Academic literature on the topic 'Terpenoid alkohol'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the lists of relevant articles, books, theses, conference reports, and other scholarly sources on the topic 'Terpenoid alkohol.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Journal articles on the topic "Terpenoid alkohol"

1

Kholifatu, Rosyidah. "DUA SENYAWA TERPENOID ALKOHOL DARI RIMPANG LENGKUAS MERAH." Jurnal Ilmiah Berkala Sains dan Terapan Kimia 3, no. 1 (2009): 42–47. https://doi.org/10.5281/zenodo.580812.

Full text
Abstract:
Telah dilakukan isolasi senyawa dari fraksi aseton rimpang lengkuas merah. Sebanyak 6 Kg rimpang lengkuas segar dihaluskan dan dikeringkan sehingga diperoleh 900 g serbuk kasar lengkuas kering, selanjutnya dimaserasi dengan 3 L aseton selama 24 jam sebanyak 3 kali. Ekstrak aseton disaring dan dipekatkan sehingga diperoleh 31,6 g ekstrak kering. Ekstrak aseton yang diperoleh difraksinasi dengan kromatografi vakum cair (KVC) sebanyak 2 kali. KVC pertama sebanyak 15,0 g dan KVC kedua sebanyak 16,6 g, masing-masing tahap diperoleh 30 fraksi. Fraksi 17A dan 8B masing-masing dikristalisasi dengan pe
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Kholifatu, Rosyidah. "DUA SENYAWA TERPENOID ALKOHOL DARI RIMPANG LENGKUAS MERAH." Jurnal Ilmiah Berkala Sains dan Terapan Kimia 3, no. 1 (2009): 42–47. https://doi.org/10.5281/zenodo.822521.

Full text
Abstract:
Telah dilakukan isolasi senyawa dari fraksi aseton rimpang lengkuas merah. Sebanyak 6 Kg rimpang lengkuas segar dihaluskan dan dikeringkan sehingga diperoleh 900 g serbuk kasar lengkuas kering, selanjutnya dimaserasi dengan 3 L aseton selama 24 jam sebanyak 3 kali. Ekstrak aseton disaring dan dipekatkan sehingga diperoleh 31,6 g ekstrak kering. Ekstrak aseton yang diperoleh difraksinasi dengan kromatografi vakum cair (KVC) sebanyak 2 kali. KVC pertama sebanyak 15,0 g dan KVC kedua sebanyak 16,6 g, masing-masing tahap diperoleh 30 fraksi. Fraksi 17A dan 8B masing-masing dikristalisasi dengan pe
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Zakariyah, Muhammad, Gino Nemesio Cepeda, and Hostalige Hutasoit. "Sifat Fisik, Kandungan Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Minyak Essensial Kulit Batang Akway (Drimys piperita Hook f.)." Agritechnology 1, no. 2 (2018): 56. http://dx.doi.org/10.51310/agritechnology.v1i2.18.

Full text
Abstract:
Minyak essensial merupakan produk cairan yang diperoleh melalui proses ekstraksi dari berbagai bagian tumbuhan aromatik. Akway (Drimys piperita Hook f.) merupakan salah satu jenis tumbuhan aromatik yang memiliki kulit batang yang mengandung minyak essensial. Konsentrasi dan jenis senyawa penyusun minyak essensial sangat menentukan sifat fisik, kimia dan antibakterinya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sifat fisik dan kandungan fitokimia minyak essensial kulit batang akway serta potensi antibakterinya terhadap pertumbuhan bakteri patogen. Proses ekstraksi minyak essensial kulit batang
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Sulistyo, Luthfi Imam, Ajuk Sapar, Rudiyansyah Rudiyansyah, Ari Widiyantoro, Puji Ardiningsih, and Millenia Millenia. "UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN KARAKTERISASI METABOLIT SEKUNDER FRAKSI ETIL ASETAT SPONS Haliclona sp. ASAL PULAU LEMUKUTAN." Jurnal Teknologi Kimia Unimal 13, no. 1 (2024): 11. http://dx.doi.org/10.29103/jtku.v13i1.15596.

