Academic literature on the topic 'Sabu'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the lists of relevant articles, books, theses, conference reports, and other scholarly sources on the topic 'Sabu.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Journal articles on the topic "Sabu"

1

Cahyani Soruh, Dewiner Elfrin. "Kedudukan Anak Luar Kawin (Bui Pa Kepue) Menurut Hukum Adat Sabu Di Kecamatan Sabu Timur Kabupaten Sabu Raijua." COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 3, no. 07 (2023): 2588–97. http://dx.doi.org/10.59141/comserva.v3i07.1054.

Full text
Abstract:
Kedudukan anak luar kawin diatur oleh berbagai latar belakang hukum salah satunya ialah hukum adat. Dalam suatu kelompok masyarakat atau suku tentu memiliki hukum yang tidak tertulis atau yang disebut hukum adat. Salah satunya yaitu suku Sabu yang mendiami pulau Sabu yang terletak di Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang dilaksanakan di Desa Kudjiraatu Kecamatan, Sabu Timur, Kabupaten Sabu Raijua. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, dokumen, observas
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Udju, Anita A. Hege, and Yakobus Adi Saingo. "FILOSOFI BANGUNAN RUMAH ADAT KOMUNITAS SABU (AMMU AE NGA RUKOKO DO HAWU)." Jurnal PATRA 4, no. 2 (2022): 82–90. http://dx.doi.org/10.35886/patra.v4i2.316.

Full text
Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan makna dari Filosofi Bangunan Rumah Adat Komunitas Sabu (ammu ae nga rukoko do Hawu) Di Sabu, Desa Ledeana Kecamatan Sabu Barat Kabupaten Sabu Raijua. Rumah adat Sabu mengandung nilai budaya dan kearifan lokal yang sangat penting bagi masyarakat Sabu. Rumah adat (ammu ae nga rukoko) yang merupakan tempat melakukan segala kegiatan adat istiadat dan tempat penyimpanan artefek leluhur orang Sabu ini mengandung arti atau makna tersendiri, sehingga rumah adat (ammu ae nga rukoko) terus dipelihara dan dipertahankan. Dalam penelitian ini menggunakan metode
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Jeraman, Pilipus. "TIPOLOGI ARSITEKTUR RUMAH SABU (AMMU HAWU), SEBUAH PENDEKATAN DESKRIPTIF ANTROPOLOGIS." Jurnal Arsitektur KOMPOSISI 12, no. 3 (2019): 225. http://dx.doi.org/10.24002/jars.v12i3.2204.

Full text
Abstract:
Abstract: The architecture of the house of Sabu (ammu hawu) is one of the riches of vernacular architecture that still exists in East Nusa Tenggara and is well preserved by the ethnic Sabu community, which inhabits the islands of Sabu and Raijua Island. This research provides a descriptive description of the typological characteristics of Sabu's house architecture (ammu hawu) and its settlement environment. The typology study on Sabu house (ammu hawu) was developed with a descriptive anthropological approach. The results showed that the architecture of the house of Sabu (ammu hawu) has distinc
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Agustinus Mahur, Frans Bustan. "ARTIKEL METAFORA ANTROPOMORFIS SEBAGAI LAMBANG IDENTITAS KULTURAL MASYARAKAT SABU." Jurnal Lazuardi 2, no. 2 (2019): 239–56. http://dx.doi.org/10.53441/jl.vol2.iss2.13.

Full text
Abstract:
Penelitian ini menyelidiki hubungan bahasa Sabu, budaya Sabu, dan konseptualisasi orang Sabu, sebagaimana tercermin dalam metafora antropomorfik sebagai identitas budaya orang Sabu dalam pandangan bentuk dan maknanya. Studi ini digambarkan dari linguistik budaya, perspektif teoretis baru dalam linguistik kognitif yang mengeksplorasi hubungan bahasa, budaya, dan konseptualisasi. Penelitian ini bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan erat antara bahasa Sabu, budaya Sabu, dan konseptualisasi orang Sabu, sebagaimana tercermin dalam metafora antropomorfik yang ditunjukk
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Tudu, Tersiana, Paulus Un, and Alfetri N. P. Lango. "ANALISIS TINGKAT PENDAPATAN USAHATANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN SABU BARAT KABUPATEN SABU RAIJUA." Buletin Ilmiah IMPAS 23, no. 2 (2022): 95–105. http://dx.doi.org/10.35508/impas.v23i2.8659.

