 19 Mei 2021, yang meliputi data suhu, salinitas, turbiditas, oksigen terlarut, pH, dan klorofil-a. Metode analisis data parameter fisik dan kimia menggunakan prangkat lunak Ms. Excel dan Surfer 16. Output pengolahan data fisik dan kimia perairan disajikan dalam bentuk grafik dan peta sebaran horizontal dan vertikal. Hasil penelitian memperlihatkan suhu berkisar antara 29,29-29,56°C. Nilai salinitas berkisar antara 31,94-33,40 PSU dan ra
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
41

Cahayani, Rhedita, Ma'ruf Kasim, and Asmadin Asmadin. "Studi Kandungan Mikroplastik pada Substrat Dasar Perairan Dangkal Kaitannya dengan Kondisi Oseanografi di Sekitar Daerah Estuari Balandete, Kabupaten Kolaka." Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan 3, no. 2 (2024): 29–41. http://dx.doi.org/10.30598/jlpvol3iss2pp29-41.

Full text
Abstract:
Mikroplastik merupakan sampah plastik yang berukuran lebih kecil dari 5 mm dan dikelompokkan menjadi 2 jenis yaitu mikroplastik primer dan mikroplastik sekunder. Mikroplastik yang berada pada perairan akan masuk ke dalam badan air dan akhirnya akan mengendap di sedimen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi jenis dan kelimpahan mikroplastik serta menganalisis kondisi oseanografi kaitannya dengan kandungan mikroplastik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli – Agustus 2022. Hasil penelitian ini menunjukkan jenis mikroplastik yang ditemukan yaitu fragmen, film, dan fiber den
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
42

Yusriandi, Andi, Asmadin Asmadin, and Amadhan Takwir. "TINGKAT KESTABILAN PANTAI BERDASARKAN KONDISI HIDRO OSEANOGRAFI PERAIRAN KECAMATAN SAWA, KONAWE UTARA, SULAWESI TENGGARA." Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) 7, no. 4 (2023): 187. http://dx.doi.org/10.33772/jsl.v7i4.29558.

Full text
Abstract:
Salah satu contoh adanya pengikisan terhadap kawasan pantai adalah terjadinya perubahan garis pantai yang ditandai oleh proses abrasi maupun akresi, Perubahan garis pantai merupakan hal yang alami terjadi pada setiap pantai. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat kestabilan pantai berdasarkan faktor parameter hidro-oseanografi periode 2016-2020 di Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara. Metode dalam penelitian ini dengan pengumpulan data dari hasil pengukuran di lapangan, observasi, dan dokumentasi, penelitian. Pengambilan sampel dengan teknik sampling purposive. Metode penentuan ke
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
43

Pratama, Fahmi Yudha, and Agus Romadhon. "ANALISA PARAMETER OSEANOGRAFI UNTUK PENGEMBANGAN WISATA PANTAI PULAU GILI IYANG KABUPATEN SUMENEP." Juvenil:Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan 1, no. 2 (2020): 227–35. http://dx.doi.org/10.21107/juvenil.v1i2.7577.

Full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
44

Pratama, Gilar Budi, Tri Wiji Nurani, Mustaruddin Mustaruddin, and Yeni Herdiyeni. "HUBUNGAN PARAMETER OSEANOGRAFI PERAIRAN TERHADAP POLA MUSIM IKAN PELAGIS DI PERAIRAN PALABUHANRATU." Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan 13, no. 1 (2022): 67–78. http://dx.doi.org/10.24319/jtpk.13.67-78.

Full text
Abstract:
Pola musim penangkapan dan kelimpahan ikan pelagis dipengaruhi oleh dinamika nilai klorofil-a dan suhu permukaan laut. Informasi pola musim penangkapan ikan dan hubungannya terhadap parameter oseanografi dapat membantu nelayan dalam meningkatkan efisiensi penangkapan. Oleh karenanya penelitian ini bertujuan menentukan pola musim penangkapan ikan pelagis di Perairan Palabuhanratu dan mengindentifikasi dinamika klorofil-a dan suhu permukaan laut serta hubungannya terhadap produksi perikanan pelagis. Data yang digunakan berupa data produksi perikanan pelagis tahun 2016-2020, dan data citra klorof
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
45

Permatasari, Ima Nurmalia. "Variabilitas Temperatur dan Salinitas Secara Musiman Di Perairan Selatan Jawa." Jurnal Riset Kelautan Tropis (Journal of Tropical Marine Research) (J-Tropimar) 2, no. 2 (2020): 67. http://dx.doi.org/10.30649/jrkt.v2i2.44.

Full text
Abstract:
<p>Kondisi perairan laut Jawa sangat dipengaruhi oleh perubahan parameter oseanografi permukaan dan atmosfer dimana arus permukaan yang berasal dari timur mengikuti arah angin yang bertiup secara bertahap sepanjang tahun. Perubahan arus oleh pengaruh angin menyebabkan proses pergerakan lapisan permukaan laut hingga membangkitkan percampuran horizontal (<em>horizontal mixing</em>) yang pada akhirnya arus tersebut akan mendorong terjadinya pergeseran massa air. Pola pergerakan massa air akan mempengaruhi fluktuasi parameter oseanografi permukaan seperti suhu permukaan laut, klo
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
46

Prasetya, Arif, La Ode Abdul Fajar Hasidu, Maharani Maharani, Muh Kasim, and Mustasim Mustasim. "Pendugaan Thermal Front Sebagai Indikator Daerah Potensial Penangkapan Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) di Laut Banda." Jurnal Airaha 11, no. 02 (2022): 297–303. http://dx.doi.org/10.15578/ja.v11i02.372.

