Academic literature on the topic 'Pariwisata Kintamani'

Create a spot-on reference in APA, MLA, Chicago, Harvard, and other styles

Select a source type:

Consult the lists of relevant articles, books, theses, conference reports, and other scholarly sources on the topic 'Pariwisata Kintamani.'

Next to every source in the list of references, there is an 'Add to bibliography' button. Press on it, and we will generate automatically the bibliographic reference to the chosen work in the citation style you need: APA, MLA, Harvard, Chicago, Vancouver, etc.

You can also download the full text of the academic publication as pdf and read online its abstract whenever available in the metadata.

Journal articles on the topic "Pariwisata Kintamani"

1

Putra, I. Komang Diyo Pramana, I. Ketut Sugihantara, and I. Wayan Wirya Sastrawan. "Penerapan Konsep Sense Of Place Pada Akomodasi Glamping Di Kintamani." Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa 11, no. 2 (2023): 279–86. http://dx.doi.org/10.22225/undagi.11.2.7031.279-286.

Full text
Abstract:
Melihat pentingnya akomodasi dalam lingkup pariwisata, glamping merupakan salah satu akomodasi yang sangat mendukung, khususnya di Kintamani dengan menjadi akomodasi yang mudah dijangkau oleh semua kalangan masyarakat, dapat mengangkat arsitektur lokalitas Kintamni, serta mampu menjadi akomodasi yang berkelanjutan baik di bidang sosial, budaya, ekonomi, maupun lingkungan. Walaupun demikian, dari beberapa glamping yang sudah ada di Kintamani, masih sedikit glamping yang mengangkat dan memperkenalkan glamping dengan konteks lokalitas khususnya dari segi arsitektur lokal Kintamani yang berlkelanj
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
2

Darmaja, I. Made, I. Ketut Suwena, and I. Made Sendra. "MODEL KEMASAN PAKET WISATA BATUR GLOBAL GEOPARK MENUJU PARIWISATA BERKELANJUTAN DI KINTAMANI." Jurnal IPTA 4, no. 1 (2016): 20. http://dx.doi.org/10.24843/ipta.2016.v04.i01.p04.

Full text
Abstract:
Aktivitas dari paket wisata Kintamani masih terlihat monoton dan kurang bervariasi, sehingga perlu adanya kemasan paket wisata yang menggambarkan Batur Global Geopark Kintamani secara utuh. Rumusan masalah yang diangkat adalah (1) Apa potensi wisata yang dimiliki Batur Global Geopark Kintamani?, (2) Bagaimana model kemasan paket wisata Batur Global Geopark Kintamani?, dan (3) Bagaimana kemasan paket wisata Batur Global Geopark Kintamani menuju pariwisata berkelanjutan?. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, studi kepustakaan, dokumentasi, dan wawancara. Penelitian ini menggunakan analis
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
3

Dinar Sukma Pramesti, Billy Tanius, and Ketut Wibawa. "PENGUATAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA PARIWISATA MELALUI SOSIALISASI PELAYANAN PRIMA DAN PENGEMBANGAN PRODUK LOKAL DI DESA BATUKAANG, KINTAMANI." BINA CIPTA 3, no. 2 (2024): 85–97. https://doi.org/10.46837/binacipta.v3i2.53.

Full text
Abstract:
Desa Batukaang di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata berbasis alam dan produk lokal, khususnya jeruk Kintamani. Namun, keterbatasan pengetahuan masyarakat terkait pelayanan prima dan pengembangan produk lokal menjadi hambatan dalam memaksimalkan potensi tersebut. Untuk menjawab tantangan ini, Universitas Mahasaraswati (UNMAS) dan Politeknik Internasional Bali (PIB) melaksanakan program pengabdian masyarakat kurang lebih selama sebulan pada bulan Agustus-September 2024. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusi
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
4

Sudiarta, I. Nyoman, and I. Wayan Suardana. "MODEL KONSEPTUAL PERILAKU WISATAWAN MANCANEGARA PADA SUATU DESTINASI PARIWISATA: STUDI KASUS BALI SEBAGAI DESTINASI PARIWISATA INTERNASIONAL." Jurnal Ilmiah Hospitality Management 5, no. 1 (2018): 1–12. http://dx.doi.org/10.22334/jihm.v5i1.39.

Full text
Abstract:
Understanding consumer behavior is an important entity in the marketing strategy, particularly in tourism destination marketing strategy. This study is a preliminary study to understand the behavior of foreign tourists at a tourist attraction in Bali, especially Sangeh tourist attraction, Kintamani and Besakih (SAKIBE). Aims to study the behavior of tourists after visiting the tourist attraction in Bali. This study uses two approaches or a combination of qualitative methods (exploratory) and quantitative (confirmatory). Exploratory studies conducted with activities focus group discussion (FGD)
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
5

Antara, I. Ketut, Randhi Nanang Darmawan, I. Wayan Sonder, Putu Wibby Prasetya, Adhitia Pahlawan Putra, and Nyoman Danendra Putra. "Ekspansi Usaha Pariwisata di Kintamani: Analisis Kesenjangan Regulasi dan Risiko Lingkungan." ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin 4, no. 1 (2024): 300–313. https://doi.org/10.56799/jim.v4i1.6650.

