To see the other types of publications on this topic, follow the link: Kamzul.

Journal articles on the topic 'Kamzul'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the top 50 journal articles for your research on the topic 'Kamzul.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Browse journal articles on a wide variety of disciplines and organise your bibliography correctly.

1

Khairullah, M. Rizky, Saifuddin Saifuddin, and Nurlaili Nurlaili. "Analisa Pengaruh Variasi Kampuh Pada Material AISI 1020 Terhadap Sifat Mekanik Hasil Pengelasan GTAW." Jurnal Mesin Sains Terapan 7, no. 1 (2023): 48. http://dx.doi.org/10.30811/jmst.v7i1.3927.

Full text
Abstract:
Gas tungsten arc welding (GTAW) mempunyai banyak kelebihan, yaitu kecepatan pengumpanan logam pengisi dapat diatur terlepas dari besarnya arus listrik sehingga penetrasi ke dalam logam induk dapat di atur. Jenis kampuh las merupakan salah satu penyebab yang mempengaruhi kekuatan dari sambungan las. Kampuh las merupakan bagian dari logam induk yang nantinya akan diisi oleh deposit las atau logam las (weld metal). Dilakukan 2 pengujian yaitu Impact dan hardness, nilai impak paling tinggi pada kampuh v sebesar 3,73 J/mm², kampuh double tirus sebesar 2,95 J/mm², dan kampuh tirus sebesar 1,78 J/mm²
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Sekarwana, Nanan. "Kadar Svcam-1 pada Penderita Sindrom Nefrotik Kambuh." Sari Pediatri 9, no. 3 (2016): 163. http://dx.doi.org/10.14238/sp9.3.2007.163-6.

Full text
Abstract:
Latar belakang. Sindrom nefrotik pada anak umumnya sensitif terhadap pengobatan, walaupun demikian60%–80% akan mengalami kekambuhan; 20% jenis kambuh jarang, 40% jenis kambuh sering. Prognosispada sindrom nefrotik kambuh sering kurang baik dikaitkan dengan peningkatan kadar profil lemak kecualiHDL. Untuk petanda aterosklerosis dapat digunakan kadar VCAM-1 dalam serum. Dengan meningkatnyakadar profil lemak pada anak dengan sindrom nefrotik, muncul pertanyaan apakah anak dengan sindromnefrotik juga memiliki risiko menderita aterosklerosis.Tujuan. Mengetahui kadar sVCAM-1 pada sindrom nefrotik ka
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Syarief, Akhmad, and Ade Azhari Rahmatuloh. "EFFECT OF AIR AND SOAKING OF NaCl SOLUTION ON CORROSION RATE OF S45C STEEL WELDS." Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika 5, no. 1 (2020): 67–74. http://dx.doi.org/10.20527/sjmekinematika.v5i1.140.

Full text
Abstract:
Pengelasan merupakan penyambungan dua logam sehingga terbentuk sambungan yang kuat, Salah satu penyebab daya guna baja ini semakin menurun adalah terjadinya korosi. Korosi merupakan penurunan kualitas dan mutu material akibat reaksi kimia dengan unsur pada lingkungan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh udara dan perendaman larutan NaCl terhadap laju korosi. Metode yang digunakan adalah metode kehilangan berat, dimana setelah 38 hari baja S45C didiamkan pada ruang terbuka dan 38 hari didiamkan pada larutan NaCl dengan Variasi kampuh V, ½ V, dan I. Dari hasil pengujian selama 38 hari di
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Nugroho, Aris Widyo, Sigit Hartanto, Muhammad Arinalhaq Eko Nugroho, and Rela Adi Himarosa. "Pengaruh Sudut Kampuh V Tunggal terhadap Sifat Mekanis Sambungan Las SMAW pada Pipa Baja Karbon API 5L X46." Semesta Teknika 25, no. 2 (2022): 188–200. http://dx.doi.org/10.18196/st.v25i2.16896.

Full text
Abstract:
Penelitian untuk mengetahui pengaruh sudut kampuh V pengelasan SMAW terhadap sifat mekanis sambungan las pada material pipa API 5L X46 telah dilakukan. Proses pengelasan dilakukan dengan sambungan butt-joint kampuh V tunggal menggunakan material pipa API 1104 5L grade X46 dengan tebal pipa 12,7 mm. Sudut kampuh yang digunakan adalah 45º, 50º, 55º, 60º, 65º, 70º, dan 75º. Sambungan lasan kemudian dilakukan beberapa pengujian meliputi inspeksi visual, uji NDT RI, uji metalografi menggunakan standar ASTM E340-15, uji kekerasan menggunakan standar ASTM E92-82, dan uji bending menggunakan standar A
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Lambang, Fius, and Mastiadi Tamjidillah. "ANALYSIS OF PROTECTIVE GAS FLOW AND SEAM FORMATION ON GMAW WELD PROCESS TO HARDNESS AND MICRO STRUCTURE OF ASTM A36 STEEL." Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika 5, no. 1 (2020): 51–66. http://dx.doi.org/10.20527/sjmekinematika.v5i1.137.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi aliran gas pelindung dan bentuk kampuh terhadap kekerasan dan struktur mikro baja ASTM A36. Variasi aliran gas pelindung yang digunakan adalah 5 liter/menit, 10 liter/menit dan 15 liter/menit, sedangkan bentuk kampuh yang digunakan adalah kampuh I, ½ V dan V dengan elektroda ER 70S-6 diameter 1,2 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aliran gas pelindung yang semakin besar akan meningkatkan nilai kekerasan. Peningkatan nilai kekerasan weld metal dan HAZ tertinggi ada pada kampuh V dengan aliran gas 15 liter/menit sebanyak 38,06% weld
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Pamungkas, Rizky, Reny Afriany, Asmadi Asmadi, and Yeny Pusvyta. "ANALISA PENGARUH TIPE KAMPUH V DAN X PADA PENGELASAN STAINLESS STEEL 304 TERHADAP KUALITAS LAS." TEKNIKA: Jurnal Teknik 10, no. 1 (2023): 90. http://dx.doi.org/10.35449/teknika.v10i1.257.