Full text
Abstract:
Spons Haliclona sp. termasuk ke dalam kelas Demospongiae yang memiliki kandungan metabolit sekunder berupa alkaloid, terpenoid, fenolik, dan steroid. Metabolit sekunder tersebut dapat berperan sebagai antibakteri, antikanker, antiinflamasi, dan antivirus. Tujuan penelitian ini adalah mengarakterisasi metabolit sekunder dan menguji aktivitas antibakteri fraksi etil asetat terhadap Staohylococcus aureus menggunakan metode difusi sumuran. Hasil interpretasi FTIR pada isolat menunjukkan adanya serapan gugus O-H melebar (3448,72 cm-1), =C-H (3016,67 cm-1), C-H alifatik (2927,94 cm-1), C-O alkohol (
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Selvianti, Selvianti, Mohammad Wijaya, and Maryono Maryono. "Identifikasi Senyawa Patkouli Alkohol dari Minyak Atsiri Daun Nilam (Pogostemon cablin benth.) Identification Of Patchouli Alcohol Compounds from The Essential Oil Of Patchouli Leaves (Pogostemon cablin benth.)." Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia 25, no. 2 (2024): 41. https://doi.org/10.35580/chemica.v25i2.54035.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui banyaknya kandungan senyawa patkouli alkohol yang terdapat dalam minyak atsiri daun nilam dan karakteristik senyawa patkouli alkohol yang terdapat dalam minyak atsiri daun nilam. Sampel penelitian diambil dari Desa Paruttellang, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara. Tahap penelitian ini terdiri dari preparasi sampel, destilasi air, fraksinasi, analisis GC-MS, pemurnian dan identifikasi. Hasil penelitian berupa minyak atsiri daun nilam sebanyak 57 mL yang berwarna kuning muda dan memiliki wangi yang khas. Analisis mengguna
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Pranoto, Hendro, and Meida Nugrahalia. "HEPATOPROTEKTIF EKSTRAK ETANOL DAUN DAN BUAH KERSEN (Muntingia calabura L.) PADA TIKUS YANG DI INDUKSI ALKOHOL." JURNAL BIOSAINS 6, no. 2 (2020): 37. http://dx.doi.org/10.24114/jbio.v6i2.17938.

Full text
Abstract:
Hepatoprotektif Ekstrak Etanol Daun dan Buah Kersen (Muntingia calabura L.) pada Tikus yang di induksi Alkohol Hendro Pranoto*, Meida NugrahaliaDepartement Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Medan, Indonesia*Corresponding authors: hendrop.unimed77@gmail.comABSTRAKJalur utama metabolisme etanol terjadi pada jaringan hepar sehingga kerusakan terparah akibat meminum alkohol terjadi di organ ini. Terapi pengobatan menggunakan herbal untuk hepatoprotektif merupakan fokus penelitian tanaman obat saat ini. Tanaman kersen sudah digunakan secara tradisional di berb
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Kartiningsih, Kartiningsih, and Meilisa Meilisa. "Formulasi Krim Minyak Biji Bunga Matahari Sebagai Anti-Acne dengan Gliseril Monostearat dan Setil Alkohol." Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences 3 (April 26, 2016): 247–52. http://dx.doi.org/10.25026/mpc.v3i2.116.

Full text
Abstract:
Minyak biji bunga matahari memiliki kandungan terpenoid dan asam linoleat, sehingga dapat menghambat Propionibacterium acnes dan dapat diformulasikan menjadi sediaan krim. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh formula terbaik dari sediaan krim minyak biji bunga matahari. Minyak biji bunga matahari ditentukan nilai KHM dan didapat hasil sebesar 1,5%. Dilakukan formulasi sediaan krim menggunakan desain faktorial 22 dengan variasi konsentrasi gliseril mono stearat dan setil alkohol. Sediaan krim dibuat dengan cara memanaskan fase air dan fase minyak masing-masing pada suhu 70?C, lalu dicampur
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Mustofa, Viki, Nur Saidah Said, Deka Uli Fahrodi, and Hendro Sukoco. "Review Artikel : Potensi Zingiberaceae Sebagai Nutraceutical Pada Budidaya Ikan." Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan 13, no. 2 (2022): 119–33. http://dx.doi.org/10.35316/jsapi.v13i2.1790.