Full text
Abstract:
Daerah front merupakan salah satu proses oseanografi yang juga mempengaruhi kelimpahan dan penyebaran ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi beberapa parameter yang mempengaruhi distribusi ikan cakalang di Laut Banda, yaitu suhu permukaan laut (SPL) dan fenomena thermal front. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Februari hingga April dengan fishing base pelabuhan perikanan samudera (PPS) Kendari yang berlokasi di Laut Banda bagian barat dan fishing base bagian timur berada di pelabuhan perikanan Sorong. Data citra satelit menggunakan satelit aqua MODIS level 3 bulanan, anali
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
47

Rachman, Herlambang Aulia, Zainul Hidayah, and Amir Yarkhasy Yuliardi. "Dinamika Suhu Permukaan Laut dan Konsentrasi Klorofil-a di Perairan Laut Flores Hubungannya dengan Fenomena ENSO dan IOD." Jurnal Kelautan Tropis 28, no. 1 (2025): 53–62. https://doi.org/10.14710/jkt.v28i1.25779.

Full text
Abstract:
The Flores Sea is a central region of Indonesia that plays a crucial role in the circulation of water masses. This area serves as a key pathway for the Indonesian Throughflow (ITF), which transports water from the Pacific to the Indian Ocean. The region is also known for its high productivity, particularly in fisheries. This study analyzes two important oceanographic parameters: Sea Surface Temperature (SST) and Chlorophyll-a concentration. The analyses conducted include monthly averages and anomalies and their relationship with interannual phenomena such as the El Niño-Southern Oscillation (E
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
48

Suwardi, Suwardi, Erik Ayatullah, and Haidul. "Rancang Bangun Sistem pengujian Pasang Surut Air Laut Berbasis Arduino Untuk Praktikum Oseanografi Fisika." Newton-Maxwell Journal of Physics 5, no. 2 (2024): 57–65. http://dx.doi.org/10.33369/nmj.v5i2.36417.

Full text
Abstract:
Pengukuran pasang surut air laut dalam praktikum Oseanografi Fisika selama ini dilakukan secara manual. Metode ini memiliki kelemahan yaitu hasil pengamatannya rentan mengalami human error dan keterbatasan personil untuk pengukuran yang lama. Untuk mengatasi kelemahan tersebut, dilakukan penelitian ini dengan tujuan mengembangkan sistem pengujian pasang surut air laut berbasis Arduino yang dapat merekam data pasang surut secara otomatis. Alat ini dilengkapi dengan sensor suhu dan kelembaban, sehingga mampu merekam tiga parameter sekaligus yaitu pasang surut, suhu, dan kelembaban secara otomati
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
49

Sumirang, Enjang, Widodo Setiyo Pranowo, and Arta Adhi Surya. "Pemutakhiran Web Database Sistem Fusi Oseanografi dengan Menambahkan Variabel Sound Speed (Kecepatan Suara)." Jurnal HIDROPILAR 6, no. 2 (2021): 47–60. http://dx.doi.org/10.37875/hidropilar.v6i2.179.

Full text
Abstract:
Perairan Indonesia merupakan wilayah yang menghubungkan dua samudera, yaitu Samudera Pasifik dengan Samudra Hindia, dengan fungsi utama sebagai jalur lalu lintas pelayaran yang penting bagi Negara-negara di kawasan regional maupun internasional. Purwarupa tersebut dibangun sesuai dengan perkembangan sistem Android yang terkini, dalam hal ini Application Programing Interface (API) sesuai dengan standar Platform Google saat ini. Aplikasi tersebut menampilkan data Parameter Suhu dan Parameter Salinitas terhadap Parameter Kedalaman yang berdasarkan karakteristik tahunan dan bulanan. Dataset pemode
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
50

Ni Nyoman Bintang Marscelina, I GN Lanang Wijayakusuma, and Putu Veri Swastika. "Perbandingan Metode LSTM dan TCN untuk Prediksi Gelombang Laut Berdasarkan Enam Parameter Oseanografi." JST (Jurnal Sains dan Teknologi) 14, no. 1 (2025): 56–66. https://doi.org/10.23887/jstundiksha.v14i1.92590.

Full text
Abstract:
Penelitian ini membandingkan dua model deep learning, yaitu Long Short-Term Memory (LSTM) dan Temporal Convolutional Network (TCN), dalam memprediksi perilaku gelombang laut menggunakan enam parameter oseanografi: tinggi gelombang signifikan, tinggi gelombang maksimum, periode gelombang rata-rata, periode gelombang puncak, arah puncak gelombang, dan suhu permukaan laut. Data yang digunakan adalah deret waktu dengan interval pengukuran 30 menit dari Januari 2022 hingga Agustus 2024. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa TCN menghasilkan nilai Root Mean Squared Error (RMSE) yang lebih rendah dibandin
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!