Full text
Abstract:
Pengelasan Stainless Steel 304 (SS 304) umumnya menggunakan metode pengelasan GTAW, karena SS 304 termasuk baja paduan. Selain pemilihan metode las yang tepat, penentuan jenis kampuh juga menjadi salah satu pertimbangan pengelasan untuk kualitas hasil las, pemilihan sambungan yang tepat akan membuat konstruksi semakin baik dan aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas hasil sambungan las dengan tipe kampuh yang berbeda. Penelitian ini menggunakan material SS 304, filler pengisi ER308 dengan menggunakan mesin las GTAW. Pengujian hasil lasan dengan metode non destructive test (NDT
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Shaleh, Mansyur Abdul, Diama Rizky Septiawan, Gilang Mahendra, and Mansyur Abdul Shaleh. "PENGARUH VARIASI KAMPUH TERHADAP KARAKTERISTIK SAMBUNGAN LAS PADA PROSES PENGELASAN METODE GLOBULAR ARC (GMAW)." Teknika STTKD: Jurnal Teknik, Elektronik, Engine 9, no. 2 (2023): 343–48. http://dx.doi.org/10.56521/teknika.v9i2.1021.

Full text
Abstract:
Perkembangan teknologi manufaktur pada era modern sekarang ini banyak ditemukan pembuatan produk/komponen yang menggunakan penyambungan material logam dengan menggunakan metode pengelasan. Pada proses penyambungan dengan menggunakan pengelasan variasi kampuh las merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan karakteristik suatu sambungan las.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk menyelidiki pengaruh variasi kampuh terhadap karakterstik sambungan las dengan hasil pengelasan metode GMAW (Gas Metal Arc Welding) yang berkaitan dengan pengujian struktur mikro, distribusi kekerasan, ke
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Zimmi S. Manullang, M. Sabri, Indra, and Pramio G. Sembiring. "KARAKTERISTIK HASIL PENGELASAN OXI ACETILENE WELDING PADA ALUMINIUM MAGNESIUM DENGAN VARIASI SUDUT KAMPUH V 45O DAN 55O TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN KETANGGUHAN." DINAMIS 5, no. 4 (2017): 9. http://dx.doi.org/10.32734/dinamis.v5i4.7109.

Full text
Abstract:
Pengelasan banyak digunakan didalam aplikasi bidang teknik yang mensyaratkan sifat dan karakteristik yang memadai seperti ketangguhan dan foto mikro. Sifat mekanis yang disyaratkan untuk aplikasi bidang teknik sangatlah penting sehingga diperlukan penelitian mengenai karakteristik dan sifat hasil pengelasan terhadap aluminium+magnesium. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan nilai ketangguhan sambungan las pada material aluminium magnesium serta karakterisitik hasil pengelasan dengan variasi sudut kampuh v 45o dan 55o. Pada penelitian ini dilakukan variasi sudut kampuh v tunggal y
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Muddin, Saripuddin, Rival Rival, and Akbar Akbar. "PENGARUH BESAR ARUS PENGELASAN TERHADAP KEKUATAN TARIK SABUNGAN LAS KAMPUH I." ILTEK : Jurnal Teknologi 11, no. 01 (2016): 1488–92. http://dx.doi.org/10.47398/iltek.v11i01.404.

Full text
Abstract:
Kemajuan di bidang industri dewasa ini adalah salah satu wujud perkembangan teknologi, khususnya teknologi pengelasan yang semakin maju dan pesat.Secara luas penggunaan teknologi ini telah dipergunakan dalam penyambungan logam pada konstruksi bangunan dan konstruksi mesin.Di samping untuk pembuatan konstruksi baja, proses las juga dapat dipergunakan untuk reparasi misalnya untuk mengisi lubang-lubang coran, membuat lapisan keras pada perkakas, mempertebal bagian-bagian yang telah haus, dan reparasi lainnya. Metode penelitian Proses pembuatan specimen uji dilakukan dengan langkah – langkah seba
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Siddiq, Muhammad, Nurdin Nurdin, Ismi Amalia, and Al Fathier. "ANALISA PENGARUH KAMPUH PENGELASAN SMAW PADA PENYAMBUNGAN BAJA KARBON RENDAH DAN KARBON SEDANG TERHADAP UJI KETANGGUHAN." Jurnal Mesin Sains Terapan 5, no. 1 (2021): 31. http://dx.doi.org/10.30811/jmst.v5i1.2141.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kampuh pengelasan terhadap kekuatan ketangguhan las Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dengan elektroda E7016. Penelitian ini menggunakan baja St37 dan AISI 1050, St37 termasuk baja karbon rendah dan Aisi 1050 termasuk baja karbon sedang. Bahan diberi perlakuan pengelasan dengan variasi kampuh V tunggal, Tirus tunggal, dan Tirus ganda dengan menggunakan las SMAW DC polaritas terbalik dengan elektroda dihubungkan dengan kutub positif dan logam induk dihubungkan dengan kutub negatif, posisi pengelasan dengan menggunakan posisi pengelasan mendatar
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
11

Nurhidayati, Istianna, Arlina Dhian Sulistyowati, and Aprilia Yuva Kusuma Sari Dewi. "HEALTH BELIEF PENDERITA TUBERKULOSIS PARU RELAPS DI BALAI KESEHATAN MASYARAKAT (BALKESMAS) WILAYAH KLATEN:Studi Fenomenologi." Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama 8, no. 1 (2019): 17. http://dx.doi.org/10.31596/jcu.v8i1.302.

Full text
Abstract:
Banyaknya penderita TB mengalami kekambuhan berulang, adanya dampak, permasalahan baru. Penderita harus melakukan tindakan agar tidak terjadi kekambuhan berulang, salah satunya mematuhi regimen pengobatan. Seseorang dapat mematuhi regimen pengobatan didasarkan adanya health belief. Tujuan penelitian untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang arti dan makna pengalaman health belief penderita TB relaps. Metode menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Populasi penelitian ini 9 health belief penderita TB relaps di BALKESMAS wilayah Klaten. Data dikumpulkan dari 5
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
12

Ardi, Ardi, Muhammad Halim Asiri, and Mardin Mardin. "Uji Tarik Material Baja Karbon Rendah ASTM A36 Hasil Pengelasan SMAW Pada Berbagai Model Kampuh." Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi 10, no. 2 (2024): 383. https://doi.org/10.35308/jmkn.v10i2.8939.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi tipe kampuh (I, V, dan K) terhadap kekuatan tarik pada hasil pengelasan SMAW menggunakan material baja karbon rendah ASTM A36. Pengelasan dilakukan dengan memvariasikan tipe kampuh dan mengukur tegangan tarik serta regangan pada setiap spesimen. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ketiga kampuh menghasilkan perbedaan nilai tegangan tarik dan regangan. Pada kampuh I, nilai tegangan tarik tertinggi mencapai 521,6 N/mm² dengan regangan sebesar 28%. Kampuh V memiliki nilai tegangan tarik maksimal sebesar 516,8 N/mm² dengan regangan 24%, se
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
13

Tomy Kurniawan, Mohammad Munib Rosadi, and Mochamad Arif Irfa’i. "ANALISIS PENGARUH VARIASI ARUS DAN KAMPUH TERHADAP KEKUATAN TARIK PADA BAJA ST-37 MENGGUNAKAN PENGELASAN SMAW." Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) 2, no. 02 (2024): 18–23. http://dx.doi.org/10.33752/motion.v2i02.6338.

