Academic literature on the topic 'Anak Punk'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the lists of relevant articles, books, theses, conference reports, and other scholarly sources on the topic 'Anak Punk.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Journal articles on the topic "Anak Punk"

1

Karisma, Ersalya Firdha, and Rakhmaditya Dewi Noorrizki. "Agresivitas Anak Punk Ditinjau dari Lingkungannya." Flourishing Journal 2, no. 5 (2022): 361–67. http://dx.doi.org/10.17977/um070v2i52022p361-367.

Full text
Abstract:
Abstract
 The punk community is one that is frequently encountered on the streets. Punks, as members of this community, have distinct and uniform appearances, such as wearing all-black clothing and a variety of body decorations. The presence of these punk kids is frequently regarded as upsetting by the larger population. Punk kids' behavior almost seldom results in aggression. The majority of this community's members are teenagers. The researchers want to know what causes or encourages punk kids to act aggressively. The literature review method was used in this study by analyzing various
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Anggiprana, Mikael Rainer, and Suzy Azeharie. "Budaya Anak Punk di Yayasan Laskar Berani Hijrah (Studi Komunikasi Budaya Anak Punk di Depok)." Koneksi 4, no. 2 (2020): 258. http://dx.doi.org/10.24912/kn.v4i2.8119.

Full text
Abstract:
Punk community are a distinguished group with its own unique culture. One of the most striking uniqueness of this community is their appearances which causes discomfort to the public and thus isolates them. Laskar Berani Hijrah Foundation is an institution which seeks to foster this punk community. The method used is based on Islamic teachings and the Holy Quran and its verses in it as a basis for guidance. This action is affecting the culture that the distinguished punk community held in the way they are communicating. The writer conduct a research that related to the cultural communication o
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Susanto, Andri, Ahdan Ahdan, and Salim Hasan. "Perilaku Komunikasi Komunitas Anak Punk Dalam Berinteraksi Di Masyarakat Kelurahan Tamamaung Kota Makassar." RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI 4, no. 2 (2024): 1–7. https://doi.org/10.33096/respon.v4i2.225.

Full text
Abstract:
Penelitian ini berjudul perilaku komunikasi anak punk dalam berinteraksi di masyarakat Kelurahan Tamamaung Kota Makassar, studi Deskriptif tentang bagaimana perilaku komunikasi anak punk terhadap masyarakat dan dampak dari perilaku komunikasi anak punk terhadap Masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yaitu denan cara, pengumpulan sumber data, informan penelitian, Teknik pengumpulan data dan Teknik analisis data. Dari penemuan yang didapatkan selama penelitian pada umumnya masyarakat menilai positif dilihat dari cara berkomunikasi dengan Masyarakat dan jika dili
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Siti Nurul Hidayah and Bela Fariza. "KONSEP PENDIDIKAN DAN KEBEBASAN ANAK PUNK STREET." Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan 5, no. 1 (2020): 645–51. http://dx.doi.org/10.33752/ed-humanistics.v5i1.705.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep diri anak punk street dalam mengintrepretasikan antara pendidikan dan kebebasan. Fokus dalam penelitian ini adalah mengetahui konsep diri anak punk street. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan paradigma interpretatif. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Adapun teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa konsep diri anak punk street dalam segi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Saragih, Hendra Maujana, Nella Agustiani, and Dewi Lestari. "Respon Anak Punk Terhadap Stigma Sosial Masyarakat Melalui Komunitas Tasawuf Underground." Himmah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer 7, no. 2 (2023): 731–60. http://dx.doi.org/10.47313/jkik.v7i2.2970.

Full text
Abstract:
AbstrakRespon Anak Punk Stigma Sosial Masyarakat Melalui Komunitas Tasawuf Underground. Skripsi Program studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nasional, Jakarta. Penelitian ini didasarkan atas sebuah maraknya fenomena sosial dimana adanya keberadaan punk yang semakin berkembang di masyarakat. Pandangan negatif sudah melekat pada diri punk terutama punk yang berada di jalanan yang biasa disebut punk street. Bagi masyarakat luas punk dianggap sebagai perilaku yang menyimpang yang identik dengan sebuah hidup bebas, seks bebas, narkoba, minum-minuman beralkohol yang meng
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Hasanah, Hasanah, and Noor Bekti Negoro. "Pengaruh Bimbingan Agama Terhadap Motivasi Beribadah Mahdah Anak Punk di Yayasan Laskar Berani Hijrah Depok Jawa Barat." Jurnal Penyuluhan Agama (JPA) 8, no. 1 (2022): 49–56. http://dx.doi.org/10.15408/jpa.v8i1.24376.