Full text
Abstract:
Pandemi Covid-19 telah mentransformasi pariwisata di area Kintamani Bali. Ekspansi usaha pariwisata berkembang pesat dengan fakta empiris dilapangan makin banyak penyedia layanan Jeep Tour dan Coffee Shop. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji kesenjangan regulasi dan risiko lingkungan berdasarkan eskpansi tersebut. Motede yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif dengan mengadopsi model Miles, Huberman, dan Saldana (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jeep Tour menjadi primadona di Kintamani dengan menawarkan Sunrise di area Black Lava Gunung Batur, akan tetapi sa
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
6

Totok Suryawan, I. Gede, and I. Putu Agus Eka Darma Udayana. "Pelatihan Pengelolaan Website, Media Sosial, dan Google my Business di Kintamani Edelweiss Park." WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer 2, no. 2 (2024): 93–99. http://dx.doi.org/10.30864/widyabhakti.v2i2.167.

Full text
Abstract:
Kintamani Edelweiss Park merupakan salah satu Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Lingkungan Caldera Batur tepatnya di Kaki Gunung Batur Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli Provinsi Bali. Kintamani Edelweiss Park beranggotakan masyarakat lokal yang sebagian besar merupakan pelaku wisata. Tempat ini dibentuk sebagai alternatif bagi wisatawan selain menikmati Mount Batur and Lake View, Mount Batur Trekking, dan Natural Hot Spring, wisatawan juga bisa menikmati Edelweiss Park yang berlatar belakang Gunung dan Danau Batur. Mitra ini dipilih sejalan dengan Visi dan Misi STMIK STIKOM Indonesia ya
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
7

Darmawan, Randhi Nanang, I. Ketut Antara, I. Wayan Sonder, Putu Wibby Prasetya, Adhitia Pahlawan Putra, and Nyoman Danendra Putra. "Analisis Spasial Persebaran Coffee Shop di Kintamani: Kajian Risiko Bencana dalam Pariwisata Berkelanjutan." Journal of Tourism and Interdiciplinary Studies 4, no. 2 (2024): 224–34. https://doi.org/10.51713/jotis.2024.4255.

Full text
Abstract:
Perubahan preferensi wisatawan dalam memilih destinasi wisata telah mempengaruhi pola persebaran coffee shop, café dan resto di kawasan Kintamani, Bali. Seiring dengan pergeseran motivasi wisatawan yang lebih mengutamakan pengalaman visual dan suasana alam, banyak coffee shop, café dan resto dibangun di area pegunungan atau tebing dengan pemandangan yang menakjubkan. Namun, lokasi-lokasi ini juga menghadirkan risiko lebih tinggi terhadap bencana alam, terutama tanah longsor, akibat kondisi geologis yang rentan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan persebaran coffee shop, café dan resto di
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
8

Wardana, I. Made Nata Hari Wisnu, and Anak Agung Ayu Dewi Larantika. "Analisis Kebijakan Kawasan Gunung Batur di Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli menjadi Global Geopark Network (GGN)." Public Inspiration: Jurnal Administrasi Publik 7, no. 2 (2022): 89–94. http://dx.doi.org/10.22225/pi.7.2.2022.89-94.

Full text
Abstract:
Latar belakang penelitian ini adalah mengingat keuntungan memiliki geopark untuk objek wisata Kintamani yaitu promosi yang terus dilakukan oleh UNESCO. Selain itu, dapat meningkatkan nilai situs, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pembangunan sosial ekonomi yang berkelanjutan. Namun, hingga saat ini belum banyak perubahan positif dalam industri pariwisata Kintamani. Rumusan masalah penelitian adalah 1). Mengapa kebijakan Kawasan Gunung Batur di Desa Batur Tengah Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli sebagai Global Geopark Network (GGN) tidak efektif? 2). Apa saja faktor yang menghambat k
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
9

Raharjeng Pamularsih, Tyas. "Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Potensi Wisata di Desa Abangsongan Kintamani." WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer 3, no. 1 (2020): 99–105. http://dx.doi.org/10.30864/widyabhakti.v3i1.231.

Full text
Abstract:
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan penyuluhan dalam bidang pariwisata di Desa Abangsongan, Kintamani yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat disana. Mitra kegiatan ini adalah masyarakat lokal, kelompok pemandu di Gunung Abang, pemuda-pemudi yang memiliki ketertarikan dalam bidang kuliner dan pengelolaan homestay. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Prodi Perhotelan Jurusan Pariwisata diantaranya memberikan penyuluhan mengenai product knowledge perhotelan dalam pengelolaan homestay, identifikasi potensi dalam pengembanga
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
10

Wiguna, Sang Made Widhi, I. Gusti Bagus Rai Utama, and Putu Chris Susanto. "Strategi Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat Pasca Pandemi Covid-19 (Studi Kasus: Desa Catur, Kintamani, Bangli)." JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA 3, no. 2 (2024): 13–22. http://dx.doi.org/10.36002/jd.v3i2.3215.

Full text
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah strategi pengembangan pariwisata berbasis masyarakat pasca pandemi Covid-19 (studi kasus di Desa Catur, Kintamani, Bangli). Studi dilakukan menggunakan analisis SWOT dengan melibatkan 5 informan dan 20 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner. Terdapat dua jenis kuesioner yaitu kuesioner bobot untuk informan dan kuesioner rating untuk responden. Kuesioner variabel internal terdapat 4A+2A yakni Attraction, Accessibility, Amenities, Penelitian ini bertujuan untuk menelaah strategi pengembangan pari
APA, Harvard, Vancouver, ISO, and other styles
More sources
We offer discounts on all premium plans for authors whose works are included in thematic literature selections. Contact us to get a unique promo code!