Full text
Abstract:
Pada proses pengelasan, arus berpengaruh dalam hasil lasan jika terlalu kecil akan mengakibatkan penetrisi las yang rendah sedangkan jika terlalu besar akan mengakibatkan terbentuknya manik las yang besar dan deformasi dalam pengelasan. Baja ST 37 merupakan suatu material yang memiliki kadar karbon rendah (low carbon steel). Kampuh U ganda dan kampuh V ganda jenis kampuh yang yang biasa digunakan karena nilai kekuatan tarik lebih tinggi dibanding jenis kampuh yang lainnya, Penelitian ini menggunakan metode eksperimental kuantitatif dan pengamatan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingk
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
14

Susetyo, Ferry Budhi, Agus Dudung, Supria Wiganda, Ahdian Haris, and Wahyu Nugroho. "PENGARUH BENTUK KAMPUH TERHADAP KARAKTERISTIK BAJA KARBON RENDAH HASIL PENGELASAN SMAW." Jurnal Konversi Energi dan Manufaktur 2, no. 2 (2015): 59–64. http://dx.doi.org/10.21009/jkem.2.2.1.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bentuk kampuh terhadap cacat dan kekuatantarik material baja karbon rendah hasil pengelasan SMAW dengan elektroda AWS E. 7018. Jenis kampuh lasyang digunakan adalah kampuh V dan X, penyiapan bahan dengan menggunakan mesin scrap. Variasi arusyang digunakan adalah 140, 150, 160 dan 170 A dengan polaritas DC +.Proses pengelasan dilakukan di laboratorium las Teknik Mesin Universitas Negeri Jakarta,kemudian proses pengujian radiografi di PT. Gamma Hepsi dan proses pengujian tarik dilakukan di B2TKSPuspitek. Dari kedua hasil pengujian tersebut dilak
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
15

Remon, Aulia Irelin Sekar, Mansyur Abdul Shaleh, Oktavian Khayyan Bahiy, and Muhammad Alfin. "ANALISIS SAMBUNGAN LAS GMAW DENGAN VARIASI KAMPUH TERHADAP UJI TARIK DAN STRUKTUR MIKRO PADA BAJA SS 304." Prosiding Seminar Sosial Politik, Bisnis, Akuntansi dan Teknik 6 (February 27, 2025): 172–78. https://doi.org/10.32897/sobat.2024.6.1.4180.

Full text
Abstract:
Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh variasi jenis kampuh pengelasan Gas Metal Arc Welding (GMAW) terhadap sifat mekanis dan struktur mikro baja tahan karat SS 304. Metode kampuh yang digunakan adalah single V dan square, dengan setiap spesimen diuji menggunakan uji tarik dan analisis struktur mikro. Penelitian ini berfokus pada kontrol kualitas proses pengelasan untuk komponen kereta api.Hasil pengujian menunjukkan bahwa spesimen dengan kampuh single V memiliki sifat mekanis unggul dibandingkan kampuh square. Nilai yield strength, ultimate tensile strength, dan elongasi pada kampu
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
16

Syamsuddin, Nasrulloh, Muhammad Halim Asiri, and Mardin Mardin. "Pengujian Kekuatan Sambungan Las SMAW Baja Karbon ST 37 untuk Aplikasi Struktur Lambung Kapal." Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi 11, no. 1 (2025): 88. https://doi.org/10.35308/jmkn.v11i1.11416.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kampuh (V dan X) serta metode pendinginan (dengan dan tanpa air) terhadap sifat mekanik sambungan las baja karbon ST 37 menggunakan teknik Shielded Metal Arc Welding (SMAW). Baja karbon ST 37 dipilih karena sifat mekaniknya yang baik dan aplikasinya dalam industri perkapalan untuk struktur lambung kapal. Proses pengelasan menggunakan elektroda E7016, dan spesimen uji tarik dibuat sesuai standar ASTM E-8. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kampuh V tanpa pendinginan air menghasilkan kekuatan tarik maksimum sebesar 30,072 kgf/mm² dengan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
17

Syahrul Ramadhan, Bustami Syam, M. Sabri, Syahrul Abda, and Darwin Sitompul. "PEMBUATAN PELAT PADUAN ALUMINIUM-MAGNESIUM DAN ANALISIS VARIASI KAMPUH LAS PADA PADUAN ALUMINIUM-MAGNESIUM AKIBAT BEBAN STATIK DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE ANSYS WORKBENCH V 14.0." DINAMIS 3, no. 2 (2015): 8. http://dx.doi.org/10.32734/dinamis.v3i2.6988.

Full text
Abstract:
Aluminium merupakan unsur yang paling banyak digunakan di bidang teknologi, khususnya bidang transportasi. Permasalahan seputar pemakaian bahan bakar dan pengurangan berat komponen yang digunakan, telah membuat paduan aluminium-magnesium dalam industri ini sangat berkembang. Dengan mengurangi berat dari komponen yang digunakan maka konsumsi energi dalam hal penggunaan bahan bakar dan emisi gas buangnya juga dapat.. Pada penelitian ini dilakukan penambahan Magnesium kedalam Aluminium sesuai variasi yang dikerjakan yaitu 1,4% dan 2,2% , kemudian dilakukan simulasi dengan menggunakan software ans
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
18

Ramadhan, Syahrul, Bustami Syam, M. Sabri, Syahrul Abda, Farida Ariani, and Tugiman. "PEMBUATAN PELAT PADUAN ALUMINIUM-MAGNESIUM DAN ANALISIS VARIASI KAMPUH LAS PADA PADUAN ALUMINIUM-MAGNESIUM AKIBAT BEBAN STATIK DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE ANSYS WORKBENCH V 14.0." DINAMIS 3, no. 4 (2015): 8. http://dx.doi.org/10.32734/dinamis.v3i4.7006.