Full text
Abstract:
Komunitas punk adalah sebuah fenomena sosial yang tengah mewabah di seluruh kota-kota besar di Indonesia salah satunya di Kota Depok Jawa Barat. Namun fenomena yang banyak menarik perhatian adalah adanya anak punk hijrah, anak punk yang tetap nge-punk tetapi tidak meninggalkan nilai-nilai agama dengan mengikuti pengajian serta belajar membaca al-Quran. Hal ini menjadi pembeda bagi anak-anak punk di Yayasan Laskar Berani Hijrah dengan anak punk lainya. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti Pengaruh Bimbingan Agama Terhadap Motivasi Beribadah Mahdah Anak Punk di Yayasan Laskar Berani
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Rohman, Arif. "Fenomena Anak Punk : Sisi Lain Mengenai Ruwetnya Permasalahan Anak Jalanan di Indonesia." Warta Demografi 39, no. 3 (2009): 52–55. https://doi.org/10.13140/2.1.2049.6169.

Full text
Abstract:
Tulisan ini menyajikan anak punk yang keberadaannya semakin marak di jalanan serta usulan mengenai pola pendekatan dan penanganannya. Keberadaan komuniti ini di kota-kota besar, yang sering menghabiskan waktu di jalanan dengan mengamen di traffic light, gaya berpakaian dan aktifitas nongkrongnya, dirasakan mengganggu kenyamanan masyarakat karena kekhawatiran akan terjadinya tindak kriminalitas yang dilakukan oleh mereka. Anak-anak punk itu sendiri berpendapat bahwa apa yang menjadi gaya hidup mereka adalah suatu kewajaran hidup di daerah metropolis. Sejumlah pemerhati anak yakin bahwa anak-ana
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Kurniawan, Iqbal, and Dani Sartika. "Eksistensi, Aktivitas serta Tinjauan Sosio Psikologis Komunitas Punk Kota Jambi." JIGC (Journal of Islamic Guidance and Counseling) 2, no. 1 (2018): 1–21. http://dx.doi.org/10.30631/jigc.v2i1.12.

Full text
Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena anak punk yang semakin meningkat jumlahnya tiap tahun. Anak punk dianggap sebagai anak muda yang berpenampilan aneh, ngeri, mengganggu pemandangan, makhluk luar angkasa, anak salah gaul, pemakai narkoba, tak bermoral, sampah masyarakat, biang keonaran, dan perusuh di mata masyarakat dan pemerintah. Anak punk memilih hidup di jalan terkadang bukan hanya faktor kondisi kesulitan ekonomi namun juga karena mereka menikmati kondisi lingkungan di jalan serta kurangnya pengetahuan agama pendidikan.
 Pengumpulan data dalam penelitian ini diakukan deng
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Miftahuddin, Miftahuddin, Suhaimi Suhaimi, Darmawati Darmawati, Habibis Saleh, and M. Fahli Zatrahadi. "Memanusiakan Komunitas Anak Punk Melalui Pendampingan Dan Pemberdayaan di Kelurahan Labuh Baru Barat Kota Pekanbaru." Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat 21, no. 3 (2021): 206. http://dx.doi.org/10.24036/sb.01510.

Full text
Abstract:
Anak Punk di Pekanbaru muncul dari beberapa kelas sosial di masyarakat. mulai kelas bawah sampai yang hanya sebagai gaya, anak punk yang berada di Pekanbaruanak-anak jalanan yang hidup dipinggir jalan, tidur di trotoar, nongkrong di pom bensin. Kerjaan sehari-hari mereka biasanya mengamen, jualan koran, atau aktivitas lain yang bisa menghasilkan uang recehan disetiap persimpangan traffic light biasanya mereka terlihat di depan Mall SKA Pekanbaru Riau. Mereka (anak punk-red) yang di kelas sosial ini adalah orang yang sangat miskin hidupnya. Peserta kegiatan program pendampingan terdiri atas 10
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Satriyo, Teguh, Fayi Lutfiyani, and Mundriyah Mundriyah. "SISTEM INFORMASI PENGADUAN MASYARAKAT TERHADAP PENGEMIS, GELANDANGAN DAN ANAK PUNK PADA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA (SATPOL PP) KABUPATEN PEKALONGAN BERBASIS ANDROID." Jurnal Surya Informatika 12, no. 1 (2022): 57–65. http://dx.doi.org/10.48144/suryainformatika.v12i1.1478.