Full text
Abstract:
Nutraceutical untuk ikan yang potensial di Indonesia adalah famili tumbuhan Zingiberaceae yang mengandung banyak minyak esensial, termasuk terpene, alkohol, keton, flavonoid, karotenoid, dan fitoestrogen. Review artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi ilmiah tentang Zingiberaceae dengan aktivitas fitokimia nutraceutical serta informasi tentang efek terhadap sistem imun dan performa pertumbuhan untuk budidaya perikanan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari beberapa publikasi ilmiah di jurnal nasional dan internasional tentang potensi Zingiberaceae sebagai imunostimulan dan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Agiel, Fadillah Maryam Bau, Abd Halim Umar, Maria Ulfa, Suwahyuni Mus, and Imrawati Imrawati. "Penentuan Profil Metabolit dan Uji Aktivitas Antioksidan Pada Fraksi Daun Sawo Duren (Chrysophyllum Cainito L.)." Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia 10, no. 2 (2024): 722–27. https://doi.org/10.35311/jmpi.v10i2.702.

Full text
Abstract:
Sawo duren (Chrysophyllum cainito L.) merupakan tanaman yang banyak digunakan dalam pengobatan, diantaranya antiinflamasi, antidiabetes dan sebagai antioksidan. Daun sawo duren mengandung senyawa saponin, triterpenoid, flavonoid, fenolik, serta alkaloid dan steroid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengalisis dan membandingkan profil metabolit fraksi n-Butanol daun sawo duren berdasarkan analisis FTIR. Proses ekstraksi daun sawo duren dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol kemudian difraksinasi menggunakan pelarut etanol, n-heksan dan n-butanol. tahapan selanjutnya
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Permatasari, Silvani, Dewi Klarita Furtuna, Astrid Teresa, Syarpin Syarpin, and Widya Krestina. "Uji Efektivitas Gel Hand Sanitizer Ekstrak Daun Sembung (Blumea balsamifera) Sebagai Antimikroba." Al-Kauniyah: Jurnal Biologi 16, no. 1 (2023): 157–65. http://dx.doi.org/10.15408/kauniyah.v16i1.22831.

Full text
Abstract:
AbstrakHand sanitizer merupakan salah satu bahan antiseptik yang yang praktis agar tubuh terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme. Hand sanitizer berbasis alkohol digunakan berlebihan dan terus menerus dapat mengakibatkan iritasi pada kulit. Kandungan yang terdapat dalam bahan alami sebagai alternatif pengganti alkohol antara lain flavonoid dan terpenoid yang terdapat di daun sembung (Blumea balsamifera). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas gel hand sanitizer dari ekstrak daun sembung pada berbagai konsentrasi. Serbuk daun sembung diekstraksi secara maseras
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
More sources

Dissertations / Theses on the topic "Terpenoid alkohol"

1

Bártová, Adéla. "Biosyntéza samčích feromonů čmeláků a její hormonální regulace." Master's thesis, 2019. http://www.nusl.cz/ntk/nusl-397500.

Full text
Abstract:
Bumblebees are important pollinators, commercially used in large-scale plant growing in greenhouses. Their males produce marking pheromones for mating, which attract young bumblebee queens. These pheromones are often a complicated mixture of chemicals, which is produced in the male labial gland, and the mixture itself is specific for each bumblebee species. The regulation of bumblebee sexual pheromone biosynthesis is largely unknown, and this Master's thesis is focused on the analysis of the mechanisms which lead to the regulation of the Bombus terrestris male pheromone's fat-acid and terpenes
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!