Full text
Abstract:
Aluminium merupakan unsur yang paling banyak digunakan di bidang teknologi, khususnya bidang transportasi. Permasalahan seputar pemakaian bahan bakar dan pengurangan berat komponen yang digunakan, telah membuat paduan aluminium-magnesium dalam industri ini sangat berkembang. Dengan mengurangi berat dari komponen yang digunakan maka konsumsi energi dalam hal penggunaan bahan bakar dan emisi gas buangnya juga dapat.. Pada penelitian ini dilakukan penambahan Magnesium kedalam Aluminium sesuai variasi yang dikerjakan yaitu 1,4% dan 2,2% , kemudian dilakukan simulasi dengan menggunakan software ans
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
19

Sopiyan, Sopiyan, and Ferry Budhi Susetyo. "PENGARUH BESAR SUDUT KAMPUH TERHADAP KEKUATAN TARIK HASIL PENGELASAN GMAW." JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN 2, no. 2 (2018): 99–105. http://dx.doi.org/10.52447/jktm.v2i2.971.

Full text
Abstract:
Hasil pengelasan yang baik merupakan tujuan utama dari proses pengelasan. Banyak terjadi hasil pengelasan yang kurang baik seperti cacat-cacat las, kekuatan yang dihasilkan kurang baik dan lain sebagainya. Hasil pengelasan tersebut dipengaruhi oleh parameter-parameter pengelasan seperti besar sudut kampuh, kadar campuran dalam elektroda, material yang di las, posisi pengelasan dan sebagainya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh variasi sudut kampuh terhadap cacat las pada hasil pengelasan dengan melalui uji visual, mengetahui pengaruh variasi sudut kampuh terhadap sifat mekan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
20

Muddin, Saripuddin, Djufri Juma, Junaedy Syamsuddin, and Muhajir Muhajir. "PERBANDINGAN POSISI 1G, 2G DAN 3G TERHADAP KEKUATAN TARIK SAMBUNGAN LAS SMAW DENGAN MODEL KAMPUH V DAN KAMPUH X." ILTEK : Jurnal Teknologi 16, no. 1 (2021): 20–23. http://dx.doi.org/10.47398/iltek.v16i1.587.

Full text
Abstract:
Proses penyambungan pelat dengan cara pengelasan pada saat ini sangat banyak digunakan, hal ini dikarenakan proses pengelasan akan sangat lebih cepat dan efisien. Penyebab terjadinya kerusakan pada pengelasan adalah penggunaan jenis kampuh las yang tidak sesuai dengan pembebanan ketika proses pengelasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan dari kekuatan sambungan las dengan menggunakan kampuh V dan X dengan posisi pengelasan datar, vertikal dan horizontal. Penelitian menggunakan metode eksperimental yaitu menyambung dua pelat logam yang berbeda dengan menggunakan mesin las S
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
21

M, Saripuddin, Djufri Juma, Junaedy Syamsuddin, and Muhajir Muhajir. "PERBANDINGAN POSISI 1G, 2G DAN 3G TERHADAP KEKUATAN TARIK SAMBUNGAN LAS SMAW DENGAN MODEL KAMPUH V DAN KAMPUH X." ILTEK : Jurnal Teknologi 16, no. 01 (2021): 20–23. http://dx.doi.org/10.47398/iltek.v16i01.39.

Full text
Abstract:
Proses penyambungan pelat dengan cara pengelasan pada saat ini sangat banyak digunakan, hal ini dikarenakan proses pengelasan akan sangat lebih cepat dan efisien. Penyebab terjadinya kerusakan pada pengelasan adalah penggunaan jenis kampuh las yang tidak sesuai dengan pembebanan ketika proses pengelasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan dari kekuatan sambungan las dengan menggunakan kampuh V dan X dengan posisi pengelasan datar, vertikal dan horizontal. Penelitian menggunakan metode eksperimental yaitu menyambung dua pelat logam yang berbeda dengan menggunakan mesin las S
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
22

Huda, Mifthacul. "ANALISA PENGELASAN SHIELDED METAL ARC WELDING (SMAW) TERHADAP KEKERASAN ROCKWELL PADA DAERAH WELD METAL." Journal Mechanical and Manufacture Technology (JMMT) 2, no. 2 (2021): 82–88. http://dx.doi.org/10.35891/jmmt.v2i2.2974.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan 1) mengetahui pengaruh variasi arus pengelasan terhadap kampuh V pada Uji Kekerasan Rockwell plat strip ST.37, 2) mengetahui pengaruh variasi arus pengelasan terhadap kampuh double V pada Uji Kekerasan Rockwell plat strip ST.37, 3) mengetahui pengaruh variasi arus pengelasan terhadap kampuh I pada Uji Kekerasan Rockwell plat strip ST.37. Bahan yang di gunakan adalah plat strip ST.37 dengan dimensi ukuran 100 x 30 x 0,6 mm yang akan diuji dengan menggunakan metode kekerasan Rockwell. Hasil penelitian didapatkan Perlakuan dengan bentuk kampuh V proses pengelasan dengan m
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
23

Masni, Melly. "The Impacts of Motocross Event on the Social, Economic, and Environmental Conditions of the Alue Kambuk Village, Nagan Raya Community." Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat 4, no. 1 (2024): 93–101. http://dx.doi.org/10.22373/jrpm.v4i1.2646.

Full text
Abstract:
A district championship grasstrack and motocross event known as "Kejurda" was held in the Alue Kambuk Village circuit on September 24-25, 2022. This competition was organized and run by the Indonesian Motor Association (IMI). The planning and execution of the event had a significant and widespread influence on the people living in Alue Kambuk Village. The purpose of this study, then, is to investigate how the Alue Kambuk Village motocross circuit event affected the community's social, economic, and environmental conditions and how those conditions were affected by the event. According to the f
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
24

Sumihartati, Atin, and Luluk Luriastuti. "UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HASIL POTONGAN KAMPUH PADA KOMPONEN DAUN KERAH DI AUTOMATIC TEMPLATE SEWING MACHINE." Texere 19, no. 1 (2021): 26–35. http://dx.doi.org/10.53298/texere.v19i1.03.

Full text
Abstract:
Automatic template sewing machine adalah mesin yang dapat melakukan penjahitan otomatis serta pemotongan kampuh dengan menggunakan laser. Syarat pemotongan yang baik adalah hasil potongan tepat dan akurat, hasil potongan bersih dan rapi, pinggiran kain tidak saling menempel, potongan yang konsisten. Di PT X target produksi tidak tercapai karena potongan kampuh kerah tidak rata sehingga operator harus memotong kembali kampuh tersebut agar rapi. Faktor yang mempengaruhi hasil potongan laser yang paling umum pada automatic template sewing machine adalah kecepatan pemotongan, kecepatan pergerakan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
25

Bayu Randika, Dimas, and Rieza Zulrian Aldio. "Pengaruh Variasi Kampuh Pengelasan Smaw Terhadap Uji Kekerasan, Uji Bending dan Uji Struktur Mikro Pada Pegas Daun Mitsubhisi Canter 125 PS." ARMATUR : Artikel Teknik Mesin & Manufaktur 5, no. 1 (2024): 134–43. http://dx.doi.org/10.24127/armatur.v5i1.5415.