Full text
Abstract:
Pengaduan masyarakat merupakan keluhan masyarakat biasanya terjadi karena adanya suatu masalah pada lingkungan sekitar baik di bidang fasilitas umum dan layanan (lalu lintas, sekolah, kesehatan, jalan umum dan sebagainya), infastruktur, sosial dan lingkungan. Semua keluhan tersebut biasanya yang sering dilaporkan masyarakat kepada instansi terkait. Tidak adanya alur yang jelas untuk pengaduan masyarakat merupakan alasan lain yang membuat masyarakat bingung untuk menyampaikan semua keluhan. Perkembangan pengemis, gelandangan dan anak punk kurang terpantau oleh SATPOL PP Kabupaten Pekalongan kar
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
More sources

Dissertations / Theses on the topic "Anak Punk"

1

Powell, Gary Botts. "Heavy Metal Humor: Reconsidering Carnival in Heavy Metal Culture." Thesis, 2013. http://hdl.handle.net/1969.1/151037.

Full text
Abstract:
What can 15th century France and heavy metal have in common? In Heavy Metal Humor, Gary Powell explores metal culture through the work of Mikael Bakhtin‘s “carnivalesque theory.” Describing the practice of inverting commonly understood notions of respectability and the increasing attempts to normalize them, Bakhtin argues that carnivals in Francois Rabelais’ work illustrate a sacrilegious uprising by the peasant classes during carnival days against dogmatic aristocrats. Powell asserts that Rabelais’ work describes cartoonish carnivals that continue in as exaggerated themes and tropes into othe
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles

Books on the topic "Anak Punk"

1

Ogg, Alex. No more heroes: A complete history of UK punk from 1976 to 1980 : from the Anal Fleas to Zyklon B. Cherry Red, 2006.

Find full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Ogg, Alex. No more heroes: A complete history of UK punk from 1976 to 1980 : from the Anal Fleas to Zyklon B. Cherry Red Books, 2006.

Find full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

National Art Gallery (N.Z.) and National Museum of New Zealand., eds. Kohia Ko Taikaka Anake: A Nga Puna Waihanga, Te Waka Toi, National Art Gallery exhibition ; New Zealand's largest exhibition of contemporary Maori art ; National Art Gallery, December 1, 1990--March 17, 1991. Museum of New Zealand, 1993.

Find full text
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Nurhajati, Lestari, Yolanda Stellarosa, Dewi Rachmawati, Lamria Raya Fitriyani, and Xenia Angelica Wijayanto. Mengenal Hak Identitas Digital Anak. Edited by Nadira Khalishah. LSPR Publishing, 2023. http://dx.doi.org/10.37535/201202401mhida.

Full text
Abstract:
Pada era serba digital kini, siapa pun dapat dengan mudah berinteraksi dan membagikan momen-momen keseharian melalui unggahan di dunia maya. Tanpa sadar kita terbiasa ‘menyumbangkan’ identitas diri demi mendaftarkan akun media sosial kita. Bahkan jarang pula kita menyaring apa yang hendak kita tampilkan di dunia maya sekalipun rekam jejak itu nyata adanya. Hal ini bisa menjadi isu berbahaya bagi anak-anak yang belum masuk usia dewasa. Anak-anak bisa menjadi lalai, karena tidak memahami batasan-batasan dalam penggunaan platform digital. Maka dari itu, pengawasan ketat dari orang tua terhadap ak
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Ameen, Fendi. Lambaian Goodwill Bridge: Sebuah kisah cinta keluarga di Tanah Ratu. UUM Press, 2016. http://dx.doi.org/10.32890/9789670876368.

Full text
Abstract:
Perjalanan menuntut ilmu di bumi asing dalam suasana baharu yang penuh cabaran boleh menjadikan seseorang itu gagal atau berjaya, bergantung kepada kemampuan masing-masing. Ramai yang pulang dengan tangan kosong atau menghabiskan pengajian separuh jalan dan ramai juga yang pulang dengan kejayaan.Novel ini mengisahkan Malik, seorang tutor dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) yang mengikuti pengajian PhD dalam bidang computer security di Queensland University of Technology (QUT), Brisbane, Australia.Setelah dua tahun berada di bumi Queensland (Tanah Ratu), Malik bersua dengan seorang pelajar
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!