Full text
Abstract:
This research has been carried out in West Sabu District, Sabu Raijua Regency with the objectives: 1) To know the Management of Shallot Farming in West Sabu District, Sabu Raijua Regency. 2) To find out the level of shallot Farming income in West Sabu District, Sabu Raijua Regency. 3) To determine the feasibility of onion farming in West Sabu District, Sabu Raijua Regency. In this research used survey method. The number of respondents was 39 people, each with 18 people from the Farmers Group (Mira Ie) of Raemude Village and 21 people from the Farmers' Group (Muri Mada) of Nadawawi Village. The
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Kumalawati, Andi, Klotilda Mema, Ruslan Ramang, and Andi Hidayat Rizal. "Karakteristik Pergerakan Penumpang Ferry Reguler dan Ferry Cepat Rute Kupang - Sabu dan Sabu - Kupang." JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) 3, no. 2 (2023): 60–71. http://dx.doi.org/10.35508/forteks.v3i2.4904.

Full text
Abstract:
Kondisi geografis Kupang dan Sabu Raijua yang dipisahkan oleh laut menimbulkan lalu lintas pergerakan barang dan jasa. Dalam memenuhi lalu lintas pergerakan antar pulau ini disediakan angkutan penyeberangan ferry reguler ASDP dan ferry cepat swasta. Pada penelitian ini akan dianalisis karakteristik pergerakan penumpang ferry reguler dan ferry cepat pada rute Kupang–Sabu dan Sabu–Kupang dengan menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa karakteristik pergerakan penumpang Kupang dan Sabu memiliki kesamaan,yaitu antara lain penggunaan angkutan pribadi sebagai alat transpor
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Padje, Gud Reacht Hayat. "Makna Tuturan Ritual Hapo Ana pada Masyarakat Desa Matei Kecamatan Sabu Tengah, Kabupaten Sabu Raijua." Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia 2, no. 2 (2021): 34–44. http://dx.doi.org/10.37478/rjpbsi.v2i2.1455.

Full text
Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna yang terkandung dalam Tuturan Ritual Hapo Ana pada masyarakat Desa Matei Kecamatan Sabu Tengah, Kabupaten Sabu Raijua. masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah makna apa sajakah yang terdapat dalam Tuturan Ritual hapo anapada masyarakat Desa Matei Kecamatan Sabu Tengah Kabupaten Sabu Raijua. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Hermeneutika. metode yang digunakan penulis dalam mengkaji makna dalam tuturan ritual “hapo ana” ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upacara
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Stokes, William, Michael D. Parkins, Elizabeth C. T. Parfitt, Juan C. Ruiz, Gerry Mugford, and Daniel B. Gregson. "Incidence and Outcomes of Staphylococcus aureus Bacteriuria: A Population-based Study." Clinical Infectious Diseases 69, no. 6 (2018): 963–69. http://dx.doi.org/10.1093/cid/ciy1000.

Full text
Abstract:
Abstract Background Staphylococcus aureus bacteriuria (SABU) may represent multiple processes ranging from asymptomatic colonization to a marker of S. aureus bacteremia (SAB). Our objective was to describe SABU at a population-based level and determine patient characteristics associated with SAB. Methods A retrospective study was performed using electronic databases. All urine cultures positive for S. aureus between 2010 and 2013 within the Calgary Health Zone were included. Patient characteristics were compared among patients with and without SAB and risk factors identified using multiple log
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Mulyantini S.S, N. G. A., and Ulrikus R. Lole. "Crossbred Local Chickens from East Nusa Tenggara Province Indonesia Under Semi Intensive Management System." IOP Conference Series: Earth and Environmental Science 748, no. 1 (2021): 012003. http://dx.doi.org/10.1088/1755-1315/748/1/012003.

Full text
Abstract:
Abstract The objective of this study was to compare the performance of four-breed combination under semiintensive management system. The experiment used 160 females and 40 males chickens as parents. Artificial insemination was performed to produce the experimental chicken of the four breed combinations (1. Sabu x Sabu, 2. Sabu x Semau, 3. Sabu x KUB, 4. Semau x KUB). The chickens were fed with chick starter crumb sad libitum from day old to 4 weeks of age. From 4-8 weeks of age, chickens were allowed to scavenge during the day, and also given commercial grower pellets + rice bran + corn (5:4:1
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Kale, Maneie Bangngu. "TIPOLOGI SINTAKSIS BAHASA SABU." KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) 6, no. 1 (2022): 37–60. http://dx.doi.org/10.33479/klausa.v6i01.493.

Full text
Abstract:
Penelitian ini adalah penelitaian deskriptiv yang dilakakn dengan maksud untuk mencari tahu tata urutan kata dalam klausa verbal Bahasa Sabu. Teory yang digunakan adalah Peneliti menggunakan dua teori dalam penelitian ini yakni teori Lexical-Functional Grammar (LFG) atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Tata Bahasa Leksikal-Fungsional (TLF) sebagai teori formal dan teori tipologi. Pada Bahasa Sabu (BS) ditemukan struktur dasar klausa intransitif yakni klausa yang hanya memiliki satu argumen inti yaitu SUBJ dengan pola tata urut kata VS dengan alternasi struktur yaitu SV; klausa verbal mon
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
More sources
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!