Full text
Abstract:
Pengelasan adalah penyambungan dua atau lebih logam dengan cara melunakkan sebagian logam dasar dan logam pengisi terlepas dari regangan dan logam tambahan dan menghasilkan sambungan yang saling menyambung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan kekuatan kekerasan, kekuatan bending dan struktur mikro pada sambungan pengelasan baja pegas daun SUP9A dengan berbagai variasi kampuh V, X dan double U. Proses pengelasan menggunakan mesin las SMAW dengan arus 90 A, kawat elektroda E7018 diameter 2,6 mm, material yang digunakan adalah baja pegas daun SUP9A dengan ketebalan 10 mm. Hasil penelit
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
26

Pasaribu, Abdul Latif, Irzal Irzal, Yufrizal A, and Purwantono Purwantono. "ANALISA PERBANDINGAN HASIL PENGELASAN SMAW (SHIELD METAL ARC WELDING) DAN LAS MIG (METAL INERT GAS) TERHADAPKEKUATAN TARIK BAJA KARBON RENDAH ST 37." Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) 4, no. 2 (2022): 39–41. http://dx.doi.org/10.24036/vomek.v4i2.341.

Full text
Abstract:
Kemajuan teknologi bidang konstruksi yang semakin meningkat tidak bisa dipisahkan mengenai pengelasan, dalam penelitian ini dapat diidentifikasi masalah, belum diketahuinya kekuatan tarik antara hasil pengelasan SMAW dengan las MIG. Penelitian ini bertujuan guna mencari perimbangan kekuatan tarik hitungan pengelasan SMAWdan las MIG. Penelitian menggunakan baja karbon rendah ST 37. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dimulai dengan pengelasan spesimen, membuat spesimen uji sesuai standar ASTM E8. Menggunakan pengambilan 19 random spesimen yang terdiri dari 3 spesimen kampuh bevel groov
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
27

Christian Yoshua, M. Sabri, Farida Ariani, Marragi M, and Syahrul Abda. "STUDI SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO PADA ALUMINIUM ALLOY 6061 DENGAN LAS TUNGSTEN INERT GAS UNTUK CHASIS GOKART." DINAMIS 7, no. 3 (2019): 15. http://dx.doi.org/10.32734/dinamis.v7i3.7194.

Full text
Abstract:
Penelitian ini dilakukan untuk tujuan mengetahui pengaruh variasi kampuh las pada pengelasan Aluminium 6061 untuk chasis gokart terhadap kekuatan impak, kekuatan bending setelah dilakukan pengelasan dan struktur mikro. Pengelasan dilakukan dengan metode pengelasan TIG, menggunakan elektroda ER 5356. Alat yang digunakan dalam uji struktur mikro, uji impact dan uji bending secara berturut-turut adalah Metallurgycal Microscope, charpy tester dan, three point bending. Hasil dari uji struktur mikro menunjukkan bahwa dengan demikian akibat pengaruh panas pada saat proses pengelasan. Perubahan strukt
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
28

Karmanianto, Rizki Bagas, Carsoni Carsoni, and Hisyam Ma’mun. "PENGARUH VARIASI SUDUT KAMPUH DAN KUAT ARUS TERHADAP KEKUATAN DAN KEKERASAN ST 60 PADA PENGELASAN SMAW." Device 11, no. 1 (2021): 52–57. http://dx.doi.org/10.32699/device.v11i1.1805.

Full text
Abstract:
Proses pengelasan merupakan proses penyambungan logam yang paling banyak digunakan pada saat ini. Pengelasan mempunyai banyak keuntungan antara lain: praktis, hasilnya dapat diandalkan, efisien, dan ekonomis. Shielded Metal Arc Welding (SMAW) atau las elektroda terbungkus merupakan proses pengelasan yang paling banyak digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi sudut kampuh dan kuat arus pada SMAW terhadap kekuatan tarik dan kekerasan ST 60 dengan variasi sudut kampuh sebesar 60˚, 70˚, 80˚ dan 90˚ pada kuat arus las 115 A, 130 A dan 150 A. Dari hasil pengujian tarik tertinggi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
29

Wahyudi, Wahyudi, Aa Santosa, and Oleh Oleh. "ANALISA PENGARUH KETEBALAN PADA KAMPUH BILAH GANDA DAN DIAMETER RIVET TERHADAP KEKUATAN SAMBUNGAN PADA BEBAN AKSIAL." Volume 22 No. 2 Desember 2020 22, no. 2 (2020): 69–76. http://dx.doi.org/10.23969/infomatek.v22i2.3344.

Full text
Abstract:
Penyambungan dengan menggunakan kampuh bilah ganda dan baut atau rivet umumnya digunakan pada plat utama yang mempunyai beban yang besar. Kerusakan yang terjadi pada kampuh bilah ganda terjadi pada plat sambungan atau rivet karena adanya gaya eksternal berupa tarikan. Tegangan yang terjadi akan mermbat pada lubang plat atau rivet yang memiliki perubahan geometri. Telah dilakukan sebuah penelitian untuk mengetahui sifat mekanik material pelat yang dikenai gaya tarik sebesar 25 KN dengan arah horisontal, Material uji yang akan disimulasikan adalah material structural st 37 dengan kekuatan tarik
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
30

Shaleen Kumar Singh and Seema Gautam. "Kampil in Ancient Indian Literature: A Textual and Cultural Analysis Across Hindu, Buddhist, and Jain Traditions." Knowledgeable Research A Multidisciplinary Journal 2, no. 06 (2024): 117–29. https://doi.org/10.57067/kr.v2i06.415.

Full text
Abstract:
The ancient town of Kampil positioned in modern Uttar Pradesh India comprises substantial historical values which spark interest in ancient Bharatian literature. The historical texts refer to this present- day town by its name Kampilya although it served as the center of Panchala kingdom where multiple Hindu Buddhist and Jain traditions flourished. This research studies textual evidence from Indian scriptures about Kampil which exists across the Mahabharata, Puranas and Buddhist and Jain scriptures and Vedic texts to demonstrate its extensive importance while emphasizing its cultural and histo
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
31

Hasan, Md. Kamrul, and Ashis Kumar Datta. "Occurrence and temporal activity pattern of Burmese Red Serow (Capricornis rubidus, Bovidae) in Baraiyadhala National Park, Bangladesh: insights from a camera trapping study." Mammalia 88, no. 5 (2024): 363–67. https://doi.org/10.1515/mammalia-2023-0082.

Full text
Abstract:
Hasan, Md. Kamrul, Datta, Ashis Kumar (2024): Occurrence and temporal activity pattern of Burmese Red Serow (Capricornis rubidus, Bovidae) in Baraiyadhala National Park, Bangladesh: insights from a camera trapping study. Mammalia 88 (5): 363-367, DOI: 10.1515/mammalia-2023-0082, URL: http://dx.doi.org/10.1515/mammalia-2023-0082
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
32

Br Tarigan, Ocha Nggelemita, and Amnur Rifai Dewirsyah. "Analisis Makna dan Fungsi Lagu Mbaba Kampil karya Djaga Depari pada Pernikahan Adat Suku Karo." Sintaks: Jurnal Bahasa & Sastra Indonesia 3, no. 1 (2023): 14–20. http://dx.doi.org/10.57251/sin.v3i1.578.

Full text
Abstract:
This study aims to reveal how the meaning and function of the song mbaba kampil by Djaga Depari in traditional Karo weddings. This song has certain characteristics that are different from other songs, making researchers want to reveal the meaning and function of the song mbaba kampil by Djaga Depari at a traditional Karo wedding. This study uses a qualitative descriptive method, the subjects in this study are the people who support the mbaba kampil song, while the object of research is the meaning and function of the mbaba kampil kampil song in the Karo tribe’s traditional wedding. Data collec
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
33

Nirmala, Embun Zahra, Respatiwulan, and Yuliana Susanti. "Simulasi Model DTMC SEIR pada Penyakit Tuberkulosis dengan Kasus Kambuh di Indonesia." ProSANDIKA UNIKAL (Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pekalongan) 6, no. 1 (2025): 67–80. https://doi.org/10.31941/prosandika.v6i1.2365.

Full text
Abstract:
Penyabaran penyakit dapat dimodelkan dengan pemodelan matematika yang disebut model epidemi. Salah satu model epidemi adalah model epidemi susceptible infected recovered (SIR), model ini digunakan untuk menggambarkan pola penyebaran penyakit menular dengan membagi populasi menjadi tiga kelompok: rentan (susceptible), terinfeksi (infected), dan sembuh (recovered). Pada penyakit tuberkulosis bakteri penyebabnya dapat berada dalam fase dorman, sehingga model ini dikembangkan menjadi model susceptible exposed infected recovered (SEIR) dengan menambahkan kelompok individu yang terpapar (exposed). S
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
34

Durukan, Şaziye, and Emel Aydın Özer. "KAMBUR TİPOLOJİSİ: NECATİ TOSUNER’İN “KAMBUR” HİKAYESİ İLE ŞULE GÜRBÜZ’ÜN KAMBUR ROMANININ TİPOLOJİK OLARAK KARŞILAŞTIRILMASI." Avrasya Uluslararası Araştırmalar Dergisi 13, no. 42 (2025): 429–46. https://doi.org/10.33692/avrasyad.1621994.

Full text
Abstract:
Engellilik, standart beden ölçüleri çerçevesinde bio- fiziksel görünümdeki farklılıklardan dolayı toplumda hâkim olan “normallik” ideolojisinin dışında kalmaya neden olur. Bu durum sosyal hayata normallerin engellileri damgalaması, dışlaması ve ötekileştirmesi olarak yansıyabilmektedir. Böylece engelli birey, maruz kaldığı damgayı içselleştirip kendini toplumdan soyutlayarak içine kapanma, kırgınlık, mutsuzluk, öfke ve nefret gibi duygular geliştirebilmektedir. Damgalanarak ötekileştirilen engelli bireylerin zamanla kendilik algılarında bozulma görülebilmektedir. Böylece bu bireylerde obsesif
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
35

Abubakar, Ummuhani, Dwi Handoko, and Nur Upik En Masrika. "KARAKTERISTIK PENDERITA TUBERKULOSIS PARU KAMBUH DI RSUD DR. H. CHASAN BOESOIRIE." Jurnal Kesehatan Tambusai 5, no. 4 (2024): 10172–78. https://doi.org/10.31004/jkt.v5i4.34669.

Full text
Abstract:
Indonesia menempati urutan tertinggi kedua jumlah penderita tuberkulosis terbanyak di dunia. Namun data tersebut belum mencerminkan presentasi kasus baru maupun kambuh. Penelitian terkait tuberkulosis paru kambuh belum pernah dilakukan di Maluku Utara. Mengetahui karakteristik pederit a tuberkulosis paru kambuh di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie. Penelitian observasional deskriptif retrospektif ini dilakukan pada poliklinik paru RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie dari tahun 2016 – 2021. Dari 19 penderita, 21% termasuk ke dalam kelompok usia 26 – 35 tahun dan 46 – 55 tahun, 63% berjenis kelamin laki – l
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
36

ZANG, HAO-MING, XIN-YU GE, BEI-XIN WANG, and CHANG-HAI SUN. "Description of adult female, larva, and pupa of Glossosoma (Lipoglossa) kamael Malicky 2012 (Trichoptera: Glossosomatidae) associated by COI sequences from China." Zootaxa 5200, no. 2 (2022): 149–68. http://dx.doi.org/10.11646/zootaxa.5200.2.3.

Full text
Abstract:
The adult female, larva, and pupa of Glossosoma (Lipoglossa) kamael Malicky 2012 from Qinghai Province, China, are described and illustrated. Molecular associations are based on COI sequences. The immature stages of the subgenus Lipoglossa are described for the first time. Biological and habitat information of G. kamael are presented.
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
37

Kirillova, Z., and V. Aniferova. "The names of outerwear in the Tatar and Chuvash languages." Philology and Culture, no. 2 (June 24, 2024): 41–47. http://dx.doi.org/10.26907/2782-4756-2024-76-2-41-47.

Full text
Abstract:
This work studies the vocabulary of outerwear in two related Turkic languages – Tatar and Chuvash. These two languages of neighboring peoples closely interact, which leads to their interpenetration, including the linguistic elements.In the article, Tatar and Chuvash lexemes, included in the thematic group “outerwear”, are analyzed in a comparative aspect. The words are considered in historical and etymological terms. The work provides examples from other Turkic languages and investigates the borrowing of these words into the Russian language.The article concludes that the stem of lexemes expre
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
38

Syaripuddin, Syaripuddin, Imam Basori, and Yunata Mandala Putra. "PENGARUH JENIS KAMPUH LAS TERHADAP KEKUATAN TARIK BAJA PADUAN RENDAH (ASTM A36) MENGGUNAKAN LAS SMAW." Jurnal Konversi Energi dan Manufaktur 1, no. 2 (2014): 94–97. http://dx.doi.org/10.21009/jkem.1.2.5.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kampuh las terhadap kekuatan tarik plat Baja ASTMA36 pada las SMAW menggunakan kampuh Single V dan U dengan Elektroda E7018 berdiameter 3,2 mm pada polaritas DC+ dengan arus 100 ampere, 110 ampere, 120 ampere dan 130 Ampere.Pengujian tarik dilakukan terhadap spesimen baja konstruksi Bj 44 hasil proses pengelasan SMAW. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan variasi kuat arus 100 ampere, 110 ampere, 120 ampere dan 130 ampere dengan polaritas terbalik (DC+). Proses pembuatan sampel uji tarik menggunakan standar JIS Z 2201 da
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
39

Abubakar, Ummuhani, and Nur Upik En, Masrika. "KARAKTERISTIK PENDERITA TUBERKULOSIS PARU KAMBUH DI RSUD DR. H. CHASAN BOESOIRIE." Kieraha Medical Journal 6, no. 1 (2024): 82–87. http://dx.doi.org/10.33387/kmj.v6i1.8856.

Full text
Abstract:
Indonesia menempati urutan tertinggi kedua jumlah penderita tuberkulosis terbanyak di dunia. Namun data tersebut belum mencerminkan presentasi kasus baru maupun kambuh. Penelitian terkait tuberkulosis paru kambuh belum pernah dilakukan di Maluku Utara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik penderita tuberkulosis paru kambuh di Rumah Sakit Utama Provinsi Maluku Utara. Metode penelitian observasional deskriptif retrospektif ini dilakukan pada poliklinik paru RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate berdasarkan data rekam medis dari tahun 2016 – 2021. Hasil penelitian menunjukkan dari
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
40

Natasia Ulfa, Regina, Makruf Efendy, Samsirun Halim, and Lipinwati Lipinwati. "Faktor-Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis Paru Kambuh Di Puskesmas Kota Jambi Tahun 2020-2022." Electronic Journal Scientific of Environmental Health And Disease 4, no. 1 (2023): 08–18. http://dx.doi.org/10.22437/esehad.v4i1.29333.

Full text
Abstract:
ABSTRAK
 
 Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) paru kambuh merupakan salah satu kendala untuk tercapainya target End TB strategy tahun 2030 sehingga perlu penelitian mengenai ini. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran faktor risiko terjadinya TB paru kambuh di Puskesmas Kota Jambi tahun 2020-2022
 Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif retrospektif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 22 orang yang diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat.
 Hasil: Hasil penelitian faktor risiko keja
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
41

Widodo, Eriek Wahyu Restu. "PENGARUH KUAT ARUS LISTRIK DAN JENIS KAMPUH LAS TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTURMAKRO PADA PENGELASAN STAINLESS STEEL AISI 304." Jurnal IPTEK 20, no. 2 (2016): 47. http://dx.doi.org/10.31284/j.iptek.2016.v20i2.49.

Full text
Abstract:
<p>Pemilihan parameter pengelasan yang sesuai dan tepat menentukan hasil lasan, beberapa parameter yang menentukan adalah kuat arus listrik dan jenis kampuh. Hal ini disebabkan oleh perbedaan kuat arus listrik dan jenis kampuh menghasilkan panas yang berbeda sehingga mempengaruhi kekerasan pada daerah lasan. Pengelasan SMAW (<em>Shielded Metal Arc Welding</em>), merupakan las busur listrik dengan elektroda terbungkus oleh fluks, dimana fluks berfungsi sebagai pelindung logam las. Penelitian pengaruh variasi kuat arus listrik dan jenis kampuh las SMAW terhadap kekerasan hasil
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
42

Setiawan, Dibyo. "Analysis of Mechanical Properties of ST 37 Carbon Steel on the Variation of SMAW Current Strength and Bending Angle." Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER), Vol. 9 No. 1 (2023) (May 31, 2023): 1–10. http://dx.doi.org/10.35143/elementer.v9i1.5886.

Full text
Abstract:
Proses sambungan las SMAW adalah salah satu teknik sambungan logam yang digunakan di Industri. Merujuk kepada kegiatan studi terdahulu belum dilakukan eksperimen dengan variasi kuat arus yang lebih tinggi diatas 80 A untuk sambungan material ST 37. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis sifat mekanik sambungan las SMAW pada material baja ST 37 ketebalan 8 mm., metode pendekatan menggunakan eksperimen sambungan las SMAW dengan memberikan variasi kuat arus, yang diterapkan yaitu 90 A, 100 A dan 110 A, sudut kampuh 600 dan 700. Hasil analisis sifat mekanik baja karbon ST 37 diperoleh kesimpulan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
43

Fenoria, Putri. "ANALISA PENGARUH VARIASI KUAT ARUS DAN JARAK PENGELASAN TERHADAP KEKUATAN TARIK, SAMBUNGAN LAS BAJA KARBON RENDAH DENGAN ELEKTRODA 6013." AUSTENIT 2, no. 2 (2010): 65–72. https://doi.org/10.5281/zenodo.4544136.

Full text
Abstract:
Las busur listrik atau umumnya disebut dengan las listrik adalah suatu proses penyambungan logam dengan menggunakan tenaga listrik sebagai sumber panas. Pengelasan pada masa sekarang ini sangat berperan penting baik dalam bidang rekayasa, konstruksi maupun perbaikan logam. Dalam melakukan pengelasan banyak faktor yang dapat mempengaruhi hasil pengelasan itu sendiri diantaranya : cara dan prosedur pengelasan, alat dan bahan yang dibutuhkan, elektroda yang digunakan, kuat arus yang dipakai dan jarak kampuh yang digunakan. Kuat arus dan jarak kampuh inilah yang diteliti. Metodologi yang digunakan
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
44

Ismail, Rusli, and Agus Suyetno. "PERBANDINGAN KEKERASAN HEAT AFFECTED ZONE (HAZ) PADA BAJA ST 42 TERHADAP VARIASI KONDISI ELEKTRODA PENGELASAN SHIELDED METAL ARCH WELDING (SMAW)." JoVI:JOURNAL of VOCATIONAL INSTRUCTION 2, no. 2 (2023): 61. http://dx.doi.org/10.55754/jov.v2i2.59880.

Full text
Abstract:
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui perbandingan variasi kondisi elektroda terhadap tingkat kekerasan hasil las SMAW pada sambungan kampuh V baja ST 42. Data diperoleh dari pengukuran langsung pada objek yang diteliti dan telah diberi perlakuan pengelasan, kemudian diukur dengan alat uji kekerasan rockwell, selanjutnya di analisis dengan pengamatan dan pengujian langsung terhadap objek kemudian dihitung presentase nilai perbedaannya. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa: Kekerasan HAZ yang dimiliki pelat baja ST 42 sambungan kampuh V setelah
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
45

Samhuddin, Samhuddin, Aminur Aminur, Al Ichlas Imran, and Sartirlan Ali. "Pengaruh Kuat Arus Listrik Terhadap Kekuatan Bending Akar Las dan Kekerasan Pada Pengelasan SMAW." Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) 7, no. 2 (2022): 78. http://dx.doi.org/10.33772/jfe.v7i2.23323.

Full text
Abstract:
Struktur sambungan pada konstruksi baja yang rigid tidak terlepas dari pengelasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kuat arus terhadap kekuatan bending pada akar las dan kekerasan pada daerah logam las, base metal dan Heat Affected Zone. Bahan yang digunakan adalah plat baja karbon rendah tebal 8 mm. Pada kedua bagian sisi ujung yang disambung masing-masing dibuat groove sudut 30 derajat yang membentuk sebuah kampuh V sudut 60 derajat. Pada kampuh V dilas dengan proses SMAW posisi 1G dengan variasi arus pengelasan 70 A, 90 A dan 110 A dengan elektroda berdiamter 2,6 mm. H
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
46

Prasetya, Indra Eka, Kosjoko Kosjoko, and Nely Ana Mufarida. "PENGARUH VARIASI ARUS LISTRIK DAN KAMPUH LAS TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN STRUKTUR MIKRO SAMBUNGAN LAS TIG PADA ALUMINUM ALLOY 6061." ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN 9, no. 1 (2022): 14–23. http://dx.doi.org/10.34128/je.v9i1.187.

Full text
Abstract:
Paduan aluminium 6061 merupakan paduan kekuatan tinggi yang pengaplikasiannya terdapat pada elemen perancah, bangunan mesin, dan kedirgantaraan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kekuatan tarik dan microstructure pada AA 6061 dengan sambungan V dan X serta variasi arus pengelasan sebesar 120A, 130A, dan 140A. Penelitian ini, menggunakan standar ASTM E8/E8M-16a untuk pengujian tarik dan ASTM E112 untuk mikrografi. Berdasarkan data penelitian yang diperoleh, sambungan pengelasan TIG kampuh V memiliki kekuatan tarik tertinggi pada arus 140A, yaitu 92,7 MPa sedangkan kampuh X memiliki k
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
47

Mukhnizar. "PENGARUH ARUS PENGELASAN METAL INERT GAS (MIG) TERHADAP KEKUATAN TARIK BAJA ST 37 DENGAN VARIASI ARUS LISTRIK (150, 200, 250 AMPERE." Journal of Scientech Research and Development 4, no. 1 (2022): 033–48. http://dx.doi.org/10.56670/jsrd.v4i1.44.

Full text
Abstract:
Latar belakang dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi arus pengelasan terhadap sifat mekanik dan kekuatan tarik. Dimana masing-masing variasi yang digunakan 150 Ampere, 200 Ampere dan 250 Ampere. Pada dasarnya besar kuat arus yang tinggi akan menyebabkan terjadinya penembusan las yang semakin besar, karena dengan adanya penembusan yang besar mengakibatkan las bagian dalam semakin besar akan perpengaruh pula pada hasil pengelasan. Bahan yang digunakan baja karbon rendah, baja pelat ST 37 tebal 10 mm. Jenis kampuh yang digunakan yaitu kampuh V tunggal dengan sudut 60º, deng
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
48

Hidayat, Syahrul Taufik, Karyadi Karyadi, Tegar Dwi Cahyo, Ridhwan Salahuddin Saputra, and Khoirudin Khoirudin. "OPTIMASI PARAMETER PENGELASAN TIG PADA PENGGABUNGAN BAJA KARBON RENDAH DAN BAJA GALVANIS MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI." SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin 5, no. 2 (2024): 85–92. http://dx.doi.org/10.51510/sinergipolmed.v5i2.1665.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh berbagai parameter pengelasan terhadap beban tarik (tensile load) pada material baja karbon rendah SPCC-SD dan baja galvanis SGCC dengan ketebalan 0,8 mm. Baja SPCC-SD merupakan baja karbon rendah dengan kandungan karbon maksimum 0,15%, sementara baja SGCC adalah baja SPCC-SD yang dilapisi dengan seng cair untuk meningkatkan ketahanan korosi. Pengujian beban tarik dilakukan menggunakan dua model spesimen las TIG yang berbeda (M1 dan M2) dengan memvariasikan tiga parameter: arus listrik (45, 50, 55 A), laju aliran gas (12, 15, 18 L/menit), dan di
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
49

Shaleen Kumar Singh. "The Role of Varahamihira in the Evolution of Astronomy and Astrology: A Literary and Cultural Study of Kampil's Influence." Integral Research 1, no. 10 (2024): 193–207. https://doi.org/10.57067/ir.v1i10.306.

Full text
Abstract:
Ancient Indian astronomy and astrology owe much of their development to the great intellect of Varahamihira from the 6th century CE. Because of his great works, like Pancha-siddhantika, Brihat Samhita and Brihat Jataka, his ideas reached deep into ancient Indian sciences and daily life. This study conducts research on Varahamihira’s life, explores how he changed the study of astronomy and examines the influence of his birthplace, Kampil (today part of Uttar Pradesh), on his learning and ongoing effects. Trying to link historical texts, archeological finds and cultural tales, we hope to better
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
50

Surbakti, Efri Ayu Aginta Br, Humaizi Humaizi, and Dewi Kurniawati. "Intercultural Communication Study on Mbaba Kampil in the Traditional Marriage Process of Karo Society." Formosa Journal of Multidisciplinary Research 4, no. 6 (2025): 2831–40. https://doi.org/10.55927/fjmr.v4i6.285.

Full text
Abstract:
This research explores the Mbaba Kampil tradition in Karo traditional marriage, focusing on intercultural communication. Using a qualitative approach, this study collected data through in- depth interviews and participatory observation. The results show that Mbaba Kampil is not just a ritual, but also a powerful symbol of cultural identity, which strengthens relationships between families from different cultures. The procession serves as a cultural bridge, bridging the differences between Karo people and couples from other cultural backgrounds. Although there are challenges in communication, s
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!